Sabtu, 2 Mei 2026
Beranda blog Halaman 12694

Bupati Cantik Rela Tak Bergaji

0
Bupati Nunukan Hj Asmin Laura Hafid

batampos.co.id – Bupati Nunukan Hj Asmin Laura Hafid nan cantik rela tak bergaji selama 6 bulan mendatang.

Pembahasan RAPBD 2018 Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara pada 2017 lalu yang begitu alot membuat pengesahannya tidak bisa diputuskan hingga batas yang ditentukan. Akibatnya, kini bupati dan DPRD setempat tidak menerima gaji selama enam bulan selama 2018.

Risiko mandeknya pembahasan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2018 hingga batas yang ditentukan terpaksa diterima kepala daerah dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Nunukan. Mereka tidak akan menerima gaji selama enam bulan, mulai Januari ini hingga Juni mendatang.

Ketentuan tersebut diatur dalam Undang-Undang (UU) Nomor 3 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Pada ayat 2 dijelaskan bahwa DPRD dan kepala daerah yang tidak menyetujui bersama rancangan perda tentang APBD sebelum dimulainya tahun anggaran setiap tahun sebagaimana dimaksud ayat (1) dikenai sanksi administratif berupa tidak dibayarkan hak-hak keuangan yang diatur dalam ketentuan peraturan perundang-undangan selama 6 (enam) bulan.

Bupati Nunukan Hj Asmin Laura Hafid membenarkan adanya kabar tersebut. Dia menyatakan pasrah dan menerima konsekuensi yang harus dihadapi tahun ini. Kini bagian keuangan daerah sudah memblokir gaji bupati dan anggota DPRD Nunukan.

“Sudah tidak gajian lagi ini. Tadi sudah diperintahkan keuangan untuk memblokir gaji bupati dan DPRD,” ungkapnya kepada Radar Tarakan.

Agar tidak berdampak panjang terhadap pelayanan publik, pihaknya telah melayangkan surat kronologi kepada Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) H Irianto Lambrie agar mendapat masukan dan solusi.

“Surat kronoligi keterlambatan pembahasan APBD 2018 sudah kami layangkan,” ujarnya. (oya/ash/c4/fat)

BPJS Ketenagakerjaan Bantu Biaya Pengobatan Novel Baswedan

0
Novel Baswedan di atas kursi roda

batampos.co.id – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan memberikan santunan terhadap penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan.

Dirut BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto mengatakan, pihaknya memastikan Novel Baswedan mendapatkan santunan pasca diserang oleh dua pria tidak dikenal beberapa bulan lalu.

Apalagi Novel Baswedan telah didaftarkan sebagai peserta jaminan sosial ketenagakerjaan, sehingga setelah kasus penyerangan hak sebagai pegawai KPK bisa diklaim.

“Tentunya beliau juga mendapat tanggungan dari BPJS Ketenagkerjaan dan hak-haknya juga bisa diklaimkan,” katanya pada Rabu (3/12).

Akan tetapi Agus tidak bisa merinci berapa total dana yang dikeluarkan oleh BPJS untuk menangani kasus perihal kesehatan yang menimpa Novel Baswedan. Semua itu membutuhkankk waktu untuk menghitungnya dan baru bisa diungkap ke media.

“Itu masih dalam proses, masih perlu dicek datanya,” ujarnya.

Sebelumnya, pada 11 April 2017 Novel Baswedan mengalami penyerangan oleh orang tak dikenal di dekat masjid kawasan tempat tinggalnya. Ketika itu orang tak dikenal tersebut menyemprotkan air keras ke wajah mantan perwira menengah polisi itu. Akibat kejadian itu, penyidik tersebut harus menjalani perawatan mata di Singapura.

Lantas, (6/12/2017) Novel dikabarkan menjalani operasi tahap II mata kirinya. Namun urung dilakukan lantaran pertumbuhan selaput mata kirinya mengalami pelambatan. Alhasil, dokter melakukan operasi penyambungan gusi baru.

