Jumat, 8 Mei 2026
Beranda blog Halaman 13313

MRO Lion Air di Batam Mendapat Pengakuan Dari Otoritas Udara Amerika

0
Hanggar pesawat lion air di Bandara Internasional Hang Nadim Batam sudah beroperasi dan sudah difungsikan untuk perawatan pesawat. F Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – MRO (Maintenance, Repair, and Overhaul) Lion Air Grup, Batam Aero Technic (BAT) berhasil mendapatkan pengakuan atas penyedia fasilitas perawatan dan perbaikan, serta perombakan pesawat terbang dari otoritas udara Amerika, FAA (Federal Aviation Administration). Sebelumnya BAT sudah mengantongi izin untuk perbaikan pesawat Malaysia dan Thailand.

BAT yang beroperasi di Bandara Internasional Hang Nadim, telah berhasil menyelesaikan audit managemen keselamatan dan keamanan yang diberikan FAA.

“Saat ini kami memiliki sertifikasi dan spesifikasi operasi FAA 145,” kata Direktur Utama Batam Aero Technic, I Nyoman Rai Pering, Selasa (11/7).

Ia mengatakan auditor dari Federal Aviation Administration yaitu Art J Muzzicato dan Frank Baker merasa sangat puas. Karena BAT dapat melewati serta menyelesaikan kunjungan inspeksi dari FAA yang melingkupi seputar operasionalnya dalam hal mainternance, repair, dan overhaul.

Hal ini dapat membuat Batam Aero Technic menjadi pusat perawatan dan perbaikan pesawat udara dengan standard dan kelas internasional untuk tipe pesawat Boeing 737, serta menjadi sarana dan fasilitas yang mencapai Heavy Maintenance Visits (HMV).

Pering menambahkan bahwa Batam Aero Technic akan terus melanjutkan kemajuan, dalam hal praktik keselamatan dan perawatan penerbangan yang mencakup perbaikan mesin dan jenis armada pesawat lainnya. Untuk memberikan layanan Maintenance, Repair, dan Oveerhaul  kelas dunia bagi pelanggan Batam Aero Technic dalam waktu dekat.

“Sertifikasi FAA adalah tanda pengakuan global bahwa sebuah usaha MRO dapat memenuhi syarat untuk melakukan perawatan, perbaikan dan perombakan di kompleks pesawat sipil,” tutur Pering.

Batam Aero Technic, kata Pering sangat bangga dan terhormat menerima kepercayaan FAA.

Pihak otoritas penerbangan Amerika Serikat itu kagum dengan kemampuan sumber daya manusia BAT yang memenuhi standar peraturan dan keselamatan, merupakan faktor terpenting bagi pemegang saham utama MRO Lion Grup yaitu para pelanggannya.

Seperti yang diketahui bahwa Batam Aero Technic mulai beroperasi pada tahun 2014 sebagai pusat perawatan dan perbaikan meliputi Aircraft Service, Engine Service, Landing Gear Service, dan Component Service, yang dibangun oleh Lion Air Grup diatas lahan seluas 4 haktare.

Hingga saat ini hanggar BAT dapat menampung 12 pesawat narrow body dan 4 pesawat wide body secara bersamaan. MRO yang berada di bawah naungan Lion Air Grup ini dapat mengakomodasi beberapa tipe pesawat seperti Boeing 737-300/400/500/600/700/800/900, ATR 72-500/600, dan DHC 8. Kedepannya BAT juga akan mampu melayani pesawat dengan tipe A320 NEO dan CEO, A330, Boeing 737 MAX, dan Eurocopter E3135. (ska)

BPN Batam Luncurkan Tim PTSL

0
Kepala Kantor Badan Pertanahan Nasional Kota Batam, Asnaedi bersama Pegawai BPN usai melaksanakan apel peresmian tim khusus Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) dikantor BPN Batam, Selasa (11/7). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Batam meresmikan tim khusus Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). Tim ini nanti akan bertugas dalam menyukseskan program percepatan penerbitan sertifikat tanah bagi mereka yang tinggal di Kavling Siap Bangun (KSB) di Kecamatan Sagulung, Kota Batam.

