Jumat, 17 April 2026
Beranda blog Halaman 12679

BNN Rehabilitasi 134 Pengguna, Angka Pecandu Narkoba Ini Meningkat

0

batampos.co.id – Badan Narkotika Nasional (BNN) Tanjungpinang, pada 2017 tercatat telah merehabilitasi sebanyak 134 pengguna narkoba. Hal tersebut, membuktikan jumlah pencandu narkoba meningkat lebih besar dari tahun sebelumnya.

“Sampai saat ini sudah 134 pengguna yang kami rehabilitasi. Dua diantaranya, menjalani rawat inap. Sisanya rawat jalan,” jelas Kepala BNN Tanjungpinang, AKBP Abdul Hasyim Panggabean, saat menggelar jumpa pers, Selasa (12/12).

Menurutnya, seluruh pengguna yang direhabilitasi tersebut, terdiri dari beragam profesi. “Jumlah tahun ini lebih besar dibanding tahun 2015 yang hanya berjumlah 53 orang, dan tahun 2016 sebanyak 39 orang,” terangnya.

Untuk itu, lanjutnya pihaknya terus berupaya memaksimalkan pencegahan sejak dini, dengan bekerjasama terhadap pemerintah daerah, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), serta komunitas masyarakat dalam mensosialisasikan tentang bahaya narkoba.
“Hampir seluruh pecandu ini paling banyak adalah diusia produktif, antara 18 sampai 45 tahun,” ungkapnya.

Tak hanya itu, masih kata pria berpangkat melati dua ini pihaknya juga menyasar kelompok pekerja dalam memberikan sosialisasi pemahaman penyuluhan terhadap bahaya narkoba.

“Kami juga berupaya bekerjasama dengan pihak swasta untuk melakukan tes urine terhadap karyawannya. Hal ini demi mencegah bahaya narkoba semakin meluas ke masyarakat pekerja,” sebutnya.

Ia juga mengimbau kepada masyarakat Tanjungpinang, untuk peduli dan bisa bekerjasama mengantisipasi bahaya narkoba, sehingga hal yang berkaitan dengan narkoba dapat terhindar mulai dari hal yang terkecil, seperti keluarga dan lainnya.
“Kami yakin apabila kita lakukan bersama bahaya narkoba keluarga kita pasti akan bisa terhindar dari narkoba,” imbuhnya. (cr20)

Target Retribusi Sampah Dinaikan, Dari Rp 25 Miliar Menjadi Rp 35 Miliar

0
Dua orang petugas kebersihan sedang membersih sampah di TPS Legenda Batamcenter, Senin (23/10).F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Pemerintah Kota (Pemko) Batam menargetkan pendapatan asli daerah yang bersumber dari retribusi pelayanan persampahan dan kebersihan 2018 naik Rp 9,9 miliar dari target sebelumnya Rp 25 miliar.

“Naiknya cukup signifikan. Jika tahun 2017 hanya sebesar Rp 25,08 miliar, meningkat menjadi Rp 35 miliar di tahun 2018 ini,” kata anggota Komisi II DPRD kota Batam, Mukriyadi, Selasa (12/12).

Naiknya target retribusi sampah ini, kata Mukriyadi tak lepas dari tercapainya target retribusi di tahun 2017. Bahkan hingga pertengahan Desember ini, realisasi retribusi sampah sudah ada di angka Rp 26,1 miliar.

“Ini salah satunya alasan kami dan tim anggaran pemko untuk menaikan target retribusi,” tuturnya.

Ditambahkan dia, adanya peningkatan pelayanan persampahan berimbas pada pungutan dan retribusi. “Retribusi sampah berbeda dengan pembayaran air dan listrik. Retribusi ini bergantung pada pelayanan,” lanjut dia.

Artinya, kata Mukriyadi, ketika masyarakat mendapatkan pelayanan sampah yang memuaskan, potensi pendapatan dari retribusi akan semakin meningkat. Begitu juga sebaliknya ketika pelayanan buruk imbasnya pendapatan.

