Jumat, 17 April 2026
Beranda blog Halaman 12974

Ponsel Curian Dijual di FJB

0

batampos.co.id – Belum lama selesai berurusan dengan hukum, seorang remaja berinisial RA, 17 kembali ditangkap polisi pada Ahad (17/9) dini hari. Hal ini disebabkan remaja tersebut telah melakukan tindak pidana pencurian ponsel milik rekannya, warga Kelurahan Sei Pasir, Kecamatan Meral.

”RA kita tangkap berdasarkan laporan polisi Nomor : LP-B/52/IX/2017/Res Karimun/ SPK-Sek Meral pada Jumat (8/9) yang dilaporkan oleh Gilang Rasta Prayoga. Korban baru sadar telah kehilangan ponsel pada saat bangun tidur melihat ponselnya sudah tidak ada. Berdasarkan laporan tersebut, kita melakukan penyelidikan dan akhirnya diketahui pelaku yang mencurinya adalah rekan korban sendiri,” ujar Kapolsek Meral, AKP Syaiful Badawi.

Selama dalam pencarian terhadap pelaku, kata Badawi, pelaku selalu berpindah-pindah tempat. Sehingga, ketika mendapatkan informasi pelaku berada di Baran III, maka anggota langsung melakukan pengejaran dan akhirnya berhasil ditangkap. Pada saat ditangkap, pelaku mengakui perbuatannya, hanya saja ponsel tersebut sudah dijualnya di salah satu forum jual beli online dengan cara tukar tambah.

”Meski barang bukti berupa ponsel Samsung Galaxy J5 telah dijual pelaku, namun akhirnya barang bukti tersebut berhasil diambil kembali untuk dijadikan barang bukti tindak pidana kejahatan. Untuk diketahui, hasil pemeriksaan terhadap yang bersangkutan, kita merasa prihatin. Sebab, kondisi pelaku masih di bawah umur, namun sudah berkali-kali melakukan tindak pidana,” jelasnya.

Sebelumnya, lanjut Badawi, tiga bulan lalu RA pernah ditangkap polisi karena melakukan tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (Curanmor). Disebabkan usianya masih terhitung sebagai anak sesuai dengan ketentuan yang berlaku, penyidik bersama korban, badan pemasyarakatan (Bapas) dan Dinas Sosial ketika itu melakukan diversi terhadap RA.

”Dan, kali ini kembali berurusan dengan hukum karena kasus pencurian, maka kita juga akan melakukan diversi terhadap pelaku sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Hanya saja, diversi ini akan tetap tercatat secara hukum. Artinya, seandainya pelaku kembali melakukan tindak pidana, maka tidak menutup kemungkinan sanksi pidana akan diberlakukan kepada pelaku. Karena, telah berulang-ulang melakukan tindak pidana,” ujar Syaiful. (san)

Aktifitas Truk Tanah di Batamcenter Menganggu Pengendara

0
Sebuah mobil saat melintas di jalam M Tahir yang becek, Minggu (17/9). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Aktifitas truk di perempatan jalan depan bekas bangunan My Mart Batamcenter menganggu sejumlah pengguna jalan. Tak hanya berdebu, disaat hujan jalan tersebut juga becek oleh bekas tanah yang tercecer di jalan.

Seperti yang terlihat pada Minggu (17/9) sore, seluruh ruas jalan di samping bekas bangunan My Mart tampak becek dan kotor. Bahkan, pengendara yang melintas, terutama roda dua terpaksa melambatkan laju sepeda motor. Hal itu dikarenakan jalan yang becek licin.

“Tadi ada sepeda motor yang jatuh. Mungkin karena rem mendadak makanya jatuh. Untungnya nggak ada mobil di belakang motor itu,” terang Hendriko warga yang tengah menikmati makanan di daerah tersebut.

Menurut dia, jalan tersebut merupakan jalur yang wajib tiap hari dilalui. Apalagi ia yang bermukim di Bengkong dan bekerja di Batamcenter.

