batampos.co.id – Menjawab tingginya kebutuhan solar untuk para nelayan, pemerintah pusat akan segera merealisasikan pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Minyak (SPBU) di Kecamatan Tambelan.
Bupati Bintan Apri Sujadi mengatakan, mulanya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan mengajukan penambahan kuota solar bagi nelayan di Tambelan. Kebutuhan solar nelayan mencapai 200 kilo liter sebulan sedangkan kuota solar yang disalurkan hanya 80 ton sebulan.
“Waktu kami mengusulkan penambahan kuota solar, rupanya di pusat ada program lembaga penyaluran BBM (Bahan Bakar Minyak ) satu harga, lalu kami mengusulkan di Tambelan. Alhamdulillah disetujui, asalkan di sana dibangun SPBU yang memadai untuk kapal nelayan bersandar,” jelasnya.
Sebelum direalisasikan, ia mengatakan, saat ini pihaknya sedang melakukan koordinasi dengan operator program penyedia BBM satu harga yakni PT National Ferreous. Apri juga mengatakan, banyak keuntungan yang diperoleh pemerintah dengan dibangunnya SPBU di Tambelan. “Nantinya harga solar dan premium yang dijual operator satu harga,” ungkapnya.
Tak hanya itu ia juga akan kembali mengusulkan penambahan kuota solar bagi nelayan Tambelan karena diperkirakan permintaan solar akan meningkat seiring program ini berjalan. “Kami tetap akan meminta penambahan kuota solar. Saya telah menginstruksikan kepala dinas perikanan, kepala bagian ekonomi dan kepala dinas perhubungan untuk kembali mendata jumlah nelayan, kapal dan solar yang dibutuhkan,” tukasnya. (cr21)
batampos.co.id – Gubernur Kepri Nurdin Basirun menegaskan bahwa Direktur Utama (Dirut) Badan Usaha Kepelabuhanan (BUP) yang baru nantinya harus profesional dan sesuai dengan kemampuan. Tentunya dirinya sangat berharap kepada Dirut BUP untuk bebas dari praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN).
Untuk itu, Nurdin akan melakukan pemanggilan terhadap calon Dirut BUP yang baru untuk menseleksi secara langsung.
“Saya tidak mau nanti ada pesan kiri atau pesan kanan. Saya ingin profesional dan sesuai dengan kemampuan. Saya akan memanggil mereka dan pelajari rekam jejaknya,” tegas Nurdin.
Menurut Nurdin, dirinya belum mengetahui siapa saja yang mencalonkan diri sebagai Dirut BUP. Untuk itu, ia akan melakukan seleksi secara langsung sesuai dengan pengalamannya dalam mengelola BUP. Jika ia merasa seseorang itu sudah mampu, Nurdin mempersilahkan untuk segera mengelola BUP.
“Jadi saya tidak mau ada resiko, yang penting masyarakat Kepri tahu kalau potensi maritim di wilayah Kepri sangat menjanjikan dalam mendongkrak PAD,” tuturnya.
Ia menambahkan, pemerintah Provinsi Kepri melalui Dinas Perhubungan telah melakukan rapat ke Pemerintah Pusat. Tunjuannya untuk meminta Pemerintah Pusat memberikan wewenang penuh kepada Pemerintah Daerah dalam mengelola biaya labuh jangkar.
“Kita tidak minta banyak. Minta labuh jangkar saja. Yang lain seperti navigasi, jasa kemanan silahkan pusat ambil. Karena laut itu ada juga rakyat kita yang menjaring dan aktivitas lain. Jadi, kami mau memberi royalti untuk mereka,” imbuhnya. (cr1)
Kepala BP Batam Lukita Dinasyah Tuwo memberikan pemaparan kepada waratawan pada acara silaturahmi dengan insan media di Gedung BP Batam, kamis (28/12). F Cecep Mulyana/Batam Pos
batampos.co.id – Batam masih menarik bagi investor asing. Terbukti, hingga penghujung tahun ini realisasi investasi asing tembus 1.116.895 dolar AS. Angka tersebut naik 136 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.
Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat, sepanjang 2016 lalu investasi asing di Batam hanya mencapai 471.368 dolar AS dari 71 proyek. Sementara tahun ini, jumlah proyek sebanyak 73 proyek dengan nilai sebesar 1.116.895 dolar AS.
Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Lukita Dinarsyah Tuwo, mengatakan realisasi tersebut belum termasuk rencana investasi sebuah perusahaan yang bergerak di sektor biodiesel senilai Rp 1 triliun. Lukita mengatakan, perusahaan tersebut sudah memastikan akan menanamkan modalnya di Batam.
“Biodiesel akan realisasi karena sekarang izin diberikan,” kata Lukita, Jumat (29/12).
Selain itu, kata dia, saat ini sejumlah calon investor asing juga sudah melakukan penjajakan investasi. “Makanya dipanggil satu-satu dan minta sampaikan rencananya,” paparnya.
Untuk menggairahkan lagi iklim investasi di Batam, BP Batam berjanji akan terus meningkatkan kemudahan perizinan investasi dan menambah insentif untuk dunia usaha. Di antara insentif yang disiapkan BP Batam adalah untuk sektor galangan kapal atau shipyard..
“Galangan akan kita berikan insentif. Sekarang mulai berbenah. Ada juga investor yang ingin membangun pusat digital. Tapi belum bisa kami sampaikan,” sambungnya.
Selanjutnya, Lukita juga berjanji akan terus membenahi sistem dan tata kelola lahan. Termasuk menertibkan lahan telantar atau lahan tidur. Menurut dia, saat ini permintaan alokasi lahan terus masuk. Namun ketersediaan lahan di Batam kian terbatas.
Karenanya, menertibkan lahan tidur menjadi satu-satunya cara untuk menambah ketersediaan lahan di Batam. Dalam hal ini, Lukita mengaku akan melanjutkan kebijakan pimpinan BP Batam sebelumnya. Yakni mendata ulang lahan tidur dan memanggil pemiliknya untuk ditanya kembali terkait rencana bisnis dan pembangunan lahan yang telah dialokasikan.
“Kalau tak dibangun juga, akan dicabut,” tegasnya.
Dengan berbagai kebijakan dan kemudahan investasi yang ditawarkan, Lukita yakin perekonomian Batam akan terus membaik pada tahun 2018 mendatang. Ia bahkan optimistis pertumbuhan ekonomi Batam pada 2018 akan tembus di angka 5 persen (year on year/yoy).
Optimisme ini muncul saat ia melihat terus munculnya investasi baru dari luar negeri. Sebagai contoh pada Oktober lalu, ada 10 perusahaan baru dengan nilai investasi sebesar 10,5 juta dolar AS. Sementara pada Oktober 2016, hanya lima perusahaan baru yang masuk dengan nilai investasi hanya 5 juta dolar AS.
Kemudian pada November 2017 juga terjadi peningkatan jumlah perusahan baru yang masuk ke Batam. Yaitu sebanyak 12 dengan nilai total investasi sebesar 27,8 juta dolar AS. Angka tersebut naik jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. Dimana hanya ada sembilan perusahaan baru dengan total nilai investasi sebesar 12,5 juta dolar AS.
“Dan kita akan terus berupaya meningkatkan agar investasi asing ini terus meningkat di Batam,” jelasnya.
Lukita menyebutkan, dari 73 proyek investasi asing di Batam, Singapura dan Malaysia masih mendominasi. Kemudian disusul investor asal Tiongkok, Inggris, Kanada, India, Myanmar, Australia, Luxembourg, Jepang, Amerika Serikat, Taiwan, Korsel, Mesir, Taiwan, dan gabungan negara-negara Eropa lainnya. (leo)
batampos.co.id – Di penghujung tahun 2017 nanti, Dope Club Tanjungpinang akan kembali memanjakan pengunjungnya dengan menampilkan group band papan atas Andra and The Backbone. Group band yang melambung lewat tembang lawasnya Sempurna dan Musnah ini akan mengguncang masyarakat Tanjungpinang.
Dope Club Tanjungpinang yang merupakan club musik ini ingin mengulang suksesnya dipergantian tahun 2016 lalu, yang menghadirkan Once (mantan vokalis Dewa 19). “Dope ingin mengajak masyarakat Tanjungpinang dan sekitarnya untuk melewatkan malam pergantian tahun dengan artis kesayangannya,” ujar Owner Dope Club Tanjungpinang Mulyadi Tan.
