Kamis, 2 April 2026
Beranda blog Halaman 12960

Jaga Solidaritas, TNI-Polri Olahraga Bersama

0
Anggota TNI dan Polri saling berbaur satu sama lainnya sebelum olahraga bersama yang dilaksanakan di Lapangan Batalyon Infanteri Raider Khusus 136/TS, Barelang, Sabtu (26/8). F. Iman Wachyudi/ Batam Pos

batampos.co.id – Sebagai upaya mewujudkan TNI/Polri yang kuat dan solid, kedua institusi yang terdiri dari Yonif Raider Khusus 136/TS, Sat Brimob Polda Kepri, Kodim 0136/Batam, Batalyon Infanteri 10/Satria Bhumi Yudha, Lanal Batam dan Rumkit melakukan olahraga bersama di Lapangan Batalyon Infanteri Raider Khusus 136/TS, Barelang, Sabtu (26/8).

Olahraga bersama ini, dipimpin langsung Dandim Batam Letkol Infanteri Dwi Sasongko, Danyonif RK 136/TS Letkol Inf Santoso, Danyon Marinir 10 SBY Letkol Marinir Charles Arianto Lumban Gaol dan para Dansat.

“Hari ini kita olahraga bersama (TNI/Polri), sebagai ajang untuk memupuk persaudaraan, dan menunjukkan kepada masyarakat luas bahwa TNI Polri kuat dan solid,” ungkap Dandim Batam, Letkol  Infanteri Dwi Sasongko dalam arahannya saat apel bersama sebelum olahraga dimulai.

Berbagai olahraga yang dimaksudkan, bola kaki, bola voli, tenis meja, tenis lapangan dan badminton yang diawali dengan yel-yel bersama serta senam bersama.

“Karena sifat kebersamaan, tidak ada istilah menang atau kalah, tetapi hanya olahraga dan saling berbaur,” terangnya.

Dengan kebersamaan, lanjutnya, menjadi modal dasar sebagai garda terdepan menjaga keutuhan Bangsa. Sebab menurutnya tantangan ke depan sangat berat, sehingga dibutuhkan solidaritas antara berbagai satuan.

Ditempat yang sama, Danyonif RK 136/TS Letkol Inf Santoso mengaku bersyukur bisa menjadi tuan rumah acara. Harapannya TNI/Polri kuat, dengan kebersamaan dan persatuan.

“Kita ingin memberitahukan kepada semua bahwa kita (TNI/Polri) bersama kuat dan solid,” pungkasnya. (iwa)

Polres dan Kompi D Jalin Soliditas

0
Safari Jumat keliling anggota Polres Natuna dan Raider Kompi D Tuah Sakti. F. Aulia/Batam Pos.

batampos.co.id – Memiliki tugas dan tanggungjawab menjaga keamanan wilayah yang sama, Sabhara Polres Natuna dan personel Raider Kompi D melakukan olahraga jogging bersama, Jumat (25/8).

Kapolres Natuna AKBP Charles Panuju Sinaga mengatakan, koordinasi dan komunikasi harus terus terjalin antara personel Polres dengan personel Raider. Meskipun berbeda satuan, namun dimata negara dan masyarakat, tugas dan tanggungjawab keduanya sama.

“Tahap awal ini mungkin baru sebatas jogging bersama dan salat Jumat bersama. Ke depan kita lakukan kegiatan lain yang tujuannya meningkatkan soliditas antar personel,” kata Kapolres Charles di Mapolres Natuna.

Kegiatan olahraga bersama ini sambung Kapolres, hanya contoh kecil, semua lembaga vertikal bisa melakukan hal sama. Tujuannya untuk meningkatkan hubungan silaturahmi antar satuan sekaligus menambah keakraban antar personel.

“Kalau antar satuan sudah saling kenal, komunikasi akan lebih lancar. Bisa saling menjaga satu sama lain, khususnya saat menjalankan tugas dilapangan,” ujarnya.(arn)

Klaim Itu belum Jadi Utang BPJS Kesehatan…

0
Pasien mengantre di Poli RSUD Embung Fatimah, Batuaji, Selasa (16/8).  F. Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Berdasarkan hasil pertemuan pihak BPJS Kesehatan dengan pihak RSUD Embung Fatimah serta Pemko Batam, di kantor Pemko, Kamis (24/8) sore, bahwa sudah adanya kesinkronan data biaya yang diajukan (klaim) ke BPJS Kesehatan sebesar Rp 14 miliar.