“Hari ini Selasa (11/7) saya launching program PTSL beserta tim, yang akan bertugas dalam penyelesaian 15 ribu sertifikat bidang tanah, yang telah diamanatkan kepada BPN Batam,” kata Kepala Kantor BPN Kota Batam, Asnaedi, Selasa (11/7) usai memimpin apel bersama di halaman kantor BPN, Sekupang.

Sebanyak 15 ribu bidang tanah yang berada di Kelurahan Seilekop, Seipelungut, dan Seilangkai akan mendapatkan pelayanan penerbitan sertifikat yang dibiayai oleh pemerintah melalui APBN 2017.

Mereka yang akan mendapatkan bantuan ini harus menyiapkan beberapa persyaratan seperti bukti pembayaran UWTO, surat kepemilikan kavling, bukti pembayaran pajak, serta beberapa syarat lainnya.

“Jadi ada tiga tim yang beranggotakan masing-masing 15 orang siap melayani masyarakat dalam memiliki sertifikat tanah, tim akan turun ke tiga lokasi tersebut, jadi warga harap melengkapi persyaratan mereka,” ujarnya.

Asnaedi menambahkan nanti, BP Batam juga akan turun bersama dengan BPN demi mendukung kelancaran program PTSL ini, warga yang belum sempat membayar UWTO bisa bayar di tempat. Ini merupakan salah satu bentuk kemudahan yang diberikan BP Batam untuk mendukung tercapainya target 15 ribu bidang tanah tersebut.

Dia mengingatkan kepada pegawai yang terlibat langsung PTSL bisa menggunakan waktu seefektif mungkin, karena seluruh pengerjaan akan tercatat pada sistem BPN. Tim harus Bertanggung jawab terhadap apa yang telah ditugaskan.

“Jadi semua bisa dicheck mulai dari kapan sertifikat dikerjakan, sudah sejauh mana prosesnya, hingga pencetakan sertifikat. Jadi kinerja mereka bisa terpantau. Saya mohon bekerjalah semaksimal mungkin dan gunakan waktu yang ada dengan baik,” Imbau Asnaedi.

PTSL ini merupakan salah satu bentuk percepatan yang digagas oleh Predisen Joko Widodo, tujuannya agar seluruh warga yang memiliki tanah bisa melengkapi kepemilikan dengan sertifikat tanah. Percepatan ini tentunya harus diikuti dengan kontro kualitas menggunakan teknologi. “Jika manual semua akan lama, tapi dengan sistem komputerisasi BPN, semua pengerjaan bisa lebih cepat, terencana, pusat juga bisa mengontrol langsung jalannya PTSL di BPN Batam,” tambahnya.

Nanti, sertifikat ini direncanakan akan diserahkan langsung oleh Presiden Joko Widodo kepada warga penerima. “Kita tunggu giliran saja, karena penyerahan ini akan dilakukan presiden ke seluruh daerah yang mendapatkan program PTSL, yang penting kita kerjakan tugas sesuai target yang diberikan,” ungkap pria asal Makasar ini.

Ketua Tim PTSL, Novlinda mengatakan melalui tim ini tentunya semangat kerjasama sangat dibutuhkan. Tim ini bukan bearti memberi ruang bagi sesama tim, melainkan ajang kerjasama. Dalam waktu yang lumayan singkat satu tim harus menyelesikan sedikitnya lima ribu sertifikat. “Yang paling penting bekerja serius, dan teliti, agar dapat meminilisi kesalaha, karena itu mempengaruhi pengerjaan sertifikat yang lainnya,” kata dia.

Tim tentunya telah menyadari tugas dan tanggung jawab masing-masing dari ketua, hingga anggota. “Seperti yang dikatakan pimpinan kurangi kesalahan, bekerja dengan maksimal, dan optimis target bisa selesai dengan baik,” tutupnya. (cr17)

Kapolda Kepri Serahkan Penghargaan dan Resmikan Drum Band Satpam PT PTP

0
PT PTP satu-satunya BUJP yang menerima penghargaan dari Kapolda Kepri Irjend Pol Sam Budigusdian pada HUT Bhayangkara ke-71 yang diterima Direktur Operasional PT PTP Ryan Istiyanto. Foto. Iman Wachyudi/ Batam Pos

batampos.co.id – Lapangan Engku Putri menjadi saksi sejarah emas bagi PT Putra Tidar Perkasa (PTP), Senin (10/7), yang bertepatan dengan perayaan HUT Bhayangkara ke-71 yang diperingati di tingkat Polda Kepri. Dalam rangkaian kegiatan peringatan tersebut, Polda Kepri menggelar Upacara yang dipimpin oleh Gubernur Kepri DR Nurdin Basirun, S.Sos. M.Si serta dihadiri oleh Danrem 033/Wira Pratama Brigjen TNI Fachri, Wali Kota Batam, Muhammad Rudi serta beberapa tamu undangan dari kalangan militer dan sipil.

