Sabtu, 11 April 2026
Beranda blog Halaman 14100

Seluruh Honorer Baru di Batam Akan Dirumahkan

0
Sejumlah pegawai Honorer Badan Kominfo Pemko Batam saat melakukan aktifitas kerja di ruangan  Media Center. Foto: Cecep Mulyana/ Batam Pos
Sejumlah pegawai Honorer Badan Kominfo Pemko Batam saat melakukan aktifitas kerja di ruangan Media Center. Foto: Cecep Mulyana/ Batam Pos

batampos.co.id -Keberanaian Bobi Rian, tenaga harian lepas (THL) Dinas Tatakota (Distako) Batam membongkar permainan penerimaan honorer atau THL di tempat ia bekerja lewat surat dan video di Youtube, Pemko Batam akhirnya mengambil langkah serius. Pemko akan merumahkan seluruh honorer baru.

Asisten Pemerintahan Pemko Batam, Firman menyebutkan, pemerintah akan membentuk tim untuk melakukan investigasi, dugaan adanya penggelembungan, serta penambahan tenaga honor baru.

“Bukan hanya di Distako saja, di SKPD lain juga distelusuri. Kami akan segera membentuk tim,” ungkap mantan Kepala BKD Kota Batam ini, saat RDP dengan Komisi DPRD Kota Batam, Rabu (13/4/2016) sore.

Kepala Inspektorat Kota Batam, Heriman mengatakan, menyangkut permasalahan tenaga honor, Wako dan Wawako memintanya untuk melakukan pemeriksaan. Memeriksa semua pihak yang terkait, setelah itu baru diputuskan sanksinya.

“Tim baru mulai, belum ada yang kita periksa,” ungkapnya.

Kepada Anggota Komisi I DPRD Kota Batam, Sahir menyampaikan puluhan honor Dinas Tata Kota (Distako) yang disebut Bobi di videonya yang diunggah di Yotube belum dilaporkan dan tercatat di BKD. “Ini menjadi temuan,” ungkapnya.

Dugaan adanya penggelembungan tenaga honorer memang terjadi di seluruh SKPD. Buktinya, hasil verifikasi BKD sambung Sahir, jumlah tenaga honor di Batam mencapai 6.988 orang. Sebanyak 3.176 orang bekerja sebagai guru, TU, penjaga sekolah, serta perpustakaan. “Sisanya tersebar di seluruh SKPD,” kata Sahir.

Mantan Kadinsos ini juga membenarkan kalau seluruh tenaga honor yang baru diangkat akan dirumahkan.  (hgt/bpos)

Baca Juga:
> Bobi, THL yang Bongkar Kebusukan Pejabat Distako Batam Menenangkan Diri di Bali
> Unggah Video Kelicikan Pejabat Distako Batam, Bobi Malah Dipecat
> THL Distako Batam Bobi Rian Juga Vokalis Band Kufaku, Cantiknya Bule di Video Klipnya
> Wawako Batam: Tak Mungkin Anak Ini (Bobi) Bohong
> Ada Anak Kepala Dinas dan Sekretaris di THL Baru Distako Batam
> 10 Tahun Kerja di Distako, 11 Tahun Pendidikan hingga S2, Dikasi SK Satpam Rusunawa, Ape Gune?
> Pak Wali, Ini Video Protes Pegawai Harian Lepas Dinas Tata Kota Batam.
> Lebih 20 THL Baru di Distako Batam SK-nya Dimanipulasi

DPRD Batam Ingin Agar Pimpinan BP Batam Sudi Datang bila Diundang DPRD

0
Wakil Ketua DPRD Batam Iman Sutiawan memberikan sambutana saat pertemuan DPRD Kota Batam dengan Kepala BP Batam Hatanto bersama Wakil Ketua dan sejumlah Deputi BP Batam di Gedung DPRD Batam, Selasa (12/4). F. Cecep Mulyana/Batam Pos
Suasana dialog pimpinan DPRD Batam dengan Pimpinan BP Batam. di Gedung DPRD Batam, Selasa (12/4). F. Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Pimpinan Badan Pengusahaan (BP) Batam bertandang ke DPRD Batam. Kesempatan ini digunakan DPRD untuk curhat.

“Saat diundang, yang datang perwakilannya, bukan pengambil keputusan,” kata ketua DPRD Kota Batam, Nuryanto saat menerima kunjungan pimpinan BP Batam, Selasa (12/4).

Dengan struktur baru, Nuryanto berharap pimpinan ataupun pengambil kebijakan di BP Batam bisa menghadiri setiap undangan rapat dengar pendapat (RDP).

“Membantu kepentingan masyarakat dan pemerintah, kami (DPRD) hanya menjembatani saja,” ungkap Nuryanto.

Nuryanto berharap, keberadannya mampu menjawab harapan dan persoalan yang terjadi di masyarakat.

“Pemko dan BP Batam bisa bersinergi. Kalau itu terjadi, kecil kemungkinan masyarakat ada masalah,” katanya.