Dope Club Tanjungpinang kata Mulyadi, memiliki entertaint profesional lainnya seperti Resident DJ dari Bandung dan Semarang, serta DJ Arlando Agam, DJ Kimmy Ray, dan DJ Dmax Dope asal Tanjungpinang yang siap menyuguhkan modern choreodance dari 4tune Dancer Jakarta.
Dope juga sambungnya, akan memanjakan mata dan telinga pengunjung dengan kualitas sound yang apik. Begitu pula visual lighting dengan spesial effect yang spektakuler dikendalikan VJ Dope Club.
“Kami juga menawarkan beberapa spesial paket bagi masyarakat yang ingin melewati tahun baru bersama Andra and The Backbone di Dope Club Tanjungpinang,” ungkapnya.
Khusus malam pergantian tahun kata Mulyadi, Dope menyiapkan harga spesial dengan paket table dan sofa mulai Rp 1,8 juta hingga Rp 3,9 juta.”Ditahun 2018 nanti, Dope juga akan mengundang artis-artis ibukota yang sedang naik daun,” pungkasnya. (cca)
Aktivitas jual beli Sembako di Pasar KUD Tanjungpinang, belum lama ini. F.Yusnadi/Batam Pos
batampos.co.id – Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Syahrul mengharapkan para pelaku industri dan pengelola pasar tradisional bisa terus meningkatkan kualitas kenyamanan bagi para pembeli. Di era zaman globalisasi dan kemajuan yang semakin tak terbendung, kata Syahrul, persaingan semakin terbuka.
“Termasuk bagaimana pasar tradisional dan supermarket di swalayan juga kini berada di ranah persaingan yang terbuka,” ucap Syahrul, kemarin.
Kini, sambung Syahrul, masyarakat lebih memilih berbelanja di pasar modern, ketimbang pasar tradisonal, mengingat pasar modern lebih terjamin kebersihannya, kenyamanannya, dan keamanannya. Namun, menurutnya, tidak semua barang lengkap dijual di pasar modern, contonya daun pisang atau daun pandan. Barang-barang tersebut, hanya bisa kita temui di pasar tradisional.
“Sebenarnya, banyak keuntungan, jika kita berbelanja di pasar tradisonal, mulai dari ada seni tawar-menawar antara pembeli dan penjual, barang lengkap dan banyak pilihan, bisa bertukar informasi, bahkan kita bisa saling bersilaturahim, ” ujarnya.
Untuk itu, Syahrul mengimbau para pedagang pasar untuk bersinergi bersama dengan pemerintah, BUMD, dan pengelola pasar, agar sama-sama melakukan gebrakan penataan pasar, menjaga kebersihan, keamanan, dan kenyamanan pasar.
“Sehingga masyarakat merasa semakin nyaman berbelanja di pasar tradisional,” ucapnya. (aya)
Pelabuhan Tanjung Payung Penagi Natuna. F. Aulia Rahman/Batam Pos.
batampos.co.id – Rambu laut di alur masuk pelabuhan Penagi di Tanjung Payung Natuna rusak tersisa diterjang gelombang musim Utara. Akibatnya kapal barang sulit merapat ke pelabuhan.
Kapten Kapal Bayu Permata Asril mengaku, sudah satu bulan terakhir tidak satu pun Rabu laut terpasang di alur masuk pelabuhan Penagi. Semuanya rusak setelah cuaca buruk.
“Kami sulit masuk ke alur pelabuhan. Terutama malam hari, apalagi kapten yang baru masuk di di Penagi. Sekarang hanya mengandalkan piling dan GPS, kalau alat eror kami bisa nabrak karang,” ujar Asril, Jumat (29/12).
Asril berharap, kelengkapan rambu laut di Penagi mendapat perhatian pemerintah, sebelum terjadi kecelakaan kapal. Akibat tidak adanya rambu laut di alur Penagi. Sementara kapal barang merapatnya di Penagi.
Sementara Kepala Dinas Perhubungan Pemkab Natuna Iskandar DJ memastikan, kerusakan rambu di alur Penagi segera di perbaiki untuk sementara.
