
batampos.co.id – Kementerian Dalam Negeri meminta Pemko Tanjungpinang segera mengirimkan format pelantikan pejabat eselon II dan IV agar permohonan pelantikan selepas habis tenggat itu bisa dilaksanakan.

batampos.co.id – Kementerian Dalam Negeri meminta Pemko Tanjungpinang segera mengirimkan format pelantikan pejabat eselon II dan IV agar permohonan pelantikan selepas habis tenggat itu bisa dilaksanakan.
Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah mengungkapkan permintaan format itu merupakan hasil tanggapan dari surat permohonan rekomendasi yang dilayangkan Pemko Tanjungpinang beberapa waktu lalu.
“Sekarang Kemendagri minta formatnya langsung. Maka itu, format yang diminta ini masih kami susun,” ujar Lis Darmansyah, kemarin.
Dikatakan Lis, penyusunan ini terkait pertimbangan untuk melengkapi jabatan-jabatan yang masih kosong. Dan beberapa diantaranya ada pula pergeseran. “Karna ada promosi juga, agar kinerja lebih produktif,” sambungnya.
Usai melangsungkan penyusunan, format yang diminta akan langsung dikirimkan ke Mendagri agar proses pelantikan pun dapat segera dilangsungkan.
Hingga kini, Lis masih belum bisa melakukan mutasi pejabat eselon III dan IV lantaran telah melewati batas dari tenggat akhir pada 12 Agustus lalu. Sebagaimana yang diatur
Undang-Undang nomor 10 tahun 2016, kepala daerah tidak boleh melantik pejabat di enam bulan sisa jabatan dan enam bulan setelah dilantik.
Sebelumnya, Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan Sumber Daya Manusia (BPKSDM) Kota Tanjungpinang, Tengku Dahlan mengatakan bahwa memang benar pelantikan belum dapat dilakukan karena alasan waktu yang telah habis.
“Yang jelas memang kita harus melantik, karena delapan kursi eselon III masih kosong, jika tidak dilantik sekarang, mau kapan lagi,” kata Tengku Dahlan.
Dahlan mengatakan, jika tidak dilantik dalam waktu dekat, maka kursi tersebut akan diduduki oleh pelaksana tugas (plt) sangat lama sekali. Terhitung kosong sejak awal tahun, dan kemungkinan dilantik pada tahun 2019.
“Karena amanat Undang-undang nomor 10 tahun 2016 itu, dimana kepala daerah tidak boleh melantik selama setahun, 6 bulan sebelum habis masa jabatan dan 6 bulan setelah dilantik. Sementara, tahapan Pilkada akan habis Juni, 6 bulan setelah pelantikan Desember, ya masa kosong sampai tahun 2019,” kata Tengku Dahlan. (aya)
batampos.co.id – Pemko Tanjungpinang mesti bijak menyikapi defisit keuangan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2018 mendatang. Diperkirakan dari angka rutin anggaran yang biasanya ada di kisaran Rp 900-an miliar, pada tahun depan berkurang jadi Rp 700-an miliar saja.
Walikota Tanjungpinang, Lis Darmansyah menyadari hal tersebut. Rasionalisasi, kata dia harus dilakukan. “Dalam perhitungan saya, rata-rata rasionalisasi di masing-masing OPD antara 20 sampai 25 persen,” kata Lis, kemarin.
Karena itu, Lis mengimbau seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) agar dapat menyusun program kerja tahun depan yang lebih realistis, terukur, dan tepat sasaran. “Artinya programnya memang harus benar-benar dibutuhkan masyarakat,” ujar Lis.
Kemungkinan lain yang bisa menyelamatkan kekuatan keuangan Pemko Tanjungpinang adalah dana tunda salur dari Pemprov Kepri yang diharapkan Lis bisa segera terealisasi. Dengan begitu, sedikit banyak akan membantu penuntasan program-program kerja yang sudah disusun.
“Kami harap bisa lekas turun secepatnya agar bisa difungsikan sebagaimana mestinya,” ungkapnya.
Terpisah, Anggota Banggar DPRD Tanjungpinang, Simon Awantoko menyatakan estimasi pendapatan daerah pada 2018 mendatang diprediksi sebesar Rp 778,23 miliar. Dinyatakan dari total estimasi pendapatan daerah sebesar itu,sebanyak Rp 430,74 miliar diantaranya bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU).
Dari total estimasi dana perimbangan sebesar Rp 613,43 miliar dan dikurangi DAU sebesar Rp 430,74 miliar, sisanya adalah bagi hasil pajak/bagi hasil bukan pajak Rp 86,7 miliar, dana alokasi khusus fisik Rp 50,06 miliar, dan dana alokasi khusus non fisik sebesar Rp 45,85 miliar.
“Sebagian besar kekuatan keuangan Pemko memang berasal dari dana alokasi dan dana bagi hasil,” pungkasnya. (aya)

