Sabtu, 4 April 2026
Beranda blog Halaman 12926

Menpar Arief Yahya Dibuat Takjub dengan Desa Wisata Kemiren Banyuwangi

0
foto: banyuwangi bagus

Janji utang Menteri Pariwisata Arief Yahya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat lewat homestay dan desa wisata terpenuhi. Sabtu (9/9), Kementerian di bawah komandonya memberi dukungan pelatihan dan bantuan kepada Desa Wisata Kemiren, Banyuwangi.

Pelatihan pengelolaan homestay itu digelar 2 hari, 8-9 September 2017. Ketua Tim Percepatan Wisata Perkotaan dan Wisata Perdesaan Kemenpar, Vitria Ariani sampai ikutan terjun langsung mengawal materi pelatihan “Produk, Pengelolaan dan Pelayanan Homestay”.

“Saya melihat kekompakan warga dalam menjaga kelestarian lingkungan dan budaya asli setempat. “Osing” dan mengoptimalkannya untuk kesejahteraan masyarakat melalui pariwisata. Ini harus didukung penuh karena akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Menpar Arief Yahya dalam sambutannya, Sabtu (9/9).

Keseriusan warga Kemiren dalam mengelola homestay desa wisata ini memang terbukti. Quiz yang dilontarkan Menpar Arief Yahya terkait desa wisata dan Sapta Pesona bisa dijawab sempurna oleh warga. “Hebat sekali, saya tidak akan ragu dengan perkembangan desa wisata ini. Masyarakatnya sudah paham betul harus bagaimana,” puji Menpar Arief Yahya.

Bagi yang belum tahu, Desa Wisata Kemiren merupakan desa yang kental akan adat dan budayanya. Wisatawan datang berkunjung ke Desa Kemiren ingin berinteraksi langsung dan mengenal budaya suku Osing. Interaksi langsung tersebut antara lain akhirnya berimbas pada kebutuhan sarana akomodasi berupa homestay yang menunjang dan memadai.

DI sinilah Kemenpar mengambil perannya. Kemiren lansgung didampingi dengan pembinaan. Warganya dilatih untuk menjadi “Change Agent.” Goalnya, menghasilkan warga yang mampu menyebarkan semangat dan cara baru manajemen dan tata kelola menjadi desa wisata dengan pengelolaan homestay yang baik.

Sumbangan juga ikut diberikan. Bahkan tips-tips wirausaha tak ragu diberikan Marketeer of The Year 2013 versi MarkPlus itu. “Homestay sekarang dikelola dengan cara koperasi. Skalanya kecil-kecil. Ini akan susah memenangkan persaingan.

Yang diperlukan adalah manajemen korporasi dengan menggunakan Teknologi Informasi, dijual secara Online nasional bahkan internasional. Jadi tidak hanya untuk wisnus, ini juga bisa menarik wisman menginap di homestay,” papar pria asal Banyuwangi itu.

Selain menggunakan pendekatan strategi pemasaran, strategi promosi juga menggunakan branding, advertising, dan selling (BAS). Kemenpar telah memfasilitasi pemasaran homestay melalui Indonesia Tourism Exchange (ITX).

“Desa wisata juga harus mampu menjual paket atraksi yang dimiliki, salah satunya melalui digitalisasi homestay tersebut. Sementara strategi media dilakukan dengan metode paid, owned, social media, dan endorser (POSE),” terang Menpar Arief Yahya.

Melalui program ini, Kemenpar akan bersama-sama dengan Kementerian dan Lembaga (K/L) terkait secara #IndonesiaIncorporated akan turut membantu pengelola Homestay mendapat bantuan dana pengembangan atau perawatan.

“Pembangunan Homestay juga harus mempergunakan Arsitektur Nusantara. Ini yang menjadi kekuatan kita, sekaligus menjaga tradisi dan budaya. Kalau di Kemiren ya Rumah Adat Osing,” kata Menpar Arief Yahya.

