Minggu, 3 Mei 2026
Beranda blog Halaman 13909

Di Usia Setengah Abad, Janet Jackson Lahirkan Anak Pertama

0
Janet Jackson dan suami.

batampos.co.id – Lazimnya, wanita yang sudah memasuki usia lima puluh tahun sudah menyandang predikat sebagai nenek. Namun, bagi diva pop Janet Jackson, usia tak lebih dari sekedar angka.

Di usianya yang menginjak setengah abad, kakak King of Pop Michael Jackson itu melahirkan anak pertamanya.

Pelantun That’s The Way Love Goes dan suaminya Wissam Al Mana karuniai anak lelaki yang diberi nama Eissa Al Mana.

”Janet melewati persalinan dengan lancar dan sekarang sedang beristirahat dengan nyaman,” ujar juru bicara Janet kepada majalah People.

Janet memang memilih untuk menjauhi sorotan setelah hamil. Namun, beberapa waktu lalu dia memposting status di media sosialnya kalau dia baik-baik saja.

”Hei semua. Sudah lama ya, tetapi saya tetap perhatian. Saya merasakan cinta dan doa kalian. Terima kasih. Saya baik-baik saja,” tulisnya saat itu.

Janet membenarkan kalau dia sedang hamil pada Oktober. Dan, dilaporkan kalau mengalami morning sickness yang parah. Sumber yang dekat dengan Janet mengatakan kalau penyanyi itu sangat besemangat.

”Dia baik-baik dan merasa kuat. Dia merasa ini adalah hal terbaik yang pernah terjadi padanya,” ungkap sumber tersebut. (People/BBC/CNN/tia)

Menggulung Rezeki di Sagulung

0
Deretan ruko di Komplek Tunas Regency, Sagulung ini adalah pusat pertokoan dan perkantoran, Jumat (2/12). Lokasi ini selalu ramai dikunjungi oleh karyawan galangan kapal dan warga sekitar, baik makan siang dan keperluan sehari-hari untuk belanja.
Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Pertumbuhan ekonomi di wilayah Kecamatan Sagulung terus membaik. Hal ini dilihat dari jumlah izin domisili usaha yang terdaftar terus meningkat di tahun 2016, mencapai 481 usaha.

“Sudah cukup bagus pertumbuhan ekonomi disini, khususnya di bidang usaha. Tercatat domisili usaha yang masuk, meningkat dari tahun 2015, dengan jumlah 432 usaha,” jelas Camat Sagulung, Reza Khadafy, di kantor Kecamatan Sagulung, Selasa(3/1).

Dia menuturkan usaha yang terdaftar ini beragam, mulai dari Perseroan Terbatas (PT), CV, maupun usaha perorangan.

“Dari usaha Industri, Retail dan lainnya, semua lengkap disini,” sebutnya.

Lebih lanjut Reza menjelaskan lokasi Sagulung merupakan tempat yang paling cocok untuk segala bisnis usaha, pasalnya masyarakat di wilayah ini di kenal konsumtif, dan sangat menyukai produk yang baru.

“Segala usaha cocok di buat disini. Karena kawasannya sangat ramai dan padat penduduk, dengan jumlah total 200 ribu jiwa,” tuturnya.

Dia berharap di tahun 2017 ini kedepannya investasi berbagai usaha bisa meningkat lebih banyak lagi dari tahun sebelumnya, sehingga akan membuat pertumbuhan ekonomi di Sagulung semakin lebih baik.

“Harapannya usaha yang masuk ke sini bisa bertambah lagi. Dan kita juga inginkan mereka yang mendaftarkan usaha di sini bisa merekrut tenaga kerja dari masyarakat sekitar, sehingga tingkat pengangguran pun bisa berkurang di Batam ini,” imbuhnya (cr20).

BP Batam Buka Pengajuan Kuota Rokok

0
ilustrasi

batampos.co.id – BP Batam kembali membuka pendaftaran untuk mendapatkan kuota rokok non cukai untuk tahun ini pada 10 Januari mendatang. Sistemnya dibuka bersamaan dengan awal tahun baru.

