Jumat, 3 April 2026
Beranda blog Halaman 13612

Tulang Belulang Janin Bayi Ditemukan di Lahan Kosong

0

batampos.co.id – Tulang belulang diduga janin bayi ditemukan warga dalam bungkusan plastik dengan kondisi tidak utuh di lahan milik Ahau, Rt 003 Rw 003 Kelurahan Tanjunguban Utara, Kecamatan Bintan Utara, Rabu (22/2).

Kapolsek Tanjunguban, Kompol Jaswir membenarkan penemuan tulang belulang tersebut.
Dia mengatakan penemuan tersebut terjadi sekitar pukul 12.00 WIB. Ditemukan pertama kali oleh Joni Mananeke, 60, salah seorang warga yang curiga melihat sebuah bungkusan plastik yang berada dilahan kosong saat hendak melakukan aktifitas menebas dan membersihkan lahan tersebut.

“Plastik yang berisikan janin bayi itu sudah dilihat sehari sebelumnya, Selasa (21/2). Tapi karena tidak berasa curiga dibiarkan saja. Namun keesokan harinya saksi itu curiga, karena plastik itu masih dilihatnya, dan langsung melaporkan ke Polsek,” ungkapnya.

Jaswir menuturkan setelah melakukan olah Tempat Kejadian Peristiwa (TKP). Pihaknya menemukan tulang tidak utuh dengan kondisi terpisah didalam plastik tersebut.

“Berdasarkan hasil visum tim medis RSUD Tanjunguban, temuan itu diduga janin bayi manusia yang belum cukup umur untuk dilahirkan yang dibuang oleh orangtuanya. Diperkirakan usianya lebih kurang lima bulanan,” terangnya.

Tak berselang lama setelah dilakukannya pemeriksaan, tulang belulang tersebut pun langsung dimakamkan di Pemakaman Umum Taman Firdaus Kelurahan Teluk Lobam Kecamatan Seri Kuala Lobam, oleh pihak RSUD Tanjung Uban, dengan didampingi Polsek Bintan Utara. (cr20)

Cashback hingga 20 Persen untuk Semua Produk

0
Karyawati Hypermart Nagoya Hill Tuti Magdalena menunjukan kartu Hypermart Mandiri, Kamis (23/2). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Hypermart Batam kembali memberikan promo menarik untuk pelanggannya. Kali ini spesial bagi pengguna kartu kredit Hypermart Mandiri. Setiap melakukan transaksi pembelanjaan akan mendapatkan cashback hingga 20 persen. Promo ini berlaku untuk semua produk.

“Biasanya untuk pengguna kartu hi-card, sekarang spesial untuk kartu kredit Hypermart Mandiri ,” ujar Divisi Manager Fresh Hypermarket Nagoya Hill, Iskandar, Kamis (23/2).
Dia mengatakan, promo cashback hingga 20 persen ini diberikan dalam bentuk voucher belanja Hypermart. “Ini salah satu bentuk memanjakan pelanggan,” ungkapnya.

Selain promo cashback hingga 20 persen, Hypermart Batam juga memberikan promo harga lebih murah untuk buah mangga madu hanya ditawarkan dengan harga RP 3.290 per 100 gr. Kemudian untuk lengkeng bengkok super ditawarkan dengan harga sebesar Rp 2.990 per 100 gr. “Drinho kacang soya 1 liter Rp 11.500 beli dua gratis satu,” ucapnya.

Selain itu, ada juga promo murah lainnya, yakni untuk aneka jenis sayur mayur, seperti kangkung, caisim dan bayam hanya Rp 1900 per ikat. “Tentunya sayur yang tersedia lebih segar-segar,” paparnya.

Sambung Iskandar, ada juga promo turun harga untuk produk AC Midea 1/2 pk hanya Rp 2.579.00 dari harga normal Rp 2.879.000 dan AC Sharp 1/2pk Rp 3.499.000 dari harga normal Rp 3.799.000. “Gratis jasa pemasangan plus pipa lima meter dan bracket outdoor,” paparnya. (cr14)

Satpol PP Tangkap Delapan Kambing di Jalan Raya

0

batampos.co.id – Salah satu persoalan yang dihadapi Satpol PP di Lingga, yakni menghadapi hewan ternak warga yang berkeliaran bebas. Seperti yang terjadi Kamis (23/2), Kepala Bidang Penenakan Perda Satpol PP Kabupaten Lingga Febrizal Taupik bersama pasukannya mengamankan delapan ekor kambing milik warga yang berkeliaran di jalan dan tempat umum. Delapan kambing tersebut kini diamankan dan dirawat hingga pemilik mengambilnya kembali.

