Selasa, 28 April 2026
Beranda blog Halaman 13800

Hakim yang Pernah Bebaskan Niwen Jadi Sekretaris MA

0

batampos.co.id – Achmad Setyo Pudjoharsoyo, ditunjuk sebagai Sekretaris Mahkamah Agung (MA) oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Pudjo menyisihkan dua kandidat lainnya, yaitu Aco Nur dan Imron Rosyadi.

Selasa (7/2/2017) Achmad Setyo Pudjoharsoyo dilantik oleh Ketua Mahkamah Agung (MA) Hatta Ali.

Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung menjelaskan, pemilihan Pudjo sebagai Sekretaris Mahkamah Agung  sudah melalui mekanisme Tim Penilai Akhir (TPA) yang dipimpin secara langsung oleh Presiden dan Wakil Presiden serta dihadiri Ketua MA.

“Memang dari 3 (tiga) nama yang diusulkan, karena mekanismenya seperti itu, diusulkan 3 nama. Dari 3 nama itu, Pak Pudjo lah yang liability paling kecil dibandingkan dengan yang lainnya. Sehingga atas pertimbangan kapabilitas, kemudian juga usulan dari MA, sepenuhnya ini usulan dari MA melalui mekanisme ASN (Aparatur Sipil Negara). Sehingga dengan demikian keputusan Presiden dan Wakil Presiden berdasarkan itu,” kata Pramono.

Soal track record Pudjo yang pernah membebaskan ‘mafia minyak’ Niwen Khairiah, pemilik rekening Rp1,3 triliun, Seskab menegaskan, dibandingkan dengan usulan yang lainnya, Pudjo adalah yang lebih lumayan.

“Yang lainnya ada beberapa catatan,” ujar Pramono.

Demikian juga soal penyampaian Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), dimana Pudjo terakhir menyerahkannya pada 2009, menurut Seskab tidak apa-apa, karena yang penting sudah dicek PPATK (Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan).

Pudjoharsoyo yang baru saja diambil sumpahnya sebagai hakim Pengadilan Tinggi Tanjungkarang, Lampung, Jumat (3/2) lalu.

Sekretaris Mahkamah Agung yang baru dilantik, Achmad Setyo Pudjoharsoyo, mengakui bahwa integritasnya dipertanyakan akibat putusannya memvonis bebas mafia minyak Batam-Singapura-Malaysia, Niwen Khairiah, pada 2015. Menanggapi hal itu, ia meminta putusannya kala itu tidak diungkit-ungkit lagi.

“Saya tidak mau bicara ke belakang (perkara Niwen),” ujar Pudjo saat memberi keterangan seusai pelantikannya di Mahkamah Agung, Selasa, 7 Februari 2017, seperti dilansir tempo.co.

Sebagaimana telah diberitakan, Niwen pada 2014 terungkap melakukan tindak pidana korupsi dan pencucian uang karena memanipulasi pasokan bahan bakar minyak subsidi dari Pertamina. Dibantu aparat negara, perempuan pegawai negeri sipil di Batam itu mengeruk keuntungan dengan nilai fantastis hingga triliunan rupiah.

Tahun 2015, Niwen divonis bebas oleh Pengadilan Negeri Pekanbaru. Vonis bebas dijatuhkan oleh ketua majelis Achmad Setyo Pudjoharsoyo dan dua anggotanya, yaitu Isnurul S. Arif dan Hendri. Pertimbangan yang dipakai Pudjo dan anggota majelis adalah Niwen tidak mengetahui maksud pengiriman uang yang dilakukannya. (setkab/FID/ES)

Beli Rumah Hadiah Langsung Motor

0

batampos.co.id – Developer PT Bayu Pariama Batam menawarkan promo menarik, yakni beli unit rumah di Rhabayu Oceanic di kawasan Tiban dapatkan satu unit motor. “Promo hadiah langsung tanpa diundi,” ujar Marketing Rhabayu Oceanic Riantho di Sei Panas, Senin (6/2).

