Jumat, 8 Mei 2026
Beranda blog Halaman 13255

Ojek Pangkalan Desak Dishub Kota Batam Tutup Ojek Online

0
Anggota Kepolisian Polresta Barelang melakukan penjagaan kantor Go-Jek di Pelita Lubukbaja yang didatangi oleh para pengemudi ojek pangkalan, Selasa (25/7). Mereka mendesak kantor go-jek ditutup. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Puluhan pengendara ojek pangkalan mendatangi Kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam, Rabu (26/7) pagi. Mereka mendesak kepada Dishub Batam menutup aplikasi Gojek di Batam.

Kepala Dishub Batam Yuspa Hendri mengatakan, penutupan aplikasi Gojek bukan kewenangan dari Dishub, dan untuk menutup aplikasi itu harus melalui prosedur yang berjenjang hingga ke Kementrian Kominfo.

Dishub Batam hanya mengirim surat rekomendasi kepada Kominfo untuk menutup aplikasi, dengan alasan seringnya terjadi permasalahan di daerah karena aplikasi tersebut.

Dijelaskan Yuspa, untuk menutup aplikasi itu berawal dari surat yang dikimkan oleh Dishub Kota ke Dishub Provinsi. Kemudian dari Dishub Provinsi, akan melanjutkan surat itu ke Kementrian Perhubungan.

“Nanti, Kementrian Perhubungan akan menyampaikan kepada Kementrian Kominfo untuk menutup aplikasi,” katanya.

Yuspa melanjutkan, kendaraan roda dua sampai saat ini belum mempunyai aturan tersendiri untuk dijadikan sebagai angkutan orang. Maka dari itu, jika terjadi permasalahan di lapangan hanya diselesaikan dengan jalur mediasi.

“Kami dari Dishub sudah berupaya untuk lakukan mediasi memanggil pihak untuk perundingan. Bahkan sudah lima kali kami panggil untuk mediasi. Namun, tidak membuahkan hasil sampai saat ini,” tuturnya.

Yuspa juga mengatakan, hasil pertemuan di Kantor Graha Kepri beberapa waktu yang lalu menghasilkan kesepakatan bahwa aplikasi yang di non aktifkan itu hanya aplikasi taksi online, bukan aplikasi ojek online.

“Di Graha Kepri itu membahas roda empat. Mungkin ada terjadi salah tafsir,” imbuhnya.

Sementara itu, Kapolresta Barelang Kombes Pol Hengki meminta kepada semua pihak untuk menahan diri, untuk tidak melakukan perbuatan melawan hukum. Hengki juga menegaskan bagi pihak yang melakukan perbuatan melawan hukum akan ditindak secara tegas.

“Mari kita sama-sama menjaga situasi Kamtibmas di Batam. Kepada siapapun itu, semua harus menahan diri dengan tidak melakukan perbuatan melawan hukum,” katanya. (cr1)

Mantan Kasatpol PP Jalani Pemeriksaan Lanjutan di Mapolresta Barelang

0
 Hendri saat menjabat sebagai Mantan Kasat Pol PP Kota Batam. F. Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id  – Mantan Kepala Satuan Polisi Pamongpraja (Satpol PP) Batam, Hendri menjalani pemeriksaan lanjutan di Sat Reskrim Polresta Barelang atas dugaan kasus suap dalam penerimaan 825 tenaga honorer Satpol PP.

Kapolresta Barelang Kombes Pol Hengki mengatakan, pemanggilan Hendri Selasa (26/7) lalu dilakukan penyidik untuk dilakukan penyelidikan terkait dengan adanya dugaan aliran dana kepada Hendri.

“Kita masih lakukan pemeriksaan terhadap saudara Hendri yang dilakukan oleh Unit I untuk diminta keterangan,” ujarnya, Rabu (26/7) sore.

Pantau Batam Pos di Mapolresta Barelang, Selasa (26/7) malam, Hendri masih menjalani pemeriksaan hingga pukul 23.00 WIB. Saat dikonfirmasi apakah Hendri akan segera ditetapkan sebagai tersangka, Hengki belum bisa menyimpulkannya karena penyidik masih mengumpulkan bukti-bukti.

“Pemeriksaan tidak bisa kita tentukan berapa lama waktunya. Jika memang telah memenuhi unsur pidana, kita akan tetapkan dia sebagai tersangka,” katanya.

Dalam berita sebelumnya, Penyidik Sat Reskrim Polresta Barelang telah marampungkan pemberkasan kasus suap penerimaan 825 orang tenaga honorer Satpol PP. Dua orang yang ditetapkan sebagai tersangka itu adalah Syamsudin dan Abd Rizal Syamsir.

Syamsudin merupakan staff Satpol PP golongan III A yang ditetapkan sebagai tersangka karena berperan sebagai penerima uang dari para korban.

