Selasa, 7 April 2026
Beranda blog Halaman 12941

Kisah Widya Dijambret di Batam Center

0
Ilustrasi

batampos.co.id – Widyawati nyaris menjadi korban jambret antara jalan Simpang Kalista menuju Simpang Frengky Batamcenter, Jumat (8/9) sekitar pukul 22.30 WIB. Meski tak berhasil merampas tas korban, namun Widya menderita di beberapa bagian tubuh karena jatuh dari motor.

Menurut dara berusia 22 tahun itu, saat kejadian ia baru saja pulang dari tempat kerja di daerah Seipanas. Seperti biasa, ia melewati jalur tersebut untuk bisa sampai di kontrakannya kawasan Batamcenter. Namun belum sampai ke rumahnya, atau tepatnya di depan PT Panasonic, ia dibuntuti dua pria mengendarai sepeda motor matic.

Awalnya, Widya tak sadar telah dibuntuti. Ia tetap melaju dengan kecepatan sedang, hingga akhirnya pria yang duduk di bagian belakang menarik tasnya.

“Tiba-tiba saja menarik tas yang saya selempang ke kiri. Jujur saya kaget,” terangnya.

Meski kaget, Widya tetap mempertahankan tas miliknya, meski sempat tarik menarik dengan pria tersebut. Ia berhasil mempertahankan tasnya, meski jatuh dari sepeda motor.

“Untung saya cepat sadar dan tarik tas saya lagi tapi saya jatuh karena tarikan pelaku,” cerita Widya.

Saat ia terjatuh, pelaku sempat berhenti. Namun kembali melaju saat melihat lampu dari kendaraan lain mendekat.

“Tadi malam sepi. Pelaku sempat lihat saya jatuh, kemudian jalan lagi saat ada motor lain lewat. Mereka berbadan sedang, usia sekitar 20 tahunan,” imbuh Widya.

Akibat kejadian itu, Widya mengalami luka dan lebam dikaki serta tangan. Atas kejadiaan itu, Widya mengaku tak melapor ke polisi.

“Tak ada lapor polisi. Saya cuma mengingatkan agar wanita yang berkendaraan seorang diri di malam hari lebih berhati-hati saja,” pungkas Widya. (she)

Pelayanan Tiket dan Lift Jadi Permasalahan Pelabuhan Punggur Dan Sekupang

0
Pelabuhan Domestik Punggur, Batam.
foto: cecep mulyana / batampos

batampos.co.id – Ada beberapa kendala yang membuat tak dioperasikannya Pelabuhan Telagapunggur dan Sekupang. Deputi III BP Batam Eko Santoso Budianto mengungkapkan untuk Pelabuhan Sekupang, masih ada permasalahan tiketing yang mengganjal. Dimana untuk meminimalisir manipulasi tiket, BP Batam mencanangkan pembuatan tiket dengan menggunakan barcode.

“Jadi penumpang masuk itu, gak dirobek lagi tiketnya. Tapi dengan barcode, lalu ditempelkan ke readernya. Baru masuk,” katanya, Jumat (8/9).

Terkait tiket ini, Eko mengatakan pihaknya sudah mengadakan rapat dengan pemilik kapal. Dan semua pemilik kapal tersebut setuju pembuatan tiket dengan barcode. Saat ini kendalanya reader pembacaan barcode tersebut masih belum selesai.

“Sistem ini, semua manifes tercatat dengan baik. Pengklaiman asuransi juga menjadi lebih mudah dan gampang,” ungkap Eko.

Sistem yang diberlakukan di Pelabuhan Sekupang ini nantinya, akan menjadi proyek percontohan untuk pelabuhan lainnya di Batam.”Jadi dengan berlakunya sistem ini, gak ada dusta di antara kita. One go one servis,” tuturnya.

Sementara itu di Pelabuhan Telagapunggur, kata Eko permasalahannya tak adanya lift barang. Keberadaan lift barang disana sangat terasa berguna. “Ada tiga lantai, kalau bawa barang banyak. Naik turunnya susah, makanya kami buat canangkan pembuatan lift barangnya,” ungkapnya.

Eko juga menuturkan belum adanya Exhaust (penghisap udara panas di ruangan,red) di area komersil Terminal Pelabuhan Telagapunggur. “Coba bayangin kalau masak kangkung belacan, kalau tak ada exhaust. Bisa seruangan hisap baunya,” tuturnya.