Perumahan Rhabayu Oceanic dibangun di atas lahan seluas 3 hektare yang terdiri dari tiga tipe yakni tipe 36/72, 38/78 dan tipe 42/84 sebanyak 160 unit. Hadir dengan konsep minimalis modern yang nyaman bagi penghuninya yang setiap tipe terdiri dari dua kamar, satu kamar utama. “Tak hanya itu, rumah ini juga telah dilengkapi dapur, sehingga langsung bisa ditempati ketika bangunan selesai tanpa perlu renovasi tambahan,” katanya.

Riantho mengatakan adapun keunggulan hunian ini berada di lokasi padat penduduk, dekat dengan area pasar, tempat ibadah, pelabuhan dan supermarket. Selain itu perumahan ini juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas mulai jogging track, fishing spot, family area, dan kids garden. Dengan sistem satu gerbang dengan keamanan 24 jam. “Hunian ini bisa dijadikan tempat tinggal maupun investasi,” ucapnya.

Sementara itu untuk spesifikasi menggunakan pondasi tapak dan slof beton, dinding bata merah press, lantai keramik, kusen alumunium, pintu panel kayu, atap baja ringan dan spandek, plafon gypsum, air bersih ATB, dan listrik PLN 10 ampere. “Stok masih banyak, jika berminat ini saat yang tepat untuk anda memiliki hunian apalagi promo hanya berlaku sampai akhir Februari,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan mengenai harga ditawarkan mulai dari Rp 307 juta dengan uang muka 10 persen yang bisa dicicil selama 12 bulan, dan booking fee hanya Rp 2 juta saja. Saat ini pengembang juga memberikan gratis Akta Jual Beli (AJB), Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB), dan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB). “Progres pembangunan sudah 50 persen, dan serah terima kira-kira 12 bulan lagi,” katanya.

Informasi lengkapnya silahkan kunjungi Kantor PT Bayu Pariama Batam, Kompleks Pertokoan Kuda Putih Blok A Nomor 2, Sei panas, Batam. (cr12)

Pemohon Surat Keterangan Pengganti E-KTP di Sagulung Capai Ratusan

0
Seorang wanita melakukan perekaman E-KTP. Foto: istimewa

batampos.co.id – Camat Sagulung, Reza Khadafy mengatakan mulai September hingga Januari 2017, warga yang mengurus surat keterangan pengganti kartu tanda penduduk elektronik (E-KTP) sudah mencapai 500 pemohon.

Surat pengganti E-KTP ini berfungsi sama dengan KTP. Pihaknya hanya merekomendasikan bagi pemohon yang benar-benar membutuhkan seperti untuk pengurusan bank, rumah, nikah dan lainnya.

“Kami hanya merekomendasikan, selanjutnya kantor dinas kependudukan yang mengeluarkan surat keterangan tersebut,” ujar Reza kepada Batam Pos, Senin (6/2).

Dia mengatakan dalam surat  keterangan pengganti tersebut sudah tercantum data identitas seperti KTP, termasuk Nomor Induk Kependudukan (NIK) tunggal warga yang merekam data.

“Surat keterangan ini sudah ada edaran dari Mendagri,” katanya.

Sementara itu, jumlah pemohon untuk pembuatam E-KTP di wilayah Sagulung sudah mencapai 8000 berkas. Dia menyarakan bagi masyarakat yang masih memiliki E-KTP lama, meskipun sudah mati untuk tidak terburu-buru memperbaruinya, karena KTP ini masih berlaku seumur hidup.

“Kan ada surat edara kalau KTP berlaku seumur hidup. Nanti kalau blankonya sudah ada, barulah bisa diperbaharui,” katanya.

Dalam waktu dekat Pemko Batam, akan melakukan rapat bersama dengan seluruh perusahaan. Tak hanya itu saja, pengelola perbankan dan Imigrasi, juga ikut hadir dalam rapat tersebut.

“Memang tidak semua instansi bisa menerima surat keterangan dari Kecamatan, makanya masalah ini akan dibahas nanti,” tutupnya.(cr19)

Wakil Walikota Batam Minta Sekda Pelajari BUMD

0

batampos.co.id – Pemerintah Kota (Pemko) Batam belum bisa memberi arah pasti seperti apa progres badan usaha milik daerah (BUMD) kedepannya.