“Ada kesempatan hingga 10 Januari mendatang. Namun kami belum bisa memastikan berapa kuota rokok non cukai yang akan dikeluarkan BP Batam tahun ini,” ujar Direktur Publikasi dan Humas BP Batam, Purnomo Andiantono, kemarin (3/1).

Menurut Andi, jumlah pasti kuota rokok tengah dirumuskan oleh Dirjen Perdagangan Luar Negeri, Direktur Cukai dan KPU2BC Batam.

Sebelumnya, Direktur Lalu Lintas Barang BP Batam, Tri Novianto mengungkapkan kebutuhan rokok pertahun di Batam mencapai 6 miliar.

“80 persen dari rokok cukai dan sisanya non cukai. Jumlah rokok non cukai berkisar antara 900 juta-1,1 miliar batang pertahun dan biasanya dikonsumsi pekerja di kawasan industri,” tambahnya.

Novi mengungkapkan jumlah tersebut nanti direncanakan akan menjadi batas maksimum untuk penetapan kuota rokok. Selain itu untuk memastiakn agar rokok non cukai tak merembes keluar kawasan, BP Batam akan memberikan label khusus kawasan bebas Batam pada rokok tersebut.

“Instrumen tersebut sangat penting mengingat berhentinya pemberian kuota rokok non cukai adalah karena lemahnya pengawasan. Sering terjadi penyimpangan yang tidak sesuai ketentuan,” jelasnya.

BP Batam juga memperketat persyaratan bagi perusahaan rokok yang ingin mendapatkan kuota rokok non cukai. Survey juga akan dilakukan.

“Perusahaan baru akan disurvey langsung ke lokasi. Karena dulu ada kasus dimana minta kuota, tapi ternyata mesin produksi saja tidak punya,” ujarnya.

BP Batam tak ingin lengah lagi dalam memberikan kuota rokok non cukai kepada perusahaan yang tidak memenuhi persyaratan. Karena itu, setiap persyaratan yang dibebankan kepada perusahaan akan diperiksa secara teliti.

Perusahaan yang ingin mendapat kuota rokok non cukai harus berdomisili di Batam. Apabila perusahaan  tersebut dari luar Batam, maka harus buka kantor  cabang di Batam. Pabrik di luar batam dapat mengajukan permohonan kuota dengan menunjuk distributor yang ada di Kawasan perdagangan Bebas batam.

Selain itu, BP Batam juga akan berkoordinasi dengan Bea Cukai untuk melihat rekam jejak perusahaan ayng mengajukan permohonan kuota. Rekam jejak tersebut akan menjadi pertimbangan utama BP Batam dalam memberikan kuota.(leo)

Pengangguran di Riau Tembus 222 Ribu Orang

0
Ilustrasi pencari kerja

batampos.co.id – Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Provinsi Riau mencapai 7,43 persen per Agustus 2016. Dengan kata lain, ada lebih dari 222 ribu orang di Riau yang masih menganggr.

Meskipun angka ini turun dibanding sebelumnya, sebanyak 7,83 persen pada 2015, namun fakta ini menunjukkan kalau peluang kerja di Riau masih sulit. Pemprov Riau terus dituntut melakukan penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) berkompeten, supaya bisa diterima di bursa kerja.

Salah satu upaya dengan menyiapkan Badan Koordinasi Sertifikasi Profesi (BKSP) Provinsi Riau. Badan ini sebagai koordinasi, pendorong, advokasi, hingga terbentuknya lembaga-lembaga sertifikasi profesi di berbagai bidang.

“Benar, tingkat pengangguran terbuka sebesar 7,43 persen tahun 2016. Kita terus mendorong penyiapan SDM berkompeten agar dapat menekan angka pengangguran,” ujar Kepala Disnakertrans Provinsi Riau Rasyidin Siregar saat berbincang dengan Riau Pos, Selasa (3/1/2016).

