Kamis, 2 April 2026
Beranda blog Halaman 12962

Malam Ini, Ada Drama Musikal di King Business Centre

0

batampos.co.id – D’Crown Stage Entertaiment King Business Centre (KBC) di Batam Center mengadakan kegiatan Parade Legenda Kerajaan Bawang, Jumat (25/8). Parade ini dikemas dalam drama komedi musikal.

“Kerajaan bawang merupakan sebuah cerita komedi yang di kemas sangat menarik untuk menghibur pengunjung yang datang di KBC,” ujar General Manager PT Putera Tangkas, Fengki Fauzi, Kamis (24/8).

Fauzi mengatakan kerajaan bawang ini menceritakan sebuah kerajaan yang sangat makmur dan damai yaitu bernama Kerajaan Bawang. Kerajaan ini di perintah oleh ratu dan raja bawang yang sangat bijaksana. Dalam cerita ini, banyak melibatkan talent-talent dari Kota Batam.

“Sebelumnya para peserta yang ikut, belum pernah melakukan pagelaraan drama komedi musikal, tentunya ini sebuah pengalaman yang menarik untuk mereka lakukan,” sebutnya.

Sementara itu, Sabtu (2/9) nanti, KBC juga akan mengundang artis Ibu Kota Cita Citata yang akan menghibur masyarakat Batam. Selain Cita Citata hadir juga Amrie & Friends yang turut memeriahkan kegiatan tersebut.

“Banyaknya program-program dari KBC yang kami tawarkan untuk masyarakat Batam, yang tentunya dapat menjadi hiburan tersendiri di daerah Batamcentre khususnya,” jelasnya.

KBC sebagai pusat dari tujuan wisata malam yang menawarkan berbagai pilihan makanan dan minuman. KBC juga selalu memberikan hiburan yang segar dan wadah bagi para talent atau komunitas yang berada di Kota Batam dalam berkreasi. Dan D’Crown Stage Entertainment KBC merupakan penggabungan dari commercial business dan entertaiment dalam satu kawasan yang ditawarkan pengembangan PT Putera Tangkas, berada di jalan raja Isa Batamcentre.

“Perpaduan antara commercial bussines dan entertaiment ini menjadikan KBC sebagai tujuan untuk nilai investasi dan bisnis yang terbaik di Batamcentre,” ujar Fauzi. (cr12)

 

Polisi Amankan Pembobol Money Changer Dan ATM Lintas Provinsi

0
Kedua tersangka

batampos.co.id – Polda Kepri berhasil mengamankan dua orang jaringan pembobol Money Changer, ATM dan brankas. Mereka beraksi lintas provinsi. Dua orang yang berhasil diamankan itu yakni Za dan RT.

Direktur Ditreskrimsus Polda Kepri Kombes Pol Lutfi Martadian menuturkan penangkapan dua orang ini hasil pengembangan dari kasus pembobolan ATM di Sumatera Utara.

“Jaringan ini pernah beraksi di Batam tahun 2013,” katanya, Jumat (25/8).

Ia mengatakan pihak kepolisian cukup lama juga melakukan pengembangan kasus ini. Lutfi mengatakan penangkapan dua orang ini, dipimpin langsung Kasubdit III Jatanras Polda Kepri AKBP Aris Rusdianto.

“Tanya ke Aris untuk lengkapnya, dia udah mengikuti dalam beberapa hari ini,” ujar Lutfi.

Kasubdit III Ditreskrimum Polda Kepri AKBP Aris Rusdianto menuturkan dirinya selama 2 hari 3 malam melakukan pengejaran terhadap dua orang tersangka tersebut.

“Kedua-duanya kami amankan di rumahnya masing-masing,” ujarnya.

Aris menceritakan runutan penangkapan, dimana diamankan pertama yakni Rt di Kavling Sei Tering Blok C 1 , Batu Ampar, Kamis (24/8) lalu.

Ditenggarai Rt memiliki peranan penting membantu THS dalam menjalankan aksi pembobolan ATM Medan.

“THS DPO Polda Kepri atas kasus Money Changer di Batam (kasus pembobolan Money Changer di dekat Hotel Sarijaya, kerugian sekitar Rp 2 miliar, red). RT dan THS ini satu jaringan,” ujar Aris.

Setelah mengamankan RT, Aris mengatakan pihaknya langsung menginterogasinya.