“Makanya saat pembahasan lalu kitab tegaskan dinas terkait untuk meningkatkan pelayanan,” tegasnya.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Batam, Sallon Simatupang membenarkan jika tren realiasi retribusi sampah yang melebihi target awal menjadi asumsi pemko dan DPRD Batam menaikan target retribusi sampah di tahun 2018.

“Asumsinya dari tren realisasi,” tuturnya.

Menurut Sallon, bila dibanding tahun-tahun sebelumnya pengelolaan sampah tahun ini jauh lebih baik.

“Hampir tidak ada terdengar lagi komplen dari masyarakat terkait sampah. Artinya cukup baik. Makanya kita berani meningkatkan target di tahun 2018,” terang dia. (rng)

Tujuh Ruas Jalan Jadi Prioritas Pelebaran di 2018

0
ilustrasi F Cecep Mulyana

batampos.co.id – Pembangunan infrastruktur jalan masih menjadi kegiatan prioritas Pemerintah Kota (Pemko) Batam di tahun 2018 mendatang. Total ada tujuh ruas jalan yang akan dilebarkan tahun depan.

Titiknya antara lain, pelebaran jalan Simpang Kabil menuju Mesjid Raya Batamcentre, lalu Simpang Baloicentre menuju Simpang apartemen Harmoni One (lanjutan 2017). Kemudian Simpang Jam ke Simpang BNI (lanjutan), Simpang Planet Holiday menuju Simpang The Hill Hotel (program lanjutan tahun 2017).

Kemudian dari viaduk/terowongan menuju Simpang Telkom Pelita-Irinco (lanjutan), Simpang Harmoni One menuju Irinco hingga ke Simpang Polsek Lubukbaja, Pelebaran juga menyentuh Simpang Baloicentre menuju Simpang Kampung Nelayan Tanjunguma hingga terakhir Simpang Polsek Lubukbaja ke Simpang Baloicentre.

“Ada tujuh jalan. Tiga diantaranya lanjutan pelebaran jalan tahun 2017. Sisanya titik baru,” ujar Anggota Komisi III DPRD kota Batam, Rohaizat, kemarin.

Ketua Komisi III DPRD kota Batam, Nyanyang Haris Pratamura mengakui pelebaran ketujuh jalan ini dianggarkan sebesar Rp 108 miliar. Anggaran tersebut berada di dinas bina marga dan sumber daya air.

“Dari pembahasan komisi disepakati diangka itu,” kata Nyanyang.

Sementara itu, Wali Kota Batam, Muhammad Rudi menghimbau agar pengerjaan proyek fisik 2018 sudah mulai dilelang di akhir tahun. Tujuannya agar pengerjaannya bisa sesegera mungkin dan tepat waktu.

“Siapkan prosesnya sekarang. Setelah APBD turun, tinggal beri nomor,” kata Rudi. (rng)

Rp 300 Miliar untuk BLK Batam

0
ilustrasi

batampos.co.id – Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Batam, Rudy Sakyakirti belum bisa memastikan kapan balai latihan kerja (BLK) Kota Batam akan dibangun. Menurutnya, pembangunan BLK tergantung keputusan pemerintah pusat atau Kementrian Tenaga Kerja.

“Belum tahu, yang bangun kan Kementrian. Kami di sini hanya menyediakan lahan,” ujar Rudy, Selasa (12/12).

Menurut dia, kemarin konsultan untuk pembangunan BLK datang ke Batam dan meninjau lahan yang ada di Tanjung Gundap. Kedatangan konsultan memastikan apakah lahan yang diberikan oleh Pemko Batam cocok sebagai lokasi BLK.

“Jadi, konsultan itu memastikan seperti apa lahan BLK. Nanti laporannya ke pusat. Untuk hasil peninjauan saya belum dapat laporan, karena yang mendampingi itu Kabid Pelatihan,” imbuh Rudy.

Dikatakannya, proses lelang untuk bangunan BLK sudah dilakukan pemerintah pusat. Ia menduga, pembangunan BLK tahap pertama sudah mulai dilakukan awal tahun. Sebab, Agustus 2018 mendatang, bangunan BLK sudah harus jadi.