Berdasarkan data resmi yang disampaikan Disnakertrans, jumlah angkatan kerja di Riau pada Agustus 2016 mencapai 2,99 juta orang. Jika dibanding dengan total penduduk usia 15 tahun keatas yang berjumlah 4,51 juta orang. Maka tingkat partisipasi angka kerja Riau sebesar 66,25 persen.

Sementara jumlah penduduk yang bekerja di Riau per Agustus 2016 sebanyak 2,76 juta orang dengan rincian 1,09 juta orang bekerja di daerah perkotaan dan sebanyak 1,67 juta orang bekerja di daerah pedesaan.

Kemudian jika dilihat menurut Tipologi daerah, 222 ribu orang pengangguran tersebut terbagi atas 111,35 ribu orang pengangguran berada di perkotaan dan sisanya 110,65 ribu orang di pedesaan.

“Penganggur laki-laki lebih banyak dibanding perempuan. 135,72 ribu pengangguran laki-laki dan 86,28 ribu pengangguran perempuan,” tambahnya.

Penguatan SDM Riau yang lebih berkompeten, atas tingginya angka pengangguran tersebut. Memang penyiapan profesi yang bersertifikasi terus didorong Pemprov Riau. Mengenai BKSP yang akan mulai dilaksanakan 2017 ini, berbagai sektor seperti Pertanian, Perkebunan, Pendidikan, Pariwisata, dan Migas.

“Dengan terbentuknya lembaga sertifikasi ini maka akan menguatkan SDM kita dan bersaing dengan dunia kerja. Misalnya Migas melalui PT SPR (BUMD, red) untuk pengeboran minyak dan panas bumi, sebagai pusat pelatihan,” sambungnya.

Kemudian beberapa sekolah juga sudah punya lembaga sertifikasi profesi. Inilah Tupoksi BKSP sambung Rasyidin guna mendorong dan mensosialisasikan serta sebagai partner dari Pemerintah untuk mendata Naker dan angkatan kerja yang siap pakai dengan kompetensinya.

Pemerintah yang terlibat dalam mendorong BKSP ini adalah Disnaker, Disdik, Dinkes, dan Dinas Pariwisata.

“Ini harus sinergi bersama swasta dan pengusaha. Tahun ini kita sedang membahas, karena tetap penganggaran dari Pemerintah. Guna memutus rentang kendali selama ini karena lembaga sertifikatnya dari Bandung, Jakarta dan luar Riau lainnya, ini kita coba potong, agar dibentuk lembaga sertifikasi di daerah,” paparnya. (egp)

Dewan Gesa Perubahan MoU untuk Serahterima SWRO

0
Teknologi penyulingan air laut menjadi air minum (SWRO) siap digunakan. foto:yusnadi/batampos

batampos.co.id – Meskipun Pemerintah Kota Tanjungpinang sudah menyatakan kesiapakannya untuk mengelola proyek percontohan nasional, Sea Water Riverse Osmosis (SWRO) Tanjungpinang, akan tetapi proses serahterima infrakstruktur tersebut masih belum terjadi. DPRD Kepri meminta Pemprov Kepri segera melakukan perubahan terhadap Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU).

“Proses serahterima, baik itu pengelolaan maupun aset SWRO tidak bisa dilakukan. Apabila MoU yang sudah ditandatatangani oleh Kementerian PU, Pemprov Kepri dan Pemko Tanjungpinang tidak dirubah,” ujar Anggota Komisi II DPRD Kepri, Rudy Chua menjawab pertanyaan Batam Pos, Selasa (3/1/2017) di Tanjungpinang.

Menurut Rudy, dalam MoU awal yang dibuat Pemprov Kepri sangat jelas menyebutkan kalau pengelolaan SWRO akan diserahkan ke Pemprov Kepri. Akan tetapi, kenyataan hari ini adalah akan diserahkan ke Pemko Tanjungpinang. Masih kata Rudy, untuk mendorong percepatan SWRO yang sudah menelan Rp97 miliar APBN dan APBD Kepri tersebut hendaknya, Pemprov Kepri segera mendudukan ini.

