Kamis, 14 Mei 2026
Beranda blog Halaman 9097

Transformasi Digital di Perusahaan Air Bersih dengan SPARTA Smart Solution

0

batampos.co.id – Transformasi digital si sektor air bersih sangat penting untuk mempersiapkan masa depan pelayanan air bersih yang lebih canggih. Karena tuntutan akan pemenuhan air bersih kian kompleks di masa mendatang.

Transformasi digital sendiri merujuk pada proses dan strategi menggunakan teknologi digital untuk melayani pelanggan dan operasional bisnis, dalam hal ini adalah perusahaan air bersih. SPARTA Smart Solution menyediakan solusi bagi transformasi digital perusahaan air bersih.

 Transformasi Digital di Perusahaan Air Bersih 

Melalui transformasi digital, perusahaan air bersih mampu meningkatkan inovasi dan memberikan pelayanan yang lebih memuaskan bagi pelanggan. Meskipun manajemen dengan sistem konvensional masih banyak diterapkan di perusahaan air bersih di Indonesia, faktanya dunia terus berkembang dengan teknologi yang semakin canggih dari waktu ke waktu.

Presiden Direktur ATB, Benny Andrianto tengah menjelaskan tentang teknologi SPARTA Smart Solution kepada perwakilan perusahaan teknologi asal Tiongkok, Huawei. Foto diambil sebelum pandemi Covid-19. Foto: ATB untuk batampos.co.id

Dengan tingginya kebutuhan air bersih di Indonesia, maka dibutuhkan sistem yang lebih canggih pula untuk memenuhi semua kebutuhan tersebut. Untuk membantu optimalisasi pelayanan, maka dibutuhkan SPARTA Smart Solution yang terbukti mampu meningkatkan efektifitas dan efisiensi pelayanan air bersih di Kota Batam.

Keunggulan SPARTA Smart Solution untuk Perusahaan Air Bersih 

Seiring dengan pertumbuhan populasi yang kian meningkat dari waktu ke waktu, kebutuhan air bersih pun kian meningkat. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, maka penerapan teknologi terintegrasi sanagt penting dilakukan, agar layanan air bersih dapat lebih maksimal.

Kehadiran SPARTA Smart Solution adalah pilihan terbaik. Sistem ini membuat tingkat akurasi data lebih tinggi dan setiap wilayah dapat terpantau dengan jelas. Selain itu, data yang diinput pun terintegrasi dan tersimpan dengan aman, sehingga mampu mengurangi risiko kebocoran administrasi.

Tak hanya itu, SPARTA Smart Solution telah terbukti diterapkan di Batam. ATB telah mampu mengatasi berbagai masalah yang kerap muncul dalam pengadaan air bersih. Disisi lain, sistem ini membantu PDAM di daerah-daerah Indonesia agar lebih siap dalam memperluas jangkauannya berkat manajemen yang semakin bagus.

Dipadukan dengan ATB Integrated System (AIRS), teknologi ini mampu menyediakan seluruh data yang berkaitan dengan perusahaan air bersih dan pelanggan. Data tersebut dapat diakses kapanpun melalui aplikasi ini. Setiap masalah yang terjadi pada perusahaan air bersih dapat diatasi pada hari itu juga.

Kesiapan Perusahaan Air Bersih di Indonesia di Era Digital

Hampir semua lini merasakan dampak dari digitalisasi, tak terkecuali perusahaan air bersih. ATB sebagai perusahaan yang mengembangkan SPARTA Smart Solution telah menunjukkan kesiapannya menjadi perusahaan air bersih berkualitas di Indonesia. Berkat penerapan aplikasinya, perusahaan air bersih ini bisa dibilang sebagai pionir dalam digitalisasi di bidangnya.

Mengikuti kinerja gemilangnya yang dapat menekan angka kebocoran hingga 14 persen, sejumlah PDAM di Indonesia pun siap mengimplementasikan teknologi ini. Melalui kecanggihan aplikasi ini, tidak hanya kualitas air bersih yang meningkat, tapi manajemen perusahaan pun diharapkan bisa lebih bagus. (*)

450 Jemaah Umrah Batam Masih Menunggu Diberangkatkan

0

batampos.co.id – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Batam, Zulkarnain Umar, mengatakan, pihaknya masih menunggu regulasi resmi soal penyelenggaraan ibadah umrah 1443 Hijriah dari pemerintah pusat.