“Kemungkinan awal tahun depan sudah mulai dibangun dan selesai Agustus,” imbuhnya.

Diketahui, pemerintah pusat mengelontorkan Rp 300 miliar untuk pembangunan BLK di Kota Batam. Kota Batam, menjadi salah satu dari tiga daerah pilihan untuk pembangunan BLK. Untuk tahap pertama, pembangunan BLK dianggarkan Rp 30-40 miliar. (she)

Polda Kepri Tingkatkan Pengamanan

0
Operasi cipta kondisi Polda Kepri. foto: dalil harahap / batampos

batampos.co.id – Jelang Natal dan Tahun Baru Polda Kepri akan meningkatkan pengamanan dan pengawasan. Sebelum Natal, pihak kepolisian akan menggelar operasi untuk memberantas kejahatan jalanan, dan tindak kriminal lainnya.

“Sandi operasinya belum tahu, tapi nantinya kejahatan jalanan akan jadi fokus untuk diberantas,” kata Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Erlangga, Selasa (12/12).

Ia mengatakan bahwa kegiatan cipta kondisi ini tak hanya menggerakan personel di Polda Kepri saja. Tapi seluruh jajaran, mulai dari Polsek, Polres dan Polresta.

“Semuanya diminta untuk ikut dalam cipta kondisi,” ujarnya.

Hal ini dilakukan oleh pihak kepolisian, untuk menciptakan rasa aman dan nyaman selama perayaan Natal dan Tahun Baru.

Pengamanan Natal, kata Erlangga akan dilakukan dua hari sebelum perayaan Natal. Tidak hanya di pusat-pusat perayaan natal seperti gereja saja yang diamankan. Tapi juga di tempat-tempat keramaian.

“Selain itu pengamanan juga akan dilakukan di pelabuhan-pelabuhan dan bandar udara. Untuk pengamanan ini kami menurunkan 2/3 dari jumlah personel yang ada,” ucap Erlangga.

Saat ini Batam sedang memasuki musim angin utara. Erlangga berharap masyarakat selalu berhati-hati dalam perjalanan mudik natal menggunakan kapal.

“Kami menghimbau Syahbandar dan BMKG mengupdate perkembangan cuaca,” ucapnya.

Syahbandar Pelabuhan Domestik Punggur, Komaruddin mengatakan bahwa selama ini kondisi pelayaran di dari Punggur ke Tanjungpinang masih normal.

“Lancar-lancar saja,” ujarnya.

Ia mengatakan beberapa waktu lalu cuaca sempat memburuk, tapi hal ini juga tak menganggu pelayaran.

“Saya menyarankan untuk menggunakan jalur dalam, biasanya jalur luar,” ucapnya.

Komaruddin mengatakan bila terjadi perubahan cuaca, dirinya langsung mengabari ke kapal-kapal yang berada di Pelabuhan Telagapunggur.

“Kami juga telah menjalin koordinasi dengan pihak BMKG,” pungkasnya. (ska)

11 Bulan 11 Ribu Pekerja Baru di Batam

0

batampos.co.id – Sejumlah perusahaan di Kawasan Industri Batamindo terus membuka lowongan pekerjaan. Dalam kurun waktu Januari-November atau 11 bulan terakhir, tercatat sedikitnya ada 11.295 pekerja yang telah direkrut oleh beberapa tenant di Batamindo.

Rinciannya, pada Januari ada 733 orang, Februari 1.111 orang, Maret 1.311 orang, April 1.416 orang, Mei 1.072 orang, Juni 1.185 orang, Juli 719 orang, September 782 orang, Oktober sebanyak 619 orang, dan November sebanyak 823 orang.

“Angkanya naik turun. Dan perekrutan selalu ada setiap minggu,” ujar Manager Admin and General Affair PT Batamindo Investment Cakrawala, Tjaw Hioeng, Senin (11/12).

