batampos.co.id – Hai girls… masih suka kenakan sepatu hak tinggi atau stiletto?
Yuk simak ulasan dampak negatif penggunaan sepatu hak tinggi yang terlampau sering seperti dilansir Boldsky, Rabu (8/2).
1. Efek Negatif Pada Kaki
Memakai sepatu hak tinggi membuat telapak kaki tidak datar menapak tanah atau lantai. Sepatu hak tinggi membuat tumit kaki lebih naik dan tinggi sementara jari kaki ada di bagian bawah dan menukik. Posisi ini, ketika terus menerus untuk waktu yang lama dapat membatasi aliran darah ke kaki sehingga menyebabkan rasa sakit di kaki dan cedera. Selain itu, titik tumpu paling besar untuk menopang berat tubuh hanya pada jari-jari kaki. Akibatnya bisa juga menyebabkan kerusakan tulang kaki.
2. Efek Negatif Pada Tulang Belakang
Ketika menggunakan sepatu datar yang membuat kaki rata menapak lantai atau tanah, membuat tulang belakang tetap dalam kurva berbentuk S dan tidak stres. Tetapi jika memakai sepatu hak, tulang belakang akan menjadi datar dan lurus. Akibatnya nyeri dan cedera serius dapat terjadi pada tulang belakang.
3. Efek Negatif Pada Lutut
Banyak orang yang memakai sepatu hak tinggi secara teratur mengeluh sakit lutut. Tentu saja, saat berjalan dengan sepatu hak tinggi, lutut akan membungkuk di posisi yang tidak wajar, sehingga menyebabkan ketegangan pada sendi lutut. Sepatu hak tinggi juga dapat menyebabkan osteoarthritis pada lutut. (cr1/JPG)
batampos.co.id – Pakar Kesehatan Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia (FIK UI) Agung Waluyo menjelaskan, ada banyak cara bagi ibu cerdas untuk mempersiapkan makanan gizi seimbang.
“Salah satu cara yang paling baik menciptakan pola hidup sehat itu dari keluarga. Seorang ibu memiliki kewenangan untuk memilih menu bagi keluarganya. Jika ibu cukup cerdas perlu menyeimbangkan makanan konsumsi keluarganya,” kata Agung, Rabu (8/2).
1. Kaya Serat
Ibu bisa menyiapkan makanan dengan kaya serat. Saat asupan makanan mengandung lemak yang tinggi dapat diimbangi dengan asupan sayuran dan buah kaya serat. Makan sayur dan buah bisa mengurangi porsi makanan tinggi lemak. Serat bisa menyerap lemak yang ada di pencernaan dan mengurangi lemak masuk ke dalam aliran darah.
“Sangat dianjurkan asupan makanan yang seimbang, Tuhan menciptakan makanan saling melengkapi, makanan yang lezat tinggi lemak kurangi dampak buruknya dengan buah dan sayuran,” kata Agung.
2. Batasi Makanan Lemak Hewani dan Nabati
Makanan tinggi lemak bisa memicu penyakit kanker. Dampak secara langsung kaitannya dengan kanker usus karena mengganggu proses penyerapan atau memperberat kerja usus dalam melakukan proses penyerapan.
Memang hingga kini belum ada riset yang membuktikan usus yang diforsir kerjanya dengan makanan tinggi lemak menyebabkan kanker, namun sebagian besar faktanya adalah sebagian besar pasien-pasien kanker usus besar memiliki riwayat asupan makanan tinggi lemak cukup sering. Seperti menyukai makanan mengandung lemak hewani atau lemak nabati dari santan.
3. Kreatif Mengolah Makanan
Ibu cerdas bisa kreatif mengolah makanan agar tak terlalu membosankan, tetapi membuat menu yang cukup beragam. Sesekali ada makanan mengandung lemak, namun di hari lain mengenalkan makanan lain seperti pepes, kukus, rebus yang lebih sehat ketimbang masakan yang digoreng.
4. Penggunaan Minyak Zaitun
Penggunaan minyak zaitun baik bagi kesehatan keluarga karena mengandung asam esensial bagi tubuh. Contohnya pada makanan salad yang diberikan minyak zaitun. Manfaat minyak zaitun di salad mengandung asam lemak esensial dalam tubuh. Tubuh tetap memerlukan asam lemak esensial.