Untuk barisan upacara, Polda Kepri menurunkan kekuatan yang besar selain pasukan upacara yang terdiri dari perwira menengah (pamen) dan perwira pertama (pama) Polda serta barisan polwan dan juga pasukan upacara dari Brimob, Pol Airut, Polantas, Sat Reskrim, Sabhara dan PNS Polda.

Juga berdiri dalam barisan upacara pasukan dari Satpam PT PTP, Direktorat Pengamanan (Ditpam) BP Batam, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Batam, Pramuka, Senkom dan Ormas yang ada di Kota Batam. Selain upacara, panitia juga menggelar peragaan melawan teror yang diperagakan oleh anggota Polda Kepri dengan memperlihatkan kemampuan menangani ancaman teror.

Pada kesempatan upacara HUT Bhayangkara ke-71, Kapolda Kepri Irjen Pol. Drs. Sam Budigusdian, MH memberikan penghargaan kepada Dwifung Wirajaya Saputra, Direktur Utama PT PTP yang diwakili oleh Ryan Istiyanto selaku Direktur Operasional.

Penghargaan ini diberikan kepada PT PTP sebagai satu-satunya Badan Usaha Jasa Pengamanan (BUJP) yang menerima penghargaan dalam HUT Bhayangkara ke-71 Polda Kepri atas peran aktif dalam sinergitas Polisional di bidang kemitraan antara Polisi dan masyarakat serta meningkatkan peran serta untuk memelihara Kamtibmas.

Ini merupakan bentuk apresiasi Polda Kepri atas keikutsertaan PT PTP dalam menjaga kondusivitas keamanan di wilayah hukum Polda Kepri. “Kami sangat bersyukur dan bangga atas diberikannya penghargaan ini kepada kami, dan hal ini akan menjadikan PT PTP untuk terus menjaga serta memelihara keamanan dengan sebaik baiknya di lingkungan kerja pengamanan jajarannya,” tegas Dwifung.

Tidak kalah penting dalam rangkaian penyerahan penghargaan adalah peresmian Drum Band Satpam pertama di Indonesia yang dibentuk oleh PT PTP sejak Februari 2017 lalu. Drum Band yang diberi nama Chanka Putra Perkasa oleh Dwifung ini memiliki makna suara merdu dari putra yang perkasa.

Dalam kesempatan peringatan HUT Bhayangkara ke-71 di Lapangan Engku Putri, Kapolda Kepri berkenan meresmikan Drum Band Satpam ini. Dengan komposisi 38 orang yang terdiri dari 2 Penatarama, 10 Genderang, 6 Tenor, 3 Bass Drum, 6 Belyra dan 6 Terompet, Drum Band Chanka Putra Perkasa memukau perhatian undangan karena atribut yang mencolok dengan warna merah serta adanya hiasan macan yang dipakai oleh personel Tenor dan Bass Drum.

“Drum Band ini adalah manifestasi kebanggaan kami kepada profesi kami sekarang dan dengan ini diharapkan mengangkat harkat serta martabat Satpam,” ungkap Dwifung.

Rangkaian kegiatan peringatan tersebut diakhiri dengan dilaksanakannya defile pasukan upacara dan kendaraan taktis milik jajaran Polda Kepri. Dalam kesempatan ini, Drum Band Chanka Putra Perkasa mendapat kehormatan mengiringi defile pasukan yang diawali dengan vampare terompet dan lagu wajib untuk defile seperti Maju Tak Gentar, Garuda Pancasila dan Halo Halo Bandung.

