Jumat, 1 Mei 2026
Beranda blog Halaman 12839

Menpar: Batam Beruntung Memiliki Budaya Melayu

0
Para penari dari sanggar se-Kota Batam menari membawakan kolaborasi tarian melayu pada pembukaan Kenduri Seni Melayu di Dataran Engku Putri Batamcenter, Jumat (17/11/2017). F Cecep Mulyana/Batam Pos

Kenduri Seni Melayu (KSM), 17-19 November, di Dataran Engku Putri, Batam Center, sukses besar. Selama dua hari saja, kawasannya tak pernah sepi didatangi wisatawan.

Total, sudah ada 5.000 orang yang datang menyaksikan Kenduri Seni Melayu. Mereka berbaur menjadi satu untuk meriahkan festival yang dihadiri Walikota Batam Muhammad Rudi itu.

“Kami sangat serius mempersiapkan event KSM ini. Semua kita libatkan sehingga hasilnya maksimal, “ kata Walikota Batam Muhammad Rudi, Sabtu (18/11).

Soal ini, Walikota Rudi tak asal bicara. Semua kemasan acaranya diset spektakuler. Standarnya mengacu pada ukuran global. Tata panggung serta sound systemnya setara dengan konser-konser besar. Sangat ciamik. Para seniman dari manca negara sampai dibuat memukau saat tampil di Dataran Engku Putri, Batam Center.

“Terimakasih kepada Kementerian Pariwisata yang terus mendukung event event budaya di Kota Batam. Hasilnya bisa kita saksikan di KSM ini. Evennya wow. Malaysia, Singapura, Thailand, Vietnam, Brunei Darusalam, serta Belanda sampai terpukau dibuatnya,” kata Rudi.

Profesor Jan Van Der Putten dari Universitas Hamburg sampai angkat topi terhadap gelaran KSM tersebut. Menurutnya seni budaya Melayu menawarkan hal yang unik serta tidak dimiliki daerah lain di Indonesia.

“Tariannya dinamis dan selalu bergerak. Musiknya rancak, menawarkan sensasi yang berbeda. Tidak seperti tari dan musik di Jawa atau Bali, ini lebih hidup. Wisatawan Eropa pasti senang,” kata profesor yang fasih berbahasa Indonesia tersebut.

Hal senada juga diucapkan Kadispar Provinsi Kepulauan Riau Buralimar. Menurutnya kekuatan seni budaya Melayu di Batam punya potensi yang luar biasa. Nuansanya sangat disuka wisman.

“Kami punya komitmen kuat untuk terus mengembangkan seni budaya Melayu. Ini sudah menjadi salah satu modal pariwisata Kepri, khususnya Kota Batam,” kata Buralimar yang didampingi Kadispar Kota Batam Pebrialin.

Arahnya pun akan terus diset ke level yang lebih tinggi lagi. Kemasannya pun akan dibuat lebih wow. “Tahun ini kita buatkan even kuliner melayu sehingga konsep hari raya seni budaya Melayu semakin kuat. Ke depannya kita perkuat lagi. Kita akan tambah peserta mancanegaranya serta kita tambah konten event lainnya,” terang Buralimar yang diamini Pebrialin.

Menteri Pariwisata Arief Yahya sangat mengapresiasi even tersebut. Menpar pun tak ragu memuji, budaya dan alam Kota Batam yang sangat berkelas. “Batam beruntung memiliki budaya Melayu. Itu yang harus kita lestarikan,” ucapnya.

Pesannya hanya satu. Dia ingin, ke depannya Kenduri Seni Melayu di Batam tadi bisa mendatangkan commercial value. Manfaat ekonomi yang besar bagi masyarakat dan Kota Batam.

“Ke depan harus didukung commercial value-nya. Kalau commercial value-nya kuat, kekayaan budaya itu akan menghasilkan economic value yang kuat. Ingat, budaya itu semakin dilestarikan semakin menyejahterakan,” jelas mantan peraih Marketeer of The Year 2013 versi MarkPlus itu. (*)

Konser Angklung Raksasa di Gedung Sate, Bandung, Hadirkan 6 Ribu Pemain Angklung

0
ilustrasi

Saung Angklung Udjo dan Keluarga Besar Bumi Siliwangi, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) ambil bagian dalam perhelatan esta angklung di Kantor Gubernur Jawa Barat, Gedung Sate, Bandung (19/11).