“Baiknya makanan seperti daging itu ditumis, tapi tak di deep fry (goreng). Minyak zaitun baik sekali tapi kan kita tahu harganya memang lebih mahal daripada minyak goreng. Intinya selama komposisi asupan makanan seimbang antara karbohidrat protein dan lemak dengan serat akan lebih baik,” kata Agung. (cr1/JPG)
Seorang warga menikmati pemandangan di Pantai Suntuk Tanjungpinang, Selasa (7/2). F.Yusnadi/Batam Pos
batampos.co.id – Rampungnya pembangunan Jembatan I Dompak, Tanjungpinang ternyata membawa berkah bagi pergerakan ekonomi masyarakat Tanjungpinang. Khususnya bagi masyarakat yang ada disekitar kawasan Pantai Suntuk, Tanjungpinang. Karena makin banyak pengunjung yang datang, walaupun hanya sekedar menikmati air kelapa.
Deretan kursi santai berbagai warna terlihat jelas, ketika memasuki kawasan Pantai Suntuk yang berada diujung Lorong Pramuka tersebut. Ketika mata memandang ketengah laut, akan dimanjakan dengan pemandangan Jembatan I Dompak yang membentang megah antara Tanjungpinang dan Pulau Dompak. Masjid Raya Nur Ilahi juga terlihat jelas.
Akses menuju pantai ini memang agak sulit, karena jalannya tersembunyi dan tidak begitu jauh dari jalan Pramuka Tanjungpinang dengan memasuki lorong-lorong yang ada di jalan tersebut seperti lorong Tanama dan lainnya. Pantai suntuk yang terletak di ujung lorong tersebut memang tidak memiliki pasir putih, namun kita disuguhkan dengan pemadangan yang cukup indah.
Hembusan angin terasa membelai lembut. Tentu semakin memberikan suasana yang tenang. Apalagi sesekali terlihat perahu nelayan yang pulang melaut melintas dikawasan pantai tersebut. Meskipun hanya kursi-kursi biasa yang dikonsep sederhana, tetapi tetap tidak menyurut pengunjung untuk datang kesana. Sore hari menjadi waktu yang istimewa, karena bisa melihat sunset terbenam diantara Jembatan I Dompak.
“Dulu sebelum selesainya Jembatan I Dompak ini, memang tidak banyak yang datang kesini. Alhamdulillah dengan selesainya Jembatan semakin ramai yang datang,” ujar Ratnawati salah satu pemilik warung di kawasan Pantai Suntuk, Tanjungpinang menjawab pertanyaan Batam Pos, Selasa (7/2) disela-sela melayani pengunjung yang datang.
Perempuan paruh baya tersebut juga menyebutkan, sebelum adanya Jembatan I Dompak ini, hanya dirinya saja yang membuka warung disini. Setelah adannya jembatan, sudah ada warung-warung baru yang buka. Bahkan ada juga warung yang menyuguhkan makanan sea food. Menurut Ratna, kehadiran Jembatan I Dompak sangat membawa berkah bagi usaha warungnya.
Masih kata Ratna, kondisi apa adanya memang menjadi kendala. Karena disaat hujan seperti sekarang ini, tidak banyak yang datang. Bukan hanya golongan anak muda saja yang datang kemari. Disiang hari, ada juga para pekerja yang datang sambil menikmati makan siang disini. Sambil menawarkan menu makanan, Ratna juga mengatakan malam minggu selalu ramai yang datang.
“Kami tutupnya sampai jam 1 malam, karena banyak yang datang,” paparnya.
Kenapa nama lokasi ini Pantai Suntuk, dengan santai Ratna menjawab banyak orang melepas suntuk disini. Makanya nama tersebut melekat menjadi Pantai Suntuk. Dikatakannya juga, pribadi manusia, ketika melihat laut, pikiran-pikiran yang sempit akan terasa luas. Selain itu juga memberikan ketenangan. Sehingga tak jarang, ada yang datang duduk sambil menikmati sajian air kelapa muda.