“Tahap awal ini, kami beri peringatan terlebih dahulu. Selanjutnya, kalau masih berkeliaran di jalan raya dan di lokasi fasilitas umum, pemilik akan kami berikan sangsi sesuai aturan yang berlaku,” ujar Taupik saat mengamankan kambing-kambing tersebut.

Pengamanan hewan ternak yang berkeliaran di jalan raya dan di kawasan fasilitas umum ini sesuai dengan peraturan daerah nomor 26 tahun 2011 yakni tentang kebersihan dan keindahan lingkungan. Selain itu penertiban hewan ternak ini juga berdasarkan peraturan Bupati Lingga nomor 19 tahun 2011 tentang penertiban dan pengembangan ternak.

Lebih lanjut Taupik menyampaikan, sebelum razia hewan ternak Satpol PP dan pemerintah telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar hewan ternak mereka dapat dijaga dan dipelihara di dalam kandang tersendiri. Tentunya arahan tersebut untuk mencegah hewan ternak agar tidak berkeliaran disembarang tempat.

“Ketika sosialisasi mereka (peternak,red) telah memenuhi dan menyanggupi aturan yang berlaku agar hewan ternak dikurung dalam kandang. Tapi kok masih aja ada yang berkekiaran,” kata Taupik.

Selain untuk menciptakan ketertiban dan keindahan, penertiban ini juga ditujukan agar tidak terjadi kecelakaan lalulintas seperti yang pernah terjadi. Pengendara sepeda motor yang melanggar hewan ternak seperti kambing atau lembu di jalan raya, mengalami luka yang serius.

“Tidak sedikit warga juga mengeluhkan kambing yang berkeliaran itu memakan bunga serta tanaman,” kata Taupik.

Untuk itu, Taupik langsung turun ke jalan-jalan dan mengamankan delapan kambing yang berkeliaran. Tak tanggung-tanggung, delapan kambing yang diamankan Taupik diangkat dari jalan protokol Dabo Singkep dan sebagian lainnya dari kawasan kota Dabo Singkep.

Setelah mengamankan kambing tersebut, Taupik akan menunggu pemilik kambing untuk menjemput hewan ternak tersebut dan memberikan peringatan pertama. Namun jika masih kedapatan lagi, Satpol PP akan memberikan sangsi kepada pemilik hewan ternak sesuai dengan aturan yang berlaku.

Taupik juga bertekat untuk terus memantau hewan ternak yang berkeliaran dan langsung mengamankannya. Sehingga peternak dapat menyadari bahwa tindakan mereka selain merugikan orang lain juga berdampak pada keindahan kota yang semakin memburuk.

“Seharusnya memelihara hewan ternak mengikuti arahan yang benar sesuai dengan budidaya hewan yang benar,” ungkap Taupik. (wsa)

Rumah Nursiah Nyaris Ludes Dilalap Api

0
Petugas memadamkan api yang nyaris membakar rumah warga di jalan Haji ungar Tanjungpinang, Kamis (23/2). F.Yusnadi/Batam Pos

batampos.co.id – Rumah milik Nursih, 63, di Jalan Haji Ungar, Lorong Belitung, nomor 25, RT 04 RW 03, nyaris ludes dilalap api, Kamis (23/2) sekitar pukul 07.45 WIB. Diduga kejadian tersebut karena konsleting arus listrik.

Warga sekitar lokasi pun terlihat panik ketika melihat kepulan asap yang muncul dari bangunan yang berada di perumahan padat penduduk itu. Sama halnya dengan warga, Lurah Tanjung Ayun Sakti, Vinna Saktiani, yang saat itu hendak apel pagi bersama pegawainya di kantor Kelurahan juga melihat kepulan asap dari rumah warga yang tak jauh dari kantor Kelurahan yang dipimpinnya.

