Senin, 4 Mei 2026
Beranda blog Halaman 13835

Samsung Menagih Janji pada Pemerintah RI

0
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati saat kuliah umum di Gedung AAC, Dayan Dawood, Universitas Syiah Kuala, Darussalam, Banda Aceh, Kamis (5/1).
foto: ISHAK MUTIARA/RAKYAT ACEH

batampos.co.id – PT Samsung Electronic Indonesia menagih janji kepada pemerintah RI. Sebuah janji yang sampai saat ini pemerintah tak kunjung memberi.

Hal tersebut disampaikan kepada Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (SMI) saat hadir pada pertemuan Apindo di Jakarta, Jumat (3/2).

Vice President PT Samsung Electronic Indonesia Lee Kang Hyun mengatakan, Samsung sudah 20 tahun berinvestasi di Indonesia. Nilai investasinya mencapai USD 300 juta. Menurut Lee, raksasa teknologi asal Korea Selatan itu pernah dijanjikan memperoleh tax allowance oleh pemerintah.

Samsung, tambah dia, bahkan membangun pabrik di Indonesia. Namun, sampai kini Samsung tak memperoleh tax allowance.

“Dulu tahun 2014 pemerintah telah berjanji dengan Samsung memberikan tax allowance kemudian tahun 2015 Samsung sudah membangunkan pabrik. Tapi tax allowance tidak juga dikasih,” ujar Lee dalam keterangan tertulis, Minggu (5/2).

Lee mengatakan, Samsung Electronic Indonesia sepanjang 2016 juga sudah beberapa kali menggelar rapat dengan Kelompok Kerja (Pokja Pajak). Samsung juga sudah menyurati Presiden Joko Widodo. Namun, sambung dia, pemerintah tak kunjung memberikan tax allowance ke Samsung. Karenanya Lee merasa perlu secara langsung mengatakan hal itu ke Menkeu SMI.

“Jadi kami menyampaikan ke ibu Sri memang biar bisa membantu, karena Samsung ada rencana untuk  menambah investasi lagi tahun ini juga,” kata Lee.

Sedangkan saat itu, SMI tak memberi banyak respons atas pertanyaan Lee. Alasannya, dia bukan menteri keuangan saat pemerintah menjanjikan tax allowance untuk Samsung pada 2014. Mantan direktur pelaksana Bank Dunia itu pun hanya menjanjikan akan melihat kebijakan tax allowance.

“Untuk kejadian itu, saya belum pernah dengar, karena dulu bukan saya yang jadi menteri. Saya lihat dulu,” ujarnya saat itu. (yuz/JPG)

Benar, Ada KTP Palsu Beredar, Diduga Terkait ….

0
foto: setkab

batampos.co.id – Pada dunia maya banyak beredar foto KTP, satu muka beda nama dan tandatangan. Hoax kah? Tidak.

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengaku bahwa akhir-akhir ini  marak beredar foto warga yang memiliki hingga lebih dari 1 (satu) Kartu Tanda Penduduk Elekteronik (TP-El).

Terkait hal ini, menurut Mendagri Tjahjo Kumolo, Direktorat Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) sudah mengecek seluruh NIK (Nomor Induk Kepegawaian) dan data yang tertera di KTP-El tersebut.

“Berdasarkan hasil pelacakan Tim monitoring Pilkada Dirjen DukCapil, Ketiga foto ini (diatas, red) palsu karena menggunakan data milik orang lain,” kata Tjahjo melalui akun twitternya @tjahjo_kumolo yang diunggahnya pada Sabtu (4/2) malam, seperti dikutip dari situs setkab.

Mendagri menegaskan bahwa KTP-El palsu tersebut bukanlah produk Dirjen Dukcapil, dan pemalsuan itu diduga terkait dengan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak, yang akan dilaksanakan pada 15 Februari mendatang.

“Saat ada pencalonan dari pasangan calon perseorangan / independen ini sudah muncul. Tapi semuanya #palsu karena untuk kejar jumlah dukungan,” jelas Tjahjo.