Dari penuturan RT, polisi mendapati tempat tinggal Za di Kavling Blok E Tanjung Sengkuang, Batu Ampar.

“Kami amankan Za itu dini hari tadi sekitar pukul 03.30 (25/8),” ungkap Aris.

Terkait perbuatan para tersangka ini, Aris mengatakan dari penuturan orang-orang di jaringan lintas provinsi ini, baru sekali melancarkan aksinya di Batam.

“Katanya, tapi kami akan lakukan pengembangan lebih lanjut lagi terkait hal ini,” tutur Aris.

Kasus pembobolan Money Changer di kawasan Nagoya oleh jaringan ini dilakukan 29 November 2013. Polisi saat itu berhasil mengamankan tiga orang komplotan ini berinisial Y, LT dan MT. Komplotan ini berhasil menggasak uang tunai sekitar Rp 2 miliar. (ska)

 

Fokus Jalan Pemuda dan Kampung Kolam

0
Sejumlah pekerja menyelesaikan pelebaran dan pendalaman drainase di jalan Pemuda Tanjungpinang, beberapa waktu lalu. Jalan tersebut menjadi langganan banjir akibat dangkalnya drainase yang tidak dapat menampung air hujan sehingga air hujan meluap ke badan jalan. F.Yusnadi/Batam Pos

batampos.co.id – Dalam waktu dekat, Tanjungpinang akan memasuki musim penghujan. Pada masa-masa sedemikian, yang paling dikhawatirkan masyarakat adalah saluran air yang menyebabkan banjir sampai ke rumah-rumah dan poros-poros jalan utama.

Dari tahun ke tahun, Tanjungpinang belum bisa dikatakan bebas banjir ketika musim penghujan tiba. Sebab itu, Walikota Tanjungpinang, Lis Darmansyah masih menjadikan penanganan dan pencegahan banjir sebagai kerja utama.

Di antara sejumlah titik banjir ibu kota, Jalan Pemuda dan kawasan Kampung Kolam jadi perhatian utama. Kata Lis, dikarenakan dua kawasan ini termasuk kategori paling parah genangan airnya ketika musim penghujan tiba.

“Kami mengajukan kembali ke APBN. Angkanya masih sama, Rp 9 miliar untuk di Jalan Pemuda,” tutur Lis belum lama ini.

Sejak awal tahun lalu, pembongkaran dan penataan drainase di jalan ini sudah digesa. Kini sudah memasuki tahap akhir. Lis berharap, genangan air yang seringkali membludak di sana bisa tereduksi lewat proyek pembenahan ini.

Lis menambahkan, sisa dana dari proses penanganan banjir tahap dua di Jalan Pemuda, akan diarahkan untuk menangani banjir di Kampung Kolam.

Proses penanganan banjir yang berjalan ini, sambung Lis, setidaknya mengurangi jumlah titik banjir di Tanjungpinang. “Yang pasti penanganan banjir Tanjungpinang tetap terus dijalankan,” pungkasnya. (aya)

Ketika Anak Istimewa Merayakan Hari Istimewa

0
Sejumlah siswa Pusat Layanan Autis tampak bersemangat saat mengikuti lomba memasang fuzzle di Pusat Layanan Autis di Batamcenter, Kamis (24/8). Kegiatan tersebut dalam rangka petringatan HUT Kemerdekaan RI-72. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Sangat terasa istemewa, perayaan HUT RI ke 72 di Pusat Layanan Autis Batam (PLAB), Kamis (24/8). Lomba yang digelar, mulai dari mengancingkan baju, membawa kelereng, pasang puzzle, meruncingkan pensil, memindahkan bola dan lainnya.

Bagi anak-anak biasa lomba ini sangat gampang. Tapi yang mengikuti perlombaan ini sebanyak 50 orang anak-anak istimewa / berkebutuhan khusus.

“Kami lombakan itu, adalah terapi sehari-hari yang diterapkan di PLAB,” kata Kepala PLAB Riniatun, Kamis (24/8).

Ruangan PLAB dihias dengan atribut HUT RI, bendera merah putih berada dimana-mana. Sehingga membuat anak-anak tersebut pada mulanya keheranan, sekolah mereka ada atribut itu. Riniatun mengatakan pemasangan atribut dan lomba HUT RI ini, untuk menumbuhkan rasa nasionalisme anak-anak itu.