“Tiap hari lewat sini. Kalau panas berdebu. Kalau hujan, becek begini,” terang pria dengan panggilan Hendri.

Sementara, Kabag Humas dan Protokol Pemko Batam, Ardi Winata mengatakan perusahaan yang menggunakan jalur tersebut wajib bertanggungjawab. Apalagi aktifitas tersebut dapat menganggu pengguna jalan yang melintas.

“Siapa yang mengotori jalan, wajib bertanggungjawab. Apalagi jalur tersebut merupan area umum,” terang Ardi, Minggu (17/9).

Dikatakannya melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam telah menyampaikan peringatan kepada perusahaan tersebut. Perusahaan tersebut diminta untuk membersihkan jalan yang kotor akibat aktifitas truk pengangkut tanah.

“Sudah disampaikan, sebab mereka mengotori fasilitas umum. Jawaban si perusahaan saya belum tahu seperti apa,” jelas Ardi.

sudah kita sampaikan. siapa yang mengotori jalan. harus bertanggungjawab. dari dinas lingkungan hidup, sudah sampaikan ke perusahaan. bertanggungjawab terhadap.

Menurut dia, sesuai peraturan yang ada, aktiftas truk tanah di jalan raya memiliki SOP tersendiri. Dimana muatan tanah harus berdasarkan tonase dan bagian atas truk ditutup terpal.

“Kalau kondisinya seperti ini. Kita akan minta perusahaan bertanggungjawab segera. Jadi tak menganggu aktifitas pengendara lainnya,’ pungkas Ardi. (she)

PS Bintan Bungkam Bentan Malaysia 2-0

0
Pemkab Bintan, Bupati Bintan Apri Sujadi foto bersama dengan pemain PS Bintan, sebelum berlaga dengan Tim kesebelasan Bentan Malaysia Fc di Kijang, Bintan Timur, Sabtu (16/9) lalu. F. Humas Pemkab Bintan/Batam Pos.

batampos.co.id – PS Bintan berhasil membungkam Bentan Malaysia FC dengan skor 2-0 di lapangan Demang Lebar Daun Kijang, Kecamatan Bintan Timur, Sabtu (16/9) sore lalu.

Gol pertama dicetak pemain PS Bintan, Luissuara di menit 10 babak kedua. Ia berhasil menjebol gawang Bentan Malaysia, dan merubah skor menjadi 1-0. Tak lama berselang, Moris, pemain PS Bintan menambah perolehan gol menjadi 2-0 setelah menjebol gawang Bentan Malaysia FC. Hingga akhir permainan, skor tak berubah, 2-0 untuk kemenangan
PS Bintan.

Asisten pelatih PS Bintan, Sugito menuturkan, kemenangan ini dalam laga persahabatan ini semakin membakar semangat. PS Bintan lagi mempersiapkan diri menghadapi Liga Nusantara U-23 yang akan digelar Oktober mendatang. “Semoga pemain kita terus berkembang dari waktu ke waktu,” harapnya.

Sementara itu, sebelum pertandingan, Bupati Bintan Apri Sujadi memberikan semangat kepada para pemain. Ia meminta pemain jangan memikirkan gol yang akan dicetak, tapi perlihatkan kualitas permainan. “Jadikan pertandingan ini sebagai momen untuk kalian semakin mantap,” katanya.

Selepas pertandingan, tim manajemen klub sepakbola asal Johor Bahru tersebut menyampaikan rasa terima kasih dan menyampaikan undangan kepada Bupati Bintan untuk dapat bertandang ke markas Bentan Malaysia Fc. Apri pun menyambut baik jamuan tersebut dan akan mencoba menyusun jadwal agar kiranya PS Bintan dapat menunjukkan taringnya di negeri jiran, Malaysia. (cr21)

Mau Dirawat di Rumah Bahagia, Nenek Nismah Menangis

0
Azwar. F.Slamet/Batam Pos.

batampos.co.id – Camat Bintan Utara Azwar bersama Kadis Sosial Bintan Naharuddin menemui pejabat Fasharkan di markas Fasharkan Mentigi TNI AL di Tanjunguban, Jumat (15/9) lalu.