“Kita sangat berharap, Jembatan I Dompak berwarna di malam hari. Karena kalau dilihat dari arah sini (Pantai Suntuk,red) bisa menjadi objek foto yang luar biasa,” tutup Ratna.
Salah seorang warga jalan Pramuka, Rico mengaku ia dan teman-temannya cukup sering mengunjungi pantai Suntuk usai pulang kerja. Akses menuju pantai tersebut sangat dekat dari rumahnya dan hanya jalan kaki saja. “Kalau lagi istirahat kerja atau sore hari pulang kerja , saya selalu datang ke pantai Suntuk untuk melepas lelah bersama teman-teman sambil menikmati sunset,” akunya.
Ia mengatakan Pantai Suntuk tidak hanya tempat bersantai, tapi juga sebagai tempat rekreasi. Jika cuaca lagi bagus, air laut di pantai ini cukup jernih. “kalau cuaca bagus airnya cukup jernih dan biasanya banyak anak-anak sekitar yang bermain dan mandi di pantai ini,” katanya.
Selain itu, banyak juga muda mudi yang sering berkunjung ke pantai Suntuk pada sore hari maupun usai pulang sekolah hanya sekedar untuk bersantai. “Banyak juga pelajar yang nongkrong disini pada sore hari sambil menikmati pemandangan laut dan sunset,” ujarnya.
Pantai Suntuk biasanya ramai dikunjungi pada hari Sabtu dan Minggu. Terkadang ada juga muda mudi yang datang ke pantai Suntuk untuk merayakan ulang tahun dan pelajar yang membuat Pekerjaan Rumah sambil menikmati pemandangan laut. “Pernah suatu hari saat saya ke pantai ini, ada muda mudi yang merakayak ulang tahun bersama teman-temannya,” tuturnya.(Jailani)
batampos.co.id – Pengurus Olahraga Selam Seluruh Indonesia(POSSI) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dan Musyawarah Luar Biasa (Munaslub) di Jakarta pada 2-3 Februari 2017.
Rakernas dan Munaslub ini diikuti pengurus POSSI dari pelbagai daerah se-Indonesia.
Dalam rakernas tersebut dibahas sejumlah agenda tentang program kerja organisasi, seperti bagaimana menjalin sinergi dengan mitra terkait seperti dari pihak pemerintah maupun swasta.
“Kendala yang dihadapi di hampir berbagai daerah sama, yakni soal pendanaan,” ujar Ketua Umum POSSI Batam, I Ngesti Dewa kepada Batam Pos, Selasa (7/2).
Itu sebabnya, menjalin sinergi yang baik dengan mitra terkait sangat bagus untuk dibahas. Terlebih hal tersebut sangat berkaitan erat dengan program rekrutmen dan pembinaan atlet.
“Program rekrutmen dan pembinaan atlet menjadi perhatian serius,” kata Budhit sapaan akrabnya.
Sedangkan Munaslub digelar untuk membahas perubahan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga(AD/ART) untuk menyesuaikan kebutuhan agenda dan kegiatan POSSI tahun 2017.
Ia menambahkan, POSSI Batam bertekad menjadikan selam sebagai olahraga yang bisa menjadi budaya masyarakat.
Menurut dia, selam merupakan budaya maritim yang mesti disosialisasikan ke masyarakat agar dapat mendorong terwujudnya Indonesia sebagai poros maritim dunia.
“Terlebih Batam banyak lautnya, jadi selam sangat bagus prospeknya di Batam,” ungkapnya.
“Selam sesungguhnya bukan sekadar olahraga, melainkan juga bisa didorong sebagai profesi, seperti untuk mendukung wisata bahari, sehingga dapat memberi dampak ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkas pria asal Bali ini. (cr16)
batampos.co.id – Ini benar-benar terjadi, seekor kecoa hidup dan berjalan-jalan di dalam kepala. 12 jam lamanya sebelum tim dokter berhasil mengeluarkannya.
Seperti dilansir The Indian Express, Sabtu 4 Februari 2017, seorang perempuan berusia 42 tahun mengeluhkan rasa sakit yang sangat di kepalanya. Selain kesakitan, perempuan ini juga merasa ada sesuatu yang berjalan di kepalanya.