Kabar terakhir terkait kesehatan suami dari Rina Emilda itu, pada (27/12), Pertumbuhan selaput gusi pada mata kiri Novel dikabarkan cukup signifikan. Jika keadaan itu berlanjut positif, Novel bakal menjalani operasi kembali pada 1 Februari 2018 mendatang. Diprediksi, dia akan kembali ke Indonesia pada Maret 2018.

“Mohon doanya semoga Novel bisa sembuh kembali supaya tidak dituduh pura-pura sakit oleh Fahri Hamzah,” ucap sahabat Novel, Ketua Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak.(ipp/JPC)

Seorang Muslimah Tantang Presiden Rusia

0
Aina Gamzatova (Al Jazeera)

batampos.co.id –Aina Gamzatova, 46 tahun, berasal dari Dagestan ialah wanita bernyali besar.

Gamzatova telah resmi mendeklarasikan pencalonannya sebagai capres di Ibu Kota Republik Dagestan, Makhachkala, Sabtu, (30/12) lalu. Ia akan bertarung memperebutkan kursi nomor satu Rusia dari jalur independen.

Ia akan menantang calon presiden petahana Vladimir Putin.

Gamzatova ialah seorang wanita Muslim berhijab.

“Deklarasi Aina Gamzatova sebagai kandidat presiden Rusia mendapat dukungan 542 orang,” kata Juru Bicara Gamzatova, Gurizad Kamalov seperti dilansir TASS.

Seperti dikutip RMOL.co, salah satu kekuatan wanita berhijab itu adalah menjadi pemilik jaringan media Muslim terbesar Rusia, Islam.ru. Medianya mencakup televisi, radio, dan media cetak.

Latar belakang Gamzatova juga cukup berliku. Ia sempat menikah sebanyak dua kali. Suami pertamanya bernama Said Muhammad Abubakarov.

Sayangnya Abubakarov tewas ketika mobil yang ditumpanginya meledak tahun 1998 silam. Namun, pelakunya tidak pernah ditemukan hingga saat ini.

Suami kedua bernama Akhmad Abdulaev yang berstatus seorang Mufti Dagestan. Deklarasi Gamzatova itu menuai pro dan kontra.

“Saya melihat Gamzatova hanya berusaha menggunakan hak konstitusionalnya sebagai warga negara Rusia,” ujar pendukungnya, Aisha Anastasiya Korchagina seperti dilansir Al Jazeera.

Seorang blogger populer di Dagestan, Zakir Magomedov, menakar kans Gamzatova untuk menang di pilpres 2018 yang dianggap sangat sulit.

“Terlalu konyol jika mendiskusikannya secara serius,” ujarnya.

Namun, ulas Magomedov, Gamzatova bakal menjadi lawan paling sulit yang pernah dihadapi Putin. Ia memprediksi Gamzatova bakal meraup suara signifikan di Dagestan dan Kaukasus Utara.

“Setidaknya, Putin tidak akan menerima kemenangan hingga 146 persen seperti yang sudah-sudah,” kata Magomedov menyindir persentase kemenangan yang selalu didengungkan loyalis Putin tersebut.

Pakar Kaukasus dan Direktur lembaga think-tank Rusia, Pusat Pencegahan dan Analisis Konflik, Ekaterina Sokirianskaia menyebut, pencalonan Gamzatova membuat pilihan pemilik suara tidak didominasi pria.

Selain Gamzatova, perempuan lain yang bakal bertarung di pilpres adalah Ksenia Sobchak.

“Semakin beragam kandidat, apalagi perempuan, hal itu bakal semakin baik,” ulas Sokirianskaia.(met/JPC)

Pembaca, Pemerintah Perpanjang (lagi) Izin Usaha Pertambangan Khusus PT Freeport Indonesia

0

batampos.co.id – Saudara-saudara sebangsa setanah air, Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) sementara ke PT Freeport Indonesia kembali diperpanjang hingga Juni 2018.

Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati mengatakan perpanjangan kontrak ini merupakan kali kedua setelah Desember 2017 lalu. Hal ini disebabkan masih adanya beberapa komponen yang harus dinegosiasikan antara pemerintah dan Freeport.

