Kamis, 16 April 2026
Beranda blog Halaman 13138

Cek Jantung Melalui Treadmill dan Echocardiography

0

 

Petugas kesehatan RSUD Raja Ahmad Thabib Kepri Tanjungpinang, memeriksa kesehatan jantung pasien melalui treadmill dan echocardiography. F. Humas RSUD Raja Ahamad Thabib untuk Batam Pos.

batampos.co.id – Jantung merupakan organ vital manusia yang berfungsi memompa darah ke seluruh tubuh. Kemudian menampungnya kembali setelah dibersihkan organ paru-paru. Bertambahnya usia manusia, akan berpengaruh terhadap fungsi jantung.

Jantung bekerja secara terus menerus selama manusia hidup dan secara berangsur akan mengalami penurunan. Untuk itu, kontrol kesehatan terhadap fungsi jantung sangat diperlukan.

Menurut dr. Nanda Iryuza, Sp.Jp, pemeriksaan kesehatan melalui treadmill dilakukan untuk menilai kondisi jantung, dengan cara merekam jantung disertai latihan fisik.

Treadmill kata Nanda, digunakan untuk mendeteksi penyakit jantung koroner, melakukan evaluasi terhadap terapi dan intervensi pasien untuk mengukur kapasitas fungsional (tingkat kebugaran) serta membuat program latihan.

“Echocardiography adalah pemeriksaan jantung dengan alat ultrasonografi (USG). Dengan alat yang berbeda tentunya,” ujarnya.

Nanda menjelaskan, pemeriksaan echocardiography seperti “mengintip” kondisi jantung, yang bertujuan untuk menilai fungsi dan anatomi jantung.

“Bagaimana ketebalan otot jantung dan kondisi sekat jantung anda. Adakah kebocoran. Bagaimana kondisi rongga-rongga jantung. Adakah pembesaran rongga jantung. Bahkan echocardiography juga bisa menilai kondisi lapisan selaput jantung. Adakah cairan di dalam selaput jantung,” jelasnya.

Kasubag Informasi dan Pemasaran Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raja Ahmad Thabib Kepri, Muhamad Safei mengatakan RSUD terus meningkatkan fasilitas untuk melayani masyarakat di Provinsi Kepri, khususnya masyarakat Tanjungpinang dan Bintan.

“Di rumah sakit ini kami memberikan layanan pemeriksaan spesialis penyakit jantung, yang dilengkapi dengan peralatan treadmill dan echocardiography,” ungkapnya.

Tersedianya alat kesehatan ini kata Safei, sangat membantu dokter dalam mendiagnosis penyakit dan menjadi acuan dalam pemberian therapi sehingga pasien mendapatkan layanan pengobatan yang tepat dan efektif.

Dengan tersedianya layanan ini, Safei berharap masyarakat semakin dekat dengan pelayanan yang modern dan prima.

RSUD Raja Ahmad Thabib Kepri Tanjungpinang sambungnya, selalu berkomitmen memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat.

“Mohon doa restu dari masyarakat sehingga kami dapat memberikan pelayanan maksimal. Terus melengkapi fasilitas dan memperbaiki kualitas pelayanan kami,” pungkasnya.(cca)

Penerbangan Pinang-Medan Dimulai 4 Agustus

0

batampos.co.id – Rencana penambahan rute penerbangan dari Tanjungpinang ke Medan pulang-pergi akan dimulai pada 4 Agustus mendatang atau lebih lambat sepuluh hari dari rencana sebelumnya. Airport Manager Lion Air, Handoko menjelaskan, penundaan ini bukan karena adanya kendala teknis.

“Tapi kami lebih ingin menggencarkan promosinya dulu lebih jauh. Agar penerbangan ini semakin diketahui orang Tanjungpinang dan Medan,” kata Handoko, kemarin.

Lebih lanjut Handoko menerangkan, penerbangan rute Tanjungpinang-Medan ini akan dilayani Wings Air yang merupakan anak perusahaan dari Lion Air. Jadwalnya akan berlangsung sekali dalam sehari sepanjang pekan. Awak pesawat yang akan diterbangkan, kata Handoko, adalah pesawat jenis ATR.

“Dengan jam penerbangan Medan-Tanjungpinang pukul 15.00 WIB, dan Tanjungpinang-Medan pukul 17.25 WIB,” jelasnya.