6000 pemain angklung siap merayakan hari jadi angklung sejagat tersebut. Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Esthy Reko Astuti menjelaskan, angklung harus dimainkan lebih dari satu orang, karena satu angklung memiliki satu nada.

Bila masing-masing memegang angklung, ketika konduktor memberi aba-aba untuk membunyikan berbarengan, maka alunan musik angklung semakin merdu.

“Artinya ketika kita bersatu padu dan bersama maka akan tercapai cita-cita bersama, ini makna yang dalam di acara ini,” ungkap Esthy didampingi Kabid Promosi Wisata Budaya Kemenpar, Wawan Gunawan di Jakarta, (18/11).

Angklung sebagai instrumen musik legendaris di Indonesia bisa menjadi simbol persatuan dan kesatuan. Nantinya, peserta Angklung Day’s lebih dari 150 sekolah. Mulai dari TK hingga SMA di Jawa Barat akan bermain alat musik khas masyarakat Sunda itu. “Total target peserta sekitar 6000 berpartisipasi dalam acara tersebut,”ujar Esthy.

Sejak badan budaya PBB UNESCO menetapkan angklung sebagai warisan budaya asli dari Indonesia, Angklung perlu dilestarikan dan diimplementasikan. Dengan cara dengan menjaga, memelihara, melestarikan dan meregenerasikan angklung ke seantero nusantara.

“Melalui acara Angklung’s Day 2017, dapat membuat seluruh para peserta selalu mengingat budaya leluhur dan tetap menjaga kelestariannya,” ucapnya. Mengenai atraksi angklung, Wawan Gunawan menceritakan kisah mengenai alat musik dari dari bambu ini. “Dulu, angklung memegang bagian penting dari aktivitas upacara tertentu, khususnya pada musim panen,” urainya.

Suara angklung dipercaya akan mengundang perhatian Dewi Sri (Nyi Sri Pohaci) . Sang Dewi dipercaya membawa kesuburan terhadap tanaman padi para petani dan akan memberikan kebahagian serta kesejahteraan bagi umat manusia.

Terpisah, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung, Kenny Dewi Kaniasari mengatakan, tema besar dalam pesta angklumg tahun ini adalah: “Karya Nyata Pemersatu Bangsa”. Kenny juga minta semua masyarakat diminta untuk membantu melestarikan alat musik tradisional khas Jawa Barat ini

“Angklung’s Day 2017 digelar memperingati hari angklung dunia dari UNESCO pada 16 November 2010 sebagai salah satu warisan budaya dunia bukan benda. Ini menjadi acara ketujuh kali dan akan diselenggarakan Kabumi UPI semenjak tahun 2010,” ujar Kenny.

Dengan mengajak para siswa sebagai peserta, Kenny berharap anak-anak muda dapat mengenal budaya bangsa. Kemudian anak-anak muda dapat melestarikan budaya itu sehingga tak hilang digerus zaman. “Dulu, angklung memegang bagian penting dari aktivitas upacara tertentu, khususnya pada musim panen,” urainya

Bagi Menpar Arief Yahya,kegiatan ini merupakan wujud nyata masyarakat Jawa Barat dalam upaya memelihara dan mengembangkan seni angklung

“Angklung ini sudah menjadi budaya dan milik dunia. Masyarakat Jawa Barat mesti menjadi bagian paling depan untuk menjaga alat musik tersebut,” kata Menpar Arief Yahya.

Angklung Days ini menjadi daya tarik wisatawan mancanegara untuk datang berkunjung .”Kami berharap kemolekan irama dan harmoni dari 6000 manusia angklung Wonderful Indonesia dapat menggelitik rasa ingin tahu wisman untuk datang ke Indonesia,” ujar Menpar Arief. (*)

Armand Maulana Meriahkan Pembukaan Tour de Singkarak

0

Armand Mulana meriahkan Grand opening Tour de Singkarak (TdS) 2017, Jumat (17/11) malam.