”Saya kira orang bakar ban, ternyata bukan. Saya pun langsung menghubungi Pemadam Kebakaran (Damkar),”ujar Vinna. saat ditemui dilokasi.

Dikatakan Vinna, sesampainya ia disana. Sejumlah warga dilihatnya sibuk mengeluarkan berbagai barang berharga dan juga perabotan rumah tangga. ”Hampir tidak ada celah antar satu rumah kerumah lainnya. Warga panik dan berhamburan, mereka buru-buru mengeluarkan barang-barangnya,”kata Vinna.

Kepala Satpol PP Kota Tanjungpinang, Irianto, mengatakan pihaknya belum bisa memastikan penyebab pastinya kebakaran tersebut. Namun, dugaan sementara kebakaran tersebut karena konsleting listrik di rumah wanita paruh baya itu.

”Untuk penyebab pastinya biar dari pihak kepolisian saja, mereka saat ini sedang menyelidiki penyebab kejadian itu,”ujarnya.

Dikatakan Irianto, dalam menangani kebakaran tersebut pihaknya menerjunkan lima unit mobil pemadam kebakaran. Yang mana api akhirnya dapat dipadamkan setelah kurang lebih 30 menit petugas menyiramkan air.

”Dengan kelincahan para petugas, api berhasil dijinakkan setelah 30 menit,”kata Irianto.

Sementara itu, Camat Bukit Bestari, Faizal Fahlevi, yang turun langsung kelokasi kejadian, mengatakan dalam kejadian tersebut salah satu ruangan didalam rumah tersebut terbakar dan atapnya juga rubuh. ”Hanya satu ruangan saja, rumah sebelahnyaq juga kena tapi sedikit,”ucap Faizal.

Wakapolres Tanjungpinang, Kompol Andi Rahmansyah, yang juga turun ke lokasi, saat dikonfirmasi terkait penyebab kebakaran tersebut belum bisa memastikan. Pihaknya akan melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pastinya kejadian tersebut.

”Masih dilakukan penyelidikan terlebih dulu, belum bisa dipastikan penyebabnya karena apa,”ucapnya singkat.

Pantauan dilapangan, petugas Damkar pun bergeliat memadamkan api. Berlahan-lahan, api yang tidak begitu besar dan sempat merembet dari rumah Nursiah ke rumah Muhammad Arif itu pun berhasil dipadamkan. Selain itu sejumlah warga juga bahu membahu membantu petugas dan juga mengeluarakn barang berharga dari sejumlah rumh warga yang berdekatan.

Masih pantauan di lapangan, sebanyak lima unit mobil Damkar Pemko Tanjungpinang diturunkan guna memadamkan api yang nyaris membuat rumah Nursiah ludes terbakar.(ias)

16 Rumah Warga Dihantam Puting Beliung

0
Rumah Perlindungan Trauma Center (RPTC) Senggarang dihantam angin puting beliung, Kamis (23/2). F.Yusnadi/Batam Pos

batampos.co.id – Sebanyak 16 rumah warga di Perumahan Griya Senggarang Permai dan Rumah Penampungan WNI korban perdagangan orang, di Kelurahan Pinang Kencana, Kecamatan Tanjungpinang Timur rusak setelah dihantam puting beliung, Kamis (23/2) sekitar pukul 11.30 WIB.

Peristiwa itu terjadi saat hujan lebat disertai angin kencang melanda Tanjungpinang lebih kurang selama dua jam. Satu orang TKI yang berada di rumah penampungan WNI korban perdagangan orang mengalami luka di bagian kaki, paha, dan perut karena terkena pecahan kaca yang terhempas dihantam angin puting beliung.

“Saya waktu itu mau masuk kamar mandi. Tiba-tiba pintu kaca itu terbang dan langsung menghantam saya,” kata Tukiman, TKI asal Jawa Timur itu.

Dikatakan Tukiman, melihat ia terluka kena pecahan kaca, kemudian rekannya langsung melaporkan ke pegawai Kemensos.

“Saya langsung dilarikan ke Puskesmas terdekat,” tuturnya.