Tujuannya meminta pihak TNI AL memberikan izin perbaikan atap dan dinding rumah nenek Nismah,65, yang berdiri di atas lahan sengketa di Jalan Hang Tuah, Tanjunguban.

“Sudah bertemui Danfasharkan. Intinya, kami minta diizinkan atap dan dinding rumah nenek Nismah direhab,” kata Azwar ditemui di Tanjunguban, Minggu (17/9).

Setelah mendapat izin, dia menyebut, kemungkinan TNI AL bersama pemerintah akan bergotong
royong memperbaiki rumah nenek Nismah yang sudah tidak layak
ditempati.

Selain itu, lanjutnya, Dinsos juga menawarkan agar nenek Nismah dirawat di Rumah Bahagia Bintan. Sehingga ada yang mengurusnya. Akan tetapi tawaran tersebut ditolak janda dari mantan pegawai serabutan di Pertamina Tanjunguban ini.

“Nenek Nismah menangis mendengar jika mau dipindahkan ke Rumah Bahagia Bintan, karena dia tidak mau jauh dari anaknya,” katanya.

Tahun depan, Dinsos juga berjanji akan mengalokasikan anggaran bantuan
bedah rumah untuk nenek Nismah. Bantuan diberikan jika nenek Nismah
memiliki rumah yang status lahannya merupakan milik pribadi.

“Anaknya akan berusaha mencicil tanah di daerah Tanjunguban. Jika nanti rumah
itu milik sendiri, Dinsos berjanji akan membantu,” kata Azwar.

Sementara itu, Rosnawati warga Tanjunguban prihatin melihat kondisi rumah nenek Nismah.Ia bersama rekannya mendatangi rumah yang berada di Jalan Hang Tuah itu setelah membaca status di facebook.

“Maunya dibantu saja. Tak perlulah yang besar, cukup kamar, dan toilet saja yang
diperbaiki,” katanya kepada Batam Pos. (cr21)

Harga CCTv di 2 Persimpangan Rp 1 Miliar

0
Ilustrasi

batampos.co.id – Dinas Perhubungan Kota Batam menganggarkan pengadaan CCTv untuk dua persimpangan traffic light di Batam. Harga satu paket CCTv diperkirakan menelan anggaran Rp 500 juta.

Kepala Dishub Kota Batam, Yusfa Hendri mengatakan dari 38 traffic light yang ada di Batam, hanya 23 titik diawasi CCTv. Meski begitu, pihaknya menginginkan agar 35 titik traffic light dilengkapi dengan CCTv. Terutama untuk daerah yang rawan.

“Masih 23 titik yang dilengkapi CCTV. Rencananya kita ingin pasang di 35 titik,” kata Yusfa di Nagoya, Lubukbaja (17/9) pagi.

Dikatakannya, untuk tahun ini ada penambahan dua CCTV di Simpang Kalista dan jalan Yosudarso. Pengadaan CCTv melalui koordinasi dengan Kementrian Perhubungan.

“Kemungkinan di pasang pada awal November. Saat ini masih proses lelang,” jelas Yusfa.

Menurut dia, harga untuk satu CCTv itu berkisar Rp 400-500 juta. Jika di kali dua, berarti anggaran untuk CCTv di dua persimpangan Rp 1 miliar.

“Kenapa mahal, karena CCtv ini sepaket dengan traffic light. CCTv ini juga dilengkapi jaringan yang dipantau dari Kantor Dishub,” jelas Yusfa.