Istano Basa Pagaruyung, Batusangkar, Kabupaten Tanah Datar, langsung heboh. Apalagi para atlet dari berbagai negara bersama ribuan warga juga dihibur aneka pertunjukan tarian tradisional khas Minang.

Di kesempatan ini, Armand Maulana membuka penampilannya dengan lagu Panggung Sandiwara. Setelah itu dia membawakan lagu-lagu barunya dari single kedua seperti “Sebelah Mata” dan “Hanya Engkau Yang Bisa” serta lagu-lagu yang sudah ngehits bersama Band Gigi.

Wakil Bupati Tanah Datar Zuldafri Darma mengaku sangat gembira Grand Opening TdS 2017 digelar di wilayahnya. Menurutnya, event sport tourism terbesar ini memberikan berkah tersendiri bagi Tanah Datar.

“Berkat event ini, perekonomian masyarakat Tanah Datar sangat terlihat pergerakannya. Baik itu kuliner, transportasi, bahkan tempat penginapan semua terisi penuh,” ujar Zuldafri dalam sambutannya, Jumat (17/11) malam.

Selain itu, Zuldafri berharap melalui event ini destinasi wisatanya bisa dikenal masyarakat luas. Dia rmenyebut, Tanah Datar memiliki sejumlah destinasi wisata yang menarik untuk dikunjungi wisatawan baik nusantara maupun mancanegara.

“Kabupaten Tanah Datar merupakan salah satu daerah dengan potensi pariwisata yang luar biasa. Sangat kaya dengan bukti-bukti sejarah, keindahan budaya dan kearifan lokal serta pemandangan alam yang luar biasa,” tutur Zuldafri.

Ditambahkannya, Kota Batusangkar merupakan icon wisata Budaya dari Propinsi Sumatera Barat. Hal tersebut disebabkan kota ini sangat kaya budaya dan di kabupaten inilah disebut-sebut asal muasal suku Minangkabau.

“Untuk diketahui, di sinilah lahir Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah yang menjadi way of live-nya orang Minang,” tambahnya.

Akses menuju Tanah Datar juga semakin mudah. Untuk menuju ibukota kabupaten ini dari kota Padang menempuh jarak 100,9 km dengan waktu tempuh sekitar dua jam setengah.

Di Batusangkar, wisatawan bisa mengunjungi Istana Pagaruyuang yang berlokasi di Kenagarian Pagaruyung, Kecamatan Tanjung Emas. Istana yang sempat terbakar pada tahun 2007 silam ini terlihat amat megah dan unik.

“Istana ini dilengkapi dengan beragam ukiran yang tiap-tiap bentuk dan warna ukiran mempunyai falsafah sejarah dan budaya Minangkabau. Di sini Anda akan merasakan sehari menjadi pengantin dengan menggunakan baju Minangkabau,” jelas Zuldafri.

Itulah mengapa istana ini selalu ramai setiap harinya dikunjungi wisatawan baik lokal maupun mancanegara. Disini Anda dapat berfoto sesuka hati Anda sambil melihat salah satu icon wisata Tanah Datar.

Bila Anda ingin tahu salah satu desa terindah di dunia, salah satunya ada di Tanah Datar. Adalah Nagari Tuo Pariangan. Salah satu Desa Wisata yang memiliki sausana yang benar-benar bernuansa khas Minangkabau dan tradisonal banget.

“Sebuah media pariwisata internasional pernah menganugerahkan 5 desa terindah di dunia pada akhir tahun 2012 lalu. Dan Nagari Tuo Pariangan termasuk salah satu dari 5 desa di dunia tersebut. Desa nan indah ini terletak di kaki Gunung Merapi di Nagari Pariangan Kecamatan Pariangan sekitar 13 kilometer dari kota Batusangkar,” pungkas Zuldafri.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Esthy Reko Astuti mengatakan, Tanah Datar harus bisa memanfaatkan momen TdS 2017 ini. Pasalnya, selain peserta TdS dari 30 negara, berbagai media nasional dan luar negeri turut datang meliput.

