Sabtu, 9 Mei 2026
Beranda blog Halaman 13003

Wonderful Indonesia Goda Pasar Dubai dan Abu Dhabi

0

Liburan Raja Salman ke Indonesia selama 12 hari, Maret silam, ternyata masih meninggalkan rasa penasaran di pasar Timur Tengah. Gaungnya masih terasa sangat dahsyat. Media valuenya pun masih tetap tinggi. Nah, momentum itu langsung disikapi Kementerian Pariwisata (Kemenpar) dengan menggelar Sales Mission di Dubai dan Abu Dhabi di Uni Emirates Arab (UEA), 18-19 Oktober 2017.

”Direct impact ataupun indirect impact dari kunjungan Raja Salman saat 12 hari berlibur ke Indonesia sangat besar. Sampai sekarang gaungnya masih terasa. Itu sebabnya Sales Mission Wonderful Indonesia kami gelar di Uni Emirates Arab. Serangannya langsung kami arahkan ke Dubai dan Abu Dhabi yang menjadi hub dunia,” ujar Deputi Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara Kementerian Pariwisata I Gde Pitana yang didampingi Asisten Deputi Pengembangan Pasar Eropa, Timur Tengah, Amerika dan Afrika Kemenpar Nia Niscaya, Sabtu (14/10).

Kebetulan, karakter wisatawannya mirip-mirip seperti Raja Salman. Untuk urusan leisure, mereka senang ke tempat-tempat yang relatif dingin dan eksotis seperti yang ada di Bali, Bandung, Jakarta dan Lombok.

“Dan momentum endorser Raja Salman masih sangat terasa di sana. Jadi kami manfaatkan ini dengan maksimal. Kami akan all out menjual destinasi Indonesia saat Sales Mission di Tawasul Ballroom, Pullman Hotel, Dubai dan Abu Dhabi,” ungkapnya.

Nia Niscaya juga ikut bersuara. Menurutnya, potensi pasar UEA sangat besar. Rasionya memang kalah dari Saudi Arabia dan Oman. Tapi bila digabungkan dengan jutaan orang yang transit dan ekspatriat yang tinggal di sana, kekuatannya jadi sangat dahsyat. Saat ini, total populasi UEA tercatat lebih dari 10 juta. Sebanyak 1,8 juta adalah warga asli UEA. Sisanya, diisi oleh ekspatriat.

“Dubai itu mirip seperti Singapura. Kawasannya jadi hub dunia. Setiap hari, hilir
mudik orang dari seluruh penjuru dunia ke Dubai mengalir tak habis-habisnya. Volume dan frekuensinya sangat wow. Itu sebabnya Dubai dan Abu Dhabi kita ‘serang’ dengan Sales Mission,” kata Nia.

Misi yang dibawa ke Dubai dan Abu Dhabi sangat jelas. Semua ditugaskan “menjual’ produk destinasi pariwisata Indonesia secara terintegrasi kepada calon wisatawan di Dubai.

“Keuntungan paling signifikan dengan berpartisipasi dalam Sales Mission di Dubai dan Abu Dhabi adalah kita bisa membangun jaringan dengan berbagai pemangku kepentingan yang terlibat dalam industri pariwisata global. Kesempatan ini membantu kita tumbuh lebih baik dengan menerima umpan balik dan bertukar market intelijen selain dari penawaran pertemuan B2B ,” papar Nia Niscaya.

Kebetulan, pasar Timur Tengah masih besar. Apalagi, pengeluaran mereka di atas rata-rata. Umumnya, durasi pelesiran wisatawan Timur Tengah 8,5 hari dengan pengeluaran rata-rata per pengunjung 1.190 dollar AS.

“Di Dubai, kami membidik wisatawan keluarga dari Timur Tengah yang bisa berlibur dua hingga tiga bulan selama musim panas, dengan mengajak seluruh anggota keluarga,” kata Nia.

Respon Menteri Pariwisata Arief Yahya pun sangat positif. Menurutnya, menggelar Sales Mission di Dubai dan Abu Dhabi sangat tepat.