batampos.co.id – Antrian pengunjung tampak mengular hingga mendekati eskalator. Mereka mayoritas anak muda yang ingin menguji nyali melihat sosok makhluk menyeramkan di rumah horor.
Dalam ruangan yang penerangannya redup, tampak sosok wanita berambut panjang dengan tampilan menyeramkan. Wajahnya dilumuri darah, matanya membelalak seperti akan keluar. Disampingnya terlihat sosok wanita berbaju serba putih, tak kalah menakutkan. Wanita yang menggambarkan suster rumah sakit itu tampak kusut. Separuh wajahnya berdarah bahkan satu mata kirinya diperban.
Tak hanya penampilan saja yang menakutkan, aroma bau kemenyan menyeruak ke seluruh ruangan, ditambah jeritan hantu bersahutan dengan teriakan pengunjung. Menambah suasana semakin seram.
Begitulah gambaran rumah horor di Tanjungpinang City Center (TCC) Mall. Antusias anak muda yang ingin menguji nyali semakin hari semakin ramai. Rumah horor tersebut akan berlangsung selama satu bulan dengan tiket masuk Rp 20 ribu per orang.
Wahana baru itu bakal menyajikan atmosfir horor yang lebih mencekam dan menghebohkan. Berbagai jenis hantu akan hadir di sana, dibungkus dalam sajian hiburan uji nyali yang membuat bulu kuduk merinding. Kordinator rumah horor, Sukri mengatakan para hantu jadi-jadian tersebut tidak akan melakukan kontak fisik dengan pengunjung.
“Saya pastikan tidak ada (menyentuh pengunjung, red). Karena ini sudah aturan main. Kami sudah atur jaraknya, supaya pengunjung tidak refleks memukul,” ungkapnya.
Meski begitu, Sukri mengimbau bagi pengunjung yang memiliki penyakit jantung disarankan tidak masuk ke dalam rumah horor. “Bagi anda yang ingin menguji nyali. Silahkan datang ke TCC mall lantai dua,” pungkasnya. (cca)

batampos.co.id – Batam menjadi daya tarik baru bagi industri agrobisnis. Beijing China CCPIT Sub-Council of Chemical Industry beniat untuk menjajaki pengembangan bisnis ini di Batam. Saat ini mereka tengah menggali informasi dari Badan Pengusahaan (BP) Batam dan Pemerintah Kota (Pemko) Batam terkait ketersediaan lahan di Batam dengan dipandu oleh Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Batam.
“Gagasan pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari hasil forum bisnis di Johor Malaysia beberapa hari yang lalu. Dalam pertemuan tersebut pihak Beijing menyatakan minat melakukan kerjas sama di bidang agrowisata, agrobisnis dan argoteknologi untuk menghasilkan produk organik sehat yang punya nilai tinggi di pasar internasional,” kata Ketua Kadin Batam, Jadi Rajagukguk, Selasa (19/9).
Jadi kemudian mengungkapkan Beijing sudah menjalin kerjasama dengan banyak negara dan kemudian mengincar Indonesia sebagai rekanan berikutnya.”Mereka sudah pengalaman kerjasama dengan banyak negara dan saat dia bertanya di wilayah mana di Indonesia yang cocok, saya langsung bawa ke Batam,” jelasnya.
Terpisah, Deputi IV BP Batam, Robert Purba Sianipar mengatakan potensi industri agrobisnis masih sangat besar untuk berkembang di Batam. Ia menunjuk Sei Temiang dengan luas 116 hektare yang selama ini dikelola BP Batam sebagai lokasi ideal untuk pengembangannya. Menurut Robert, Beijing memiliki teknologi tinggi dalam mengelola industri dan itu selaras dengan visi dan misi BP Batam yang memprioritaskan industri berteknologi tinggi.
“Penjajakan dalam arti awal, selanjutnya dari hasil kunjungan siang ini akan dilakukan pendalaman oleh pihak China, bagaimana konsep yang akan mereka bangun untuk mengembangkan agrobisnis Sei temiang, dan selanjutnya kita akan lihat, bisa jadi kita menuju ke bentuk kerja sama selanjutnya, seperti MoU, atau bahkan kontrak kerja sama”, ungkap Robert.
Sementara itu, Vice Chairman Beijing China CCPIT Sub-Council of Chemical Industry, CCOIC Chemical Industry Chamber of Commerce, Madam Marrian Ma, mengatakan bahwa program ini sudah dilakukan Presiden China dengan banyak negara. Tercatat program kerja sama agrobisnis ini telah sukses melakukan kerja sama dengan 100 negara dan kini mereka mencoba menawarkan kerja sama ini ke Indonesia dan Filiphina.
“Batam, menurut kami adalah peluang yang sangat baik, sangat bagus dan kami percaya bisnis ini akan memberikan value atau nilai tambah bagi pembudidayaan agrobisnis di Batam,” ungkapnya. (leo)

