Minggu, 3 Mei 2026
Beranda blog Halaman 12695

BNNP Kepri: Pilot Malindo Air Pecandu

0
Pilot Malindo Air, Amad Syahman (tengah) positif mengkonsumsi sabu dan ditemukan juga barang bukti sabu dengan berat 1,9 gram, Sabtu (30/12/2017). F Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepri akan memproses oknum Pilot Malindo Air, Ahmad Syahman bin Saharuddin hingga persidangan. Pilot berkewarnegaraan Malaysia ini telah menjalani proses penyidikan dan assement.

“Pecandu dia (Ahmad Syahman,red), dan sepertinya sudah menggunakan narkoba ini sejak lama,” kata Kabid Brantas BNNP Kepri Bubung Pramiadi,” katanya pada Batam Pos, Selasa (2/1).

Bubung mengatakan saat ini pihaknya sedang melakukan pemeriksaan mendalam terhadap Ahmad Syahman. Dari pengakuan Ahmad ke penyidik, menggunakan sabu itu sebelum berangkat dari Malaysia.

“Sabu itu dibeli dari temannya di sana (Malaysia,red),” ucapnya.

Ahmad mengakui ke penyidik menggunakan sabu untuk meningkatkan staminanya. Sabu seberat 1,9 gram yang dibuangnya di toilet rencananya akan digunakannya sesampai di Batam.

“Penangkapan ini, kami sudah koordinasi dengan Konsul Malaysia,” ungkap Bubung.

BNNP Kepri akan menerapkan Undang-undang no 35 tahun 2009 tentang narkotika. “Soal dia pilot, kami tidak memasukan KUHP dalamnya. Biar nanti itu jadi keyakinan hakim dipersidangan,” tutur Bubung.

Bubung mengatakan orangtua Ahmad sudah datang ke Kantor BNNP Kepri di Nongsa. Namun hingga kini mereka belum bertemu dengan anaknnya.

“Sesuai peraturan saat libur, jam besuk kami tiadakan. Saya minta datang hari ini, tapi belum juga datang,” tuturnya.

Terkait dengan bila ada permintaan untuk rehabilitasi untuk Ahmad. Bubung dengan tegas mengatakan tidak ada tindakan rehabilitasi. Karena dalam Undang-Undang rehabilitasi di Loka Rehab Batam hanya diperuntukan bagi Warga Negara Indonesia.

“Kasus akan diproses sesuai hukum yang berlaku,” tuturnya.

Sebelumnya diberitakan Ahmad Syahman diamankan BNNP Kepri saat razia bersinar di Bandara Hang Nadim Batam. Saat razia di terminal international, Ahmad membuang sabu seberat 1,9 gram dalam toilet. Dan petugas BNNP Kepri melakukan tes urine, hasilnya Ahmad positif menggunakan zat narkotika. (ska)

Puluhan Mobil Dinas Anggota DPRD Batam Rusak

0
Seorang pegawai honorer Setwan pemko Batam sedang melihat puluhan mobil dinas anggota DPRD Batam yang di parkiran gedung DPRD Batam.. Mobil dinas tersebut akan ditarik oleh Pemko Batam. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Puluhan bekas mobil Anggota DPRD Kota Batam yang terparkir di halaman belakang Gedung DPRD Batamcenter rusak. Dari 35 mobil bekas anggota dewan, hanya 4 yang bisa hidup. Diduga kerusakan karena tak adanya perawatan selama mobil itu terparkir.

Kemarin, beberapa staf bagian umum Pemko Batam mengecek kondisi mobil yang tengah parkir. Rencananya mobil bekas anggota dewan yang telah diserahkan ke Pemko itu akan dipinjam pakaikan untuk sejumlah pegawai Pemko.

Pengecekan yang dilakukan tak hanya pada fisik mobil, namun juga mesin, AC dan lainnya. Namun sayang, saat dicek banyak dari mobil-mobil itu tak bisa hidup.

