Kamis, 14 Mei 2026
Beranda blog Halaman 12792

Kapolda Tutup Pendidikan Alih Golongan di SPN Tanjungbatu

0
Kapolda Kepri Irjen Pol. Drs.Didid Widjanardi menyematkan tanda pangkat perwira pada Salah satu anggota pada penutupan pendidikan alih golongan (PAG) di SPN Polda Kepri di Tanjungbatu. F. Imam Soekarno/batam Pos.

batampos.co.id – Kapolda Kepri Irjen Pol. Drs. Didid Widjanardi menutup Pendidikan Alih Golongan (PAG) di SPN Polda Kepri di Tanjungbatu, Kamis (21/12) kemarin. Sebanyak 31 orang anggota Bintara Polri selama satu bulan mengikuti PAG dari bintara ke perwira, dan kini berhak menyandang pangkat Inspektur Polisi Dua (Ipda).

Dalam amanahnya Kapolda mengatakan agar perwira polri yang baru dilantik agar dapat menjalankan tugas, dan amanah dengan baik. Tugas polri ke depanya semakin kompleks sehingga polri dituntut profesional.

Selanjutnya, mereka akan mengemban tugas sebagai kekuatan fungsi staf dan operasional dengan bidang dan keahlian masing- masing. Baik di tingkat markas besar maupun di satuan wilayah.

“Jadikan semua dasar kopetensi yang diperoleh sebagai pondasi dasar awal yang harus dipupuk dan dikembangkan. Diharapkan dengan pendidikan yang singkat ini belum mampu sepenuhnya memberikan bekal yang optimal. Sehingga perlu dikembangkan secara pribadi dan terus menerus,” tegas Kapolda.

Dilantiknya 31 anggota perwira Polri hari ini, menambah peningkatan jumlah perwira sebanyak 2.999 orang. Para perwira dituntut untuk menjalankan peran dengan baik serta sebagai jembatan antara pimpinan dan bawahan. Diharapkan menjadi pimpinan tingkat dasar yang mampu memberikan motivasi dan menggerakan bawahan dalam menghadapi berbagai dinamika perubahan. Dan dapat menterjemahkan tugas pokok menjadi kegiatan operasional harian yang implementatif. (ims)

Polisi Bekuk Enam Tersangka Judi Sijie

0
batampos.co.id – Jajaran Satreskrim Polres Tanjungpinang, berhasil mengamankan 6 orang tersangka dalam kasus perjudian jenis Sijie di dua lokasi berbeda, Rabu (6/12).
Keenam tersangka tersebut, yakni Ss, 55, Jks, 35, Na, 22, serta Sg, 44, berperan sebagai penjual Sijie. Sementara dua lainnya, Ta, 47, dan By, 40, berperan sebagai pembeli.
Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang, AKP Dwihatmoko Wiraseno menuturkan penangkapan terhadap ke enam pelaku ini berawal dari informasi masyarakat yang resah dengan adanya perjudian dilokasi tersebut.
“Semua pelaku kita amankan tanpa perlawanan. Diantaranya, Ss, Jks, dan Ta, ditangkap di Kampung Serai Kilometer 8. Dilanjutkan Na, Sg, dan By, di Jalan Raja Haji Fisabililah Kilometer 8,” jelasnya.
Ia menuturkan dari tangan ke enam pelaku ini juga berhasil diamankan barang bukti, berupa empat lembar rekapan pasangan Sijie, uang tunai sebesar Rp 469 ribu, serta lima unit ponsel.
“Saat ini kami masih memburu Mrp yang diduga sebagai bandarnya,” tegasnya.
Akibat perbuatannya ke enam tersangka ini akan dijerat Pasal 303 KUHP, dengan ancaman hukuman paling lama 10 tahun penjara.
“Mudah-mudahan bandar yang statusnya sudah menjadi DPO bisa segera kita temukan,” imbuhnya. (cr20)

Tersangka Korupsi BAJ Ditangkap di Apartemen Mewah

0
Tersangka M Nasihan. F.Yusnadi/Batam Pos.

batampos.co.id – Setelah 3 bulan menjadi buron, akhirnya tersangka dugaan korupsi Dana Asuransi Kesehatan (Askes) PT Bumi Asih Jaya (BAJ), Mohammad Nasihan berhasil ditangkap di salah satu apartemen mewah di Residence 8, Jalan Senopati Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (20/12) sekitar pukul 16.10 WIB.

Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepri, Yunan Harjaka menuturkan penangkapan tersebut, dilakukan langsung oleh tim Adhyaksa Monitoring Centre (AMC) Kejagung RI.
“Penangkapan ini berlangsung di Lobby Tower 3, Apartemen Residence, tanpa ada perlawanan,” ujarnya, di Kantor Kejati Kepri, Kamis (21/12) malam.
Usai menangkap tersangka, lanjut Yunan pihaknya juga sudah menyita beberapa aset, baik benda bergerak maupun benda tetap yang ada di daerah Cilandak, berupa rumah dan tanah milik tersangka yang diperkirakan mencapai Rp 25 miliar sampai Rp 30 miliar.
“Tim kita masih terus mendalami seluruh aset tersangka yang ada disana (Jakarta, red),” sebutnya.
Menurutnya, selama pelarian tersebut, tersangka diperkirakan hanya beraktivitas di seputaran Jakarta.
“Pengakuan tersangka, selama pelarian dia hanya berada disitu. Tidak pergi kemana-mana. Apalagi ke luar Jakarta,” tuturnya.
Yunan menegaskan pihaknya akan segera menuntaskan penanganan terhadap perkara tersebut.
Insyaaalah, kalau tidak ada halangan bulan depan sudah kita limpahkan kasus ini ke pengadilan untuk segera disidangkan,” terangnya.
Dirinya juga mengimbau dan meminta kepada seluruh buronan Kejati Kepri, yang berada dimana pun untuk bisa segera menyerahkan diri.
“Segeralah menyerahkan diri sekarang juga, karena tidak ada tempat untuk berlindung. Hanya waktu yang bericara, pasti akan tertangkap,” tegasnya.
Tersangka Mohammad Nasihan, mengaku siap untuk menjalani proses hukum selanjutnya di Pengadilan.
“Saya nggak mau berdebat disini. Persoalan hukum kita selesaikan dengan hukum, karena perdebatan yang paling adil di pengadilan oke. Jadi saya nggak mau berdebat dari pada panas situasinya, kita jalani saja prosesnya tapi kita buka di pengadilan nanti seluruhnya,” ungkapnya.
Dirinya juga menegaskan untuk tidak gentar menghadapi proses hukum yang menimpanya.
“Kok gentar, ini persolan hukum. Hukum bukan aduh kuat ya hukum itu adu benar,” tegasnya.
Usai ditangkap tim AMC Kejagung RI, tersangka langsung diterbangkan ke Tanjungpinang, menggunakan pesawat Sriwijaya. Tersangka M Nasihan kini ditahan di Lapas Kelas IIA Tanjungpinang. (cr20)

Ratusan Anak Ikut Sunatan Massal

0
Bupati hadiri sunatan massal yang digelar LMB Karimun. F. Tri Haryono/Batam Pos.

batampos.co.id – Lebih dari 100 anak mengikuti sunatan massal yang dilakukan Laskar Melayu Bersatu (LMB) Kabupaten Karimun, kemarin (21/12). Kegiatan ini dilaksanakan bertepatan dengan liburan anak sekolah.

Bupati Karimun Aunur Rafiq yang hadir memberikan apresiasi kepada Organisasi Masyarakat (Ormas) LMB Kabupaten Karimun, yang telah memberikan kesempatan kepada anak-anak yang kurang mampu untuk dilakukan sunatan secara gratis.

