Senin, 11 Mei 2026
Beranda blog Halaman 12801

Potensi Hujan Lebat Sepanjang Pekan

0
Suasana mendung di kawasan Simpang Batu 6 jalan Di Panjaitan, Selasa (5/12). Berdasarkan data BMKG Tanjungpinang, hingga dua hari ke depan di sebagian besar wilayah Tanjungpinang masih diguyur hujan sedang dan hujan lokal pada siang hari serta berawan pada malam hari. F.Yusnadi/Batam Pos

batampos.co.id – Sepekan terakhir ini, Kota Tanjungpinang berpotensi hujan sedang hingga lebat pada siang dan sore hari. Ini disinyalir lantaran ada pergerakan awan cumulonimbus yang terpantau radar Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Tanjungpinang, sejak beberapa waktu terakhir.

“Waspadai terhadap awan CB (cumulonimbus) yang dapat menyebabkan hujan lebat disertai angin kencang dan petir sehingga mempengaruhi ketinggian gelombang laut,” kata Prakirawan BMKG Tanjungpinang, Bhakti, Jumat (15/12).

Bhakti menjelaskan, dari keadaan atmosfer yang terpantau, peluang hujan di Kepri dengan intensitas ringan, sedang hingga lebat. Faktor penyebabnya, banyak pertumbuhan awan-awan konvektif yang mengandung hujan. Suhu muka laut di sekitar laut natuna atau lau cina selatan yang masih hanggat (faktor regional yang mempengaruhi cuaca di Kepri).

“Sehingga penguapan cukup tinggi, ditambah faktor global sekarang musim monsoon (muson,red) asia. Angin dari timur atau dari daratan Asia bergerak ke selatan ke Benua Australia yang melewati Indonesia banyak membawa uap air berupa awan. Kalau sudah masuk musim ini, biasaya di Indonesia masuk musim hujan,” jelas Bhakti.

Sedangkan untuk wilayah Kepri dan sekitar Tanjungpinang, lanjut Bhakti, cuacanya cukup dinamis karena Kepri wilayah maritim (kepulaun) sifat hujannya yang konvektif berakibat banyaknya terjadi hujan lokal dengan luasan relatif 20-50 km. “Hujan tersebut dari awan musim moosoon asiadengan intensias ringan sampai sedang atau bahkan lebat dengan waktu yang tidak berlangsung lama,” ujarnya kembali.

Tingginya intensitas hujan dalam beberapa waktu terakhir, masyarakat diimbau agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap dampak bencana yang dapat ditimbulkan seperti banjir, tanah longsor, pohon tumbang, dan jalan licin.

Selain itu bagi pengguna dan operator jasa transportasi laut, nelayan, dan masyarakat yang berlibur ke wilayah pesisir diimbau mewaspadai potensi gelombang laut tinggi.

“Arah angin yang bertiup dari Timur Laut cukup memicu terjadinya gelombang tinggi. Kami imbau jika cuaca buruk lebih menunda keberangkatan bagi operator laut. Hal ini menjadi bagian dari pengutamaan keselamatan dan kepada penumpang juga harus bersabar jika memang cuaca tak memungkinkan,” pungkasnya. (aya)

BP Batam Akan Bentuk Biro Pariwisata

0

batampos.co.id – Setelah menyusun tiga agenda pariwisata dalam waktu yang cukup singkat, Badan Pengusahaan (BP) Batam akan melakukan reorganisasi. Target mereka adalah membentuk biro pariwisata yang bertugas menyusun kalender event pariwisata dan merumuskannya bersama dengan pemerintah kota (Pemko) Batam dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri.

“Untuk biro pariwisata, tentu akan perlu reorganisasi. Prosesnya harus ada ke Dewan Kawasan (DK), lalu ke Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan juga Kemenpan-RB,” ungkap Kepala BP Batam, Lukita Dinarsyah Tuwo, Jumat (15/12) di Gedung BP Batam.

Prosesnya akan cukup panjang dan kelihatannya belum akan terealisasi pada tahun depan. Namun Menpan-RB, Asman Abnur sudah menyetujui niat BP Batam ini.

“Karena tak bisa masuk anggaran tahun depan, Januari 2018 sudah tinggal dua minggu lagi. Kami masih harus sampaikan proposal ke mereka,” jelasnya.