“Itu seperti menjaring di kolam yang penuh ikan. Dubai adalah hub dunia. Tempat jutaan orang transit setiap tahun. Dan kita harus masuk lewat pintu pariwisata, promosikan yang kuat, kelak itu akan membuka pintu global,” paparnya. (*)

 

Sinar Mas Land, Luncurkan Kota Mandiri Nuvasa Bay

0

batampos.co.id – Sinar Mas Land sebagai salah satu pengembang properti terbesar dan terpercaya di Asia Tenggara, secara resmi meluncurkan Nuvasa Bay dan cluster pertama The Nove di Nongsa, Batam, Sabtu (14/10). Proyek prestisius pengembangan kota mandiri ini mengangkat konsep Art Festival bertajuk FAME (Food, Art, Music, and Entertainment) di hari peluncuran tersebut.

Beragam acara menarik hadir meramaikan Art Festival, mulai dari pameran lukisan oleh Antonius Kho & Partners, seni kuliner dengan menghadirkan international chef Fernando Sindu, dan tak ketinggalan pertunjukan musik oleh Tompi & Batam Jazz Society.

CEO Strategic Development & Sevices Sinar Mas Land, Ishak Chandra mengatakan, hari ini (kemarin,red) merupakan sejarah baru bagi Kota Batam, karena Sinar Mas Land secara resmi meluncurkan kawasan Nuvasa Bay di Nongsa yang nantinya akan menjadi kota mandiri bertaraf Internasional terbesar di Batam. “Diselenggarakannya FAME Fest ini, sekaligus meresmikan art gallery Nuvasa Bay dan sculpture ikonik kami yang ada di main boulevard Nuvasa Bay,” ujarnya.

Dalam kegiatan itu, Antonius Kho bersama tujuh seniman lainnya memamerkan 19 lukisan dan 9 sculpture di lantai dua Seaside Lounge, marketing gallery Nuvasa Bay, yang disulap menjadi art gallery. Art gallery ini terbuka untuk umum, sehingga diharapkan dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat Batam maupun wisatawan asing khususnya dari Singapura dan Malaysia untuk menikmati hasil karya seniman Indonesia. “Pameran seni ini akan digelar mulai dari 14 Oktober (bersamaan dengan acara grand launching) hingga 14 Desember mendatang,” sebutnya.

Dari seni kuliner dihadirkan Chef Fernando Sindu, untuk memanjakan lidah para pengunjung dengan menu dan resep terbaik yang disajikan. Chef Nando merupakan chef asal Indonesia dengan segudang prestasi dan pengalaman memasak di berbagai restoran terkenal di New York. Kemampuannya dalam mengolah makanan sudah tidak perlu diragukan lagi, terbukti chef lulusan Culinary Insitute of America ini telah menjadi co-owner dan mastermind dari Cafe Benedict dan Seven Friday di Jakarta.

Semakin menyemarakkan acara grand launching, Nuvasa Bay juga menyuguhkan pertunjukan musik dari Batam Jazz Society. Batam Jazz Society merupakan komunitas para pecinta sekaligus pemain music jazz di kota Batam. “Genre musik jazz sudah menjadi idola bagi pecinta musik Tanah Air dan sudah cukup populer di telinga masyarakat. Apalagi kini semakin banyak musisi jazz yang mulai mendapatkan hati di kalangan pecinta musik Tanah Air salah satunya adalah Tompi,” terang Ishak.

CEO Straegic Development & Service Sinar Mas Land Ishak Candra (dua dari kanan) bersama Head of Projec Sinar Mas Land Premraj Janardanan (kanan), saat melihat maket kawasan Nuvasa Bay yang ada di Art Gallery (Marketing Gallery) Nuvasa Bay, Sabtu (14/10).
Foto.Cecep Mulyana/Batam Pos

Dan di malam puncak acara grand launching, Tompi akan membawakan lagu-lagu hitsnya kepada para tamu undangan yang hadir. Sekitar 5 lagu yang dibawakan sendiri, dan 2-3 lagu yang dinyanyikan berkolaborasi dengan Batam Jazz Society.

“Kami berharap dengan diselenggarakannya acara FAME Fest, ke depannya proyek baru Sinar Mas Land ini mampu menjawab beragam kebutuhan yang diperlukan oleh para penghuni Nuvasa Bay untuk tidak hanya memiliki hunian dengan fasilitas terbaik, namun juga pengalaman hidup yang maksimal,” ungkapnya.

Di samping itu, sculpture yang diresmikan merupakan simbol pusaran mata air yang dianalogikan sebagai logo Sinar Mas Land yang terus berputar naik ke atas berkesinambungan, membangun dan memakmurkan tanah harapan.