“Sebelumnya kami perpanjang kontrak PTFI sampai Desember. Namun, kami beri perpanjangan lagi sampai Juni 2018,” ujar Sri Mulyani di Jakarta, Rabu (3/1/2018).

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini menjelaskan, ada empat poin yang harus diselesaikan pemerintah. Empat poin tersebut yaitu divestasi, pembangunan smelter, kepastian berinvestasi dan perpajakan serta perpanjangan operasi.

“Ada empat komponen yang harus dijalankan. Ini masih proses dan masih dalam tahap negosiasi,” katanya.

Menurutnya, perpanjangan kontrak ini untuk memberikan kepastian PTFI. Dia pun berharap empat komponen ini dapat selesai sesuai kesepakatan antara pemerintah dan Freeport.

“Kami harap sebelum ini selesai, permanen IUPKnya bisa di-issue bersama tiga komponennya yang lain, yaitu smelter, lifting, dan rezim investasinya,” jelasnya. (sab/JPC)

Balada Peserta BPJS Kesehatan Mandiri, Terpaksa Bayar Persalinan Sendiri, Rp 54 Juta

0
ilustrasi

batampos.co.id – Efendi, warga Tiban I bersama istrinya, Aprelia mendatangi kantor DPRD Batam, Rabu (3/1/2018) siang. Kedatangan suami-istri ke kantor wakil rakyat ini untuk meminta bantuan ke Komisi IV DPRD Batam. Istrinya yang baru melahirkan anak keduanya di Rumah Sakit Elizabeth Batam, tak bisa membayar biaya operasi persalinan cesar kelahiran anaknya sebesar Rp 54 juta lebih.

“Sebelum anak saya lahir, saya langsung mengurus cara membuatkan kartu BPJS Kesehatan ke kantor BPJS Kesehatan, tepatnya tanggal 11 Desember. Saat anak lahir, pihak rumah sakit memberikan selembar surat yang harus saya serahkan ke BPJS Kesehatan. Sampai di BPJS Kesehatan petugasnya bilang BPJS tak bisa menanggung biaya persalinan istri dan perawatan anak saya di inkubator,” ujar Efendi.

BPJS kepada Efendi menjelaskan kartu BPJS anak baru bisa berlaku setelah 14 hari kerja. Padahal kartu pendaftaran kartu aktifnya tanggal tanggal 25 Desember. Dari situlah, Efendi mulai kebingungan mau bayar pakai uang siapa untuk biaya di rumah sakit sebesar lebih dari Rp 50 juta tersebut.

“Takut biaya membengkak, istri saya coba pulangkan dari rumah sakit dahulu dengan bekal surat keterangan tidak mampu (SKTM), tapi pihak rumah sakit menolak. Terpaksa istri harus kembali rawat inap,” terang Efendi.

Pada 27 Desember, Efendi mencoba kembali mendatangi kantor BPJS Kesehatan, meminta tolong agar BPJS Kesehatan mau menanggung biaya perawatan anaknya yang baru lahir.

“Jawaban petugas BPJS Kesehatan tetap sama, tak bisa anak saya ditanggung biayanya. Akhirnya saya terpaksa harus bayar uang puluhan juta rupiah untuk perawatan anak saya dengan cara mengangsur. Sudah saya bayar jaminan Rp 10 ke RS Elizabeth pada tanggal 30 Desember. Takut biaya bengkak lagi, anak saya pindahkan ke RS Otorita Batam,” kata bapak dua anak ini.

Dari pihak RS Elizabeth, lanjut Efendi, meminta uang tunggakan perawatan sebesar Rp 43 juta lebih tersebut diangsur selama tiga bulan yang tiap bulannya harus diangsur sebesar Rp 14 juta lebih.

Kedatangannya ke Komisi IV DPRD Batam, ditemui langsung oleh salah satu anggota DPRD Batam, Riki Indrakari. Kepada anggota DPRD Batam, Efendi meminta tolong agar BPJS Kesehatan mau membayar atau menanggung biaya perawatan anaknya yang di RS Elizabeth.