“Kami ingin mereka cinta pada negera ini,” tuturnya.

Selain itu, Riniatun mengatakan ingin anak-anak tersebut merasakan keceriaan perayaan HUT RI.

“Paling penting, orangtua anak-anak melihat apa yang kami ajarkan,” ujarnya.

Ia berharap lomba-lomba yang digelar ini, dapat dilanjutkan orang tua di rumah. Sebab lomba ini mengasah perhatian anak, saraf motorik.

“Kami ingin adanya sinergi, koordinasi dan kerjasama antara terapis dengan orang tua. Sehingga apapun yang diajarkan di PLAB, diajarkan di rumah. Sehingga tak ada yang terputus pendidikannya,” ujarnya.

 F Cecep Mulyana/Batam Pos

Dari pantauan Batam Pos anak-anak istimewa ini, sangat antusias mengikuti lomba ini. Hal ini terlihat pada lomba puzzle tahap dua. Sekali perlombaan diikuti tiga orang anak, dan mereka diminta menyusun puzzle. Siapa yang cepat, dialah pemenangnya. (ska)

Kepri Jadi Tuan Rumah Koreg PDRB Sumatera

0

batampos.co.id – Provinsi Kepri menjadi tuan rumah rapat Konsultasi Regional Produk Domestik Regional Bruto dan Informasi Sosial Ekonomi (Koreg PDRB-ISE).

“Ada 10 Provinsi di Sumatera yang ikut dalam Koreg PDRB-ISE tahun ini. Ini adalah langkah yang baik untuk membangun sinergi dibidang ekonomi daerah,” ujar Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan (Barenlitbang) Provinsi Kepri, Naharuddin disela-sela kegiatan yang digelar di Hotel CK, Tanjungpinang, Kamis (24/8)

Dikatakan Nahar, Koreg ini merupakan agenda tahunan di Sumatera. Melalui Koreg ini diharapkan terbangun sinergitas masing-masing pemerintah provinsi di Sumatera. Adapaun rangkaian kegiatannya adalah, hari pertama ini adalah pembukaan, talkshow hingga pemaparan para narasumber dan hari ketiga tinjauan di lapangan tentang kondisi Kepri.

Menurut Nahar, output yang diharapkan dari Koreg ini adalah untuk memacu pertumbuhan ekonomi daerah. Karena masing-masing provinsi punya keunggulan masing-masing. Maka 10 provinsi ini bisa membangun kerja sama sehingga saling mengisi dalam membantu pertumbuhan ekonomi.

“Sifatnya adalah simbiosis mutualisme atau saling menguntungkan antara satu sama lain,” papar Nahar.

Masih kata Nahar, demografi ekonomi masing-masing Provinsi di Sumatera ini sangat berbeda. Seperti di Sumut memiliki unggulan hasil perkebunan. Sedangkan Sumbar unggul di bidang hasil pertanian. Sementara Kepri unggul di bidang perikanan dengan hasil tangkapan laut yang melimpah.

“Karekateristik yang berbeda inilah yang menjadi kekuatan ekonomi. Karena antar daerah bisa saling mengisi potensinya,” paparnya lagi.

Lebih lanjut katanya, Koreg se Sumatera ini juga bukan hanya membahas persoalan ekonomi daerah. Tetapi juga mengenai potensi pariwisata didaerah masing-masing. Artinya secara tidak langsung, kegiatan ini menjadi media promosi setiap daerah untuk memperlihatkan keunggulan pariwisatanya.

“Karena memang industri pariwisata meskipun perlahan, tetapimemberikan kontribusi yang pasti bagi pertumbuhan ekonomi daerah,” tutup Nahar.

Sementara itu, Sekda Kepri, TS. Arif Fadillah yang membuka kegiatan tersebut mengatakan, tujuan kegiatan ini adalah untuk mensikronkan rancangan pengembangan ekonomi sosial di Sumatera sekaligus analisis. Menurut Sekda, Kepri bukan hanya terfokus  pada pengembangan ekonomi maritim saja.