Setelah sempat diperiksa di tiga rumah sakit berbeda, dokter di Stanley Medical College menemukan “sebuah benda asing yang bergerak” di kepala perempuan ini.
“Benda itu adalah seekor kecoa dewasa yang besar”, kata Dr. M.N. Shankar, ketua tim dokter yang memeriksa sang perempuan.
Kecoa yang diperkirakan masuk melalui hidung ini tersangkut selama 12 jam di antara kedua mata perempuan malang itu.
“Setiap kali bergerak saya merasa sensasi terbakar di kedua mata saya,” ujar sang perempuan kepada the Express.
Setelah 45 menit melakukan operasi, tim dokter akhirnya berhasil menyingkirkan sang kecoa dari kepala pasien.
“Kecoa ini sepertinya tidak mau keluar,” keluh Dr. Shankar.
Dr. S. Muthuchitra, salah dokter yang turut mengoperasi, mengatakan baru kali ini menemukan kasus kecoa masuk ke kepala seseorang.
“Memang banyak hal aneh terjadi di hidung kita. Tapi bukan kecoa. Dan sebesar ini,” kata Muthuchitra kepada Times of India.
Anda tak perlu khawatir bakal mengalami masalah seperti ini. Kecoa jarang sekali bisa masuk ke kepala kita melalui hidung.
Tapi, mereka bisa masuk melalui telinga. Nah, bagaimana jika ini terjadi pada Anda? University of Rochester Medical Center merekomendasikan agar Anda menyiram telinga dengan air atau minyak. Jika belum berhasil, segeralah ke dokter. (jpgrup)
batampos.co.id – Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disduk Capil) Kota Batam Said Khaidir memastikan KTP Elektrik yang dipegang Muhammad Omar Faruk palsu. Pihaknya tengah menyelidiki darimana warga negara (WN) Bangladesh itu bisa mendapatkan KTP tersebut.
“Saya pastikan KTP yang dipegang itu palsu. Kami juga sedang mencari tahu darimana KTP itu didapat,” kata Said di kantor Walikota Batam, Selasa (7/2) siang.
Menurut dia, pihaknya telah mengecek basis data (database) untuk memastikan data asli Muhammad Omar Faruk. Namun setelah beberapa kali pengecekan, hasilnya tetap nihil.
“Kami sudah beberapa kali cek ricek. Dapat saya pastikan melalui staf perekaman data, NIK-nya tidak ada di data kita. Kosong,” tegas Said.
Dijelaskan Said, secara kasat mata memang tak terlihat perbedaan E-KTP milik Muhammad Omar Faruk dengan E-KTP yang dikeluarkan oleh Disduk Capil. Tapi jika dilakukan pengecekan, maka bisa dipastikan jika KTP tersebut palsu apa tidaknya.
“Secara langsung saya memang tak melihat seperti apa bentuk E-KTP yang dibiliki WNA itu.Tapi dari data yang kami miliki, dapat dipastikan E-KTP itu palsu. Sebab datanya tak ada sama kami,” jelasnya.
Selain itu, Said mengaku akan memperbaiki seluruh pelayanan di Dinas yang baru ia pimpin. Mulai dari pelayanan hingga memberantas dugaan pungli yang sempat merusak nama baik Disduk.
“Semua akan saya perbaiki. Masyarakat juga wajib diberi kemudahan, asalkan semua persyaratannya lengkap,” sebutnya mengakhiri.
Sementara itu, Wakil Walikota Batam Amsakar Achmad menyerahkan permasalahan dugaan E-KTP palsu yang dimiliki WN Bangladesh kepada dinas terkait.
“Saya yakin dinas terkait bisa menyelesaikannya,” imbuh Amsakar.
Sebelumnya, Mohammad Omar Farur warga negara (WN) Bangladesh diduga memiliki E-KTP Batam. Bahkan di dalam E-KTP yang dikeluarkan 15 November 2015 lalu, Mohammad Omar Farur tercatat sebagai warga negara Indonesia (WNI) asli yang berasal dari Aceh Pidi Jaya.