batampos.co.id – Hampir empat tahun tower yang berdiri di Kampung Bugis, Kecamatan Bintan Utara, tidak memiliki izin. Ini dikarenakan tower yang dikembangkan Mitratel ini dibangun, tak sesuai dengan prosedur. Hal ini diungkapkan Medio Apriliano, pemilik lahan tempat dibangunnya tower tersebut.
“Tower itu ilegal. Mana bisa dibangun tanpa adanya IMB. Sedangkan status lahannya masih alas hak. Seharusnya sudah sertifikat dulu status lahan baru bisa dibangun,” jelas Medio.
Ia menjelaskan, pembangunan tower tersebut, terbilang ilegal juga dikarenakan dibangun melalui persetujuan pemilik lahan yang tidak sah. Hal ini disebabkan karena diduga Kelurahan Tanjunguban Utara, telah menerbitkan tiga surat alas hak di satu lahan yang sama.
“Saya tidak tahu pastinya kenapa tower ini bisa dibangun. Namun, yang jelas berdirinya tower ini tanpa ada persetujuan dari saya selaku pemilik lahan yang sebenarnya. Bisa jadi izin berdirinya juga tidak ada,” ungkapnya.
Untuk itu, kata Medio, pihaknya akan menggembok pintu masuk tower sementara, hingga yang bersangkutan datang untuk membicarakan terkait kejelasan hak sewa menyewa di atas lahan tersebut.
Sementara itu, saat dikonfirmasi terkait apakah tower tersebut memberikan kontribusi pajak terhadap Kabupaten Bintan, Kepala Dinas BPPPD Bintan, Yuzet tidak bisa dihubungi. (cr20)

batampos.co.id – Di Jenewa, Swiss, duit ditemukan di tempat yang tidak terduga. Yakni, di toilet.
Kejaksaan Jenewa melakukan investigasi setelah menemukan segepok duit lembaran EUR 500 (Rp 7,8 juta) bernilai total USD 100 ribu (Rp 1,33 miliar) di saluran air sebuah bank dan tiga restoran.
Di Eropa uang lembaran EUR 500 sudah tidak lagi diproduksi atau beredar. Sebab, menurut The European Central Bank, pecahan yang nilainya terlalu besar tersebut sering disalahgunakan.
’’Kami tidak tertarik dengan motif pelaku. Kami hanya ingin memastikan asal uang itu,’’ ujar juru bicara kejaksaan Vincent Derouand.
Pelakunya pun tidak akan mendapat hukuman. Sebab, membuang duit maupun menyumbat toilet tidak termasuk tindak kriminal.
Menurut Derouand, sumbatan pertama terjadi di toilet bank UBS.
’’Beberapa hari setelahnya, kami dapat panggilan lagi. Toilet bistro di sebelah bank tersebut juga mampet,’’ ucapnya sebagaimana dikutip The Tribune of Geneve. Bedanya, ’’jumlah’’ sumbatan di tiga bistro itu terbilang kecil.
’’Cuma terdiri atas beberapa lembar uang EUR 500,’’ jelasnya.
Mungkin pelakunya ingin melakukan money laundering alias pencucian uang. (Reuters/fam/c20/na)