Selain itu juga, ia melihat sarana parkir yang semulanya direncanakan seberang jalan Pelabuhan Telagapunggur. Dirasa kurang baik. “Siapa rasanya mau jauh jalan ke tempat parkirnya,” ujarnya.

Ia melihat masih banyak lahan kosong di dekat terminal. Dan BP Batam akan membuat tempat parkir dengan sistem rangka besi. Sehingga para penumpang tak perlu berjalan jauh untuk parkir kendaraannya. “Seperti yang di Mega Mall. Tahun depan kami anggarkan untuk pembangunannya,” tuturnya.

Saat ditanya kapan pengoperasian dua pelabuhan ini. Eko menuturkan dua pelabuhan baru dioperasikan bila permasalahan yang ada sudah selesai. (ska)

Warga Batuampar dan Sekitarnya Bisa Urus Paspor di Harbourbay, Segera

0

batampos.co.id – Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Batam akan segera mengoperasikan Unit Layanan Paspor (ULP) Khusus Harbourbay. Pembangunan ULP Khusus ini, mengingat tingginya permintaan masyarakat dalam pembuatan atau perpanjangan paspor.

“Nanti warga yang dekat sana, bisa mengurus paspor di sana saja,” kata Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Batam Lucky Agung Binarto, Sabtu (9/9).

Ia mengatakan bahwa saat ini pihak Imigrasi sedang mengerjakan tempat ULP tersebut. Dan diharapkan dalam waktu dekat ULP khusus ini dapat beroperasi dan melayani masyarakat dalam pembuatan paspor. “Ruko tempat ULP masih sekitar 70 persen, sebentar lagi,” ujarnya.

Ia mengatakan tak hanya di Harbourbay saja untuk pelayanan pembuatan, dan perpanjangan paspor. Tapi nantinya imigrasi, kata Lucky juga akan hadir di Mall Pelayanan Publik yang dicanangkan oleh Menpan RB Asman Abnur. “Kami juga akan hadir disana,” tuturnya.

Dibuatnya tempat-tempat pelayanan paspor ini, menurut Lucky bentuk komitmen dari imigrasi mengakomodir permintaan masyarakat Kota Batam. Sebab dari data yang diterimanya, dalam satu hari bisa 1000 orang yang mengajukan antrian via WhatsApp untuk membuat atau perpanjangan paspor.

“Di sini cukup tinggi animo masyarakat terhadap paspor,” ungkapnya.

Ia menuturkan bangunan imigrasi yang dulunya cukup menampung para pembuat paspor. Tapi akhir-akhir sudah tak muat lagi. Lahan parkir yang terbatas, membuat pemohon paspor harus menumpang parkir di sekitaran gedung DPRD Kota Batam.

“Tak muat lagi disini, makanya kami buka tempat-tempat unit pelayanan di beberapa titik,” ungkapnya.

Saat ini, untuk pendaftaran via WhatsApp sudah mulai dibenahi Lucky. Sebelumnya dalam satu hari pendaftaran via WhatsApp hanya 250, tapi sekarang sudah menjadi 750.

Selain itu, Lucky mengatakan dirinya sedang merancang pergantian paspor secara mandiri. “Seperti anjungan tunai mandiri (ATM,red),” ujarnya.

Ia mengatakan bila ini terealisasi maka masyarakat tak perlu repot lagi mengantri untuk pergantian paspor. “Tinggal mendatangi tempat penggantian paspor secara mandiri, tempelkan KTP dan paspor lama. Jadi deh paspor baru,” tuturnya.

Program ini sedang dalam rancangannya. Ia berharap masyarakat mendukung Program tersebut. “Tentu butuh perjuangan merealisasikan Program itu,” pungkasnya. (ska)

Mari Berwisata Batam-Belawan-Danau Toba-Medan bersama Pelni

0
Kapal Umsini Foto: istimewa

batampos.co.id – PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) tengah membuka paket wisata untuk menunjang sektor pariwisata di Indonesia, termasuk Batam.

Kepala Operasional Pelni Cabang Batam, Ending mengatakan beberapa waktu lalu Pelni berencana membuka paket wisata Batam-Belawan-Danau Toba, Medan.

“Iya itu kemarin wacananya kita akan bekerjasama dengan travel agen dari Singapura,” ujarnya.

Ending menjelaskan paket wisata Danau Toba ini dinilai cukup menarik untuk ditawarkan kepada wisatawan Singapura, ditambah Batam selalu menjadi kota tujuan wisman Singapura menghabiska akhir pekan.