”Sebagai umat muslim, kaum pria diwajibkan untuk disunat. Agar bisa sah dalam melaksanakan shalat maupun ibadah lainnya,” kata Bupati Karimun Aunur Rafiq, di rumah kediaman Ketua DPW LMB Provinsi Kepri Datok Panglima Azman Zainal.

Lanjutnya, dengan meringankan beban bagi keluarga kurang mampu ini. Berarti telah membantu Pemerintah Daerah, dalam rangka memberikan kemudahan dalam membantu anak-anak yang ingin di khitanan. Artinya, anak-anak yang kurang mampu tersebut diberi kesempatan untuk khitanan secara gratis oleh LMB Kabupaten Karimun.

”Semoga menjadi anak yang sholeh dan berbakti kepada orang tua. Dan ini sebagai contoh kepada organisasi maupun komunitas lainnya, untuk berbagi sesama umat islam,” pesannya.

Sementara itu Ketua panitia sunatan masal Timbalan Datok Panglima Bungsu Samsuddin DPC Khusus LMB Sungai Lakam mengatakan, peserta sunatan masal atau khitanan ini sebanyak 100 lebih anak yang berasal dari Kelurahan Parit Benut, Sei Raya, Meral Kota, Baran Barat, Baran Timur, Sei Lakam Barat dan Timur serta Tanjungbalai Karimun.

“Sebelumnya dilakukan pendataan bagi anak-anak yang kurang mampu. Masing-masing anak diberikan satu sarung baru,” Samsuddin.

Sedangkan, Ketua DPW LMB Kepri Datok Panglima Azman Zainal mengungkapkan aksi bakti sosial yang dilaksanakan oleh DPD LMB Kabupaten Karimun sudah menjadi tradisi saat masuk liburan sekolah. Dan tradisi tersebut, dilanjutkan oleh penerusnya agar keberadaan LMB di Kabupaten Karimun sebagai organisasi masyarakat benar-benar bisa dirasakan oleh masyarakat itu sendiri.

”Intinya, di keluarga LMB tidak ada perbedaan suku maupun etnis. Siapa saja boleh bergabung, untuk memberikan kontribusi kepada masyarakat serta Pemerintah Daerah dalam mengisi pembangunan,” tegasnya.

Pantauan di lapangan, para peserta sunatan masal yang didampingi oleh orangtua dengan duduk santai sambil berbincang-bincang menunggu antri berikutnya untuk dilakukan sunatan oleh tim medis dari Puskesmas Tanjungbalai Karimun, RSUD M Sani, Dinas Kesehatan dan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Karimun.(tri)

Operasi Lilin, Tingkatkan Pengamanan Pusat Keramaian

0
KAPOLRES Bintan AKBP Boy Herlambang memeriksa kesiapan pasukan dalam pengamanan operasi lilin 2017 di Mapolres Bintan, Kamis (21/12). F. Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos.co.id – Kapolres Bintan AKBP Boy Herlambang mengatakan, pengamanan pusat keramaian masyarakat di Kabupaten Bintan akan ditingkatkan selama operasi lilin seligi tahun 2017 berlangsung.

“Tempat tempat keramaian masyarakat yang rawan di kabupaten Bintan seperti pelabuhan, objek wisata antara lain Lagoi, dan perbatasan Bintan Tanjungpinang akan dipantau terus,” ungkapnya usai memeriksa persiapan pasukan di Mapolres Bintan, Kamis (21/12) kemarin.

Ia juga mengatakan, sekitar 418 personel gabungan yang terdiri dari 200 personel kepolisian dan 218 personel dari unsur TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan serta anggota Pramuka akan disebar di 9 pos pengamanan dan 3 pos pelayanan.

Meski belum belum menerima laporan ancaman aksi teroris, pihaknya berkoordinasi dengan pihak intelijen kemungkinan adanya ancaman. Pihaknya juga akan melakukan sweeping atau razia apabila ditemukan penjualan petasan yang tidak mengantongi izin resmi.