batampos.co.id – DPRD Kota Batam menyoroti kinerja dinas sosial yang tak kunjung membangun Rumah Tidak Layak Huni untuk tahun anggaran 2017. Kemungkinan besar, program ini tidak akan bisa selesai tepat waktu.
“Sekarang ini anggaran 2018 saja sudah mau diketok. Kok bisa-bisanya anggaran 2017 yang disahkan di awal tahun tak juga digunakan ini patutu dipertanyakan,” kata Sekretaris komisi IV Udin P Sihaloho, di ruang kerjanya, Selasa (19/9).
Menurut Udin, seharusnya bulan Maret atau April, program RTLH ini sudah jalan. Dan di akhir Juli harusnya sudah selesai.
“Harusnya, sebelum lebaran kemarin ini sudah selesai dikerjakan. Sekarang masih tahap lelang. Kapan lagi selesai ini,” katanya.
Menurutnya, di tahun 2016 lalu, sudah ada data jelas dari dinas sosial terkait penerima. Ini untuk mempercepat tim bekerja di lapangan.
“Tidak tahu lagi bagaimana nanti di anggaran 2018 ini. Kita berharap tepat waktu.
Anggota komisi IV lainnya, Marlon Brando meminta agar pembangunan fisik RTLH ini dipercepat. Ini penting agar pengerjaanya tidak terkesan terburu-buru.
“Kalau terburu-buru nantinya, maka akan berpengaruh terhadap kualitas pekerjaan,” katanya.
Kepala dinas sosial dan pemberdayaan masyarakat Hasyima mengakui bahwa RTLH ini masih tahap lelang. Tetapi ia optimis, pengerjaan akan selesai tepat waktu.
“Memang masih dalam proses lelang, tetapi kita optimis akan tetap sesuai jadwal. Tidak akan terlambatlah,” katanya.
Untuk tahun 2017 ini, ada sekitar 100 rumah yang diperbaiki. Anggarannya sekitar Rp 22 juta per unit.
Sementara di tahun 2018 mendatang Pemko Batam akan memperbaiki 125 unit Rumat Tidak Layak Huni (RTLH) di Batam. 50 unit rumah di mainland, dan 125 unit lainnya di hinterland. Untuk satu rumah dianggarkan Rp 25 juta. (ian)

batampos.co.id – Gubernur Kepri Nurdin Basirun menjelaskan rencana pembangunan sejumlah infrastruktur kepada Pemerintah China. Jembatan Batam-Bintan serta pelabuhan-pelabuhan berkapasitas besar dijelaskan menjadi potensi besar untuk diinvetasikan. Karena prospeknya cerah dan akan sangat menguntungkan semua pihak.
“Kabari ke investor dari China, banyak peluang investasi yang menjanjikan di Kepulauan Riau. Kepri membutuhkan investasi di sektor infrastruktur, pariwisata dan kemaritiman,” kata Nurdin saat Courtesy Call Konsulat Jendral Republik Rakyat China di Medan Sun Ang, di Ruang Kerja Gubernur, Istana Kota Piring, Pulau Dompak, Tanjungpinang, Selasa (19/09).
Menurut Nurdin, banyak keunggulan yang dimiliki Provinsi Kepri sehingga segala peluang bisa diinvestasikan. Dunia pariwisata yang sedang tumbuh bisa menjadi pilihan untuk investasi.
Sektor kemaritiman, menurut Nurdin punya peluang yang sangat luas. Bisa di sektor pariwisata bahari, minyak dan gas, dan bidang perikanan.
“Kepri membuka diri kepada investor China untuk terus berinvestasi pada berbagai bidang. Kami siap membantu jika ada hambatan, regulasi akan dibuat semudah mungkin sehingga investor dari China nyaman berinvestasi di Kepri,” ujar Nurdin.
Luas wilayahnya yang 96 persen merupakan lautan menyimpan potensi yang besar. Pulau yang banyak, air laut yang jernih dan bersih serta karang-karang yang indah merupakan sebuah anugerah yang jika dikelola dengan baik akan memberikan sumber pemasukan bagi Kepri.
Untuk dunia usaha, Gubernur menegaskan kondisi keamanan di Kepri ini cukup kondusif, aman dan bebas dari berbagai macam ancaman. Aparat keamanan memberi perhatian besar untuk kelancaran usaha di daerah ini.
Dari segi budaya di Kepri hampir sama dengan kebudayaan China karena populasi di kepri hampir sebagin besar merupakan etnis China. Tempat ibadah, kuliner ada akan memudahkan kerja sama antar kedua pihak.
“Berwisata ke Kepri akan mendapat pengalaman lebih dan pasti ingin terus datang lagi,” kata Nurdin.
Memang laju pembangunan infrastruktur di Kepri tidak selaju China. Apalagi jika melihat pembangunan jalan, jembatan, bandara, kereta api dan infratruktur lainnya. Tapi daerah-daerah di Kepri terus membangun infrastruktur menjadi lebih baik dan mendorong pergerakan ekonomi masyarakat.
Menurut Nurdin, keberadaan Jembatan Batam-Bintan dan pelabuhan peti kemas, akan membuat ekonomi Kepri tumbuh dan berkembang semakin baik. Pihak yang berinvestasi, diyakini Nurdin akan puas dan bisa mengembangkan investasinya ke banyak sektor.
“Investor dari China pasti banyak yang berminat di sektor ini,” kata Nurdin. (bni)