“Harus didudukan lagi dengan pihak-pihak yang terlibat MoU. Sehingga proses ini cepat selesai, jangan sampai tertunda lagi. Apalahi Pemko Tanjungpinang sudah menyatakan kesiapannya,” papar Legislator Dapil Tanjungpinang tersebut.

Terpisah, Venny M, Kabid Perencaan Sarana Prasarana Wilayah dan Lingkungan Hidup, Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan, Pemprov Kepri mengatakan, untuk rencana pembangunan SWRO pendelegasian pembuatan MoU memang diserahkan kepada B3P (Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, sebelumnya).

Akan tetapi untuk serah terima belum ada pendelegasian tersebut. Menurut Venny, leading sektor untuk proses itu adalah Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Kepri.

“Apabila diserahkan ke Pemko, memang harus melakukan perubahan terhadap MoU yang sudah dibuat. Tentu perlu didudukan lagi persoalan ini. Karena MoU yang sudah ada melibatkan Kementerian PU, Pemprov Kepri dan Pemko Tanjungpinang,” ujar Venny M.

Seperti diketahui, proyek percontohan pengolahan air laut menjadi air tawar Sea Water River Osmosis (SWRO) untuk memenuhi kebutuhan air masyarakat Kota Tanjungpinang itu, dikerjakan sejak Juli 2013 lalu oleh PT Artha Envirotama.

Dengan nilai kontrak sebesar Rp49 miliar. Seharusnya proyek tersebut selesai pada tahun yang sama. Akan tetapi kontraktor baru bisa menyelesaikan pekerjannya pada Februari 2014 lalu. Apabila belum dilakukan serahterima, Februari nanti adalah tahun kedua proyek tersebut mangkrak. (jpg)

Taman Tugu Proklamasi Tanjungpinang Dipugar

0
Tugu Proklamasi Tanjungpinang. Foto: yusnadi/batampos

batampos.co.id – Dalam dua tahun terakhir, Pemerintah Kota Tanjungpinang punya perhatian khusus terhadap ruang terbuka hijau atau yang biasa disebut dengan taman kota. Bukan tanpa alasan bila keberadaan taman kota kini dari hari ke hari dipercantik tampilannya.

Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah menyatakan, ada hubungan erat antara kebahagiaan warga dengan ketersediaan taman kota.

“Saya percaya, salah satu ciri kota yang bahagia itu bila punya banyak taman kota. Sehingga anak-anak mudah mencari tempat bermain, orang dewasa senang mencari tempat bersantai,” kata Lis, Selasa (3/1/2016).

Dari waktu ke waktu, Pemko Tanjungpinang mengupayakan perbaikan sejumlah taman kota yang ada. Mulai dari merampungkan proyek multitahunan taman kota di kawasan tepi laut, taman Bestari, melengkapi fasilitas bermain anak di taman Pamedan, dan bahkan ada satu taman baru semisal Taman Batu 10 yang kini menjadi idaman warga bersantai setiap harinya.

Kini, seluruh taman itu telah difungsikan dengan baik. Artinya, setiap warga yang ingin bersantai bisa mengunjungi satu di antara sekian tama kota yang telah dibuka. Tidak berhenti sampai di sini. Dimulai sejak akhir tahun lalu, Pemko Tanjungpinang juga memugar taman Tugu Proklamasi yang ada di seberang Gedung Daerah Tanjungpinang.

“Ya memperbanyak taman kota itu juga masuk dalam visi-misi saya yang ingin menjadikan pembangunan berbasis ramah lingkungan. Sebab itu perlu ada banyak taman kota juga,” kata Lis.

