Selasa, 5 Mei 2026
Beranda blog Halaman 13317

Baperda, Pemko Batam Harus Komitmen dengan Perda yang Diusulkan

0

batampos.co.id – Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Baperda) DPRD Batam, Sukaryo mengingatkan Pemko Batam konsisten dengan rancangan peraturan daerah (ranperda) yang mereka usulkan. Sebab, ranperda bea gerbang dan jasa pengelolaan sampah yang menjadi program legislasi daerah (prolegda) semester satu sampai saat ini belum dibentuk.

“Ini sudah mau semester II, Makanya selaku Baperda saya mengingatkan lagi,” ujar Sukaryo, Rabu (5/7).

Selain itu, ia juga mengaku bakal segera menyurati pimpinan DPRD untuk melakukan koordinasi dengan Batam. “Kita surati agar pimpinan memanggil Pemko. Mempertanyakan komitmen mereka atas ranperda ini,” tegasnya.

Ranperda bea gerbang dan jasa pengelolaan sampah sendiri merupakan regulasi yang mengatur tentang pengelolaan sampah menjadi energi listrik. Hingga saat ini sudah ada beberapa investor menyatakan minatnya untuk mengubah sampah Batam menjadi sumber energi. Namun belum terlaksana karena belum adanya perda yang mengatur.

“Perda ini menjamin pembayaran kepada investor. Berapa yang dibayarkan dalam melakukan investasi pengelolaan WTE. Termasuk juga berapa lama kontraknya diatur dalam perda tersebut,” tuturnya.

Ditambahkan Sukaryo, perda bea gerbang dan jasa pengelolaan sampah ini sebenarnya telah diluncurkan tahun lalu. Sempat diparipurnakan namun ditolak karena prosedur yang kurang tepat. DPRD saat itu melihat butuh keyakinan kuat karena selain sebagai regulasi WTE, bea gerbang dan jasa pengelolaan menjadi pertama dan satu-satunya di Indonesia.

“Disulkan kembali tahun 2017 karena sesuai RPJMD Wali Kota 2016-2021, pengelolaan sampah dengan WTE harus sudah harus jalan di tahun 2018,” lanjutnya.

Pemko sendiri, tambah Sukaryo harus konsisten dengan apa yang mereka usulkan. Apalagi, DPRD dan Pemko telah sepakat dalam RPJMD pengelolaan sampah menjadi energi listrik menjadi target di tahun 2018.

“Jangan sampai lelang dengan investor ikut di hold lantaran tak ada perda yang mengatur. Makanya kita ingatkan lagi Pemko,” jelasnya. (rng)

Ketua DPRD Batam Minta Dishub Secepatnya Tertibkan Angkot Tua

0

batampos.co.id – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam diminta tegas untuk segera menertibkan angkutan kota (angkot) yang dinilai sudah uzur alias tidak layak jalan. Pasalnya, saat ini masih banyak mobil angkot tua yang masih diizinkan beroperasi.

“Ini demi keselamatan jiwa di jalan. Jangan sampai angkot tak layak jalan itu kembali memakan korban,” ujar Ketua Komisi III DPRD Batam Nyanyang Haris Pratamura, Rabu (5/7).

Menurutnya, mobil tua mesti dicabut izin dan ditertibkan. Sebab banyak warga mengeluh terhadap kondisi mobil yang rusak dan tidak berjalan normal di jalan. Bahkan tidak sedikit, masyarakat Batam menjadi korban akibat masih beroperasinya angkot tersebut.

“Cabut izin itu wajib. Dishub harus tegas jangan pandang bulu,” tuturnya.

Ketua DPRD Kota Batam, Nuryanto menyebutkan penertiban terhadap angkot harus dilakukan guna menghasilkan sarana transportasi publik baik bagi masyarakat Batam. Ia menilai transportasi publik haruslah memiliki kualitas baik, dengan memperhatikan faktor keamanan dan kenyamanan.