Disisi lain, Yusfa berharap pemasangan CCTv bisa lebih memantau aktifitas berlalu lintas masyarakat. Serta membantu dalam penerapan E-Tilang kedepannya.

“Jadi masyarakat bisa lebih tertib dalam berlalu lintas,’ pungkas Yusfa. (she)

 

 

Jalan Bergelombang, Bahayakan Pengendara

0

batampos.co.id – Jalan menuju kantor Bupati Bintan di Desa Bintan Buyu, mengalami kerusakan. Sebagian besar jalan tersebut, kondisinya rusak dan bergelombang.

Kondisi ini tentu saja membuat pengguna jalan harus waspada, karena rawan terjadi kecelakaan lalu lintas. Apalagi bagi pengguna kendaraan roda empat. Jalan yang bergelombang bisa saja membuat mobil lepas kendali dan terbalik.

Budi, salah satu pengendara motor yang melintas di jalan tersebut, mengakui kondisi jalan itu membahayakan untuk dilewati. Apalagi, kalau pengendara melaju, dengan cepat.

“Iya, itu jalannya sebagian ada yang timbul ke atas tak beraturan. Gak rata kalau dilewati. Bahaya kalau kencang bisa jatuh terbalik,” ungkapnya.

Menurutnya, jalan tersebut, sudah selayaknya untuk di lapisi aspal ulang, sehingga kondisi jalan bisa rata kembali, dan pengendara juga bisa dengan nyaman melewati jalan itu.

“Jalan itu sudah cocok diperbaiki. Kasihan yang lewat sini. Membahayakan nyawa. Buktinya saja sudah pernah disini pengendara kecelakaan dan tewas di tempat. Mudah-mudahan bisa segera diperbaiki,” sebutnya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bintan, Juni Rianto mengakui jalan sepanjang 3,6 kilometer dari Jalan Lintas Barat menuju Bandar Seri Bentan, kondisinya memang rusak dan bergelombang.

Namun, menurutnya untuk perbaikan jalan, overlay jalan menuju kantor Bupati, belum bisa direalisasikan dalam waktu dekat. Pasalnya, pembahasan mengenai kondisi jalanan itu belum pernah dilakukan.

“Memang jalan itu rusak dibeberapa titik, sehingga mengakibatkan rawan kecelakaan. Kita akan mengupayakan untuk mengusulkannya melalui anggaran tahun selanjutnya, agar diperbaiki segera,” imbuhnya. (cr20)

12 Bulan Tidak Disyahkan, RDTR Kedaluwarsa

0
Ribuan unit rumah warga di kawasan Tanjungpinang Barat dan Tanjungpinang Kota. Perda tentang Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) dan zonasi Kota Tanjungpinang sangat penting untuk penataan kota di Tanjungpinang. F.Yusnadi/Batam Pos

batampos.co.id – Kementerian Agraria dan Badan Pertanahan Nasional sudah menyepakati Substansi atas Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) dan Peraturan Zonasi Tahun 2017-2037 Kota Tanjungpinang. Ini merupakan angin segar dalam menata ruang Tanjungpinang.

“Bagi sebuah kota, adanya RDTR yang sudah disepakati itu sangat penting. Dalam penataan ruang nantinya bisa dihindari kesalahan-kesalahan penggunaan lahan. Makanya, ketika Tanjungpinang sudah disepakati RDTR-nya, harus bisa segera ditindaklanjuti,” kata Kepala Bappelitbang Tanjungpinang, Surjadi, Minggu (17/9).

Surjadi menjelaskan, jika dahulu dalam penetapan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Provinsi menggunakan skala 1:50.000 dan di tingkat kota 1:100.000, pada RDTR dan peraturan zonasi ini menjadi lebih kecil dengan skala 1:5.000. Dengan begitu mewujudkan ruang yang serasi, seimbang, aman, nyaman dan produktif sangat mungkin dilakukan.