Dikatakan Iskandar, rambu laut di alur Penagi juga akan dilengkapi oleh Pemerintah Provinsi di tahun 2018. Sekaligus melanjutkan pelebaran pelabuhan bongkar muat Penagi.
“Jadi rambu laut di alur Penagi akan dilengkapi tahun 2018. Itu satu paket dengan pelebaran pelabuhan,” sebut Iskandar.
Tahun 2017 ini lanjutnya, Pemerintah Provinsi sudah alokasikan dana sebesar Rp 5 miliar untuk pelebaran dan penambahan panjang pelabuhan. Tahun 2018 akan dilanjutkan.
Dalam rencananya penambahan panjang pelabuhan sekitar 200 meter sekaligus pembangunan gudang. Namun gudang ditunda karena defisit anggaran di Provinsi dan Kabupaten.(arn)
Puskesmas Rempangcate, Galang Puskesmas ini nantinya 24 jam pelayannnya dengan fasilitas lengkap. Jadi warga yang berobat tidak perlu lagi dirujuk ke rumah sakit besar. F. Dalil Harahap/Batam Pos
batampos.co.id – Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmardjadi mengatakan seluruh puskesmas tetap buka selama hari libur tahun baru 2018 nanti.
“Buka semua, demi kelancaran pelayanan terhadap pasien yang membutuhkan perawatan,” kata dia, Sabtu (30/12).
Saat ini, lanjut dia semua puskesmas sudah buka 24 jam, jadi tidak ada lagi pasien yang tidak terlayani dengan baik.
“Pasien yang datang berobat langsung ke bagian emergensi saja karena bagian lain tutup,” ujarnya.
Dia mengingatkan kepada pegawai yang bertugas untuk memberikan pelayanan kepada pasien. “Jangan sampai mereka kecewa, seperti yang sudah lalu, dipanggil-panggil tidak menyahut. Gedor saja pintu kalau tidak ada jawaban, mana tahu mereka lagi istirahat makan atau salat,” jelas pria yang berprofesi sebagai dokter kandungan ini ini.
Didi menyebutkan, setiap kepala puskesmas sudah menugaskan dokter yang akan bertugas selama libur tahun baru nanti. “Kalau mau berobat datang saja, saya jamin semua buka,” ujarnya.
Hal senada juga dikatakan Kepala Puskesmas Tiban Baru, Ana Hasina, pihaknya sudah menyusun dan mempersiapkan dokter yang bertugas di emergensi. “Tetap beroperasi walau hanya IGD,” sebutnya.
Ada tenaga medis yang ditugaskan masing-masing merupakan dokter umum, dan tiga perawat yang bersiaga selama 24 jam.
“Pasien tidak usah cemas, pasien akan tetap terlayani,” ujar perempuan berkacamata ini.(cr17)
batampos.co.id – Guna terciptanya kondisi aman dan nyaman pada libur pergantian tahun ini, Kapolres Lingga AKBP Ucok Lasdin Silalahi menghimbau kepada seluruh masyarakat agar memperhatikan kondisi sekitar. Seperti bagi masyarakat yang akan menikmati liburan di tempat-tempat wisata agar tidak lupa melihat kondisi cuaca.
“Selain itu jangan lupa bawa persiapan P3K, perhatikan orangtua, anak dan ibu. Jangan lupa mengantongi nomor telepon orang terdekat atau instansi terkait seperti kantor polisi dan rumah sakit yang ada di sekitar,” ujar Ucok Jumat (29/12) pagi.
Ucok menekankan agar masyarakat lebih memperhatikan aturan yang ada saat berada dalam kawasan wisata. Tidak merusak kondisi alam sekitar membuang sampah sembarangan serta mencoret-coret batu atau apa saja yang dapat mengurangi kenindahan lingkungan.
Khusus untuk para ibu, Ucok menambahkan, agar tidak mengenakan perhiasan berlebihan. Ketika menggunakan ATM agar dapat lebih berhati-hati dengan orang sekitar dan jangan mudah percaya kepada orang asing mencurigakan.