Mendagri meminta masyarakat tidak perlu khawatir, karena saat pelaksanaan Pilkada petugas di TPS (Tempat Pemungutan Suara) bisa melakukan koordinasi dengan Dinas Dukcapil. Dengan demikian, data masyarakat dapat langsung melakukan pengecekan hanya dalam waktu 2 menit di dinas Dukcapil. Hal ini untuk menghindari penggunaan KTP palsu saat Pilkada.

“Tgl 15 Februari saat Pilkada serentak, Dinas Dukcapil akan tetap buka untuk melayani masyarakat yang ingin cek NIK dan meminta Surat Keterangan pengganti KTP,” bunyi cuitan akun @Kemendagri_RI, yang diunggah Sabtu (4/2) malam.

Bagi masyarakat yang belum melakukan perekaman data, Kemendagri mempersilakan langsung ke Dinas Dukcapil setempat agar tidak kehilangan hak suara saat Pilkada nanti. (ES)

ATB Batam Buka Pendaftaran Beasiswa Pelajar dan Mahasiswa Berprestasi Tahun 2017

0
Zulkhairi Pasuni, Vice President Director ATB berfoto bersama disela-sela penyerahan beasiswa pendidikan ATB ke pelajar dan mahasiswa berprestasi di Kota Batam pada tahun 2016 silam.
Untuk tahun 2017, ATB kembali membuka Beasiswa untuk pelajar dan mahasiswa berprestasi di Kota Batam. DOK/ATB

PT Adhya Tirta Batam (ATB) kembali memberi kesempatan beasiswa bagi  pelajar dan mahasiswa berprestasi se-Kota Batam untuk tahun 2017.

Program bertajuk Beasiswa ATB Peduli Pendidikan 2017 dengan nilai Rp 100 juta per semester ini, merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR), sekaligus sebuah komitmen kepedulian ATB untuk memajukan pendidikan di Kota Batam.

“Dengan adanya beasiswa dari ATB ini. kiranya dapat memotivasi para pelajar dan mahasiswa untuk terus berprestasi,” terang Enriqo Moreno, Corporate Communications Manager ATB.

Untuk Program Beasiswa Berprestasi 2017, ATB menyiapkan beasiswa untuk 24 pelajar untuk tingkat Sekolah menengah tingkat atas (SMA) dan Kejuruan, serta 10 Mahasiswa berprestasi di Kota Batam.

Jumlah nominal per-paket beasiswa yang akan diberikan kepada para pelajar berprestasi tersebut adalah Rp 2,5 juta per pelajar setiap semesternya, sedangkan untuk mahasiswa sebesar Rp 4 Juta per semesternya.

Pendaftaran beasiswa ini, mulai dibuka mulai dari 6 Februari hingga 24 Februari 2017 mendatang.

Sedangkan persyaratannya adalah pelajar (untuk tingkat SMA/Kejuruan) berprestasi sebagai Juara Umum di kelas 1, 2 atau 3 pada Semester Ganjil Tahun ajaran 2016/2017, berasal dari keluarga tidak mampu, tidak terkena sanksi akademik dan yang terpenting tidak sedang menerima beasiswa dari sumber lain.

Sementara untuk perguruan tinggi program Diploma 3 dan Strata Satu (S1) berstatus negeri ataupun swasta dengan  akreditasi program studi minimal B, berlokasi di Pulau Batam, Minimal IP 3,75, menyertakan KHS Semester Ganjil Tahun Ajaran 2016/2017, berasal dari keluarga tidak mampu, tidak terkena sanksi akademik dan yang tidak sedang menerima beasiswa dari sumber lain.