“Nuvasa Bay dibangun dengan berbagai sentuhan seni di dalamnya. Dan bukan hanya sculpture, tapi ada juga Gate Seaside Town yang merupakan susunan besi setengah lingkaran menyerupai tunnel yang berada di pedestarian jalan menuju pantai. Kami pun sedang mempersiapkan Entry Gate dan Totem Signage dengan bentuk yang unik,” jelas Ishak.

Ia menambahkan, FAME Fast yang merupakan wujud apresiasi kepada seluruh customer yang telah menjadi bagian dari kawasan Nuvasa Bay, sekaligus menandai penyelesaian tahap awal infrastruktur kota Nuvasa Bay dan dimulainya proses ground breaking cluster pertama Nuvasa Bay, The Nove. “Tentunya kemeriahan acara ini bisa menambah keyakinan masyarakat untuk tidak ragu lagi memilih berinvestasi di Nuvasa Bay,” tutupnya. (nji)

 

 

BPN Targetkan 15 Ribu Sertifikat Selesai Tahun Ini

0
ilustrasi

batampos.co.id – Badan Pengusahaan (BP) Batam mengimbau masyarakat yang tinggal di Kaveling Siap Bangun (KSB) untuk segera membayar Uang Wajib Tahunan Otorita (UWTO). Badan Pertanahan Nasional (BPN) menargetkan 15 ribu sertifikat harus selesai hingga akhir tahun 2017.

“Pelunasan faktur KSB merupakan syarat utama untuk penerbitan sertifikat lahan yang akan dikeluarkan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN),” ujar Direktur Promosi dan Humas BP Batam, Purnomo Andiantono, Sabtu (14/10).

BP Batam dan BPN telah membuka kantor layanan pembayaran UWTO di Sagulung agar masyarakat yang memilki KSB di sana bisa dengan mudah dan dekat saat mengurus legalitas lahannya.

“Selain kantor layanan kita disana juga ada kantor BPN dan kas keliling Bank BNI. Jadi akan semakin mempermudah masyarakat,” katanya lagi.

Animo masyarakat sejauh ini menurut dia cukup tinggi dan antusias untuk mengurus surat-surat legalitas lahanya, karena itu pihaknya juga sepakat memperluas jangkauan wilayah KSB. Dimana sebelumnya hanya memprioritaskan KSB di Kelurahan Sei Lekop, Sei Langkai dan Sei Pelungut saat ini ditambah KSB di Sagulung Kota. Dengan harapan bisa mempercepat target penerbitan sertifikat tersebut.

Pihaknya juga akan terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat tidak hanya KSB di Sagulung saja tapi juga seluruh KSB di Kota Batam. Menurut dia sampai saat ini tercatat ada 68.252 KSB yang tersebesar di 10 titik kelurahan yang ada di Batam. Dari jumlah tersebut diakuinya paling banyak ada di Batuaji ada sekitar 33.446 KSB dan Tanjungpiayu ada sekitar 15.546 KSB.

“Karena itu untuk bisa mengejar target kita memang sudah sepakat dengan BPN untuk memperluas KSB. Kemudian kita juga sudah sosialisasi kemarin di Nongsa,” ujarnya.

Legalisasi akan dilakukan secara massal sehingga penerbitannya sertifikat akan lebih cepat, jika semua persyaratan lengkap diperkirakan hanya membutuhkan waktu sekitar 14 hari kerja. Hal ini dilakukan juga sebagai upaya mendukung pemerintah pusat menjalankan program untuk mempermudah masyarakat dalam memperoleh legaitas lahan seperti sertifikat.

Sedangkan untuk tarif UWTO akan mengacu pada Perka 9/2017 BP Batam yang mengatur besaran nilai UWT di Batam, yakni untuk perumahan KSB Rp47.100 dan perumahan tapak Rp100.700 permeter persegi selama 30 tahun. Ia mengaku juga sengaja pihaknya membuka kantor cabang pembantu untuk meudahkan masyarakat yang memiliki kavling.