Dalam E-KTP dengan nomor nik 217102202799007, Mohammad Omar Farur tinggal di Seitering RT 02 RW 08, Tanjungsengkuang, Batuampar. Untuk pekerjaan, Mohammad Omar Farur yang memiliki nomor paspor BE0108645 keluaran negara Bangladesh ini bekerja sebagai wiraswasta. (she)
Risky memperlihatkan Samsung Tab A, di Toko Samsung di lantai semi basement, blok A3 Nomor 11, BCS Mall. F. Lenni Julia/Batam Pos
batampos.co.id – Samsung sebagai brand gadget ternama kembali menawarkan produk andalan terbaru, yakni Samsung Tab A 7.0 2016, dengan kelas konsumen menengah bawah yang dilengkapi dengan fitur khusus untuk anak-anak. Tablet ini dibandrol seharga Rp 2,4-an juta.
Experience Consultant Samsung, Risky Anderson mengatakan tablet ini sudah dilengkapi dengan fitur-fitur canggih yang tidak kalah dengan tablet lainnya. Diantaranya dilengkapi dengan Kids Mode 4.0 yang lebih optimal untuk menghadirkan hiburan bagi anak-anak dengan area gambar yang lebih luas dan efek suara yang lebih baik. “Fitur ini sangat berguna bagi orang tua, karena fitur ini mampu mengunci applikasi dan membatasi waktu penggunaan pada anak-anak,” kata Risky di Toko Samsung di lantai Semi basement, blok A3 Nomoe 11, BCS Mall, Selasa (7/2).
Risky mengatakan tablet ini termasuk tinggi peminatnya. “Tablet ini banyak peminatnya, karena tampilan yang mewah, teknologi yang sudah 4G, dan harga yang ditawarkan pun terjangkau,” ucapnya.
Lebih lanjut, ia mengatakan tablet besutan Samsung ini sudah mendukung layanan jaringan internet super cepat 4G LTE. Memiliki dimensi bodi berukuran 186.9×108.8×8,7 mm, dengan berat berkisar 283 gram. Serta layar 7,0 inci dengan tingkat resolusi sebesar 800×1280 pixels, dan menggunakan teknologi IPS LCD capacitive touchscreen yang mampu menghasilkan 16 juta variasi warna. “Tampilannya sudah mewah, hadir dengan pilihan warna hitam dan putih,” ujarnya.
Ada pun sistem operasi yang digunakan berupa Android V5.1.1 atau Lollipop yang digerakkan dengan dapur pacu berupa prosesor Quad-core 1,3 GHz Cortex- A53, Chipset Qualcomm Snapdragon 410, serta GPU Adreno 306. Kinerja dapur pacu ini semakin dimaksimalkan dengan penggunaan RAM sebesar 1,5 GB.
Untuk penyimpanan data, tablet ini dibekali dengan memori internal sebesar 8GB, sehingga pengguna bisa menyimpan berbagai file dan dokumen penting yang dibutuhkan. Dan bukan itu saja tablet ini pun membawa fungsi konektifitas lain seperti dukungan WiFi, Bluetooth, GPS/Glonass, dan port microUSB. Sementara untuk baterai diberikan ukuran 4000 mAh.
Selain itu tablet ini juga dibekali dengan dua buah kamera yang dibagian depan dan belakang. Kamera depan dibekali dengan tingkat resolusi sebesar 2MP, sedangkan kamera belakang dengan resolusi 5MP. “Untuk kamera memang standar tapi, untuk kamera belakang sudah dibekali dengan fungsi autofokus,” jelasnya. (cr12)
Deputi IV Robert Sianipar FOTO Cecep Mulyana/Batam Pos
batampos.co.id – Badan Pengusahaan (BP) dan Pemerintahan Kota (Pemko) Batam, masih belum satu persepsi memandang persoalan pengalihan aset. Pihak Pemko Batam meminta pengalihan aset dilakukan tak terbatas.
Sementara itu BP Batam hanya mau memberikan enam aset saja yakni
Masjid Raya,
Kantor DPRD,
Kantor Pemko Batam,
TPA Punggur,
Masjid Sekupang
Pasar Induk Jodoh.
“(Pemko,red) mintanya banyak,” kata Deputi IV BP Batam, Robert Purba Sianipar pada Batam Pos setelah konferensi pers mengenai masalah pengelolah air di BP Batam, Selasa (7/2).