“RDTR ini fungsinya untuk mengatur dan menata kegiatan fungsional yang direncanakan oleh perencanaan ruang di atasnya, itulah mengapa skalanya lebih kecil,” terang Surjadi.

Karena sudah disepakati Kementerian Agraria dan BPN RI, Surjadi berharap agar selekasnya RDTR ini kemudian ditindaklanjuti dengan penyusunan dan pembahasan rencana peraturan daerahnya. Karena jika 12 bulan tidak juga disahkan sebagai sebuah peraturan daerah, kata Surjadi, RDTR ini akan kedaluwarsa.

“Perda ini beda dengan perda lain. Karena setelah disahkan ada pembahasan lagi ditingkat provinsi untuk persetujuan gubernur. Tidak sampai di situ, tapi juga harus mendapatkan pengesahan dari Mendagri,” ujar Surjadi.

Informasi yang diterima Surjadi, RDTR ini sudah masuk program legislasi daerah di DPRD Tanjungpinang. Besar harapannya, sebelum masa kedaluwarsa masa berlaku substansi RDTR Tanjungpinang itu tiba, perda itu sudah disahkan.

“Bagi kami yang di bagian perencanaan pembangunan Tanjungpinang, keberadaan RDTR ini sangat penting,” pungkasnya. (aya)

Pelabuhan Pelni Midai Siap Beroperasi

0
Pelabuhan Pelni Pulau Midai Natuna. F. Aulia/Batam Pos.

batampos.co.id – Pelabuhan Laut Midai Natuna sudah selesai dibangun. Namun kapal Pelni belum merapat.

Kepala Dinas Perhubungan Pemkab Natuna Iskandar DJ mengatakan, secara fisik pelabuhan Pelni di Pulau Midai sudah selesai. Namun pihak Pelni masih memiliki kelengkapan sarana labuh.

Dikatakan Iskandar, kontrak pembangunan lanjutan sarana pelabuhan pelni Midai sampai September mendatang. Pelabuhan utama sudah selesai, tinggal menyelesaikan fasilitas penunjang, seperti musala dan kantin.

“Tahun ini keseluruhan fisik sarana pelabuhan Pelni Midai sudah selesai. Namun pihak Pelni belum bisa merapat, karena minta dilengkapi fasilitas labuh kapal,” kata Iskandar saat meninjau pelabuhan Pelni midai, Minggu (17/9).

Diakui Iskandar, dalam pembangunan pelabuhan Pelni Midai memang belum dilengkapi fasilitas penunjang pelabuhan. Yakni rambu laut kolam bandar dan tangga penumpang.

“Sebelum ada fasilitas rambu laut dan tangga ini kapal Pelni belum bisa merapat, karena alurnya juga sempit,” ungkap Iskandar.

Pelabuhan Pelni Midai ini dibangun sejak tahun 1993. Namun belum bisa difungsikan. Sehingga tahun 2013 dilanjut untuk menambah panjang pelabuhan dan selesai tahun 2017.

Kelengkapan fasilitas pelabuhan ini kata Iskandar, sangat penting. Dan di Midai dibutuhkan dua rambu laut. Dan secara keseluruhan terdapat 40 titik rambu laut yang perlu dilengkapi di Natuna.

“Kelengkapan rambu laut ini akan diusahakan dianggarkan dari APBD, karena beberapa lokasi di Kecamatan perlu dilengkapi rambu laut,” sebut Iskandar.

Dikatakan Iskandar, di pelabuhan Pelni Midai ini. Nanti setelah beroperasi akan efektif selama tujuh bulan. Karena adanya perubahan musim angin. Antara musim angin Utara dan angin Selatan.

“Sekarang penumpang pelni dari Midai masih uji nyali ketika transit tengah laut dari pompong nelayan. Apalagi lagi musim angin kencang. Pemerintah juga akan membantu ide jakcet setiap pompong penumpang,” ujar Iskandar.(arn)

Melihat Kesiapan IT Centre BP Batam

0
foto: cecep mulyana / batampos

batampos.co.id – Badan Pengusahaan Batam sebagai pengelola investasi juga menilai pengembangan industri digital di Batam sangat prospektif.