Untuk itu, dia berharap kondisi ini bisa dimanfaatkan untuk menunjang sektor pariwisata. Saat ini sudah ada paket wisata menuju ke Pulau Anambas, Kepulauan Riau (Kepri), dan daerah lain seperti Karimun Jawa, hingga Raja Ampat.

“Semua pemesanan di pusat, mungkin ke depan kalau jadi Batam siap membuka paket wisata ini,” kata Ending.

Untuk armada wisata, ia mengungkapkan kapal KM Kelud siap di upgrade menjadi kapal pesiar demi menyukseskan paket wisata ini.

“Semua sudah siap, termasuk armada juga. Sekarang sebagai pelaksana kita tinggal menunggimu dari pusat saja,” imbuhnya.(cr17)

KPU Provinsi segera Tentukan Dapil

0

batampos.co.id – Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kepri, Arison mengatakan Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Presiden priode 2019-2024 akan digelar serentak. Untuk itu, KPU Provinsi Kepri akan segera menentukan daerah pemilihan (Dapil) untuk persiapan Pileg nanti.

“Sekarang ini, memang kami tengah disibukan untuk menyusun Dapil Pileg di lima kabupaten/kota yang ada di Provinsi Kepri,” ujar Arison Jumat (8/9).

Menurut Arison, sesuai dengan keputusan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum (Pemilu) telah mengatur beberapa hal pokok dalam penyelenggaran Pemilu. Dijelaskannya, untuk penentuan dapil dan jumlah kursi baik itu DPR RI maupun DPRD Provinsi adalah ranahnya KPU Pusat.

“KPU Provinsi mempunyai tanggung jawab untuk menyusun dapil di Kabupaten/Kota. Pekerjaan inilah yang akan kami selesai dalam waktu dekat ini,” papar Arison.

Mantan Ketua KPU Bintan tersebut menjelaskan, teknis penentuan dapilnya akan dibahas agenda bimbingan teknis (Bimtek) yang akan digelar KPU Pusat bulan ini. Diuraikannya, melalui media tersebut akan diketahui, bagaimana teknis penyusunan dapil itu nanti.

Menurutnya, pihaknya baru menerima penjelasan terkait adanya penambahan satu kursi di Dapil Kepri untuk DPR RI. Sedangkan untuk lainnya belum ada gambaran pasti. Dikatakannya, penjelasan lengkapnya akan terlihat dalam PKPU nanti.

“Sampai saat ini, kami masih menunggu terbitnya PKPU untuk pelaksanaan Pileg dan Pilpres serentak nanti,” paparnya lagi.

Ditanya terkait adanya informasi bertambahnya dapil di Kepri. Mengenai hal itu, Arison mengatakan belum ada diputuskan terkait penambahan tersebut. Untuk DPR RI dan DPRD Provinsi merupakan kewenangan pusat. Pihaknya hanya bertanggungjawab untuk Kabupaten/Kota.

“Khusus untuk Kabupaten/Kota, jika terjadi penambahan Dapil belum tentu diikuti dengan penambahan kursi. Artinya, bisa saja kursi didapil sebelumnya dipindahkan,” jelasnya.

Disebutkannya, dirinya memang mendapatkan tanggungjawab untuk membidani Penyusuan Dapil, Pergantian Antar Waktu (PAW), dan Pelaksanaan Pemungutan dan Penghitungan Suara. Ditambahkannya, apabila sudah penjelasan resmi tentang tahapan Pileg maupun Pilpres nanti, tentu akan dilakukan sosialisasi.

“Kalau memang sudah pasti, tentu akan kita tindaklanjuti dengan sosialisasi. Karena juklak dan juknisnya nanti ada didalam PKPU,” tutup Arison.

Hal yang sama juga disebut Komisioner bidang hukum KPU Batam, Mangihut Rajagukguk. Menurutnya, untuk penetapan daerah pemilihan, pihaknya masih menunggu KPU Pusat.
Ia menjelaskan informasi yang diterima saat ini KPU pusat masih menunggu data dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terkait jumlah penduduk di Batam.

“Setelah data diperoleh baru kita susun dapilnya, serta diadakan kajian publik sebelum ditetapkan,” jelas Mangihut, kemarin.

Kajian publik ini akan dibahas bersama DPRD Kota Batam misalnya, dapil satu Batamkota dan Lubukbaja, apakah bisa atau seperti apa.