“Cuma ada empat yang hidup dan dalam kondisi baik,” ujar salah satu staf yang enggan menyebutkan namanya.

Menurut dia, secara fisik beberapa mobil bekas anggota dewan masih terlihat bagus. Meski diantaranya ada cat yang mengelupas dan memudar.

“Pas dihidupkan ternyata tak bisa hidup. Kami disini hanya mendata bagaimana kondisi mobil, jendela dan fisik lainnya,” imbuhnya.

Kabag humas dan protokoler DPRD Kota Batam Taufik mengatakan seluruh mobil bekas anggota dewan bukan tanggung jawab DPRD lagi. Karena mobil-mobil itu sudah sah diserahterimakan kepada Pemko Batam.

“Kalau kondisi mobil silahkan tanya ke Pemko, sebab mobil itu sudah kami serahkan ke Pemko. Kenapa masih di dewan? karena hanya dititipkan parkir saja,”terang Taufik.

Sementara Kabag Humas Pemko Batam Yudi Atmaji membenarkan adanya pengecekan tersebut. Namun terkait bagaimana hasil pengecekan, Yudi belum dapat informasi lengkap.

“Memang ada informasi pengecekan, namun belum ada informasi lengkap terkait hasilnya. Nanti kami kroscek ke bagian umum,” imbuh Yudi. (she)

Lagi, PSY Rilis Music Video, 100 Juta Viewed Ia Dapatkan

0

batampos.co.id – Lagi, PSY menggoyang dunia lewa tembang teranyar, Music Video (MV).

Lagu artis Korea ini telah dilihat lebih dari 100 juta kali. Pada tanggal 1 Januari, PSY memposting di Instagram untuk merayakan bahwa MV untuk lagu hitnya New Face telah melebihi 100 juta kali disaksikan di kanal YouTube.

New Face adalah sebuah lagu dari album kedelapan PSY 4X2 = 8 yang keluar pada bulan Mei 2017 lalu dan menampilkan co-stars Apink, Son Naeun.

Dilansir dari soompi, lagu tersebut masuk dalam daftar nomor 5 MV K-pop terpopuler di Korea pada tahun 2017 di YouTube, dan nomor 10 di dunia. Selain itu, Gangnam Style PSY baru-baru ini menjadi MV Korea pertama yang dilihat lebih dari 3 miliar kali di YouTube. Dalam MV tersebut, terlihat PSY dengan tampilan barunya.

Selain itu, MV Gentleman juga mencapai 1,1 miliar disaksikan pada tahun 2013. Sementara MV Daddy dan Hangover mencapai 300 juta penayangan pada bulan September 2017. Dengan demikian ada enam video klip PSY dengan lebih dari 100 juta kali disaksikan di YouTube. (JPC)

Fokus Perbaikan Sarana dan Prasarana Pariwisata

0
Gedung Gonggong menjadi salah satu daya tarik wisatawan yang ingin berkunjung ke Tanjungpinang. Terlihat warga sekitar maupun maupun wisatawan bermain di gedung gonggong, belum lama ini. F. Yusnadi/Batam Pos.

batampos.co.id – Setelah lebih dari empat tahun memimpin sebagai Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah meminta pemerintah selanjutnya fokus pada pembangunan kepariwisataan. Kota itu harus dikemas secara benar akan semakin masyhur sebagai destinasi wisata di Kepulauan Riau (Kepri).

“Untuk mengembangkan sektor pariwisata itu, yang perlu dipersiapkan sedari sekarang adalah perbaikan sarana-prasarana penunjang. Sehingga orang-orang yang berkunjung ke Tanjungpinang semakin kerasan dan nyaman,” ujar Lis, ketika menyambut kedatangan wisman pertama 2018 di Pelabuhan Sri Bintan Pura, Senin (1/1).

Dalam pengembangan menuju Tanjungpinang sebagai kota pariwisata, sambung Lis, perlu menitikberatkan pada pembangunan seni dan budaya. Tidak lupa pula, kata dia, wisata kuliner yang berorientasi pada pemberdayaan dan pembenahan di sektor kemaritiman.

