Jumat, 3 April 2026
Beranda blog Halaman 13613

BUMD Belum Mampu Sumbang PAD Tanjungpinang

0

batampos.co.id – Direktur Utama (Dirut) Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Tanjungpinang, Asep Nana Suryana mengatakan lapak dan kios dagangan yang dikelola BUMD sekitar 5.000 unit. Dari seluruh pengelolaan itu, pendapatan yang diperoleh BUMD pertahunnya Rp 3,8 miliar.

“Pendapatan kita dari kelola lapak dan kios hanya Rp 3,8 miliar pertahun. Dengan hasil segitu hanya mampu bayar gaji karyawan, pajak dan operasional perusahaan,” ujar Asep ketika dikonfirmasi, Rabu (22/2).

Harga yang ditetapkan direksi bedasarkan Perda Pengelolaan Aset Daerah, kata Asep, untuk lapak sayuran ditetapkan Rp 220 ribu perbulan dan lapak ikan sebesar Rp 350 ribu perbulan. Sedangkan untuk kios dagangan dipatok Rp 350 ribu perbulan.

Untuk mendapatkan lapak dan kios itu, lanjut Asep, pedagang harus menyerahkan KTP, KK, dan SIU. Setelah itu BUMD akan menerbitkan Surat Penyewaannya (SP) yang berlaku untuk setahun.

“Pedagang yang resmi sewa dengan BUMD pasti mengantongi SP. Diluar itu mereka sewanya dengan pedagang lain yang kami sebut mafia pasar,” jelasnya.

Asep menjelaskan lagi, dari hasil surveinya pedagang yang berjualan di Pasar Baru dan Pasar Ikan, Kawasan Kota Lama hanya 30 persen yang mengantongi SP. Kemudian pedagang di Pasar Bintan Center sebanyak 85 persen sudah memiliki SP.

Bagi pedagang yang tidak mengantongi SP, masih kata Asep, setorannya tidak melalui BUMD melainkan kepada pedagang lain atau mafia pasar yang menyewakannya lagi. Bahkan harga yang dipatok mafia pasar itu perbulannya bisa menembus Rp 5 juta sampai Rp 12 juta. Dengan permainan seperti inilah BUMD mengalami kerugian besar.

“Kalau sewa sama kami angkanya sudah jelas dari Rp 220 ribu sampai 350 ribu perbulan. Kalau setoran ke mafia pasar sangat besar. Disini kami rugi besar sehingga tak mampu sumbang ke PAD,” sebutnya.

Disindir oknum BUMD juga ikut bermain dengan mafia pasar, Asep mengaku tidak menutup kemungkinan itu bisa terjadi. Seperti karyawannya Slamet yang ditangkap Tim Saber Pungli Polda Kepri kemarin. Itu sebagi bukti jika ada internal perusahaan yang bermain.

“Saya juga pernah melakukan pemecatan secara tidak terhormat terhadap karyawan yang terbukti bermain. Makanya, saya ingin membenahi BUMD agar lebih baik kedepannya,” ungkapnya. (ary)

Baru Dua Pejabat Daftar Open Biding

0

batampos.co.id – Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Tanjungpinang, Tengku Dahlan mengaku baru dua pejabat yang mendaftarkan diri mengikuti lelang jabatan (open biding). Mereka berasal dari pejabat eselon III yang sudah memiliki pangkat, golongan, dan persyaratan yang lengkap.

“Dari laporan yang saya terima, baru dua pejabat yang daftarkan diri ikut open biding,” ujar Dahlan ketika dikonfirmasi, Rabu (22/2).

Dua pejabat itu, kata Dahlan, berasal dari Pemko Tanjungpinang dan Pemprov Kepri. Untuk pejabat eselon III dari Pemko Tanjungpinang, lanjut Dahlan, telah mendaftarkan diri di dua formasi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT). Diantaranya formasi Kepala Dinas Sosial (Dinsos) dan Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman, Kebersihan dan Pertamanan (PRKPKP).

Kemudian pejabat eselon III dari Pemprov Kepri, sambung Dahlan, hanya mendaftarkan diri untuk satu formasi JPT saja. Yaitu formasi Kepala Dinas Perhubungan (Dishub).