“Jangan sekedar wacana. Penertiban harus dilakukan,” tegasnya.

foto: dalil harahap / batampos

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam, Yuspa Hendri mengaku bahwa setengah dari 2.000 lebih angkot di Batam sudah tidak layak atau tidak memenuhi standar yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Guna menindak angkot itu, ia berencana akan melakukan pemanggilan terhadap pengusaha angkot untuk dilakukan sosialisasi tentang persyaratan kendaraan yang digunakan untuk mengangkut penumpang.

Hanya separuh yang hanya memenuhi standar,” ujar Yusfa.

Kedepannya, Dishub Batam akan melakukan pemasangan stiker kepada ankot yang dinilai layak jalan. Sementara, untuk angkot yang tidak layak jalan tidak diberi stiker Dishub. (rng)

Aku Cinta Tano Batak

0

batampos.co.id – 40 tokoh masyarakat Batak Toba yang tergabung dalam Group Mitra Tapanuli, Kota Batam bertolak ke Sumatera Utara (Sumut), Rabu, (05/07/2017).

Mereka terdiri dari berbagai kalangan, anggota DPRD Kota Batam, pengusaha, kontraktor dan para tokoh masyarakat Batak lainnya.

Rombongan memiliki sejumlah agenda kegiatan yaitu menanam pohon di sekitar danau toba, melepaskan ribuan benih ikan mas dan ikan pora-pora serta mendukung dan membantu program pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk melestarikan tradisi dan  budaya leluhur di tanah Batak.

Kegiatan ini bertujuan untuk memupuk rasa cinta terhadap kampung halaman. Sekaligus berbagi informasi soal pengembangan pariwisata yang ada di Provinsi Kepulauan Riau dan Pemkab Toba-Samosir.

Koordinator Group Mitra Tapanuli, Sahat Tambunan mengatakan, selain mengingat tanah leluhur para perantau asal Tapanuli yang berdomisili di Kota Batam ini juga bisa berbagi informasi seputar pengembangan pariwisata di Toba-Samosir dan Kepri.

“Kami berharap Travelling Group Mitra Tapanuli Batam ini memberikan semangat bagi para perantau untuk mengingat tradisi dan budaya dari tanah leluhur di toba” ujar Wirya.

Tercatat Group Mitra Tapanuli ini telah 2 kali melakukan kunjungan ke Toba-Samosir.

Pada tahun 2016 lalu, Group Mitra Tapanuli ini mengikuti kegiatan tradisi dan pelestarian budaya dengan berdirinya “Rumah Hela” yang saat itu di hadiri oleh Hinca Panjaitan selaku Sekjend Partai Demokrat.

Group ini pun ikut serta melakukan penanaman pohon di sekitar pinggiran Danau Toba guna menjaga pelestarian lingkungan.

Nah,rencana nya pada hari,Jumat,07/07/2017 melakukan kegiatan :- Menabur ribuan benih ikan ke danau,guna meningkatkan pendapatan masyarakat yang tinggal di area danau toba.

Hal yang senada juga di sampaikan salah seorang peserta dari tokoh masyarakat Batak di Batam, Jhonson Fidoli Sibuea.

Ia menuturkan pelepasan ribuan benih ikan ini sekaligus untuk meningkatkan perkembangbiakan jenis ikan yang sudah termasuk langka, seperti : ikan pora-pora dan ikan mujair di danau toba.

Jhonson menegaskankan,wisata kali ini untuk menggerakan warga Batak yang tersebar di seluruh Indonesia ataupun di luar negeri agar mau peduli dan cinta tanah kelahiran nya,dan meningkatkan kemakmuran dan kesejahteraan di Toba dan sekitar nya.