Untuk pengamanan terhadap 37 gereja di Kabupaten Bintan, pihaknya akan menurunkan tim penjinak bom (jibom) dari Brimob untuk mensterilkan gereja sebelum kegiatan Misa Natal dan kegiatan lainnya yang dilakukan jemaat umat nasrani di gereja.

“Gereja yang jumlah jemaatnya banyak akan kami terjunkan 12 personel, sedangkan yang jemaatnya tidak terlalu banyak sekitar 5 personel,” kata dia.

Ia juga mengimbau kepada jemaat yang ingin beribadah ke gereja agar tidak membawa tas yang besar. Jika ada tas yang besar dan mencurigakan, ia sudah memerintahkan anggotanya untuk memeriksa isi tas tersebut.

Sementara untuk pelayanan masyarakat di kantor kantor kepolisian, ia memastikan tidak ada terganggu. karena dalam operasi ini hanya 2/3 personel yang dikerahkan untuk pengamanan Natal dan Tahun Baru, sisanya atau sekitar 1/3 personel tetap berjaga di kantor kepolisian.

“Yang di mako tetap standby karena kita punya tahanan yang harus dijaga serta masyarakat yang sewaktu-waktu melapor,” tukasnya.

Wakil Bupati Bintan Dalmasri Syam mengatakan operasi lilin seligi 2017 di kawasan Bintan akan difokuskan di dua titik, yaitu kawasan wisata dan rumah ibadah. Dua tempat itu memang tiap libur akhir tahun banyak dikunjungi masyarakat yang ingin menikmati libur panjang.

“Untuk pengamanan rumah ibadah juga akan kita fokuskan agar masyarakat yang merayakan natal dan tahun baru dapat melaksanakan aktifitasnya dengan rasa aman dan nyaman,” ungkapnya. (cr21)

Nurdin Berharap Isdianto Segera Dilantik

0

batampos.co.id – Berkas penetapan dan pengesahan Isdianto sebagai Wakil Gubernur Provinsi Kepri sisa masa jabatan 2016-2021 masih dalam proses. Hal ini dibenarkan oleh Gubernur Kepri, Nurdin Basirun. Menurutnya, sejauh ini Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau juga telah melapor ke Menteri Dalam Negeri.

“Sama pak Is (sapaan akrab Isdianto) saya sudah ketemu. Saya dari dulu temannya berbicara, bekerja, bercanda dan bermacam-macam. Jangan kita politisi ini semua. Mari kita lapang dada,” seru Nurdin.

Nurdin menegaskan, di sisa akhir masa jabatannya ia ingin berbuat semaksimal mungkin untuk membuat Provinsi Kepri lebih baik kedepannya dan mensejahterakan masyarkat Provinsi Kepri. Baik itu dengan mengerahkan segala tenaga maupun pikiran. Untuk itu, ia berharap kepada semua pihak bisa memberikan dukungan penuh agar tujuan itu bisa tercapai.

‘Mari kita lakukan bersama untuk menggali potensi Kepri yang serba terbatas. Saya yakin dan percaya semuanya akan bisa berubah lebih baik kedepannya,” tuturnya.

Selain itu, ia juga menegaskan bahwa tidak ada kelompok-kelompok tertentu dengan terpilihnya Isdianto sebagai Wakil Gubernur Kepri. Meskipun yang meloloskan Isdianto sebagai Wakil Gubernur Kepri merupakan partai yang berlawanan dengan partai pengusungnya saat mencalonkan diri sebagai Wakil Gubernur Kepri.

“Bahkan, Nasdem yang pertama meloloskan Isdianto sebagai Wakil Gubernur Kepri,” bebernya.

Nurdin menambahkan, dirinya juga sudah bertemu dengan Isdianto. Menurutnya, tidak ada pesan khusus yang disampaikannya kepada Isdianto. Ia menegaskan, inti dari pertemuannya dengan Isdianto beberapa waktu yang lalu bahwa Isdianto siap untuk membantunya dalam menjalankan roda pemerintahan di Provinsi Kepri. Ia pun berharap Isdianto segera dilantik untuk menjadi Wakil Gubernur Kepri.