Hal itu dikarenakan, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam yang baru yakni Jefridin masih belajar tentang BUMD.

“BUMD saat ini tinggal berkoordinasi dengan Sekda (Jefridin). Namun karena Sekda baru, jadi masih proses belajar,” kata Wakil Walikota Batam, Amsakar di kantor Walikota Batam, kemarin.

Menurut dia, sejak berdiri, BUMD telah memberi kontribusi kepada Kota Batam, meski tidak banyak. Namun kedepannya, Amsakar yakin jika Sekda baru bisa memberikan ide yang lebih baik untuk BUMD.

“Kontribusinya sudah ada, saya lupa nilainnya. Rekan-rekan di dewan mungkin lebih tahu,”  jelas Amsakar.

Disinggung mengenai pergantian komisaris BUMD, Amsakar mengaku belum bisa memastikan. Apalagi, Sekda yang baru masih harus belajar mengenai BUMD.

“Nanti saja, yang jelas ini masih belajar. Kita pahami dulu seperti apa jalannya,” terang Amsakar. (she)

Main Gitar hingga Pagi, Diono Tewas saat Tidur Siang

0

batampos.co.id – Diono, salah satu karyawan warung ayam penyet ditemukan tewas di lantai II ruko Maitri Prima sekitar pukul 12.00 WIB.

Kematian pemuda 23 tahun tersebut cukup misterius sebab saat ditemukan tewas dia tidak sendirian di lantai II ruko tersebut. Dia tinggal dan tidur bersama teman-teman sekerjanya sebelum ditemukan tewas.

Bahkan malam sebelumnya diakui Sandi rekan kerja yang sama-sama tidur bersama korban, Diono tampak baik-baik saja dan bermain gitar hingga pukul 04.00 WIB.

“Warung ini kan buka sampai pagi. Tadi pagi pukul 04.00 WIB masih main gitar dia karena nunggu pelanggan,” ujar Sandi.

Pagi kemarin sebelum mereka beranjak tidur di hamparan lantai di lantai dua ruko, Diono memang mengeluh sakit perut dan meminta agar dia dibangunkan pada pukul 12.00 WIB.

“Katanya sakit perut dia tadi pagi, dia minta jangan diganggu kalau tidur dan bangunkan dia pukul 12.00 WIB,” ujar Sandi.

Saat jarum jam menunjukan angka 12.00 WIB, Sandi dan rekan-rekannya mencoba membangunkan Diono.

“Kami guncangpun tak bangun-bangun dia, rupanya sudah meninggal,” ujar Sandi lagi.

Saat diketahui meninggal, Diono dalam posisi tidur telentang di dekat tanggak naik dari lantai satu. Saat itu Diono hanya mengenakan celana bola pendek warna putih tanpa baju. Tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Begitu juga kondisi jasad Diono tampak biasa-biasa saja. Tak ada cairan yang keluar dari mulut ataupun hidung.

Temuan itu langsung disampaikan ke Mapolsek Batuaji dan untuk kepentingan penyelidikan Jenazah Diono dibawa ke RS Bhayangkara Mapolda Kepri untuk divisum.

Kapolsek Batuaji Kompol Sujoko di lokasi kejadian hanya membenarkan adanya temuan mayat tersebut. Dia belum bisa memastikan penyebab kematian korban sebab belum ada pembuktian penyebab secara medis.

“Tunggu hasil visum,” ujarnya. (eja)

Tenaga Honorer, Harus Siapkan Sabar lebih Banyak, untuk Tunggu Gaji Cair

0
ilustrasi

batampos.co.id – Tenaga honorer yang berada di lingkungan Pemerintah Kota Batam, tampaknya harus bersabar, pasalnya memasuki bulan kedua di 2017 ini, gaji mereka belum kunjung dibayarkan.