Meskipun kegiatan Group Mitra Tapanuli ini kelihatan kecil dan sederhana,namun memberi dampak yang besar bagi masyarakat Toba-Samosir dan sekitar nya di kemudian hari.(rilis)

Banyak Investor Asing Lirik Pariwisata di Anambas

0
Salah satu sisi pantai di Jemaja. Di Anambas banyak pulau yang memiliki pasir putih seperti ini. F.Syahid/Batam Pos.

batampos.co.id – Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas Abdul Haris, mengakui jika Pulau Jemaja saat ini masih murni dan indah sehingga sangat cocok untuk dikembangkan menjadi daerah wisata.

Bahkan dengan keindahan alami yang dimiliki daerah ini, untuk mempercantik Jemaja hanya butuh sedikit sentuhan saja, dijamin bisa memikat wisatawan lokal maupun luar negeri.

“Pesonanya itu yang membuat wisatawan terpikat berkunjung kesini. Itu yang menjadi prioritas kami, agar kunjungan wisatawan meningkat ke Anambas,” ujar Bupati Kepulauan Anambas, Abdul Haris, Rabu (5/7) .

Haris menambahkan, saat ini pihaknya berupaya melengkapi infrastruktur bidang pariwisata. Dia menyinggung, beberapa wilayah di Pulau Jemaja sudah ditetapkan sebagai destinasi wisata, yakni Pantai Padang Melang, Air Terjun Neraja, Pantai Kusik, Pantai Panjang.

“Kami berupaya memprioritaskan dibidang transportasi, saat ini untuk bidang telekomunikasi sudah diupayakan, dan perusahaan telekomunikasi siap membantu. Semua memang butuh proses,” jelasnya.

Dia menyinggung, destinasi pariwisata Anambas sedang banyak dilirik oleh investor. “Pada prinsipnya kami lebih mengutamakan investor dibidang maritim, baik itu wisata bahari maupun perikanan. Kami siap membantu perizinan investor pariwisata yang ingin berinvestasi di Anambas,” tegasnya. (sya)

Pemko Batam Tanam Ketapang Kencana sebagai Peneduh Jalan

0
Sejumlah kendaraan melintas di jalan Fisabililah Batamcenter yang dihiasai oleh pohon ketapang kencana, Rabu (5/7). Pemerintah Kota Batam berencana menanam sejuta pohon ketapang kencana diseluruh tepi jalan raya Batam. Selain untuk penghijauan, ketapang kencana ditanam sebagai pelindung pejalan kaki dari terik matahari. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Pemerintah Kota Batam berencana menanam sejuta pohon ketapang kencana diseluruh tepi jalan raya Batam. Selain untuk penghijauan, ketapang kencana ditanam sebagai pelindung pejalan kaki dari terik matahari.

“Pohon ini bisa melindungi pejalan kaki dari terik matahari. Wisatawan pun bisa nyaman berjalan kaki, karena sudah ada pelindung (ketapang kencana),” terang Rudi, Rabu (5/7).

Menurut dia, penanaman pohon ketapang kencana dilakukan secara bertahap. Untuk saat ini, sudah beberapa wilayah yang sudah ditanami pohon tersebut. Terutama jalan yang sudah dilakukan pelebaran seperti Nagoya, Jodoh, Seipanas dan daerah lainnya.

“Penanaman kita lakukan bertahap. Jadi jalan yang sudah diperlebar ditanami pohon ini. Jadi enak lihatnya, karena tersusun rapi,” ujar Rudi.

Sementara Kabag Humas dan Protokol Pemko Batam, Ardi Winata menjelaskan ketapang kencana adalah tumbuhan endemik Madagaskar. Namun sekarang tumbuhan ini bisa diintroduksi ke berbagai daerah tropik dengan tinggi 10 hingga 20 meter.

“Ketapang kencana ini sejenis tumbuhan peneduh. Tipikal daun tumbuhan ini kecil dan halus, sehingga ketika gugur pun tidak menyampah,” terang Ardi.