“Pejabat pemko hanya satu orang. Dia mendaftarkan diri di dua formasi. Sedangkan pejabat pemprov hanya daftarkan satu formasi saja,” jelasnya.

Sedangkan formasi yang belum ada peminatnya atau masih kosong terdiri dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud), Dinas Pemuda dan Olahraga (Disdikpora), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan serta Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Politik, Hukum, dan Kemasyarakatan.

“Diminta semua pejabat bisa berpartisipasi. Baik dari kalangan pejabat eksternal, vertikal maupun kalangan TNI dan Polri,” katanya.

Disindir rencana perpanjangan waktu untuk open biding, Dahlan mengatakan belum diketahui kepastiannya. Namun jika dari 13 Februari sampai 3 Maret mendatang hanya dua pejabat yang daftarkan diri. Tidak menutup kemungkinan ada perpanjangan waktu untuk pembukaan open biding tersebut.

“Tapi kami laporkan dulu ke KASN. Jika disetujui akan diperpanjang waktu pembukaannya,” ungkapnya. (ary)

Gepeng Diamankan Polisi, Dua Diantaranya Anak-anak

0
Petugas mendata anak punk dan gelandangan yang diamankan di Mapolres Tanjungpinang, Rabu (22/2). F.Yusnadi/Batam Pos

batampos.co.id – Sebanyak 10 orang gelandangan dan pengemis (gepeng) diamankan petugas Satbinmas Polres Tanjungpinang dan Satpol PP Kota Tanjungpinang. Ke sepuluh gepeng itu terjaring razia operasi Bina Kesuma 2017, Rabu (22/2) pagi.

Pantauan di lapangan, dari 10 gepeng, delapan orang dewasa dan dua anak kecil. Mereka diamankan saat sedang menyisir di kawasan Vihara Bahtra Sasana, di kawasan Kota Lama, Pasar Tanjungpinang dan di seputaran Tepi Laut.

Saat didatangi petugas, berbagai alasan dilontarkan gepeng agar tidak dibawa untuk didata. Mereka mengaku sedang istirahat sehabis pulang kerja sebagai tukang cuci baju.

Tak hanya itu, saat digiring ke dalam mobil petugas, salah satu gepeng menepis kamera wartawan.

“Jangan fotolah. Sudahlah jangan foto-foto,” pinta salah seorang gepeng.

Selain itu anak punk yang juga ikut diamankan, meminta agar tidak dibawa. Ia beralasan kehadirannya bersama sejumlah rekannya tidak meresahkan masyarakat Kota Tanjungpinang.

“Kenapa kami ditangkap, kami tidak meresahkan masyarakat. Kami ini kan sama, sama manusia. Kami tak mau ditangkap seperti ini, jadi tolong lepaskan kami,” ujar pria dengan pakaian lusuh tersebut.

Terpisah Kapolres Tanjungpinang, AKBP Joko Bintoro melalui Kasat Binmas AKP Sabarkasih Zalukhu, mengatakan para gepeng yang terjaring dalam operasi Bina Kesuma Seligi 2017 tersebut akan diberikan pembinaan dan nasihat supaya mereka tidak menggangu masyarakat.

“Pada prinsipnya mereka diberikan bimbingan, nasihat serta pembinaan. Maka kami amankan dan bawa ke Polres,” ujar Zalukhu.

Dikatakan Zalukhu, ke-10 gepeng itu sudah dilakukan pendataan. Rata-rata mereka memanfaatkan anaknya untuk meminta-minta pada warga yang berada di Vihara Bahtra Sasana.

“Mereka kebanyakan janda, tapi kan bisa kerja lain. Jangan anaknya dimanfaatkan untuk mengemis agar timbul rasa iba dari masyarakat. Rata-rata mereka punya motor. Mereka kami data dan buat surat pernyataan agar tidak mengemis lagi,” ucap Zalukhu.