“Sementara untuk penerbitan sertifikat syarat yang harus dipersiapakan diantaranya adalah gambar PL, SPJ (PPL), SKEP, surat rekomendasi, UWT dan SPPT PBB tahun berjalan,” jelasnya.(leo)

 

Menpar Promosikan Geopark Ciletuh via Amazing Geopark Adventure Tourism

0

Menteri Pariwisata (Menpar) RI, Arief Yahya sepertinya benar-benar kepincut dengan kawasan Geopark Ciletuh. Saat membuka Kejuaraan Surfing berskala internasional, Amazing Geopark Adventure Tourism (AGAT 2017), Sabtu (14/10), menteri asal Banyuwangi itu berulang-ulang mengatakan bahwa Geopark Ciletuh harus digarap serius. Destinasinya pun harus terus didorong ke level dunia.

“Geopark Ciletuh ini sangat bagus. Even Amazing Geopark Adventure Tourism juga sangat bagus. Dua-duanya harus dikelola secara profesional agar mencapai sasaran yang optimal,” kata Menpar Arief Yahya, Sabtu (14/10).

Wakil Gubernur Jawa Barat Dedi Mizwar yang hadir ke tengah acara langsung tersenyum sumringah. Begitu juga dengan Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat Irfan Suryanegara, Bupati Sukabumi H. Marwan Hamani, Deputi Bidang Pengembangan Industri dan Destinasi Dadang Rizki Ratman dan Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan Provinsi Jawa Barat Hj. Ida Hernida.

Faktanya, Geopark Ciletuh memang sangat oke. Modalnya sudah sangat kuat. Pada awal Agustus 2017, Geopark ini sudah dinilai tim UNESCO. Bila dinyatakan lulus, Ciletuh akan dilambungkan menjadi UNESCO Global Geopark (UGG) dan menjadi destinasi wisata dunia.

“Potensinya juga sangat besar. Keindahan alamnya lengkap, ada landscape, gunung, air terjun, sawah, ladang, dan berujung di muara sungai ke laut. Karena itu harus cepat dikembangkan, agar bisa menghidupkan ekonomi masyarakatnya,” tambah Arief Yahya, Menteri Pariwisata RI.

Ditambah lagi, destinasi yang dikelilingi hamparan hamparan alluvial dengan batuan unik dan pemandangan yang indah, juga punya pantai yang keren. Punya ombak yang disukai surfer-surfer dunia. Tengok saja Pantai Cimaja. Pantai yang ada di kawasan Geopark Ciletuh itu terpilih sebagai lokasi lomba Surfing berskala internasional, Amazing Geopark Adventure Tourism (AGAT 2017). Sebanyak 14 surfer pro internasional ambil bagian di even ini.

Tema yang diusung pun sangat oke. “Cimaja Geosurf Challenge, Our Amazing Adventure”. Semua seakan diajak berselancar di tempat petualangan yang luar biasa. “Yang penting semua harus dilaksanakan dengan standar global agar dapat menjadi daya tarik wisatawan. Tanggalnya juga harus pasti sehingga tidak mengecewakan wisatawan,” ucap Menpar Arief Yahya.

Menpar Arief juga menyebut, event ini jadi momentum bagi para stakeholder pariwisata (pemerintah, industri pariwisata, dan masyarakat) untuk membangun kepariwisataan yang mengedepankan pertumbuhan perekonomian, menciptakan lapangan kerja, serta menghapus kemiskinan di sekitar destinasi pariwisata.

“Salah satu upaya yang perlu dilakukan adalah mempromosikan kawasan Geopark Ciletuh-Palabuhanratu kepada dunia. Kita harus aktif dalam konferensi jaringan geopark dunia dan pelaksanaan event internasional seperti Cimaja Geosurf Challenge, Our Amazing Adventure ini,” ujarnya.

Bupati Sukabumi Marwan Hamani jadi makin bersemangat. Dia pun mengaku makin yakin Pemerintah Daerah yang didukung Pemerintah Provinsi Jawa Barat bisa merealisasikan mimpi besar dengan melambungkan Geopark Ciletuh Palabuhanratu menjadi UNESCO Global Geopark (UGG).

“Ini sudah pas. AGAT 2017 digelar untuk mengenalkan Geopark Ciletuh- Palabuhanratu sebagai salah satu destinasi pariwisata minat khusus berkelas dunia. Serta mempersiapkan masyarakat untuk mampu mengelola kepariwisataan di kawasan Geopark Ciletuh- Palabuhanratu dengan prinsip pengelolaan kepariwisataan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan,” ucapnya.