Sementara Abd Rizal Syamsir ditetapkan sebagai tersangka karena berperan untuk memberikan informasi kepada calon anggota Satpol PP, bahwa Syamsudin bisa memasukkan orang untuk menjadi anggota Satpol PP. (cr1)

Orkestra Vinculos, Mampir ke Kepulauan Seribu, Jakarta

0

Sekira 50 musisi yang tergabung dalam Orkestra Vinculos Spanyol didatangkan oleh Direktorat Jenderal Kebudayaan Kemendikbud. Mereka mengunjungi satu destinasi prioritas Indonesia, Kepulauan Seribu, Jakarta.

”Ini bagian dukungan kami terhadap destinasi-destinasi yang telah ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo dan Menpar Arief Yahya. Semoga kehadiran mereka bisa banyak membawa manfaat, termasuk juga untuk mempromosikan pariwisata Indonesia, agar gaungnya makin mendunia,” ujar Direktorat Jenderal Kebudayaan Kemendikbud, Hilmar Farid.

Hilmar membeberkan, Vincolus rencananya datang ke Indonesia Danau Toba sejak tanggal 26 sampai dengan 30 Juli 2017. Di Kepulauan Seribu, musisi asal Negeri Matador itu akan unjuk gigi di Pulau Pramuka pada tanggal 7 Agustus 2017. Vincolus juga bakal menggelar showcase dan jam session bersama masyarakat lokal dan juga berwisata di di Pulau Dolphine, Pulau Perak, dan Pulau China.

“Kami bersyukur, Indonesia mendapat kehormatan sebagai negara Asia pertama yang menjadi sasaran project ini. Serta mengenalkan kekayaan budaya antara Indonesia dan Spanyol melalui atraksi, interaksi, dan edukasi seni dan budaya, tentunya akan berdampak pada pariwisata,” tambah Hilmar.

Selama di Jakarta, imbuh Hilmar, ternyata bukan hanya akan tampil di Kepualaun Seribu. Musisi asal Spanyol itu pada tanggal 3-6 Agustus  akan melakukan beberapa kegiatan Konser Musik di Gudang Sarinah, Pertunjukan Musik di Plasa Insan Berprestasi, Konser Musik bersama Trust Youth Orchestra di Plasa Insan Berprestasi, serta beberapa workshop musik dan Flashmob di area Car Free Day di Jakarta.

“Jakarta dipilih karena merupakan melting pot atau tempat bertemunya berbagai suku bangsa yang ada di Indonesia. Serta memperluas peluang dan jaringan kerjasama bagi komunitas budaya yang ada di Jakarta, melalui ajang pertemuan dengan seniman internasional,” ujarnya.

Selama di Danau toba Vincolus juga akan melakukan Workshop musik, donasi dan reparasi alat musik, serta donasi buku.

”Yang lebih spesial lagi adalah pada tanggal 29 Juli Vincolus bakal menggelar konser di Amphiteater It Del. Ini adalah Konser simfoni yang akan menampilkan  Vinculos  dan  kolaborasi dengan seniman lokal. Selain acaranya sangat istimewa, Amphiteater It Del juga sangat istimewa,” ujar Hilmar.

Acara tersebut juga rencananya akan dihadiri oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan serta Ibu Luhut Panjaitan. Dalam acara ini juga diundang 600 siswa dari berbagai sekolah dasar, menengah, tinggi di Kab. Tobasa. Selain itu, masih di Danau Toba, tepatnya di Kabupaten Humbang Hasundutan, Vincolus akan melakukan syuting video clip saat konser untuk menunjukan keindahan alam desa Bakkara.

Selama di sana, mereka akan melakukan Workshop musik, donasi dan reparasi alat musik, donasi buku. Hal itu dilakukan karena para musisi Spanyol memiliki kesaaman budaya dan karakter.

”Tentunya keindahan Danau Toba akan terkesplore habis, mereka akan kita perlihatkan kehebatannya dan keindahan Danau Toba. Secara budaya warga Batak memiliki karakter yang hampir mirip dengan masyarakat Spanyol yang pada umumnya menggemari seni musik dan perayaan atau festivities,” beber Hilmar.

Ketua Pokja Percepatan 10 Destinasi Prioritas Kemenpar Hirmasyah Thaib mengucapkan terima kasih kepada Kemendikbud yang telah membuat agenda Vincolus di dua destinasi prioritas Kemenpar Danau Toba dan Kepulauan Seribu. Seperti diketahui, 10 destinasi yang biasa disebut dengan 10 Bali Baru itu adalah Danau Toba, Bangka Belitung, Bromo, Kepulauan Seribu, Kepualaun Seribu, Morotai, Wakatobi, Borobudur, Labuan Bajo, Mandalika dan Tanjung Lesung.

”Saya dan tim sudah beberapa kali berkunjung ke tempat pak Hilmar Farid dan beliau juga sudah lakukan kunjungan balasan dengan membawa full tim. Kami sangat sepakat untuk melakukan kolaborasi dengan Kemendikbud dan Kemenpar mengingat budaya mempunyai bobot daya tarik terbesar atraksi kita yakni 60 persen. Sisanya adalah wisata buatan dan alam,” ujar Hiramsyah.