Menurut Ardi, tahun ini Pemko Batam melalui Dinas Perumahan, Pemukiman, dan Pertamanan (Disperkimtan) Kota Batam akan menanam 1500 pohon ketapang kencana. Penanaman dilakukan bertahap.

“Penanaman bertahap, anggaran tahun ini ada 1500 pohon yang kita tanam. Namun ada program satu juta pohon untuk tanaman ini,” pungkas Ardi. (she)

Pemilik Sertifikat Prona Kini Rame-Rame Bangun Ruko

0


batampos.co.id – Sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) Program Nasional Agraria (Prona) yang diberikan pemerintah melalui Badan Pertanahan Nasional (BPN) dimanfaatkan pemilik Kaveling Siap Bangun (KSB) di Kecamatan Sagulung. Pemilik kaveling tak ragu-ragu lagi membangun rumah ataupun bangunan usaha seperti ruko di lokasi kaveling yang dimiliki.

Warga yang berdiam di Kelurahan Seilekop misalkan, saat ini umumnya sudah membangun rumah dengan spesifikasi yang tak kalah bagus dengan perumahan yang dikomersilkan. Bahkan, beberapa pemilik kaveling juga memanfaatkan lahan keveling mereka untuk membangun ruko ataupun tempat usaha layaknya kawasan pertokoan ataupun pusat perbelanjaan. Kondisi tersebut terlihat jelas di sepanjang jalan menuju Dapur 12 ataupun jalan menuju kawasan industri galangan kapal Seilekop.

Deretan kaveling yang berada persis di pinggir jalan semuanya sudah berubah jadi bangunan ruko atau pertokoan. Bahkan, beberapa di antaranya telah dipergunakan sebagai minimarket hingga supermarket.

“Dulu ragu-ragu mau bangun rumah yang bagus atau rumah dua lantai. Sekarang tengoklah, rumah-rumah semua sudah bagus bahkan ada yang naik sampai tiga lantai,” kata Zakirman, warga Kaveling Kamboja, Seilekop, Sagulung, Rabu (5/7).

Senada disampaikan Ridho, pemilik kaveling lainnya. Hadirnya sertifikat prona tersebut membawa perubahan besar di lingkungan tempat tinggalnya di Kaveling Seroja. Pasalnya, kaveling Seroja yang dulu dikenal sepi dan hanya dihiasi dengan bangunan rumah-rumah semi permanen, kini sudah berubah. Bangunan rumah umumnya sudah modern dengan bentuk dan gaya yang bervariasi.

Begitu juga pinggir jalan yang menghubungkan wilayah kelurahan Seilekop dan Seipelenggut juga berjejer bangunan ruko ataupun tempat usaha lainnya. Suasana jalan tak lagi sepi dan menyeramkan. Kondisi tersebut sangat membantu taraf hidup warga setempat.

Camat Sagulung Reza Khadafi mengakui adanya peningkatan kualitas hidup masyarakatnya yang telah mengantongi sertifikat prona tersebut. “Sangat positif dampaknya. Permukiman yang dulunya kumuh kini jadi bagus dan ramai. Orang tak ragu-ragu lagi jadi berlomba-lomba bangun rumah secantik mungkin,” kata Reza. (eja)

Empat Perusahaan di Batamindo Buka Lowongan Kerja

0
foto: cecep mulyana / batampos

batampos.co.id – Kawasan Industri Batamindo (KIB) masih tetap eksis, walau sendi-sendi perekonomian sedang goyah. Hal ini terlihat dari perusahaan-perusahaan yang bernaung di KIB terus melakukan perekrutan tenaga kerja. Walaupun jumlahnya tak sebanyak tahun-tahun sebelumnya.

“Dalam minggu ini saja ada empat perusahaan yang buka lowongan kerja (loker),” kata  Manager Admin and General Affair PT Batamindo Investment Cakrawala, Tjaw Hioeng, Rabu (5/7).

Hioeng mengatakan perusahaan yang membuka loker tersebut yakni

  • PT Sumitomo,
  • PT Ciba,
  • PT Patlite
  • PT Cicor.