Wakil Ketua II DPRD Kota Batam, Iman Sutiawan menyebutkan, 65 persen persoalan masyarakat yang diadukan ke DPRD berkaitan dengan BP Batam.

RDP menyangkut rumah liar (Ruli) serta persoalan lahan sering molor, karena BP Batam tak mau hadir, menjelaskan duduk permsalahannya.

“Kami (DPRD) hanya mendapat permasalahannya saja. Kami hanya jadi wasit, tak tahu kebijakan yang akan diambil, sering rancu,” ungkap Iman.

Dalam pertemuan itu, Nuryanto curhat kepada pimpinan baru BP Batam, tak dimasukannya DPRD Kota Batam dalam struktur Dewan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (DK) Batam. Malah Pemprov Kepri dan DPRD Kepri yang dimasukan dalam keanggotaan DK.

Padahal keberadaannya menyangkut dan membahas persoalan Kota Batam. Bila Pemko Batam masuk struktur, idealnya DPRD juga demikian. Karena Pemerintahan tak bisa lepas dari peran eksekutif dan legislatif.

“DPRD tak pernah mengetahui, dan diajak bicara,” kata politisi PDI Perjuangan itu. Meskipun tak dimasukkan dalam keanggotaan DK, Nuryanto menghormati dan mengikuti setiap perkembangan yang terjadi.

Sementara itu, Hartanto Reksodiputro menyampaikan, DPRD Kota Batam bukan mitra BP Batam. Karena mitra kerjanya hanya Komisi VI DPR RI.

“Tak apa bukan mitra, kita menganggap DPRD mewakili aspirasi masyarakat,” kata Hatanto.

BP Batam, sambung Hatanto ingin membuka diri, siap menerima setiap  masukan. “Orang baru kulonuwun (permisi), datang tampak muka,” katanya lagi.(hgt/ray/jpnn)

Warga Batam Jangan Parkir di Jembatan Satu Ya, Kabelnya Karatan dan Ada yang Putus

0
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat RI bekerja sama dengan Koica dan Kistec dari Korea Selatan mengecek konstruksi Jembatan Fisabillilah, Rabu (23/3). F. Dalil Harahap/Batam Pos
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat RI bekerja sama dengan Koica dan Kistec dari Korea Selatan mengecek konstruksi Jembatan Fisabillilah.. F. Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Teknisi Korea terus memantau Jembatan Fisabilillah atau yang dikenal Jembatan Satu Barelang, Batam.

Korea International Cooperation Agency (KOICA) yang dipercaya oleh Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk mendeteksi kerusakan jembatan di Indonesia.

KOICA melalui Korea Infrastruktur of Safety and Technology Corporation (KISTEC), yang mendapat proyek pengembangan kapasitas manajemen keselamatan infrastruktur Indonesia, itu tengah melakukan kajian di Jembatan Satu Barelang.

Hasil dari pengamatan dan penelitian tiga bulan belakangan ini, jembatan yang menghubungkan pulau Batam dan Galang itu memang sudah mulai rusak dan rapuh.

“Terutama pada bagian kabel-kabel penyangganya mulai banyak yang karatan bahkan ada beberapa yang putus,” kata salah satu petugas dari KRISTEC di lokasi Jembatan, Rabu (13/4).

Siang kemarin, puluhan petugas tersebut melakukan loading test pada sisi jembatan sebelah kanan dari arah Tembesi. Loading test berupa penempatan alat ukur kekuatan jembatan yang efektif dengan situasi kerusakan yang ada.

“Nanti kami analisa hasilnya agar warga dan pemerintah tahu, bahwa dengan kerusakan yang sudah ditemui ini, kapasitas jembatan hanya mampu muat sekian ton,” ujar petugas yang tak mau namanya disebutkan itu.

Ini bertujuan untuk mencegah terjadinya over load beban di atas jembatan. “Selama inikan banyak orang belum tahu kalau jembatan mulai rapuh, kapasitasnyapun tak terbatas. Ini bisa berbahaya kalau tak segera dideteksi kemampaun daya tahan beban jembatan ini,” katanya.

Proses loading test ini, berlangsung sekitar 10 menit dan isi jembatan dikosongkan dari kendaraan apapun. “Makanya jalan ini sempat kami blokir tadi, tapi hanya 10 menit kok,” kata petugas itu.(eja/ray/jpnn)

Mei, Operasi Kembar Siam Rahma – Rahmi Dilakukan di Batam Dibantu Dokter Surabaya

0
Pihak Rumah Sakit RS Camatha Sahidya Panbil memindahkan bayi dempet atas nama Rahma dan Rahmi ke dalam mobil ambulan untuk dipindahkan ke RS Awal Bros untuk diproses operasi, Rabu (14/4). F. Dalil Harahap/Batam Pos
Pihak Rumah Sakit RS Camatha Sahidya Panbil memindahkan bayi dempet atas nama Rahma dan Rahmi ke dalam mobil ambulan untuk dipindahkan ke RS Awal Bros untuk diproses operasi.. F. Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Empat dokter dari Surabaya dilibatkan untuk melakukan operasi memisahkan bayi kembar siam, Rahma dan Rahmi.