Pria yang biasa disapa Hiram itu, apa yang sering diungkapkan Menteri Pariwisata Arief Yahya bahwa Wisata Budaya, terus dirumuskan formulasi percepatannya. Terutama Penyusunan Pedoman Pemantauan dan Evaluasi Pelaksanaan Program di 10 Destinasi Prioritas. Urusan budaya memang tak ingin dilewatkan begitu saja oleh Arief Yahya.

Dia menyadari, 60 persen alasan wisman datang ke Indonesia adalah karena factor budaya. Sebanyak 35 persen karena alam atau nature, dan 5 persen man made, seperti MICE -meeting, incentive, conference-exhibition, lalu sport tourism, showbiz, dan buatan manusia yang lain.

Karena itu, ketika ada pentas bernuansa budaya, maka itu akan mengamplifikasi budaya local di tanah air. Potensi Indonesia sangat kaya. Ada 1.340 suku bangsa yang bisa dieksplorasi, lebih dari 17.000 pulau, 34 propinsi, 416 Kabupaten dan 98 kota di Indonesia. Ribuan suku tadi juga menyimpan 583 bahasa dan dialek yang berbeda-beda.

“Itu semua ada potensi, yang memiliki cultural value yang tinggi. Tinggal, bagaimana agar cultural value itu juga memiliki commercial value yang balance. Budaya itu semakin dilestarikan semakin mensejahterakan. Maka aspek commercialnya juga juga harus dipikirkan agar bisa membuat budaya itu sustainable,” kata Menteri Arief Yahya.

Ditambah lagi, 8 world heritage sites by UNESCO ada di sini.Empat di antaranya cultural. Sementara empat lainnuya dari unsur natural.

“Kalau dari sisi atraksi, budaya kita top, terima kasih Kemendikbud, terus ekplore semua kekayaan budaya kita menjadi kekuatan utama pariwisata,” kata Menpar Arief Yahya.(*)

Karnaval Komodo 2017 hanya di Labuan Bajo

0
foto: putut / batampos

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manggarai Barat kembali menggelar karnaval budaya. Even bertajuk Karnaval Komodo 2017 itu siap digelar di Labuan Bajo, 29 Juli 2017.

Deputi Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Esthy Reko Astuti menjelaskan, karnaval yang berlangsung selama sehari tersebut, akan menggabungkan beragam kegiatan yang bisa melibatkan seluruh masyarakat dan para pemangku kepentingan bidang pariwisata.

“Event ini membuat pariwisata di Labuan Bajo semakin lengkap. Serta sangat tepat untuk terus mengundang dan memperkenalkan semua keunggulan wisata yang ada Labuan Bajo untuk generasi muda Indonesia dan dunia. Serta menunjukkan kemudahan aksesibilitas menuju dan dari Labuan Bajo yang mencakup transportasi dan akomodasi,” ucap Esthy di Jakarta, Selasa (25/7).

Esthy juga mengucapkan terima kasih kepada pemerintah setempat yang terus konsisten menjaga atraksi di Labuan Bajo. Pesannya hanya satu. Dia meminta kepada semua pihak terutama para masyarakat yang ada di Labuan Bajo untuk menjaga kebersihan dan keamanan yang ada di Labuan Bajo dan tempat destinasi pariwisata.

Bagi Esthy, kebersihan adalah harga mati. Tidak bisa ditawar-tawar lagi. Health and hygiene harus dijaga agar bisa  menarik wisman lebih banyak lagi.

“Kalau nature dan culturenya sih sudah kelas dunia. Pulau Padar pernah didatangi Valentino Rossi. Labuan Bajo pernah dikunjungi aktris peraih Oscar sekelas Gwyneth Paltrow. Tinggal jaga kebersihan saja supaya destinasinya makin banyak dikunjungi wisatawan mancanegara,” kata dia.

“Yuk jaga lingkungan dengan baik, jaga alam kita, jangan ada sampah lagi. Event ini juga mendukung kegiatan ekonomi masyarakat Labuan Bajo dengan meningkatkan volume kedatangan wisatawan,” ujarnya.

Nah, bagi yang ingin berwisata ke Labuan Bajo, 29 Juli nanti, pastikan Anda mencatat seluruh keseruan acara yang sudah disiapkan panitia.
Yang suka sport tourism, ada Fun Running 5K dan Beach Zumba yang bisa dinikmati. Yang suka culture dan musik, adaFestival Tari Caci yang melibatkan seribu penari serta Festival Musik. Yang hobi makan pun dijamin akan happy lantaran ada Festival Kuliner yang bisa dinikmati.

Yang suka reggae, musik ala Jamaika, malam harinya ada Ikon Reggae Indonesia Tony Q Rastafara yang akan menghibur masyarakat yang datang ke Pantai Batu Cermin. Juga akan ada DJ Yasmin, yang namanya sudah terkenal di dunia internasional. “Pasti seru. Silakan datang ke Labuan Bajo, 29 Juli nanti,” ajak Esthy.