Tapi Lukita meyakinkan kepada masyarakat bahwa pihaknya sudah siap untuk mengembangkan pariwisata di Batam. Salah satu agenda yang akan segera dinikmati masyarakat adalah BP Batam International Culture Carnival 2017 yang akan digelar di Nagoya, hari ini (16/12) sejak pukul 12.00 WIB.

“Agenda ini dalam rangka merayakan hari jadi kota Batam ke-188 dan supaya menarik animo wisatawan ke Batam,” jelasnya lagi.

Sebelum itu, BP Batam juga telah mengundang sejumlah investor yang sudah ada di Batam dan juga investor yang berminat untuk mengembangkan bandara dan pelabuhan.

“Kami juga undang ivnestor supaya nyaman ke Batam. Dahulu potensi pariwisata belum dimaksimalkan, tapi sekarang gerak dinamika ekonomi sudah mulai dan saya harap bisa maju dan semakin maju,” ungkapnya.

Dengan rangkaian kegiatan pariwisata yang digelar oleh BP Batam ini, Lukita berharap manfaatnya dapat dinikmati bukan hanya segelintir orang saja tapi juga oleh masyarakat.

“Taksi, souvenir, cenderamata pasti akan menikmatinya,” tegasnya.

Hal yang sudah pasti dari festival budaya ini akan menjadi agenda tahunan. Bahkan BP Batam sudah sudah merumuskan agenda pariwisata setiap bulannya.

“Belum lagi dari Pemko dan Pemprov. Kami berencana akan bertemu untuk susun agenda bersama,” pungkasnya.(leo)

10 Santriwati SMA Hidayatullah Khatam Al-Quran

0

batampos.co.id – Lantunan ayat Al-quran terdengar menyejukkan di ruang serbaguna Yayasan Hidayatullah Batam di Tanjunguncang, Jumat (15/12). Suara itu berasal dari salah seorang santriwati SMA Hidayatullah Batam yang sedang menghafal Al-Quran.

Santriwati itu bernama Syariffah Aini, 16, dengan suara merdunya bersama sembilan santriwati lainnya mengikuti khatam dan imtihan (ujian) 30 juz Al-Quran. Muhammad Yahya, guru tahfiz SMA Hidayatullah Batam mengatakan kegiatan ini diiukuti oleh 10 santriwati yang telah menyelesaikan hafalan Al-qurannya sebanyak 30 juz.

“Ini khataman pertama untuk siswa SMA Hidayatullah,” ujar Yahya usai kegiatan.

Acara yang dimulai pukul 8.00 WIB berlangsung meriah. Para wali murid hadir menyaksikan acara khataman al-Qur’an tersebut. Semua dewan guru serta santri pun ikut menyakksikan acara yang mulia itu. Rasa haru bercampur gembira terlihat di raut wajah para tamu yang menyaksikan anak-anaknya yang khamat kita Suci ummat Islam tersebut.

“D usia yang masih sangat muda, mereka mampu menghafal dengan baik. Itu tidak mudah, apalagi zaman seperti sekarang. Sangat bangga dan terharu,” katanya.

Yahya bercerita, hampir seluruh santrinya yang sederajat SMA, hafalan mereka telah mencapai sepuluh juz. Metode yang digunakan dilakukan dengan menghafal ayat per ayat. “Mereka ditargetkan untuk menghafal satu hari satu halaman,” ucap Yahya.

Ia mengatakan menghafal Al-Quran bukan pekerjaan mudah. Jika tidak pandai memanfaatkan waktu maka hafal Al-Quran hanya akan menjadi keinginan belaka. Akrab dengan Al-Quran adalah salah satu cara yang paling ampuh bila kita bertekad untuk menghafal al-quran.

“Selain itu hafal Al-Quran harus tahu waktu-waktu yang pas. Nah, biasanya saya suruh menghafal selepas salat Tahajud dan salat Subuh,” katanya.

Waktu yang dibutuhkan pun juga panjang. Yahya memberikan waktu sekitar tiga jam untuk menghafal Al-Quran. “Setelah tiga jam menghafal mereka diberi waktu istirahat. Dan itu berlaku setiap hari,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Hidayatullah Batam Tanjunguncang, Jamaluddin Nur, mengatakan bahwa santriwati yang sudah khatam itu dapat dijadikan contoh bagi santri-santri lain di lingkungan sekolah tersebut. “Saya selaku ketua yayasan sangat bangga dengan prestasi mereka ini, maka dapat dijadikan contoh bagi yang lain,” katanya. (cr19)

Bayi Berusia Dua Bulan Ditelantarkan Orang Tuanya

0
ilustrasi

batampos.co.id – Saminem, 40, warga Pelita VII Blok C nomor 5 mendatangi Mapolresta Barelang pada Kamis (14/12) lalu. Ia mendatangi Polresta Barelang untuk menyerahkan seorang bayi berusia 2 bulan yang ditelantarkan oleh ibu kandungnya sendiri.