Mengenai pemugaran taman kota Tugu Proklamasi, Lis menyebutkan, taman itu punya persentuhan sejarah yang lekat. Maksudnya, kata dia, taman itu punya sejarah di balik pembuatannya. Sudah lama pula tidak diperhatikan. Mengapa tidak ditata kembali tanpa menanggalkan nilah sejarahnya,” ucap Lis.

Kini taman kota Tugu Proklamasi sudah masuk penyelesaian tahap akhir. Dalam waktu dekat akan dibuka untuk umum. Lis berharap penataan taman tersebut juga bisa menjadi daya tarik bagai warga kota untuk bersantai di sana. Lis percaya diri dengan hal tersebut. Mengingat kini taman kota itu ditata menjadi lebih modern dan memang dirancang futuristik.

“Bukan hal yang sulit untuk membuat taman kota Tugu Proklamasi menjadi lebih ramai. Taman itu kan segaris lurus dengan tepi laut. Apalagi juga terletak di antara pintu masuk-keluar pelabuhan. Saya kira karena lokasinya yang sangat strategis itu, maka perlu sangat diperhatikan,” pungkas Lis. (muf)

Perka Lahan Terbit Januari Ini, Layanan Lahan akan Jalan Kembali

0
Aktivitas Cut and Fill di Batam. Foto: Rezza Herdiyanto/Batam Pos

batampos.co.id – Badan Pengusahaan (BP) Batam mengklaim bahwa pada awal Januari ini peraturan kepala (Perka) terbaru mengenai tarif layanan lahan akan segera terbit.

“Penerbitan Perka lahan terbaru rencananya akan dilakukan pada minggu-minggu awal Januari,” ujar Direktur Publikasi dan Humas BP Batam, Purnomo Andiantono, kemarin (3/1).

Peraturan ini akan menggantikan Perka 19 Tahun 2016 tentang tarif layanan lahan.”Itu yang akan menjadi prioritas BP Batam di bulan pertama tahun 2017,” jelasnya.

Penertiban Perka ini menyusul persetujuan revisi tarif lahan oleh Ketua Dewan Kawasan (DK) Batam, Darmin pada akhir Desember tahun lalu.

“Begitu Perka ini terbit, maka pelayanan perizinan lahan akan berjalan normal kembali,” jelasnya.

Senada dengan Andi, Kepala Kantor Pengelolaan Lahan BP Batam, Imam Bachroni mengatakan pelayanan perizinan lahan masih sebatas tahapan pengumpulan data saja.”Belum sampai tahap penerbitan karena menunggu tarif lahan dalam Perka baru,” jelasnya.

Ia mengungkapkan bahwa BP Batam akan menyusun Perka berdasarkan usulan tarif dari tim teknis DK yang disetujui Ketua DK.(leo)

Nurdin Desak Pembentukan Kanwil PLN Kepri

0
Gubnernur Kepri Nurdin Basirun dan GM PLN Wilayah Riau Kepri Feby Joko Priharto bertemu beberapa waktu lalu. Foto: istimewa

batampos.co.id -Gubernur Kepri, Nurdin Basirun mengatakan persoalan listrik masih menjadi fokus pekerjaanya kedepan.

Ditegaskannya juga, pihaknya bersama DPRD Kepri akan menggesa pembentukan Kantor Wilayah (Kanwil) PLN Provinsi Kepri.

Menurut Nurdin, kehadarin Kanwil menjadi kebutuhan mutlak bagi percepatan pembangunan infrastruktur listrik di Kepri.

“Memang pembentukan Kanwil PLN Kepri menjadi Pekerjaan Rumah (PR) kita yang belum selesai. Tentu ini yang harus sama-sama kita gesa bersama dengan DPRD Kepri,” ujar Gubernur Kepri, Nurdin Basirun menjawab pertanyaan Batam Pos, Selasa (3/1/2016) usai melakukan pelantikan terhadap Pejabatan Pimpinan Tinggi Madya dan Pimpinan Tinggi Pratama di Gedung Daerah, Tanjungpinang.