Saat ditanya berapa banyak aset yang diminta oleh Pemko. Sembari dengan tersenyum, ia mengatakan semua aset diminta oleh Pemko Batam. Namun permintaan ini tak bisa dipenuhi oleh pihaknya.
“Tak bisa memberikan semua permintaan Pemko,” ungkapnya.
Aset lain yang diminta juga oleh Pemko Batam yakni GOR Tumenggung dan rumah dinas jabatan.
“Pimpinan BP Batam saja tak tinggal di rumah dinas. Malah di wisma dinas,” tuturnya.
Untuk pengalihan aset ini, disebutkan oleh Robert perlu adanya persamaan persepsi anatar kedua instansi ini. Oleh sebab itu nantinya, pihak BP Batam akan meminta Dewan Kawasan untuk menengahi dan mencari jalan keluar atas permasalahan ini. Dengan adanya kesamaan persepsi. Robert menyiratkan proses alih aset juga bisa berjalan dengan cepat.
Proses pengalihan aset ini masih mengendap di Kementrian Keuangan. Dari penuturan Robert, sudah dari pertengahan tahun lalu pihaknya menyurati Menteri Keuangan. “Namun hingga kini masih belum ada jawaban,” ucapnya.
Ia menjelaskan pengailah aset ini, harus mendapat persutujuan dari Menteri Keuangan. Sembari menunggu persetujuan dari pusat, ia mengatakan bahwa pihaknya telah menggandeng BPKP untuk melakukan audit invetarisir atas aset-aset yang akan dialihkan. Hal ini ditempuh untuk mengatahui, aset yang akan diserahkan ke Pemko itu menggunakan biaya siapa saja.
“BPKP mengidentifikasi nantinya,” ungkapnya.
Langkah ini diambil oleh BP Batam, karena tak ingin ada masalah di kemudian hari akibat peralihan aset ini. (ska)
Dera karyawan Holand Bakery Batamcenter memperlihatkan aneka kue kering, Selasa (7/2). F Cecep Mulyana/Batam Pos.
batampos.co.id – Toko roti modern dengan kwalitas premium Holland Bakery Batam, memberikan promo spesial Februari. Setiap pembelian aneka macam kue kering akan mendapatkan diskon 20 persen.
“Promo ini kami berikan untuk memanjakan customer,” ujar Asisten Store Supervisor Holland Bakery Batamcenter, Rossa Adventina, Selasa (7/2).
Rossa mengatakan, Holland Bakery menyediakan beberapa pilihan kue kering, di antaranya Nastar, Kaastengel, Nut Skippy, Coklat Hati, Putri Salju, Caranberry Cookies, Strawberry Butter Cookies dan Pineapple Butter Cookies. “Harga yang kami berikan beragam mulai dari Rp 67 ribu,” kata Rossa.
Selain itu, Sambung Rossa, Holand Bakery juga memberikan promo diskon 20 persen untuk produk terbaru, yakni Choco Cheese Pastry dan Cruffin Roll. “Diskon untuk kue ini kami berikan agar bisa dikenal customer, karena ini produk baru,” ucapnya.
Untuk harga kue Choco Cheese Pastry lanjut Rossa setelah mendapatkan diskon 20 persen menjadi Rp 9.200 dari harga normal Rp 11.500. “Sedangkan untuk kue Cruffin Roll dari menjadi Rp 8.400 dari harga normal Rp 10.500,” paparnya.
Promo 20 persen ini tersedia di outlet dan counter Holland Bakery yang ada di Batam. “Kami juga menyediakan beragam kebutuhan kue yang diinginkan customer,” ungkap Rossa
Sebelumnya, pada edisi perayaan tahun baru Imlek, Holland Bakery juga mengeluarkan dua produk baru, yakni Ombre Cake dan Red Velvet. (cr14)
batampos.co.id – Pemerintah Provinsi Kepri akan mendukung langkah Pemko Tanjungpinang yang ingin mengelola infrastruktur Sea Water Riverse Osmosis (SWRO) Tanjungpinang. Penegasan tersebut disampaikan langsung Gubernur Kepri, Nurdin Basirun, Selasa (7/2) di Kantor Gubernur Kepri, Dompak, Tanjungpinang.