Ia mencontohkan, wilayah pelantar Senggarang dan Kampung Bugis akan dibenahi agar menjadi wilayah bebas kumuh. “Wacana kita tiga tahun ke depan, nama Kota Tanjungpinang sebagai kota wisata seni, budaya dan kuliner berbasis kemaritiman harus melekat dan bisa kita tonjolkan. Jadi kekayaan yang kita milki harus disiapkan dulu, kita kemas, sehingga semua itu menjadi brand menarik,” ujar Lis.

Di samping itu, sambung Lis, pariwisata merupakan sektor yang mudah untuk membuka peluang pekerjaan dan usaha. Ini akan memberi ruang bagi generasi muda dalam memajukan daerahnya. “Kami akan memberi wawasan agar mereka merubah cara berpikir, menjadi sukses bukan menjadi ASN, melainkan mampu kreatif dan berinovasi dalam menciptakan sesuatu yang menjadi daya tarik,” ungkapnya.

Yang tidak kalah penting, Lis mengimbau awal tahun 2018 ini dijadikan sebagai momentum seluruh elemen masyarakat berbenah, sama-sama mewujudkan kenyaman dan keamanan agar semakin meningkat pula kepercayaan orang lain bagi suatu daerah. “Itu kerja yang tidak bisa hanya menjadi tanggung jawab pemerintah saja. Tapi perlu dukungan semua lapisan masyarakat. Membangun kepercayaan itu sulit dan butuh waktu yang panjang,” pungkas Lis. (aya)

Walikota Batam: Selesai Kegiatan, Selesai LPJ

0

batampos.co.id – Walikota Batam, Muhammad Rudi mengingatkan jajarannya untuk segera selesaikan laporan pertanggungjawaban kegiatan tahun lalu. Pasalnya 2018 ini Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) akan mulai turun pada awal tahun.

“Proses pemeriksaan BPK tahun ini sedikit berbeda. Awal Januari sudah masuk. Pertanggungjawaban masing-masing OPD (organisasi perangkat daerah) saya minta segera selesaikan,” kata Rudi dalam apel gabungan di Dataran Engku Putri, Selasa (2/1).

Ia berpesan agar ke depannya seluruh pertanggungjawaban langsung dibuat setelah kegiatan selesai. Tidak ada lagi yang menunda buat laporan sehingga tidak ada yang lupa atau tertinggal.

“Tidak ada lagi nanti uang habis, tapi prosedur dari A sampai Z tidak disiapkan. Begitu selesai kegiatan langsung buat pertanggungjawaban. Jangan menunggu enam bulan lagi baru dibuat sehingga mengarang sesuai mau kita,” pesannya.

Selain itu Rudi juga berpesan kepada para pejabat yang baru dilantik Jumat (29/12) lalu agar langsung bekerja. Tidak ada lagi waktu menunggu atau belajar, karena anggaran 2018 pun sudah disahkan akhir tahun lalu.

“Tak ada kata lain lagi. Januari semua sudah harus berjalan. Kalau bisa September Oktober selesai anggaran ini. Kenapa tidak kita dulukan saja, tidak menunggu akhir November baru kita selesaikan,” sebut dia. (rng)

Palestina Sakit, Indonesia Juga Sakit

0
Gubernur Kepri Nurdin Basirun berbicara di Masjid Nur Ilahi Dompak, didampingi Imam besar Masjid Al Aqsa dari Palestina Syeh Ali Umar Yaqub Al-Abbas, Selasa (2/1) usai salat Zuhur.  F. Humas Pemprov Kepri untuk Batam Pos.

batampos.co.id – Gubernur Kepulauan Riau Nurdin Basirun mengungkapkan rasa Keprihatinannya terhadap nasib rakyat Palestina yang saat ini sedang di jajah oleh zionis Israel. Menurut Nurdin, Muslim itu ibarat tubuh, sehingga ketika satu bagian ada yang sakit maka bagian lain akan merasakan sakit.