Besaran angka tersebut merupakan pembiayaan klaim yang diajukan RSUD dalam 2 tahap ke BPJS Kesehatan yakni, pengajuan di tanggal 9 Agustus dan 28 Agustus.

“Benar, total keseluruhannya sebesar Rp 14 miliar. Tapi itu masih outstanding claims,” ujar Kabid penjaminan manfaat rujukan BPJS kesehatan cabang Batam, dr.Retri Flori, saat dikonfirmasi Jumat (25/8).

Ia menjelaskan, outstanding claims atau klaim yang masih dalam proses itu diartikan sebagai pembiayaan yang belum menjadi utang BPJS Kesehatan. Dirincikannya, dua tahap klaim yang diajukan adalah klaim susulan Oktober 2016 sampai dengan Februari 2017, klaim pelayanan rawat inap Maret 2017, serta klaim pelayanan rawat inap dan rawat jalan April 2017.

“Keseluruhannya masih dalam proses verifikasi. Selagi belum di tanda tangani (disetujui) atasan yang menyatakan verifikasi selesai, maka nilai tersebut belum sebagai utang BPJS Kesehatan,” terang dr.Retri.

Lanjutnya, dari klaiman yang sudah di tanda tangani, baru akan dihitung 15 hari ke depan untuk pencairan biayanya. “Jadi tidak langsung dicairkan setelah proses verifikasi dinyatakan selesai. Karena harus menunggu 15 hari untuk pencairan dana,” terangnya.

Ia berpendapat, ada perbedaan dalam cara pencatatan keuangan RSUD dengan BPJS Kesehatan. Dimana, biaya yang belum ditagihkan RSUD ke BPJS Kesehatan sudah dianggap sebagai piutang oleh RSUD. Sementara, pihak BPJS menganggap klaiman menjadi utang setelah proses verifikasi selesai.

“Semoga pemahaman ini bisa diterima semua pihak terkait SOP BPJS Kesehatan, agar tidak ada lagi anggapan bahwa kami menunda-nunda pembayaran klaim,” tegas dr.Retri. (nji)

Tiap SD Wajib Punya Guru Bahasa Inggris

0
Sejumlah orantua murid saat mengantar anaknya sekolah di hari pertama masuk sekola pada tahun ajaran baru di SD 010 Batamkota, Senin (17/7). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Dewan Pendidikan (DP) Batam memandang pendidikan bahasa Inggris sebagai salah satu mata pelajaran yang masih diajarkan dengan cara asal-asalan. Pembelajaran bahasa Inggris bagi siswa SD belum didasarkan pada acuan yang jelas dan penyiapan guru yang tepat.

“Banyak di sekolah dasar yang menyerahkan guru bahasa Inggris kepada guru yang memang bukan keahliannya, tanpa disertai pelatihan yang memadai,” ujar ketua DP Batam, Sudirman Dianto.

Menurutnya, pengajaran bahasa Inggris di SD harus diimbangi dengan pengajar yang kompeten. Pengajar harus sarjana pendidikan bahasa Inggris. “Jadi tak bisa asal guru. Dan kalaupun guru lain harus pelatihan atau diklat dulu. Sehingga kemampuannya lebih terukur,” kata dia.

Diakui Sudirman, bila melihat perkembangan jaman saat ini, bahasa Inggris menjadi kebutuhan wajib di semua jenjang pendidikan. Tak hanya SD, lulusan sarjana pun dituntut memiliki kemampuan bahasa Inggris. Sehingga berefek positif ketika mereka telah memasuki dunia kerja.

“Spiritnya sudah dipertegas Wali Kota, agar anak-anak kita sejak usia dini sudah terbekali dan terbiasa dengan bahasa Inggris,” lanjut dia.

Kebijakan ini, lanjutnya, harus berbanding lurus dengan ketersediaan tenaga pendidik bahasa Inggris di Batam. Untuk itulah, sebagai pengawas pendidikan ia mendorong dinas pendidikan menambah jumlah guru bahasa Inggris atau memberikan diklat bagi guru-guru yang sudah ada.

“Kita dukung Wali Kota Batam untuk memaksimalkan pembelajaran bahasa Inggris di setiap sekolah. Dan jikapun tidak ada perekrutan baru. Manfaatkan guru yang ada dengan memberi pelatihan dan diklat bagi mereka sehingga guru tersebut lebih profesional,” terangnya.