Salah seorang guru hononer, Iq mengatakan belum menerima informasi kapan gaji mereka akan dibayarkan. Menurut informasi yang diterimanya, gaji dibayarkan menunggu pengesahan dari APBD 2017.

“Kemarin katanya seperti itu, namun hingga sekarang belum cair juga, padahal APBD sudah disahkan beberapa waktu lalu.

Dia menuturkan macetnya pembayaran gaji adalah masalah karena kebutuhan tetap dipenuhi, namun haknya lambat dibayarkan.

“Gimana rasanya ga gajian sebulan, pasti berharap sekali cepat dicairkan,” ujarnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Muslim Bidin mengatakan gaji tenaga honorer sudah aman. Namun untuk waktu dibayarkan dia mengaku masih menunggu. “Gaji aman, tapi harap bersabar,” kata dia.

Tidak saja tenaga honorer yang merindukan gajia, PNS di lingkungan Pemko Batam juga tengah menunggu kepastian pencairan tunjangan mereka. Mskipun beberapa waktu lalu temah menerima gaji, namun tidak dengan tunjangan.

“Tunjangan belum cair, katanya ada kenaikan tahun ini. Kami tunggu saja,” kata salah seorang PNS, Sy di Sekupang.(cr17)

Honorer Disdik Belum Gajian, RSUD Batam baru Separo

0
Ilustrasi

atampos.co.id – Meskipun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Batam 2017 telah diketok, ternyata belum bisa langsung digunakan. Akibatnya, tak hanya proyek-proyek fisik tertunda,  gaji pegawai honorer di Batam juga tersendat.

Di Dinas Pendidikan, semua guru honorer belum gajian. Padahal, sudah masuk bulan kedua 2017.

“Kemarin katanya seperti nunggu APBD disahkan, namun hingga sekarang belum cair juga, padahal APBD sudah disahkan beberapa waktu lalu,” ujar Iq, salah seorang guru honorer yang ditemui Batam Pos, Senin (6/2).

Dia menuturkan macetnya pembayaran gaji benar-benar menjadi masalah serius bagi honorer. Apalagi yang telah berkeluarga. Berbagai kebutuhan keluarga dan anak-anak mereka tak bisa ditunda, sementara gaji tertunda.

“Gimana rasanya ga gajian sebulan, pasti berharap sekali cepat dicairkan,” ujarnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Muslim Bidin membenarkan gaji tenaga honorer belum bisa dicairkan, meski sudah aman, namun ia tak bisa menjanjikan kapan pencairan.  “Harap bersabar,” kata dia.

Tidak saja tenaga honorer yang merindukan gajian, PNS di lingkungan Pemko Batam juga tengah menunggu kepastian pencairan tunjangan mereka.

“Ada kenaikan tunjangan tahun ini. Kami tunggu saja,” kata salah seorang PNS, Sy, di Sekupang.

Tak hanya di Disdik Batam, ratusan honorer di RSUD Embung Fatimah juga belum menerima gaji penuh. Tidak tanggung-tanggung, gaji mereka dipotong setengah atau 50 persen dari gaji pokok.

“Sudah tiga bulan gaji kami hanya separuh saja. Padahal kerja kami disoroti terus oleh semua orang,” ujar Ns, salah seorang pegawai honorer RSUD.

Meskipun gaji yang diterima hanya separuh saja, namun pelayanan medis di RSUD tetap dituntut untuk maksimal.

Sejauh ini memang belum ada kendala berarti apapun dengan tugas dan tanggung jawab mereka, namun  Ns dan rekan-rekannya sangat berharap gaji mereka dibayarkan penuh.

“Kami harus fokus kerja. Tapi kalau begini terus kondisinya bisa berpengaruh nanti. Bagaimana mau kerja maksimal sementara gaji kami dibayar separuh saja,” tutur Ns.

Humas RSUD Embung Fatimah Batam, Ellin Sumarni, membenarkan adanya persoalan tersebut. Memang sudah hampir tiga bulan belakangan ini ratusan pegawai honorer di RSUD belum bisa menikmati gaji utuh.

“Cukup banyak tenaga honorer di sini. Dari total 235 pegawai, 60 persen  pegawai honorer,” ujarnya.