Dari catatan Batam Pos, selama November ini sejumlah tenant di Batamindo yang membuka lowongan antara lain PT Indoyasa, Tunas Karya, Cicor Panatec, Flextronic, Scheneider, Epson, Rapala, Shimano, Patlite Indonesia, dan Dynacast. Perusahaan tersebut rata-rata merekrut karyawan perempuan untuk posisi operator.

Tjaw Hioeng mengaku, saat ini jumlah perusahaan yang merekrut pekerja semakin banyak. Hal ini menandai adanya pertumbuhan kinerja perekonomian dari sektor industri di Batam.

Pria yang karib disapa Ayung ini mengatakan, perusahaan yang merekrut karyawan atau pekerja baru itu antara lain karena mendapat proyek atau pesanan baru, atau perusahaan yang melakukan ekspansi usaha.

“Bila ada pengembangan, tentu butuh tenaga kerja. Harapan kami semoga saja ke depannya makin bagus saja ekonomi Batam,” tuturnya.

Sementara data Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Batam menyebutkan, sejak Januari hingga November 2017 terdapat 29.168 pencari kerja (pencaker) di Batam. Rinciannya 15.552 pencaker dari sejumlah daerah di Indonesia, dan 13.616 pencaker merupakan warga lokal Batam.

Pencari kerja mengantri saat melamar. F. Dalil Harahap/Batam Pos

Kepala Disnaker Kota Batam, Rudi Sakyakirti menyebutkan pencari kerja yang berasal dari luar Batam rata-rata memiliki pendidikan setara SMK/SMA sederajat. Sejumlah kasus pemutusan hubungan kerja yang terjadi di Batam, kata dia, ternyata tidak terlalu berdampak pada minat pencaker daerah lain untuk membanjiri Batam.

Akibatnya, terjadi ketimpangan antara jumlah angkatan kerja dengan jumlah kesempatan kerja yang tersedia. “Jika melihat kebutuhan saat ini lowongan yang tersedia memang tidak bisa menampung mereka yang datang ini,” ujar Rudi, belum lama ini.

Rudi menambahkan perusahaan baru yang ada di tahun ini tidak memberikan dampak yang signifikan, hal ini terbukti dari jumlah tenaga kerja yang terjaring. Tahun 2016 lalu jumlah tenaga kerja Batam mencapai 369.299 orang, dan hingga Oktober 2017 naik menjadi 369.811 pekerja. “Jika melihat grafiknya jumlah penambahan tenaga kerja tak terlalu banyak, padahal setiap hari perusahaan buka lowongan,” sebutnya.

Kondisi ini diperparah dengan jumlah perusahaan yang tutup setiap tahunnya. Tahun 2015 terdapat 54 perusahaan yang tutup, 2016 sebanyak 60 perusahaan, dan hingga pertengahan 2017 lalu sudah 34 perusahaan yang tutup karena kehabisan pekerjaan sehingga ribuan tenaga kerja dirumahkan.

Ia berharap, tahun depan sektor industri di Batam terus membaik. Mengingat Batam selalu menjadi salah satu kota tujuan pencari kerja. Berdasarkan data, industri masih memegang peran kuat bagi dunia tenaga kerja di Batam dengan jumlah perusahaan mencapai 2.222 perusahaan dan tenaga kerja sebanyak 188.950 orang.

“Jika ekonomi membaik tentu industri juga akan kembali bergejolak,” tutupnya.

Pantauan Batam Pos, ada dua perusahaan di Batamindo yang menerima lamaran pekerjaan, Senin (11/12). Kedua perusahaan itu PT Chiba Vision dan PT Valeo. Dua prusahaan itu masing-masing hanya menerima 40 dan 65 karyawan. Namun jumlah pelamar membeludak.

“Penerimaannya sedikit, cuman antusias pencaker sangat tinggi,” ujar Heri, staf perekrutan PT Tunas Karya selaku perusahaan outsourching untuk PT Chiba Vision dan PT Valeo, kemarin. (cr19)

Tahapan Seleksi Direktur RSUD Batam Selesai

0
Warga berjalan di taman RSUD Embung Fatimah, Batuaji, Rabu (6/12). F. Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Lima calon direktur RSUD Embung Fatimah telah menyelesaikan tahap wawancara serta pemaparan makalah yang merupakan tahap akhir dalam seleksi, Senin (11/12).