Selain Tanjungpinang-Medan, Lion Air juga membuka ruter baru pulang-pergi dari Tanjungpinang ke Pekanbaru, dan Tanjungpinang ke Batam. Untuk jam penerbangan Pekanbaru-Tanjungpinang pukul 06.20 WIB, sementara Tanjungpinang-Pekanbaru pukul 18.35 WIB. Untuk penerbangan Batam-Tanjungpinang pukul 17.40 WIB, dan sebaliknya Tanjungpinang-Batam pukul 07.45 WIB.

“Pemesanan tiketnya sudah bisa dilakukan baik di aplikasi maupun di agen perjalanan,” pungkas Handoko. (aya)

Warga Batam, Bersiaplah untuk Gabung Bersepeda Santai sembari Tanam Pohon, Caranya Cek di Sini Ya…

0

PT Adhya Tirta Batam (ATB) akan kembali melakukan penanaman ribuan pohon di kawasan Duriangkang, Batam. Kegiatan bertajuk ATB-BP Batam Festival Hijau 2017 yang akan diadakan pada 5-6 Agustus 2017 di Kepri mall dan hutan Duriangkang.

“Kegiatan ini, setiap tahunnya selalu digelar oleh ATB. Namun sejak 2016 silam kami ubah formatnya menjadi ATB Festival Hijau. Dahulunya namanya ATB Peduli Lingkungan. Untuk waktunya pun kita buat menjadi dua hari dan jumlah pohon yang akan kita tanam sebanyak 1000 hingga 1500 pohon,” terang Corporate Communication Manager ATB Enriqo Moreno.

Enriqo menambahkan, acara 2 hari ini akan diisi dengan bazar, perlombaan mewarnai untuk tingkat Taman kanak-kanak (TK) hingga Sekolah Dasar (SD), Lomba Kreasi Jingle ATB serta Modern Dance untuk tingkat SMA/SMK, lomba baca puisi untuk tingkat Mahasiswa.

Selain itu di hari kedua akan ada acara puncak yaitu bersepeda menuju hutan Duriangkang dan menanam pohon yang memperebutkan lucky draw seperti sepeda gunung, TV LED, kulkas, mesin cuci, home theatre dan puluhan hadiah menarik lainnya.

“Tahun ini sengaja kami gelar dua hari. Acara ini sendiri merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) ATB yang dilakukan dalam rangka memperingati Hari Bumi dan Lingkungan Hidup serta membantu pemerintah menjaga daerah resapan air. Seharusnya momen ini kita lakukan pada April dan Juni, namun kita undur oleh adanya bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri. Jadi diundur pada bulan Agustus,” terangnya.

Sementara itu, untuk pengguna sepeda panitia sudah menyiapkan jalur yang cukup menantang sepanjang 10,9 kilometer dengan mengambil Start dan Finish dari halaman Kepri Mall ke wilayah Manggarai Duriangkang yang dilanjutkan dengan menanam pohon dan kembali lagi ke Kepri Mall.

“Pendaftaran sepeda santai dapat dilakukan di toko-toko sepeda yang ada di kota Batam atau dapat menghubungi Herry di 0811 771765 dan Puji 0856 6834 7502.

Sedangkan untuk informasi lomba mewarnai, kreasi jingle dan modern dance bisa menghubungi Iman 0811 6910079, Novi 0811 7751068. Untuk stan bazar bisa menghubungi Roni 0811 6910081,” tambah Enriqo.

Ia melanjutkan, ATB sengaja melibatkan beragam komunitas agar masyarakat lebih peduli menjaga lingkungan, khususnya menjaga kelangsungan daerah resapan air di Kota Batam. Apalagi sumber air baku di Batam sangat terbatas. (rilis)

Beroperasi di Mangrove Toure Harus Ikuti Aturan Komite

0
ilustrasi

batampos.co.id – Yayasan Ekowisata Tunas Harapan Sebong Lagoi YETHAS sangat mendukung dengan kebijakan dana kontribusi yang diterapkan Komite Pengawasan Pengelolaan Wisata Hutan Bakau (Mangrove Toure) Lagoi. Sebab melalui dana itulah masyarakat dapat merasakan kesejahteraan serta alam di sekitar Sungai Sebong Lagoi juga terjaga dan terlestarikan.

“Kebijakan menetapkan dana kontibusi sangat menguntungkan semua pihak. Bahkan tamu dan pekerja juga dijamin asuransi keselamatannya,” ujar Manager YETHAS, Riouna Caroline Panson ketika dikonfirmasi, Selasa (25/7).