Menteri Pariwisata Arief Yahya juga selalu mempromosikan semua keistimewaan destinasi di Nusantara. Dia ikut mengajak traveller untuk berlibur dan merasakan ragam atraksi keren di akhir Juli nanti.

”Sudah banyak figur dunia yang memviralkan Labuan Bajo saat berlibur ke sana. Silakan ke Labuan Bajo. Tidak akan menyesal berwisata ke Labuan Bajo,” ungkap Arief Yahya.

“Dari alamnya, kehidupan masyarakatnya, tradisi dan budaya lokal, semuanya layak dieksplorasi, dan sudah banyak traveler yang memposting Labuan Bajo dengan segala kekhasannya di Instragram, Facebook, Youtuber dan Twitter. Dan masih banyak spot foto dan video yang belum dieksplore di sana. Temukan foto eksklusif dengan latar belakang yang tidak ada duanya itu,” ungkap dia.

Seperti diketahui, Labuan Bajo ditetapkan sebagai 10 destinasi prioritas atau biasa disebut dengan 10 Bali Baru. Selain Labuan Bajo, kementerian di bawah komando Arief Yahya itu juga menetapkan Danau Toba (Sumatera Utara), Tanjung Kelayang (Bangka Belitung), Tanjung Lesung (Banten), Kepulauan Seribu (DKI Jakarta), Candi Borobudur (Jawa Tengah), Gunung Bromo & Gunung Semeru (Jawa Timur), Mandalika (Nusa Tenggara Barat), Wakatobi (Sulawesi Tenggara), dan Morotai (Maluku Utara), sebagai destinasi yang sedang disiapkan menjadi ’10 Bali Baru.’

Tidak lama lagi, kata Menpar Arief Yahya, Labuan Bajo akan memiliki marina. Terminal yachts yang bisa mengangkat destinasi ini lebih cepat ke level global, melalui marine tourism. “Setelah Borobudur, Badan Otorita Pariwisata di sana juga akan segera terbentuk, semua gerak cepat! Karena bukan yang besar mengalahkan yang kecil, melainkan yang cepat menangalahkan yang lambat,” ungkap Arief Yahya.(*)

Dr Marsetio Lepas 29 Kapal Yacht dari Darwin untuk Jelajahi Laut Indonesia

0

Puluhan kapal yachts bakal menjelajahi eksotisme pulau-pulau Indonesia dalam Sail Indonesia 2017 yang dimulai 28 Juli 2017. Total ada 85 Yacht yang akan bergabung terbagi dua start atau flag off dari Tual, Maluku sebanyak 56 kapal berangkat 28 Juli dan 29 kapal asal berbagai negara berangkat dari Darwin, Australia berangkat 29 Juli 2017, mendatang.

Di Darwin, kapal yacht akan dilepas oleh Penasehat Menteri Pariwisata Bidang Marine Tourism, Dr Marsetio. Sementara yang dari Tual, pelepasan kapal yacht akan dilakukan oleh Ketua Tim Percepatan Pengembangan Wisata Bahari Kemenpar, Indroyono Soesilo.

Marsetio menjelaskan, nantinya rombongan dari Darwin dan Tual akan bertemu di Sail Sabang 2017, Aceh, pada 28 November 2017. Sementara puncaknya, akan digelar pada 2 Desember 2017 yang akan dihadiri Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Diperkirakan ribuan wisatawan asing dan domestik akan hadir pada Sail Indonesia di Sabang dan kita harus benar-benar siap menyambut lonjakan kunjungan wisatawan kapan saja,” ujar Dr Marsetio, Rabu (26/7).

Marsetio yang pernah menjabat KSAL periode 2012-2015 ini menerangkan, Sail Indonesia 2017 akan singgah di sejumlah spot-spot wisata yang eksotis. Adapun lokasi pertama yang disinggahi setelah berangkat dari Darwin adalah Kupang pada 5-9 Agustus 2017, menuju Timor Tengah Utara (Winni) pada 11-14 Agustus 2017. Berikutnya, rombongan pun akan tiba di persinggahan ketiga yakni di Alor pada 16-20 Agustus 2017.

“Setelah tiga hari menjelajahi Alor, peserta Sail Indonesia 2017 akan tiba di Komodo pada 23-26 Agustus 2017, kemudian menuju Sumbawa Besar-Badas pada 28-31 Agustus 2017, dan menyeberang ke Medana Bay-Lombok Utara pada 2 September-6 September 2017,” papar Marsetio.

Pulau Dewata Bali juga tak luput dari sasaran singgah peserta Sail Indonesia 2017, pada 09-15 September 2017, peserta akan menyambangi Lovina Buleleng Bali, sementara untuk pulau Jawa, Karimunjawa yang menjadi pilihannya kapal datang pada 17-23 September 2017, kemudian berlanjut ke Kumai Pangkalanbun pada 25-30 September 2017.