Diamankannya para Gepeng dikawasan Kota Lama itu, menjadi perhatian masyarakat yang berada disana. Salah satunya penjual obat-obatan tradisional yang tidak mau disebutkan namanya. Ia mendukung kegiatan yang dilakukan petugas, karena selama ini keberadaan Gepeng disana sangat meresahkan masyarakat yang hendak melaksanakan ibadah di Vihara Bahtra Sasana.

“Kadang itu, anaknya tidak menggunakan pakaian, disuruh minta-minta biar orang yang melihat iba. Bahkan, pernah juga sesama mereka (gepeng) berkelahi sampai berdarah karena berebutan uang dari orang yang memberi,”ujar wanita keturunan Tionghoa tersebut.

Untuk itu, wanita yang ditemui tak jauh dari Vihara tersebut, meminta agar petugas selalu melaksanakan kegiatan seperti itu. Hal itu, agar masyarakat yang hendak beribadah dan yang berada di seputaran kawasan Kota Lama tidak lagi merasa resah dengan ulah gepeng yang ada disana.

“Kami kasihan lihat anak-anak yang dimanfaatkan orang tuanya. Kami harap petugas sering melakukan kegiatan seperti ini, supaya bersih dari pengemis,” pungkasnya.(ias)

Yuk Berlibur Ke Makassar untuk Mengisi Liburan Panjang!

0
Kota Makassar (sumber : kppnmakassar2.net)

Salah satu kota yang layak kamu kunjungi saat liburan adalah kota Makassar. Memiliki julukan sebagai kota Anging Mamiri, kamu dapat menikmati berbagai macam warisan budaya Indonesia, tempat wisata menarik, keindahan pantai hingga wisata kuliner yang unik.

Meskipun Makassar bukan pilihan yang populer dibandingkan dengan Bali, namun jangan memandang Makassar sebelah mata. Kota yang satu ini menyimpan banyak kejutan unik, terutama bagi kamu yang jeli menjelajah dan juga berinteraksi dengan penduduk lokal makassar.

Penasaran ingin berlibur ke kota Makassar? Cermati dulu beberapa hal berikut ini!

Transportasi Menuju Makassar

Kota Makassar yang terletak di sulawesi selatan ini termasuk kota terbesar di pulau Sulawesi dan memiliki transportasi yang cukup baik. Kamu bisa menjangkau kota ini melalui pesawat dan mendarat di Bandara Sultan Hasannudin. Kemudian, kamu bisa menemukan transportasi umum seperti bus atau taxi.

Jangan Lupa Mampir ke Lokasi Wisata Andalan Kota Makassar

Lokasi pertama yang jangan sampai terlewatkan adalah Pantai Losari. Untuk bisa sampai ke pantai yang merupakan ikon kota Makassar ini, dari bandara, kamu bisa menyewa mobil dengan harga sekitar Rp120.000,00.

Pantai Losari merupakan lokasi wisata yang paling digemari di Makassar, namun untuk keindahan pantai yang sesungguhnya, Pulau Samalona juaranya. Kamu bisa menyelam, melakukan snorkeling dan berjalan-jalan di pulau kecil yang sangat indah dan bersih. Cukup membayar sekitar Rp200 ribu-an, kamu bisa menyewa kapal boat untuk menikmati keindahan pantai Pulau Samalona.

Selanjutnya, jangan lupa untuk mengunjungi Benteng Fort Roterdam yang sekarang diubah fungsinya menjadi museum. Berjarak 15 menit dari Pantai Losari dengan berjalan kaki, Benteng Fort Roterdam—yang sekarang namanya menjadi Museum La Galico—merupakan tempat yang cocok untuk kamu yang menyukai sejarah dan budaya Indonesia.

Hanya dengan mengeluarkan Rp.5.000,00, kamu bisa mengunjungi museum pada hari Senin sampai Sabtu pada pukul 7.30 sampai 18.00.

Menelusuri Kota Makassar dan Berbaur dengan Masyarakat Setempat

Saat kamu berada di Kota Makasar, jangan lupa untuk berbaur dengan penduduk sekitar dan mencoba transportasi umum di dalam kota. Makasaar memiliki transportasi umum unik yang bernama pete-pete.