“Ketika Palestina sakit, maka kami di sini juga merasakan sakit juga. Maka dari itu mari kita berdoa agar Palestina segera merdeka dan terbebas dari penjajahan Israel,” Seru Nurdin dihadapan jamaah shalat zuhur di Masjid Nur Ilahi, Dompak, Tanjungpinang, Selasa (2/1).

Nurdin juga mengatakan jika muslim ibarat bangunan yang satu sama lain tidak saling berlomba-lomba ingin tampil dan menonjol. Melainkan bersama-sama untuk saling menutupi satu sama lain seperti halnya semen, besi, bata, paku, kayu dan sebagainya. Dengan kebersamaan akhirnya jadilah sebuah bangunan yang kokoh dan megah sertabermanfaat.

“Mari kita bersama-sama, bahu-membahu meringankan beban saudara kita di palestina. Sekali lagi kita doakan agar palestina segera merdeka,” katanya.

Apa yang disampaikan Nurdin Basirun ini didengar langsung oleh Imam besar Masjid Al Aqsa dari Palestina Syeh Ali Umar Yaqub Al-Abbas. Pada kesempatan ini Syeh Ali Umar mengatakan jika masyarakat Palestina sedang dalam jajahan Israel dan bahkan untuk masuk ke masjid Al-Aqsa harus izin melalui otoritas Negara Israel.

Dalam ceramahnya Syeh Ali Umar menggunakan Bahasa Arab yang kemudian diterjemahkan oleh Ustadz Karim Khair dariJakarta. Sehingga apa yang disampaikan Syeh Ali Umar bisalangsung dipahami oleh khalayak.

Disamping memohon dukungan doa, Syeh Ali Umar sebagai salah satu pemimpin Umat muslim Palestina mengharapkan bantuan dari masyarakat Indonesia. Mengingat masyarakat Palestina saat ini benar-benar dalam penguasaan Israel. Masyarakatnya tidak memiliki lapangan pekerjaan dan sulit mendapatkan pasokan makanan. Hal tersebut merupakan strategi pemerintah Israel agar masyarakat Palestina mau tunduk terhadap pemerintahannya.

Dalam ceramahnya Syeh Ali Umar beberapa kali meninggikan ada suaranya untuk menyemangati para jamaah masjid Nur Ilahi Dompak. Diakhir tausiyah Nurdin Basirun bertanya kepada Syeh Ali Umar tentang kondisi Islam di Timur Tengah. Yang mana, menurut Nurdin, kenapa Islam di Timur Tengah tidak bersatu padu, tapi justru saling terlibat dalam eskalasi politik yang sangat rumit. Alhasil sesama islam disana saling serang dan terjadi perang sesama saudara.

Menanggapi pertanyaan Gubernur tersebut, Syeh Ali Umar tidak menyalahkan satu sama lainnya. Dia hanya berharap mereka yang bertikai segera mendapatkan hidayah dari Allah, dan khusus para muslim di Indonesia bisa tetap hidup aman, tentram dan nyaman serta jauh dari pertikaian.

“Islam di Timur Tengah yang perang itu mereka sedang tersesat.Kita doakan saja agar mereka segera mendapatkan hidayah. Dan khusus umat islam di Indonesia agar bisa tetap hidup aman, nyaman dan tentram serta kuat,” kata Syeh Ali Umar.
Acara kemudian ditutup dengan doa bersama yang dipimpin langsung oleh Syeh Ali Umar Yaqub Al-Abbas.(bni)

Penyerapan Anggaran Mesti 100 Persen

0
Bupati Lingga Alias Wello saat memimpin apel perdana yang diikuti kepala OPD dan ASN, Selasa (2/1). F. Wijaya Satria/Batam Pos.

batampos.co.id – Saat memimpin apel perdana pada 2018 ini, Bupati Lingga Alias Wello menyampaikan sejumlah poin penting kepada seluruh ASN yang hadir termasuk kepada seluruh Kepala OPD dijajaran pemerintahan Kabupaten Lingga. Bupati yang akrab disapa Awe ini memerintahkan seluruh Kepala OPD untuk lebih keras lagi dalam bekerja dan melaksanakan tugas.