Diceritakan Riouna, komite dan seluruh operator mangrove toure telah bersepakat untuk memberikan dana kontribusi setiap kali kegiatan. Besaran dana kontribusi yang disepakati yaitu Rp 55.000 dari harga tiket perorangnya Rp 205.000. Sehingga setiap operator akan mendapat keuntungan bersih sebesar Rp 150.000 perorang sekali trip.

Sedangkan dana kontribusi yang dipungut sebesar Rp 55.000 itu, lanjut Riouna dipergunakan untuk kepentingan umum. Diantaranya dana kontribusi kepada masyarakat di dua desa sebesar Rp 15.000 dan sisanya sebesar Rp 40.000 digunakan untuk konservasi mangrove dan asuransi oprater beserta tamu.

“Kami ingin operator lain juga mengikuti seluruh kebijakan. Biar semuanya berjalan adil, kalau tidak kamilah yang dirugikan,” bebernya.

Riouna menambahkan dari tujuh operator yang beraktivitas di mangrove toure ini. Hanya yayasan miliknya (YETHAS) dan Wira Mangrove yang diberikan izin beroperasi. Sedangkan lainnya seperti Bintan Abadi Pertiwi (BAP), Bintan Mangrove Cottage (BMC), Ekowisata Wessa Wisata, Acong dan Green Mangrove dicabut izinnya karena enggan mengikuti aturan komite.

Dari lima operator yang izinnya dicabut, sambung Riouna hanya empat yang menerima keputusan itu. Bahkan keempat operator itu mau bergabung dengan YETHAS dan Wira Mangrove. Sedangkaan satunya lagi yaitu Ekowisata Wessa Wisata bersih keras tetap beroperasi walaupun tak diberi izin.

“Kami minta Wessa ikuti aturan komite. Jika ingin beroperasi di mangrove toure ini,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Bintan, Luki Zaiman Prawira mengatakan ada tiga unsur yang harus dipenuhi untuk mendapatkan izin operasi mangrove toure. Diantaranya persetujuan dari Komite Pengawasan Pengelolaan Mangrove Toure, Pemkab Bintan dan PT BRC.

“Jika tidak mendapatkan izin dari ketiga unsur. Kami minta operator tidak beroperasi disini lagi,” tegasnya.

Dari tujuh operator, kata Luki hanya dua operator yang diberikan izin saat ini. Yaitu Yethas dan Wira Mangrove sedangkan BAP dan BMC memilih bergabung dengan operator yang mengantongi perizinnan tersebut.

Sedangkan Ekowisata Wessa Wisata, lanjut Luki tetap ingin beroperasi. Padahal operator ini tidak diberikan izin dari ketiga unsur bahkan juga enggan mengikuti seluruh aturan yang disepakati. (ary)

Tim Mabes TNI AD Tinjau Jalan Mantrust-Rawabangun

0
Ketua Tim Pengawas dari Mabes TNI AD, Mayjen L Rudy P (tengah) didampingi dandrem 033 WP Brigjen Facri dan Wbup Bintan dalmasri Syam melihat kerajinan tangan di desa Toapaya, Selasa (25/7).

batampos.co.id – Tim pengawasan dari Mabes TNI Angkatan Darat (AD) mengevaluasi pembangunan Jalan Mantrust-Rawabangun di Desa Toapaya Kabupaten Bintan, Selasa (25/7). Ketua Tim Pengawasan Evaluasi TNI Manunggal Membangun Desa, Mayjen L Rudy P, menyampaikan, pembangunan TMMD ke 99 di Bintan berjalan lancar.

Pembangunan jalan tembus dari Kampung Mantrust ke Kampung Rawabangun sudah 90 persen. Artinya, sebentar lagi akses perekonomian kedua kampung akan terbangun semakin bagus. “Semangat kemanunggalan antara TNI dan rakyat akan mempercepat pembangunan,” katanya.

Dengan adanya akses jalan dan jembatan, harapnya, akan sangat membantu aktifitas masyarakat kedua daerah. “Mudah-mudahan dengan TMMD, masyarakat semakin adil dan sejahtera serta makmur,” katanya.

Saat itu, ia juga menekankan bahwa TNI hanya sebagai fasilitator sedangkan roh dari program TMMD yakni masyarakat. Karena itu, ia berharap ke depan, perpaduan antara TNI dan masyarakat terus terjaga demi keutuhan NKRI.