Selain itu, Menpar Arief Yahya juga mengingatkan dengan serius terkait kebersihan, khususnya toilet. Menurutnya, toilet salah satu yang menentukan wisatawan bersedia datang atau kembali datang.

“Yang menjadi citra wisata kita itu kebersihannya, khususnya toilet. Akan menjadi sia-sia keindahan alam yang kita miliki akan rusak image-nya hanya karena masalah kebersihan dan toilet yang jorok. Kita masih bermasalah dengan clean and hygiene, kita buktikan kalau kita bisa membalikkan keadaan,” tutur mantan Dirut PT Telkom ini.

Saat ini, di Desa Wisata Kemiren juga sedang dilaksanakan program kemitraan BTN untuk pinjaman renovasi rumah. Dana Rp 600 juta sudah disetujui untuk 2 termin pelaksanaan. Saat ini sudah berjalan Termin 1 untuk 12 orang dengan total 24 unit kamar homestay. BTN bekerja sama dengan perangkat desa yang akan membantu menyiapkan surat keterangan bagi masyarakat untuk mempermudah penyaluran dana bantuan ini kepada masyarakat.

Di kegiatan ini, Menpar Arief Yahya didampingi Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, Staf Khusus MenPar Bidang Informasi Dan Teknologi Samsriyono, Deputi Bidang Pengembangan Destinasi Dan Industri Pariwisata Dadang Rizki, Ketua Tim Pokja 10 Destinasi Pariwisata Prioritas Hiramsyah S. Thaib, Ketua Tim Pokja Wisata Perdesaan Dan Perkotaan Vitria Aryani, serta Asdep Pemberdayaan Masyarakat Oneng S. Harini. (*)

Priapism, Ereksi Berkepanjangan

0
ilustrasi: wahyu kokkang / jawa pos

Priapism ialah ereksi berkepanjangan, tentu menyakitkan.

Adalah Neven Ciganovic asal Kroasia yang mengalaminya.

Pada Channel 4, dia menyatakan mengalami hal itu ketika melakukan rhinoplasty alias operasi plastik hidung di sebuah rumah sakit di Iran.

”Mereka memberiku anestesi dan tubuhku bereaksi negatif terhadap anestesi itu,” ungkap Ciganovic.

Lebih parah lagi, tim dokter tidak memberinya obat penghilang nyeri. Dia pun memutuskan pindah ke sebuah rumah sakit di Belgrade, Serbia. Di sana, pria berusia 45 tahun itu mendapat operasi untuk priapism-nya. Keluhan tersebut teratasi. Si Ciganovic Junior tak lagi tegak berdiri. Namun, dia harus menjalani beberapa operasi lagi sampai benar-benar pulih.

Sepanjang hidupnya, pria yang terobsesi jadi aktor itu sudah melakukan lusinan operasi plastik. Mulai wajah sampai perut. Ciganovic yakin usaha tersebut bakal membuatnya mampu menembus perfilman internasional. (Mirror/fam/c6/na)

Investasi 299 Juta Dolar Amerika akan Masuk Batam

0
ilustrasi

batampos.co.id – Investasi sebesar 299 Juta Dolar Amerika diprediksi akan masuk ke Batam. Investasi tersebut berasal dari 12 perusahaan yang berminat terhadap program perizinan Izin Investasi 3 Jam (i23J) dan Kemudahan Investasi Langsung Konstruksi (KILK).

“Ada 12 perusahaan yang berminat dan sebagian berasal dari Singapura,” kata Deputi V BP Batam, Gusmardi Bustami, Sabtu (9/9).

Perusahaan-perusahaan tersebut antara lain PT GMF Aero Asia dari Singapura yang bergerak di bidang perawatan pesawat. Nilai investasinya sekitar 100 juta Dolar Amerika.

Kemudian ada PT Feen Marine dari Norwegia yang memproduksi peralatan kapal dengan nilai investasi 4 juta Dolar Amerika. Lalu KPJ Johor Specialist Hospital dari Malaysia dengan nilai investasi yang sama.