Anggota Komisi IV DPRD Batam, Safari Ramadhan mendukung usulan DP tersebut. Menurutnya sudah seharusnya ada peningkatan mutu pendidikan khususnya mata pelajaran bahasa Inggris.

“Tentu harapan guru yang mengajar harus profesional. Karena pelajaran bahas Inggris tidaklah sama dengan bahasa Indonesia. Memang harus guru yang keahliannya disana,” kata Safari. (rng)

Ironman 70.3 Bintan; Perkawinan Ajang Sport Internasional dan Destinasi Kelas Dunia

0

Bintan kembali sukses menggelar ajang internasional Ironman 70.3 Bintan 2017. Ini prestasi yang ciamik karena sejak digelar pertama kali tahun 2015, peserta terus bertambah. Kesuksesan pergelaran sebelumnya dan keindahan Bintan yang membuat peserta meningkat.

Duabelas pria serentak menabuh genderang menyambut Mike Phillips yang mencapai garis finish Ironman 70.3 Bintan. Bunyi genderang itu bak menyambut pahlawan yang baru saja pulang berperang dan membawa kemenangan. Yah, tabuhan nan rampak itu ada benarnya. Mike Pihilips meraih kemenangan setelah berjuang selama hampir empat jam untuk menaklukkan arena Ironman 70.3 Bintan, Minggu 20 Agustus 2017.

Mike Phillips menjadi atlet pria tercepat dengan waktu 3 jam 54 menit dan 37 detik. Terpaut dua menit dan 41 detik dari juara kedua Domenico Passuello dari Italia. Sementara juara bertahan Fredrik Croneborg dari Swedia terperosok ke peringkat ketiga dengan waktu 4 jam 1 menit dan 55 detik.

Tak hanya atlet pria saja yang mendapat sambutan begitu hangat dan antusias. Atlet wanita yang pertama mencapai garis finish demikian. Anak-anak berdiri di sisi kiri kanan lintasan menuju gerbang finish. Memukul-mukulkan balon tepuk dan dibarengi suara elu-eluan yang riuh. Lalu 12 pria di ujung depan gerbang finish menabuh genderang untuk sang juara.

Atlet wanita tercepat adalah Amelia Watkinson dengan waktu 4 jam 20 menit dan 54 detik. Menyusul Anna Eberhardt dari Hungaria finish dengan waktu 4 jam 33 menit dan 13 detik. Lalu juara bertahan, Kate Bevilaqua harus puas di posisi ketiga dengan waktu 4 jam 41 menit dan 46 detik. Bagi Amelia Watkinson, kemenangan ini menunjukkan dominasinya. Ia sebelumnya juara di Ironman 70.3 Philipina.

Mike Phillips dan Amelia Watkinson pun sukses mengawinkan medali emas Ironman 70.3 Bintan pada kategori elite pria dan wanita. Sebab keduanya atlet asal Selandia Baru. Bagi Phillips, Bintan tempat yang indah dengan pantai yang menyenangkan. Salah satu arena renang dan trek sepeda terbaik yang pernah ia jajal.

“Trek sepeda sungguh menantang dengan jalur yang cepat. Trek yang sangat bagus secara keseluruhan,” kata Phillips saat sesi wawancara.

Bintan memang menyajikan pemandangan yang indah dan alam yang hangat bagi ribuan atlet dari berbagai negara pada Ironman 70.3 Bintan 2017. Ditambah kehangatan masyarakatnya yang rela berdiri di pinggir jalan untuk menyemangati peserta. Serta ribuan pengunjung yang datang langsung ke pusat arena di Lagoi Bay, Bintan. Mereka tak hanya datang dari kota lainnya di Indonesia, tetapi juga wisatawan mancanegara.

Inilah yang menarik peserta Ironman 70.3 untuk kembali datang ke Bintan. Ironman 70.3 Bintan kali ini diikuti 1.150 atlet dari 39 negara. Naik 28 persen dari tahun sebelumnya. Sebanyak 80 persen dari luar negeri. Peserta dari usia 18-80 tahun. Melonjaknya peserta didorong oleh meningkatnya rating tingkat kepuasan atlet pada survei Ironman 70.3 global tahun 2016 yang mencapai 95 persen. Event ini pun menempati peringkat pertama di Asia. Terbaik ketiga di dunia.