Menurut Saminem, awalnya ibu bayi yang diketahui bernama Berlian alias Luna, 25 mendatanginya saat bayi itu berusia 15 hari. Pada saat itu, Luna mengatakan kepada Saminem untuk pergi sebentar karena ada urusan yang harus diselesaikannya.

“Saya tunggu hari itu dia tidak pulang-pulang lagi ke tempat saya. Sampai sekarang sudah dua bulan,” ujarnya.

Beberapa kali, Saminem berusaha mencari orang tua bayi yang diberi nama Rafa Ardian tersebut dengan menghubungi nomor telepon bayi tersebut. Namun, usaha pencariannya tidak berhasil sehingga ia menyerahkan bayi itu ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Barelang.

“Nomornya saya telepon sudah gak aktif lagi. Dari pada kenapa-napa, makanya saya bawa ke polisiiii,” tuturnya.

Kanit PPA Polresta Barelang Iptu Drefani Diah Yunita menjelaskan bahwa Saminem dan Luna sudah saling kenal. Awalnya, perkenalan mereka berawal dari Luna yang sering datang ke rumah Saminem untuk minta diurut.

“Kenalnya mereka ini karena ibu bayi ini sering urut sama ibu Saminem ini. Karena sudah langganan urut, makanya mereka saling percaya,” tuturnya.

Dijelaskan Drefani, Saminem takut terjadi sesuatu yang tidak diinginkan terhadap bayi tersebut dan dituntut oleh orang tua bayi. Maka itu, dia memilih untuk menyerahkan bayi itu kepada polisi dan meminta bantu untuk mencarikan orang tua Rafa.

“Dia tidak berani jagain anak itu dan tidak punya biaya juga untuk merawat bayi itu. Makanya dia meminta bantuan dan menyerahkan kepada kami,” tuturnya.

Hingga Jumat (15/12) sore kemarin, penyidik Unit PPA Polresta Barelang masih berusaha melakukan pencarian terhadap orang tua bayi itu. Sementara itu, penyidik juga belum mengetahui siapa ayah kandung dari bayi tersebut.

“Bayi itu sudah kita serahkan ke Dinsos. Kemudian dari Dinsos, sudah menyerahkan bayi itu ke Yayasan Budi Kemuliaan. Kita akan bantu cari ibunya. Dan Yayasan juga berusaha mencari ibunya dengan pasang iklan,” imbuhnya. (cr1)

Yang Sudah Pernah Berhaji Jangan Daftar Lagi, Imbau Pak Menag

0
ilustrasi

batampos.co.id – Kementerian Agama (Kemenag) mengatur larangan mendaftar haji bagi yang pernah berhaji dalam sepuluh tahun terahir. Namun ternyata masih ada yang nekat mendaftar meski pernah berhaji. Data Kemenag menyebutkan ada 2.702 orang yang ditolak pendaftaran hajinya karena sudah pernah berhaji dalam rentang sepuluh tahun terakhir.

Menag Lukman Hakim Saifuddin mengimbau supaya masyarakat mematuhi larangan itu dan memberikan kesempatan kepada masyarakat lainnya.

’’Untuk kesekian kalinya saya mengimbau betul dengan sedalam-dalamnya,’’ katanya di kantor Kementerian Kominfo, Jumat (15/12).

Dia menuturkan alasan pembatasan atau larangan itu supaya jamaah yang sudah pernah berhaji dalam sepuluh tahun terakhir, memberikan kesempatan kepada masyarakat lain. Khususnya kepada masyarakat yang belum pernah berhaji. Alasan Kemenag mengeluarkan kebijakan ini adalah animo berhaji terus menanjak, sedangkan kuotanya terbatas.

Lukman menuturkan di dalam aturan agama Islam, haji yang pertama bagi mereka yang sudah mampu secara finansial maupun kesehatan adalah wajib. Sedangkan bagi yang sudah pernah berhaji, maka haji yang berikutnya itu hukumnya sunnah.