Pegawai RPTC, Rian, 27, menuturkan kejadian puting beliung di tempat kerjanya itu terjadi begitu cepat. Ia dan semua orang yang berada di dalam penampungan TKI merasa ketakutan.

“Kami semua berdoa agar tidak terjadi apa-apa. Atap spandek beterbangan, ada juga plafon yang lepas sama dua motor ikut terangkat,” kata Rian.

Vina, 37, warga perumahan Griya Senggarang Permai, yang atap rumahnya rubuh menuturkan, saat kejadian dia dan anaknya berada di dalam kamar.

“Tiba-tiba atap rumah kami terbang. Saya dengar suara bangunan rubuh. Dengar bunyi itu saya takut dan tak berani keluar,” ungkapnya.

Terpisah, Plt Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Dinsosnaker) Pemko Tanjungpinang, Soetjipto mengatakan ada 16 rumah warga dan satu penampungan TKI rusak kena puting beliung.

Namun kata Soetjipto, angka tersebut bisa saja bertambah jika ada warga yang belum melaporkan.

“Sementara baru 16 rumah yang rusak. Mungkin bisa bertambah. Untuk itu kami buka posko di Perumahan Griya Senggarang Permai, untuk mendata secara keseluruhan,” bebernya.

Dikatakan Soetjipto, selain menerima dan mendata warga yang terkena musibah, pihaknya juga akan mendirikan tenda untuk warga yang kemungkinan rumahnya mengalami kerusakan cukup parah.

“Saat ini rumah warga yang mengalami kerusakan cukup parah sebanyak 10 unit. Sedangkan 6 rumah lainnya mengalami rusak ringan. Selain di perumahan itu, di RPTC juga disediakan tenda sementara,” kata Soetjipto.

Sementara itu, ketua Tagana Kota Tanjungpinang, Hamdan Syahrial mengaku telah mendirikan posko di lokasi kejadian selama tiga hari.

“Posko ini untuk warga yang mengungsi. Disana juga ada dapur umumnya,” ungkapnya. (ias)

Lena Simpan Sabu di Balik BH, Ditangkap Avsec Bandara

0
Terdakwa Mardalena alias Lena dalam perkara narkotika, saat mendengar pemaparan saksi yang dihadirkan Jaksa di persidangan PN Batam, Kamis (23/2). (Febby Anggieta Pratiwi/Batam Pos)

batampos.co.id – Dulu, ya pada zaman nenek-nenek kita, mereka kerap menyimpan duit di balik BH. Eh, rupanya cara itu ada yang masih melakukan. Bedanya bukan duit yang disimpan tapi narkoba.

Lebih tepatnya BH sebagai tamat yang dianggap aman menyembunyikan barang haram tersebut.

Adalah Mardalena alias Lena, yang melakukannya.

Ia kini menjadi terdakwa.

Dalihnya untuk mencukupi kebutuhan hidup. Ia terpaksa menyelundupkan enam paket sabu-sabu di balik BH-nya.

Aksi berbahaya itu ia lakukannya saat akan bertolak ke Jambi dari Batam pada Oktober 2016 lalu.

Ia ditangkap tim aviation security (Avsec) Bandara Hang Nadim Batam.

Untuk itu saat sidang lanjutan kasusnya di Pengadilan Negeri (PN) Batam, Kamis (23/2/2017) yang dipimpin Ketua Majelis hakim Mangapul Manalu, jaksa penuntut umum (JPU) Zulna menghadirkan dua saksi dari Avsec Hang Nadim.

Saksi Fitri mengatakan, terdakwa ditangkap di Bandara Hang Nadim saat melewati pintu pemeriksaan keberangkatan, Oktober 2016 lalu.
“Terdakwa hendak berangkat ke Jambi,” ujar Fitri.

Dikatakannya, secara penampilan terdakwa tidak tampak mencurigakan. Namun ketika melintasi security check point (SCP) terdeteksi ada sesuatu benda yang mencurigakan di tubuh terdakwa.

“Kami menggiring terdakwa ke ruang pemeriksaan. Didapati ada enam paket berisi sabu yang dilakban dari dalam bra terdakwa,” papar Lisa, saksi lainnya.