Ketua Pansel lelang terbuka, Jepridin mengatakan seluruh proses berhasil dilalui peserta lelang ini. Dari lima peserta hanya ada tiga nama yang akan diserahkan kepada Walikota Batam, Muhammad Rudi.

“Baru selesai wawancara, hasilnya besoklah (hari ini, red) kami infokan,” kata Jepridin.

Menurutnya kelima peserta memiliki keunggulan masing-masing, namun yang terpilih nanti adalah yang mampu memimpin dan membawa RSUD menjadi lebih baik.

“Nanti kami akan sodorkan tiga nama terbaik ke pimpinan,” sebutnya.

Sementara itu, Kabag Humas dan Protokol Kota Batam, Yudi Admaji mengungkapkan tahap wawancara merupakan tahap akhir seleksi yang dilalui peserta lelang.

Seleksi yang dimulai sejak tanggal 10 November lalu ini berhasil mendapatkan lima calon direktur RSUD Embung Fatimah.

“Tiga nama yang terbaik akan diserahkan kepada pimpinan untuk menduduki jabatan yang ditinggal dr Gunawan tersebut,” terang mantan Camat Bengkong ini.

Yudi menjelaskan seluruh rangkaian tes berjalan dengan baik dan sesuai dengan jadwal yang ditentukan. Jika tidak ada masalah tanggal 14 Desember sudah diumumkan nama direktur baru RSUD Embung Fatimah yang sekarang dipegang Kadinkes Didi Kusmarjadi.

“Dalam jadwal direktur baru akan diumumkan minggu ini, tapi kembali lagi kepada pimpinan,” tutup Yudi. (cr17)

Momo, Motivasi dan Mobilitas, Nama Maskot Asian Para Games 2018

0

batampos.co.id – Maskot Asian Para Games 2018 diberi nama Momo.

Momo sendiri merupakan singkatan dari motivation (motivasi) dan mobility (mobilitas) disepakati menjadi pengganti nama Ulung yang sebelumnya sudah diperkenalkan ke publik. Pergantian nama ini bukannya tak memiliki arti.

Motivasi diharapkan mampu menggerakkan para atlet Asian Para Games 2018 mendatang untuk mencapai tujuan menjadi juara. Sedangkan mobilitas berarti para atlet itu melakukan pergerakan guna mencapai tujuan.

“Melalui Journalist Games ini kami berharap untuk dukungan penyelenggaraan Asian Para Games 2018, juga dari seluruh masyarakat Indonesia,” kata Ketua INAPGOC, Raja Sapta Oktohari.

Menurutnya, Indonesia harus membuktikan diri merupakan negara ramah buat kaum difabel. Sebab, ini akan menyangkut martabat bangsa juga.

“Tunjukkan bahwa Indonesia merupakan negara yang ramah dengan kaum difabel. Sukses Asian Para Games menyangkut harga diri bangsa Indonesia,” tandas. (ies/JPC)

Pak Walikota, SDN 08 Batuaji sudah Empat Tahun Menumpang di Sekolah Lain

0
ilustrasi. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Hingga kini, ratusan siswa SDN 08 Batuaji, belum bisa menikmati fasilitas pendidikan yang ideal. Sekolah yang sudah menumpang selama empat tahun di SDN 02 Batuaji ini belum memiliki gedung sekolah sendiri. Baik perpustakaan, ruang unit kesehatan sekolah (UKS), maupun toilet.

Padahal, jumlah siswa yang dimiliki sekolah ini sudah mencapai 265 orang. Kepala Sekolah SDN 008 Batuaji, Kamaliah mengatakan tidak bisa berbuat banyak dengan kondisi tersebut. Sebab, hingga saat ini, pihak sekolah belum menerima info terkait pembangunan sekolah.