Dijelaskan Nurdin, Kepri merupakan daerah yang unik karena setiap daerah terpisah oleh laut, artinya menyangkut rentang kendali. Kondisi ini tentunya membutuhkan perhatian serius. Diakuinya, luasnya cakupun Kanwil PLN Riau- Kepri tentunya menjadi kendala untuk melakukan percepatan pembangunan. Selain itu juga berkaitan dengan kebijakan-kebijakan strategis.

“Harapan kita dengan lahirnya Kanwil PLN Kepri nanti adalah percapatan pembangunan infrastruktur listrik. Listrik merupakan instrumen pembangunan yang sangat dibutuhkan. Mimpi kita adalah merangkai Kepri dengan listrik kedepannya,” papar Nurdin.

Ditambahkannya, dalam waktu dekat ini, pihaknya bersama-sama dengan DPRD Kepri akan meminta waktu ke Pemerintah Pusat terkait keinginan ini. Apalagi ini sudah menjadi tuntutan masyarakat. Untuk lokasi tidak akan menjadi persoalan, karena Pulau Dompak yang merupakan Pusat Pemerintahan Provinsi Kepri masih memiliki lahan yang kosong.

“Apalagi saat ini, kita ingin menggesa pembangunan Dompak. Dengan adanya kantor-kantor bisa menjadi penggerak bagi percepatan pembangunan Dompak kedepan,” tutup Nurdin.

Terpisah, Ketua Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Kota Tanjungpinang, Bobby Jayanto mendorong Pemerintah Provinsi Kepri untuk menggesa pembentukan Kantor Wilayah (Kanwil) PLN di Provinsi Kepri. Menurut Bobby dengan berdirinya Kanwil PLN di Kepri, akan mempercepat langkah pembangunan infrastruktur listrik di Provinsi Kepri.

“Berbicara investasi, infrastruktur listrik merupakan salah satu faktor yang menentukan masuknya investasi daerah-daerah di Provinsi Kepri,” ujar Bobby Jayanto

Pria yang menjabat sebagai Ketua Partai NasDem Kota Tanjungpinang tersebut, Tanjungpinang sebagai Ibu Kota Provinsi Kepri masih punya ruang untuk dibangunnya Kanwil PLN. Masih kata Bobby, kehadiran Kanwil akan mempercepat pergerakan pembangunan-pembangunan di daerah. Kepri merupakan daerah yang sangat unik, karena terdiri 2.408 pulau.

Dijelaskan Bobby, selain sebagai daerah kepulauan, Kepri juga merupakan Provinsi terdepan di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Sehingga wajar, apabila harus dipersiapkan berbagai infrastruktur. Dicotohkannya, Tanjungpinang yang merupakan Ibu Kota Provinsi Kepri, mulai menunjukan geliatnya dengan lahirnya interkoneksi listrik Batam-Bintan (Babin).

“Rentang kendali harus kita pangkas, sehingga sistem birokasi akan lebih cepat. Kepri daerah yang luas, dan sudah selayaknya punya Kanwil sendiri,” tegas Bobby. (jpg)

Catat, Ini Agenda Sepakbola 2017

0

batampos.co.id – Sejumlah agenda penting menanti para penggemar bola sejagad raya. Baik dari dalam negeri, level Asia, Ropa, hingga agenda bola dunia.

Sepanjang tahun 2017 ini setidaknya ada 10 agenda besar terkait sepakbola yang menarik diikuti perkembangannya. Berikut daftarnya:

1. Kongres PSSI, 8 Januari

PSSI di bawah nakhoda baru Edy Rahmayadi punya agenda penting di awal tahun 2017 ini. Yaitu kongres tahunan yang akan dihelat pada 8 Januari di Hotel Aryaduta, Bandung.

Dalam kongres tersebut, berbagai agenda disiapkan dan siap dibahas bersama 107 anggota pemegang hak suara. Kongres ini juga akan membahas agenda yang tertunda pada kongres sebelumnya.