Itu setelah Pemerintah Arab Saudi melalui nota diplomatik dengan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI, menyampaikan bakal membolehkan dibukanya kembali perjalanan umrah bagi jemaah dari Indonesia.

”Seperti apa teknisnya nanti, kita masih menunggu,” ujar Zulkarnain, Minggu (10/10).

Menurutnya, saat ini daftar tunggu jemaah umrah di Kota Batam telah mencapai 450 orang. Ia mengatakan, kegagalan calon jemaah untuk berangkat umrah tersebut tidak lepas dari pandemi Covid-19 yang belum selesai hingga saat ini.

Kendati demikian, Perhimpunan Pengusaha Biro Ibadah Umrah dan Haji, masih terus membuka pendaftaran bagi mereka yang ingin beribadah umrah.

”Yang tertunda ada 450 calon jemaah umrah dari tiga travel,” jelasnya.

Zulkarnain menambahkan, sejauh ini ada dua biro travel umrah berkantor pusat di Batam yang telah tutup beroperasi. Kedua biro travel itu adalah Mabrur dan Travel Holiday.

Sementara, tiga travel lainnya masih tetap melayani perjalanan umrah. Yakni, Zulindo, Samira Ali Wisata, dan Ameera.

”Awalnya travel yang pusatnya di Batam ada tujuh travel. Lalu berkurang jadi lima, dan sekarang tinggal tiga. Kondisi ini tidak lepas dari situasi pandemi ini,” jelasnya.

Sementara itu, mengenai biaya umrah yang harus dibayarkan oleh jemaah, lanjutnya, sejauh ini masih mengacu pada asumsi biaya aturan protokol kesehatan (Prokes). Dimana, Pemerintah Arab Saudi meminta karantina selama 14 hari kepada calon jemaah umrah.

”Biaya karantina ini belum final. Kalau biaya normal sebelum pandemi Rp 20 juta, setelah pandemi naik menjadi Rp 26 juta dan sekarang belum ada info terbaru. Kami juga masih nunggu,” pungkasnya. (*/jpg)

Kekuatan APBD Kepri 2022 di Bawah Rp 4 Triliun

0

batampos.co.id – Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad mengatakan dari pembahasan yang sudah dilakukan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemprov Kepri dengan Badan Anggaran (Banggar) DPRD Provinsi Kepri, kekuatan APBD Kepri Tahun Anggaran (TA) 2022 masih di bawah Rp 4 triliun.

“Melihat kondisi yang ada, kekuatan APBD Kepri TA 2022 di bawah Rp 4 triliun. Kita belum mampu menargetkan di atas angka tersebut,” ujar Ansar di Aula Kantor Gubernur Kepri, Tanjungpinang, Jumat (8/10) lalu.

Menurut gubernur, penyusunan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA PPAS) APBD TA 2022 mendatang sudah final. Namun masih ada beberapa rencana kegiatan yang perlu disisir, sehingga tidak terjadi defisit anggaran pada pelaksaan APBD TA 2022 nanti.

“Apabila tidak ada halangan rancangan KUA PPAS TA 2022 akan diserahkan ke DPRD Provinsi Kepri pada Senin (11/10) nanti (hari ini, red). Karena memang DPRD Provinsi Kepri meminta pembahasan dipercepat,” jelas mantan Bupati Bintan tersebut.

Ditegaskan gubernur, pihaknya akan mengoptimalkan sektor-sektor pendapatan yang sudah ada. Ia berharap ada sektor baru yang didapat pada pelaksanaan APBD Perubahan TA 2022 nanti. Disebutkannya, kebijakan pemutihan pajak yang memberikan kontribusi penerimaan daerah, ada kemungkinan dilaksanakan lagi pada tahun depan.

“Tereduksinya pendapatan daerah juga dipengaruhi oleh regulasi Undang-Undang Cipta Kerja. Seperti reklamasi yang kewenangan berada di pusat. Biasanya dari sektor ini kita bisa mendapatkan sekitar Rp 10 miliar sampai Rp 15 miliar,” jelasnya lagi.

Ditambahkan gubernur, APBD TA 2022 mendatang sebagian masih diplot untuk penanganan Covid-19. Jika tidak ada perubahan ketentuan besaran alokasinya adalah Rp 186 miliar. Adapun porsinya lima persen dari Dana Alokasi Umum (DAU) dan 25 persen dari transfer umum.