batampos.co.id – Ja, bocah 9 tahun kerap dibully kawan sekolahnya. Bapaknya, Re tidak terima.
Re minta Ja untuk mencari teman yang mengejeknya. Eh, rupanya Ja enggan.
Re jengkel dibuatnya.
Re pun mengambil sapu lantai. Dengan ganggang sapu itu Ja jadi korban sasaran kemurkaan Re.
Ja terluka, lebam dan bengkak pada wajahnya.
Giliran Mp, sang ibu Ja alias istri Re yang murka. Ia tak rela buah hatinya disiksa sang ayah.
Mp melaporkan Re ke Polisi.
“Mungkin karena istrinya sudah kesal, makanya suaminya ini dilaporkan ke polisi,” ujar Kapolsek Sagulung, AKP Hendrianto, Selasa (19/9).
Dia mengatakan sebelum melaporkan suamianya itu, warga Perumahan Arse Indah, Sagulung ini mendapati anak lelakinya itu tengah menangis di depan rumahnya dengan kondisi mata lebam. Karena penasaran, Mp pun menanyakan hal itu kepada anaknya.
“Anaknya mengaku dipukul ayahnya. Istrinya lapor, kita langsung amankan pelaku di tempat kerjanya di Sekupang” kata Hendrianto.
Hendrianto menjelaskan, sebelum kejadian tersebut, Mp sendiri sering kali mendapati luka memar di tubuh anak laki-lakinya tersebut. Selain itu, ia juga sering memergoki suaminya berlaku kasar terhadap anak mereka.
“Memang sudah sering dilakukan oleh suaminya, keterangan pelaku katanya sering cekcok dengan istri. Jadi dilampiaskan ke anaknya. Untuk sementara pelaku masih dalam keadaan sehat dan waras,” ujarnya.
Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, saat ini pelaku mendekam di polsek Sagulung. Ia diikenakan pasal 80 ayat 1 dan 4 Undang-undang no 35 tahun 2014 mengenai perlindungan anak dengan ancaman tujuh tahun penjara. (cr19)

batampos.co.id – Pemerintah Kota Batam tengah menunggu koordinasi dari Badan Pengusahaan (BP) Batam untuk berangkat bersama ke Jakarta. Tujuannya adalah untuk serah terima aset di Kementerian Keuangan.
Wali Kota Batam Muhammad Rudi telah menandatangani surat persetujuaan penerimaan enam aset dari BP Batam. Karena itu, ia tinggal menunggu koordinasi dari BP Batam untuk menentukan waktu yang pas untuk ke Kementerian Keuangan.
“Surat saya terima minggu kemarin dan langsung saya tandatangani. Jadi sekarang tinggal menunggu BP Batam, kami ikut aja,” terang Rudi di Batam Center, Selasa (19/9).
Dikatakan Rudi, dalam kasus serah terima aset, BP Batam merupakan lading sektornya. Sehingga menjadi penentu untuk menetapkan waktu pasti bertemu dengan Menteri
“Lading sektornya dimereka. Karena mereka yang menyerahkan aset ke kami,” jelas Rudi.
Menurut dia, dalam surat serah terima aset , BP Batam menyerahkan enam aset diantaranya, Masjid Raya, Pasar Induk, Masjid Baiturrahman Sekupang, Kantor Pemko dan DPRD Batam. Meski begitu, ada beberapa aset yang hanya diserahkan dalam bentuk fisik, sementara lahan tidak.
“Memang ada yang tak lengkap. Saya tak bisa sampaikan. Yang penting kami terima dulu, meski hanya fisik saja. Kalau kurang nanti kami minta lagi,” pungkas Rudi. (she)