“Kedatangan mereka ini harus dimanfaatkan untuk mempromosikan potensi pariwisata yang ada di sini. Karena impact terbesar dari event TdS ini adalah media impact. Pastikan semua yang membaca berita TdS juga mengetahui keindahan wisata yang ada di sini,” ujar Esthy.

Ditambahkan Esthy, digelarnya lomba balap sepeda internasional ini selain memberikan dampak ekonomi ke masyarakat, juga bisa memicu pembangunan infrastruktur.

“Semua jalan sepanjang jalur lintasan jadi mulus. Investor juga makin optimis membangun amenitas seperti hotel bintang. Masyarakatnya pun juga terkena dampak positif pergerakan ekonomi,” tutur Esthy.

Menteri Pariwisata Arief Yahya Arief Yahya memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan TdS 2017. Apresiasi ini sebagai momentum yang efektif untuk memprosikan potensi pariwisata Sumbar sebagai Pesona Indonesia dan Wonderful Indonesia yang akan mendatangkan kunjungan wisatawan serta meningkatkan ekonomi secara langsung (direct economic and tourism) bagi masyarakat daerah. “Sekarang kemajuannya sudah banyak. Jumlah penontonnya saja sudah lebih lebih dari 500 ribu. Posisinya ada di peringkat lima dunia untuk kategori balap sepeda internasional dengan jumlah penonton terbanyak,” kata Menpar Arief Yahya.

Posisi TdS hanya bisa dikalahkan even-even balap sepeda sekelas Tour de France yang mencatat 12 juta penonton. Giro A Italia dengan 8 juta penonton. Vuelta A Espana, 5 juta penonton. Dan terakhir, Santos Tour Down Under dengan 750 ribu penonton.

“Itu artinya TdS efektif sebagai sarana promosi dalam rangka meningkatkan kunjungan dan awareness wisatawan. Direct impact dan media valuenya sangat tinggi,” tukas Menpar Arief Yahya.

Di TdS 2017 ini, tercatat 20 tim dari 30 negara akan berpacu melewati 9 etape dengan total jarak 1.097 km dan memperebutkan hadiah sebesar Rp 3 miliar. Mengangkat tema “The Biggest Sport Tourism”, balapan sepeda yang memadukan antara olahraga dan pariwisata ini telah masuk dalam kalender Union Cycling International (UCI) pada kategori Asia Tour 2.2. (*)

BP Tetap Komitmen Urus Lahan Tidur

0
Pengendara sepeda motor melintasi lahan kosong di Kelurahan Seibinti, Sagulung, Kamis (2/11).  F. Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Badan Pengusahaan (BP) Batam belum bisa fokus untuk memanggil pemilik lahan terlantar karena harus fokus pada revisi Perka 10. Namun mereka berjanji tetap akan komitmen untuk membereskan persoalan tersebut.

“Kami akan coba panggil lagi dan cari tahu apa masalah mereka. Apakah mau dibangun atau tidak, nanti jadi adendum perjanjian,” kata Deputi III BP Batam, Dwianto Eko Winaryo, Sabtu (18/11).

Jika ternyata setelah pemanggilan tak kunjung dibangun juga, maka BP Batam akan memberikan surat peringatan (SP) dari SP 1 hingga SP 3. Setelah tak digubris juga, barulah alokasi lahannya dicabut.

Dengan kata lain, konsep pemanggilan pemilik lahan terlantar masih sama dengan pola lama, namun dengan pendekatan yang lebih persuasif. Yakni dengan komunikasi dan mencarikan solusi.

Batam kata Dwi memiliki potensi yang luar biasa untuk dikembangkan. Sayang sekali pertumbuhan ekonomi stagnan karena berbagai hal. BP Batam diberikan target untuk membuat perekonomian Batam tumbuh 7 persen dalam 2 tahun . (leo)

Pemko Punya Rencana Khusus untuk Rehab Pasar Induk, Namun …

0
Wajah Pasar Induk Jodoh

batampos.co.id – Pemko Batam punya rencana khusus kembangkan pasar induk Jodoh. Untuk itu Walikota Batam ingin sekali yang satu ini diserahkan lebih dulu.

“Saya sudah sampaikan, tak masalah aset yang lain diserahkan sedikit lebih lama. Asal Pasar Induk diserahkan cepat,” katanya saat ditemui Batam Pos, Jumat (18/11).