“Anggaran itu nanti tentunya untuk penanganan Covid-19, pemulihan ekonomi dan perlindungan sosial bagi masyarakat yang terdampak Covid-19,” tutup gubernur. (*/jpg)

RI Berpotensi Jadi Raksasa Digital setelah Tiongkok dan India

0

batampos.co.id – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan, gelombang digitalisasi yang terjadi beberapa tahun terakhir ini dipercepat oleh pandemi Covid-19. Sehingga, fenomena tersebut harus disikapi secara cepat dan bijak.

“Dengan perkembangan yang sangat cepat ini perlu dijaga, harus dikawal, dan sekaligus difasilitasi untuk tumbuh secara sehat untuk perekonomian masyarakat kita,” ujarnya secara virtual, Senin (11/10).

Menurutnya, jika dapat kawal secara cepat dan tepat, Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi raksasa digital setelah Tiongkok dan India. Bahkan, dapat membawa Indonesia menjadi ekonomi terbesar dunia ketujuh di 2030.

Jokowi mengingatkan, untuk dapat mewujudkan hal tersebut, momentum ini harus disambung dengan upaya membangun ekosistem keuangan digital yang kuat dan berkelanjutan. Sebab, ekosistem keuangan digital yang bertanggung jawab, memiliki mitigasi risiko atas kemungkinan timbulnya permasalahan hukum dan permasalahan-permasalahan sosial untuk mencegah kerugian dan meningkatkan perlindungan kepada masyarakat.

Selain itu, pembiayaan keuangan digital (fintech) juga harus didorong untuk kegiatan produktif, membangun kemudahan akses, memberikan kemudahan akses bagi masyarakat yang tidak terjangkau layanan perbankan, membantu pelaku UMKM agar lebih banyak melakukan transaksi digital yang minim aktivitas fisik, serta membantu UMKM untuk naik kelas dan masuk ke goal digital.

Jokowi mengimbau kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan para pelaku usaha dalam ekosistem ini untuk memastikan inklusi keuangan juga harus diikuti dengan percepatan literasi keuangan dan literasi digital, agar kemajuan inovasi keuangan digital memberikan manfaat bagi masyarakat luas dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

“Inklusi keuangan juga harus memberikan akses yang lebih luas kepada masyarakat, khususnya masyarakat lapisan menengah ke bawah, menjadi solusi untuk menekan ketimpangan sosial, menjangkau segmen masyarakat yang belum tersentuh sistem keuangan konvensional,” ungkapnya.

Jokowi menambahkan, provider keuangan digital juga harus berorientasi Indonesiasentris. Dalam hal ini, tidak hanya berpusat di Jawa saja, tetapi membantu mempercepat transformasi keuangan digital hingga pelosok ke seluruh penjuru tanah air kita.

“Saya minta seluruh industri jasa keuangan untuk melaksanakan program literasi keuangan dan literasi digital mulai dari desa, mulai dari pinggiran, bukan hanya agar masyarakat bisa memanfaatkan jasa dari industri keuangan, tapi juga untuk memfasilitasi kewirausahaan mereka dengan risiko yang rendah,” tegas dia. (*/jpg)

Vaksinasi Covid-19 di Batam Dilakukan Hingga ke Pulau Terpencil

0

batampos.co.id – Tim vaksinasi Kecamatan Belakang Padang melakukan sistem jemput bola untuk mensukseskan vaksinasi di pulau-pulau terpencil di area tersebut.

Kepala Puskesmas Belakang Padang, dokter Sri Fetra Netti, mengatakan, pihaknya saat ini sedang melakukan vaksinasi di pulau terpencil di Kecamatan Belakang Padang. Yakni Pulau Sarang, Pulau Lengkang dan Pulau Mecan.

“Petugas medis akan mendatangi langsung rumah rumah warga. Sejauh ini tidak ada penolakan vaksinasi oleh warganya,” katanya.

Ia menjelaskan, sebelum pelaksanaan, pihaknya telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait manfaat vaksinasi.

Camat Belakang Padang, Yudi Atmadji, mengatakan, proses vaksinasi Covid-19 terus berjalan.

“Antusias masyarakat mengikuti vaksin sudah mulai tinggi. Sekarang capaian di Kecamatan Belakang Padang sudah 86 persen untuk dosis pertama,” tuturnya.

Tim medis Kemacatan Belakang Padnag melakukan vaksinasi Covid-19 kepada masyarakat yang berada di pulau-pulau terkecil. Foto: Dokter Sri Fetra Netti untuk batampos.co.id

Ia berharap, hingga akhir Oktober 2021 cakupan vaksinasi di Kecamatan Belakang Padang mencapai 100 persen.