Untuk informasi lebih lengkap dan formulir pendaftarannya bisa dilihat  dan diunduh di website ATB di www.atbbatam.com atau dapat menghubungi Corporate Communication ATB di 0778 465566 ext. 2204 – 2205. (rilis)

Walikota Kedua Batam, RA Aziz Wafat di Tanjungpinang

0
foto: yusnadi / batampos

batampos.co.id – H R Abdul Aziz ialah Walikota Batam pada 1989 – 1999. Kala itu Batam masih bersatatus Kotamadya. Aziz wafat, pada Ahad (5/2/2017) pagi di Tanjung Pinang.

Aziz wafat sekira pukul 08.39 WIB di RS AL DR Midiyato S Tanjung Pinang.

Selain sebagai Walikota Batam ia juga pernah menjabat sebagai Wakil Gubernur Riau, dan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kepri.

Raja Abdul Aziz yang meninggal pada usia 72 langsung dikebumikan pada hari yang sama di pemakaman keluarga Mentegi, Tanjunguban, Bintan.

Informasi yang dihimpun Batam Pos, Raja Abdul Aziz meninggal karena sesak napas. Sebelum dinyatakan meninggal, anak bungsunya, R.M. Avief Iskandarsyah sempat membawanya ke rumah sakit RSAL Dr. Midiyato, Tanjungpinang untuk diberikan pertolongan medis.

Namun nyawanya tak tertolong. Dari rumah sakit, jenazah almarhum langsung dibawa ke rumah duka Jalan Tunggu Pensil No. 8 Tanjungpinang.  Kabar duka tentang kepergian salah satu birokrat ulung  di Provinsi Kepri tersebut cepat menyebar.

“Pagi tadi hanya diserang sesak napas, sehingga dilarikan ke RSAL Tanjungpinang. Nyawanya tak tertolong,” ujar juru bicara keluarga, Syamsul Bahrum, Minggu (5/2).

Diketahui sebelum meninggal, Raja Abdul Aziz dikenal sebagai pamong senior di lingkungan Provinsi Riau dan Kepulauan Riau. Alumni Akademi Pemerintah Dalam Negeri (APDN) menduduki sejumlah jabatan strategis saat mengabdi di Riau maupun setelah Kepri berdiri.

Di antaranya sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan (Bappeda) Kabupaten Kepri, Sekda Kabupaten Kepri, Wali Kota Madya Batam dan Waki Gubernur Riau. Sebelum meninggal, Raja Abdul Aziz dikenal juga sebagai salah satu tokoh yang ikut terlibat dalam perndirian Provinsi Kepri. Sebab sebelumnya Kepri merupakan bagian dari Provinsi Riau yang merupakan salah satu kabupaten.  (iil/JPG)

 

Maling Curi Tabung Gas Melon dan Sebuah TV

0

batampos.co.id – Maling, entah siapa dia, menggondol tabung gas melon dan sebuah TV. Itu saja.

Selamat, 46, warga Kampung Kangboi, Desa Toapaya Utara, Kecamatan Toapaya, Tanjungpinang, Kepri ialah si pemilik tabung gas dan Televisi itu. Ia mengaku mengalami kerugian sekira Rp 9 Juta.

Bukan TV nya yang mahal tapi memang tabung gas yang dicuri bukan cuma 1 tetapi 44 buah tabung gas melon!

Semua barang itu dicuri dari dalam kiosnya, Senin (5/2).

Pencurian ini terjadi saat dirinya dan keluarga tengah tertidur lelap.

“Saya tahunya hilang saat selesai shalat subuh sekitar pukul 05.15 WIB. Pintu depan sudah rusak dan tabung gas yang ada di kios, serta TV sudah gak ada lagi,” terangnya, Minggu (5/2).

Mengetahui kondisi kios tempatnya mengais rezeki sudah berantakan, Selamat pun langsung bergegas mengadukan kejadian tersebut ke Polsek Gunung Kijang.

“Kalau diperkirakan hampir Rp 9 juta kerugian dari semua yang hilang,” ungkapnya.

Dia berharap semoga pelaku pencurian tersebut cepat tertangkap dan semua barang yang hilang bisa kembali lagi.