“Untuk membayar uang puluhan juta rupiah, pasti saya tak akan mampu. Uang jaminan atau uang DP saja saya bayar pakai BPKB motor. Saya berharap bapak-bapak DPRD Batam mau memfasilitasi saya agar BPJS Kesehatan mau menanggung biaya perawatan anak saya,” terang Efendi.

Sementara anggota DPRD Batam, Riki Indrakari mengatakan, seorang bayi memang juga wajib dilaporkan atau didaftarkan sebagai peserta BPJS Kesehatan sebelum ia dilahirkan.

“Orangtua bayi sebelum persalinan, kalau tak salah tanggal 11 Desember kan sudah mendaftarkan calon bayi yang dikandungan ibunya ke BPJS Kesehatan. Seharusnya BPJS Kesehatan juga harus mau menanggung biaya itu. Mungkin karena si orangtua saat melapor ke BPJS Kesehatan, kelupaan kalau sang bayi sebelumnya sudah didaftarkan, jadi tak dibawa bukti pendaftaran itu ke kantor BPJS Kesehatan. Kami akan bantu fasilitasi hal itu,” ujar Riki.

Sedangkan dari pihak BPJS Kesehatan yang diwakili Kepala Kepesertaan BPJS Kesehatan Batam, Mouncensia mengatakan, BPJS Kesehatan tak akan pernah menolak membayar klaim peserta BPJS Kesehatan, asalkan prosedurnya sudah dijalankan dengan benar.

“Kalau dari kepesertaan mandiri BPJS Kesehatan, sebelum anak dilahirkan, jauh hari seharusnya orangtuanya melaporkan atau mendaftarkan anaknya ke BPJS Kesehatan. Kalau pas anak dilahirkan, terus orangtua baru melapor, ya kami dari BPJS Kesehatan tak bisa menanggung klaim itu. Karena aturannya memang begitu adanya. Kecuali kalau orangtuanya jadi peserta yang ditanggung perusahaan. Ini orangtuanya adalah peserta BPJS mandiri, jadi kami tak bisa berbuat apa-apa,” ujar Mouncensia. (gas)

Pilot Malindo Air Menolak Disebut Penyelundup Narkoba

0
Pilot Malindo Air, Amad Syahman (tengah) positif mengkonsumsi sabu dan ditemukan juga barang bukti sabu dengan berat 1,9 gram, Sabtu (30/12/2017). F Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Terkait pilot Maskapai Malindo Air, Ahmad Syahman yang kedapatan menyimpan dan mengkonsumsi narkoba jenis sabu saat razia di Bandara Hang Nadim Batam, Sabtu lalu, BNN Provinsi Kepri tetap akan menjerat Ahmad dengan pasal 112 juncto pasal 115 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika.

Pasal tersebut adalah pasal di mana seseoran sengaja membawa masuk sabu atau transito narkoba dari negara luar ke Indonesia, atau istilahnya penyelundup, tak hanya pemakai saja.

Hal tersebut langsung disikapi oleh Juhrin Pasaribu, kuasa hukum Ahmad Syahman.

Nantinya dalam persidangan, Juhrin akan memberikan bukti dukungan bahwa kliennya itu bukan merupakan penyelundup narkoba jenis sabu, tapi hanya sebatas pemakai atau pecandu saja.

Bukti pendukung apa yang dimaksud Juhrin? Bukti tersebut salah satunya adalah hasil rekam medis Ahmad Syahman yang sebelumnya pernah dirawat dokter karena kecanduan mengkonsumsi sabu-sabu.

“Kami akan kumpulkan bukti bahwa klien saya hanya pecandu saja. Bukti rekam medis tak bisa direkayasa. Kami juga akan mendatangkan dokter untuk membuktikan bahwa Ahmad Syahman itu memang benar-benar pilot yang kecanduan mengkonsumi sabu-sabu. Harusnya jeratan hukumnya dengan pasal 127 saja tentang pecandu ataupun pengkonsumsi,” terang Juhrin.