“Di ajaran agama itu yang sunnah tidak bisa mengalahkan yang wajib. Yang wajib harus didahulukan,” jelasnya.

Kepala Subdirektorat Pendaftaran dan Pembatalan Haji Reguler Kemenag Noer Alya Fitra menuturkan, sejak 18 April 2016 tercatat ada 2.702 pendaftaran haji yang tertolak oleh sistem komputerisasi haji terpadu (Siskohat) Kemenag. Alasannya adalah yang bersangkutan terdeteksi sudah pernah berhaji dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir.

“Yang coba-coba mendaftar kemudian terbaca oleh sistem, langsung tertolak otomatis,” tuturnya.

Di dalam Siskohat Kemenag sudah ada rekam data seluruh jamaah yang pernah berhaji. Ketika ada yang melakukan pendaftaran baru, maka sistem di Siskohat akan melakukan pencocokan dengan data-data yang telah tersimpan. Nafit menegaskan melalui basis data yang terkumpul, sistem bisa membandingkan data pendaftar baru dengan data sebelumnya. (wan/jpg)

Peringati Hari Jadi ke-188 Batam, Ziarah Zuriat Makam Nong Isa

0

batampos.co.id – Silat Pedang Sundang menyambut kedatangan Wali Kota Batam Muhammad Rudi, Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad, beserta anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) dalam acara Ziarah Zuriat Makam Nong Isa di Nongsa, Jumat (18/12).

Ziarah Zuriat Makam Nong Isa untuk memperingati Hari Jadi Batam (HJB) ke-188. Acara yang dilangsungkan di Masjid At Taqwa, Kampung Pantai, Nongsa diawali dengan pembacaan Tahlil dan do’a arwah yang dipimpin Abdul Wahab Madiun.

Usai pembacaan tahlil dan do’a arwah dilanjutkan pembacaan sinopsis sejarah Raja Isa. Dijelaskan Raja Isa Ibni Raja Ali Marhum Pulau Bayan yang Dipertuan Muda V (Nong Isa) adalah putra dari Raja Ali Marhum Pulau Bayan yang Dipertuan Muda V, mempunyai dua orang istri, salah satunya Raja Wok Ibni Raja Abdullah.

Dari kedua istri tersebut dianugerahi empat orang putra diberi nama Raja Yakub, Raja Idris, Raja Daud yang bermastautin di Hulu Sungai Nongsa dan Raja Husen yang berhijrah dan Mangkat ke Pulau Penyengat.

Dalam literatur sejarah, Raja Isa Ibni Raja Ali Marhum Pulau Bayan yang Dipertuan Muda V memegang perintah atas Nongsa dan Rantaunya selama lima tahun yang dikeluarkan oleh Komisaris General sekaligus Residen Riau atas nama Sultan Abdul Rahman Syah (1812-1832) dan yang Dipertuan Muda Riau VI Raja Jakfar (1808-1832) pada tanggal 22 Jumadil Akhir 1245 H bertepatan dengan hari Jumat, 18 Desember 1829 M.

Adapun Raja Isa Ibni Raja Ali Marhum Pulau Bayan Yang Dipertuan Muda V Mangkat di hulu Sungai Nongsa pada tahun 1831 M.

Tata naskah asli terhadap perintah kepada Raja Isa Ibni Raja Ali Marhum Pulau Bayan yang Dipertuan Muda V berada di Museum Nasional Jakarta. Berdasarkan literatur sejarah dan peraturan daerah Kota Batam Nomor 4 Tahun 2009, tonggak kepemerintahan Raja Isa Ibni Raja Ali Marhum Pulau Bayan yang dipertuan Muda V ditetapkan sebagai Hari Jadi Batam.

Ketua Perhimpunan Zuriat Raja Riau Lingga Kota Batam Raja Gani menyampaikan ucapan terimakasih kepada Pemerintah Kota (Pemko) Batam beserta jajaran OPD yang setia setiap tahunnya memberikan bantuan untuk perhelatan ziarah zuriat makam Nong Isa. Harapannya kegiatan ini dapat berjalan dengan baik dan lancar setiap tahunnya.

“Kepada masyarakat Nongsa Pantai, kekerabatan zuriat Riau Lingga saya ucapkan terimakasih. Semoga kita diberi kesehatan dan umur yang panjang, sehingga ke depan kita dapat terus melaksanakan kegiatan ini,” sebutnya singkat.

Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad dalam sambutanya mengatakan, melalui sinopsis dapat diketahui bagaimana tapak sejarah kenegrian Melayu khususnya di Kota Batam. Wawako mengajak momentum memperingati HJB ini dapat dijadikan sebagai titik balik untuk mendalami nilai sejarah yang telah terjadi.

Menurutnya ada beberapa pilihan untuk dijadikan sebagai Hari Jadi Batam sebelum diputuskan pada kepemimpinan Raja Isa Tahun 1829.

“Ada empat alternatif, Raja Ali Kelana yang mulai membangun industri, masuknya Otorita Batam sebelum akhirnya diputuskan Raja Isa Ibni Raja Ali Haji. Karena itu, perlu kita mengenang kembali perjalanan beliau hingga hari ini. Karena kita sampai kepada titik ini karena perjuangan beliau,” tuturnya.

Ia bersama Wali Kota terus tumbuhkan semangat bersama sejak dilantik 1 tahun 9 bulan sehari diamanahkan membangun Batam. Apa yang dilakukan semata-mata untuk masyarakat Batam. Tahun 2017, menurutnya sangat berat karena pertumbuhan ekonomi Batam menurun.

Namun, lanjutny, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution telah berjanji dalam waktu dua tahun akan transformasi dari Free Trade Zone (FTZ) menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

“Salah satu langkah yang diambil Pemko Batam akan menumbuhkan kepariwisataan di Kota Batam. Jadi siapkan Pulau Putri dan pantai-pantai di sekitar. Insya Aliah masyarakat Nongsa ekonomi lebih baik dan tumbuh. Pak Wali dan segenap jajaran Pemko Batam mohon doa agar di tahun 2018 Batam tumbuh lebih baik dan kami akan terus membenahi kota tercinta,” ungkapnya.

Adapun makna Hari Jadi Batam ke-188 “Dengan semangat HJB ke-188 kita wujudkan pemerintahan yang mengayomi dalam menata kota demi mewujudkan Kota Batam sebagai bumi Melayu yang maju dan bermartabat”.

Memaknai HJB ke-188, Wawako mengungkapkan bahwa Pemko Batam terus melakukan hal-hal yang bersentuhan dengan sosial kemasyarakatan. Pemko Batam terus melakukan pembangunan infrastuktur jalan hingga 2018 dan di tiap kelurahan dianggarkan Rp 1,1 miliar untuk infrastruktur lingkungan.

“Keinginan Pemko bagaimana persoalan masyarakat dapat diselesaikan. Saya, Pak, Wali dan Sekda komit untuk itu dan salah satunya dengan menggabungkan pelayanan perizinan di Mal Pelayanan Publik di gedung SPC sebanyak 416 izin dari 30 lembaga dan instansi, termasuk 5 perbankan,” sebutnya.

Sementara Wali Kota Batam Muhammad Rudi mengatakan ziarah makam zuriat Nong Isa ini merupakan agenda rutin yang dilakukan setiap tahunnya dalam rangka HJB. Ia menyebutkan budaya Melayu akan terus dijaga dan dijalankan. Anggapannya Melayu bisa mengayomi semua sehingga persatuan dan kesatuan terjaga. Sebagai contoh untuk melestarikan budaya Melayu adalah pemberian nama Flyover Simpang Jam.

“Saya juga meminta masukan dari LAM untuk memberikan nama pada FlyOver Simpang Jam. Saya mengusulkan Laluan Madani, namun saya tetap meminta masukan. Kemudian hiasan ornamen di flyover bernuansa Melayu, begitu juga dengan pemberian nama jalan-jalan di Kota Batam,” terangnya.

Usai pemasangan pin dari zuriat Nong Isa kepada Wali Kota, Wakil Wali Kota, Sekda dan, anggota FKPD dilanjutkan dengan pemotongan pulut kuning oleh Wali Kota dan diserahkan kepada Ketua Perhimpunan Zuriat Raja Riau Lingga Kota Batam Raja Gani. Kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti penetapan Hari Jadi Batam oleh Wali Kota Batam.