“Tetapi kita juga harus belajar tentang pertanian dan pengembangan wisata. Pembangunan perkotaan tetap berlanjut dengan mengedepankan kota layak huni, kota layak anak, kotahijau, kota cerdas, kotta yang berdaya saing juga sebagai pusat ekonomi,” ujar Sekda.(jpg)

Penyidikan Ribuan Ponsel Xiaomi Tak Bertuan

0

batampos.co.id – Ribuan ponsel merek Xiaomi ilegal yang belum diketahui pemiliknya, kasusnya telah dilimpahkan ke bidang penyidikan Kanwil Khusus DJBC Kepri di Tanjungbalai Karimun.

”Saat ini, kami sedang melakukan proses sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Salah satunya, kita masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui siapa pemilik dari ponsel tersebut,” ujar Kepala Bidang Penyidikan dan Barang Hasil Penindakan Kanwil Khusus DJBC, Agus Joko Prasetio kepada Batam Pos, Kamis (24/8).

Termasuk juga, katanya, tentang pengusulan ke Menteri Keuangan untuk mendapatkan status ponsel yang belum diketahui siapa pemiliknya.

”Untuk jumlah pastinya saya tidak bisa menyampaikan, nanti akan diumumkan oleh Humas melalui konferensi pers. Tugas saya hanya melakukan penyidikan sesuai dengan bidang saya,” jelasnya.

Seperti berita di koran ini, kapal patroli BC 1305 melakukan pengejaran terhadap speedboat yang membawa ribuan ponsel Xiaomi, Sabtu (19/8) di Pulau Kepala Jerih, Batam.

Saat dilakukan pengejaran dan agar tidak ditangkap oleh petugas BC, tekong speedboat mengarahkan speedboat ke pantai dan kemudian mengkadaskannya. Setelah itu, tekong berhasil melarikan diri. Sehingga, sampai saat ini tidak diketahui siapa tekong dan pemilik ribuan ponsel pintar tersebut. (san)

Lantamal Gelar Turnamen Bulu Tangkis

0
Ribut Eko Suyatno. F. Yusnadi/Batam Pos.

batampos.co.id – Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) IV Tanjungpinang bekerjasama dengan Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kota Tanjungpinang menggelar kejuaraan Bulutangkis Danlantamal Cup 2017 yang memperebutkan piala bergilir Danlantamal IV.

Komandan Lantamal IV Tanjungpinang, Laksamana Pertama (Laksma) TNI Ribut Eko Suyatno, mengatakan kegiatan tersebut dilaksanakan selain sebagai rangkaian hari Ulang Tahun (HUT) TNI AL ke 72 tahun, juga mengakomodir minat dan animo sejumlah kalangan masyarakat Kota Tanjungpinang terhadap olahraga bulutangkis.

”Sekaligus sebagai bentuk peran serta memajukan cabang olahraga bulutangkis untuk mencari bibit-bibit atlet potensial yang berada di Kepulauan Riau, khususnya di Tanjungpinang guna mengangkat prestasi bulutangkis ke jenjang lebih tinggi baik Nasional maupun Internasional,” ujar Eko, Kamis (24/8).

Sementara itu, ketua Penyelengara kejuaraan tersebut, Kolonel Laut (T) Sandhy Aipasa, mengatakan pertandingan tersebut terbagi menjadi beberapa kategori diantaranya, ganda beregu, ganda perorangan pemula dan anak-anak perorangan usia 13 tahun, 15 tahun dan 17 tahun.

”Pendaftaraan kami buka mulai (23/8) sampai (26/8). Tempat Pendaftaraan di Sport Hall Dwikora Lantamal IV Tanjungpinang. Untuk technical meeting akan dilasksanakan (27/8) di lokasi pendaftaraan,” kata Sandhy.

dalam turnamen itu, terang Sandhy, selain memperebutkan piala bergilir Danlantamal IV Tanjungpinang. Juga memperbutkan piala tetap dan uang pembinaan Rp 15 Juta. Turnamen itu sendiri akan dibuka langsung oleh Komandan Lantamal IV Tanjungpinang Laksama TNI Ribut Eko Suyatno.

”Sejak dibuka pendaftaraan sudah beberapa club ternama di Tanjungpinang mendaftarkan atlet andalannya untuk berlaga di turnamen tersebut. Untuk masyarakat yang ingin menyaksikan turnamen yang digelar di Sport Hall Lantamal IV Tanjungpinang gratis tidak di pungut biaya,” pungkasnya.(ias)

Satu Tangan Lestarikan Kebudayaan

0

batampos.co.id – Merawat kebudayaan adalah kewajiban bersama. Tidak bisa parsial dan tanggung jawab sebagian belah pihak saja. Karena sebagaimana dikatakan Kepala Badan Pelestarian Cagar Budaya Sumatra Barat, Nurmatias, ketika suatu hari nanti tidak ada lagi yang bisa dibanggakan dari Indonesia, kebudayaan yang beragam inilah yang membuat bangsa Indonesia tetap mampu membikin bangga.