Ironman 70.3 Bintan satu dari lebih dari 100 Ironman 70.3 series global. Dalam ajang kelas dunia ini, atlet berenang 1,9 km, bersepeda 90 km, dan lari 21 km. Sejak subuh, mereka berkumpul di Lagoi Bay, Bintan. Sementara lomba dimulai pukul 06.00 waktu Indonesia bagian barat. Diawali atlet elite pria, menyusul atlet elite wanita, dan berturut-turut atlet amatir berdasarkan katagori umur.

Atlet memulai dengan berenang di pantai yang berpasir putih satu lap. Arena renang ini terpilih sebagai yang terbaik di Asia oleh AsiaTri.com karena karakteristikanya. Hangat, tingkat visibility yang cemerlang, dan tanpa gelombang. Begitu juga juga trayek sepeda, terbaik di Asia, dengan single lap, pemandangan yang indah sepanjang rute, hutan hijau, dan tepi pantai yang fantastis.

Lalu para triatlet mengakhiri lomba di arena lari dengan pemandangan yang bervariasi dan tentunya indah. Melewati pantai, tepian hutan, dan melalui danau. Rute lari mengelilingi danau ini memberikan kesempatan bagi triatlet melihat atlet lainnya. Para triatlet pun mengakhiri harinya dengan pengalaman yang tak terlupakan di Bintan.

Bisa dikatakan, Ironman 70.0 Bintan ini bukan sekadar ajang lomba triathlon berkelas dunia. Ia juga ajang yang memamerkan keindahan alam Bintan. Ajang yang mengabarkan keelokan alam tropis Indonesia kepada dunia. Salah satu ajang kualifikasi kejuaran dunia Ironman ini pun semakin mengangkat pamor Bintan.

Bintan memang memiliki destinasi wisata kelas dunia yang sudah tersohor di Kawasan Wisata Terpadu Lagoi atau Bintan Resorts. Kawasan ini seluas 23 ribu hektar dan menghadap Laut China Selatan. Destinasi wisata utama berupa pantai yang spektakuler di utara pulau dengan hamparan pasir putih. Di kawasan ini tersedia prasarana dengan fasilitas modern seperti hotel, club, spa,lapangan golf serta resort-resort yang sangat indah dan menakjubkan. Bintan pun dikenal karena resort-resort yang indah.

Resort yang sudah mendunia itu antara lain Nirwana Garden Resort, Banyan Tree Resort, Angsana Resort dan Spa Bintan, Ria Bintan Golf Lodge, Bintan Lagoon Resort, Club Met Bintan, dan Sancaya Resort. Bintan juga memiliki berbagai syarat yang harus dimiliki sebagai satu destinasi. Mulai dari aksesibilitas, amenitas juga atraksi.

Bahkan semua unsur tersebut di Bintan telah berstandar dunia dengan keragaman yang dapat dinikmati wisatawan dari berbagai kalangan. Tak pelak, destinasi kelas dunia dan Ironman 70.3 Bintan semakin mengukuhkan Bintan sebagai destinasi lengkap yang pantas dikunjungi.

“Destinasi kita sangat lengkap, bahkan di Bintan punya kolam renang yang ada hanya di Bintan, kita punya lapangan golf, kita punya resort yang lengkap. Jika anda membawa keluarga, sudah pasti akan tertampung di sini dan semua happy dengan alam yang asli dan tidak dimiliki negara lain. Kita punya keindahan alam yang bisa kami persembahkan di Ironman. Tentu ini akan memberikan dampak yang besar,” begitu kata Kepala Dinas Pariwisata Bintan Luki Zaki Prawira. (AHMADI SULTAN, Bintan)

Tunjangan Anggota Dewan Bertambah

0

batampos.co.id – Penghasilan bulanan 27 orang anggota DPRD Kabupaten Karimun non pimpinan akan bertambah pada ABPD murni 2018 mendatang.

Pasalnya, pemerintah tidak diperbolehkan lagi menyiapkan sarana mobil dinas untuk anggota dewan non pimpinan. Sebagai gantinya, pemerintah pusat mengeluarkan PP nomor 18 Tahun 2017 tentang Hak Keuangan dan Administratif Pimpinan dan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah.

”Atas dasar PP tersebut, bulan lalu kita sudah membahas dan mengesahkan peraturan daerah (Perda) yang mengatur tentang tunjangan transportasi untuk anggota dewan non pimpinan. Ketentuan tentang tunjangan transportasi ini akan diatur dengan peraturan kepala daerah (Perkada). Otomatis penghasilan anggota dewan akan bertambah,” ujar Wakil Ketua DPRD Kabupaten Karimun, Bhakti Lubis, Jumat (25/8).