Selanjutnya, rombongan melakukan ziarah ke makam Zuriat Nong Isa, melakukan siram nisan dan tabur bunga. Usai ziarah dilanjutkan makan bersama dan shalat Jumat di Masjid At-Taqwa Nongsa Pantai.(mta)

Vinny Meliati, Si Cantik Geluti Bisnis Online Shop

0

batampos.co.id – Teknologi informasi yang kian maju, rupanya berdampak banyak pada sebagian orang yang mau mendapatkan penghasilan lebih. Mengandalkan media sosial, semua orang bisa mempromosikan produk-produknya hingga tersebar ke seluruh penjuru wilayah.

Sama seperti, Vinny Meliati. Gadis kelahiran Jakarta, 18 November 1999 silam ini mulai menekuni bisnis online shop (olshop) ini setahun belakangan. Tepatnya saat masih bersekolah di SMK Batam Business School.

“Awalnya cuma buat mengisi waktu luang, biar ada kesibukan aja. Selagi kesibukan itu menghasilkan keuntungan, kenapa enggak kan,” kata Vinny, Kamis (14/12).

Ide olshop sendiri sebenarnya bisa dibilang bukan dari rencana. Kalau biasanya orang menekuni bisnis berawal dari hobi, Vinny justru mengaku tidak pernah belanja online.

“Karena bisnisnya tidak butuh modal yang besar dan cukup mudah dilakukan akhirnya saya tertarik bisnis online ini,” ujar Alumni SMK BBS ini.

Gadis dengan tinggi 170 centimeter ini menjelaskan modal awal berasal dari uang jajan sewaktu sekolah.

“Lalu hasilnya, ditabung dan dipakai untuk jajan kembali,” ucapnya sembari tertawa.

Karena sekarang ini sudah lebih berkomitmen mengembangkan bisnisnya, Vinny mengaku hasilnya digunakan untuk modal yang lebih besar.

“Sisanya untuk nabung masuk kuliah lagi,” kata perempuan yang sehari-harinya sibuk membantu usaha dagang orangtuanya.

Vinny sengaja membuat akun baru di Instagramnya @fuentes_shopp, mulai dari tas, topi, baju dan jaket jadi barang yang hangat untuk dijual.

“Sebulan keuntungannya bisa sampai Rp 1,5 Juta jika ramai pembelinya, tentu cukup banyak mengingat kita tidak butuh modal banyak,” ungkap Vinny.

Meski hasil olshop cukup menggiurkan, Vinny mengaku masih ingin bekerja.

“Rencana sih mau melamar kerja di salah satu Bank Swasta. Kalau udah kerja tentu saja bisnis olshop tetap jalan. Karena bisnis ini kerjanya sangat santai, jadi pasti masih bisa berjalan kalau saya kerja di tempat lain,” tutupnya. (cr18)

Impor Melonjak, Surplus Menipis

0

batampos.co.id – Lonjakan impor selama November membuat surplus perdagangan menjadi lebih tipis. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat surplus perdagangan pada November sebesar 130 juta dolar AS, lebih kecil jika dibandingkan dengan Oktober yang mencapai 900 juta dolar AS.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto menuturkan, ekspor sepanjang November senilai 15,28 miliar dolar AS dan impor 15,15 miliar dolar AS. Nilai impor tersebut merupakan yang terbesar sejak Oktober 2014 silam.

”Impor terjadi untuk barang konsumsi. Bisa dipahami, sudah persiapan Natal dan liburan. Tapi, barang modal serta bahan baku juga tinggi sekali. Kami harapkan meningkatkan perekonomian domestik,” tuturnya di kantornya, Jumat (15/12).

Sepanjang Januari hingga November, surplus perdagagan mencapai 12,02 miliar dolar AS. Nilai surplus tersebut lebih tinggi daripada periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya 8,48 miliar dolar AS.

”Secara keseluruhan, capaian tersebut jauh lebih bagus bila dibandingkan dengan empat tahun sebelumnya. Kalau menurut negara, kita alami defisit dengan Tiongkok, Thailand, dan Australia, tapi surplus dengan India, Amerika Serikat, dan Belanda,” lanjut pria yang akrab disapa Kecuk itu.

Suhariyanto menguraikan, dari sisi ekspor, terjadi kenaikan tipis sebesar 0,26 persen jika dibandingkan dengan Oktober. Bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, ekspor juga naik 13,18 persen. Secara kumulatif, nilai ekspor Indonesia dari Januari hingga November mencapai 153,90 miliar dolar AS atau meningkat 17,16 persen daripada periode yang sama tahun sebelumnya.