Eksibisi Amazing Geopark Adventure Tourism 2017 diikuti oleh 14 surfer pro internasional dari Amerika Serikat, Australia, Italia, Inggris, Jepang, Kanada, Maladewa, Maroko, Philipina , Singapura, Selandia Baru, Thailand dan Taiwan. Serta 14 surfer nasional dari Bali, Banten, Bengkulu, DKI Jakarta, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Sumatra Barat, Sumatra Utara, Sumatera Selatan, Yogyakarta dan Jawa Barat sebagai penyelenggara.

Selain itu AGAT diikuti pula oleh 35 surfer advance dari kancah regional Jawa Barat dengan mayoritasnya peselancar dari Kabupaten Sukabumi. Tak ketinggalan daerah yang memiliki potensi pengembangan surfing di Wilayah Geopark Ciletuh Palabuhanratu dari 21 desa di 8 kecamatan akan mengirimkan pesertanya untuk mendapatkan coaching clinic serta kelas surf school sebagai bekal mereka untuk mengembangkan surfing di daerahnya. (*)

GenPi Aceh Siap Hebohkan Sanger Day Fest 2017

0

Generasi Pesona Indonesia (GenPi) Aceh tidak ingin hanya eksis di dunia maya untuk promosi pariwisata saja. Langkah rill untuk berkontribusi bagi pariwisata daerah juga diperlihatkan anak-anak muda Aceh tersebut dengan cara offline.

Salah satunya dengan siap memeriahkan Hari Sanger Sedunia di acara Sanger Day+ Fest 2017 yang akan berlangsung pada pada 21 hingga 22 Oktober 2017 di Provinsi Aceh.

“Setelah sukses dilaksanakan selama tiga tahun terakhir sejak ditetapkan tanggal 12 Oktober 2014 sebagai Hari Sanger atau Sanger Day di Kota Banda Aceh. Tahun ini peringatan Sanger Day akan kembali menjadi bagian dari Calendar of Event (CoE) Aceh yang digarap oleh komunitas laskar digital ini akan berlangsung selama dua hari dengan berbagai agenda acara yang bakal meriah,” ucap Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh Reza Fahlevi dalam keterangan resminya, di Banda Aceh Jumat (13/10).

Reza Menyebut, adanya kegiatan festival untuk Sanger Day kita harapkan memang menjadi nilai tersendiri bagi daya tarik pariwisata. “Mengenalkan Sanger lewat media sosial menurut kami cukup pas, terlebih saat ini era promosi digital begitu mudah, apapun keunikan kuliner dan minuman serta pariwisata di Aceh, cara paling mudah dipromosikan adalah lewat medsos,” ujarnya.

Peringatan Hari Sanger Sedunia yang selalu ramai diperbincangkan di linimasa Twitter setiap tanggal 12 Oktober lewat tagar #SangerDay itu tidak luput dari laskar digital pariwisata GenPi Aceh.

Ketua Harian GenPi Aceh Reyhan Gufriyansyah menyebut, penyelenggaraan kegiatan Sanger Day tahun ini lebih meriah dari pada tahun-tahun sebelumnya.

“Kali ini kita memperkenalkan sanger sebagai minuman khas dan ikon Aceh, selain itu menjadi wadah untuk komunitas dan masyarakat yang bergerak di industri kreatif yang ada di Aceh untuk mengembangkan produk yang mempunyai nilai ke-Aceh-an,” sebut Reyhan yang juga Ketua Panitia Sanger Day+ Fest 2017.

Sanger Day+ Fest 2017, tambah Reyhan akan dilaksanakan di FJ’s Coffee Shop Pasar Newton Batoh, Banda Aceh yang mengangkat tema “Beragam Peunajoh Satu Cita – Kuliner Aceh Pesona Rasa” serta ikut menjajakan sejumlah jajanan tradisional Aceh yang kini mulai langka, menariknya lagi juga akan dihadiri Chef nasional. Selain itu, ungkap Reyhan, Sanger Day dilaksanakan pihaknya juga dalam rangka meningkat eksistensi minuman sanger menjadi daya tarik.

Sejumlah agenda dalam Sanger Day+ Fest juga telah dipersiapkan, diantaranya pameran foto sanger, atraksi meracik sanger tradisional, standarisasi sanger, art painting show sanger, eksibisi kuliner dan jajanan khas Aceh, bazar jajanan tradisional dan nusantara, malam apresiasi sanger day, lomba meracik sanger, lomba mewarnai anak-anak, lomba pisang reuboh dan lomba boh manok weng.