Saat ini, katanya, penghasilan bruto anggota dewan non pimpinan sebelum dipotong pajak sebesar Rp 21 juta. Sehingga, dengan adanya tunjangan transportasi nanti akan mendapatkan penghasilan bruto Rp 30 juta. Artinya, ada tambahan sekitar Rp 9 juta. Tambahan ini berasal dari uang sewa mobil yang diberikan kepada setiap anggota dewan non pimpinan yang diberikan tunjangan sewa mobil dengan harga di bawah Rp 10 juta.

”Uang sewa mobil untuk sarana transportasi anggota dewan untuk Pulau Karimun sudah kita survei. Yakni, dalam satu bulan di bawah Rp 10 juta. Selain itu, untuk CC mobil yang diperbolehkan untuk disewa di bawah 2.000 CC. Secara pribadi mendukung pemberian tunjangan transporatasi kepada anggota DPRD. Hanya saja, saya berharap tunjangan yang didapat ini harus diikuti dengan meningkatkan kinerja,” kata Bhakti. (san)

Industri Manufaktur Batam mulai Bergerak

0
ilustrasi pekerja di Batam.
foto: cecep mulyana / batampos

batampos.co.id – Kinerja industri manufaktur di Batam mulai menunjukkan peningkatan. Bahkan beberapa perusahaan di Kawasan Industri Batamindo dan kawasan industri lainnya mulai melakukan perluasan usaha.

“Sudah ada beberapa perusahaan yang rencananya mau perluasan. Yang sudah bangun saat ini adalah PT Dynacast di Batamindo,” kata Wakil Koordinator Himpunan Kawasan Industri (HKI) Kepri, Tjaw Hoeing, Jumat (25/8).

Hoeing mengatakan saat ini masih ada beberapa perusahaan di Batamindo yang sedang negosiasi perluasan dan ada yang akan melakukan negosiasi. “Kalau nama-namanya tak usah dipublikasikan dulu. Tunggu ada kejelasan kontrak dulu,” katanya.

Skala perluasan yang dimaksud termasuk besar. Jika sudah beroperasi, satu perusahaan bisa menyerap ratusan tenaga kerja. Dan ini menjadi bukti bahwa industri di Batam sudah mulai bangkit.

“Kita berharap jangan yang hanya perluasan. Mudah-mudahan akan ada perusahaan yang baru yang menanamkan modalnya di Batam,” katanya.

Selain itu, ada juga perusahaan yang sedang melakukan perluasan di Kawasan Industir Kabil, Nongsa, Batam. Namun pria yang akrab disapa Ayung ini mengaku tak ingat nama-nama perusahaan tersebut. Ia hanya memastikan, perusahan-perusahaan tersebut sudah mengurus izin melalui propgram perizinan tiga jam atau i23J.

Saat ini beberapa perusahaan juga sedang gencar melakukan perekrutan karyawan. Ini membuktikan bahwa aktivitas produksi di perusahaan di Batam mulai meningkat. Hal ini sejalan dengan angka ekspor Kepri yang juga tercatat tumbuh dalam beberapa bulan terakhir.

“Harapan kita Industri di Batam terus berkembang. Komitmen dari semua pihak sangat penting untuk menjaga investasi yang ada, dan mendatangkan investasi baru ke Batam,” Katanya.

Sementara Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Batam, Sallon Simatupang, menyambut baik perluasan dari beberapa perusahaan di Batam. Menurut dia, banyaknya perusahaan baru maupun perusahaan yang melakukan perluasan akan berdampak postif bagi perekonomian di Batam.

“Makanya semua pemangku kepentingan harus sama-sama berjuang, bagaimana ini bisa terjaga. Intinya berikan kemudahan bagi investor,” katanya.

Ia juga berharap kebangkitan industri juga terjadi di sektor galangan kapal. Sebab galangan kapal mampu menyerap tenaga kerja yang jauh lebih besar. Sehingga jika industri ini bangkit kembali, maka roda perekonomian di Batam akan semakin cepat berputar. (ian)

Presiden Bahas Batam di Singapura, Fokus Persoalan FTZ dan Pengembangan Industri IT

0

Presiden Joko Widodo dijadwalkan akan bertemu Perdana Menteri Singapura, Lee Hsien Long, di Singapura pada 7 September mendatang. Dalam pertemuan bertajuk Singapore-Indonesia Leaders’ Retreat ini kedua pimpinan negara akan membahas evaluasi kerja sama ekonomi antara Singapura dengan Batam, Bintan, dan Karimun (BBK).