“Kemudian Sail Indonesia 2017 akan tiba di Belitung Timur Manggar pada 2-05 Oktober 2017, Belitung pada 6-10 Oktober 2017, Bangka Tengah-P Ketawai pada 11-14 Oktober 2017, dan Bintan-Tanjung Pinang pada 16-23 Oktober 2017,” tambah Marsetio.

Selanjutnya, pada 23 Oktober 2017-30 November 2017, peserta Sail Indonesia 2017 akan berlayar menuju Sabang dengan melintasi Selat Malaka dan kemudian bergabung dengan Sail Malaysia. Kapal-kapal Sail Indonesia 2017 akan bersandar di Sabang pada 1-7 Desember 2017.

Diketahui, Sail Indonesia 2017 merupakan pagelaran internasional yang telah diadakan sejak tahun 2000. Kegiatan pelayaran atau sail ini awalnya dicetuskan pada Desember 2000. Saat itu juga didukung oleh Kementerian Pariwisata, untuk membuat kelompok yang mengoordinasikan rally pelayaran kapal layar (yacht) dunia yang dimulai dari Darwin, Australia, untuk masuk ke wilayah perairan Indonesia dan singgah di Bali, NTT, Kepulauan Seribu, Batam, sebelum meneruskan pelayaran mereka ke Singapura, Malaysia, dan Thailand.

Namun, acara tahunan tersebut sejak 2009 disesuaikan dengan nama daerah yang menjadi pusat tujuan utama atau puncak acaranya, seperti Sail Bunaken (2009), Sail Banda (2010), Sail Wakatobi-Belitong (2011), Sail Morotai (2012), Sail Komodo (2013), Sail Rajampat (2014), Sail Tomini (2015), Sail Selat Karimata (2016), dan Sail Sabang (2017).

Sebelumnya, Kementerian Pariwisata genjot promosi Wonderful Indonesia kepada komunitas yachter di Darwin, Australia. Kegiatan ini dilaksanakan pada 22-29 Juli 2017 di Australia.

Deputi Pemasaran Mancanegara Kemenpar I Gde Pitana mengatakan, promosi tersebut dapat menjaring peserta acara Wonderful Indonesia Sail pada Juli dan Sail Sabang yang akan dilaksanakan pada Desember 2017 mendatang.

”Ini juga momentum memperkenalkan pariwisata Indonesia melalui penampilan tim Wonderful Indonesia dengan aktivitas promosi destinasi-destinasi wisata bahari yang terletak di seluruh  Tanah Air kita,” ujar Pitana.

Menteri Pariwisata Arief Yahya menegaskan, komunitas wisata minat khusus bahari itu banyak. Menpar menyebut ada komunitas surfing, diving, sailing, yachting, cruising dan sebagainya. Arief mengatakan, wisata yachting merupakan wisata bahari yang berpotensi meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia.

“Kedekatan jarak antara Australia dengan wilayah timur Indonesia menjadi salah satu alasan banyaknya kapal yacht Australia yang berkunjung ke Indonesia. Luas dan kayanya wilayah laut Indonesia menjadikan bangsa kita berpotensi besar untuk menjadi destinasi pariwisata bahari terkemuka di kawasan Asia Pasifik,” kata Menpar Arief Yahya.

Untuk mendukung event ini, Kemenpar pun mengeluarkan kebijakan bebas visa. Kebijakan Bebas Visa Kunjungan hanya memperbolehkan izin tinggal selama 30 hari di Indonesia. Jika menggunakan Visa on Arrival, batas waktunya 60 hari.

“Untuk para yachter, Indonesia sudah menyediakan social culture visa. Masa berlakunya 60 hari dan bisa diperpanjang 4 x 30 hari. Jadi para yachter bisa berpetualang selama enam bulan,” terang Menpar Arief Yahya.

Untuk mengantisipasi kunjungan dan lama tinggal, Pemerintah Pusat dan Daerah juga mulai memikirkan adanya kebutuhan pelabuhan pariwisata atau setidaknya dermaga wisata karena peningkatan pelayanan memang menjadi nyawa dari wisata yacht.

“Mulai dari Clearance in and out, Custom, Immigation Stamp Passport, karantina dan Syahbandar harus all out memback up ini bila ingin wisata yacht Indonesia berkompetisi dengan global player lainnya. Sekarang sudah jauh lebih baik, tinggal klik http://yachters-indonesia.id dan mengisi form yang tersedia, yachter sudah bisa masuk ke Indonesia. It’s easy, kita akan perbaiki terus pelayanan,” kata Menpar Arief Yahya.(*)

Imigrasi Sabang Luncurkan Aplikasi Pendataan Yachter

0
ilustrasi F. Syahid/batampos.

Kantor Imigrasi Kelas II Sabang meluncurkan aplikasi layanan pendataan dan pengawasan kapal wisata atau pesiar baik cruise maupun yacht yang masuk ke wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia melalui Pelabuhan Sabang.

Sail Sabang 2017 akan digelar di Sabang (Pulau Weh), Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) pada 28 November – 5 Desember 2017.