“Lalu ada KOH brothers dari Singapura yang memproduksi concrete block dengan investasi 100 juta Dolar Amerika dan 1-Net dari negara yang sama dan bergerak di bidang data center dengan investasi sebesar 40 juta Dolar Amerika,” ujarnya.

Selanjutnya adalah developer PT Goodwood Investama dari Singapura dengan investasi sebesar 4 juta Dolar Amerika dan shipyard Tsuneshi Building dengan investasi 4 juta Dolar Amerika.

Lalu ada Ebiotech Advance Indonesia memproduksi minyak rubican dari Jepang dengan investasi 10 juta Dolar Amerika. Kemudian PT Restell Industry Indonesia dari Malaysia yang memproduksi bahan baku pemberantas hama dengan investasi 4 juta Dolar Amerika. Dan ada Citra Sarana Fagioli yang merupakan patungan Singapura dan Indonesia dengan investasi 4 juta Dolar Amerika. Mereka bergerak di bidang jasa pengurusan transportasi.

“Dua lagi, yakni perusahaan asal Malaysia yang bergerak di bidang pengolahan timah putih dengan nilai investasi 8 juta Dolar Amerika. Dan satu lagi masih tentatif yakni PMA asing yang bergerak di bidang industri pembuatan pipa dari baja dengan nilai incvestasi 17 juta Dolar Amerika,” pungkas Gusmardi.(leo)

Kisah Widya Dijambret di Batam Center

0
Ilustrasi

batampos.co.id – Widyawati nyaris menjadi korban jambret antara jalan Simpang Kalista menuju Simpang Frengky Batamcenter, Jumat (8/9) sekitar pukul 22.30 WIB. Meski tak berhasil merampas tas korban, namun Widya menderita di beberapa bagian tubuh karena jatuh dari motor.

Menurut dara berusia 22 tahun itu, saat kejadian ia baru saja pulang dari tempat kerja di daerah Seipanas. Seperti biasa, ia melewati jalur tersebut untuk bisa sampai di kontrakannya kawasan Batamcenter. Namun belum sampai ke rumahnya, atau tepatnya di depan PT Panasonic, ia dibuntuti dua pria mengendarai sepeda motor matic.

Awalnya, Widya tak sadar telah dibuntuti. Ia tetap melaju dengan kecepatan sedang, hingga akhirnya pria yang duduk di bagian belakang menarik tasnya.

“Tiba-tiba saja menarik tas yang saya selempang ke kiri. Jujur saya kaget,” terangnya.

Meski kaget, Widya tetap mempertahankan tas miliknya, meski sempat tarik menarik dengan pria tersebut. Ia berhasil mempertahankan tasnya, meski jatuh dari sepeda motor.

“Untung saya cepat sadar dan tarik tas saya lagi tapi saya jatuh karena tarikan pelaku,” cerita Widya.

Saat ia terjatuh, pelaku sempat berhenti. Namun kembali melaju saat melihat lampu dari kendaraan lain mendekat.

“Tadi malam sepi. Pelaku sempat lihat saya jatuh, kemudian jalan lagi saat ada motor lain lewat. Mereka berbadan sedang, usia sekitar 20 tahunan,” imbuh Widya.

Akibat kejadian itu, Widya mengalami luka dan lebam dikaki serta tangan. Atas kejadiaan itu, Widya mengaku tak melapor ke polisi.

“Tak ada lapor polisi. Saya cuma mengingatkan agar wanita yang berkendaraan seorang diri di malam hari lebih berhati-hati saja,” pungkas Widya. (she)

Pelayanan Tiket dan Lift Jadi Permasalahan Pelabuhan Punggur Dan Sekupang

0
Pelabuhan Domestik Punggur, Batam.
foto: cecep mulyana / batampos

batampos.co.id – Ada beberapa kendala yang membuat tak dioperasikannya Pelabuhan Telagapunggur dan Sekupang. Deputi III BP Batam Eko Santoso Budianto mengungkapkan untuk Pelabuhan Sekupang, masih ada permasalahan tiketing yang mengganjal. Dimana untuk meminimalisir manipulasi tiket, BP Batam mencanangkan pembuatan tiket dengan menggunakan barcode.