Setelah upacara selesai, personel Drum Band ini menjadi incaran para pengunjung yang ikut menyaksikan defile untuk berfoto bersama. “Saya seneng bisa foto dengan yang bawa stick sama macannya mas, keren soalnya, Satpam bisa buat seperti ini,” ungkap salah satu pengunjung yang meminta berfoto dengan penatarama dan Macan Bass Drum. (iwa)

BKPSDM dan Baperjakat Bahas Rencana Mutasi

0
Tengku Dahlan, F.Yusnadi/Batam Pos.

batampos.co.id – Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Tanjungpinang, Tengku Dahlan mengatakan dirinya bersama Badan Pertimbangan Jabatan dan Pangkat (Baperjakat) sedang melakukan pembahasan mengenai evaluasi dan mutasi pejabat. Sebab dalam waktu dekat ini Walikota Tanjungpinang, Lis Darmansyah dan Wakilnya, Syahrul akan kembali melantik beberapa pejabat lagi.

“Dalam waktu dekat ini ada perombakan kabinet kerja Pak Lis-Syahrul. Jadi kami sedang membahasnya bersama Baperjakat,” ujar Tengku ketika dikonfirmasi, Senin (10/7).

Dalam perombakan kabinet kerja Lis-Syahrul ini, kata Tengku hanya dikhususkan kepada pejabat eselon III dan IV saja. Baik pejabat yang berada di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) maupun di Sekretariat Daerah (Setda).

Tujuannya, lanjut Tengku dalam rangka mengisi kekosongan beberapa kursi atau pengangkatan jabatan. Kemudian juga tidak menutup kemungkinan terjadinya pegeseran atau penyegaran terhadap pejabat yang tak lagi efisien dalam bekerja.

“Jadi ada pejabat yang naik pangkat mengisi kekosongan kursi. Dan ada juga yang tergeser jabatannya setelah dilakukan evaluasi oleh kepala daerah,” bebernya.

Ditanya jumlah pejabat eselon III dan IV yang akan masuk dalam bursa perombakan ini, Tengku mengaku belum mengetahui secara pasti. Sebab sampai saat ini masih dilakukan pembahasan bersama.

Bahkan, sambung Tengku BKPSDM dan Baperjakat juga sedang menunggu hasil evaluasi yang dilakukan oleh kepala daerah. Jika telah didapati hasilnya akan langsung digelar pelantikannya.

“Tergantung Pak Lis dan Pak Syahrul. Jika sudah final tinggal pelaksanaan pelantikannya saja,” ungkapnya. (ary)

Kadisduk: Ajukan Akta Bisa Lewat Telepon Genggam

0
Sejumlah warga Batam melakukan pengurusan surat akta lahir di Kantor Dinas Pendudukan Kota Batam di Sekupang, Rabu (5/7).F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Bagi warga yang ingin mengurus akta kelahiran anak, tidak perlu lagi repot-repot antre di Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Batam. Pasalnya saat ini Disdukcapil bersama Kominfo Kota Batam tengah menyusun satu wadah online permohonan pembuatan akta

“Sekarang masyarakat sudah bisa daftar online seperti saat mengajukan pembuatan paspor,” kata Kepala Disdukcapil Kota Batam, Said Khaidar, Senin (10/7).

Sering meningkatnya pengajuan akta lahir, terutama memasuki masa sekolah, dan itu mengakibatkan terjadinya antrean yang panjang, untuk itu pihaknya menyiapkan terobosan ini untuk menyelesaikan permasalahan akta ini.

Warga yang ingin mengajukan permohonan pembuatan akta lahir ini, warga cukup menyiapkan beberapa persyaratan pembuatan akta lahir seperti surat keterangan lahir dari bidan, KTP orangtua, KK, surat nikah orangt, dan beberapa syarat lainnya jika dibutuhkan.

“Semua discan dan dikirim ke surel (surat elektronik), tambahkan nomor telepon yang bisa dihubungi, nanti akan dikabarkan melalui pesan singkat atau SMS,” ujarnya.

Warga tidak perlu antre dan menunggu lama, karena semua akan dikabarkan melalui pesan singkat tersebut, kapan bisa diambil aktanya.

“Cukup dari telepon genggam saja semua bisa diurus, ini bentuk kemudahan yang kami rancang demi meningkatkan pelayanan publik,” sebutnya.