Atas penangkapan itu, Lena diserahkan ke petugas BNNP Kepri guna penyidikan lebih lanjut. Diketahui, enam paket sabu itu seberat 611 gram. Dari pemeriksaan terdakwa, sabu itu di dapat oleh seseorang yang disebutnya bos besar (DPO).

“Saya hanya ingin bantu suami saya karena kerja suami tidak jelas,” ucap terdakwa.

Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 114 ayat (2) Undang-Undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. Persidangan terdakwa kembali dilanjutkan dengan agenda tuntutan, pekan depan. (nji/iil/JPG)

Pembangunan SMA 18 dan 19 Batam Tersendat sebab….

0
Bakal SMAN 20.
foto: eusebius / batampos

batampos.co.id – Pemerintah Provinsi Kepri berkomitmen penuh untuk merampungkan pembangunan SMA Negeri 18 dan 19 di Kota Batam.

Lewat Tahun Anggaran (TA) 2017 ini, kedua Unit Sekolah Baru (USB) tersebut akan dikebut dengan dukungan dana APBN dan APBD Kepri.

“Persoalan, kenapa SMA 18 dan 19 belum rampung, memang tertundanya penganggaran untuk pembangunan sekolah tersebut,” ujar Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kepri, Arifin Nasir menjawab pertanyaan Batam Pos, Kamis (23/2).

Disebutkannya, sebagai bentuk komitmen untuk penyelesaikan pembangunan infrastruktur pendidikan tersebut, pihaknya sedang melakukan penandatangan perjanjian untuk pembangunan SMA Negeri 18 dan 19 Batam.

Masih kata Arifin, dari APBN baik SMA 18 maupun 19 mendapatkan dukungan sebesar Rp 1,8 miliar. Sedangkan dari APBD sudah dianggarkan sebesar Rp 1,5 miliar.

“Artinya secara keseluruhan mendapatkan anggaran sebesar Rp 6,6 miliar. Mudah-mudahan pembangunan bisa terlaksana dengan baik. Sore ini (kemarin, red) kami akan melakukan penandatanganan perjanjian dengan Kemendikbud di Bandung,” papar Arifin.

Mantan Kepala Dinas Kebudayaan (Disbud) Kepri itu, menjelaskan kondisi pendidikan di Kota Batam. Diungkapkannya, ada empat sekolah di Batam yang belum memiliki bangunan. Artinya proses belajar mengajar masih menumpang di sekolah terdekat.

Adapun sekolah-sekolah tersebut adalah SMA Negeri 18, 19, 21, 22 yang berada di Pulau Pecung, Kecamatan Belakang Padang.

Menurut Arifin, pihaknya sudah mengupayakan penyelesai pembanguan keempat sekolah tersebut dibantu APBN. Akan tetapi hanya SMA 18 dan 19 yang diakomodir.

Sebenarnya kata Arifin, SMA 21 di Batu Besar bisa mendapatkan suntikan dari APBN. Tetapi karena lahan yang belum tuntas dan konsekuensinya tidak mendapatkan dukungan dari Dana Alokasi Khusus (DAK).

Ditegaskan Arifin, komitmen Pemprov Kepri tidak tanggung-tanggung untuk membuka akses pendidikan yang refresentatif. Terkait masalah lahan SMA Negeri 21, Disdik Kepri sudah menyurati BP Batam. Karena sudah masuk dalam Rencana Belanja (Renja) Disdik Kepri 2017.

“Sebentar lagi kami akan dihadapkan pada Penerimaan Siswa Baru (PSB). Batam masih menjadi daerah yang krodit, tentu harus segera dibenahi infrastruktur-infrastruktur yang ada,” jelas Arifin.

Ditambahkannya, pembangunan yang dilakukan tahun ini adalah upaya untuk mengatasi double shift belajar mengajar. Karena target gubernur kedepan, pendidikan Kepri semuanya normal dan tidak ada yang masuk siang ataupun masih menumpang dibangunan sekolah yang lain.