2. Piala Afrika 2017,  14 Januari – 5 Februari

Seperti biasa, Piala Afrika digelar pada awal tahun yang membuat banyak klub Eropa kehilangan pemain andalannya karena harus membela negara di ajang ini.

Untuk edisi kali ini, Piala Afrika yang semula rencananya akan digelar di Libya, namun akhirnya dipindah ke Gabon akibat situasi politik Libya masih labil.

Turnamen ini akan diikuti 16 negara peserta dari Benua Hitam yang bertanding selama 3 pekan.

Selain Nigeria, semua negara favorit hadir. Mesir sudah kembali sejak 2010, Pantai Gading adalah juara bertahan, Kamerun dan Aljazair menjadi penantang. Kali ini Guinea-Bissau menjadi debutan dan kembalinya Uganda sejak AFCON 1978.

3. Piala Dunia U20, 20 Mei – 11 Juni

Piala Dunia untuk pemain muda ini akan melahirkan bintang-bintang masa depan. Kali ini diadakan di Korea Selatan dengan jumlah peserta sebanyak 24 negara.

Para pencari bakat dari berbagai klub mungkin akan memantau para pemain muda ini. Prancis langsung lolos kualifikasi karena tim U19 mereka juara tahun lalu. Mereka akan mencoba mengambil trofi tahun ini, seperti saat ajang 2013 yang melahirkan Paul Pogba dan Samuel Umtiti.

4. Final Europa League, 24 Mei

Partai puncak Europa League tahun ini akan diadakan di Friends Arena di Stockholm, stadion yang resmi beroperasi pada tahun 2012. Di antara 32 tim yang masih bertahan samapi sekarang, ada Manchester United, Athletic Bilbao, Ajax Amsterdam, Fiorentina, Saint-Etienne, Tottenham, AS Rome, Villarreal, Lyon, dan Schalke 04.

5. Final Champions League, 3 Juni

Final Liga Champions tahun ini digelar lebih lambat dari biasa. Jika selama ini berlangsung pada akhri Mei, kali ini digelar awal Juni mengingat tidak ada agenda turnamen internasional seperti pada 2016 lalu.

Cardiff Principality Stadium (tadinya Millennium) akan menjadi tuan rumah partai final tahun ini.

Real Madrid adalah juara bertahan, sementara tim-tim besar lainnya berjuang untuk merebut trofi besar ini.

6. Kualifikasi Piala Asia U23,  15-23 Juli

Tahun 2017 ini bakal jadi ajang pertarungan untuk Timnas Indonesia U22. Ada dua agenda penting pada 2017 yang harus diikuti. Dua kegiatan itu adalah kualifikasi Piala Asia U-23 2018 dan SEA Games 2017.

Kualifikasi Piala Asia U-23 2018 dijadwalkan berlangsung pada 15-23 Juli 2017.

7. Piala Konfederasi, 17 Juni – 2 Juli

Secara tradisi, ajang ini adalah persiapan menuju ajang Piala Dunia, jadi Confederation Cup kali ini adalah pemanasan untuk World Cup 2018. Rusia akan ikut turnaman bersama Portugal (juara Euro 2016), Jerman (Juara Piala Dunia 2014), Chile (juara Copa America 2015), Meksiko (juara Gold Cup 2013 dan 2015), Selandia Baru (juara Oceania Cup of Nations 2016), Australia (juara AFC Asian Cup 2015), dan juara AFCON 2017.

8. SEA Games 2017, 19-31 Agustus

Hasil kualifikasi untuk Piala Asia akan menentukan sejauh mana Timnas Indonesia U23 sanggup melangkah di ajang regional ini. SEA Games 2017 akan diadakan di Kuala Lumpur Malaysia, sehingga tuan rumah mungkin bisa menjadi favorit juara.

PSSI di bawah ketua yang baru berjanji akan membangun tim yang lebih baik dari sebelumnya. Kita tunggu apakah tim pemain muda kali ini bisa mendominasi Asia Tenggara.