Meski begitu, Suhariyanto mengakui, kenaikan nilai ekspor memang cukup kecil. Padahal, kenaikan ekspor dari September ke Oktober sebesar 19,5 persen. Dia melanjutkan, pemicunya adalah menurunnya ekspor komoditas tambang.

Sebaliknya, kinerja impor justru mengalami lonjakan. Nilai impor mencapai 15,15 miliar dolar AS atau naik 6,42 persen daripada Oktober 2017. Begitu juga jika dibandingkan dengan November tahun lalu, terjadi kenaikan 19,62 persen.

Dilihat dari penggunaan barang, secara month-to-month (mtm), seluruh kelompok barang meningkat. Impor barang konsumsi naik 8,22 persen, impor bahan penolong/baku naik 3,32 persen, dan impor barang modal melonjak tinggi sebesar 20,65 persen. Secara kumulatif, total impor selama Januari sampai November 2017 mencapai 141,88 miliar dolar AS atau naik 15,47 persen terhadap periode sama pada 2016.

ilustrasi

Ekonom Institute for Development of Economic and Finance (Indef) Bhima Yudhistira berpendapat, turunnya surplus perdagangan disebabkan kinerja ekspor yang menurun. Ekspor migas anjlok dan ekspor nonmigas di beberapa produk seperti karet juga mengalami penurunan sebesar 7,4 persen (mtm).

Kemudian, bijih besi anjlok 28,5 persen dan mesin jeblok 2,9 persen. ”Jadi, penopangnya cuma dari kenaikan ekspor minyak sawit 8 persen,” ujarnya kemarin.

Dari nilai impor, terjadi lonjakan besar di impor barang konsumsi dan barang modal. Barang modal berkaitan dengan proyek infrastruktur. Sementara itu, kenaikan impor barang konsumsi dipicu faktor musiman naiknya permintaan jelang Natal dan tahun baru.

Faktor naiknya e-commerce juga mendorong impor barang konsumsi. ”Secara umum, turunnya surplus ini menandakan pemulihan permintaan global, khususnya Tiongkok yang berada di bawah ekspektasi,” katanya. (ken/c25/sof/jpg)

Pemilu 2019 Diikuti 196,5 Juta Pemilih

0

batampos.co.id – Pemerintah menyerahkan daftar penduduk potensial pemilih pemilu (DP4) kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jumat (15/12). DP4 tersebut menjadi basis data bagi penyelenggara pemilu dalam menyiapkan daftar pemilih tetap (DPT) yang akan digunakan untuk pelaksanaan Pemilu 2019.

Dirjen Dukcapil Kemendagri Zudan Arif Fakrulloh mengatakan, jumlah penduduk potensial pemilih dalam Pemilu 2019 mencapai 196,5 juta jiwa. Dari jumlah tersebut, sekitar 7 juta penduduk akan berusia 17 tahun pada Desember 2017 sampai April 2019.

”Sekarang mereka belum 17 tahun, tapi kami menghitungnya sampai umur ketika pelaksanaan pemilu legislatif dan pemilu presiden,” ujarnya setelah penyerahan DP4 di Hotel Borobudur, Jakarta.

Dari jumlah tersebut, Kemendagri mengakui bahwa belum semuanya klir secara administrasi kependudukan. Misalnya dari aspek kegandaan. Masih ada sekitar 2 juta pemilih yang memiliki identitas ganda. Jumlah tersebut berasal dari warisan terdahulu yang masih membuka peluang penduduk untuk melakukan perekaman data KTP di beberapa tempat.

”Masyarakat ternyata ada yang rekam di sini nggak dapat, mereka rekam di tempat lain,” imbuhnya.

Terkait dengan hal tersebut, dia mengimbau masyarakat untuk segera mendatangi kantor dispendukcapil kabupaten/kota. Di situ, masyarakat perlu memilih alamat yang digunakan sehingga bisa menjadi tempat untuk melakukan pencoblosan.

Selain data ganda, menurut Zudan, perekaman e-KTP berpotensi menjadi persoalan. Sebab, saat ini masih ada sekitar 6 juta orang wajib e-KTP yang belum melakukan perekaman. Itu masih ditambah dengan 7 juta remaja yang akan memasuki usia 17 tahun dalam beberapa bulan mendatang dan belum melakukan perekaman.