Wakil Bupati Bintan Dalmasri Syam menyampaikan, antusias masyarakat Bintan terhadap program TMMD sangat baik. Bahkan, masyarakat dillibatkan dalam program yang sudah ke 99 tahun ini. Ke depan, ia berharap, TMMD yang diadakan 3 kali dalam setahun semakin membantu pembangunan di Bintan.

Usai acara, Rudi bersama Dalmasri langsung meninjau kerajinan tangan yang dibuat masyarakat setempat. Bahkan, Rudi langsung meminta dompetnya dan mengeluarkan uang Rp 100 ribu untuk memborong kerajinan tangan tersebut. (cr21)

Apri: Kabupaten Bintan Naik Kelas

0
Bupati Bintan Apri Sujadi foto bersama Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Kabupaten Bintan, Kartini di Bintan Expo, Tanjungpinang, Senin (24/7). F.Slamet/Batam Pos.

batampos.co.id – Kabupaten Bintan menerima penghargaan Kota Layak Anak (KLA) kategori madya di puncak Hari Anak Nasional (HAN) di Pekanbaru, Riau, Sabtu (22/7) lalu.

Penghargaan yang dianugerahkan Kementerian Sosial (Kemensos) itu diberikan ke Kabupaten Bintan melihat komitmen Bupati Bintan Apri Sujadi yang memfokuskan pembangunan berbasis anak.

Bupati Bintan Apri Sujadi di Bintan Expo, Senin (24/7) sore menyampaikan, ini adalah apresiasi pemerintah pusat terhadap Kabupaten Bintan. Kabupaten Bintan sebelumnya menerima penghargaan KLA di kategori pratama. Tahun ini, Bintan menerima penghargaan yang sama di kategori madya. “Artinya Kabupaten Bintan naik kelas,” ujar Apri.

Apri meminta kepada semua pihak mempertahankan penghargaan yang sudah diraih. Ke depan, masih kata Apri, Pemkab Bintan akan memberikan porsi lebih yakni memfokuskan pembangunan yang berbasis anak-anak.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Bintan, Kartini menuturkan, banyak sekali program pembangunan yang berbasis anak-anak yang merupakan program unggulan Pemkab Bintan.

Dibeberkannya, yakni program pendidikan gratis siswa SD hingga SMP. Di bidang kesehatan, Pemkab memberikan layanan gratis kepada masyarakat yang memiliki KTP Bintan. “Dengan modal KTP Bintan, akan dilayani,” kata Kartini.

Hak sipil anak, sambungnya yakni pemberian akta kelahiran gratis juga sudah dilakukan. Kemudian, membangun ruang terbuka hijau untuk anak-anak. Bahkan yang terbaru yakni anak-anak diberikan kesempatan menyampaikan aspirasi di Musrenbang.

“Anak-anak boleh menyuarakan apa keinginan mereka. Ke depan kita akan kembangkan sampai di tingkat desa,” katanya.

Lebih jauh Kartini menyampaikan, penghargaan KLA yang diberikan Kementerian Sosial bertingkat, mulai pratama, madya, nindya, lalu utama dan KLA. “KLA tiu apabila semua anak sudah benar-benar nyaman. Tidak ada lagi kekerasan dan lainnya,” katanya.

Kategori madya diraih Bintan dari 126 kota kabupaten se Indonesia. (cr21)

Nurdin Minta Percepat Kegiatan

0

 

Gubernur Kepri Nurdin Basirun berdiskusi dengan beberapa pimpinan OPD Pemprov Kepri terkait progres pembangunan di Kepri, Selasa (25/7). F. Humas Pemprov Kepri untuk Batam Pos.

batampos.co.id – Gubernur Nurdin Basirun kembali memanggil sejumlah kepala OPD untuk mempertegas percepatan sejumlah kegiatan pada APBD tahun ini. Program tersebut diharapkan agar berjalan secara paralel di APBD Perubahan dan di APBD 2018.

“Kita bahas tentang kegiatan strategis dalam pembangunan, agar sejalan dan sinkron di APBD Perubahan dan APBD 2018. Untuk itu segera kita proses untuk selanjutnya dibahas bersama dengan DPRD,” ujar Nurdin setelah ratas dengan sejumlah kepala OPD, di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Selasa (25/7).

Tampak hadir dalam kesempatan itu Kadis PU Abu Bakar, Kadis Pertambangan dan Energi Amjon, Kadis Perindag Burhanuddin dan Kadis Pertanian Ketahanan Pangan Ahmad Izhar.