“Saling terbuka dan melakukan koordinasi dengan baik,” ujar Alias Wello saat memberikan amanat pada apel perdana tahun ini di halaman Kantor Bupati, Daik Lingga, Selasa (2/1) pagi.
Selain itu, Alias Wello juga memberikan kunci kerja optimal agar dapat mencapai kinerja yang baik yakni, kerja keras, kerja cerdas dan komitmen. Ketiga kunci tersebut, menurut Awe, sangat diperlukan untuk menjalankan amanah yang telah di berikan.
Selain itu dia juga mengkoreksi kerja seluruh OPD pada tahun lalu yakni dalam bidang penyerapan anggaran yang hanya mencapai 90 persen saja. Bahkan, sambung Awe, angka penyerapan 2017 itu masih di bawah 2016 yang penyerapan anggaran tercatat hingga 93 persen.
“Amanah APBD 2018 yang mesti terserap 100. Mungkin sulit untuk mencapainya namun dilihat saja nanti,” kata Alias Wello.
Tidak hanya menuntut penyerapan anggaran hingga 100 persen, Alias Wello juga memberikan gambaran nyata agar penyerapan dapat terlaksana maksimal. Yakni dengan mempercepat pelaksanaan program pembangunan pada seluruh OPD yang ada.
Dia memberikan motifasi agar seluruh Kepala OPD yang ada dapat mengambil  pelajaran dari kesalahan tahuh lalu. Dengan bermodalkan pengalaman tersebut, pada tahun ini seluru OPD agar dapat mempercepat peaksanan program pembangunan. Awe juga mewanti-wanti agar tidak memburu penyelesaian pengerjaan di akhir tahun.
Pada kesempatan itu, Awe meminta agar seluruh ASN yang tidak hadir dan tidak masuk kerja pada hari pertama tersebut agar mendapat sangsi berupa peringatan atau SP1.
Sementara itu, Wakil Bupati Lingga M Nizar turut memimpin apel perdana bagi seluruh ASN di Dabo Singkep. Dalam kesempatan itu, Nizar juga mengambarkan seluruh capaian pada tahun lalu dan mengajak seluruh ASN untuk lebih giat lagi pada tahun ini. (wsa)

Warga Tanjungpinang Hilang Terseret Ombak

0
Penyidik sedang mengumpulkan keterangan dari saksi yang merupakan keluarga korban usai kejadian tenggelamnya warga Tanjungpinang di Pantai Trikora, Selasa (2/1). F. Satpolair Bintan untuk Batam Pos.

batampos.co.id – Seorang warga kilometer 15 Tanjungpinang, Daniel Siahaan,22, tenggelam terseret ombak di Pantai Trikora, Selasa (2/1) sekitar pukul 15.00. Hingga kemarin, tim gabungan dari Basarnas dan Kepolisian masih mencari korban yang memiliki tato di punggung tersebut.

Informasi yang dikumpulkan Batam Pos, siang itu korban bersama belasan anggota keluarganya berlibur ke pantai Trikora. Tiba di pantai, korban bersama beberapa anggota keluarga langsung berenang di pantai namun sejumlah saksi yang merupakan anggota keluarga korban ini telah memperingatkan korban agar tidak berenang ke tengah laut.

“Tiga orang saksi yang merupakan saudara korban telah mengingatkan tapi korban tidak menghiraukan dan tetap berenang melawan arus,” kata Kasatpolair Polres Bintan AKP Norman kepada Batam Pos yang dihubungi sore kemarin.