“Sesuai target pak Wali Kota, akhir Oktober kita sudah 100 persen divaksin,” ujarnya.

Kata dia, berbagai cara dilakukan pihaknya untuk mensukseskan vaksinasi di tempatnya memimpin.

Salah satu dengan mendatangi langsung warga yang berada di pulau-pulau terpencil. Sejauh ini katanya, tidak ada kendala atau pun penolakan dari masyarakat untuk melaksanakan vaksinasi.

“Untuk vaksinasi sendiri, sudah dijadwalkan setiap harinya. Untuk ke pulau-pulau juga kita jadwalkan tiap minggunya,” ujarnya.

Lebih lanjut dia menjelaskan, 86 persen warga yang telah mendapatkan vaksin itu, sebanyak 11.742 warga mendapat dosis satu dan 7.657 warga mendapat dosis kedua.

“Total dosis satu dan dua sudah 19.399 dosis,” jelasnya.

Selain tenaga kesehatan, masyarakat umum, dan pekerja, vaksinasi juga difokuskan bagi anak sekolah dan pelajar.

“Sasaran anak dan usia sekolah 12 sampai 17 tahun kita sebanyak 1.551 orang. Dimana dosis pertama sudah 1.551 orang dan dosis kedua sebanyak 444 orang,” jelas Yudi.(cr1)

Penanganan Pandemi RI Terbaik di Asia Tenggara

0

batampos.co.id – Indonesia menempati ranking terbaik penanganan pandemi di antara negara-negara ASEAN. Dari hasil laporan Nikkei’s Covid-19 Recovery Index sampai September 2021, Indonesia menempati peringkat ke-54 dari 121 negara yang diteliti.

Peringkat Indonesia tersebut meningkat setelah sebelumnya, pada laporan Juli 2021, berada di peringkat ke-92. Peringkat tersebut sekaligus menjadikan Indonesia menempati ranking tertinggi di antara negara-negara ASEAN.

Indonesia mendapat skor 54,5. Skor tersebut sejajar dengan Korea Selatan, Meksiko, dan Jordania. Negara lain di ASEAN yang mengalami peningkatan adalah Malaysia, dari peringkat ke-115 naik ke peringkat ke-102.

Sementara itu, tiga negara ASEAN lainnya, yakni Filipina, Laos, dan Vietnam, menempati empat terbawah dalam daftar tersebut. ”Beberapa negara ASEAN naik peringkat karena jumlah kasus yang menurun dan progres vaksinasi yang pesat. Indonesia naik dari peringkat ke-54 dari 92 dan Malaysia naik ke 102 dari 115,” tulis laporan Nikkei’s Covid-19 Recovery Index dilansir Nikkei Asia kemarin (10/10).

Indeks yang dibuat oleh Nikkei Asia menilai negara dan wilayah dalam manajemen infeksi, peluncuran vaksin, dan mobilitas sosial. Peringkat Tiongkok sendiri merosot dari posisi pertama menjadi kesembilan dalam edisi terbaru Nikkei’s Covid-19 Recovery Index. Tiongkok berada di posisi teratas sejak indeks kali pertama diterbitkan pada Juli, berkat jumlah kasus rendah dan tingkat vaksinasi tinggi.

Namun, skor mobilitas Tiongkok relatif rendah karena negara tersebut mempertahankan kontrol perbatasan yang ketat dan pembatasan mobilitas. Aturan itu mengunci kota dan daerah pedesaan setiap kali ada kasus yang dikonfirmasi, membatasi jumlah penerbangan dari luar negeri, dan memberlakukan periode karantina yang panjang hingga tiga atau empat minggu kepada para pendatang.

Bicara mengenai peningkatan mobilitas di Indonesia, pelaku usaha pusat perbelanjaan mengonfirmasi bahwa pelonggaran mobilitas yang diterapkan pemerintah memang secara perlahan terlihat dampaknya. ”Sejak diberi pelonggaran, peningkatan kunjungan di pusat belanja terus naik secara bertahap, meski cenderung lambat,” ujar Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Alphonsuz Wijaya.