Sejauh ini sambung Ellin memang ada keluhan atas ketersendatan gaji tersebut, namun tak berpengaruh dengan pelayanan medis di RSUD.

“Namanya gaji tak bayar penuh pasti tanya-tanya juga mereka. Tapi itu tadi, karena ini BULD (Badan Layanan Umum Daerah) masih bisalah kita talangi seperti dana Remonisasi (Bonus tambahan),” ujar Ellin. (cr17/eja)

Sepatu Running Diskon Hingga 50 Persen

0
Seorang karyawan toko menunjukan sepatu Adidas Gilde Boost yang diskon 50 persen. Foto: Rezza Herdiyanto

batampos.co.id – Sepatu Adidas Gilde Boost yang ditawarkan di Adidas Store Nagoya Hill promo diskon hingga 50 persen. Sepatu dari perusahaan Jerman ini memiliki kualitas unggulan yang dilengkapi dengan bantalan busa Boost.

“Ini sepatu yang sangat laris karena keunggulannya. Kita berikan diskon hingga akhir bulan ini,” ujar Sales Asisiten Adidas Store Nagoya Hill, Nazwir Pandiangan di lokasi, Senin (6/2).

Teknologi bantalan Adidas Boost ini memberikan tambahan energi bagi para penggunanya atau pelari. Boost ini juga memberikan rasa empuk dan menghilangkan rasa panas pada telapak kaki.

“Teknologi boost ini juga meredam getaran pada kaki. Jadi getaran itu tidak akan langsung ke badan pelari,” tuturnya.

Bagian atas dari Energy Boost menampilkan Adidas Techfit. Teknologi ini elastis dan penuh ketahanan. Pada Boost ini erdapat material kasa yang memberikan sirkulasi udara dan cocok dengan kaus kaki.

“Pada sepatu ini terdapat gelang tenaga yang memberikan kestabilan ketika berdiri ataupun berlari,” terangnya.

Sepatu Adidas Gilde Boost ini ditawar dengan harga Rp 899 ribu. Selain sepatu ini, Adidas Store Nagoya Hill juga memberikan promo diskon untuk sepatu tipe running lainnya. Seperti Adidas Crazy Move Bounce diskon 25 persen, Adidas Adizero Boston diskon 50 persen.

Selanjutnya ada sepatu Adidas ZG Boost Trainer yang diskon 30 persen. Sepatu ini juga memiliki teknologi Boost dengan bagian out sole yang empuk.

“Sepatu ini sangat cocok digunakan untuk lari jauh. Karena pada luar tapaknya yang lembut dan bobot sepatunya sangat ringan,” katanya. (opi)

Kinerja Pemerintah Anambas Kantongi Nilai C

0

batampos.co.id – Kinerja pemerintah daerah kabupaten kepulauan Anambas meski diperbaiki. Pasalnya, berdasarkan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Daerah (SAKIP) untuk kinerja tahun 2015 yang disampaikan pada tahun 2016 kemarin, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas mendapatkan nilai C.

Zuhkrin Asisten I Bidang Administrasi Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat mengatakan hasilnya baru diperoleh pada tahun 2017 ini dan disampaikan di bandung langsung oleh Menpan RB Bapak Asman Abnur.

Lebih jauh Zuhkrin mengemukakan, banyak hal yang mesti ditingkatkan oleh pemerintah daerah agar penilaian terus meningkat, diantarannya yakni Publikasi dokumen RPJMD dan dokemen renstra SKPD melalui Website Pemerintah.

“Selain itu kinerja pemerintah daerah harus didadasari pertimbangan yang terukur dan memiliki Standard Operasional Prosedure (SOP) tekhnik pengumpulan data yang dapat diandalkan,” jelasnya.

Langkah yang diambil pemerintah daerah adalah dengan meminimalisir kelemahan-kelemahan pada tahun 2015 silam diantaranya yakni kesesuaian RPJM dan Renstra Rencana Kerja Pemerintah daerah dan Renja SKPD. “Setelah itu harus mengoptimalkan website dalam pembangunan daerah,” ungkapnya.