Meskipun tidak terlalu besar, namun dengan menggunakan pete-pete kamu bisa berjumpa langsung dengan penduduk asli Makassar dan berinteraksi langsung dengan mereka. Jangan khawatir akan tersesat di perjalanan, karena supir pete-pete akan dengan senang hati mengantarkan kemana berkeliling kota Makasar.

Jangan lupa untuk mengabadikan perjalananmu dalam bentuk foto bersama dengan penduduk sekitar. Selain karena penduduk makasar terkenal sangat ramah, mereka juga tidak segan-segan berfoto bersama. Berfoto bersama penduduk makasar akan memberikan pengalaman yang unik dan tak terlupakan.

Wisata Malam di Kota Makassar

Kota Makasar tidak hanya seru dijelajahi saat siang hari, pastikan kamu berjalan-jalan di malam hari untuk menikmati keragaman di Kota Makasar. Tempat yang paling disarankan adalah Pantai Losari.

Saat malam hari, penduduk Makasar lebih memilih menghabiskannya waktu di pantai ini untuk sekadar menikmati embusan angin malam atau menjajal sejumlah kuliner yang dijajakan di pinggir pantai.

Jika kamu lapar, Makassar punya jajanan unik yang terbuat dari Pisang bernama Pisang epe, dijamin mampu membuat kamu kenyang dalam sekejap. Pisang epe dibuat dari potongan pisang berukuran kecil yang kemudian dibakar diatas panggangan menggunakan bara api dan diolesi gula aren untuk menambah kenikmatan.

Akomodasi Murah yang Nyaman di Kota Makassar

Untuk menikmati wisata di Kota Makassar, menginaplah barang sehari atau dua hari. Untuk mendapatkan hotel murah di Makassar, kamu bisa memesannya di Airy Rooms.

Airy Rooms adalah jaringan hotel dan guest network terbesar di Indonesia dengan jumlah properti hotel terbanyak dibandingkan jaringan hotel lain, Airy Rooms merupakan pilihan utama untuk hotel/penginapan murah yang nyaman di Makasar.

Dengan fasilitas lengkap di setiap kamar, hotel-hotel Airy Rooms dilengkapi dengan pendingin ruangan, TV layar datar, shower air hangat, sampai jaringan internet gratis. Kamu bisa dengan mudah memesan Airy Rooms melalui website maupun aplikasi smartphone. Tak perlu ribet-ribet lagi, yuk segera berangkat ke Makassar!

Mahasiswa KKN Diajak Sosialisasi Kebersihan

0

batampos.co.id – Kecamatan Buru terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Mahasiswa STIE Cakrawala Karimun yang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) pun diajak untuk ikut mendorong masyarakat agar menjaga kebersihan.

”Saya tidak bosan-bosan memberikan pencerahan kepada masyarakat. Bagaimana wilayah Pulau Buru bersih dari sampah,” jelas Camat Buru Helmi, Rabu (22/2).

Sosialisasi ditandai dengan penyerahan beberapa unit tong sampah di Pasar Buru. Sebagai tanda bukti, bahwa mahasiswa pun sangat mendukung terhadap kebersihan di lingkungan pemukiman masyarakat. Terutama, yang berada di sekitar Pasar Buru supaya membuang sampah tidak sembarangan lagi.

”Walaupun sudah ada petugas kebersihan, akan tetapi kesadaran masyarakat yang paling penting terhadap menjaga lingkungan supaya bersih. Intinya sih, kita ingin Buru sebagai kota wisata religius bersih. Dan ini harus semua mempunyai peranan dalam menjaga kebersihan,” ungkapnya.

Bagi masyarakat yang tinggal di tepi pantai, diimbau untuk tidak membuang sampah ke laut. Alangkah baiknya, sampah-sampah dibungkus menjadi satu, dan diletakkan di dalam tong sampah yang sudah ada. Sehingga, dapat membantu para petugas kebersihan dalam pengangkutan sampah.

”Kalau bukan kita-kita ini, siapa lagi yang menjaga kebersihan lingkungan. Dan kita terapkan, terhadap anak-anak jugalah,” kata Helmi lagi.