“Kalau semua dirasa cocok dan disetujui baruah kita plenokan, paling lambat April nanti sudah ditetapkan dapil Batam,” terang pria berkacamata ini.
Mangihut mengaku, Oktober nanti pihaknya akan membuka pendaftaran parpol peserta pemilu.

“Ada beberapa partai baru yang siap meramaikan pemilu di Batam,” ucapnya.
Usai pendaftaran, ujarnya, partai akan diverifikasi mulai dari struktural hingga anggota partai, minimal satu partai itu harus ada seribu anggota. “Mereka yang memenuhi akan lolos akan dikirim ke KPU pusat untuk disahkan, pengumuman paling lambat Februari 2019,” ungkapnya. (jpg/cr17)

PT ASL Kembali Beraktifitas Normal

0

batampos.co.id – Insiden terbakarnya kapal tanker Gamkonora milik Pertamina di kawasan galangan PT ASL, Tanjunguncang yang menewaskan lima pekerja, Kamis (7/9) lalu, tidak menghambat aktifitas pekerja lain di dalam kawasan perusaahaan galagan kapal tersebut.

Aktifitas proyek hanya lumpuh pada Kamis sore saat awal kejadian, itu karena saat kebakaran terjadi pekerja langsung berhamburan keluar perusahaan. Jumat (8/9) aktifitas proyek dalam perusahaan tersebut kembali berjalan normal. Ratusan pekerja tetap kembali beraktifitas seperti biasa.

Menurut sejumlah pekerja, aktifitas proyek yang terhambat hanya pada kapal yang terbakar itu. Sementara proyek-proyek lain tetap berjalan seperti biasa. “Lokasinya berbeda-benda makanya kami yang tidak di kapal yang terbakar itu tetap masuk kerja,” ujar Andre, seorang pekerja.

Pihak perusahaan juga sepertinya tak terlalu sibuk dengan insiden tersebut. Pasalnya aktifitas proyek dalam perusahaan itu terpantu kembali normal selain di lokasi kapal yang terbakar itu. Manajemen PT ASL saat dikonfirmasi, sepertinya menyerahkan sepenuhnya insiden tersebut ke PT Sinar Cendana subcon yang mengerjakan kapal tersebut. (eja)

Kader 45 Posyandu di Batam belum Terima Insentif

0
ilustrasi

batampos.co.id – DPRD Kota Batam menyayangkan sikap dinas sosial yang tak kunjung membayarkan insentif untuk semua kader Posyandu di Batam. Masih ada 315 kader dari 45 posyandu di Batam yang tak menerima insentif. Anggarannya diperkirakan lebih dari Rp 55 juta rupiah.

“Ada yang sudah enam bulan mengabdi, ada yang sudah satu tahun. Bahkan ada yang sudah lebih dari satu tahun. Mereka tak dapat insentif. Ini sangat kita sayangkan,” kata anggota komisi IV DPRD Kota Batam, Riki Indrakari di ruang kerjanya, Jumat (8/9).

Ia menjelaskan saat ini ada sekitar 455 posyandu di Batam. Satu kelompok Posyandu terdiri dari 7 anggota. Di mana setiap kader berhak mendapatkan insentif Rp 175 ribu setiap tahun.

“Mereka (kader) sudah bekerja dengan bayaran yang sangat kecil. Itu pun tidak dibayarkan. Ini harus menjadi perhatian kita semua,” katanya.

Rencananya di 2018 mendatang, insentif untuk kader baru bisa dibayarkan. Bahkan anggaran akan ditambah. “Rencananya kita akan menaikkan dari Rp 175 ribu menjadi 200 ribu,” katanya.

Anggota komisi IV, dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Aman juga menegaskan agar pihak dinas sosial bisa melakukan pendataan bagus. Di mana hak dari setiap kader yang sudah mengabdi harus dibayarkan.

“Bahkan yang saya dengar ada yang sudah hampir dua tahun mengabdi tanpa insentif. Ini harus diseriusi,” katanya.

Dari segi angka, Insentif itu tidak setimpal dibanding tenaga dari para kader yang bisa melayani ratusan bahkan ribuan warga. Ia berharap di tahun 2018 mendatang, masalah serupa tidak akan terulang lagi.

“Karena memang masih peralihan di tahun ini. Tetapi di tahun depan, hal seperti ini jangan lagi terulang,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Hasyima mengakui bahwa semua kader akan diberikan haknya di tahun mendatang. Di mana kesalahan ini terjadi karena adanya peralihan dari dinas kesehatan ke dinas sosial. Sehingga memungkinkan ada kesalahan pendataan.