“Jadi penumpang masuk itu, gak dirobek lagi tiketnya. Tapi dengan barcode, lalu ditempelkan ke readernya. Baru masuk,” katanya, Jumat (8/9).

Terkait tiket ini, Eko mengatakan pihaknya sudah mengadakan rapat dengan pemilik kapal. Dan semua pemilik kapal tersebut setuju pembuatan tiket dengan barcode. Saat ini kendalanya reader pembacaan barcode tersebut masih belum selesai.

“Sistem ini, semua manifes tercatat dengan baik. Pengklaiman asuransi juga menjadi lebih mudah dan gampang,” ungkap Eko.

Sistem yang diberlakukan di Pelabuhan Sekupang ini nantinya, akan menjadi proyek percontohan untuk pelabuhan lainnya di Batam.”Jadi dengan berlakunya sistem ini, gak ada dusta di antara kita. One go one servis,” tuturnya.

Sementara itu di Pelabuhan Telagapunggur, kata Eko permasalahannya tak adanya lift barang. Keberadaan lift barang disana sangat terasa berguna. “Ada tiga lantai, kalau bawa barang banyak. Naik turunnya susah, makanya kami buat canangkan pembuatan lift barangnya,” ungkapnya.

Eko juga menuturkan belum adanya Exhaust (penghisap udara panas di ruangan,red) di area komersil Terminal Pelabuhan Telagapunggur. “Coba bayangin kalau masak kangkung belacan, kalau tak ada exhaust. Bisa seruangan hisap baunya,” tuturnya.

Selain itu juga, ia melihat sarana parkir yang semulanya direncanakan seberang jalan Pelabuhan Telagapunggur. Dirasa kurang baik. “Siapa rasanya mau jauh jalan ke tempat parkirnya,” ujarnya.

Ia melihat masih banyak lahan kosong di dekat terminal. Dan BP Batam akan membuat tempat parkir dengan sistem rangka besi. Sehingga para penumpang tak perlu berjalan jauh untuk parkir kendaraannya. “Seperti yang di Mega Mall. Tahun depan kami anggarkan untuk pembangunannya,” tuturnya.

Saat ditanya kapan pengoperasian dua pelabuhan ini. Eko menuturkan dua pelabuhan baru dioperasikan bila permasalahan yang ada sudah selesai. (ska)

Warga Batuampar dan Sekitarnya Bisa Urus Paspor di Harbourbay, Segera

0

batampos.co.id – Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Batam akan segera mengoperasikan Unit Layanan Paspor (ULP) Khusus Harbourbay. Pembangunan ULP Khusus ini, mengingat tingginya permintaan masyarakat dalam pembuatan atau perpanjangan paspor.

“Nanti warga yang dekat sana, bisa mengurus paspor di sana saja,” kata Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Batam Lucky Agung Binarto, Sabtu (9/9).

Ia mengatakan bahwa saat ini pihak Imigrasi sedang mengerjakan tempat ULP tersebut. Dan diharapkan dalam waktu dekat ULP khusus ini dapat beroperasi dan melayani masyarakat dalam pembuatan paspor. “Ruko tempat ULP masih sekitar 70 persen, sebentar lagi,” ujarnya.

Ia mengatakan tak hanya di Harbourbay saja untuk pelayanan pembuatan, dan perpanjangan paspor. Tapi nantinya imigrasi, kata Lucky juga akan hadir di Mall Pelayanan Publik yang dicanangkan oleh Menpan RB Asman Abnur. “Kami juga akan hadir disana,” tuturnya.

Dibuatnya tempat-tempat pelayanan paspor ini, menurut Lucky bentuk komitmen dari imigrasi mengakomodir permintaan masyarakat Kota Batam. Sebab dari data yang diterimanya, dalam satu hari bisa 1000 orang yang mengajukan antrian via WhatsApp untuk membuat atau perpanjangan paspor.