“Saya sudah laporkan kejadian ini ke polisi. Semoga saja polisi bisa cepat menangkap pelakunya,” imbuhnya.

Sementara itu, Kapolsek Gunung Kijang AKP Hendriyal, melalui Kanit Reskrim Polsek Gunung Kijang, Iptu Indra J Malau membenarkan kejadian pencurian tersebut.

Menurutnya pelaku pencurian ini berhasil masuk dengan merusak pintu kios pada saat pemiliknya sedang tertidur pulas.

“Benar ada laporan kemalingan. Kita masih melakukan penyelidikan untuk mengumpulkan bukti-bukti,” ujarnya, di Polsek Gunung Kijang, Minggu (5/2).

Indra menduga aksi pencurian ini sudah lama direncanakan pelaku, karena melihat dari jumlah barang yang diambil sangat banyak.

“Dugaan kami maling ini sudah jauh-jauh hari menggambar lokasi yang ditargetkan sebelum beraksi. Dan hasil curian ini pun kami perkirakan dibawa menggunakan mobil,” tutupnya. (cr20)

iPhone (will) made in India

0
ilustrasi

batampos.co.id – Apple, pabrikan asal Amerika Serikat tersebut dipastikan bakal merakit iPhone made in India.

Dikutip Financial Post, Sabtu (4/2), Apple akan mulai merakit iPhone di India pada akhir April 2017. Manufaktur yang akan merakit adalah Wistron Corp asal Taiwan dan pabriknya berlokasi di Karnakata, Bangalore.

Informasi tersebut diumumkan oleh Menteri TI Bangalore, Priyank Kharge. Bulan Januari lalu, ia telah bertemu eksekutif Apple untuk mematangkan rencana iPhone made in India tersebut.

iPhone made in India nanti ditujukan untuk pasar lokal.

India memang telah menjadi salah satu pasar yang penting bagi Apple sekaligus untuk menggoyang Samsung yang saat ini nomor satu di sana. Apalagi performa Apple di China sedang menurun.

“iPhone akan dibuat di Bangalore dan semua produksinya bakal ditujukan untuk pasar domestik,” sebut Kharge.

Secara bertahap, Apple diminta untuk memenuhi persyaratan pemerintah India. Antara lain 30 persen komponen harus berasal dari dalam negeri.

Di Indonesia sendiri, Apple juga dipastikan akan membangun pusat riset untuk memenuhi aturan TKDN (Tingkat Kandungan Dalam Negeri), yang kabarnya berlokasi di Banten. Sehingga iPhone bisa dijual secara resmi di sini.(prs/rmol/mam/JPG)

Polsek Nongsa Tangkap Pencuri Rumah Kosong

0

batampos.co.id – Jajaran Unit Reskrim Polsek Nongsa membekuk tiga pelaku pembobolan rumah milik Mulyani yang berada di Kampung Puncak Teluk Bakau, Rt 03, Rw 09, Kelurahan Batubesar.

Ketiga orang pelaku yang dibekuk itu yakni Faisal Fahmi Harahap, Siman Saputra dan Diki Nugraha.

Ketiga pelaku terpaksa dilumpuhkan polisi dengan timah panas karena mencoba melawan saat hendak ditangkap.

Kapolsek Nongsa Kompol Muhammad Chaidir Mengatakan, aksi pembobolan rumah ini berawal dari ketiga pelaku yang saat itu sedang duduk di salah satu warnet di kawasan Batubesar, kemudian berkeliling dengan menggunakan sepeda motor.

“Kejadiannya itu pada hari Selasa, 10 Januari 2017 sekira pukul 21.00 WIB,” ujar Chaidir.

Pada saat melintas di kampung Puncak Teluk Bakau, ketiga pelaku melihat salah satu rumah warga dalam keadaan sepi. Selanjutnya, ketiga pelaku mendekati rumah tersebut dan mencari jalan masuk.

“Mereka mendekati rumah itu dan mencoba untuk masuk melelui jendela, namun tidak bisa,” tuturnya.