“Di tahun 2016 lalu, ini masih di bawah dinas kesehatan. Tetapi sekarang sudah di dinas sosial dan masuk di bidang pemberdayaan masyarakat. Jadi karena peralihan saja. Tetapi ini akan kita selesaikan,” katanya.

Ia juga menegaskan bahwa pihaknya akan benar-benar melakukan pendataan ke lapangan. Sehingga semua kader bisa terakomodir. Selain posyandu, tahun ini ada beberapa program dari dinas lain yang masuk ke dinsos seperti PKK dan juga Jumantik. (ian)

BP Batam Terbitkan Perka Kode Etik Pegawai

0

batampos.co.id – BP Batam mengelar memperkenalkan Peraturan Kepala BP Batam Nomor 12 Tahun 2017 tentang Kode Etik Pegawai Badan Pengusahaan Batam. Tujuan dari regulasi baru ini adalah untuk mewujudkan nilai – nilai integritas, pelayanan prima, dan akuntabel serta upaya mencegah pelanggaran-pelanggaran etika Aparatur Sipil Negara (ASN).

Asisten Deputi Pembinaan Integritas & Penegakan Disiplin SDM Aparatur, Kementerian PANRB Bambang D Sumarsono mengatakan kode etik dan perilaku menjelaskan bahwa pelaksanaan kode etik pegawai BP Batam sangat tepat dilakukan mengingat saat ini sejalan dengan program revolusi mental aparatur negara yang digaungkan oleh Presiden RI.

“Untuk itu diperlukan suatu budaya yang baik dalam organisasi agar menumbuhkan suatu sinergi yang positif dan saling mendukung,” katanya belum lama ini.

Kemudian ia mengatakan fungsi kode etik di suatu instansi sebagai pedoman ASN agar terhindar dari penyimpangan tugas, mengatur etika dan tingkah laku dalam lingkungan kerja, memberi arah dan petunjuk untuk melaksanakan tugas sehingga dapat diaktualisasikan secara objektif dalam memberikan pelayanan yang prima yang efektif dan efesien kepada masyarakat (publik).

“Rancangan kode etik dan perilaku pegawai adalah modal dasar bagi instansi dan kemudian bagaimana kita selanjutnya meng internalisasi ke alam bawah sadar kita sehingga memberikan asumsi dan penilaian yang positif untuk ber perilaku teladan,” ujarnya.

Sementara itu, Deputi I BP Batam, Sigit Pramudito menyampaikan latar belakang kode etik Pegawai BP Batam dibuat dan dibutuhkan adalah sebagai pedoman bagi setiap Pegawai BP Batam, dalam bersikap dan bertingkah laku yang dapat menciptakan pegawai yang berkarakter, berdedikasi, bertanggung jawab, kreatif, berdisiplin, dapat bekerja sama dan memiliki kemampuan, keteladanan, kepekaan serta kesadaran dan wawasan kebangsaan yang tinggi.

“Kode etik merupakan penjabaran dari sumpah jabatan bagi aparatur negara, disini dijelaskan berupa norma, nilai, kepatuhan, dan juga sanksi,” imbuhnya.

Ia menambahkan nantinya dengan bertambahnya pengetahuan dan wawasan mengenai kode etik dan program budaya serta disiplin ASN diharapkan agar peserta dapat menambah ketaatan pada peraturan perundang-undangan dan ada perbaikan perilaku dalam menjalani pekerjaan sehari-hari.(leo)

 

 

Komisi IV Tolak Pembatalan Anggaran Komputer

0
ilustrasi. F.Yusnadi/Batam Pos

batampos.co.id – Rencana Dinas Pendidikan Kota Batam yang ingin membatalkan pengadaan 350 komputer ditolak oleh Komisi IV DPRD Kota Batam. Bahkan DPRD Kota Batam mencium ketidakberesan Disdik dalam menyusun dan memperhitungkan anggaran untuk program kerja mereka.

Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Batam, Udin P Sihaloho menilai Disdik mempermainkan anggaran yang telah diajukan. Sebab, saat penyusunan Rencana Kerja Anggaran (RKA) beberapa waktu lalu, Disdik ngotot untuk pengadaan komputer. Namun, saat pembahasaan sudah jauh, secara tiba-tiba Disdik ingin mencabut postingan anggaran tersebut.

“Nggak bisa mempermainkan anggaran seperti ini. Kemarin ngotot, sekarang malah ingin batalkan. Ada apa?,” kata Udin, Jumat (8/9).