Anak pasangan Junaidi Bakri Ratu Loli dan Warmin Bahrudin ini akan dioperasi di Batam.

Bayi kembari itu akan dipisahkan awal Mei mendatang di Rumah Sakit Awal Bros (RSAB) Batam. Ini akan menjadi operasi pemisahan kembar siam pertama yang berlangsung di Batam.

“Soalnya, selama ini kalau ada kasus kembar siam dari sini kan selalu dirujuk dan dirujuk,” kata Dokter Spesialis Anak RS Camatha Sahidya, dr Sarita Miguna, usai mengiringi perpindahan bayi kembar siam tersebut ke RS Awal Bros, Rabu (13/4).

Operasi ini akan melibatkan tim dokter dari RSUD Dr Soetomo Surabaya. Setidaknya, akan ada empat dokter Surabaya yang akan terbang ke Batam. Yakni, dokter anak, bedah anak, anestesi, dan jantung. Ditambah lagi tenaga farmasi.

Sementara di Batam, dokter anak di RS Awal Bros akan berkolaborasi dengan dokter di RS Camatha Sahidya. Dr Sarita mengatakan, operasi ini akan melibatkan tim dokter yang sangat besar.

“Bapak Kepala Dinas Kesehatan Provinsi, Pak Tjetjep (Yudiana) juga akan masuk sebagai Ketua Tim Kembar Siam,” ujarnya, Selasa.

Bayi kembar yang lahir 29 Maret lalu itu kini sudah mulai dirawat inap di ruang anak RSAB. Keduanya dipindahkan dari RS Camatha Sahidya, Rabu (13/4) pukul 15.00 WIB. Tim dokter melakukan screening jantung ketika keduanya tiba.

Dr Sagita menduga ada kelainan jantung pada salah satu bayi. Denyut jantung bayi bernama lengkap Rahma Fairuz Maknuniyyah itu lemah. Sementara jantung saudara kembarnya, Rahmi Fahira Nahlannisa, terpantau normal.

“Nah, keduanya biar di sini (RSAB) dulu. Sampai gendut dulu baru bisa dioperasi,” pesan dr Sarita Miguna pada keluarga.(ceu/ray/jpnn)

Kompol Memo Ardian Resmi Jabat Kasat Reskrim Polresta Barelang

0
Suasana upacara serah terima jabatan sejumlah perwira di Mapolresta Barelang yng dipimpin langsung Kapolresta Kombes Pol Helmy Santika, Rabu (13/4/2016). Foto: eggi/batampos.co.id
Suasana upacara serah terima jabatan sejumlah perwira di Mapolresta Barelang yng dipimpin langsung Kapolresta Kombes Pol Helmy Santika, Rabu (13/4/2016). Foto: eggi/batampos.co.id

batampos.co.id -Gerbong mutasi kembali bergerak di jajaran Polda Kepri. Kasat Reskrim Polresta Barelang yang awalnya dijabat oleh Kompol Yoga Buanadipta, kini dijabat oleh Kompol Memo Ardian dari Dit Propam Polda Kepri. Posisi  baru Yoga di Direktorat Polair Polda Kepri.

Tak hanya Yoga, Kasat Intel yang sebelumnya dijabat oleh Kompol Eko Wahyu Fregian, digantikan Kompol Irham Halid dari Dit Res Narkoba Polda Kepri. Eko Wahyu Fregian bertugas di Kors Pripim Polda Kepri.

“Ada 6 komisaris dan 3 AKP yang sertijab hari ini. Ini dalam rangka penyegaran dan ini sudah biasa dalam organisasi kepolisian,” ujar Kapolresta Barelang, Kombes Pol Helmy Santika, yang memimpin langsung sertijab tersebut, Rabu (13/4/2016) pukul 15.00 WIB.