Karena pelaku tidak berhasil masuk ke rumah melalui jendela, kemudian pelaku Siman berhasil mencari jalan masuk melalui plapon dengan memanjat pohon yang berada di belakang rumah.

Setelah berhasil masuk, kemudian Siman membuka pintu belakang rumah untuk mengajak kedua rekannya itu mengangkat seluruh barang berharga yang ada di rumah tersebut.

“Setelah masuk ke dalam rumah, pelaku mengambil satu unit Tv LG 21 inch, satu unit ponsel samsung Galaxy Tab, satu unit ponsel Blackberry, satu tas kain dan satu dompet panjang kulit,” tuturnya.

Atas kejadian tersebut, keesokan harinya korban yang baru pulang dan merasa rumahnya telah dimasuki maling, langsung membuat laporan ke Polsek Nongsa dan kemudian Unit Reskrim Polsek Nongsa melakukan olah TKP di rumah korban.

“Pada Jumat tanggal 20 Januari 2017, dengan dasar CCTv yang berada disekitaran rumah korban, diketahui aksi yang dilakukan pelaku, ciri-ciri pelaku dan pakaian yang digunakan,” katanya.

Setelah mengetahui ciri-ciri pelaku, kemudian anggota opsnal polsek Nongsa melakukan penyelidikan, dan mendapatkan informasi bahwa pelaku Diki tinggal di Kampung Tengah Kelurahan Batubesar Kecamatan Nongsa.

“Saat itu langsung kita lakukan penangkapan terhadap Diki dirumahnya. Setelah Diki kita tangkap, kemudian dilakukan pengembangan dan menangkap Siman di Kampung Pinggir Kelurahan Batubesar Kecamatan Nongsa,” tuturnya.

Setelah berhasil mengamankan kedua pelaku, polisi sempat kehilangan jejak satu pelaku lainnya Faisal. Setelah dilakukan penyelidikan beberapa hari atau tepatnya pada Rabu (25/1) kemarin sekitar pukul 20.00 WIB, polisi mendapatkan informasi dari warga bahwa Faisal sedang bemain judi bola di Bali Net, Ruko Odessa, Batam Kota.

“Setelah mendapatkan informasi tersebut, kemudian Unit Opsnal yang dipimpin oleh Kanit Reskrim Iptu Akmal langsung mendatangi lokasi warnet itu dan mengamankan pelaku,” jelasnya.

Chaidir melanjutkan, kedua pelaku terancam dengan pasal 363 KHUP tentang pencurian dengan ancaman hukuman selama tujuh tahun penjara. (cr1)

Penting, Memilihkan Meja Belajar yang Pas untuk Buah Hati

0
ilustrasi

batampos.co.id – Banyak orang tua menyepelekan pentingnya hal ini. Padahal, fungsi meja belajar cukup penting untuk menstimulus anak agar semangat belajar.

Mau tahu alasannya? Simak ulasannya lengkapnya sebagaimana dilansir Dekoruma berikut ini.

Mengapa Meja Belajar itu Penting?

Ya, meja belajar memang penting. Meskipun belajar dapat dilakukan di mana saja, tetapi belajar menggunakan meja belajar akan membuat konsentrasi lebih meningkat. Hal ini dikarenakan saat belajar, kita juga memerlukan kenyamanan. Baik kenyamanan fisik maupun kenyamanan batin.

Belajar dengan cara tengkurap, sambil memakan makanan ringan di atas kasur, atau sambil tiduran di atas lantai tanpa alas dapat membuat tubuh terasa pegal dan sakit. Jika sudah merasa tidak nyaman dengan kondisi badan, maka kegiatan belajar pasti membosankan dan malas untuk diteruskan.

Oleh karena itu, sebenarnya, setiap orang membutuhkan sarana untuk belajar yang baik. Jika sarana tersebut tidak disediakan dengan baik, sudah pasti mereka akan malas dalam belajar. Salah satu sarana penting yang harus disediakan tentu saja adalah meja belajar.