Ia beranggapan Disdik tidak menyusun dan memperhitungkan program kerjanya dengan baik. Bahkan, Disdik dinilai tidak sepenuhnya paham bahwa dalam pengadaan komputer, sarana dan prasarana sekolah harus sesuai. Sehingga komputer tersebut dapat bermanfaat bagi siswa dan tidak bertumpuk digudang.

“Infrastruktur juga harus diperhitungkan. Seperti listrik dan ruangan. Jangan sampai, komputer ini tak bermanfaat sama sekali,” tegas Udin.

Menurut dia, postingan anggaran terkait pengadaan komputer tersebut harus dilanjut. Sebab, tak mungkin DPRD kembali menggelar rapat hanya karena penyusunan anggaran Disdik yang belum matang.

“Tak mungkin rapat lagi. Banyak mitra Komisi IV yang akan dibahas. Dulu mereka ngotot dan sekarang kita ngotot meneruskan.Notulennya sudah dibuat,” beber Udin.

Sebelumnya, Disdik Kota Batam ingin membatalkan pengadaan 350 komputer untuk sekolah di Batam. Alasannya, karena Disdik ingin fokus pada pembangunan fisik. Hal itu sesuai dengan intruksi Walikota Batam yang ingin Disdik fokus untuk pembangunan sekolah. (she)

Zapin, Enak Kali Wak …

0
(ki-ka) Ussy Sulistiawaty, Andhika Pratama, GM Batam Pos Guntur Marchista Sunan, Manager Iklan Batam Pos Tri Agus berfoto bersama di kantor Batam Pos, Sabtu (9/9). F Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Zapin ialah sebuah tari rancak khas Melayu. Namun zapin yang dimaksud bukanlah tarian itu tetapi kue besutan selebritis Indonesia yakni Andhika Pratama dan Ussy Sulistiawaty.

Pasangabn artis ini menyasar warga Batam dan para tetamu yang datang di kota ini sebagai buah tangan wajib sepulang dari Batam.

Keduanya memilih Batam karena memiliki peluang bisnis yang cukup besar. Apalagi Batam merupakan Kota terbesar nomor tiga di Sumatra dan berdekatan langsung dengan negara tetangga.

Andhika dan Ussy berkunjung ke kantor Batam Pos di lantai 2 Graha Pena Batam Center, Sabtu (9/9/2017) untuk memromosikan Zapin dengan tag line #enakkaliwak.

Zapin diolah sedemikian rupa dengan rasa khas bertekstur lembut.

Minggu, (10/9) Zapin bisa didapat di Nagoya Hill Siperblok.

“Tadi berangkat sekitar jam 4 dari Jakarta. Sampai di Batam kami langsung ke hotel untuk mandi dan langsung ke sini. Besok sebelum grand opening kami hadir di Car Free Day untuk memperkenalkan Zapin ke masyarakat,” kata Andika yang saat itu datang bersama timnya.

Dikatakan Andhika, ia sudah membuka cabang toko kue di beberapa daerah di Indonesia. Setiap daerah memiliki nama kue yang berbeda dengan tujuan lebih dekat dengan masyarakat setempat.

“Tiap kota namanya berbeda-beda. Di Batam kita beri nama Zapin agar membeli Zapin, masyarakat bisa ingat tarian zapin bisa ingat Batam juga. Jadi saya mengajak masyarakat untuk memiliki zapin,” terang Andhika.

Menurut dia, Batam memiliki potensi yang cukup besar untuk dunia wisata. Apalagi destinasi di Batam cukup banyak dengan pantai yang bagus. Karena itu, ia optimis Zapin bisa diterima dan berkembang di Batam.

“Kami menambah variasi makanan di Batam. Apalagi Zapin memiliki rasa yang berbeda dan mudah diterima lidah masyarakat manapun,” jelas Andhika.

Sementara itu, GM Batam Pos Guntur Marchista Sunan yakin Zapin bisa berkembang di Batam. Kedatangan Andhika dan Ussy ke Batampos untuk meempromosikan Zapin juga sangat tepat. Sebab, Batam Pos (grup Jawa Pos) memiliki pembaca yang banyak dibanding media lainnya di Batam.

“Kami sudah melakukan survei dan Batampos terbukti memiliki pembaca terbanyak di Batam. Kita juga memiliki SDM yang tangguh,” terang pria yang akrab disapa Guntur.(she)