“Pertemuan ini diadakan tiap tahun sekali. Tahun lalu di Kendal, tahun ini di Singapura. Intinya adalah membahas kerja sama ekonomi yang meliputi enam pokok kerja,” ujar Deputi IV Badan Pengusahaan (BP) Batam, Robert Purba Sianipar, Jumat (25/8).

Adapun enam pokok kerja sama tersebut meliputi kerja sama ekonomi Singapura dengan BBK, investasi, pertanian, pariwisata, ketenagakerjaan, dan perhubungan.

“Ada juga pembahasan mengenai perbankan. Intinya adalah bagaimana mengevaluasi pola kerja sama selama ini,” jelasnya.

Salah satu pokok pembicaraan utama mengenai bidang investasi nantinya adanya ketertarikan Singapura untuk mengembangkan bisnis Informasi Teknologi (IT) di Batam.

“Akan ada peningkatan investasi terutama di bidang pengembangan IT. Salah satu contohnya kan sudah ada di Batam dan akan dikembangkan, yakni di Nongsa Digital Park,” jelasnya.

Terpisah, Counselor Economy dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Singapura, Aria Wibisono, membenarkan dalam pertemuan Jokowi-Lee Hsien Long nanti akan dibahas mengenai Batam. Ia mengatakan, persoalan Batam terutama revitalisasi Free Trade Zone (FTZ) BBK akan menjadi menu utama dalam pembahasan mengenai kerja sama ekonomi antara Singapura dengan BBK.

“Salah satu caranya adalah dengan pengembangan FTZ BBK yang disinergikan dengan upaya dari Pemda untuk kembangkan KEK dengan insentifnya,” bebernya.

Aria berharap setelah pertemuan tersebut diharapkan pemerintah mendapakan parameter dalam menciptakan kebijakan yang pro investasi. “Peraturan yang baik seharusnya dapat memfasilitasi perkembangan investasi baik PMDN maupun PMA pada sektor-sektor unggulan,” terangnya.

Mengenai perkembangan investasi di bidang IT atau biasa dikenal sebagai ekonomi digital, Aria mengatakan perkembangannya di Batam masih tahap awal. Namun ia menilai, potensi perkembangannya cukup besar baik untuk skala nasional maupun internasional.

“Perkembangannya perlu difasilitasi sehingga dapat membentuk klaster yang mendapatkan dukungan pendanaan, teknologi, dan SDM dari dalam dan luar negeri,” kata Aria. (ian)

 

Menpar Arief Yahya Kuliah Perdana di FEB Unpad

0

Jika menghitung jumlah penghargaan Arief Yahya sejak Dirut PT Telkom, 100 slide power point juga belum cukup. Sepanjang 2016 saat menjabat Menpar RI, Arief Yahya mengumpulkan 26 awards dari 22 negara. Tahun 2017, hingga semester satu sudah 10 awards.

Namun, penghargaan Ganesa Prajamanggala Bakti Adi yang diberikan langsung oleh Rektor ITB Prof Dr Ir Kadarsyah Suryadi DEA ini terasa beda. Lebih mengharukan! Bukan karena Arief Yahya adalah alumnus Teknik Elektro ITB, atau nostalgia dengan momentum Peringatan 97 Tahun Pendidikan Tinggi Teknik di Indonesia” itu.

Tetapi, karena penghargaan tertinggi di kampus ITB Jalan Ganesha Bandung itu justru karena reputasinya menciptakan portofolio bisnis di sektor yang selama ini dipandang sebelah mata oleh bangsa ini. Arief Yahya berhasil meyakinkan publik, bahkan dunia, bahwa pariwisata Indonesia bisa menjadi penghasil devisa terbesar dunia di 2019.

Presiden Joko Widodo pun makin serius melihat progres kepariwisataan Indonesia. Pariwisata dijadikan core economy dan leading sector di pemerintahan Presiden Jokowi. “Dan dalam waktu cepat, gairah ekonomi yang di-create dari pariwisata semakin terasa impact-nya,” kata Arief Yahya.