Gubernur ingin penegasan kembali program-program yang dijalankan dalam APBD tepat sasaran dan bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Bagi Nurdin, setiap kegiatan dari APBD, memang harus memberi manfaat untuk masyarakat.

Nurdin berharap dukungan dan doa masyarakat Kepri agar program-progam untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat berjalan sesuai perencanaan.

“Salah satu tujuan terselenggarakan nya kegiatan-kegiatan tersebut adalah untuk menjaring sebanyak-banyaknya tenaga kerja lokal di Kepri,” kata Nurdin.

Nurdin sepanjang Selasa kemarin memusatkan aktivitas di Gedung Daerah Tanjungpinang. Selain menggelar rapat terbatas, Nurdin juga menerima Tim Sesko TNI. Selain itu Nurdin juga menyerahkan kendaraan operasional kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kepri.

Kepada Tim Sesko TNI, Nurdin Basirun menyebutkan Kepri merupakan tempat yang tepat untuk dijadikan tempat studi berbagai aspek, baik pertahanan maupun lainnya. Karena Kepri merupakan wilayah yang strategis dan berada di perbatasan dengan sejumlah negara.

“Mari kita gali bersama potensi di Kepri ini. Lakukan berbagai studi untuk kedaulatan negara dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” kata Nurdin saat menerima kunjungan kerja Tim Sekolah Staf dan Komando Tentara Nasional Indonesia (Sesko TNI) di Gedung Daerah Tanjungpinang, Selasa (25/7).

Gubernur Nurdin menyambut baik keberadaan Sesko TNI yang menjadikan Kepri sebagai tempat untuk melaksanakan kuliah kerja bagi personel TNI. Dengan adanya kuliah kerja bagi personel TNI di Kepri, Nurdin yakin semakin menambah kekuatan pertahanan.

“Kami pihak Pemerintah Daerah menerima dengan baik gagasan dari pihak Sesko untuk menjadikan Kepri tempat kuliah kerja bagi personelnya,” ujar Nurdin.

 

Dirkersamik Sesko TNI Brigjen TNI Didied Pramuditho menyebutkan
tujuan Kunjungan Kerja tim Sesko TNI tersebut untuk mengagas kerja sama rencana kegiatan Direktorat Akademi Sekso TNI tentang studi kelayakan kerjasama akademik dalam negeri di wilayah Provinsi Kepulauan Riau.

“Tujuan kami kemari untuk studi kelayakan menjadikan Kepri sebagai tempat untuk kuliah kerja dalam Negeri/Pertahanan Wilayah bagi perwira siswa pendidikan reguler XLV Sesko TNI Ta 2018, tujuan awal untuk memperoleh data awal dan informasi kelayakan wilayah khususnya komponen sumber daya nasional untuk kepentingan pertahanan negara,” ujar Didied. (bni)

 

Dimeriahkan Puluhan Sanggar Seni dan Artis Ibu Kota

0

batampos.co.id – Puluhan sanggar seni dan kesenian budaya daerah akan meramaikan kegiatan pekan expo Natuna mulai digelar pada 29 Juli hingga 1 Agustus 2017 mendatang.

Kegiatan yang digelar Dinas Pariwisata Natuna tersebut dilaksanakan di lapangan bola kaki SMP Negeri 1 Ranai serta beberapa lokasi wisata seperti pulau Senoa. Tidak hanya itu, sejumlah artis ibu kota juga direncanakan akan menghibur masyarakat Natuna.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Natuna Erson Gempa Afriandi mengatakan, untuk memaksimalkan pelaksanaan pekan expo, pihaknya bersama sejumlah instansi telah melakukan berbagai persiapan diantaranya penetapan lokasi acara dan koordinasi dengan sejumlah sanggar seni terkait kesiapan untuk tampil pada pekan expo.

Selain mementaskan atraksi seni budaya, pemerintah juga akan menyelenggarakan berbagai lomba di laut seperti lomba renang, lomba pacu kolek dan lomba lainnya yang tidak kalah seru.

Erson menyebutkan, sanggar yang akan menampilkan atraksi seni budaya seperti sanggar Langkadura, Talago Minang, Kuda lumping, sanggar Melayu anak negeri, barongsai, Reok dan dari sanggar lainya termasuk sanggar rampak buluh yang menampilkan kesenian angklung.