Nurmatias mengungkapkan hal tersebut pada dialog interaktif bersempena kegiatan Sinergitas Publikasi Pelestarian Cagar Budaya di Gedung Gonggong, Tanjungpinang, Kamis (24/8) kemarin.

“Sebab itu, perlu sinergi dari pelbagai pihak agar dapat satu tangan melestarikan kebudayaan,” kata Nurmatias.

Dalam kegiatan yang dilaksanakan sampai 26 Agustus esok ini turut digelar pameran-pameran kebudayaan yang diikuti lintas instansi terkait. Seperti Badan Pelestarian Nilai Budaya Kepri, Dinas Kebudayaan Kepri, Disparbud Tanjungpinang, Badan Arkeologi Sumatra Utara dan tentu BPCB Sumatra Barat selaku penaja acara.

Jauh daripada sekadar pameran, Nurmatias mengatakan, kegiatan ini juga jadi bagian dari kerja mendekatkan kebudayaan kepada masyarakat. Termasuk pula, tambah Nurmatias, kepada pelajar. Karena itu pula dalam senarai rangkaian itu turut disisipkan lomba-lomba bagi para pelajar.

“Harapannya, semakin tinggi kesadaran masyarakat terhadap kebudayaan sehingga ikut berpartisipasi dalam melestarikannya,” ujarnya.

Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah turut menjadi narasumber pada dialog kemarin. Bagi Lis, dipilihnya Tanjungpinang sebagai lokasi pameran olah BPCB Sumatra Barat semakin mengukuhkan citra kota ini sebagai kota budaya.

“Bagaimana pun, itu kekayaan kota kita yang diakui oleh daerah lain,” kata Lis.

Lis menambahkan, citra Tanjungpinang sebagai kota budaya mesti dirawat, dijaga, dan dibangun bersama-sama. Jikalau sekadar mengandalkan pemerintah, kata dia, kerja semacam itu menjadi sesuatu yang berat, pun sebaliknya. Namun yang diperlukan adalah membangun sinergitas dalam melestarikan benda cagar budaya maupun produk kebudayaan itu sendiri.

“Anggaran kami juga terbatas. Tapi kalau masyarakat ikut bersinergi, saya rasa bukan sesuatu yang susah kerja melestarikan kebudayaan itu. Tentu dengan dibantu pihak-pihak yang berwenang dan ahli dalam persoalan ini,” pungkasnya. (aya)

Lengkeng Bangkok Super Hanya Rp 26.500

0
Karyawati Hypermart Nagoya Hill Cahyati Sugiarti menunjukan buah lengkeng yang siap ditawarkan kepada para pengunjnung Hypermart, Kamis (24/8). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Hypermart Nagoya Hill kembali memanjakan pelanggan setia mereka dengan menurunkan sejumlah harga pada produk-produk yang dijual di pusat perbelanjaan terbesar itu. Salah satunya yakni menjual buah lengkeng murah mulai hari ini (25/8).

Harga buah lengkeng Bangkok Super untuk penjualan selama akhir pekan ini hanya Rp 26.500 per kilogram. “Harga normalnya Rp 29.900 per kilo. Mulai hari ini harganya hanya Rp 26.500 per kilogram,” ujar Store Manager Hypermart Nagoya Hill, Tri Yumeizal kepada Batam Pos, Kamis (24/8).

Promo lengkeng Bangkok super murah ini menurut dia hanya berlaku hingga Minggu (27/8) nanti. “Jadi hanya tiga hari promonya,” ujar Tri.

Lengkeng Bangkok Super ini dikatakannya dijual murah walau saat ini Batam sedang kekurangan buah impor. Apalagi lengkeng Bangkok juga masih langka di pasar. “Ini kami datangkan dari Jakarta. Buahnya baru saja sampai dan kami jual murah untuk memenuhi keinginan konsumen,” ujarnya lagi.