Karena itu, sejumlah upaya percepatan terus dilakukan pemerintah terkait dengan e-KTP. Mulai jemput bola, buka pelayanan di hari libur, hingga pengadaan blangko dalam jumlah besar. Khusus untuk remaja yang baru memasuki usia 17 tahun di awal 2019, pihak dukcapil bahkan memperbolehkan mereka melakukan perekaman e-KTP di umur 16 tahun. ”Kami beri kemudahan,” imbuhnya.

Ketua KPU Arief Budiman mengatakan, DP4 yang diterima jajarannya akan dianalisis. Kemudian, akan dilakukan pencocokan dan penelitian (coklit) di lapangan. Hal itu diperlukan untuk memperbarui data kematian, perubahan status dengan menjadi anggota TNI-Polri, dan sebagainya. ”DP4 ini datanya bisa berubah sampai proses sinkronisasi dan coklit,” ujarnya.

Terkait dengan masih adanya data ganda dan tunggakan perekaman e-KTP, pihaknya menyerahkan urusan tersebut kepada pemerintah. Sebab, hal itu berada di luar kewenangannya. Namun, dia berharap pemerintah bisa bekerja cepat sehingga potensi persoalan dapat ditekan semaksimalnya.

Wakil Menteri Luar Negeri Abdurrahman Mohammad Fachir menambahkan, pihaknya juga terus memperbarui data warga negara Indonesia (WNI) yang berada di luar negeri. Saat ini Kemenlu tengah menyelesaikan pengintegrasian data WNI bersama pihak imigrasi dan BNP2TKI. (far/c11/fat)

RSUP Hadirkan Layanan Spesialis Kedokteran Jiwa

0
Dokter Spesialis jiwa/psikater dr Fitta Deskawati memberikan layanan konsultasi pasien yang mengeluhkan gejala depresi di RSUD Provinsi Kepri. F. Choky Nainggolan/Batam Pos.

batampos.co.id – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Provinsi Kepri di Tanjungpinang, kembali menghadirkan layanan spesialis kedokteran jiwa. Ini bertujuan untuk mencegah terjadinya bahaya depresi sejak dini yang dialami, sehingga mengakibatkan gangguan kejiwaan kronis.

“Kami siap melayani rawat jalan dan rawat bersama bagi siapapun yang ingin melakukan konsultasi untuk memeriksakan kondisi kejiwaannya saat ini,” ujar dokter spesialis kedokteran jiwa/Psikiater, Dr Fitta Deskawaty, Kamis (14/12).

Menurutnya, gangguan kejiwaan itu merupakan penyakit yang bisa menyerang siapapun. Sehingga harus mulai dicegah sejak dini.

“Gejala gangguan jiwa itu awalnya dimulai dari tahapan depresi ringan yang dialami akibat suatu permasalahan di kehidupan sehari-hari. Sehingga menjadi beban pikiran yang terus berkelanjutan hingga ke tahap depresi sedang dan mengarah ke depresi berat atau gangguan jiwa akut,” jelasnya.

Untuk itu, lanjutnya perlu dilakukan upaya pemeriksaan kondisi kejiwaan sejak dini, sehingga dapat diketahui apakah sedang mengalami depresi atau tidak. “Setiap orang selalu berpikir kalau yang datang ke sini (RSUP, red) untuk periksa di Poli Kejiwaan pasti yang sudah gila, padahal tidak. Orang yang masih normal juga bisa datang kesini untuk periksa keadaannya seperti apa.

Sehingga nantinya bila sudah terdeteksi mengalami depresi, bisa dicegah dan tidak berlanjut ke tahap gangguan jiwa kronis,” sebutnya.

Fitta menyebutkan dalam penyembuhan gejala depresi, tentu sangat dibutuhkan peran keluarga. Baik itu depresi ringan, sedang, maupun berat.

“Dalam penyembuhan ada beberapa teknis yang kami persiapkan. Mulai dari ruangan yang sudah tertata aman dan nyaman, cara menenangkan pasien, pemberian obat secara rutin, serta melakukan kontrol rawat jalan setiap hari,” terangnya.

Ia juga mengimbau bagi masyarakat apabila memiliki gejala depresi diharapkan secepat mungkin diperiksa ke spesialis dokter kejiwaaan. Hal ini untuk mencegah terjadinya gangguan jiwa yang berujung kronis.

“Mudah-mudahan dengan layanan baru dokter kejiwaan ini dapat memberi manfaat besar bagi masyarakat. Terutama dalam mengurangi penderita gangguan jiwa di Kepri,” imbuhnya. (cr20)