Menurut Aplhonsuz, saat pembatasan ketat, tingkat kunjungan maksimal hanya berada di level 10 persen. Namun, saat ini tingkat kunjungan rata-rata nasional sudah berada di angka 30 persen. ”Peningkatannya memang sangat lambat karena kami di sini melihat pemerintah cukup berhati-hati dalam memberlakukan pelonggaran,” bebernya.

Meski demikian, masih ada kekhawatiran terjadi lonjakan kasus. Bahkan, tidak menutup kemungkinan gelombang ketiga Covid-19 muncul pada akhir 2021. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Letjen TNI Ganip Warsito.

Dia mengingatkan agar seluruh komponen satgas di daerah mewaspadai potensi gelombang ketiga. ’’Ancaman gelombang ketiga yang diprediksi oleh para ahli akan terjadi pada Desember,” sebut Ganip.

Akhir tahun atau Desember bertepatan dengan dua momen besar. Yakni, Natal dan pergantian tahun. Menurut Ganip, pada periode tersebut, ada potensi memicu keinginan masyarakat untuk beraktivitas di luar ruangan. Di samping itu, akhir tahun masih masuk dalam periode pergantian cuaca. Hal tersebut bisa memengaruhi daya tahan tubuh sehingga mudah terserang penyakit. (jpg)

Kasus Aktif Covid-19 di Batam Tinggal Segini

0

batampos.co.id – Kasus aktif Covid-19 di Kota Batam terus mengalami penurun, bahkan pada Senin (11/10/2021) tidak sampai satu persen atau tepatnnya hanya 0,097 persen.

Berdasarkan data yang diberikan tim Gugus Tugas Kota Batam ada penambahan dua pasien positif Covid-19 pada Senin (11/10/2021).

Dari dua pasien tersebut diketahui satu terkonfirmasi bergejala dan satu tanpa gejala.

Dengan penambahan tersebut saat ini ada 25 pasien Covid-19 yang sedang menjalani perawatan.

Secara keseluruhan total pasien Covid-19 di Kota Batam mencapai 25.808. Dari jumlah tersebut 24.945 dinyatakan sembuh, 838 meninggal dunia dan 25 orang dalam perawatan.

Dari 25 orang yang masih dalam perawatan, paling banya menjalani isolasi mandiri yakni 13 orang.

Sementara 6 orang menjalani isolasi terpadu di Asrama Haji, kemudian ada yang menjalani perawatan di RS Awal Bros, RS Bhayangkara, RSUD Embung Fatimah, RS Elisabeth Batam Kota, RS Elisabeth Lubuk Baja dan RS BP Batam, masing-masing satu pasien.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, mengatakan, hingga saat ini angka kesembuhan pasien Covid-19 di Batam mencapai 96,6 persen atau sudah 24.941 orang yang dinyatakan sembuh, dari total yang terpapar sebanyak 25.800 orang.

“Penanganan Covid-19 ini harus dilakukan bersama-sama agar wabah ini segera selesai,” katanya.

Setelah Batam sukses menangani pandemi ini, maka dalam waktu dekat semua kegiatan termasuk pariwisata di Batam, akan kembali normal.

Efek dominonya, kata Rudi, perekonomian Batam akan berputar lagi.(*/esa)

Pemohon SIM Wajib Tes Psikologi

0

batampos.co.id – Bagi pemohon atau pengendara yang akan mengajukan pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan perpanjangan SIM, wajib melampirkan syarat terbaru yakni surat hasil tes psikologi.

Tujuan dari tes psikologi ini guna mengetahui tingkat emosi dari pemohon SIM yang meliputi kemampuan berkonsentrasi, kecermatan, pengendalian diri, kemampuan menyesuaikan diri, dan stabilitas emosi.

Kasat Lantas Polres Tanjungpinang, AKP I Made Putra Hari Sugana menjelaskan, hal tersebut berdasarkan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Pasal 81 Ayat 1 dan 4.

”Sudah diterapkan sejak 1 Oktober 2021. Wajib tes psikologi dan melampirkan surat hasil tesnya,” kata I Made.

Surat keterangan hasil tes psikologi, lanjut I Made, dikeluarkan oleh lembaga psikologi yang telah mendapatkan rekomendasi dari Bagian Psikologi Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Polda Kepri. ”Untuk di Tanjungpinang lembaga yang ditunjuk yakni ARKA Psikologi,” jelasnya.