Karena seringnya terjadi tindak kejahatan disebabkan adanya kesempatan, Ucok juga menyarankan agar warga menitipkan barang-barang berharga seperti di Bank dan tempat aman lainnya. Sehingga tidak menarik perhatian orang lain terlebih untuk berbuat kejahatan.
Sedangkan bagi warga yang meninggalkan rumah untuk keluar daerah, Ucok menyarankan warga bersangkutan meninggalkan rumah dalam kondisi terkunci, kendaraan ditempatkan di tempat yang aman serta di kunci ganda. Ia juga meminta agar warga memastikan jaringan listrik telah dipadamkan. (wsa)
batampos.co.id – Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri), Arief M Edie menegaskan penetapan Isdianto sebagai Wakil Gubernur (Wagub) Kepri sejauh ini masih dalam proses oleh Direktorat Jenderal Otonomi Daerah (Dirjen Otda).
“Karena DPRD sudah mengusulkan, jadi ini yang lagi diproses dan dibahas Dirjen Otda. Hanya itu, kalau ditolak tidak ada,” ujarnya saat dihubungi, Jumat (29/12) pagi.
Dijelaskan Arief, proses penetapan Isdianto sebagai Wagub Kepri berdasarkan surat yang dilayangkan oleh Ketua DPRD Kepri, Jumaga Nadeak tanggal 7 Desember 2017 lalu tentang usulan dan peresmian pengangkatan Isdianto sebagai Wagub Kepri disisa masa jabatan 2016-2021.
“Hanya satu nama (yang diusulkan), harusnya dua nama. Ini yang lagi diproses, karena DPRD sudah mengusulkan, jadi ini yang lagi diproses dan dibahas Dirjen Otda,” tuturnya.
Sementara, menurut undang-undang nomor 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota, Arief mengatakan bahwa dalam hal terjadinya kekosongan Wagub, maka partai politik atau gabungan partai politik pengusung mengusulkan dua orang calon Wagub melalui DPRD kepada Gubernur, untuk dipilih dalam rapat paripurna DPRD.
“Selanjutnya, ditindak DPRD dengan ditetapkan oleh DPRD. Kemudian Gubernur mengusulkan ke Mendagri dan diproses,” katanya.
Saat dikonfirmasi apakah penetapan Isdianto sebagai Wagub tunggal diterima atau tidak, Arief belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut. Pasalnya, sejauh ini Dirjen Otda masih memproses penetapan Isdianto sebagai Wagub Kepri dan belum mengeluarkan keputusan bahwa usulan itu ditolak.
“Kalau tidak bermasalahnya itu, usulannya itu dua nama kemudian dipilih menjadi satu. Karena di undang-undang nomor 10 tahun 2016, pasal 176 sudah dijelaskan. Maka partai politik atau gabungan partai politik pengusung mengusulkan dua orang calon wakil gubernur melalui DPRD,” tegasnya. (cr1)
batampos.co.id – Recha Novianti ,20, salah satu karyawan perusahaan swasta di Bintan mendatangi kantor kepolisian karena barang berharga miliknya raib dicuri maling. Pencurian itu terjadi di rumahnya di Kampung Sakera Kelurahan Tanjunguban Utara Kecamatan Bintan Utara, Sabtu (9/12) lalu.
Kapolsek Bintan Utara Kompol Jaswir mengatakan, sekitar pukul 03.00 WIB dini hari korban terbangun karena mendengar suara knalpot sepeda motor. Korban kemudian keluar dari kamar dan melihat rumah dalam keadaan gelap. Saat itu ia tak sadar jika rumahnya sudah dimasuki kawanan maling. “Korban kembali tidur,” ungkapnya.
Paginya, setelah korban terbangun, ia melihat laptop dan dompet yang sebelumnya diletakkan di sofa samping kamar mandi kamarnya telah raib. Tak hanya itu, ia juga melihat jendela bagian belakang rumah terbuka dan beberapa barang telah hilang.
“Yang hilang 3 unit handphone, laprop, dompet dan uang sebesar Rp 500 ribu. Total kerugian sekitar Rp 4 juta,” katanya.
Atas kejadian ini, pihak kepolisian sudah mengumpulkan keterangan sejumlah saksi dan mendatangi tempat kejadian perkara.(cr21)