Berikut daftar lengkap pejabat di Polresta Barelang yang berganti:
1. Kabag Sumda yang sebelumnya dijabat oleh Kompol M Tahang Aka akan diganti oleh Kompol Helpy dari Dit Krimum Polda Kepri. Sedangkan Kompol Tahang sendiri akan menjabat jabatan baru sebagai Biro SDM Polda Kepri.
2. Kasat Reskrim yang sebelumnya dijabat oleh Kompol Yoga Buanadipta, akan diganti oleh Kompol Memo Ardian dari Dit Propam Polda Kepri. Sedangkan Kompol Yoga Buanadipta akan menjabat jabatan baru di Dit Polair Polda Kepri.
3. Kasat Intel yang sebelumnya dijabat oleh Kompol Eko Wahyu Fregian, akan digantikan oleh Kompol Irham Halid dari Dit Res Narkoba Polda Kepri. Sedangkan Kompol Eko Wahyu Fregian akan menjabat jabatan baru di Kors Pripim Polda Kepri.
4. Kapolsek Batuampar yang sebelumnya dijabat oleh Kompol Ary Baroto akan digantikan oleh Kompol Arwin Wientama dari Dit Krimsus Polda Kepri. Sedangkan Kompol Ary Baroto akan menjabat jabatan bari di Dit Reskrimum Polda Kepri.
5. Kapolsek Lubukbaja yang sebelumnya dijabat oleh Kompol I Dewa Nyoman akan digantikan oleh AKP I Putu Bayu Pati dari Kasat Lantas Polres Karimun. Sedangkan Kompol I Dewa Nyoman akan menjabat jabatan baru di Ditres Narkoba Polda Kepri.
6. Kapolsek Nongsa yang sebelumnya dijabat oleh Kompol C Bambang Harleyanto akan digantikan oleh Kompol Syarifudin dari Kabag Ops Polres Natuna. Sedangkan Kompol C Bambang Harleyanto akan menjabat jabatan baru di Dit Lantas Polda Kepri.
7. Kapolsek Bengkong yang sebelumnya dijabat oleh AKP Syamsurizal akan digantikan oleh AKP Hendriyanto dari Kasat Narkoba Polres Karimun. Sedangkan AKP Syamsurizal akan menjabat jabatan baru sebagai Kasat Lantas Polres Karimun.
8. Kapolsek Belakang Padang yang sebelumnya dijabat oleh AKP Edi Wiyanto akan digantikan oleh AKP Sumerdi dari Biro SDM Polda Kepri. Sedangkan AKP Edi Wiyanto akan menjabat jabatan baru sebagai Bidkum Polda Kepri.
9. Polsek KKP yang sebelumnya dijabat oleh AKP John Rakuta Sitepu akan digantikan oleh AKP Wahyu Norman Hidayat dari Kapolsek Tanjungpinang Timur. Sedangkan AKP John Rakuta Sitepu akan ke Dit Krimsus Polda Kepri. (eggi/nur)

Disenggol Crane, Pemotor Tewas di Bukit Daeng

0
Lakalantas di Bukit Daeng yang menewaskan satu pemotor. Foto: rio/facebook
Lakalantas di Bukit Daeng yang menewaskan satu pemotor. Foto: rio/facebook

batampos.co.id – Pengemudi sepeda motor jenis Yamaha Mio J BP 5348 JJ yang belum diketahui identitasnya tewas di tempat setelah terlindas ban crane di Tanjakan Bukit Daeng.

Beni (31), supir truk crane mengatakan saat itu dia tidak begitu tau secara persis bagaimana mobilnya menyenggol sebuah sepeda motor hingga menyebabkan pengendara motor tewas di tempat.
Beni menceritakan saat sebelum kejadian dirinya dari Batamcentre ke Tanjunguncang (gudang PT Gensis). Sesampainya di lokasi kecelakaan, saat itu sudah ada mobil lori box yang terguling di badan jalan.
“Saat itu di lokasi sedang ada mobil lori box yang terguling. Saat itu polisi juga sudah ada di lokasi,” ungkap Beni saat ditemui di unit Laka Lantas Polresta Barelang, Rabu (13/4/2015).
Setelah melihat kerumunan orang yang ramai tengah menyaksikan mobil box yang terguling, Beni berupaya mengehentikan mobilnya.
“Saat itu kondisi jalan macet saya udah mulai rem, tapi dalam hati ini rem pasti gak sampai. Lalu saya juga sudah kasi klakson tapi orang tak dengar,” cerita Beni.
Saat itu Beni tidak mempunyai pilihan lain selain membanting stir mobilnya ke kiri.
“Kalau saya putar ke kanan mobil terguling. Kalau lurus pasti korban banyak, jadi saya banting ke kiri karena agak sepi, rupanya ada motor mio di sebelah kiri mau menghindari macet tersenggol mobil saya lalu jatuh dan terlindas,” terangnya.
Kanit Laka Lantas Polresta Barelang Arman mengatakan korban meninggal setelah mengalami patah di bagian bahu kanan dan kiri, pangkal lengan robek, serta patah di bagian paha sebelah kiri.
“Sepertinya meninggal karena luka patah di seluruh bagian tubuh korban,”  kata Arman. (eggi).

Kecelakaan Maut, Pengendara Mio Tewas Dilindas Truk di Bukit Daeng

0
Warga mengerumuni lokasi kecelakaan maut di Jalan R Suprapto, Tembesi, Sagulung yang biasa disebut Bukit Daeng. Foto: facebook Rio Madridista
Warga mengerumuni lokasi kecelakaan maut di Jalan R Suprapto, Tembesi, Sagulung yang biasa disebut Bukit Daeng. Foto: facebook Rio Madridista

batampos.co.id – Beni (31), supir truk crane mengatakan saat itu dia tidak begitu tahu secara persis bagaimana mobilnya menyenggol sebuah sepeda motor hingga menyebabkan pengendara motor tewas di sekitar Bukit Daeng, Jalan R Suprapto, Tembesi, Sagulung.