“Sehingga nantinya dengan hadirnya festival ini mampu melibatkan kembali komunitas atau masyarakat dalam mempopulerkan sanger dan menjadi idola wisatawan karena bernilai baik bagi potensi wisata di Aceh,” ujarnya.

Ia juga mengharapkan dukungan dari berbagai pihak agar acara ini dapat berjalan dengan sukses hingga memberikan manfaat bagi semua pihak dan memberikan dampak positif bagi industri kreatif dan pariwisata di Aceh.

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya menegaskan, Genpi adalah amunisi pariwisata untuk daerahnya masing-masing dan Indonesia. Ini ibarat perang, dalam arti yang positif tentunya, dimana setiap komunitas harus mengenali musuh dan memiliki strategi untuk memenangkan daerahnya melalui digital marketing dan kelestarian destinasi.

“Kalian harus kompak dan mempelajari strategi perang musuh, persiapkan strategi dengan baik itu adalah cara untuk menang, jangan berpikir ketika sudah di medan perang, terlebih dalam beberapa bulan lagi Aceh akan menghelat hajatan besar di Indonesia yaitu Sail Sabang. Kalian juga semangat untuk itu,” kata Menpar Arief Yahya.(*)

RSUD Batam Rencana Tambah 10 Mesin Pencuci Darah

0
Pasien mengantre di Poli RSUD Embung Fatimah, Batuaji.F. Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah Batam di Batuaji berencana akan menambah 10 mesin layanan cuci darah atau dalam istilah medis disebut Hemodialisa. Ini bertujuan untuk mengakomodir kebutuhan pasien cuci darah sekaligus meningkatkan pendapatan RSUD sebagi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

Humas RSUD Ellin Sumarni mengatakan, saat ini mesin Hemodialisa yang ada baru lima unit. Sebagai rumah sakit rujukan bertipe B, RSUD seharusnya miliki 15 alat tersebut. “Ini bertujuan untuk meningkatkan pelayanan medis di RSUD khusus pasien cuci darah sekaligus meningkatan pendapatan RSUD,” ujar Didi.

Dengan adanya penambahan mesin cuci darah, dalam setahun RSUD bisa mendapat pemasukan sekitar Rp 6 miliar. Ini berdasarkan perhitungan nyata sebelumnya yang mana hanya lima mesin mampu melakukan tindakan cuci darah sebanyak 150 kali untuk satu shift.

“Dengan lima mesin saja bisa 150 tindakan dalam satu shift , jika ditambah 10 sudah bisalah untuk mengejar pendapatan rumah sakit ini. Sekali tindakan (cuci darah) sekitar Rp 900 ribu,” ujar Ellin.

Selain untuk meningkatkan pemasukan RSUD sebagai BLUD, tentunya rencana penambahan mesin pencuci darah itu untuk meningkatkan fasilitas layanan medis di RSUD.

“Pasien yang membutuhkan tindakan dari mesin ini juga cukup banyak jadi ini juga untuk melengkapi fasilitas layanan medis di RSUD,” sebut Ellin.

Untuk pengadaannya nanti, sambung Ellin, tetap melalui pihak ketiga.

“Inikan baru rencana, jadi prosedurnya nanti tetap melalui pihak ketiga. Kami hanya penyedia tempat dan fasilitas saja,” ujar Ellin.

Plt Direktur RSUD Embung Fatimah Batam Didi Kusmarjadi membenarkan adanya rencana penambahan mesin pelayanan medis tersebut. Penambahan ini untuk meningkatkan pendaatan RSUD. Saat ini dana yang dikelolah RSUD sebagai BLUD sebesar Rp 77 miliar dan masih disubsidi dari APBD Pemko Batam sebesar Rp 15 miliar.

“Kalau mau tingkatkan pendapatan harus tambah layanan seperti ini,” ujar Didi. (eja)

Gedung Baru Pelabuhan Telagapunggur Dioperasikan Secepatnya

0
Pelabuhan Domestik Punggur, Batam.
foto: cecep mulyana / batampos

batampos.co.id – Gedung baru Pelabuhan Telagapunggur sudah mulai ditempati, tapi belum dioperasikan sepenuhnya. Sebab ada beberapa bagian yang masih dibiarkan kosong. Namun untuk menurunkan penumpang, sudah bisa melalui gedung baru.

“Rencananya fasilitas punggur akan dioperasikan penuh, secepatnya,” kata Kepala Kantor Pelabuhan (Kanpel) BP Batam Nasrul Amri Latif, Jumat (13/10).