“Dalam waktu dekat ini, kami akan melakukan rapat khusus dengan pengawas-pengawasan pendidikan di Kepri. Karena menyangkut mutu dan kualitas dunia pendidikan Kepri kedepan,” tutup Arifin. (jpg)

Peternak Babi di Batam Tolak Pindah dari Duriangkang

0
Ditpam BP Batam konsentrasi pada penertiban peternakan babi dikawasan Hutan Lindung Duriangkang. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Peternak babi di kawasan Dam Duriangkang, menolak digusur bila tidak direlokasi pihak Badan Pengusahaan (BP) Batam.

Karena hal itu akan berdampak kepada warga yang selama ini menggantungkan hidup dari peternakan itu.

“Kami sadar salah, tapi kalau hanya diminta pindah tanpa solusi relokasi, mau makan apa anak kami,” kata Timbul Sibuea, salah seorang peternak, Kamis (23/2).

Timbul menuding, pengosongan Dam Duriangkang oleh Direktorat Pengamanan (Ditpam) BP Batam tidak memikirkan dampak sosial dan akan menambah jumlah pengangguran.

“Kerja kami hanya beternak,” kata bapak lima anak itu.

Timbul menyampaikan, ia sudah menempati Dam Duriangkang sejak tahun 1993 lalu. Di lokasi ini ada 27 kepala keluarga yang mengantungkan hidup dengan beternak dan bercocok tanam.

“Minimal ada solusilah. Kami kan juga manusia,” sebut dia.

Suranto Sihombing, peternak lain mengaku, penggusuran yang dilakukan BP Batam ini bukan kali pertama. Diakuinya, sejak tahun 1999, ia dan peternak lainnya sudah menerima surat peringatan.

“Saya heran saja, apakah kami hanya dijadikan objek proyek saja. Ketika diminta gusur, ajukan proposal dan tak beberapa lama, beternak di sana. Seperti sengaja dipelihara,” keluhnya.

Diakui Suranto, para peternak mau saja meninggalkan area Dam Duriangkang ini, asalkan BP Batam mau membuka hati dengan menyediakan daerah relokasi yang lebih legal dan diakui pemerintah.

“Kalau cuma disuruh pindah, jelas kami tak mau,” ucapnya.

Menurutnya, penertiban yang dilakukan BP Batam beberapa waktu lalu membuat sebagian besar kandang dan rumah peternak rata dengan tanah. Tak hanya itu, pohon yang ditanam mereka ikut diratakan.

“Pohon jeruk, nanas dan kelapa ikut ditebang. Kami bertahan dengan membuat pondok-pondok kecil, kalau sudah hujan basah semua. Terakhir kami dilaporkan ke Polresta Barelang,” keluh Suranto.

Direktur Promosi dan Humas BP Batam, Purnomo Andiantono mengaku, penertiban peternak babi di Dam Duriangkan akan dilaksanakan dalam minggu ini. Jika pemilik ternak tak kunjung menjual ternaknya, maka akan dimusnahkan.

“Sekitar tanggal 25 atau 27 Februari,” kata Purnomo.

Menurut dia, perhitungan ini didasarkan pada dari surat peringatan yang dikeluarkan BP Batam, pemberian surat peringatan merupakan bentuk keseriusan BP Batam agar kawasan daerarah resapan air terbesar di Batam itu bebas dari peternakan babi.

“Kami mau mereka pindah,” katanya.

Dia menegaskan jika peternak-peternak tersebut masih ngotot dan tidak mengindahkan peringatan BP Batam, pihaknya akan memusnahkan babi-babi milik para peternak tersebut.

“Banyak alternatifnya, misalnya dimasukkan di lubang atau ditembak. Kita tak punya sarana untuk memindahkan, surat peringatan itu kan supaya mereka pindahin sendiri,” katanya.

Untuk mencegah kembalinya peternakan, pihaknya selain memasang pagar keliling dam juga akan memamksimalkan potensi petugas Direktorat Pengamanan (Ditpam) BP Batam. Agar petugas lancar melakukan pengawasan, tahun ini BP Batam akan mengadakan kendaraan operasional.

“Dua mobil dan puluhan motor trail, supaya bebas masuk ke medan yang sulit,” katanya. (rng)

Polda Kepri Serahkan Tersangka Gelper

0
Mesin gelper yang disita Mapolda Kepri, Kamis (12/1). Mesin tersebut diamankan oleh Ditkrimum Polda Kepri dari arena Gelper dikawasan Jodoh. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Polda Kepri menyerahkan tersangka tindak perjudian gelanggang permainan (gelper) ke kejaksaan, Selasa (21/2) lalu. Dari dua kasus terdapat 10 orang tersangka yang diserahkan.