Untuk minggu ini, kata Hioeng yang sudah buka PT Sumitomo menerima sebanyak 65 orang dan PT Ciba sebanyak 16 orang.

“Mereka merekrut melalui penyalur, untuk Sumitomo melalui Tunaskarya dan Ciba melalui Indoyasa,” ujarnya.

Setelah dua perusahaan ini, Hioeng mengatakan minggu depannya PT Patlite dan PT Cicor yang membuka loker. Kedua perusahaan bergerak di bidang elektronik ini, juga cukup banyak merekrut karyawan.

“Jumlahnya kurang tau pasti, tapi ada,” ujar Hioeng.

Empat perusahaan yang buka ini, kata Hioeng merekrut pekerja untuk level operator. Dimana syarat-syaratnya dapat dilihat melalui  Multy Purpose Hall (MPH) di Kawasan Industri Batamindo.

Bagaimana untuk rekrutan tenaga kerja berkeahlian khusus? Hioeng mengatakan biasanya perusahaan mengumumkan melalui media massa. Sebab tenaga kerja memiliki skill, susah didapat melalui pengumuman di MPH. “Makanya butuh jangkaun yang lebih luas. Kalau gak salah di Batamposkan, setiap Sabtu ada beberapa perusahaan yang mencari tenaga kerja yang memiliki skill,” tuturnya.

Hieong mengatakan kondisi Batamindo saat ini cukup stabil, ditengah ketidakpastian perekonomian. “Walau ada yang pergi, tapi ada yang masuk. Dan ada juga perusahaan yang melakukan ekspansi,” tuturnya.

Ia optimis ekonomi Batam di semester kedua 2017, lebih baik lagi dibandingkan semester pertama. (ska)

Tim Pencari Fakta Polda Kepri Turun Ke Anambas

0

batampos.co.id – Polda Kepri menurunkan tim pencari fakta, untuk mencari solusi atas kejadian pembakaran alat berat milik PT Kartika Jemaja Jaya oleh oknum masyarakat di Anambas Kamis (29/6) lalu. Tim pencari fakta ini diharapkan dapat mengumpulkan bukti-bukti, serta menemukan solusi atas permasalahan yang terjadi di Anambas.

“Tim pencari fakta sudah turun pada Senin (3/7) lalu,” kata Kapolda Kepri Irjen Pol Sam Budigusdian, Selasa (4/7).

Selain menurunkan tim pencari fakta. Sam mengatakan tim satgas penanggulangan konflik bentukan dari gubernur juga ikut turun. Dalam satgas itu pihak kepolisian juga ikut terlibat. Baik tim pencari fakta ataupun satgas penanggulangan konflik bisa menciptkan kedamaian bagi masyarakat Anambas.

Ketegangan yang terjadi disana, diharapkan Sam bisa dapat reda dengan datangnya tim tersebut. “Semoga saja semuanya permasalahan selesai,” ujar Sam.

Aksi pembakaran terhadap 15 unit buldozer, 2 excavator, 2 dumtruck, 2 pick up, dan 2 loader, 2 logging trailer merupakan buntut penolakan warga pulau Jemaja dan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas terhadap rencana PT KKJ untuk mengembangkan perkebunan karet seluas 3.605 hektar di pulau Jemaja.

Masyarakat menyadari dampak negatif yang akan terjadi pada ekosistim pulau, jika ada pengembangan perkebunan karet. Masyarakat pulau Jemaja lebih memilih pengembangan perikanan dan wisata bahari sebagai sumber ekonomi masyarakat. (ska)

KPAI Usut Sampul Buku Bergambar Cabul

0
Sampul buku yang dipersoalkan karena dianggap tak pantas. Foto jawapos.com

batampos.co.id – Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) sudah menerima laporan tentang sampul bergambar tak senonoh dan kini sedang menelurusi peredarannya.