Selain Lengkeng Bangkok Super murah, Hypermart Nagoya Hill juga memberikan diskon harga untuk banyak produk mereka. Antara lain seperti kipas angin merek Sekai ukuran 18 inci hanya Rp 449.900 dari harga normal Rp 519.900. Kemudian dispenser merek Miyako kapasitas 3,5 liter hanya Rp 169.900 dari harga normal Rp 219.900. Lalu AC 1/2 PK merek Midea hanya Rp 2.799.900 dari harga normal Rp 2.999.900 dan kulkas Panasonic dua pintu berkapasitas 151 liter hanya Rp 2.099.000 dari harga normal Rp. 2.369.000.

“Selain diskon ini, pembelian mengunakan hicard juga akan mendapatkan diskon tambahan. Selain produk-produk di atas masih ada banyak produk lainnya yang diturunkan harganya,” ujar Divisi Manager Non Food Hypermart Nagoya Hill, Jemmi, kemarin.(ser)

Dana Desa Bukan Uang Kades

0

batampos.co.id – Kajari Tanjungpinang Herry Ahmad Pribadi mengingatkan Kepala Desa (Kades) di Kabupaten Bintan agar mengelola dana desa dengan baik, tepat guna dan transparan. Karena, dana desa merupakan ujung tombak dari pembangunan yang bertujuan mensejahterakan masyarakat.

“Dana desa bukan uang kades atau perangkat desa, tapi milik masyarakat. Jadi gunakan dana desa dengan sebaiknya untuk kepentingan dan kebutuhan masyarakat,” tegasnya saat membuka sosialisasi dana desa dan Tim Pengawalan, Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan Daerah di Aula Kantor Bupati Bintan di Bintan Buyu, Kamis (24/8) kemarin.

Dirinya menuntut kades dan perangkat desa membuat laporan pertanggungjawaban yang benar. Karena itu, dalam pembuatan laporan pertanggungjawaban, pihak TP4D dalam hal ini Kejaksaan Negeri menawarkan pendampingan agar dana desa yang dikelola tepat guna.

“Sejauh ini belum ada kades yang berkonsultasi ke kita. Kami harapkan dengan adanya dua kades di Bintan yang tersandung hukum, bisa jadi pelajaran dan kades lain meminta dilakukan pendampingan soal pengelolaan dana desa,” harap dia.

Pendampingan ini, menurutnya, bukan mengada-ngada atau sekadar menyenangkan pimpinan. Tapi untuk mengawal dana desa agar tepat sasaran. “Ini uang rakyat, jangan sampai uang rakyat dikelola tidak benar. Di tahun 2015 lalu dana desa yang dikucurkan sekitar Rp 20 triliun, di tahun ini sekitar Rp 60 triliun,” katanya.

Karena itu, ia mengingatkan kepala desa atau perangkat desa jangan sampai adanya pekerjaan fiktif. Apalagi ada praktik Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN). “Jangan sampai ditemukan, apalagi ada mark up,” tegasnya.

Dirinya mempersilakan kepala desa menghabiskan dana desa. Tapi harus ada wujudnya, dalam hal ini pembangunan. “Silakan habiskan tapi ada wujudnya dan banyak pembangunan yang dilakukan harus bermanfaat,” katanya.

Sementara itu, Kadis Pemberdayaan Masyarakat Desa Roni Kartika mengatakan, sosialisasi ini sangat penting, karena mensinkronisasikan anggaran desa dengan pihak bank, dalam hal ini Bank Riau Kepri dan BPR Bintan. Ke depan, diharapkannya melalui bank maka tata kelola keuangan desa dilakukan nontunai.

“Jangan sampai ada bocor lagi. Terlebih sudah ada dua kades yang ditahan karena dana desa,” tuturnya.

Bupati Bintan Apri Sujadi mengatakan, program dana desa merupakan program pemerintah pusat. Dalam 3 tahun terakhir, ada sekitar Rp 66 miliar dana desa dari pusat disalurkan ke desa-desa di Bintan.

“Saya minta komitmen yang kuat dari kades. Karena baru-baru ini, dua kades kita ditahan, meski ada kades kita yang patut diapresiasi dengan menoreh prestasi 3 besar nasional di Sumatera,” katanya.

Karena itu, ia menekankan kepala desa harus mempelajari perencanaan, pelaksanaan dan tidak kalah penting pengawasan. “Jangan sampai ada lagi kades yang terpeleset,” tukasnya. (cr21)