Bukti lainnya, Juhrin menegaskan masih ada lagi bukti lainnya selain rekam medis. Namun, intinya, lanjut Juhrin, kliennya berdasarkan rekam jejak selama ia sebagai pilot, tak pernah sekalipun terlibat peredaran, penjualan ataupun penyelundup yang namanya narkoba.

“Bagaimana nantinya, kami akan ikuti aturan hukum. Biar jalannya persidangan dan keputusan hakim yang akan membuktikan, apakah Ahmad Syahman seorang penyelundup ataupun hanya seorang pecandun sabu-sabu saja,” ujar Juhrin mengakhiri. (gas)

Tas Wanita dengan Harga Rp 190 Juta

0

batampos.co.id – Rumah mode asal Italia, Gucci, meluncurkan koleksi tas terbaru.

Koleksi tas terbaru Gucci menawarkan berbagai desain yang elegan, berkelas, dan gaya. Dalam koleksi terbaru bertema Ophidia, tas bahu yang ditawarkan Gucci pasti membuat semua wanita jatuh cinta!

Pada laman Gucci, Senin (1/1) sedikitnya ada lebih dari lima koleksi tas bahu dalam tema Ophidia. Siapapun kaum hawa yang melihatnya, pasti langsung ingin memilikinya. Tak ada salahnya kan, tahun baru menggunakan tas baru, koleksi dari Gucci.

1. Ophidia Embroidered

Dibanderol dengan harga USD 1.980 atau hampir Rp 27 juta. Sesuai dengan namanya, ada bordiran keren sebagai detail di tas tersebut. Dibuat dengan suede dengan detail garis bertali, tas bahu ini memiliki bentuk kubah. Sehingga penggunanya akan terlihat kesan desain vintage.

Bordir disulam oleh perajin Italia, dengan motif naga yang melebar di bagian depan tas. Tentu tas Gucci ini menawarkan kesan mistis dan magis yang bisa menghipnotis siapapun pecinta tas. Tali bahu bisa disesuaikan sepanjang 17,5 cm. Dilengkapi dengan resleting. Dibuat di Italia dengan lapisan sutera dan ukuran 9,5×7,5×3 cm.

2. Ophidia Tas Crocodile

Sesuai dengan namanya, tentu tas keren ini dibuat dari bahan kulit buaya dengan kesan kemilau atau glossy. Membuat harganya tentu cukup fantastis yakni USD 14 ribu atau hampir Rp 190 juta. Ada detail symbol Gucci di bagian pengaitnya dan pada resleting.

Ditawarkan dengan warna merah, membuat siapa saja yang memakainya semakin berkelas. Tali bahunya juga bisa disesuaikan yakni 17,5 cm. Lapisan kulit buaya ini tentu asli, harga dan kualitas betul-betul nomor satu. Tas ini juga dibuat di Italia.

3. Ophidia Small Shoulder Bag

Desainnya simple dan manis. Tas ini dibanderol USD 1.980 atau hampir Rp 27 juta dan dibuat dengan sentuhan detail garis. Tas bahu ini menawarkan tali rantai yang desainnya terinspirasi dengan konsep vintage. Bentuk terstruktur dengan penutup magnetik, dan diberi simbol logo Gucci pada detailnya.

Ditawarkan dengan warna biru dan merah, bagian tepinya dilukis dengan tangan. Panjang tali rantai bahu yakni sepanjang 17 cm. Cocok bagi siapa saja pecinta tas mungil dengan ukuran 10x7x3 cm. Tas dengan lapisan sutera ini juga dibuat di Italia. (ika/JPC)

Cek, Koleksi Terbaru Sepatu Nike

0
lustrasi koleksi sepatu Nike (dokumentasi Nike)

batampos.co.id – Kamu yang doyan bergaya dengan sepatu, tiada salah melirik koleksi terbaru Nike.