Kapan akan diserahkan aset itu. Rudi mengatakan masih belum mengetahuinya. Penyerahan aset ini sepenuhnya menunggu persetujuan dari Kementrian Keuangan. Terkait dengan sikap BP Batam, Rudi cukup mengapresiasi keterbukaan jajaran pimpinan BP Batam yang baru.

“Belum tahu kapan. Tahun ini, saya rasa belum juga. Sebab prosesnya cukup panjang,” ungkapnya.

Namun bila pasar induk ini diserahkan secepatnya. Rudi sudah memiliki rencana. Ia mengatakan tak akan merehab bangunan pasar induk. “Bongkar habis, lalu tata baru,” ujarnya.

Kebutuhan memiliki pasar induk saat ini, disebutkan Rudi sangat penting. Karena selama ini Batam tak memiliki pasar induk. Pasar-pasar yang ada dikelola oleh swasta.

“Saat ini saya belum bisa bertindak apa-apa. Karena aset ini masih milik BP Batam,” ucapnya.

Sebelumnya Kepala BP Batam Lukita Dinarsyah Tuwo mengatakan surat permintaan penyerahan aset ini telah diserahkan ke Direktorat Jendral Kekayaan Negara (DJKN) Kementrian Keuangan. Dan dari DJKN ini sudah menyampaikan langsung ke Menteri Keuangan, Sri Mulyani. Cepat atau lambatnya penyerahan aset ini, Lukita menuturkan menunggu persetujuan Sri Mulyani. Ia mengatakan penyerahan aset ini menjadi prioritasnya. Oleh sebab itu sudah dua kali BP Batam pergi ke Jakarta, untuk mengurus aset ini.

“Kemarin pak Eko (Deputi IV, Mayjen TNI Eko Budi Soepriyanto) ke sana,” ujarnya.(ska)

Cindy Yoeland Violita Rela Jauh dari Keluarga

0

batampos.co.id – Jauh dari keluarga untuk pekerjaan bukanlah hal yang baru bagi perempuan yang memiliki nama Cindy Yoeland Violita ini. Bekerja sebagai salah seorang yang bertanggung jawab terhadap tanaman yang ada di Kebun Raya Batam tentu merupakan tantangan tersendiri baginya.

“Saya bersama dua rekan lainnya bertugas sejak Februari lalu, bersama kami berusaha mengembangkan tanaman yang ada di KRB,” kata perempuan kelahiran Pasuruan, Lampung Selatan 1993 silam ini.

Demi memenuhi koleksi di KRB, bersama dengan tim yang diutus langsung dari Kebun Raya Bogor mengelilingi Kepri untuk mendapatkan tanaman yang cocok dan menjadi icon KRB.

“Ya dari perjalan itu kami mendapatkan tanaman kantung semar sebagai tumbuhan asli Kepri yang menjadi icon di KRB,” jelas Pendamping Kebun Raya Batam_Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) ini.

“Selain itu kami juga memperbanyak tanaman dg cara generatif ataupun vegetatif,” sebut puteri dari pasangan Harianto Ts. Anang S.E & Etia Rozati ini.

Perempuan yang menamatkan pendidikan di Universitas Lampung ini menambahkan sangat senang bisa membantu mengembangkan KRB menjadi salah satu tempat pilihan berlibur baik wisatawan lokal maupun mancanegara.

“Ya kami optimis KRB akan jadi sesuatu yang bisa dibanggakan masyarakat Batam,” tambahnya. (cr17)

Mobil Bekas DPRD Batam masih belum Diserahkan

0
Seorang pegawai Setwan DPRD Batam sedang melihat sejumlah mobil dinas anggota DPRD Batam, Jumat (6/10). Pemko Batam berencana akan menarik mobil dinas DPRD Batam tersebut. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Status bekas mobil dinas anggota DPRD Kota Batam masih menggantung. Begitu juga dengan tunjangan DPRD Batam yang belum dibayar sejak beberapa bulan lalu.