Selang 10 menit, korban melambaikan tangan. Saat itu, badan dan kepala korban sudah tenggelam. Melihat korban melambai tangan, keluarga korban langsung berenang dan berusaha menolong namun korban sudah menghilang setelah terseret ombak. “Korban menghilang setelah terseret ombak,” katanya.

Ia juga mengatakan, kejadian ini baru diketahui setelah keluarga korban melaporkan kejadian tenggelamnya korban ke masyarakat. Lalu, pihak masyarakat melaporkan ke pihak kepolisian. “kami mengimbau kepada masyarakat yang waktu itu berenang di pantai agar tidak berenang lagi dan kami juga menghubungi pihak sar,” katanya.

Sementara itu, Kapolsek Gunung Kijang AKP Dunot P Gurning membenarkan kejadian itu. Ia mengatakan, keluarga korban melaporkan kejadian itu ke warga setempat dan laporan diteruskan ke pihak kepolisian. “kami masih berusaha melakukan pencarian,” katanya.

Terpisah, prakirawan BMKG Tanjungpinang, Ardito mengimbau masyarakat agar tidak berenang karena akan terjadi fenomena supermoon. Fenomena ini mengakibatkan ketinggian air laut khususnya di daerah pesisir timur dan utara pulau Bintan mencapai 2 meter.

“Untuk itu, sebaiknya masyarakat waspada jika air laut sedang pasang, dan ada gelombang tinggi,” imbuhnya. Fenomena ini diprediksi terjadi pada 4 januari dan akhir januari hingga awal februari 2018. (cr21)

Penghapusan UPTD Tunggu Petunjuk Bupati

0
Salah satu UPTD Pendidikan Karimun, yang saat ini sudah di hapuskan oleh Pemerintah Pusat. F.Tri Haryono/Batam Pos.

batampos.co.id – Tahun 2018, Pemerintah Pusat bakal menghapus Unit Pelayanan Teknis Dinas (UPTD) Pendidikan di kabupaten/kota melalui Permendagri no 12 tahun 2017. Tidak terkecuali lima UPTD Pendidikan di Kabupaten Karimun, masing-masing UPTD Pendidikan Karimun-Buru, UPTD Meral-Meral Barat-Tebing, UPTD Kundur-Ungar, UPTD Kundur Barat-Utara-Belat, dan UPTD Moro-Durai.

“Benar untuk 5 UPTD Pendidikan statusnya dihapuskan. Tapi dialihfungsikan menjadi Koordinator Wilayah Pendidikan Kecamatan, menurut Permendagri tersebut,” jawab Kepala Dinas Pendidikan Karimun Bakri Hasyim, Selasa (2/1).

Namun, saat ini masih tetap beraktivitas sambil menunggu petunjuk dari Bupati Karimun sebagai kepala daerah. Dalam mengambil kebijakan melalui Peraturan Bupati, untuk status UPTD Pendidikan di kecamatan. Artinya, apakah UPTD Pendidikan tersebut langsung dilikuidasi atau peralihannya menunggu waktu beberapa bulan ke depan.

Sementara Ketua Komisi I DPRD Karimun Anwar Abu Bakar mengatakan, kebijakan dari Pemerintah Pusat yang menghapuskan keberadaan UPTD Pendidikan di Kecamatan sangat disayangkan. Sebab, letak geogratis Kabupaten Karimun terdiri dari pulau-pulau sangat terbantuk adanya UPTD Pendidikan sebagai perpanjangan tangan dari Dinas Pendidikan bagi para guru-guru dalam pengurusan administrasi.

“Nanti segera kita hearing dengan Disdik Karimun, tentang penghapusan UPTD Pendidikan,” katanya.

Terpisah pemerhati Pendidikan Karimun Raja Jurantiaz saat dimintai tanggapannya mengungkapkan, selain Permendagri no12 tahun 2017 sebelumnya didalam PP No 18 Tahun 2016 tersebut diatur secara terperinci sejumlah organisasi perangkat daerah baik di tingkat Provinsi maupun Kabupaten/Kota. Dan di dalam Pasal 5 ayat 2 untuk tingkat kabupaten/ kota jenis perangkat daerah terdiri yang keberadaan UPTD Pendidikan tidak diakomodir.