Beni menceritakan saat sebelum kejadian dirinya dari Batamcentre ke gudang PT Gensis, Tanjunguncang. Sesampainya di lokasi kecelakaan, saat itu sudah ada mobil lori box yang terguling di badan jalan bernopol BP 9156 DY.

“Saat itu di lokasi sedang ada mobil lori box yang terguling. Saat itu polisi juga sudah ada di lokasi,” ungkap Beni saat ditemui di unit Laka Lantas Polresta Barelang, Rabu (13/4).

Setelah melihat kerumunan orang yang ramai tengah menyaksikan mobil box yang terguling, Beni berupaya menghentikan mobilnya.

“Saat itu kondisi jalan macet saya udah mulai rem, tapi dalam hati ini rem pasti gak sampai. Lalu saya juga sudah kasi klakson tapi orang gak dengar,” cerita Beni.

Saat itu Beni tidak mempunyai pilihan lain selain membanting stir mobilnya ke kiri.

“Kalau saya putar ke kanan mobil terguling. Kalau lurus pasti korban banyak, jadi saya banting ke kiri karena agak sepi, rupanya ada motor mio di sebelah kiri mau menghindari macet,” terangnya.

Atas senggolan mobil yang dikendarai Beni, pengemudi sepeda motor jenis Yamaha Mio J BP 5348 JJ yang belum diketahui identitasnya tewas di tempat setelah terlindas di ban crane.

Sementara itu, Kanit Laka Lantas Polresta Barelang Arman mengatakan korban meninggal setelah mengalami patah di bagian bahu kanan dan kiri, pangkal lengan robek, serta patah di bagian paha sebelah kiri.

“Sepertinya meninggal karena luka patah di seluruh bagian tubuh korban,” pungkasnya.

Sementara itu, saat ini korban masih berada di RSUD Embung Fatimah. (eggi)

Guru Honorer Hamil Ini Minta Pemko Batam Cairkan Gajinya

0
Ilustrasi
Ilustrasi

batampos.co.id – Ribuan tenaga honor Pemko Batam masih menunggu datangnya sisa gaji yang masih belum diterima. Berdasarkan informasi di lapangan ribuan tenaga honor ini baru menerima satu bulan gaji dari tiga bulan gaji yang belum dibayarkan.

“Baru terima yang Januari saja, sisanya masih belum keluar,” ujar salah seorang guru di SDN Sekupang YR, Selasa (12/4)

Menurutnya tidak ada kejelasan dari pihak sekolah mengenai tertundanya pembayaran gaji dari tanggal normalnya. “Biasanya setiap tanggal 26 gaji sudah bisa dicek di rekening,” kata dia.

Diakuinya, dirinya bersama suami yang juga berstatus guru honor merasa kesulitan karena tak kunjung cairnya gaji, ditambah lagi kondisi dirinya yang sedang hamil. Dirinya berharap sisa gaji bisa segera dibayarkan. “Kami sangat butuh, apalagi untuk keperluan calon bayi,” katanya.

Sementara itu, DN (30) menuturkan baru menerima gaji selama satu bulan kerja, kemarin (11/4). “Meskipun telat dan hanya satu bulan, yang penting terima gaji lah,” tuturnya.

Gaji yang satu bulan tidak cukup untuk menutupi hutang selama tiga bulan terakhir. Diakuinya meski adanya keterlambatan gaji, dirinya tetap bekerja seperti biasa.

Seperti diketahui sebelumya, ribuan tenaga honor baru menikmati gaji selama satu bulan dan masih ada dua bulan lagi yang belum dibayarkan oleh Pemerintah Kota Batam. (cr17)

Ini Pesan Mustofa Widjaja untuk Pegawai BP dan Warga Batam

0
Mustofa Widjaja melambaikan tangan sesaat sebelum serah terima jabatan dengan Kepala BP Batam yang baru Hatanto di kantor BP Batam, Batam Centre, Rabu (13/4/2016). Foto: socrates/posmetrobatam/batampos.co.id
Mustofa Widjaja melambaikan tangan sesaat sebelum serah terima jabatan dengan Kepala BP Batam yang baru Hatanto di kantor BP Batam, Batam Centre, Rabu (13/4/2016). Foto: socrates/posmetrobatam/batampos.co.id

batampos.co.id – Rabu (13/4/2016), Mustafa Widjaja resmi menjadi mantan Ketua BP Batam setelah dilakukan serah terima jabatan kepada Kepala BP Batam yang baru Hatanto.

Sebelas tahun tahun kurang 15 hari, ia menjadi Ketua Otorita Batam yang berubah nama menjadi BP Batam.