Kemarin, puluhan bekas mobil dinas dewan masih berjejer diparkir belakang Kantor DPRD Batam. Mobil-mobil tersebut sudah terlihat berdebu. Bahkan, ban mobil sudah ada yang terlihat kempes.

Sekretaris Dewan (Sekwan) Kota Batam, Asril mengatakan mobil tersebut belum bisa dikembalikan ke Pemko Batam karena status tunjangan anggota DPRD Batam belum jelas. Ia pun sudah mengirim surat ke Pemrov Batam untuk mempertanyakan bagaimana kelanjutan status tunjangan DPRD Batam.

“Kalau tunjangan transportasi belum di acc, maka mobil belum bisa dikembalikan ke Pemko Batam. Proses masih di Propinsi,” kata Asril, kemarin.

Bahkan Asril tak membantah jika para anggota Dewan belum bisa menerima berbagai tunjangan karena belum adanya pengesahan. Akibatnya, hampir lima bulan anggota DPRD Batam belum menerima tunjangan.

“Ia tunjangan mereka juga telat. Namun mudah-mudahan bisa selesai dalam minggu ini. Karena kami juga ingin semuanya cepat clear,” imbuh Asril.

Disisi lain, Asril mengklaim mobil yang telah dikembalikan oleh anggota dewan tetap dirawat meski terparkir di belakang kantor. Ia menjamin kondisi mobil akan tetap bagus saat diserahkan ke Pemko.

“Saya jamin masih bagus, meski begitu masih ada mobil yang belum dikembalikan oleh beberapa anggota dewan,” jelas Asril.

Sementara, Wali Kota Batam, Muhammad Rudi mengaku tak bisa memaksakan agar bekas mobil dinas dewan segera diserahkan ke Pemko. Sebab, ada proses yang harus dijalankan sebelum mobil itu diserahkan.

“Tak bisa dipaksa, jadi kami tunggu saja. Kapan siap saja diserahkan,” ujar Rudi

Bahkan Rudi berencana jika mobil sudah diserahkan akan dipinjam pakaikan ke PNS Pemko Batam. Asal merawat dengan biaya pribadi. (she)

Garuda Layani Rute Batam-Jakarta 6 Kali Dalam Sehari

0
Garuda Indonesia. Foto: istimewa

batampos.co.id – General Manager Garuda BO Batam dan Provinsi Kepri, Setya Budi bersama Walikota Batam M Rudi meresmikan penambahan penerbangan rute Batam-Jakarta. Dalam sebulan nantinya akan ada 40 kali penerbangan di jalani Pesawat Maskapai Garuda, untuk rute itu.

“Banyak alasan, kenapa kami menambah jumlah frekuensi penerbangan ini,” kata GM Garuda BO Batam dan Provinsi Kepri, Setya Budi, Jumat (17/11).

Alasan pertama karena naiknya jumlah penumpang Batam Jakarta sebanyak 3 persen. Setya mengatakan saat ekonomi mengalami penurunan, tapi hal ini tak mempengaruhi aktivitas masyarakat yang menggunakan jasa maskapai penerbangan. “Traficnya itu naik,” ungkapnya.

Selain itu bisnis kargo sangat menggiurkan. Karena kencangnya arus bisnis online di Batam. Dan yang menjadi alasan penting pembukaan rute ini adalah kebijakan Pemko Batam yang menggalakan sektor pariwisata. Setya menuturkan pihaknya ingin masuk, bergabung dan menunjang agar sektor ini bisa maju. “Diharapkan dapat memperlancar pariwisata, saya sangat berterimakasih atas support dari Walikota Batam M Rudi,” ungkap Setya.

Jadwal keberangkatan garuda itu yakni pukul 07.05, 08.55, 11.40, 14.35, 16.40 dan 19.15. “Untuk jadwal berangkat 14.35 yang kami resmikan saat ini, tak setiap hari. Hari Kamis dan Sabtu, tak ada jadwal penerbangan jam segitu,” ungkap Setya.

Walikota Batam menyambut baik langkah yang diambil oleh Maskapai Garuda. Karena penambahan jumlah frekuensi penerbangan ini, dapat meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke Batam. Ia mengatakan Pemko dan BP Batam saat ini saling bersinergi meningkatkan perekonomian. “Kami ingin mengembalikan Industri di Batam itu ke posisi saat tahun 2012 atau tahun-tahun sebelumnya,” ujarnya.