“Baik itu kasus gelper di Sei Langkai dan Bally Zone di Harbour Bay sudah kami kirimkan berkasnya pada Selasa (23/2) lalu,” kata Direktur Ditreskrimum Polda Kepri Kombes Pol, Eko Puji Nugroho, Kamis (23/2).

Bersama tersangka juga disertakan beberapa barang bukti. Mereka dijerat dengan pasal 303 ayat 1, 2, dan 3 KUHP. Dimana ancaman hukuman penjaranya selama 10 tahun.

Kedua tempat gelper ini diamankan pada waktu yang berbeda,
gelper tanpa nama yang berada di Sei Langkai, Sagulung diamankan pada 9 Januari lalu. Dimana dua orang, yang kini jadi tersangka kasus tersebut.

Kasus yang kedua yakni gelper Bally Zone di Harbopur Bay, disana Polda Kepri mengamankan belasan orang. Tapi hanya delapan orang yang menjadi tersangka.

Kedua kasus ini memiliki modus yang sama. Dimana dalam melaksanakan tindak perjudian, menyamarkan dengan gelanggang permainan. Tapi hal itu hanya modus saja, sebab koin atau kertas hasil kemenangan dari mesin gelper bisa ditukarkan dengan uang. (ska)

Pak Menteri Tantang Kepri Bangun Pelabuhan Canggih

0
Bambang Brodjonegoro

batampos.co.id – Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Bambang Brodjonegoro mengusulkan agar Kepri bisa mempunyai suatu pelabuhan internasional sekelas pelabuhan Singapura jika ingin mengimbangi dan sejajar dengan negeri tetangga itu.

Ia mengatakan, ribuan kapal menurunkan jangkar di pelabuhan Singapura ini yang menghubungkan pelabuhan ini ke lebih dari 600 pelabuhan lain di 123 negara dan tersebar di enam benua.

Pelabuhan Singapura tidak hanya menguntungkan secara ekonomis, tetapi merupakan kebutuhan ekonomi karena Singapura tidak mencukupi dalam hal sumber daya tanah dan alam.

Pelabuhan ini penting untuk mengimpor sumber daya alam dan kemudian diekspor setelah produknya telah diproses dengan beberapa cara, misalnya fabrikasi wafer atau pengilangan minyak untuk menghasilkan pendapatan.

“Kalau Kepri bisa punya pelabuhan seperti ini, maka percepatan pembangunan Kepri akan terbang dan melacu kencang,” tutup Bambang.

Bambang menginginkan inisiatif dari daerah untuk mempercepat pembangunan di daerahnya. “Kami dari pusat hanya bisa mendorong,” imbuhnya.

Mantan Menteri Keuangan era Presiden SBY ini menerangkan, kepala daerah yang berhasil adalah kepala daerah yang mampu memanfaatkan APBD dari pusat dengan sebaik-baiknya.

“Saya ingin tiap daerah bisa belanja APBD yang berkualitas, efektif dan efisien,” ujarnya.

Presiden Jokowi menginginkan tiap daerah bisa mengoptimalkan Sumber Daya Alam (SDA) yang dimiliki tiap daerahnya untuk mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi.

“Target pertumbuhan ekonomi nasional tahun 2018 adalah 6,1 persen,” kata Bambang.

Bila dana dari pusat dinilai belum mencukupi untuk membiayai pembangunan di daerahnya, maka daerah tersebut harus mempunyai solusi lain untuk bisa mencapai target perencanaan.

Pernyataan Bambang ini disampaikan pada rapat koordinasi teknis pembangunan dalam rangka penyelarasan kebijakan pembangunan nasional dan daerah tahun 2018 yang dilaksanakan di Hotel Harmoni One, Batam, Selasa (21/2).

Rapat ini dihadiri Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Bambang Brodjonegoro, Gubernur Kepri Nurdin Basirun dan perwakilan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) di 17 provinsi se Sumatera, Jawa dan Bali. (cr16)