“Mereka siap memberikan yang terbaik di depan menteri dan semua yang hadir. Khusus untuk kuda lumping, mengingat durasinya mencapai tiga jam, maka Erson meminta agar pementasannya hanya sebatas tarian dan tidak sampai ke tahap kesurupan,” ungkapnya.

Terkait menteri yang akan hadir dalam pekan expo, Erson mengaku belum menerima konfirmasi lanjutan untuk nama – nama menteri tersebut.

“Termasuk pejabat Provinsi juga masih belum ada konfirmasi. Namun pastinya pekan expo nanti akan ramai di kunjungi warga dan masyarakat luar,” ujarnya.(arn)

Bertahun-Tahun Limbah B3 Disembunyikan

0

batampos.co.id – Limbah berbahan berbahaya dan beracun (B3) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Natuna yang hanya ditimbun di Kawasan RSUD sejak RSUD beroperasi sudah meluber. Selama ini luput dari pengawasan, termasuk DPRD.

Ketua DPRD Natuna Yusripandi mengatakan, seingatnya RSUD tidak pernah membahas dalam penyusunan anggaran APBD terkait limbah kimia berbahaya tersebut. Sehingga menurutnya, alasan tidak ada biaya juga sedikit aneh.

“Kami juga tidak tahu soal limbah di RSUD itu. Dan tidak pernah diberi tahu, apalagi kendalanya soal tidak ada biaya pengiriman,” sebut Yusripandi, Selasa (25/7).

DPRD juga kaget ketika limbah kimia beracun tersebut hanya ditimbun bertahun-tahun di komplek RSUD. Sebaiknya RSUD segera menyampai ke DPRD terkait persoalan limbah kimia beracun tersebut.

“Dengan tidak adanya laporan RSUD, DPRD akan melakukan pengecekan. Tidak hanya lokasi, namun penganggaran keuangan di RSUD. Kenapa tidak ada biaya dan tidak pernah disampaikan ke DPRD. Apa dipangkas TAPD atau RSUD sendiri teledor soal limbah yang sudah menahun menumpuk ditimbun,” ujar Yusripandi.

Anggota DPRD Natuna Hendry menilai, semestinya RSUD yang sudah memiliki BLUD tidak punya alasan tidak memiliki biaya untuk urusan limbah B3 tersebut.

“RSUD sudah dibentuk BLUD, tidak punya uang untuk urusan penting bukan alasan,” sebut Hendry.

Hal senada juga dikatakan Marzuki, anggota DPRD Natuna komisi II menilai, sejauh ini RSUD tidak pernah menyatakan tidak memiliki biaya mengurusi limbah kimia berbahaya di rumah sakit.

“RSUD semestinya tidak menimbun limbah B3. Itu punya dampak lingkungan dan manusia. Memang ada pengelolahan limbah, tapi tidak juga ditimbun dan merembes ke aliran air,” sebut Marzuki.(arn)

Bupati Minta Dua Perusahaan Diproses Hukum

0
Pembangunan gedung DPRD Natuna di Desa Sungai Ulu. Foto: Aulia Rahman/Batam Pos

batampos.co.id – Hingga saat ini kelebihan bayar proyek pembangunan pasar modern dan gedung DPRD Natuna tahun yang dikerjakan PT Istaka Karya tahun 2016 lalu belum dikembalikan perusahaan. Sebelumnya temuan kelebihan bayar dua proyek tersebut setelah dilakukan audit BPKP mencapai RP 5,8 miliar.

Bupati Natuna Abdul Hamid Rizal mengatakan, Pemerintah Daerah sudah menyurati dua perusahaan pelaksana dua proyek pasar modern dan gedung DPRD. Agar mengembalikan kelebihan bayar dari progres fisik yang dilaksanakan.

“Pemkab Natuna sudah memberikan tempo waktu selama dua bulan ini, agar dikembalikan lebih bayar RP 5,8 miliar itu ke negara,” sebut Hamid kemarin.

Tempo waktunya sampai bulan Agustus mendatang. Kalau tidak terdapat melakukan pengembalian kelebihan bayar proyek itu. Maka Pemerintah Daerah akan menyerahkan persoalan tersebut lanjut ke proses hukum. Saat ini kontrak perusahaan tersebut sudah dilakukan pemutusan. Sehingga Pemerintah Daerah dapat melanjutkan penyelesaian pembangunan dua proyek teserbut ditahun 2018 mendatang,” ujar Hamid.(arn)