Tidak mudah menggerakkan bisnis pariwisata, mengalirkan investasi, mengeksplorasi potensi, di sektor yang selama ini tidak terlalu “seksi.” Arief Yahya menggunakan metode “evolusi dipercepat!” Bukan dengan cara-cara revolusi yang menciptakan banyak ekses. “Kalau Anda bisa membayangkan, Anda pasti bisa mewujudkannya!” kata Arief Yahya pede.

Dan, sekarang terbukti, sektor pariwisata terus melejit, Indonesia menjadi the 20th fastest growing in the world. Karena itu Menpar Arief Yahya haru menerima penghargaan utama dari Institut Teknologi Bandung (ITB)

“Penghargaan Ganesa Prajamanggala Bakti Adiutama (satu di antara 5 karetori penghargaan; Ganesa Prajamanggala Bakti Adiutama, Ganesa Widya Jasa Adiutama, Ganesa Widya Jasa Utama, Ganesa Wirya Jasa Adiutama, dan Ganesa Wirya Jasa Utama) diberikan kepada pejabat pemerintah yang telah menunjukkan jasa dan pengabdian yang menonjol/luar biasa selama masa jabatannya sehingga bermakna bagi perguruan tinggi teknik tertua di Indonesia ini,” terang Kadarsyah.

Pada kesempatan itu, penghargaan Ganesa Prajamanggala Bakti Adiutama juga diberikan kepada Sekretaris Kabinet Pramono Anung Wibowo.

Selain dilakukan penganugerahan penghargaan kepada tokoh masyarakat dan alumni ITB yang berjasa besar dalam pengembangan IPTEKS dan institusi tersebut, juga disampaikan Orasi Ilmiah oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Mochamad Basoeki Hadimoeljono.

Menpar Arief Yahya mengatakan, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menggandeng ITB untuk mengembangkan kepariwisataan nasional dalam mendukung target 20 juta wisatawan mancanegara (wisman) tahun 2019.

“ITB sudah mendatangani MoU dengan Kementerian Pariwisata tentang kerjasama dan saling menunjang dalam pelaksanaan tugas kedua belah pihak serta program kerjasama kewirausahaan antara SBM-ITB dan 6 UPT di bawah Kemenpar,” terang Menpar Arief Yahya.

Sebagai implementasi MoU tersebut antara lain; pembahasan pengembangan SDM Pariwisata untuk menindaklanjuti Instruksi Menteri Pariwisata pada 26 Mei 2017 saat mengunjungi Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Bandung serta penyampaian strategi untuk bekerja sama dengan Perguruan Tinggi Pariwisata di bawah Kemenpar dalam mencapai SDM dengan standar global, pencapaian 10% alumni untuk menjadi entrepreneurship, dan english mastery.

Kamis, 24 Agustus 2017 itu, Menpar Arief juga ke FEB Unpad Bandung. Dia menyempatkan untuk memberikan kuliah perdana kepada para mahasiswa baru FEB Unpad di Bale Salawa (Teater di Kompleks Rektorat), Sumedang Km.21 Jatinangor, Jawa Barat.

Menpar Arief Yahya sebagai alumni doktoral Unpad pada kesempatan itu menyampaian topik kuliah “Kontribusi Sektor Pariwisata untuk Meningkatkan Daya Saing Indonesia”. Hadir dalam acara tersebut para dekan dari berbagai fakultas, senat akademik, anggora dewan profesor, dan 500 mahasiswa baru FEB dan 200 masiswa dari fakultas lain Unpad.(*)

West Java Eco Marathon Ajak Peserta Berpetualang di Tengah Alam yang Indah

0

Runners…. siapkan diri untuk 15 Oktober 2017. Ada West Java Eco Marathon (WJEM) yang bisa dinikmati. Dan di sini, pelari bisa merasakan sensasi marathon dengan nuansa berbeda

West Java Eco Marathon memang diset tak biasa. Rutenya dicreate sangat menarik. Selain marathon, peserta diajak berpetualang di tengah alam yang indah. Dari mulai bukit; Perkebunan Teh Malabar, Kertamanah, dan Cinyiruan; sungai, danau, kebun sayuran, desa dan permukiman, hingga area Geothermal Wayang Windu di Pangalengan, Jawa Barat, semua bakal dilewati.

“Mudah-mudahan keunikan ini menjadi daya tarik tersendiri, daya tarik dalam arti kita juga memperkenalkan keindahan alam Jawa Barat, “ungkap Ihsan, Ketua Panitia WJEM 2017.