“Di sini cukup tinggi animo masyarakat terhadap paspor,” ungkapnya.

Ia menuturkan bangunan imigrasi yang dulunya cukup menampung para pembuat paspor. Tapi akhir-akhir sudah tak muat lagi. Lahan parkir yang terbatas, membuat pemohon paspor harus menumpang parkir di sekitaran gedung DPRD Kota Batam.

“Tak muat lagi disini, makanya kami buka tempat-tempat unit pelayanan di beberapa titik,” ungkapnya.

Saat ini, untuk pendaftaran via WhatsApp sudah mulai dibenahi Lucky. Sebelumnya dalam satu hari pendaftaran via WhatsApp hanya 250, tapi sekarang sudah menjadi 750.

Selain itu, Lucky mengatakan dirinya sedang merancang pergantian paspor secara mandiri. “Seperti anjungan tunai mandiri (ATM,red),” ujarnya.

Ia mengatakan bila ini terealisasi maka masyarakat tak perlu repot lagi mengantri untuk pergantian paspor. “Tinggal mendatangi tempat penggantian paspor secara mandiri, tempelkan KTP dan paspor lama. Jadi deh paspor baru,” tuturnya.

Program ini sedang dalam rancangannya. Ia berharap masyarakat mendukung Program tersebut. “Tentu butuh perjuangan merealisasikan Program itu,” pungkasnya. (ska)

Mari Berwisata Batam-Belawan-Danau Toba-Medan bersama Pelni

0
Kapal Umsini Foto: istimewa

batampos.co.id – PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) tengah membuka paket wisata untuk menunjang sektor pariwisata di Indonesia, termasuk Batam.

Kepala Operasional Pelni Cabang Batam, Ending mengatakan beberapa waktu lalu Pelni berencana membuka paket wisata Batam-Belawan-Danau Toba, Medan.

“Iya itu kemarin wacananya kita akan bekerjasama dengan travel agen dari Singapura,” ujarnya.

Ending menjelaskan paket wisata Danau Toba ini dinilai cukup menarik untuk ditawarkan kepada wisatawan Singapura, ditambah Batam selalu menjadi kota tujuan wisman Singapura menghabiska akhir pekan.

Untuk itu, dia berharap kondisi ini bisa dimanfaatkan untuk menunjang sektor pariwisata. Saat ini sudah ada paket wisata menuju ke Pulau Anambas, Kepulauan Riau (Kepri), dan daerah lain seperti Karimun Jawa, hingga Raja Ampat.

“Semua pemesanan di pusat, mungkin ke depan kalau jadi Batam siap membuka paket wisata ini,” kata Ending.

Untuk armada wisata, ia mengungkapkan kapal KM Kelud siap di upgrade menjadi kapal pesiar demi menyukseskan paket wisata ini.

“Semua sudah siap, termasuk armada juga. Sekarang sebagai pelaksana kita tinggal menunggimu dari pusat saja,” imbuhnya.(cr17)

KPU Provinsi segera Tentukan Dapil

0

batampos.co.id – Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kepri, Arison mengatakan Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Presiden priode 2019-2024 akan digelar serentak. Untuk itu, KPU Provinsi Kepri akan segera menentukan daerah pemilihan (Dapil) untuk persiapan Pileg nanti.

“Sekarang ini, memang kami tengah disibukan untuk menyusun Dapil Pileg di lima kabupaten/kota yang ada di Provinsi Kepri,” ujar Arison Jumat (8/9).

Menurut Arison, sesuai dengan keputusan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum (Pemilu) telah mengatur beberapa hal pokok dalam penyelenggaran Pemilu. Dijelaskannya, untuk penentuan dapil dan jumlah kursi baik itu DPR RI maupun DPRD Provinsi adalah ranahnya KPU Pusat.