“Industri digital sangat bagus di Batam. Investor selalu lihat Batam sebagai daerah potensial untuk penanaman modal,” ungkap Deputi V BP Batam, Gusmardi Bustami.

Namun untuk memenuhi ekspektasi tersebut dibutuhkan sarana berupa infrastruktur dan sumber daya manusia (SDM) yang memadai.

Untuk infrastruktur, Gusmardi menilai Batam sudah bagus. BP Batam sendiri memiliki Pusat Data dan Sistem Informasi (PDSI). Selain itu, ada Politeknik Batam yang bisa mensuplai sumber daya manusia (SDM) siap pakai.

Lalu seberapa kuat dan seberapa siap IT Centre BP Batam untuk mendukung industri digital di Batam bahkan Indonesia?

Kepala Bidang Pengusahaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (PTIK) BP Batam yang juga General Manager PDSI, Wisnu Anggoro, menjelaskan IT Centre (ITC) BP Batam secara infrastruktur sudah sangat siap untuk mendukung program Batam Digital Hub yang dicanangkan presiden Jokowi.

Wisnu menjelaskan, saat ini ITC BP Batam yang berdiri di atas lahan seluas 7.320 meter persegi mampu melayani apapun di bidang PTIK, termasuk malayani para pebisnis yang sudah eksis maupun pemula (start up) di semua bidang yang membutuhkan layanan digital.

Software misalnya, konsumen baik itu pelaku bisnis maupun dari pemerintahan yang membutuhkan aplikasi tertentu, web server, database, middleware, bandwidth, penyimpanan dana (storage), server, hingga virtual machine, bisa dilayani di IT Centre BP Batam.

“Disesuaikan apa kebutuhan konsumen, termasuk start up, misalnya butuh aplikasi layanan bisnis tertentu, bisa kita layani. Begitupun jika hanya butuh menyimpan atau mem-back-up data. Bahkan menitipkan servernya di sini, kami yang bertanggungjawab terhadap perawatan dan keamanannya,” ujar Wisnu saat ditemui di IT Centre, Kamis (14/9) pekan lalu.

Ia juga mengatakan, ITC BP Batam memiliki tim khusus untuk melayani segala kebutuhan konsumen. Tim ini rata-rata digawangi anak-anak muda lulusan perguruan tinggi terkemuka di Indnesia, yang memiliki kompetensi.

“Termasuk mengedukasi start up di bidang digital, di gedung ini kami siapkan pusat pelatihan,” ujar Brian Maolana, Wakil GM PDSI. Ia menambahkan akhir September ini akan ada festival digital di ITC BP Batam yang menghadirkan start up di bisnis berbasis digital dari Singapura dan beberapa pembicara lainnya.

Wisnu mengakui selama ini keberadaan ITC BP Batam memang belum banyak diketahui secara luas. Sebab, selama ini baru fokus pada melayani kebutuhan pemerintah, baik pemerintah pusat (kementerian) maupun pemerintah daerah di seluruh Indonesia, khususnya wilayah barat dan tengah. Juga fokus membenahi layanan digital ke semua unit kerja BP Batam.

Salah satu contoh layanan penting yang diberikan PDSI BP Batam adalah mirroring service kepada Kementerian Agraria/BPN. Wujudnya, server utama BPN yang memberi beragam aplikasi layanan ke konsumen, terhubung langsung dengan server di ITC BP Batam. Jika terjadi gangguan di server utama BPN pusat, maka layanan tidak akan terhenti. Sebab, otomatis semua aplikasi layanan dan database tersimpan secara otomatis di server ITC BP Batam.