9. European Supercup, 8 Agustus

Ajang tahunan ini akan mempertemukan juara Champions League dengan jawara di Europa League. Pertandingan akan berlangsung di Philip II Arena di Skopje, Makedonia.

Dua tim dari Spanyol masih merajai. Real Madrid akan ditantang oleh Sevilla untuk membuktikan siapa yang terbaik dari yang terbaik di Eropa.

10. Undian Piala Dunia 2018, 1 Desember

Rusia akan menjadi tuan rumah ajang terbesar sepak bola ini. 32 tim yang lolos kualifikasi akan dibagi dalam beberapa kelompok untuk putaran final babak penyisihan grup.

Dan agenda undian Piala Dunia 2018 tentu akan sangat dinantikan untuk melihat negara mana yang masuk grup neraka dan siapa yang diuntungkan dari undian ini. (fat/pojoksatu)

Rutan Tanjungpinang Dijamin Bebas Narkoba

0
Rutan Tanjungpinang.

batampos.co.id – Seluruh petugas Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IA Tanjungpinang menggelar deklarasi janji kerja tahun 2017. Komitmen itu dibacakan kepala Rutan Kelas IA Tanjungpinang, Rony Widiatmoko dihadapan seluruh jajarannya, Selasa (3/1/2016).

Isi deklarasi yang merupakan instruksi dari Kemenkumhan tersebut, yakni; pertama, melaksanakan tugas dan fungsi secara profesional, akuntabel, sinergi, transparan dan inovatif. Kedua, manfaatkan teknologi informasi secara optimal untuk mendukung terlaksananya reformasi hukum.

Ketiga, melakukan percepatan dalam pencapaian kinerja yang menjadi target sasaran secara akuntabel. Keempat, bersih  dari segala bentuk pungutan liar dan korupsi, serta senantiasa menjaga integritas moral dan perilaku. Kelima , menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia melalui wadah Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika.

”Ini merupakan instruksi daari Kemenkum Ham RI Yasona Laoly yang dibacakan secara serentak diseluruh Rutan dan Lapas seluruh Indonesia sebagai wujud kinerja yang rill dan nyata untuk di wujudkan,” ujar Rony.

Dikatakan Rony, pihaknya akan melakukan pembenahan semua sektor baik itu dari pelayanan, keuangan untuk selalu ditingkatkan dan lebih baik dari sebelumnya.

”Semenjak ada tim Saber Pungli, kami lebih mengetatkan diri untuk lebih memperbaiki kinerja,” kata Rony.

Menurut Rony, tim saber Pungli  merupakan bagian dari reformasi hukum dengan tujuan bangsa dan pelayanan akan lebih baik. Beberapa permasalahan di dalam Lapas diantaranya juga soal pengendalian narkoba di dalam Lapas maupun Rutan yang sangat mencoreng institusi Kemenkumham.

“Jadi setelah adanya beberapa temuan oknum Lapas membantu atau mengendalikan narkoba dari dalam Lapas, kami semua kepala seluruh Indonesia dikumpulkan. Disampaikan bahwa siapapun yang terbukti bermain, akan langsung dipecat,” jelas Rony.

Disebutkannya, untuk membuktikan ada pengendalian narkoba dari dalam Rutan tidaklah mudah. Banyak upaya warga binaan dengan berbagai cara untuk menghindari operasi pihak keamanan Rutan. Namun Rony menjamin, rutan Kelas IA yang dihuni 356 orang tahanan tidak ada yang terlibat dalam pusaran peredaran narkoba.

“Tahanan ini pintar menyembunyikan sesuatu. Kami bisa kucing-kucingan dengan mereka. Tapi saya yakin 90 persen, Rutan Tanjungpinang bebas dari masalah seperti itu. Karena kami rutin cek urine dengan alat yang sudah kami miliki, ” pungkasnya.(ias)