“KPU Provinsi mempunyai tanggung jawab untuk menyusun dapil di Kabupaten/Kota. Pekerjaan inilah yang akan kami selesai dalam waktu dekat ini,” papar Arison.

Mantan Ketua KPU Bintan tersebut menjelaskan, teknis penentuan dapilnya akan dibahas agenda bimbingan teknis (Bimtek) yang akan digelar KPU Pusat bulan ini. Diuraikannya, melalui media tersebut akan diketahui, bagaimana teknis penyusunan dapil itu nanti.

Menurutnya, pihaknya baru menerima penjelasan terkait adanya penambahan satu kursi di Dapil Kepri untuk DPR RI. Sedangkan untuk lainnya belum ada gambaran pasti. Dikatakannya, penjelasan lengkapnya akan terlihat dalam PKPU nanti.

“Sampai saat ini, kami masih menunggu terbitnya PKPU untuk pelaksanaan Pileg dan Pilpres serentak nanti,” paparnya lagi.

Ditanya terkait adanya informasi bertambahnya dapil di Kepri. Mengenai hal itu, Arison mengatakan belum ada diputuskan terkait penambahan tersebut. Untuk DPR RI dan DPRD Provinsi merupakan kewenangan pusat. Pihaknya hanya bertanggungjawab untuk Kabupaten/Kota.

“Khusus untuk Kabupaten/Kota, jika terjadi penambahan Dapil belum tentu diikuti dengan penambahan kursi. Artinya, bisa saja kursi didapil sebelumnya dipindahkan,” jelasnya.

Disebutkannya, dirinya memang mendapatkan tanggungjawab untuk membidani Penyusuan Dapil, Pergantian Antar Waktu (PAW), dan Pelaksanaan Pemungutan dan Penghitungan Suara. Ditambahkannya, apabila sudah penjelasan resmi tentang tahapan Pileg maupun Pilpres nanti, tentu akan dilakukan sosialisasi.

“Kalau memang sudah pasti, tentu akan kita tindaklanjuti dengan sosialisasi. Karena juklak dan juknisnya nanti ada didalam PKPU,” tutup Arison.

Hal yang sama juga disebut Komisioner bidang hukum KPU Batam, Mangihut Rajagukguk. Menurutnya, untuk penetapan daerah pemilihan, pihaknya masih menunggu KPU Pusat.
Ia menjelaskan informasi yang diterima saat ini KPU pusat masih menunggu data dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terkait jumlah penduduk di Batam.

“Setelah data diperoleh baru kita susun dapilnya, serta diadakan kajian publik sebelum ditetapkan,” jelas Mangihut, kemarin.

Kajian publik ini akan dibahas bersama DPRD Kota Batam misalnya, dapil satu Batamkota dan Lubukbaja, apakah bisa atau seperti apa.

“Kalau semua dirasa cocok dan disetujui baruah kita plenokan, paling lambat April nanti sudah ditetapkan dapil Batam,” terang pria berkacamata ini.
Mangihut mengaku, Oktober nanti pihaknya akan membuka pendaftaran parpol peserta pemilu.

“Ada beberapa partai baru yang siap meramaikan pemilu di Batam,” ucapnya.
Usai pendaftaran, ujarnya, partai akan diverifikasi mulai dari struktural hingga anggota partai, minimal satu partai itu harus ada seribu anggota. “Mereka yang memenuhi akan lolos akan dikirim ke KPU pusat untuk disahkan, pengumuman paling lambat Februari 2019,” ungkapnya. (jpg/cr17)

PT ASL Kembali Beraktifitas Normal

0

batampos.co.id – Insiden terbakarnya kapal tanker Gamkonora milik Pertamina di kawasan galangan PT ASL, Tanjunguncang yang menewaskan lima pekerja, Kamis (7/9) lalu, tidak menghambat aktifitas pekerja lain di dalam kawasan perusaahaan galagan kapal tersebut.