Sementara perwakilan mahasiswa STIE Cakrawala Prisman Lalela mengatakan, kegiatan bakti sosial ini sebagai bukti peranan mahasiswa di tengah-tengah masyarakat tetap ada. Sehingga, dapat memberikan contoh kepada masyarakat.

”Ada lima tong sampah plastik yang disebarkan ke pemukiman masyarakat. Ini cukup lumayan bisa tahan lama Pak,” singkatnya kepada Lurah Buru Samad didampingi Camat Buru Helmi. (tri)

Pohon Kelapa Bercabang Empat

0
Pohon kelapa bercabang empat di Kundur. Foto: batampos.

batampos.co.id – Sebatang pohon kelapa yang tumbuh di kebun milik Maah, 65, warga Darat Mata Air RT 02 RW 02 Kelurahan Sawang, Kecamatan Kundur Barat berbeda dari pohon kelapa umumnya. Pohon kelapa itu, memiliki empat cabang.

Keunikan pohon kelapa setinggi tiga meter ini, baru disadari Amri, anak dari Maah, pemilik kebun kelapa, sebulan terakhir. Kala itu, Amri yang menempati rumah milik orangtuanya itu, sedang membersihkan kebun kelapa di belakang rumah.

Kabar keunikan pohon kelapa milik Maah pun cepat tersebar luas. Setiap hari, ada saja warga yang dengan sengaja ingin melihat kelangkaan tersebut.

“Dulunya saya tidak tahu kalau kelapa yang di kebun belakang rumah memiliki cabang empat. Saya sempat kaget saat membersihkan kebun begitu melihat salah satu batang kelapa memiliki cabang empat. Meskipun belum sempat berbuah, namun bagi saya baru pertamakalinya melihatnya,” cerita Amri kepada Batam Pos, Rabu (22/2) kemarin.

Berita adanya batang kelapa bercabang empat menyebar dari mulut ke mulut warga setempat, sehingga banyak yang berdatangan penasaran ingin melihat.
Seperti dikatakan Ari, Bahbinkamtibmas Sawang anggota Polsek Kundur Utara/Barat. Sudah banyak warga yang melihat batang kelapa bercabang empat yang tumbuh di belakang rumah warga. “Saya sendiri baru pertama kali melihat batang kelapa memiliki cabang empat,” ucap Ari. (ims)

Oknum Polisi Mencuri di Asrama Polisi

0
Terdakwa Basrun (kiri), anggota Provost polresta Barelang dan Rio Naldi dalam perkara pencurian, menjalani sidang beragenda pemeriksaan terdakwa di PN Batam, Rabu (22/2). (Febby Anggieta Pratiwi/Batam Pos)

batampos.co.id – Oknum kepolisian, Brigadir Basrun mencuri di mess Bintara Asrama Polresta Barelang, Lubukbaja, Desember 2016 lalu.

Dalam aksinya ini,Basrun beraksi tidak sendiri, melainkan bersama Rio Naldi, warga sipil.

Basrun mengatakan, aksinya itu dilakukan saat penghuni kamar sedang tugas.

“Kami hanya mengincar kamar yang kosong,” ujar oknum polisi yang bertugas di bidang Provos itu.

Diterangkan Basrun, perannya dalam setiap aksi mengawasi keadaan sekitar. Sementara Rio yang menyelinap masuk ke dalam kamar untuk mengambil barang-barang milik para personel kepolisian Batam.

“Masuknya lewat jendela yang dicongkel menggunakan linggis,” terang Basrun.

Dari beberapa kamar yang berhasil dimasukinya, para terdakwa mengambil barang-barang berupa satu laptop, sebilah pisau lipat,  uang Rp 450 ribu, satu laptop, dan dompet yang berisikan kartu ATM BRI dan Mandiri, STNK, KTA, Sim A serta Sim C.

Dia menambahkan, barang-barang curian yang dijadikan barang bukti tersebut didapat dari dua kamar milik Metrya Sandy dan Epri Chandra. Merasa belum cukup, kedua terdakwa berniat mencongkel jendela kamar lainnya namun Epri Chandra keburu datang dan melihat aksi terdakwa.