Said menambahkan sehari-harinya pengajuan pembuatan akta mencapai 30 hingga 50 perharinya. Jumlah ini meningkat 100 persen jika memasuki masa sekolah,” bebernya.

Sebelumnya Disdukcapil juga telah membuka pelayanan pembuatan akta lahir di RSUD Embung Fatimah, Batuaji, dan Kelurahan Tiban Lama, Sekupang.

Sementara itu, Wali Kota Batam, Muhammad Rudi mengatakan, adanya sistem online ini merupakan salah satu bentuk usaha dan upaya pemko Batam dalam menghindari pungutan yang sering terjadi di bidang pelayanan.

“Nah di online ini tidak ada pertemuan yang terjadi antara warga dan pihak pelayanan yang membuat terjadinya deal dibelakang meja, ini akan lebih transparan,” kata Rudi saat menghadiri Halal bi Halal di Kecamatan Sekupang.(cr17)

Rp 735 Juta untuk Percantik Laman Boenda

0
Sejumlah anak bermain di taman bermain Laman Boenda Tanjungpinang, Kamis (6/7). F.Yusnadi/Batam Pos

batampos.co.id – Pemko Tanjungpinang terus berupaya untuk meningkatkan angka kunjungan wisatawan mancanegara dan nusantara. Salah satunya melalui objek pariwisata baru Laman Boenda di Kawasan Tepil Laut, Tanjungpinang. Objek pariwisata yang memiliki taman bunga, sarana permainan olahraga dan Gedung Gongong tersebut akan dipercantik dan diperindah kembali di tahun ini.

“Tahun ini dianggarkan Rp 735 juta untuk pemeliharaan Laman Boenda beserta fasilitas penunjangnya. Dipastikan taman rekreasi dan wisata baru ini akan lebih menarik lagi untuk dikunjungi,” ujar Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman, Kebersihan dan Pertamanan (DPRKPKP) Tanjungpinang, Muhammad Yatim, kemarin.

Untuk pemeliharaan Laman Boenda, kata Yatim dialokasikan dana melalui APBD Tanjungpinang 2017 sebesar Rp 500 juta. Dana itu digunakan untuk perawatan dan perbaikan semua fasilitas yang ada di Laman Boenda. Mulai dari tamannya, alat-alat olahraga, tempat rekreasinya serta beberapa item fasilitas lainnya.

Selain pemeliharaan, lanjut Yatim juga akan dihadirkan sarana olahraga baru disana. Untuk pengadaannya bersumber dari APBD tahun ini juga sebesar Rp 50 juta lebih. Kemudian juga akan dibangun pos penjagaan terpadu dan toilet umum yang akan menelan dana sebesar Rp 185 juta.

“Dengan alokasi dana tersebut kami yakin Laman Boenda mampu menarik angka kunjungan wisatawan lebih banyak lagi. Bahkan menjadi lokasi rekreasi kebanggaan masyarakat Tanjungpinang,” bebernya.

Ditanya penanganan dan pemeliharaan Gedung Gonggong, Yatim mengaku itu bukan kewenangannya. Meskipun berada diatas Laman Boenda, tetapi pengelolaan gedung tersebut berada ditangan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Tanjungpinang.

“Untuk pemeliharaannya masih tanggungjawab pihak ketiga. Tapi untuk kewenangannya berada di Disparbud bukan dinas kita,” ungkapnya. (ary)

1.700 Turis Cina Kunjungi Batam

0
Sejumlah turis memadati pintu kedatangan Pelabuhan Ferry Internasional Sekupang, Sabtu (8/7).  F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Sebanyak 1.700 turis asal Provinsi Chang Sa, Cina, dipastikan akan mengunjungi Batam dalam rentang waktu Juli-September tahun ini. Mereka akan dibagi dalam delapan trip. Satu trip terdiri dari 212 orang.

“Tanggal 13 Juli saat subuh, trip pertama akan sampai di Batam,” kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam, Pebrialin, Senin (10/7).

Ia menyampaikan, para turis tersebut akan terbang langsung dari Cina ke Bandara Hang Nadim, Batam. Sesampainya di bandara, mereka akan disambut dengan tari persembahan khas Melayu.

“Ini kunjungan pertama. Kami ingin memberikan kesan yang baik,” kata Pebrialin.