Sampul buku yang dinilai tidak pantas bagi siswa, sekilas tidak bedanya dengan sampul buku umumnya yang biasa digunakan siswa, berwarna cokelat. Namun, di halaman depannya memuat gambar dengan unsur pornografi berupa karikatur guru berpakaian seksi dan murid laki-laki bermata nakal.

Sedangkan pada bagian belakang sampul tidak ada hal aneh. Gambarnya hanya daftar hari dan jadwal mata pelajaran.

“Kami sedang mendalami sambul buku bermuatan pornografi itu saat ini sedang mengumpulkan bukti awal untuk ditelaah,” kata Wakil Ketua KPAI Susanto seperti diberitakan JawaPos.com (grup Batampos), Kamis (6/7).

Susanto menambahkan, KPAI tidak menutup kemungkinan untuk memanggil produsen sampul. KPAI ingin mendapatkan klarifikasi dan penjelasan pihak produsen.

“Tentu dari sisi etik dan perlindungan anak sampul tersebut tidak tepat bahkan berpeluang melanggar hukum,” kata dia.

Susanto menegaskan, pihaknya tengah menelusuri peredaran sampul tersebut di mana saja. Sampul buku tersebut sudah tentu dapat merusak moral bangsa.

“Saya sedang telusuri. Laporan ini kami dapat dari masyarakat,” tandasnya.(jpnn)

Bongkar Muat Barang Kembali Normal

0
Aktivitas bongkar muat di Pelabuhan Taman Bunga, Karimun. Rabu (5/7). F. Tri/Batam Pos.

batampos.co.id – Sudah sepekan lewat hari raya Idul Fitri 1438 H berlalu, aktivitas bongkar muat di pelabuhan taman bunga kembali normal. Sehingga, berbagai kebutuhan sandang dan pangan di Karimun yang dipasok dari luar daerah dapat didistribusikan ke toko-toko.

”Benar, sudah 5 hari aktivitas bongkar muat di pelabuhan Taman Bunga kembali aktif. Kapal-kapal kargo yang membawa barang-barang, dapat dibongkar dan langsung diantar ke toko-toko pemesan,” jelas Dirut BUP Karimun Indrawan Susanto, kemarin (5/7).

Begitu juga di pelabuhan Parit Rampak, aktivitas kembali normal seperti hari-hari biasanya. Namun, saat ini belum ada kapal yang bersandar membawa kebutuhan masyarakat. Kemungkinan besar dalam beberapa hari lagi, akan masuk kapal-kapal kargo dari Jakarta.

”Secara umum semua sudah kembali normal. Baik di pelabuhan antar pulau yang ada di pulau Karimun, Kundur dan Moro,” ungkapnya.

Sementara ditanya, kapan relokasi pelabuhan bongkar muat tersebut direalisasikan, Santo mengaku masih dalam proses penyelesaian administrasi di tingkat pusat. Sedangkan, fasilitas yang kurang sesuai permintaan dari pusat sudah dipersiapkan.

”Sabar dululah, semua perlu proses. Sebab, wilayah pelabuhan Parit Rampak termasuk wilayah FTZ. Jadi perizinannya jangan sampai berbenturan dengan aturan FTZ,” jawabnya.

Lanjutnya, keberadaan pelabuhan Parit Rampak selain sebagai pelabuhan bongkar muat barang. Juga, difungsikan untuk pelabuhan Roll on Roll off (Roro) antar kota maupun Provinsi. Dimana, pelabuhan Roro tersebut cukup tinggi aktivitasnya.

”Intinya, kita urus perizinannya sekaligus semuanya. Jadi pelabuhan Parit Rampak bisa multifungsi, serta dapat dikembangkan beberapa tahun ke depan,” kata Santo.

Pantauan di pelabuhan Taman Bunga, para buruh sibuk mengangkut barang-barang yang turun dari pelabuhan karga menuju mobil lori. (tri)