Ia mengatakan masih ada beberapa perbaikan, sehingga pengoperasian secara penuh setiap lantai gedung baru Pelabuhan Telagapunggur itu terkendala. Ia mengatakan untuk lift masih sedang diperbaiki, dan dievaluasi secara teknis.

“Termasuk penyedian genset, sebagai back up,” ungkapnya.

Sementara itu Kastker Pelabuhan Telagapunggur, Zainor membenarkan hal yang disampaikan oleh Nasrul. “Lantai dua belum sepenuhnya,” ucapnya.

Tapi bangunan lama Pelabuhan Telagapunggur sudah dirubuhkan. “Awal bulan ini kalau gak salah. Dirubuhkannya bangunan lama itu, untuk mengejar pembangunan lahan parkir,” ungkapnya.

Lantai tiga bangunan baru Pelabuhan Telagapunggur ditempati Karantina Ikan, Kepolisian, Karantina Pertanian, Keberangkatan, Loket Tiket, ruang panel, ruang keberangkatan dan ruangan merokok. Sementara itu lantai duanya, kantor Syahbandar, Bea Cukai, Kantor Pelabuhan Laut BP Batam, Ditpam, informasi, ruang keberangkatan, kedatangan, toilet untuk disable, ruang menyusui, ruang VIP serta ruang panel.

Lantai satu, ada Bea Cukai, kantor kesehatan pelabuhan, Ditpam, keberangkatan, kedatangan, dan musholla.

Namun berbagai fasilitas yang direncanakan itu. Lantai tiga baru ada loket tiket. Lantai dua ruang tunggu, loket seaport tax, keberangakatan dan ruang runggu. Sementara itu lantai satu sudah terisi semuanya. (ska)

Fenomena Lowongan Kerja di Batam; Dari 9.917 Karyawan Baru, hanya 3 Diantaranya Lelaki

0
Ilustrasi pelamar kerja. F. Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Pengelola kawasan Batamindo mencatat selama bulan September penerimaan karyawan mencapai 782 orang. Jumlah ini memang sedikit jika dibandingkan pada bulan Agustus lalu yang mencapai 1.588 orang.

Manager Admin and General Affair PT Batamindo Investment Cakrawala, Tjaw Hioeng, mengatakan peningkatan jumlah karyawan yang direkrut mulai terlihat dari awal tahun hingga Agustus lalu.

Pihak Batamindo mentatat ada 9.917 karyawan yang telah direkrut sepanjang Januari hingga September 2017. Dimana pada bulan

  • Januari ada 733 orang,
  • Februari 1.111 orang,
  • Maret 1.311 orang,
  • April 1.416 orang,
  • Mei 1.072 orang,
  • Juni 1.185 orang,
  • Juli 719 orang dan
  • September 782 orang.

“Jumlahnya fluktuasi setiap bulannya. Tapi setiap hari ada. Beberapa perusahaan bahkan rutin merekrut setiap minggu,” ujar Tjaw Hioeng, saat ditemui di Batamindo, Jumat (13/10).

Dari data yang di dapat Batam Pos, selama September kebanyakan tenan Batamindo merekrut karyawan perempuan untuk operator. Mulai dari awal September hingga akhir, tenan Batamindo yang membuka lowongan kerja yakni PT Indoyasa, Tunas Karya, Cicor Panatec, Flextronic, Scheneider, Epson, Patlite Indonesia dan Dynacast.

Dari perusahaan yang dibuka itu, hanya PT Patlite yang buka lowongan untuk laki-laki. Dan itupun tak banyak hanya 3 orang saja.

Selebihnya penempatan kerja operator untuk karyawan perempuan dengan rata-rata penerimaan hingga 100 orang setiap perekrutan.

Lantas ditanya alasan kenapa tenan Batamindo lebih memilih merekrut pekerja perempuan? Pria berkacamata ini mengatakan karena Batamindo adalah kawasan perusahaan manufaktur yang memproduksi barang elektronik, maka pekerja yang cocok adalah perempuan. Sebab, menurutnya perempuan lebih teliti dalam bekerja.

“Namun demikian, pekerja lelaki juga pasti ada, tapi tak banyak dan posisi mereka hanya di teknisi dan lainnya,” jelasnya.