Memilih Meja Belajar Terbaik

Sangat penting memilih meja belajar yang tepat, terutama bagi anak-anak. Bukan hanya sebagai sarana penunjang dalam belajar, meja belajar juga menjadi salah satu motivasi bagi anak-anak untuk mau belajar dengan giat.

Lalu, bagaimana memilih meja belajar terbaik yang tepat? Berikut tipsnya:

– Desain Meja Belajar yang Menarik

Bagi anak-anak, desain dan gambar dari meja belajar merupakan hal yang utama. Warna-warna yang cerah juga menjadi pilihan bagi mereka untuk menentukan meja yang ingin dimiliki.

Pilihlah desain meja belajar sesuai dengan keinginan anak-anak, jangan mengikuti keinginan orang tuanya. Dengan memilih desain dan motif sendiri, anak-anak justru dapat meningkatkan semangat mereka dalam belajar.

Mereka akan merasa jika meja belajar miliknya merupakan sebuah identitas baru yang mereka miliki dan patut untuk dibanggakan. Apalagi jika meja tersebut berbeda dengan milik teman-temannya yang lain.

– Sesuaikan dengan Kebutuhan

Meskipun setiap anak menginginkan meja belajar besar yang dapat menampung semua barang-barangnya, tetapi tetap perhatikan juga kebutuhan mereka dengan baik. Meja besar belum tentu baik untuk mereka, sebaliknya, justru meja belajar dengan ukuran yang lebih kecil atau minimalislah yang mereka butuhkan.

Perhatikan dengan baik apa yang menjadi kebutuhan mereka yang sebenarnya. Kebutuhan masing-masing anak sangat berbeda.

Mungkin ada yang sudah siap dengan meja belajar besar, tetapi ada juga yang masih harus bertahan dengan meja belajar berukuran lebih kecil. Kebutuhan ini juga dilihat dari postur tubuh anak. Jangan sampai mereka tidak nyaman belajar di meja yang tidak sesuai dengan postur badan mereka. Memaksakan diri untuk belajar di meja yang tidak sesuai juga tidak baik bagi perkembangan tubuhnya.

– Perhatikan Keamanan Meja Belajar

Jaminan keamanan merupakan prioritas utama ketika membeli sesuatu, termasuk penggunaan meja belajar. Keamanan pada meja belajar juga dapat meningkatkan kenyamanan anak-anak dalam belajar.

Gunakan meja belajar dengan ujung-ujung tumpul yang tidak membahayakan penggunanya. Hindari meja dengan ujung runcing yang berbahaya. Pilih juga meja belajar  yang menggunakan cat yang aman dan tidak mudah lengket.

Cek juga bahan dari meja belajar yang dipilih. Kuat atau tidaknya meja tersebut terletak pada material yang digunakan. Hindari memilih meja belajar dengan material yang kurang berkualitas

– Meningkatkan Produktivitas

Perlukah meja belajar bagi orang dewasa? Jawabannya tentu saja sangat diperlukan.Bukan hanya anak-anak saja yang membutuhkan meja belajar terbaik, Anda yang sudah dewasa juga memerlukan meja belajar yang tepat untuk bisa meningkatkan produktivitas.

Kebanyakan dari kita, selalu mengerjakan sesuatu di sembarang tempat atau di tempat yang tidak semestinya. Setiap benda sudah memiliki fungsinya sendiri-sendiri. Belajar atau bekerja tentunya tidak etis jika dilakukan di atas meja makan. Pun juga tidak pantas dilakukan di ruang tamu ataupun di atas tempat tidur.

Agar pekerjaan atau belajar dapat dilakukan dengan fokus, Anda harus melakukannya di tempat yang benar, seperti meja belajar.