“Bahkan untuk lahan saja kami belum tahu infonya dimana?” ujar Kamaliah saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (11/12/2017).

Sekolah yang berdiri empat tahun lalu ini memimjam tiga ruang kelas yang dimiliki SDN 02 Batuaji. Dua lokal dijadikan kelas dan satunya lagi dijadikan majelis guru. Bahkan, untuk murid kelas empat, pihaknya terpaksa kembali meminjam dua ruangan kelas SDN 02.

Karena, keterbatas itu membuat pihaknya harus menggunakan sistem tiga shift.

  • Kelas satu menggunakan ruangan mulai pukul 7.00 WIB hingga pukul 10.00.
  • Kelas dua menggunakan ruangan mulai pukul 10.00 WIB hingga pukul 13. 00 WIB,
  • Kelas tiga dan empat akan menggunakan ruang kelas mulai pukul 13.00 hingga pukul 17.30 WIB.

Karena pembagian ruangan kelas, sistem belajar mengajar di sekolah tersebut menjadi singkat. Kamaliah tidak menampik jika pembagian shift belajar di sekolahnya menyebabkan proses belajar mengajar kurang efektif dan kondusif. “Kami harus berburu waktu jam belajar,” katanya.

Ditambah lagi, jumlah siswa per kelas yang mencapai 40 orang. Tentu, jumlah itu sangat jauh dari kata ideal dan membuat ruangan kelas menjadi padat. Muridpun harus duduk berdesakan. Bahkan antara meja guru dan murid sangat dekat, kurang lebih satu meter. Begitupun dengan jarak antara meja siswa. Melihat kondisi tesebut, seakan ruang gerak dalam kelas begitu sesak dan sempit.

“Mau gimana lagi. Kami jalani saja seperti dengan kondisi yang ada,” ungkap Kamaliah.

Kamaliah mengaku, hingga tahun ajaran keempat ini, anak didiknya memang tidak mendapat pelayanan pendidikan yang maksimal seperti sekolah lain. Itu karena pendidikan di sekolah tersebut hanya sebatas belajar dan mengajar di kelas saja. Sementara kegiatan praktek, UKS dan perpusatakaan lain belum bisa dinikmati anak didiknya karena memang lokal atau ruangan yang diberikan sangat terbatas.

“Jangankan perpusatakaan atau ruangan pendukung lainnya, kegiatan belajar mengajar saja kami masih kurang. Ruangan kelas hanya tiga sementara rombongan belajar (rombel) ada delapan,” jelasnya.

Ia pun berharap, lokasi maupun gedung sekolah secepatnya ada kejelasan. Agar segala proses belajar mengajar bisa berjalan semestinya, seperti sekolah-sekolah lainnya.

“Semoga tahun 2018 kami sudah memiliki gedung, agar kami tak numpang lagi,” tutupnya. (cr19)

Incubus bakal Manggung di Jakarta

0

batampos.co.id – The Chainsmoker mengumumkan bakal ke Tanah Air, pada Maret tahun depan. Incubus pun akan manggung di Indonesia.

Band alternative rock asal Amerika Serikat (AS) ini dipastikan singgah ke Indonesia di tahun 2018 mendatang. Konser Incubus dijadwalkan, pada 7 Februari 2018, di Gambir Expo area JIExpo Kemayoran, Jakarta.

DME Asia proud to be present: Incubus Live in Jakarta. 7 Feb 2018 at Gambir Expo Kemayoran,” tulis DME Asia selaku promotor di akun Instagram resmi @dmeasia, Selasa (12/12).

Belum diketahui seputar harga tiket konser Incubus di Jakarta tahun depan. Pihak promotor mengungkapkan bahwa tiket konser dijual mulai pertengahan Desember 2017 ini.

“Ticket on sales at 15 Dec 2017,” ungkap DME Asia.

Bila konser nanti terlaksana, ini merupakan kali ketiga Incubus datang ke Indonesia. Sebelumnya grup musik dengan hits Drive ini telah menggebrak Ibu Kota Jakarta pada 2008 dan 2011 silam. (ded/JPC)