Rudi menyebutkan bahwa untuk mengembalikan kondisi ekonomi Batam ke posisi yang lebih baik. Sangat membutuhkan waktu yang cukup lama. “Dua tahunan lah,” ucapnya.

Oleh sebab itu, sembari menunggu sektor Industri pulih. Pemko Batam, kata rudi bersama dengan instansi terkait membangun sektor pariwisata. Dan Rudi mengklaim sudah memulai hal ini sedari awal dirinya menjabat sebagai Walikota Batam. Ia mengatakan bahwa mendukung kelancaran arus lalulintas, dirinya sudah melakukan peleberan jalan. “Ini untuk kenyamanan wisatawan,” ujarnya.

Tak hanya itu saja, ia membangun taman-taman yang cantik. Agar menarik minat wisatawan untuk datang ke Batam. Saat ini, Rudi menyebutkan pihaknya bersama kementrian pariwisata mencoba membangun destinasi-destinasi wisata baru. Salah satu tempat yang akan dibangunnya yakni Pulau Putri. “Saya sudah cek ke sana beberapa waktu lalu. Pulau itu akan kami kembangkan,” ungkapnya.

Untuk meningkatkan sektor pariwisata ini. Rudi mengatakan dirinya mendapat dukungan dari berbagai pihak, baik dari DPRD Kota Batam maupun BP Batam. “DPRD sangat mendukung semuanya. Saya ucapkan terimakasih, karena mendukung program-program saya,” tuturnya.

Tahun 2018, Pemko Batam sudah memetakan ruas jalan yang akan dilebarkan. “Di simpang Frengki, Bengkong, DC Mall, Sei Ladi,” ujar Rudi.

Ia berharap Maskapai Garuda ke depannya dapat menyediakan pesawat berbadan besar. Ia yakin dengan pesawat berbadan besar, dapat menarik jumlah wisatawan lebih banyak lagi. “Dasarnya kan kepercayaan. Saat wisatawan melihat pesawat berbadan besar, mereka pasti lebih percaya. Selain itu bisa angkut penumpang lebih banyak,” ucapnya.

Sebagai simbolis peremian frekuensi baru ini, dilakukan pemotongan pita bersama oleh Setya Budi, Walikota Batam M Rudi, Ketua Komisi I Budi Mardianto, Ketua PMI Sri Soedarsono. (ska)

Polisi Bekuk Residivis Curanmor

0
ilustrasi

batampos.co.id – Jajaran Polsek Sekupang berhasil mengungkap kasus pencurian yang terjadi di dua lokasi berbeda, Rabu (15/11). Dua pelaku pencurian Rosita, 31 dan Dani Carter, 27 tahun berhasil diamankan di kosannya yang berada di daerah Batuaji dan Hotel Bali, Nagoya.

“Ya, Rosita terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan di kaki kirinya karena berusaha melawan saat akan diamankan,” kata Kapolsek Sekupang, Kompol Ojo Pharozi, Sabtu (18/11).

Oji menjelaskan, kedua pelaku sebelumnya melakukan aksi pencurian sepeda motor di kosan yang berada di Komplek Nusa Dua Bali Blok F. No 02 atau di belakang Rs Awal Bros, Selasa (14/11). Pelaku berhasil menggondol sepeda motor Satria FU BP 6035 GJ yang berada di parkiran kosan.

“Kejadian sekitar pukul 02.00 WIB, ketika korban tengah beristirahat, pelaku berhasil membawa motor korban,” ujarnya.

Masih di hari yang sama kedua pelaku kembali melanjutkan aksinya di SPBU Taman Kota Baloi dan berhasil membawa kabur satu tas berisikan uang tunai Rp 7 juta, telepon genggam serta beberapa dokumen penting lainnya milik korban.

“Jadi ketika korban hendak membayar BBM, pelaku langsung mengambil tas dan kabur,” sebut Oji.

Aksinya terbilang cepat dan singkat, karena korban hanya keluar untuk membayar tagihan BBM saja, dan ternyata mereka langsung masuk dan membawa tas milik korban.