Mustofa bergabung di OB/BP sejak masih bujangan. Tercatat 34 tahun ia bekerja di BP Batam.

Kini peria kelahiran Kediri 15 Desember 1951 itu berusia 64 tahun. Mustafa adalah ketua BP Batam terlama, setelah BJ Habibie.

Inilah petikan wawancara GM Posmetro Batam (grup batampos.co.id) Socrates dengan Mustafa Widjaja sebelum serah terima jabatan dengan kepala BP Batam yang baru:

Selama 34 tahun bekerja di BP Batam, apa yang paling berkesan?

Hampir semuanya. Sebab, Batam kota yang sangat dinamis dan banyak hal-hal baru disini. Bandara Hang Nadim termasuk yang terbaik, dan landasannya masih yang terpanjang di Indonesia. Batam yang pertama bangun jembatan di atas laut, lebih dulu dari Suramadu.

Apa yang Anda cita-citakan selama memimpin BP Batam?

Batam harus punya infrastruktur yang bagus, baik ke dalam maupun keluar pulau. Saya ingin Batam punya jalan tol dan prosesnya masih berjalan. Jalan layang sudah dimulai, meskipun belum jadi.

Kenapa membangun jalan tol dan jalan layang?

Saya ingin transportasi barang di Batam ini lancar. Baik barang hasil produksi untuk ekspor maupun impor bahan baku sehingga tidak bercampur dengan kendaraan umum dan sepeda motor. Kalau ada kendaraan roda dua, trailer harus sangat hati-hati. Kalau ada kecelakaan dan macet seperti yang pernah saya lihat di Sekupang. Waduuh.. Kalau ada jalan tol, semua kendaraan berat lewat tol.

Selama menjabat, apa yang membuat Anda bangga jadi ketua BP Batam?

Saya bangga karena Batam ini satu-satunya di Indonesia. Perhatian pemerintah pusat juga besar. Ini bukan karena pribadi, karena semua pihak. Saya ke sini dulu, tidak ada koran. Sekarang Batampos Grup sudah semakin besar. Dulu, koran datang sekali tiga hari dan baca berita sekali tiga hari. Televisi juga hanya ada TV Malaysia dan Singapura.

Anda ikut dalam bagian perubahan dari Otorita Batam ke BP Batam. Apa kendalanya?

Sebenarnya perubahan itu, dalam tanda petik, hanya perubahan nama dan prosedural. Tugasnya masih sama. Membangun Batam, terutama infrastruktur dan mengundang investor.

Mimpinya Batam ini jadi kawasan investasi terkemuka di Asia Pasifik. Menurut Anda, itu sudah tercapai?

Itu tujuan jangka panjang, jadi ya belum tercapai. Kalau sudah tercapai, tentu kita akan merubah tujuan lagi. Kalau sudah untuk Asia Pasifik, mungkin setelah itu dunia.

Belum jalannya pembangunan pelabuhan kontainer yang lebih bagus, apa bukan pengaruh hambatan dari negara tetangga seperti Singapura dan konon mereka tak ingin Batam maju karena bakal jadi saingan ?

Sampai saat ini nggak. Begini. Negara tetangga itu ingin juga Batam maju. Kalau dia bertetangga dengan yang baik ekonominya, dia akan dapat manfaat. Begitu juga kalau tetangganya jelek ekonominya, akan jadi beban.

Selama Anda jadi Ketua BP Batam, harapan terhadap Batam ini sangat besar. Bagaimana mewujudkan harapan Indonesia ini? 

Benar. Kawasan yang menerapkan dan memakai nama FTZ ada beberapa seperti Sabang, Bintan, Karimun, Tanjungpinang. Yang memakai label KEK seperti Sei Mangke, Bitung, Tanjung Api-api. Tapi, Batam infrastruktur dan SDM nya sudah siap, maka diharapkan lebih maju dan berskala internasional.

Menurut Anda, mana yang lebih baik buat Batam, FTZ atau KEK ? 

Ini masih bisa diperdebatkan. Kalau KEK dikelola dengan baik, hasilnya akan baik juga.

Laporan penelitian LIPI yang dibukukan berjudul Quo Vadis KEK ternyata KEK juga banyak kelemahan dan mulai ditinggalkan. Menurut Anda? 

Ya itu. Bisa saja kita melihat sesuatu berbeda. Shenzen dulu namanya Special Economic Zone, ya sama dengan KEK.

Apa karena Batam lambat maju karena aturan terlalu sering berubah?
 

Sebenarnya, Batam juga akan terpengaruh oleh lingkungan strategis. Kita mengalami alam reformasi menuju demokrasi. Kita tidak bisa menutup mata dan akan berpengaruh juga terhadap Batam.

Dulu, Ismeth Abdullah pernah mengatakan, Batam ini ibarat angsa bertelur emas. Dan jangan bunuh angsanya. Menurut Anda? 