Aktifitas proyek hanya lumpuh pada Kamis sore saat awal kejadian, itu karena saat kebakaran terjadi pekerja langsung berhamburan keluar perusahaan. Jumat (8/9) aktifitas proyek dalam perusahaan tersebut kembali berjalan normal. Ratusan pekerja tetap kembali beraktifitas seperti biasa.

Menurut sejumlah pekerja, aktifitas proyek yang terhambat hanya pada kapal yang terbakar itu. Sementara proyek-proyek lain tetap berjalan seperti biasa. “Lokasinya berbeda-benda makanya kami yang tidak di kapal yang terbakar itu tetap masuk kerja,” ujar Andre, seorang pekerja.

Pihak perusahaan juga sepertinya tak terlalu sibuk dengan insiden tersebut. Pasalnya aktifitas proyek dalam perusahaan itu terpantu kembali normal selain di lokasi kapal yang terbakar itu. Manajemen PT ASL saat dikonfirmasi, sepertinya menyerahkan sepenuhnya insiden tersebut ke PT Sinar Cendana subcon yang mengerjakan kapal tersebut. (eja)

Kader 45 Posyandu di Batam belum Terima Insentif

0
ilustrasi

batampos.co.id – DPRD Kota Batam menyayangkan sikap dinas sosial yang tak kunjung membayarkan insentif untuk semua kader Posyandu di Batam. Masih ada 315 kader dari 45 posyandu di Batam yang tak menerima insentif. Anggarannya diperkirakan lebih dari Rp 55 juta rupiah.

“Ada yang sudah enam bulan mengabdi, ada yang sudah satu tahun. Bahkan ada yang sudah lebih dari satu tahun. Mereka tak dapat insentif. Ini sangat kita sayangkan,” kata anggota komisi IV DPRD Kota Batam, Riki Indrakari di ruang kerjanya, Jumat (8/9).

Ia menjelaskan saat ini ada sekitar 455 posyandu di Batam. Satu kelompok Posyandu terdiri dari 7 anggota. Di mana setiap kader berhak mendapatkan insentif Rp 175 ribu setiap tahun.

“Mereka (kader) sudah bekerja dengan bayaran yang sangat kecil. Itu pun tidak dibayarkan. Ini harus menjadi perhatian kita semua,” katanya.

Rencananya di 2018 mendatang, insentif untuk kader baru bisa dibayarkan. Bahkan anggaran akan ditambah. “Rencananya kita akan menaikkan dari Rp 175 ribu menjadi 200 ribu,” katanya.

Anggota komisi IV, dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Aman juga menegaskan agar pihak dinas sosial bisa melakukan pendataan bagus. Di mana hak dari setiap kader yang sudah mengabdi harus dibayarkan.

“Bahkan yang saya dengar ada yang sudah hampir dua tahun mengabdi tanpa insentif. Ini harus diseriusi,” katanya.

Dari segi angka, Insentif itu tidak setimpal dibanding tenaga dari para kader yang bisa melayani ratusan bahkan ribuan warga. Ia berharap di tahun 2018 mendatang, masalah serupa tidak akan terulang lagi.

“Karena memang masih peralihan di tahun ini. Tetapi di tahun depan, hal seperti ini jangan lagi terulang,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Hasyima mengakui bahwa semua kader akan diberikan haknya di tahun mendatang. Di mana kesalahan ini terjadi karena adanya peralihan dari dinas kesehatan ke dinas sosial. Sehingga memungkinkan ada kesalahan pendataan.

“Di tahun 2016 lalu, ini masih di bawah dinas kesehatan. Tetapi sekarang sudah di dinas sosial dan masuk di bidang pemberdayaan masyarakat. Jadi karena peralihan saja. Tetapi ini akan kita selesaikan,” katanya.

Ia juga menegaskan bahwa pihaknya akan benar-benar melakukan pendataan ke lapangan. Sehingga semua kader bisa terakomodir. Selain posyandu, tahun ini ada beberapa program dari dinas lain yang masuk ke dinsos seperti PKK dan juga Jumantik. (ian)