Uoaya itu dilakukan bersempena Sail Sabang 2017 akan digelar di Sabang (Pulau Weh), Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) pada 28 November – 5 Desember 2017 mendatang.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Sabang Anton Helistiawan menjelaskan, kunjungan wisatawan mancanegara ke Aceh dan khususnya ke Sabang semakin mudah bagi mereka yang memiliki akses lewat laut dengan aplikasi tersebut.

Anton juga mengatakan, hal itu menjelang persiapan Sail Sabang 2017 guna mendorong peningkatan jumlah wisatawan asing yang berkunjung ke Sabang. Serta mewujudkan peningkatan kualitas pelayanan dan pengawasan keimigrasian yang berkepastian kepada wisatawan asing pihaknya meluncurkan inovasi atau aplikasi pendataan dan pengawasan kapal wisata asing.

“Selasa (11/7), kami sudah meluncurkan aplikasi pendataan dan pengawasan kapal wisata asing yang mengunakan kapal wisata (yacht). Itu sekaligus persiapan Sail Sabang 2017 dan demi mewujudkan peningkatan kualitas pelayanan dan pengawasan keimigrasian yang berkepastian kepada warga negara asing (WNA) yang masuk ke wilayah Indonesia melalui Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Pelabuhan Laut Sabang,” kata Anton, Selasa (25/7).

Lebih lanjut Anton membeberkan aplikasi itu hadir sebagai terobosan dalam menyikapi semakin meningkatnya jumlah wisatawan asing yang berkunjung maupun masuk melalui TPI Pelabuhan Laut Sabang. Dan dapat diakses melalui http://yacht.beacukai.go.id
Imigrasi berharap aplikasi tersebut dapat membantu tugas serta fungsi keimigrasian dan instansi terkait lainnya guna memberikan kepastian pelayanan, pendataan dan pengawasan pergerakan akibat keberadaan Warga Negara Asing (WNA) di Indonesia.

Menteri Pariwisata Arief Yahya menyambut baik aplikasi yang dihadirkan Imigrasi Kelas II Sabang. Pria asal Banyuwangi itu menyebut selain mempermudah yacht ke Sabang dengan hanya memerlukan izin dari QICP atau Karantina, Imigrasi, Bea dan Cukai serta Syahbandar bagi para wisatawan.
“Dengan kebijakan tersebut, dirinya berharap dapat meningkatkan angka kunjungan wisata ke Indonesia, khususnya Sabang untuk membangkitkan kembali kejayaan Sabang masa lalu,” kata Menpar Arief Yahya.

Target 20 juta wisman di tahun 2019 itu adalah target Presiden RI Joko Widodo. Tahun ini di breakdown, sudah harus mencapai 15 juta wisman yang masuk ke tanah air. “Ketika Pak Presiden sudah menetapkan target, maka kami para menteri dan seluruh jajarannya harus mensukses dengan cara-cara yang sudah terbukti di seluruh dunia juga melakukan hal yang sama. Sudah menjadi global standard,” ujar Menpar Arief.

Trend teknologi digital itu tidak bisa dihindarkan. Jika ingin maju dengan cepat, maka gunakan digital dan benchmark dengan kisah sukses dari negara lain. Aplikasi pendataan yachter itu juga bisa dengan mudah dikerjakan dengan digital,” papar Arief yang lebih dari 30 tahun bergerak di teknologi informasi dan digital itu.(*)

Cek Jantung Melalui Treadmill dan Echocardiography

0

 

Petugas kesehatan RSUD Raja Ahmad Thabib Kepri Tanjungpinang, memeriksa kesehatan jantung pasien melalui treadmill dan echocardiography. F. Humas RSUD Raja Ahamad Thabib untuk Batam Pos.

batampos.co.id – Jantung merupakan organ vital manusia yang berfungsi memompa darah ke seluruh tubuh. Kemudian menampungnya kembali setelah dibersihkan organ paru-paru. Bertambahnya usia manusia, akan berpengaruh terhadap fungsi jantung.

Jantung bekerja secara terus menerus selama manusia hidup dan secara berangsur akan mengalami penurunan. Untuk itu, kontrol kesehatan terhadap fungsi jantung sangat diperlukan.

Menurut dr. Nanda Iryuza, Sp.Jp, pemeriksaan kesehatan melalui treadmill dilakukan untuk menilai kondisi jantung, dengan cara merekam jantung disertai latihan fisik.

Treadmill kata Nanda, digunakan untuk mendeteksi penyakit jantung koroner, melakukan evaluasi terhadap terapi dan intervensi pasien untuk mengukur kapasitas fungsional (tingkat kebugaran) serta membuat program latihan.

“Echocardiography adalah pemeriksaan jantung dengan alat ultrasonografi (USG). Dengan alat yang berbeda tentunya,” ujarnya.

Nanda menjelaskan, pemeriksaan echocardiography seperti “mengintip” kondisi jantung, yang bertujuan untuk menilai fungsi dan anatomi jantung.