Ya itu tadi. Kita tidak bisa lepas dari lingkungan  strategis yang juga berubah. Presiden, DPR berubah, aturan juga bisa berubah. Tapi itu kan pilihan kita.

Kenapa dalam struktur Dewan Kawasan tidak ada menteri perindustrian dan BKPM ? 

Saya tidak berkapasitas menjawab pertanyaan ini.

Anda Ketua BP Batam terlama ya?

Yang paling lama pak Habibie. Saya yang kedua.

Apa PR yang menurut Anda harus diselesaikan BP Batam?

Kereta monorail. Semua ini harus melewati proses dan lintas kementrian. Semua kabel bawah laut melewati Batam sehingga bisa bikin pusatnya di sini. Yang juga belum tercapai pelabuhan kontainer di Tanjungsauh.

Anda bicara soal pembangunan Batam. Apa PR pengganti Anda? 

Menyelesaikan jalan tol, pelabuhan kontainer dan infrastruktur.

Bandara Hang Nadim sebagai bandara internasional seperti apa perkembangannya? 

Sekarang sudah ada penerbangan ke Malaysia tiap hari. Bakal ada penerbangan ke Guangzhou dan Hongkong.

Apa harapan Anda terhadap Ketua BP Batam yang baru termasuk para deputinya?
 

Mereka sekarang pembawa estafet dengan segala aset dan SDM menuju visi misi Batam. Aset BP Batam antara lain, bandara, pelabuhan laut, pelabuhan Sekupang dan Telaga Punggur nanti kan sudah bagus. Bandara akan ada peningkatan terminal.

Batam masih menghadapi masalah listrik dan air. Bagaimana ini? 

Insya Allah kalau Tanjunguncang jalan, listrik tidak ada masalah. Air juga masih memadai.

Kontrak ATB akan habis tahun 2020. Siapa yang akan mengurusi air bersih di Batam? 

Harus ada tender dan tidak bisa ditunjuk lagi.

Dengan digantinya Anda, apakah Anda merasa gagal jadi Ketua BP Batam?

Saya kira tidak. Saya jadi ketua BP Batam sudah sepuluh tahun. Ibarat pelari estafet, dia tidak akan berlari sampai garis finish. Dia akan kalah sama tim yang lain.

Biasanya BP Batam yang didemo, nah ini karyawan BP Batam yang demo. Apa yang terjadi dengan karyawan BP Batam?

Ya biasa itu. Dari 2.700 karyawan mungkin ada yang merasa kurang pas, apalagi membaca berita-berita di koran seperti itu. Kalau pergantian disampaikan seperti itu, wajarlah karena mereka kan bekerja, punya keluarga. Tapi sudah dijelaskan oleh pimpinan yang baru.

Soal isu karyawan  akan dipindahkan ke Pemprov atau Pemko Batam itu tidak benar? 

Ya, tidak benar dan ini sudah dijelaskan pimpinan yang baru

Tidak ada masalah Anda meninggalkan jabatan Ketua BP Batam?

Insya Allah tidak ada masalah. Prinsip saya, begitu saya naik, suatu saat saya akan turun. Saya menyerahkan tongkat estafet agar tim lain bisa berlari lebih cepat.

Bagaimana perasaan Anda sekarang setelah diganti?

Secara pribadi saya lega.

Kenapa?

Anda bisa bayangkan, memimpin 2.500 orang karyawan dengan segala problemanya.

Dari total jumlah karyawan, dimana yang paling banyak bertugas?

Saya tidak tahu persis. Tapi, ada karyawan di bandara, pelabuhan laut, rumah sakit, Ditpam dan pemadam kebakaran, kantor air dan ada yang di kantor BP Batam. Di kantor BP Batam sekitar 300 orang.

Anda bilang lega. Apa bukan kecewa karena dicopot di tengah jalan?

Oh, tidak. Apalagi saya sudah bertemu pengganti saya. Ibaratnya, saya ini kan pelari estafet. Dan pelari estafet itu tidak akan sampai di garis finish. Dia akan kehabisan nafas dan itu sangat manusiawi.  Para pimpinan baru ini cukup baik.

Jadi, setelah ini Anda kemana? 

Saya ingin menulis tentang Batam dari sisi seorang pelaksana mulai dari staf, hingga jadi pimpinan. Dulu, mencari tukang saja di Batam ini susah sekali. Mereka lebih senang kerja di Malaysia. Tukang jadi rebutan kontraktor. Mestinya, Indonesia punya lebih dari satu daerah seperti Batam untuk menjadi pusat pertumbuhan ekonomi.

Ngomong-ngomong, Anda akan pergi dari Batam?

Bisa iya, bisa tidak. Ada juga yang minta saya mengajar dan jadi dosen. Yang jelas, saya mau santai dulu. Ha..ha..ha.

Apa pesan Anda ke karyawan BP Batam, pengusaha dan warga Batam?