Pada laman Nike Indonesia, tersedia berbagai sepatu koleksi terbaru (new release) baik untuk laki-laki atau perempuan. Bukan sekedar keren, namun berbagai koleksi terbaru ini memberikan berbagai pilihan warna dan kenyamanan bagi siapa saja pecinta Nike.

1. Koleksi Sepatu Wanita

Nike Roshe One

Dibanderol dengan harga Rp 999.000, membuat penggunanya terlihat lebih manis, keren, dan gaya. Bisa dipakai dengan kaos kaki atau tanpa kaos kaki. Akan terlihat nyaman dan bergaya kekinian.

Nike Blazer Low Le

Dibanderol dengan harga Rp 1.129.000 membuat penggunanya keren, dengan sentuhan ikon basketball dan detail lainnya. Bergaya kekinian dan modern.

Nike Free RN Flyknit 2017

Dibanderol dengan harga Rp 1.979.000 sepatu running shoes ini membuat penggunanya nyaman karena paling ringan. Paling ideal untuk berjalan cepat. Sementara sol yang inovatif memungkinkan kaki melebar secara alami. Mudah disimpan dalam tas atau ransel.

Kontur bahan Flyknit ke bentuk kaki pas. Menggabungkan breathability di bagian atas, mendukung di kaki dan peregangan di bagian luar kaki, bahan Flyknit membantu menjaga kaki tetap sejuk saat berlari.

Membuat bergerak lebih nyaman, meniru gerakan kaki dengan memperluas dan berkontraksi di setiap tekanan.

2. Koleksi Sepatu Pria

Nike Zoom KDX

Dibanderol dengan harga Rp 2.279.000, didukung dengan bantalan ultra-responsif yang melebihi performa. Desainnya keren banget, bikin mata siapapun berdecak kagum.

Kyrie 4

Sepatu basket ini dibanderol seharga Rp 1.799.000. Sepatu ini sangat fleksibel, responsif dan mendukung. Dirancang bagi siapa yang sporty dan memiliki gaya bermain yang mulus namun cepat.

Air Jordan 1 Retro High OG Orange

Dibanderol dengan harga Rp 2.589.000. Air Jordan I dirancang untuk pemain yang bisa mengguncang lapangan. Terinspirasi oleh rasa minuman Gatorade yang populer, warna oranye pada sepatu ini membuat penggunanya makin keren. Memiliki keunggulan kulit yang nyaman dan bantalan busa dengan unit Air-Sole di tumit.

(ika/JPC)

Tablet Gulung ala Samsung

0

batampos.co.id – Samsung, pabrikan asal Korea Selatan (Korsel) melakukan inovasi yang bisa dibilang ‘gila’.

Ya! Gila! Sebab dalam video bocoran konsep yang beredar, produk yang bisa digulung itu merupakan sebuah tablet.

Apa yang ada dibenak kamu ketika membayangkan sebuah gadget semisal tablet? Tentunya kotak, dan lebih besar dari ukuran ponsel. Lalu di mana kamu nantinya akan menempatkan tablet itu? di dalam tas pastinya. Ukuran tablet yang besar tentu merepotkan.

Namun, berbeda dengan produk yang satu itu. Tablet yang bisa digulung ini nantinya hanya akan sebesar lipstik yang bisa masuk ke dalam saku. Sangat berbeda dengan tablet pada umumnya bukan?

Dalam video yang beredar itu nampak tampilan tablet Samsung yang bisa ditarik (roll up and down) dan menggunakan sensor sidik jari untuk membukanya. Seperti tren saat ini, fitur keamanan menjadi yang utama.

Laman LetsGoDigital, Selasa (2/1) menulis, Samsung dikabarkan telah mematenkan layar OLED yang bisa digulung yang bekerja dengan magnet dan memiliki sensor sidik jari dengan layar roll-up fleksibel yang bisa digulung, seperti gulungan perkamen. Meskipun masih merupakan konsep dan dibutuhkan beberapa tahun lagi sebelum bisa benar-benar dimiliki, namun soal inovasi selalu menjadi hal yang menarik untuk diperbincangkan.