Sebagai eco marathon , WJEM memasukan faktor zero waste, biodegradable, dan emission minimize. Itu artinya, dalam kegiatan ini tidak akan dipakai botol plastik melainkan gelas kertas atau bahan-bahan yang mudah terurai.

WJEM bukan hanya mengenalkan konsep green sport dan promosi pariwisata, tapi juga mengampanyekan kelestarian lingkungan hidup, dengan memasukkan faktor zero waste, biodegradable, dan emission minimize.

“Dalam eco marathon ini tidak akan dipakai botol plastik melainkan gelas kertas atau bahan-bahan yang mudah terurai,uga tidak ada sepeda motor berbahan bakar, tapi akan digunakan sepeda listrik yang ramah lingkungan. Selain itu juga menggabungkan sport dan tourism, pada setiap spot para peserta lari bisa melihat keindahan alam dan berfoto di sana,” ujar Ihsan.

Pelari kateogri 5K akan melewati Lapangan Tanara Malabar – Jalan Raya Pintu Malabar – Makam Boscha – Bukit Sipon dan finish di Lapangan Tanara Malabar.

Sementara pelari kategori 10K akan melewati Lapangan Tanara Malabar – Jalan Raya Pintu Malabar – Makam Boscha – Jalan Malabar Wisma Melati – Gunung Nini – Jalan Pintu Malabar – Lapangan Tanara Malabar.

Nah, untuk pelari kategori 21K akan digiring melewati Lapangan Tanara Malabar – Jalan Raya Pintu Malabar – Makam Boscha – Jalan Malabar Wisma Melati – Gunung Nini – Jalan Pasir Malang –Gunung Cupu – Kampung Baru – Jalan Palayangan – Peternakan Ultra Jaya Alba – Jembatan Cinta Cileunca – Jalan Desa pulosari – Jalan Desa Margaluyu – Jalan Pintu Babakan – Jalan Pintu Malabar – Lapangan Tanara Malabar.

Sedangkan kategori 42K akan melewati jalur Lapangan Tanara Malabar – Jalan Raya Pintu Malabar – Makam Boscha – Jalan Malabar Wisma Melati – Gunung Nini – Jalan Pasir Malang –Gunung Cupu – Kampung Baru – Jalan Palayangan – Peternakan Ultra Jaya Alba – Jembatan Cinta Cileunca – Jalan Desa pulosari – Jalan Desa Margaluyu – Jalan Desa Marga Mukti – Jalan Perkebunan Kertamanah – Jalan Cinyiruan – Kertamanah Geothermal – Jalan Desa Wanasuka – Jalan Pintu Malabar – Lapangan Tanara Malabar.

“Kombinasi jenis track ini memadukan track jalan raya, road track, dengan track trial marathon. Kalau trial jelas kan ada jalan berbatu, jalan setapak, jalan rumput, naik dan turun,” ungkap Ihsan.

Untuk mencegah kerusakan lingkungan, panitia akan menyediakan slot bagi 3.000 sampai 3.500 pelari yang terdiri dari Nomor 42k (full marathon) sebanyak 500 orang, Nomor 21k (half marathon) sebanyak 1000 orang, Nomor 10k sebanyak 1000 orang, dan Nomor 5k sebanyak 1.000 orang.

Dan peseta tidak akan dibatasi dari dalam negeri, panitia jua akan mengundang pelari dari berbagai belahan dunia.

“Kita akan berusaha untuk mengundang semua provinsi yang ada hubungan persaudaraan sister city, semisal Shizuoka dari Jepang, Guangxi , Sichuan, Chongqing, dan Heiliongjiang. Dari Rusia, Sousmassa dari Maroko, dari Sudan, Korea juga Incheon, dan lain-lain,” ujarnya.

Menpar Arief mengapresiasi kegiatan WJEM 2017 yang baru pertama kali digelar ini dan mengajak netizen berpartisipasi di event cross country ini. Treknya menantang, alamnya bagus, cuaca lagi cerah, mudah mendapatkan kombinasi antara langit biru dan pepohonan hijau di Pengalengan Jawa Barat.

“Saya mengenal Pengalengan. Instagrammable banget, sangat pas buat sambil ikut lomba, bisa ambil foto dan langsung upload.sebarkan keindahan dan pesona nya. Karena itu saya rekomendasi untuk ikut lari West Java Eco Marathon ini,” kata Menteri Arief Yahya. (*)