“Pasti saran semua partai sama, bagaimana menjaga pemerintahan ini dan membantu gub, bagaimana menjaga pemerintahan ini kondusif, gubernur sesuai dengan tanggung jawab. Jadi tidak usah pesan khusus. Makin cepat (dilantik) makin bagus,” imbuhnya. (cr1)

Puluhan Remaja Mengikuti Pelatihan Pemuda Pelopor Masjid

0
Puluhan Remaja Mengikuti Pelatihan Pemuda Pelopor Masjid f Ist

batampos.co.id – Puluhan remaja masjid di Tanjungpinang dan Bintan mengikuti pelatihan pemuda pelopor di Masjid Raya Nur Illahi, Dompak, Tanjungpinang, Rabu (20/12). Pelatihan yang mengusung tema Pemuda Pelopor Masjid ini ditaja Centra Citra Remaja Raflesia Bengkulu dengan mitra lokal di Kota Tanjungpinang.

Pihak Kementerian Pemuda dan Olah Raga (Kemenpora) Bidang Kepeloporan Desa dan Daerah Khusus pada Asisten Deputi Kepemimpinan dan Kepeloporan Pemuda, Deputi Bidang Pengembangan Pemuda sebagai penggagas kegiatan.

Kepala Bidang Kepeloporan Desa dan Daerah Khusus Kemenpora, Sopti Popiyati mengatakan peserta yang mengikuti pelatihan terdiri dari remaja berusia 16 sampai 30 tahun. Karena remaja menurutnya, merupakan usia aktif di tengah masyarakat. “Sebetulnya kegiatan ini juga terbuka untuk umum. Tapi kita bawa suasananya ke Masjid, supaya menyentuh ke jiwa anak muda, agar terpanggil ke arah positif,” ungkapnya.

Menurut Sopti, jika nantinya remaja sudah sering mendatangi masjid, diharapkan dapat berkembang menjadi pemuda yang berkarakter, cerdas, bertaqwa, beriman, dan dapat melakukan kegiatan yang positif di lingkungan sekitarnya. Sehingga bisa mengajak orang sekitarnya ke arah yang lebih baik.

Dijelaskan Sopti, kegiatan ini dilaksanakan di seluruh Indonesia yang terbagi dalam beberapa zona, diantaranya zona Sumatra satu dan dua. Zona Kalimantan, Sulawesi, Jawa, dan zona Nusa Tenggara Timur (NTT) yang dilaksanakan selama satu hari penuh.

“Untuk wilayah Kepri atau di Tanjungpinang berada di zona Sumatra dua. Setelah ini, kami akan melaksanakan di Riau dan terakhir di Padang pada tanggal 23 Desember ini,” jelasnya.

Sopti memastikan, kegiatan ini akan terus berlanjut. Sebab, untuk memberikan materi tidak cukup hanya satu hari saja. Demi pemuda dan pemudi yang ada di Indonesia atau khususnya di Kepri bisa tumbuh, berkembang, dan mempunyai karakter yang kuat.

“Jika pondasi agamanya sudah kuat. Tentunya pemuda dan pemudi ini tidak gampang dikotori dengan hal-hal yang negatif. Malah sebaliknya, mereka bisa menumbuhkan hal yang positif,” imbuhnya.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kepri, Maifrizon berterima kasih atas terselenggaranya kegiatan pelatihan ini. Ia berharap, kedepan Tanjungpinang semakin sering mendapat pelatihan dari Kemenpora. Selain itu kepada seluruh remaja diharapkan untuk mengikuti pelatihan ini hingga selesai.