Sebuah paten baru dari Samsung baru saja diterbitkan di database WIPO dengan tanggal pendaftaran per 13 Juni 2017. Tepat setahun yang lalu, paten asli itu diterapkan di Kantor Kekayaan Intelektual Korea. Kini Samsung tengah sibuk mendesain tablet yang bisa digulung tersebut.

Panel display fleksibel yang dipatenkan itu dapat digulung menyesuaikan tempat layar tersimpan. Tempat yang nantinya akan menjadi rumah bagi layar gulung itu terbuat dari bahan logam, serta layarnya merupakan layar OLED berisi satu atau lebih magnet.

Nantinya produk itu akan bekerja dengan model roll dan berdesain silindris. Berbentuk sebesar puntung rokok, perangkat akan membaca sensor sidik jari pengguna dan secara otomatis layar akan terhampar. Persis seperti garasi otomatis di rumah kamu.

Kemungkinan, paten terbaru dari Samsung yang ‘gila’ itu akan turut dikenalkan ke publik pada gelaran Consumer Electronic Show (CES) 2018 yang akan dihelat di Las Vegas, Amerika Serikat pada tanggal 9 hingga 12 Januari mendatang. (ce1/ryn/JPC)

Ani Dewiyana, Resmi Menjabat Direktur RSUD Batam

0
Drg Ani Dewiyana

batampos.co.id – Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah Batam di Batuaji resmi dijabat oleh Drg Ani Dewiyana. Ani menggantikan Didi Kudmajardi sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD selama empat bulan.

Ani bukanlah orang baru dalam mengelola rumah sakit, sebelum ini, ia bertugas sebagai PLT Wakil Direktur RSUD Provinsi Kepri.

Sebagai direktur baru, Ani bertekad akan terus meningkatkan pelayanan medis di rumah sakit bertipe B Paripurna itu. Hal itu dimulai dengan memutasi enam pejabat lama yang menjabat sebagai Kepala bagian Pelayanan, Kabag Program, Kabag Keperawatan, Kabag Keuangan, Kabag Umum dan Kepegawaian, Kabag Penunjang, Kabag Pelayanan Medik. Pergantian tersebut, katanya, agar tidak mengganggu proses penyelesaian temuan audit BPK Kepri.

“Semua kepala bidang yang terlibat dalam audit temuan BPK Kepri ikut dimutasi dan mereka harus bertanggung jawab dengan apa yang menjadi temuan BPK Kepri,”kata Ani, usai serah terima jabatan (sertijab), Rabu (3/1).

“Jadi kepala Bagian yanh baru dilantik, akan bekerja sesuai dengan aturan yang berlaku,” sambungnya.

Untuk itu, sebagai direktur baru ia berjanji akan memperbaiki permasalahan yang dialami RSUD. Mulai dari persoalan kekurangan obat, peralatan yang sudah banyak rusak hingga persoalan tagihan-tagihan yang tersendat pembayaran, semua akan diselesaikan sesuai dengan prosedur yang ada.

“Sebagai direktur baru saya tentu harus berkerja keras untuk menyelesaikan semuanya dan menjalankan rumah sakit ini dengan baik sesuai visi dan misi yang ada,” ucapnya.

Saat ini RSUD yang telah menyandang statu tipe B itu, diakui Ani sudah dilengkapi dengan fasilitas dan tenaga medis yang memadai. Mulai dari poli-poli pelayanan sudah tergolong lengkap sebagai rumah sakit rujukan regional.

Dilantikanya Ani Dewiyana sebagai direktur baru itu disambut baik masyarakat yang ditemui wartawan di lingkungan rumah sakit tersebut. Warga berharap agar perubahan pelayanan medis dari yang kurang baik menjadi lebih baik lagi kedepannya.

“Harapan semoga lebih baik lagi kedepannya. Obat-obatan jangan habis lagi dan pelayanan pasien BPJS jangan dianak tirikan,” ujar Harianto, keluarga pasien yang ditemui di RSUD, kemarin. (cr19)