Keterangan ini terungkap pada sidang beragendakan pemeriksaan terdakwa itu yang digelar Rabu (22/2/2017).

Di hadapan majelis hakim yang dipimpin Zulkifli, terdakwa Rio yang mengaku sebagai tukang ojek memberi keteranga yang menggelikan. Ia bilang, memerlukan laptop untuk ngojek.

Jelas menimbulkan tertawaan pengunjung sidang.

Kedua terdakwa juga mengaku bersalah akan perbuatannya. Selanjutnya, persidangan dua terdakwa ini berlanjut ke agenda tuntutan, pekan depan. (nji/iil/JPG)

Polisi Bentrok dengan Massa, 10 Mobil Polisi Dibakar

0

batampos.co.id – Ketenangan di Distrik Rinkeby, Stockholm, Swedia, terusik Senin petang (20/2). Massa bentrok dengan polisi. Mobil-mobil dibakar dan toko-toko dirusak serta dijarah. Meski bukan kali pertama, kerusuhan seperti itu sangat jarang terjadi di Swedia. Terlebih, polisi sampai harus mengeluarkan tembakan peringatan untuk menenangkan amuk massa.

Insiden di distrik yang mayoritas penduduknya imigran tersebut bermula dari usaha penangkapan seorang pengedar narkoba pada Senin sore.

Ketika sampai di lokasi, ternyata sudah ada penduduk yang bergerombol di jalanan. Sebagian mengenakan penutup wajah. Tidak diketahui apakah mereka berusaha melindungi pelaku atau ada masalah lain. Polisi langsung meminta kiriman bala bantuan.

Tiba-tiba saja terjadi bentrok. Polisi tidak mampu mengamankan massa dengan cepat. Setidaknya ada 10 mobil yang hanya tinggal kerangkanya lantaran dibakar massa. Beberapa bagian depan toko juga rusak parah. Sebagian besar toko-toko tersebut telah dijarah. Pintu stasiun bawah tanah Rinkeby pun dirusak.

’’Bentrok ini mungkin akibat dari peningkatan tekanan pihak kepolisian kepada para pelaku kriminal di area tersebut,’’ tutur Kepala Polisi Stockholm Ulf Johansson.

Rinkeby adalah salah satu distrik dengan angka pengangguran yang tinggi.

Saat malam massa belum bisa dikendalikan. Mereka melempar batu ke arah polisi di lokasi. Salah satunya mengenai bagian lengan petugas. Ketika situasi mulai memanas, polisi mengeluarkan tembakan peringatan untuk membubarkan kerumunan. Satu tembakan peluru karet diarahkan ke pelaku perusakan.

Situasi baru terkendali ketika tengah malam. Polisi kini menyelidiki kasus tersebut.

’’Tentu saja ini masalah serius bahwa petugas kepolisian telah diserang saat menjalankan tugasnya,’’ tegas Johansson.

Dia menambahkan, perlawanan penduduk tidak membuat polisi gentar. Bahkan, mereka akan lebih mengintensifkan tugasnya untuk memburu para pelaku kriminal.

Saat berpidato di hadapan para pendukungnya di Kota Melbourne, Brevard County, Negara Bagian Florida, Sabtu (18/2), Trump menyebut Swedia sebagai salah satu contoh negara yang menjadi sasaran teroris karena ramah terhadap pengungsi dan imigran.

Dia menyatakan, pada Jumat malam (17/2) ada bentrok di Swedia. Padahal, tidak ada kejadian apa pun saat itu. Presiden ke-45 AS tersebut langsung menjadi bahan olok-olokan di dunia maya.

Swedia memang membuka pintu lebar-lebar untuk para pengungsi. Pada 2015 mereka menerima 162 ribu pencari suaka. Sepertiganya berasal dari Syria.