“Sepertinya korban sudah menjadi incaran, dan dari pengakuan pelaku sudah sering menggunakan modus seperti ini dalam beraksi. Jadi mereka buntuti dan berada tidak jauh dari mobil, ketika korban lalai mereka langsung melancarkan aksinya,” beber Oji.

Setelah dilakukan pengejaran, kedua pelaku berhasil diamankan di lokasi yang berbeda. Dari tangan pelaku polisi mengamankan barang bukti satu unit satria FU milik korban, satu unit motor Yamaha Xeon warna hijau, satu tas kulit dan satu telepon genggam merek Xiomi.

“Pelaku baru saja keluar dari penjara (residivis, red), dan kembali melakukan aksi kejahatan,” sebutnya.

Atas perbuatannya kedua pelaku dikenakan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman maksimal selama 7 tahun penjara.(cr17)

Batam Pos Juara 1 Anugerah Jurnalis Pertamina 2017

0

batampos.co.id – Harian Pagi Batam Pos kembali menorehkan pretasi di kancah nasional. Kali ini, di ajang Anugerah Jurnalistik Pertamina (AJP) 2017 yang digelar di Gedung Arsip Nasional Jakarta, Jumat (17/11) malam. Dua orang jurnalis Batam Pos keluar sebagai juara dalam ajang tersebut.

Wartawan Batam Pos, Suparman meraih Juara 1 dalam kategori Features Media Cetak. Karyanya berjudul “Suka Duka Pertamina Mendistribusikan BBM hingga Pulau Terdepan NKRI: Menembus Angin Utara, Mengalahkan Ombak Laut Cina“, mampu menyisihkan karya wartawan lain dari Harian Singgalang yang menempati juara kedua. Sedangkan karya dari wartawan Investor Daily, keluar sebagai juara ketiga.

“Alhamdulillah, mudah-mudahan memotivasi saya untuk terus berkarya dan menorehkan prestasi lainnya lagi,” kata Suparman usai menerima penghargaan, tadi malam.

Selain Suparman, Fotografer Batam Pos, Dalil Harahap juga menorehkan prestasi. Karya fotonya berjudul “Bright Gas Kawan Ibu Cerdas” yang tayang di laman batampos.co.id, masuk sebagai Juara Kategori Foto Pilihan Juri AJP 2017.

“Saya lihat ibu-ibu ramai lomba memasak dengan antusias dan gembira di Kepri Mall saat launching Bright Gas 5,5 Kilogram,” kata Dalil menjelaskan fotonya tersebut.

Sementara itu, Vice President (VP) Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Adiatma Sardjito mengatakan, antusiasme wartawan dari seluruh Indonesia untuk mengikuti AJP 2017 cukup tinggi. Tercatat, ada 2.164 karya tulis dan foto yang masuk dan mengikuti lomba tersebut.

“Dari tahun ke tahun, jumlah yang ikut terus meningkat,” kata Adiatma.

AJP 2017 dibagi dalam 9 kategori, yakni Features Media Cetak, Hardnews Media cetak, Features Online, Fatures Televisi, Features Radio, Publikasi Corporate Social Responsibility, Publikasi Olahraga, Essay Foto, dan Citizen Journalism. Sementara untuk kategori Foto Pilihan Juri menentukan 25 pemenang.

Ia menyebut, dari semua kategori lomba, terdapat 53 pemenang. Dari jumlah itu, 32 di antaranya merupakan jurnalis dari berbagai daerah di Indonesia.

Di tempat yang sama, Direktur Pertamina Elia Massa Manik mengatakan, AJP 2017 diharapkan menjadi kontes bagi para jurnalis sekaligus kesempatan untuk turut menyebarkan informasi yang benar dan akurat ke masyarakat tentang peran Pertamina.

“Sehingga jurnalis ikut mengedukasi masyarakat,” kata Manik.

Tak hanya itu, dengan perlombaan ini juga diharapkan dapat menepis banyaknya berita bohong (hoax) yang kini mudah berkembang dan tersebar di era digital.

“Sehingga jika ada masalah, bisa segera dicarikan solusinya,” tuturnya. (rna)