Setiap rombongan turis Cina ini akan menginap dua malam di Batam. Di hari pertama di Batam, mereka akan mengunjungi beberapa spot wisata andalan Batam, antara lain klenteng di Windsor, Baloi, dan Vihara Maha Vihara Maitreya.

Di hari kedua, para turis akan melakukan kunjungan wisata ke Malaysia dan Singapura. Namun mereka akan kembali dan menginap lagi di Batam.

“Baru keesokan harinya jalan-jalan lagi dan sorenya balik ke Cina,” paparnya.

Destinasi wisata lain di Batam yang akan diperkenalkan kepada turis asal Negeri Tirai Bambu itu antara lain Jembatan Barelang. Selain itu, mereka akan dibawa ke sejumlah pusat perbelanjaan di Batam.

“Ini kesempatan memperkenalkan wisata kita kepada mereka,” kata Pebrialin lagi.

Ditanya lokasi penginapan, Pebrialin mengatakan setiap rombongan yang terdiri dari 212 turis akan menginap di lima hotel yang berbeda. Pebrialin berharap pihak hotel memberikan pelayanan terbaik mereka kepada para turis.

“Kalau layanan baik, hotel juga yang dapat untung,” imbuhnya.

Pebrialin mengatakan, dari Cina para turis tersebut menyewa pesawat. Karena itu, dia berharap ke depan pemerintah mulai memikirkan membuka penerbangan reguler dari Cina ke Batam.

“Saat ini mereka flight carter pesawat Lion Air,” katanya. (cr13)

Rp 10 M untuk Perluasan Pelabuhan Bongkar Muat

0

batampos.co.id – Kepala Dinas Perhubungan Kepulauan Riau, Jamhur Ismail menyebutkan ada anggaran sebesar Rp 10 miliar yang akan dikucurkan untuk Tanjungpinang dan Natuna. Dana yang dibagi rata masing-masing Rp 5 miliar itu diperuntukkan sebagai biaya perluasan area pelabuhan bongkar muat.

Menurut Jamhur, area bongkar muat yang luas akan memberikan banyak manfaat. Utamanya ketika proses bongkar muat barang dari kapal-kapal besar yang masuk.

“Apalagi kalau bongkar muatnya sembako. Kalau lama, resikonya barang jadi mahal atau sembakonya ada yang cepat rusak,” tutur Jamhur.

Lebih daripada itu, pelabuhan bongkar muat yang memadai baik dari segi kapasitas maupun kualitas akan menjadi daya tarik tersendiri bagi pertumbuhan ekonomi Kepri. Apalagi memang sudah sejak lama kebutuhan ini dirasa mendesak dan baru bisa dipenuhi tahun ini dan akan dikerjakan secepatnya di waktu yang tersisa.

Keadaan di Natuna saja cukup memprihatinkan. Untuk dapat merampungkan satu kali proses bongkar muat saja sepaling cepat menghabiskan waktu tujuh hari. Itu belum lagi jika dipengaruhi ketika cuaca sedang hujan dan angin kencang. Bisa berlangsung lebih lama. Kondisi ini tak pelak merugikan masyarakat setempat. Pun di Tanjungpinang yang, kata Jamhur, tidak jauh berbeda dengan di Natuna.

“Padahal untuk bongkar muat barang seperti sembako kan memang harus cepat agar cepat juga didistribusikan ke masyarakat,” ujarnya.

Sebelumnya, Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak mengatakan Provinsi Kepri membutuhkan pelabuhan barang yang respresentatif dan bertaraf internasional untuk memperlancar akses masuk dan keluar berbagai barang kebutuhan. Saat ini, pelabuhan barang di Kepri masih terbatas, baik terkait lahan dan lokasi bongkar muat.

Jumaga mengatakan, terbatasnya pelabuhan barang di Kepri membuat aktivitas bongkar muat barang sering terhambat. Di sejumlah daerah, proses bongkar muat juga memakan waktu cukup lama, sehingga mempengaruhi pasokan barang kebutuhan masyarakat. Selain itu juga merugikan pengusaha pelayaran, angkutan dan lainnya. Kondisi ini berdampak pada inflasi di Kepri.