“Saya berharap para peserta dapat memetik hikmahnya dan menjadi pelopor di Kepri atau khususnya di Tanjungpinang. Kami juga berharap kepada para peserta untuk mengaplikasikannya di tengah masyarakat,” pungkasnya.(cr1)

2018, Ekonomi Kepri Diprediksi Tumbuh 4,6 Persen

0
Suasana jual beli di Pasar Bintan Centre Tanjungpinang, Rabu (22/2). Pasar ini dikelola oleh BUMD Tanjungpinang. F.Yusnadi/Batam Pos

batampos.co.id – Kepala Bank Indonesia (BI) Perwakilan Kepri, Gusti Raizal Eka Putera optimis pertumbuhan ekonomi Kepri tahun depan akan tumbuh hingga 4,6 persen. Untuk mewujudkannya, pemerintah daerah harus segera menggenjot sektor pariwisata dan segera mengeluarkan insentif baru untuk mempermudah industri agar bisa berkembang.

“Pertumbuhan ekonomi tahun depan akan tumbuh antara 2,42 persen hingga 4,6 persen,” kata Gusti usai Pertemuan Tahunan BI Perwakilan Kepri 2017 di Gedung BI, Kamis (21/12).

Gusti menjelaskan ada empat langkah mengupayakan sumber pertumbuhan ekonomi baru. Pertama, hilirisasi sumber daya alam. Hilirisasi ini bertujuan untuk meningkatkan nilai tambah suatu produk.

Kedua, mengembangkan maritim, agribisnis dan pariwisata. Ketiga, mengupayakan iklim investasi daerah agar semakin kondusif dan keempat adalah membangun infrastruktur.

Menurut Gusti, sektor jasa pariwisata memiliki potensi besar untuk dikembangkan. Batam memiliki kelengkapan yang dibutuhkan untuk mengembangkannya seperti lokasi strategis, geografis kepulauan (wisata maritim) dan budaya khas Melayu.

“Sejumlah daerah telah memiliki branding wisata yang cukup terkenal, baik internasional maupun nasional, yaitu Batam dan Bintan,” paparnya.

Meski memiliki potensi besar, peranan pariwisata terhadap perekonomian Kepri masih minim. Pangsa sektor pariwisata terhadap PDRB Kepri dalam kurun waktu 2010-2016 rata-rata sebesar 2.38 persen. Sedangkan pertumbuhan wisman Kepri juga sangat stagnan.

“Dalam lima tahun terakhir hanya sebesar 6,1 persen (yoy), lebih rendah dibanding Bali 9,1 persen maupun nasional 8,0 persen. Pangsa wisman juga stagnan diangka 20-22 persen,” ujarnya.

BI Kepri menganggap pariwisata harus dikembangkan untuk menjadi sumber alternatif ekonomi baru, khususnya di Batam. Jalannya juga searah dengan keinginan Badan Pengusahaan (BP) Batam dan Pemerintah Kota (Pemko) Batam yang akan segera merumuskan agenda event pariwisata berskala internasionabersama. Pariwisata dan juga perikanan dianggap tidak terpengaruh sama sekali oleh kondisi ekonomi global yang tengah melemah.

Gusti menyarankan agar pemerintah daerah saling bersinergi untuk mengembangkan pariwisata.

“Supaya bisa mendorong pembangunan infrastruktur yang mendukung upaya konektivitas antar daerah. Jadi ketika wisman masuk Batam, bisa juga masuk daerah lain,” paparnya.

Lalu, ciptakan destinasi wisata baru dan tingkatkan sumber daya manusia (SDM)-nya. Inti dari kegiatan pariwisata adalah bagaimana melayani wisman dengan baik. Sehingga dibutuhkan ilmu dasar hospitality agar bisa menjadi SDM pariwisata yang handal.

“Semacam pusat informasi pariwisata (tourism centre) juga perlu dikembangkan sehingga turis yang datang bisa dapat informasi,” ungkapnya.

Kegiatan promosi juga harus digalakkan. Namun sebelum promosi keluar negeri, pemerintah daerah harus membangun infrastruktur dan memberikan pemahaman kepada masyarakat bagaimana menyambut dengan ramah para wisman yang datang.