Selain konsentrasi yang dapat ditingkatkan, produktivitas juga dapat ditingkatkan secara maksimal. Anda dapat tetap fokus karena berkurangnya hal yang bisa mengalihkan perhatian Anda. Bandingkan saja ketika Anda mengerjakan sesuatu di atas tempat tidur atau di depan tv dengan di atas meja belajar. Pastinya, pekerjaan yang dilakukan akan lebih cepat selesai dengan baik ketika dikerjakan di atas meja belajar.

Menjaga Meja Belajar Tetap Rapi

Agar produktivitas Anda tetap meningkat, Anda juga harus tetap menjaga meja belajar agar tetap rapi dan bersih. Kerapian dari meja belajar dapat membantu menjaga suasana hati Anda agar selalu nyaman dalam belajar.

Setiap orang pasti akan malas jika harus belajar di tempat yang berantakan. Sama halnya dengan anak-anak, mereka juga pasti akan merasa jenuh belajar di tempat yang tidak tertata rapi. Bersihkan dan rapikan lagi meja belajar setelah menggunakannya. Jangan meninggalkannya dalam keadaan berantakan.

Agar Belajar Tetap Semangat

Sama seperti poin di atas, agar belajar dapat tetap semangat, sebaiknya pilih meja belajar yang sesuai dengan kepribadian atau ketertarikan Anda secara pribadi. Bisa dengan desain dan motif natural, meja belajar minimalis, atau bisa juga dengan motif dari tokoh-tokoh favorit.

Dengan menggunakan meja belajar yang sesuai dengan kepribadian, pekerjaan yang sedang dikerjakan akan terasa lebih mudah dan lebih semangat ketika mengerjakannya. Supaya kegiatan belajar lebih fokus tanpa adanya gangguan atau pengalih perhatian, sebaiknya Anda menggunakan ruangan khusus yang digunakan untuk belajar dan bekerja. Dengan menggunakan ruangan khusus ini, tentunya konsentrasi Anda dapat ditingkatkan lebih maksimal lagi.

Ternyata, peran dari meja belajar memang cukup penting untuk membantu seseorang dalam meningkatkan produktivitasnya. Hal ini yang sering luput dari perhatian kita semuanya. Masih banyak yang menganggap jika belajar tetap efektif, meskipun dilakukan di mana saja. Pendapat tersebut mungkin benar, tetapi jika kegiatan belajar didukung dengan sarana yang memadai, hal apapun yang sedang dipelajari pasti dapat dihasilkan secara maksimal.

Setelah mengetahui hal di atas, ubah cara belajar Anda sekarang. Gunakan meja belajar agar Anda bisa menjadi lebih produktif lagi. Anda bisa mengunjungi dekoruma.com untuk berbagai pilihan furnitur yang dapat mempercantik ruang belajar Anda. Selamat berbelanja!.(mam/JPG)

12 Tahun Pasar Induk Jodoh, Kumuh

0
Wajah Pasar Induk Jodoh

Kondisi Pasar Induk Jodoh kian memprihatinkan. Hampir semua bagian pasar ini rusak berat. Perlu perbaikan menyeluruh.

Pesona pasar yang diresmikan 2004 silam perlahan redup, tertutupi kios-kios yang juga kumuh yang berdiri tepat di sekelilingnya. Bangunannya sudah tidak sekokoh dulu.

Batam Pos mencoba melihat keadaan pasar yang sudah ditinggal penyewanya.

Membelah pasar, bau pesing langsung menusuk hidung. Sekumpulan lalat beterbangan di pinggir-pinggir jalannya. Masuk ke tengah bangunan bergaya campuran Eropa dan Timur Tengah ini, asap pembakaran sisa sayuran sudah dianggap biasa oleh beberapa penghuni Pasar Induk.

“Sepuluh tahun lalu, saya pindah ke sini. Kondisinya masih bagus, sekarang tak terurus lagi,” kata pengupas bawang, Leni, kepada Batam Pos, Sabtu (4/2).

Atap-atap yang seharusnya menaungi justru malah memicu kekhawatiran. Penghuni di bawahnya bisa saja terkena atap yang jatuh.