Dasar hukum laporan hasil Evaluasi dan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah daerah adalah peraturan pemerintah daerah no 8 tahun 2006 tentang pelaporan keuangan dan kinerja Instansi Pemerintah daerah dan Peraturan Presiden nomor 29 tahun 2015 tentang SAKIP.

“Sedangkan yang melakukan pelaksanaan adalah Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Kepri, atas nama Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi,” kata zukhrin.

Penilaian yang dilakukan tersebut untuk menunjukan tingkat efektivitas dan efesiensi penggunaan anggaran yang masih banyak memerlukan perbaikan jika dihubungkan dengan capaian kinerja kualitas pembangunan, budaya kinerja birokrasi dan penyelenggaraan pemerintah yang berorientasi pada hasil di Anambas. “Diharapkan kedepan penilaiannnya terus membaik dan mendapatkan angka maksimal,” tutupnya.

Bupati Kepulauan Anambas Abdul Haris, sebelumnya juga pernah menyampaikan hal yang sama. Kata haris selama ini Anambas masih
mendapatkan nilai C, sehingga kinerja aparatur pemerintah daerah harus diperbaiki sehingga dapat meningkatkan kinerja. *

Tingkatkan Pelayanan Publik, Satgas Saber Pungli Bintan Dilantik

0

batampos.co.id – Bupati Bintan Apri Sujadi, mengukuhkan unit satuan tugas sapu bersih pungutan liar (Satgas Saber Pungli) Kabupaten Bintan yang diketuai Wakapolres Bintan, Kompol Dandung Putut Wibowo di Aula kantor Bupati Bintan, Senin (6/2).

Apri menyebutkan terbentuknya unit satuan tugas saber pungli ini merupakan amanat langsung Presiden Joko Widodo, yang tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 87 Tahun 2016.

Menurutnya dengan terbentuknya tim Saber Pungli ini akan lebih efektif dalam mencegah terjadinya tindakan pungli di Bintan.

“Tujuan utama dari pembentukan tim Saber ini untuk menciptakan pemerintahan yang bersih. Tapi harus didukung dengan membangun komitmen bersama dari seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan unsur lainnya,” kata Apri dalam sambutannya.

Selain itu lanjut Apri, dalam menjalankan tugas dan fungsinya kedepan perlu koordinasi yang baik dari semua sektoral dan harus sesuai dengan peraturan hukum yang berlaku.

Apri menuturkan dengan melibatkan seluruh elemen dari berbagai unsur penegak hukum, tim ini diharapkan mampu mengoptimalkan pemanfaatan personel, satuan kerja, serta sarana dan prasarana diruang lingkup Pemkab Bintan, dalam memberantas tindakan pungli yang dilakukan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab.

“Masyarakat diharapkan bisa berperan aktif dalam pemberantasan pungli ini. Tentunya dengan memberitahukan langsung apabila melihat praktik pungli dalam pelayanan publik,” imbaunya.

Apri juga mengingatkan seluruh ASN mulai Kepala Desa, Lurah, Camat, hingga pejabat tinggi lainnya untuk mengutamakan disiplin dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat serta tunduk terhadap peraturan yang berlaku.

“Semoga dengan terbentuknya tim saber ini dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” harapnya.

Ditempat yang sama Ketua Tim Saber Pungli Kabupaten Bintan Kompol Dandung Putut Wibowo, mengatakan langkah awal tugasnya ia akan melakukan sosialisasi terhadap semua instansi di Pemkab Bintan.

“Dalam waktu dekat ini kami akan sosialisasi berupa pemberitahuan terkait dengan larangan pungli kesemua instansi yang ada di sini,” terangnya.

Putut berharap media juga bisa ikut berperan aktif, bekerjasama dalam mensosialisasikan larangan pungli.

“Kita berharap media ikut membantu dalam menjalankan program dari tim saber, sehingga sosialisasi yang dilakukan dapat dengan mudah diketahui masyarakat Bintan,” pungkasnya. (cr20)