Teruslah meningkatkan kualitas dan kemampuan masing-masing serta keunggulan. Kita terbiasa berpikir jangka panjang. Para pengusaha tetaplah berinvestasi di Batam. Pada masyarakat Batam dan Kepulauan Riau, mari kita jaga agar Batam tetap kondusif dan jaga iklim investasi. Beda pendapat itu biasa. Jangan ada demo anarkis, karena investor akan pergi. Kita jangan bersumbu pendek dan gampang tersulut. Batam adalah proyeknya Indonesia. ***

Baca Juga:
> Jamin Ketersediaan Air Baku, BP Batam Siap Bangun Dam Raksasa
> Hatanto Janji Pangkas Birokrasi Perizinan di BP Batam
> Nasib Mantan 7 Pimpinan BP Batam Tergantung DK
> Hatanto: Saya Janji KEK Akan Memberikan Manfaat Yang Besar Untuk Batam
> Hatanto: Tak Ada Pengalihan Aset dan Pegawai ke Pemko Batam
> Ketersedian Air di Batam Jadi Prioritas Pimpinan BP Batam Yang Baru
> Johanes Kennedy Dukung Pergantian Pimpinan BP Batam
> Hatanto: UWTO Tidak Akan Dihapus
> Pimpinan Baru BP Batam Dilantik, Ketua DK Minta Hatanto Cs Langsung Bekerja
> Selain Zona KEK, Wilayah Batam Kewenangan Pemko
> PBB Itu Pajak Kenikmatan, UWTO ialah Pengakuan Hak Menguasai Tanah
> UWTO Bakal Dihapus, Status Lahan Pemukiman Penduduk Menjadi Hak Milik
> UWTO Bakal Dihapus, Menteri ATR/BPN: Tak Boleh Ada Dua Pungutan
> HPL Diambil Alih DK Batam, Lahan Mangkrak Disita
> Badan Pengusahaan Batam Berubah Jadi Badan Pengelola Batam
> Ini Kriteria Pimpinan BP Batam yang Diminta Jokowi
> Personel BP Batam Bakal Tak Ada dari Kepri
> Negara Lain Belajar dari Batam, Sukses, Eh, Batam Malah Tertinggal
> Audit BP Batam Harus Menyeluruh, Jika Tidak KPK Masuk
> Ketua DK Pastikan Pimpinan BP Batam Orang-Orang Profesional
> Ketahuilah, Indonesia Tertinggal dari Vietnam
> Mendagri Janjikan Perubahan ke KEK untuk Kesejahteraan Masyarakat Batam

KPPD Batam dan Polisi Gelar Operasi Penertiban Pajak Kendaraan Bermotor di Batuaji

0
Petugas Dispenda Kepri memeriksa surat kendaraan bermotor saat razia pajak kendaraan. Foto: Dalil Harahap/ Batam Pos
Petugas Dispenda Kepri memeriksa surat kendaraan bermotor saat razia pajak kendaraan. Foto: Dalil Harahap/ Batam Pos

batampos.co.id – Sebanyak 58 kendaraan terjaring razia oleh tim gabungan Kantor Pelayanan Pajak Daerah (KPPD) Kota Batam dan pihak Kepolisian, Selasa (12/4).

Razia ini merupakan operasi penertiban pajak kendaraan bermotor dan bea balik nama kendaraan bermotor Unit Pelaksana Teknis Dinas Daerah (UPTD) Batuaji, tahun 2016. Razia berlangsung di Simpang Basecamp, Batuaji dimulai dari pukul 09.00 WIB hingga pukul 11.00 WIB.

“Ada 23 unit sepeda motor dan 35 unit mobil terjaring razia,” ujar Kepala KPPD Kota Batam, Novianto kepada koran Batam Pos (grup batampos.co.id).

Dia mengatakan, operasi ini dilakukan agar masyarakat dapat mentaati peraturan daerah dalam bidang perpajakan. Masyarakat diimbau agar tidak lupa membayar pajak tepat pada waktunya.

“Bagi pajak kendaraan yang sudah mati atau balik nama bisa langsung dibayarkan,” kata Novianto.

Lanjut Novianto, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor perpajak kendaraan bermotor. Pihaknya akan terus menggalakkan kegiatan serupa diberbagai lokasi di Kota Batam.

“Kita terus berupaya agar masyarakat taat pajak,” ungkapnya.

Sementara itu Ernawati, 28, warga Tanjunguncang yang terjaring razia terlihat panik ketika ditanya oleh anggota polisi mengenai kelengkapan surat-surat kendaraanya. Ia mengaku sepeda motor Yamaha Vega BP 5349 IA yang digunakannya bukan miliknya.

“Ini punya abang saya. Tapi pajaknya masih hidup pak,” ujar Ernawati.

Setiap kendaraan yang diberhentikan dan juga yang terjaring razia, selalu diingatkan untuk taat membayar pajak, dan tidak lupa juga diingatkan untuk selalu menggunakan peralatan berkendaraan yang lengkap. (cr14)