“Bagaimana ketebalan otot jantung dan kondisi sekat jantung anda. Adakah kebocoran. Bagaimana kondisi rongga-rongga jantung. Adakah pembesaran rongga jantung. Bahkan echocardiography juga bisa menilai kondisi lapisan selaput jantung. Adakah cairan di dalam selaput jantung,” jelasnya.

Kasubag Informasi dan Pemasaran Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raja Ahmad Thabib Kepri, Muhamad Safei mengatakan RSUD terus meningkatkan fasilitas untuk melayani masyarakat di Provinsi Kepri, khususnya masyarakat Tanjungpinang dan Bintan.

“Di rumah sakit ini kami memberikan layanan pemeriksaan spesialis penyakit jantung, yang dilengkapi dengan peralatan treadmill dan echocardiography,” ungkapnya.

Tersedianya alat kesehatan ini kata Safei, sangat membantu dokter dalam mendiagnosis penyakit dan menjadi acuan dalam pemberian therapi sehingga pasien mendapatkan layanan pengobatan yang tepat dan efektif.

Dengan tersedianya layanan ini, Safei berharap masyarakat semakin dekat dengan pelayanan yang modern dan prima.

RSUD Raja Ahmad Thabib Kepri Tanjungpinang sambungnya, selalu berkomitmen memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat.

“Mohon doa restu dari masyarakat sehingga kami dapat memberikan pelayanan maksimal. Terus melengkapi fasilitas dan memperbaiki kualitas pelayanan kami,” pungkasnya.(cca)

Penerbangan Pinang-Medan Dimulai 4 Agustus

0

batampos.co.id – Rencana penambahan rute penerbangan dari Tanjungpinang ke Medan pulang-pergi akan dimulai pada 4 Agustus mendatang atau lebih lambat sepuluh hari dari rencana sebelumnya. Airport Manager Lion Air, Handoko menjelaskan, penundaan ini bukan karena adanya kendala teknis.

“Tapi kami lebih ingin menggencarkan promosinya dulu lebih jauh. Agar penerbangan ini semakin diketahui orang Tanjungpinang dan Medan,” kata Handoko, kemarin.

Lebih lanjut Handoko menerangkan, penerbangan rute Tanjungpinang-Medan ini akan dilayani Wings Air yang merupakan anak perusahaan dari Lion Air. Jadwalnya akan berlangsung sekali dalam sehari sepanjang pekan. Awak pesawat yang akan diterbangkan, kata Handoko, adalah pesawat jenis ATR.

“Dengan jam penerbangan Medan-Tanjungpinang pukul 15.00 WIB, dan Tanjungpinang-Medan pukul 17.25 WIB,” jelasnya.

Selain Tanjungpinang-Medan, Lion Air juga membuka ruter baru pulang-pergi dari Tanjungpinang ke Pekanbaru, dan Tanjungpinang ke Batam. Untuk jam penerbangan Pekanbaru-Tanjungpinang pukul 06.20 WIB, sementara Tanjungpinang-Pekanbaru pukul 18.35 WIB. Untuk penerbangan Batam-Tanjungpinang pukul 17.40 WIB, dan sebaliknya Tanjungpinang-Batam pukul 07.45 WIB.

“Pemesanan tiketnya sudah bisa dilakukan baik di aplikasi maupun di agen perjalanan,” pungkas Handoko. (aya)

Warga Batam, Bersiaplah untuk Gabung Bersepeda Santai sembari Tanam Pohon, Caranya Cek di Sini Ya…

0

PT Adhya Tirta Batam (ATB) akan kembali melakukan penanaman ribuan pohon di kawasan Duriangkang, Batam. Kegiatan bertajuk ATB-BP Batam Festival Hijau 2017 yang akan diadakan pada 5-6 Agustus 2017 di Kepri mall dan hutan Duriangkang.

“Kegiatan ini, setiap tahunnya selalu digelar oleh ATB. Namun sejak 2016 silam kami ubah formatnya menjadi ATB Festival Hijau. Dahulunya namanya ATB Peduli Lingkungan. Untuk waktunya pun kita buat menjadi dua hari dan jumlah pohon yang akan kita tanam sebanyak 1000 hingga 1500 pohon,” terang Corporate Communication Manager ATB Enriqo Moreno.

Enriqo menambahkan, acara 2 hari ini akan diisi dengan bazar, perlombaan mewarnai untuk tingkat Taman kanak-kanak (TK) hingga Sekolah Dasar (SD), Lomba Kreasi Jingle ATB serta Modern Dance untuk tingkat SMA/SMK, lomba baca puisi untuk tingkat Mahasiswa.

Selain itu di hari kedua akan ada acara puncak yaitu bersepeda menuju hutan Duriangkang dan menanam pohon yang memperebutkan lucky draw seperti sepeda gunung, TV LED, kulkas, mesin cuci, home theatre dan puluhan hadiah menarik lainnya.