“Promosi bisa jadi bumerang kalau tak siap. Jadi bukan sekadar bangun infrastruktur wah wah, tapi juga bagaimana bangun pariwisata berbasis masyarakat,” ungkapnya.

Gusti memahami kalau banyak wisman asing yang juga ingin menginap di rumah penduduk.

“Makanya ada program dari Kementerian Pariwisata (Kemenpar) yang ingin mengembangkan pariwisata homestay. Itu yang coba dilakukan di Pulau Penyengat yang memperkenalkan budidaya Melayu dan wisata religi,” harapnya.

Investasi Harus Dikembangkan

Teknisi Batam Aero Technic (BAT) sedang melakukan perawatan pesawat lion air di MRO (Maintenance, Repair, and Overhaul) Lion Air Grup, di Bandara Hang Nadim Batam, Selasa (12/12). F Cecep Mulyana/Bata,m Pos

Kepala BI Perwakilan Kepri, Gusti Raizal Eka Putera juga menyarankan kepada pemerintah daerah agar terus mengembangkan investasi.

“Ada tiga hal yang perlu dilakukan. Pertama, mendorong realisasi investasi infrastruktur konektivitas untuk meningkatkan efisiensi dan kelancaran arus barang dan jasa di Kepri,” ungkapnya.

Kedua, saat ini portofolio investasi Kepri sejak tahun 2000 masih didominasi negara tertentu saja. Sehingga masih ada peluang untuk mendorong investasi yang atraktif dengan menggandeng negara lain yang berpotensi.

“Sehingga untuk menarik negara lain, perlu upaya ketiga yakni mengakselerasi investasi melalui Kepri Incorporated sebagai forum untuk membahas persoalan kinerja perekonomian dan investasi,” ungkapnya.

BI Kepri juga melihat sejumlah usulan proyek strategis seperti pembangunan jembatan Batam-Bintan, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Sauh, pengembangan Pelabuhan Batuampar, pengembangan Bandara Hang Nadim, KEK Pulau Asam di Karimun, KEK Galang Batang di Bintan, KEK Pariwisata di Anambas dan KEK industri perikanan di Natuna, pembangunan bandara di Bintan dan fasilitas MRO Garuda Indonesia perlu dipercepat eksekusinya.

“Dan kami yakin dapat mendorong perekonomian kedepan,” ungkapnya.

BI Kepri juga mendukung rencana BP Batam untuk mendorong pertumbuhan ekonomi sebesar 7 persen dengan menjadikan Batam sebagai pusat logistik. Tujuannya adalah untuk membuat arus barang, orang dan jasa menjadi lebih efisien.(leo)

Pelni akan Kelola Sendiri Pelabuhan Beton Sekupang

0
Penumpang KM Kelud saat turun di Pelabuhan Beton Sekupang. Foto: Egi/ batampos.co.id

batampos.co.id – Tahun depan, Kapal Pelni akan kembali berlabuh di Pelabuhan Sekupang, bukan di dermaga Batuampar yang bercampur dengan aktivitas bongkar muat barang atau kargo.

Tak itu saja. Pelni melalui Direktur SDM dan Umum Pelni Pusat, Ganefi juga menegaskan keinginan PT Pelni untuk mengelola Pelabuhan Sekupang menjadi lebih baik lagi.

“Itu yang akan jadi konsen PT Pelni. Pertimbangan kami, di Pelabuhan Batuampar ini kami lihat risikonya tinggi untuk dicampur dengan aktivitas kapal pengangkut penumpang. Sebab, aktivitas di Pelabuhan Batuampar sendiri sebenarnya untuk pelabuhan bongkar muat barang atau kargo, bukan untuk pelabuhan penumpang,” ujar Ganefi.

Pihaknya sudah menjajaki rencana pemindahan kembali kapal Pelni berlabuh ke Sekupang sekaligus mengelola sendiri pelabuhan tersebut. Bahkan pihaknya juga sudah membicarakan rencana tersebut dengan manajer umum BP Batam.