“Sebenarnya, kebijakan tersebut sudah lama. Sekarang yang kita pertanyakan, bagaimana kebijakan Bupati untuk menyelesaikan UPTD Pendidikan. Bukan, sudah diberlakukan tahun 2018 baru berpikir,” tanyanya.

Sebab, akan berpengaruh terhadap para ASN itu sendiri yang telah di tempatkan disetiap UPTD Pendidikan. Ditambah lagi, alokasi APBD 2018 yang sudah di sahkan oleh Legislatif. Apakah sudah dianggarankan atau belum, kalau sudah berarti tidak bisa dipergunakan harus dilakukan revisi anggaran dalam APBD-P 2018 nanti.

“Mau tidak mau mereka (ASN-red) yang mempunyai jabatan harus segera di carikan posisi sesuai eselonnya,” ucapnya. (tri)

Segera Rombak Kabinet Berdasarkan Kinerja Tahun Lalu

0
Gubernur Kepri Nurdin Basirun bersalaman dengan Kepala OPD dan ASN saat apel perdana 2018. F. Humas Pemprov Kepri untuk Batam Pos.

batampos.co.id – Mengawali tahun baru 2018, Gubernur Kepri, Nurdin Basirun langsung menggelar apel perdana dengan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov Kepri. Tanpa melakukan inspeksi mendadak, Gubernur Nurdin mengklaim tingkat kehadiran ASN Kepri tembus 99 persen.

“Seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) hadir. Lebih kurang 99 persen tingkat kehadirannya. Ini menunjukan sikap disiplin pegawai sudah semakin baik,” ujar Gubernur

Nurdin, kemarin menjawab pertanyaan media di Kantor Gubernur Kepri, Tanjungpinang. Ditegaskan Gubernur, awal tahun 2018 ini menjadi spirit baru baginya untuk mewujudkan sesuatu yang lebih baik bagi Provinsi Kepri. Disebutkannya, kinerja 2017 lalu menjadi evaluasi, baik untuk dirinya sendiri maupun Kepala OPD Kepri. Mantan Bupati Karimun tersebut mengungkapkan, tahun ini ada sejumlah Kepala OPD yang akan purna tugasnya.

“Momentum ini kita pergunakan untuk melakukan promosi dan penyegaran. Secara umum, kita puas dengan apa yang sudah dilakukan sejauh ini,” papar Nurdin.

Menurut Gubernur Nurdin, evaluasi kinerja ini, adalah hal yang lumrah untuk percepatan dan penyegaran. Ditegaskannya,  keinginan ini bukan gertak sambal. Karena harus segera dilakukan. Adapun harapannya adalah memproleh sesuatu yang lebih baik lagi.

“Kita ingin menyesuaian dengan istilah the right man on the right place. Ini yang akan kita lakukan dalam waktu dekat,” tegas Nurdin

Lebih lanjut katanya, dalam membuat keputusan nanti, meskipun menjadi hak prerogative dirinya sebagai Kepala Daerah. Akan tetapi dirinya tetap akan berdiskusi dengan Sekretaris Daerah (Sekda) yang merupakan Ketua Badan Pertimbangan Pangkat dan Jabatan (Bapperjakat) Pemprov Kepri.

Dijelaskannya, para pegawai tersebutlah yang menentukan nasibnya dengan kualitas kerja yang sudah dilakukannya selama ini. Apalagi ada sistem yang ikut menentukan semua itu. Terlepas dari itu semua, Gubernur tetap menyerukan seluruh pegawai untuk bahu membahu dalam memberikan yang terbaik bagi Provinsi Kepri.

“Tak ada titipan dari air bumi udara, apalagi uka uka. Perubahan ini tak jadi momok, akan tetapi menjadi pemicu kinerja,” tutup Gubernur Nurdin.(jpg)