Menurut dia, pelabuhan di Kepri ini yang layak dan bisa menampung banyak kapal untuk bongkar muat barang hanya ada di Batuampar, Batam. Namun seiring perkembangan pembangunan dan perekonomian, pelabuhan itu sekarang sudah terasa sangat terbatas melayani bongkar muat barang.

“Persoalan ini harus segera dicarikan solusinya,” kata Jumaga. (aya)

Usai Lebaran, Tanjungpinang Inflasi 0,46 Persen

0

batampoas.co.id – Selepas Lebaran, Kota Tanjungpinang mengalami inflasi sebesar 0,46 persen. Kendati masih lebih rendah ketimbang inflasi di Kota Batam, tetap saja inflasi memang harus ditekan. Karena jika semakin tinggi inflasi akan berdampak buruk pada laju pertumbuhan ekonomi daerah.

Kepala Badan Pusat Statistik Kepulauan Riau, Panusunan Siregar menjelaskan, inflasi di Tanjungpinang pada Juni 2017 disebabkan ongkos angkutan udara dan tarif listrik.

“Apalagi kemarin musim balik kampung. Jadi permintaannya pasti cukup tinggi kemudian listrik juga kebetulan sedang dinaikkan oleh pemerintah,” kata Panusunan, kemarin.

Usai momen Lebaran, diyakini pengaruh inflasi di Tanjungpinang akan kembali seperti semula, yang kerap kali disebabkan bahan makanan sebagai daftar teratas. Wortel, misalnya. Biasanya ketika hari-hari biasa komoditas pangan ini berada di daftar teratas penyebab inflasi di Tanjungpinang. Sementara pada bulan lalu, wortel berada di posisi tiga buncit dari bawah.

Ada pun daging ayam ras, kemudian berturut-turut ketimun, tongkol, selar, telur ayam adalah penyebab inflasi setelah angkutan udara dan tarif listrik. “Ya kalau ayam mungkin karena kebutuhan selama Ramadan dan Lebaran kemarin,” ujar Panusunan.

Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dan Pemko Tanjungpinang, sambung Panusunan, harus mampu mempertahankan laju pertumbuhan inflasi ini hingga akhir tahun. “Kalau bisa tetap di bawah 0,5 persen,” ungkapnya.

Untuk diketahui, angka laju inflasi Tanjungpinang Juni lalu masih lebih rendah dibanding Batam yang mencapai 1,4 persen. Sedangkan untuk wilayah Sumatra, laju inflasi tertinggi dialami Kota Tanjung Pandan dengan angka 1,83 persen. “Perlu kerja keras antarinstansi agar inflasi daerah kita tetap di angka rendah,” pungkas Panusunan. (aya)

Disdik Pinjam 4 Bus Kecamatan

0

batampos.co.id – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bintan, Tamsir memastikan pihaknya akan meminjam empat unit armada bus dari kecamatan untuk mengantisipasi over kapasitas yang terjadi terhadap pegoperasian 43 bus sekolah gratis dari Pemkab Bintan, termasuk juga untuk memenuhi rute yang belum terlayani.

“Kami sudah usulkan pinjaman bus sebanyak 4 unit dalam rapat bersama kemarin, dan itu sudah disetujui oleh pihak Kecamatan yang siap untuk membantu, dan akan direalisasikan pada tahun ajaran baru nanti,” ujar Tamsir, Senin (10/7).

Ia menuturkan empat unit bus ini akan dipinjam melalui dua kecamatan, yakni Kecamatan Bintim, dan Kecamatan Teluk Sebong, yang masing-masingnya akan meminjamkan dua unit bus.

“Dua wilayah itu yang paling rawan over kapasitas penumpang, hingga mencapai 60 orang, untuk itu jadi fokus utama kita,” jelasnya.

Tamsir menambahkan, terkait peminjaman bus sekolah ini rencananya akan dilakukan sampai menunggu anggaran perubahan nanti.

“Kita belum tahu apakah akan ada penambahan bus atau tidak untuk anggaran perubahan nanti. Namun yang pastinya hingga saat ini kita belum ada usulkan untuk penambahan anggaran bus, karena kemungkinan besar APBD-P nanti defisit. Untuk itu, kita manfaatkan dulu bus kecamatan yang ada,” imbunya. (cr20)