“Kemarin sore, ada atap yang jatuh. Untung saja, sudah tidak ada lagi yang kerja di sini,” katanya.

Di beberapa sudut pasar, banyak pria yang tengah mengistirahatkan tubuhnya di atas kasur.

“Mereka itu kerja di sini mas, angkut-angkut barang kalau ada barang-barang masuk,” jelas perempuan berjilbab itu.

Sementara itu, pijakan tangga menuju ke lantai dua sudah tidak bisa dilewati lagi. Air pekat berwarna hitam dan sampah berserakan di anak tangganya. Namun, menurut Leni beberapa orang justru ada yang menjadikan Pasar Induk sebagai tempat tinggal.

“Di lantai dua ini, ada orang tinggal juga. Anak-anak muda begitulah,” katanya.

Di sudut lain, banyak juga anak-anak yang masih bermain di persimpangan jalan sambil menunggu orangtua mereka bekerja.

“Karena sebagian dari kami juga tinggal di rumah liar,” ujar Leni.

Salah satu pekerja, Ahmad mengatakan sangat mendukung jika pemerintah mau merapikan dan memperbaiki pasar tersebut.

“Kami pasti mendukung, kalau sudah diperbaiki otomatis pembeli juga betah,” kata Ahmad.

Jumlah pedagang yang masih betah di Pasar Induk ini, bisa dihitung dengan jari. Jumlahnya tidak lebih dari 10 pedagang yang rata-rata menjual pisang, bumbu dapur dan sembako.

“Para pedagangnya lebih memilih jualan di Pasar Tos 3000 atau di kios liar, karena pembeli juga malas ke sini,” tutup Leni. (cr18)

Suhendro Ditemukan Tewas

0

batampos.co.id – Kamis (2/2) sore, Tikia alias Suhendro, 82, Warga Kampung Tekis Rt 003 Rw 003 Desa Tembeling Kecamatan Teluk Bintan, Kepri, yang dikabarkan empat hari hilang ditemukan tewas dengan posisi terlentang sambil kedua tangan memeluk dada.

“Informasi penemuan ini kami dapat dari anaknya Sehong, yang melihat langsung mayat ayahnya saat pencarian bersama temannya tak jauh dari sungai Buyung,” terang Kapolsek Teluk Bintan Iptu Ngatno, seperti diberitakan Batam Pos.

Selain itu, sambungnya kondisi mayat saat ditemukan sudah tidak mengenakan baju dan tubuhnya sudah dikerubuti banyak semut.

“Diperkirakan jenazah kakek ini sudah meninggal dunia dalam waktu 24 jam sampai 48 jam saat mayat ditemukan. Karena ditemukan lebam yang diakibatkan perembesan darah yang merupakan proses pembusukan,” terangnya.

Ngatno menyebutkan mayat tersebut sudah dibawa ke Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) Kepri di Tanjungpinang, untuk mendapatkan pemeriksaan awal.

“Hasil pemeriksaan awal dari tim dokter RSUP tidak ada tanda-tanda kekerasan pada jenazah. Hanya terdapat luka goresan pada kedua kaki yang diduga diakibatkan oleh ranting bakau dan pandan hutan,” terangnya.

Dia menambahkan setelah pemeriksaan awal dilakukan, jenazah kakek yang memiliki tiga istri dengan 20 anak ini langsung dibawa ke rumah duka untuk segera disemayamkan.

Sebelumnya diberitakan kakek ini hilang sejak Senin (30/2) lalu. Sebelum hilang korban terakhir berpamitan ke anaknya, Seleng untuk pergi ke sungai melihat perangkap ikan miliknya. Namun hingga, Kamis (2/2) Tikia tak kunjung ditemukan.

Bahkan pihak keluarga bersama kerabat lainnya terus melakukan pencarian dengan menyisir sungai Buyung dan sungai Lulai tempat biasa Tiekia mendayung perahunya. (cr20)