Pada 2012–2015 mereka menerima 101.025 imigran. Banyaknya pendatang tersebut memicu beberapa ketegangan dan sentimen anti-imigran di negara yang populasinya hanya 9,5 juta orang tersebut. (CNN/BBC/sha/c15/any)

Nama Jalan di Batam akan Dievaluasi

0

batampos.co.id – Pemerintah Kota (Pemko) Batam bakal mengevaluasi nama-nama jalan di Batam. Rencananya, pertengahan tahun 2017 ini akan diputuskan.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Batam Yusfa Hendri mengatakan seiring evaluasi tersebut diprediksi akan ada perubahan nama maupun cakupan jalan-jalan tertentu.

“Contohnya, (jalan) Engku Putri cukup pendek hanya area sekitar kantor walikota, kita usulkan sampai Bundaran Madani,” katanya, Selasa (21/2).

Seperti diketahui, jalan Bundaran Madani merupakan bagian Jalan Raja Haji Fisabillah, yang kini membentang dari Simpangjam hingga Simpang Masjid Raya Batam.

“Nanti jalan Raja Haji Fisabillah dari Simpangjam lurus saja ke Ocarina, yang belokan dari madani ke area walikota kami usulkan jadi Engku Putri,” katanya.

Selain evaluasi nama jalan, paket kegiatan kali ini juga mengklasifikasi jenis jalan, dari jalan nasional, provinsi, kota hingga jalan lingkungan.

Menurutnya setelah evaluasi yang target selesainya pertengahan tahun ini, pihaknya akan mengajukan hasi evaluasi ke walikota, selanjutnya walikota akan mengeluarkan Peraturan Walikota (perwako) terkait nama-nama jalan tersebut.

“Sekarang tim sedang bekerja, sudah rapatkan beberapa kali di kantor. Setelahnya, kami lanjutkan dengan pemasangan nama jalan yang baru,” pungkasnya. (cr13)

Orchard Park Bike in The City, Silakan Daftar…

0
ilustrasi

batampos.co.id – Panitia Orchard Park Bike in The City telah menyiapkan tempat pendaftaran di sejumlah lokasi di Batam. Diharapkan, dengan banyaknya lokasi pendaftaran ini bisa memudahkan peserta gowes untuk mengikuti acara bersepeda yang digelar 11 Maret 2017 itu.

Panitia Orchard Park Bike in the city, Herman Mangundap mengatakan, para goweser bisa mendaftarkan diri di sejumlah toko sepeda di Batam yang ada poster Orchard Park Bike in the city.

“Hampir semua daerah di Batam, yang ada toko sepedanya bisa menjadi tempat untuk mendaftar. Mulai dari Tiban sampai di Odessa Batam Centre,” terang Herman Mangundap.

Selain itu, bagi komunitas yang mendaftarkan anggotanya minimal 10 orang, pihak panitia akan mengantarkan langsung kupon undian doorprize dan jersey ke alamat komunitas tersebut.

Kata Herman, Orchard Parks Bike in the city yang digelar, Sabtu (11/3) itu bukan hanya untuk kategori profesional saja, tapi juga untuk kategori Family.

“Registrasinya Rp 60 ribu, dapat satu jersey atau seragam bersepeda dan kupon undian doorprize. Hadiahnya sepeda motor, 5 sepeda gunung profesional, 5 sepeda gunung anak-anak dan ratusan hadiah menarik lainnya,” jelasnya.

Sedang untuk penggowes yang ingin mendaftar bisa langsung datang ke Gedung Graha Pena lantai 2, Batampos dengan Dara di nomor  0778-460000. Juga bisa menghubungi Mulan di no HP 082285505441.

Tempat pendaftaran lainnya yakni

  • Maxi Bike Sei Panas. Haryanto : 08127016415
  • Toko Sepeda M One Bike Nagoya Hill. Wendy Setiawan : 08112011688
  • Toko sepeda Polygon perumahan Odessa. 082171559292
  • Rumah Sepeda Sukajadi. 082174899167
  • Toko sepeda Barokah Mega Legenda. 082393563718, 085264925741.
  • Koperasi PT Shimano Panbil.

Ayo, tunggu apalagi buruan daftarkan sekarang juga di tempat-tempat di atas, dan dapatkan jerseynya. (bpg)