“Kita sudah menugaskan Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disperkim) Provinsi Kepri untuk mengurus proses serahterima kelola SWRO dari Pemerintah Pusat ke Pemprov Kepri,” ujar Gubernur Nurdin menjawab pertanyaan Batam Pos, kemarin.
Dikatakannya, apa yang menjadi keberatan awal bagi pihaknya adalah menyangkut persoalan tarif air SWRO. Namun demikian, apabila Pemko Tanjungpinang sudah bisa menyimpulkan harga tersebut masih dalam batas kewajaran, tentu Pemprov Kepri akan sangat mendukung langkah Pemko Tanjungpinang untuk mengelola SWRO tersebut.
“Apalagi Pemko juga sudah membuat formulasi-formulasi pengelolaan air SWRO. Seperti menggunakan sistem subsidi silang,” papar Mantan Bupati Kabupaten Karimun itu.
Ditanya sejauh mana progres untuk proses serahterima ini, Nurdin mengaku belum mendapatkan laporan dari Disperkim Provinsi Kepri. Nurdin juga menegaskan, Pemprov Kepri juga tidak tinggal diam, apabila dalam perjalanan nanti, Pemko Tanjungpinang mengalami kendala-kendala dalam mengelola SWRO. Diakuinya, air merupakan bagian dari kesejahteraan masyarakat.
“Syukur Alhamdulillah kalau memang benar Pemerintah Pusat akan menanggung biaya operasional SWRO untuk enam bulan pertama. Dari kesempatan yang ada ini, daerah bisa belajar mengelola tentang kebutuhan produksi dan biaya operasionalnya,” tutup Nurdin.
Rp19.500 Dapat Enam Drum
Seperti diketahui, tarif SWRO yang sudah ditetapkan adalah Rp19.500 permeter kubik. Dari nominal tersebut masyarakat bisa mendapat enam drum air bersih yang setara dengan 1.000 liter. Harga tersebut jauh lebih menjanjikan, apabila dibandingkan dengan membeli air tangki dengan kapasitas yang sama. Karena harga air bersih untuk 1.000 liter dijual dengan harga Rp70 ribu sampai Rp80 ribu.
Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang ngotot untuk mengelola proyek percontohan nasional, Sea Water Riverse Osmosis (SWRO) Tanjungpinang. Walikota Tanjungpinang, Lis Darmansyah mengatakan masyarakat sangat berharap infrastruktur yang sudah ada segera memberikan manfaat kepada masyarakat.
“Kita tentunya sangat tidak menginginkan, infrastruktur yang suadah terbiarkan. Padahal sangat berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Lis Darmansyah.
Menurut Lis, lokus pembangunan SWRO adalah Tanjungpinang. Tentu manfaatnya juga akan dibagikan kepada masyarakat yang ada di Tanjungpinang. Meskipun dengan kapasitas terbatas, tetap bisa membantu Pemerintah dalam memenuhi kebutuhan air bersih bagi masyarakat di Tanjungpinang. Khususnya bagi mereka yang tinggal didaerah pesesir. Seperti di kawasan pelantar I, II dan III.
Dikatakan Lis, terkait permasalahan SWRO ini, Pemko Tanjungpinang justru sangat menginginkan SWRO segera di gunakan. Berangkat dari keinginan tersebut,Pemko berinisiatif meminta kepada Kementerian Pekerjaan Umum (Kemenpu) Direktur Sumber Daya Air, supaya pengelolaanya diberikan kepada Pemko Tanjungpinang. Apakah melalui Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) atau melalui Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).
Masih kata Lis, terkait masalah penyerahan aset tidak serta merta bisa langsung di serahkan. Karena harus melalui tahapan dan proses yang tentu memakan waktu. Bagi Lis, yang terpenting adalah penyerahan operasional SWRO kepada Pemko Tanjungpinang. Ditegaskannya, bukti kesiapan Pemko untuk menerima dengan di tandatanganinya kesiapan Pemko menerima pengelolaan operasional.
“Saya yakin dan percaya SWRO ini dapat kita kelola dengan baik. Meskipun nantinya SWRO ini tentu lebih tinggi tarifnya, dari air PDAM. Tetapi sesuai dengan kualitas yang disuguhkan,” tutup Lis.(jpg)