“Tahun ini sengaja kami gelar dua hari. Acara ini sendiri merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) ATB yang dilakukan dalam rangka memperingati Hari Bumi dan Lingkungan Hidup serta membantu pemerintah menjaga daerah resapan air. Seharusnya momen ini kita lakukan pada April dan Juni, namun kita undur oleh adanya bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri. Jadi diundur pada bulan Agustus,” terangnya.

Sementara itu, untuk pengguna sepeda panitia sudah menyiapkan jalur yang cukup menantang sepanjang 10,9 kilometer dengan mengambil Start dan Finish dari halaman Kepri Mall ke wilayah Manggarai Duriangkang yang dilanjutkan dengan menanam pohon dan kembali lagi ke Kepri Mall.

“Pendaftaran sepeda santai dapat dilakukan di toko-toko sepeda yang ada di kota Batam atau dapat menghubungi Herry di 0811 771765 dan Puji 0856 6834 7502.

Sedangkan untuk informasi lomba mewarnai, kreasi jingle dan modern dance bisa menghubungi Iman 0811 6910079, Novi 0811 7751068. Untuk stan bazar bisa menghubungi Roni 0811 6910081,” tambah Enriqo.

Ia melanjutkan, ATB sengaja melibatkan beragam komunitas agar masyarakat lebih peduli menjaga lingkungan, khususnya menjaga kelangsungan daerah resapan air di Kota Batam. Apalagi sumber air baku di Batam sangat terbatas. (rilis)

Beroperasi di Mangrove Toure Harus Ikuti Aturan Komite

0
ilustrasi

batampos.co.id – Yayasan Ekowisata Tunas Harapan Sebong Lagoi YETHAS sangat mendukung dengan kebijakan dana kontribusi yang diterapkan Komite Pengawasan Pengelolaan Wisata Hutan Bakau (Mangrove Toure) Lagoi. Sebab melalui dana itulah masyarakat dapat merasakan kesejahteraan serta alam di sekitar Sungai Sebong Lagoi juga terjaga dan terlestarikan.

“Kebijakan menetapkan dana kontibusi sangat menguntungkan semua pihak. Bahkan tamu dan pekerja juga dijamin asuransi keselamatannya,” ujar Manager YETHAS, Riouna Caroline Panson ketika dikonfirmasi, Selasa (25/7).

Diceritakan Riouna, komite dan seluruh operator mangrove toure telah bersepakat untuk memberikan dana kontribusi setiap kali kegiatan. Besaran dana kontribusi yang disepakati yaitu Rp 55.000 dari harga tiket perorangnya Rp 205.000. Sehingga setiap operator akan mendapat keuntungan bersih sebesar Rp 150.000 perorang sekali trip.

Sedangkan dana kontribusi yang dipungut sebesar Rp 55.000 itu, lanjut Riouna dipergunakan untuk kepentingan umum. Diantaranya dana kontribusi kepada masyarakat di dua desa sebesar Rp 15.000 dan sisanya sebesar Rp 40.000 digunakan untuk konservasi mangrove dan asuransi oprater beserta tamu.

“Kami ingin operator lain juga mengikuti seluruh kebijakan. Biar semuanya berjalan adil, kalau tidak kamilah yang dirugikan,” bebernya.

Riouna menambahkan dari tujuh operator yang beraktivitas di mangrove toure ini. Hanya yayasan miliknya (YETHAS) dan Wira Mangrove yang diberikan izin beroperasi. Sedangkan lainnya seperti Bintan Abadi Pertiwi (BAP), Bintan Mangrove Cottage (BMC), Ekowisata Wessa Wisata, Acong dan Green Mangrove dicabut izinnya karena enggan mengikuti aturan komite.

Dari lima operator yang izinnya dicabut, sambung Riouna hanya empat yang menerima keputusan itu. Bahkan keempat operator itu mau bergabung dengan YETHAS dan Wira Mangrove. Sedangkaan satunya lagi yaitu Ekowisata Wessa Wisata bersih keras tetap beroperasi walaupun tak diberi izin.

“Kami minta Wessa ikuti aturan komite. Jika ingin beroperasi di mangrove toure ini,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Bintan, Luki Zaiman Prawira mengatakan ada tiga unsur yang harus dipenuhi untuk mendapatkan izin operasi mangrove toure. Diantaranya persetujuan dari Komite Pengawasan Pengelolaan Mangrove Toure, Pemkab Bintan dan PT BRC.

“Jika tidak mendapatkan izin dari ketiga unsur. Kami minta operator tidak beroperasi disini lagi,” tegasnya.

Dari tujuh operator, kata Luki hanya dua operator yang diberikan izin saat ini. Yaitu Yethas dan Wira Mangrove sedangkan BAP dan BMC memilih bergabung dengan operator yang mengantongi perizinnan tersebut.

Sedangkan Ekowisata Wessa Wisata, lanjut Luki tetap ingin beroperasi. Padahal operator ini tidak diberikan izin dari ketiga unsur bahkan juga enggan mengikuti seluruh aturan yang disepakati. (ary)