Selain itu, pemohon SIM juga harus melengkapi persyaratan administrasi lainnya seperti Kartu Tanda Penduduk (e KTP), Surat Kesehatan. Pemohon SIM mengisi formulir dan membayar biaya sesuai peraturan yang berlaku. Selanjutnya pemohon wajib mengikuti ujian teori dan ujian praktik agar mendapatkan SIM.(*/jpg)

Jalur Internasional Dibuka, Ini 4 Pintu Masuk Wisman di Kepri

0

batampos.co.id – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau berancang-ancang membuka empat jalur internasional di Kota Batam dan Kabupaten Bintan untuk menggarap wisatawan mancanegara.

Kepala Dinas Pariwisata Kepri Buralimar, di Tanjungpinang, Minggu, mengatakan, jalur internasional untuk perjalanan udara itu akan dibuka di Bandara Hang Nadim, Batam.

Sementara pelabuhan internasional yang akan dibuka yakni Pelabuhan Batam Centre, Nongsa Pura Batam dan Bandar Bentan Telani, Lagoi, Bintan.

“Menteri Perhubungan akan membuka bandara untuk penerbangan internasional di Batam, serta tiga pelabuhan berskala internasional di Batam dan Bintan. Kabar baik ini juga sudah disampaikan Gubernur Kepri kepada pengurus Persatuan Hotel Restoran Indonesia,” ujarnya dilansir Antara.

Jalur pelayaran internasional yang dibuka di Batam dan Bintan untuk melayani wisatawan asal Singapura.

Saat ini, kata dia Pemerintah Singapura memang masih menutup akses masyarakatnya ke luar negeri, termasuk ke Indonesia.

Namun Pemerintah Indonesia dan Kepri ingin mempersiapkan pelabuhan internasional tersebut lebih awal sehingga seluruh fasilitas yang dibutuhkan tersedia ketika masyarakat Singapura dapat berlibur ke Batam dan Bintan.

Wisatawan Singapura akan menikmati udara segar, panorama yang indah dan pelayanan yang baik selama berlibur di Bintan dan Batam.

Objek wisata yang disiapkan juga khusus sehingga lebih mudah terpantau petugas, dan nyaman.

“Kita paling siap untuk menyambut para wisatawan dari Singapura sesuai protokol kesehatan,” ucapnya.

Buralimar juga mengusulkan agar tersedia paket wisata untuk melayani wisatawan asing, dimulai dari carter pesawat, penginapan, restoran dan perjalanan darat. (antara)

Belum Divaksin, Warga Singapura Dilarang Nongkrong di Kafe dan Resto

0

batampos.co.id – Warga Singapura yang belum divaksinasi dilarang makan di tempat dan pergi ke pusat perbelanjaan, pusat jajanan, dan kedai kopi, atau mengunjungi keramaian. Larangan itu mulai Rabu (13/10). Namun, anak-anak berusia 12 tahun ke bawah yang belum divaksinasi masih boleh atau diizinkan.

Kementerian Kesehatan Singapura (MOH) mengatakan bahwa ini adalah langkah untuk melindungi individu yang tidak divaksinasi di masyarakat dan untuk mengurangi tekanan pada sistem perawatan kesehatan. Mereka yang telah pulih dari Covid-19, atau memiliki hasil tes pra-acara negatif yang valid, juga dianggap telah divaksinasi lengkap.

Menteri Perdagangan dan Industri Singapura, Gan Kim Yong mengatakan ada beberapa pengaturan di tempat yang sering dikunjungi oleh sebagian besar individu yang terinfeksi, termasuk mereka yang tidak divaksinasi, yang kemudian jatuh sakit. Dia menambahkan bahwa pengaturan tersebut berlaku di gerai makanan dan minuman (F&B), perusahaan ritel, dan pusat perbelanjaan.

Saat ini, mereka yang belum divaksinasi Covid-19 dapat bersantap di pusat jajanan dan kedai kopi. Mereka tidak akan lagi diizinkan untuk melakukannya di bawah aturan baru. Sebagai gantinya, hanya kelompok yang terdiri dari dua orang yang divaksinasi penuh baru boleh diizinkan untuk makan di pusat jajanan atau kedai kopi, serta F&B. “Individu yang tidak memenuhi kriteria masih dapat membeli makanan dan dibawa pulang,” tambahnya.

Orang yang tidak divaksinasi juga tidak akan diizinkan memasuki pusat perbelanjaan atau toko besar yang berdiri sendiri. Supermarket besar yang berdiri sendiri dikecualikan. “Semua pusat bisnis harus mematuhinya,” tegas Gan kin Yong.(jpg)

Play sound