“BP Batam sangat welcome, terbuka kalau untuk Pelni berencana kembali berlabuh ke Sekupang rencana kami mengelola pelabuhan tersebut menjadi lebih layak dan lebih bagus lagi. Pertimbangannya sekali lagi, yakni faktor keamanan penumpang dan juga kenyamanannya terhadap aktivitas menurunkan dan menaikkan penumpang di atas kapal,” terang Ganefi.

Rencana tersebut, lanjut Ganefi, akan disampaikannya ke kementerian. Kalau rencana Pelni mengelola sendiri Pelabuhan Sekupang terealisasi, hal tersebut akan dijadikan oleh PT Pelni sebagai pilot project atau percontohan ke pelabuhan-pelabuhan lainnya di daerah lain.

“Keinginan kami kan PT Pelni memiliki pelabuhan sendiri yang nantinya steril dari aktivitas bongkar muat barang, hanya untuk penumpang saja yang kami kelola sendiri demi keamanan dan kenyamanan penumpang,” kata Ganefi.

Usai kunjungannya ke Batam, Ganefi akan segera melaporkan rencana tersebut ke Direksi PT Pelni untuk dibahas dan mengirimkan konsultan untuk membuat visibility study nya atau perencanaan dan pemetaannya. Karenta tak mungkin untuk membangun pelabuhan tanpa adanya kajian terlebih dahulu.

“Kami akan presentasikanke kementerian. Kalah bagus, ini akan jadi contoh bagaimana PT Pelni mengelola pelabuhan sendiri yang steril dari aktivitas bongkar muat barang atau kargo,” terang Ganefi.

Sebab, lanjut Ganefi, saat ini PT Pelni tak hanya dituntut untuk melayani atau menjalankan visi dan misi pemerintah saja, tapi juga dituntut agar menghasilkan laba dari tangannya sendiri.

“Dengan rencana mengelola Pelabuhan Sekupang nantinya, bisa jadi jalan untuk PT Pelni menapaki komersialisasi. Pelni berencana akan menjadikan Pelabuhan Sekupang tak hanya untuk pelabuhan penumpang saja, tapi juga pelabuhan tujuan wisata,” ujar Ganefi mengakhiri. (gas)

DPRD Usulkan Pemberhentian Lis-Syahrul

0

batampos.co.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tanjungpinang mengusulkan pemberhentian Lis-Syahrul sebagai pasangan kepala daerah dalam rapat paripurna, Kamis (21/12) siang kemarin.

Wakil Ketua II DPRD Tanjungpinang, Ahmad Dhani mengatakan, usulan pemberhentian Lis Darmansyah dan Syahrul mulai berlaku pada tanggal 16 Januari 2018 mendatang. “Pengumuman pemberhentian Wali Kota dan Wakil Wali Kota agar dapat segera ditindaklanjuti ke Kemendagri melalui Gubernur Kepri,” ucap Dhani.

Mendapati dirinya berada dekat dengan berakhirnya masa jabatan dalam memimpin Kota Tanjungpinang bersama Syahrul, Lis mengakui masih adanya beberapa kerja pada akhir tahun yang mesti dituntaskannya.

Di samping akan meresmikan beberapa pekerjaan Pemerintah Kota Tanjungpinang, pada akhir 2017 ini, Lis menuturkan pekerjaan Lis-Syahrul terus berlangsung sampai pada pelaksanaan Hari Jadi Kota Tanjungpinang pada Januari mendatang.

“Pastinya, dengan berakhirnya masa jabatan bukan berarti kerja untuk membantu masyarakat pun terhenti. Ini pun menjadi momen untuk mengoreksi diri,” ujar Lis.

Lis pun telah menuturkan permohonan maaf dan rasa terima kasihnya kepada masyarakat Tanjungpinang, selama menjabat usai paripurna pengumuman usulan pemberhentian Lis-Syahrul kemarin. (aya)

Play sound