Tjaw Hioeng mengaku, melihat mulai banyaknya jumlah karyawan yang diterima Batamindo, Ayung sapaan akrabnya berharap ke depan makin banyak lagi lowongan kerja. Sebab dengan ekonomi yang semakin membaik, maka tenan-tenan Batamindo akan mengembangkan usaha mereka.

“Bila ada pengembangan, tentu butuh tenaga kerja. Harapan kami semoga saja ke depannya makin bagus saja ekonomi Batam,” tuturnya. (cr19)

Kemenag Batam Tunggu Arahan Pusat Terkait Sertifikasi Halal

0

batampos.co.id – Kementerian Agama (Kemenag) Kota Batam masih menunggu arahan terkait kebijakan Menteri Agama untuk mencabut sertifikasi halal yang sebelumnya merupakan wewenang dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

“Belum ada surat yang turun mengenai kebijakan ini,” kata Kepala Kemenag Kota Batam Erizal Abdullah, Jumat (13/10).

Ia menyebutkan beberapa waku lalu Kemenag memang telah membentuk bidang yang terkait sertifikat halal ini. Tujuannya memberikan perluasan dan kemudahan perizinan terkait sertifikat halal.

Ia menyebutkan saat ini sudah banyak daerah yang mengajukan wisata halal, tentu hal ini harus ditunjang dengan aspek kehalalan serti makanan, dan lainnya.

“Jadi intinya pemerintah memberikan kemudahan saja,” ujarnya.

Namun demikian terlaksananya sertifikasi halal tentu tidak bisa dikerjakan pemerintah saja, melainkan harus melibatkan instansi lain seperi MUI hingga Dinas Kesehatan Kota Batam sendiri.

“Harus bekerjasama untuk merealisasikan kebijakan ini, jadi tak bisa kerja sendiri,” terang.

Ia menambahkan tidak menutup kemungkinan akan ada regulasi pembebasan biaya untuk pengurusan sertifikasi halal ini, atau bisa lebih murah dari biaya yang sekarang.

“Ya kalau memudahkan, masyarakat juga senang dan akan senantiasa mengurus kehalalan produk mereka,” sebut pria yang baru dilantik awal Oktober mendatang,” imbuhnya.

Sembari menunggu keputusan untuk di daerah, ia mengungkapkan masih belum bisa mengambil keputusan. Saat ini, sertifikasi halal masih dipegang MUI.

“Sebelum kami terima aturan yang baru, kami masih berpegang ke aturan yang lama,” tutupnya.(cr17)

 

 

Batam Kembali Alami Kekosongan Blanko

0
ilustrasi

batampos.co.id – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Batam kembali mengalami kekosongan blanko pasca merampungkan pencetakan empat ribu E-KTP minggu lalu.

“Sekarang kita masih tunggu dari pusat terkait penambahan,” kata Kepala Bidang Pendaftaran dan Informasi, Disdukcapil Kota Batam, Teddy M. Nuh, Jumat (13/10).

Ia menjelaskan empat ribu e-KTP yang baru dicetak diutamakan bagi mereka yang belum pernah memiliki e-KTP sebelumnya atau pemula.

“Kemarin sudah kita distribusikan semua, mungkin bisa diambil di masing-masing kecamatan,” ujarnya.

Teddy menjelaskan hingga saat ini pihaknya belum mengetahui kapan blanko e-KTP tambahan datang lagi. Sebelumnya informasi penyelesaian pencetakan empat ribu e-KTP sudah disampaikan ke pusat.

“Blanko tambahan bisa didapatkan jika Pemda menyelesaikan pencetakan, dan kita sudah, tinggal nunggu kapan diminta untuk jemput blanko baru,” terangnya.

Ia menyebutkan hingga saat ini masih ada 50 ribu lebih pengajuan e-KTP yang masih menunggu untuk dicetak. Dia berharap dalam waktu dekat ini Batam bisa mendapatkan tambahan blanko kembali sehingga bisa menyelesaikan pencetakan e-KTP yang sudah menumpuk.

“Tumpukan saat ini mulai dari Januari hingga sekarang, sedangkan untuk yang tahun lalu Alhamdulillah sudah kami selesaikan,” ungkapnya.

Sebelumnya Pemerintah Kota Batam mengajukan sedikitnya 70 ribu blanko e-KTP kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Jumlah tersebut ditargetkan bisa menyelesaiakan pencetakan hingga akhir tahun 2017 mendatang. (cr17)