Dari segi kapasitas, Wisnu menjelaskan di ITC cukup besar. Bisa melayani semua pemerintahan di Indonesia, khususnya Indonesia wilayah Barat dan Tengah. Bisa juga melayani perbankan maupun perusahaan lainnya di seluruh Indonesia.

Dari aspek keamanan, Kepala Pengusahaan Bidang Persandian PDSI BP Batam, Rudi Murtono mengatakan, ITC BP Batam termasuk objek vital yang pengamanannya berlapis. Baik pengamanan infrastruktur maupun pengamanan dari serangan dari luar secara digital (hacker).

Rudi menjelaskan, alasan utama pemerintah membangun ITC di Batam karena berdasarkan data dari Badan Perserikatan Bangsa-Banga (PBB), Batam termasuk zona aman. Batam berada di luar jangkauan mitigasi bencana atau gunung merapi. Jaraknya lebih dari 15 kilo meter. Batam juga tidak berada di jalur patahan geologi sehingga risiko gempa tektonik kecil. Juga terbilang aman dari risiko tsunami.

Menariknya, semua jenis layanan di PDSI atau ITC BP Batam, tarifnya jelas dan ditetapkan berdasarkan peraturan Kepala BP Batam. Pembayarannya juga tidak ada istilah dari person to person, tapi langsung ke rekening negara. (uma/nur)

Staf Khusus Gubernur Diteror, Pengamanan Diperketat

0

batampos.co.id – Teror yang menimpa Staf Khusus Gubernur Kepri Bidang Politik, Ahars Sulaiman membuat Pengacara Gubernur, Andi Muhammad Asrun meminta pihak kepolisian memperketat pengamanan kepada Gubernur Kepri, Nurdin Basirun. Baik itu di kediaman maupun dikantor.

“Kami menduga, peristiwa yang menimpa Staf Khusus Gubernur, ada kaitannya dengan proses Pemilihan Wakil Gubernur Kepri,” ujar Muhammad Andi Asrun menjawab pertanyaan Batam Pos, Minggu (17/9) di Tanjungpinang.

Menurut pria kelahiran Makassar tersebut, peningkatan pengamanan tersebut dimaksudkan sebagai bentuk antisipasti. Masih kata Asrun, terkait kepentingan politik, segala sesuatu di luar nalar bisa saja terjadi. Maka dari itu, katanya, untuk meredam hal perlu adanya. Seorang kepala daerah, wajib untuk mendapatkan jaminan keselamatan.

“Langkah antisipatif tentu lebih baik. Karena tindakan tersebut adalah bentuk respon atas peristiwa yang terjadi,” papar Asrun.

Terkait peristiwa yang menimpa staf khusus Gubernur, ia berharap Ahars Sulaiman tidak mengendurkan niatnya untuk menyuarakan kebenaran dan keadialan. Apalagi kapasitasnya adalah seorang Staf Khusus Gubernur dibidang politik. Artinya tidak ada yang salah ketika berbicara mengeni isu-isu politik.

“Saya berharap pihak kepolisian mengusut tuntas atas teror yang ditujukan kepada Staf Khusus kemarin,” harapnya.

Lebih lanjut katanya, tindakan teror adalah tindakan pengecut. Hanya manusia tidak beragama dan tidak Pancasilais yang mau melakukan teror. Bila ada pihak-pihak yang tidak sepaham dengan pandangan Pak Ahar terkait soal Pemilu Calon Wagub seharusnya dihadapi dengan gagasan juga. Jangan nalar kritis dihadapi dengan tindakan premanisme. Ia punya keyakinan, ada dalang yang menjadi otak intelektual dibalik peritiwa yang terjadi kemarin.

“Polisi harus tangkap pelaku teror dan otak intelektual di balik teror. Keamanan dan kondusifitas Kepri adalah kebutuhan, jangan sampai situasi ini dimanfaatkan pihak-ihak yang tidak bertanggungjawab untuk membuat, Kepri menjadi tidak kondusif,” tutup Andi Asrun.(jpg)