Minggu, 3 Mei 2026
Beranda blog Halaman 9107

Provinsi Kepri Dapat Bantuan 100 Ribu Vial Vaksin Dari Temasek

0

batampos.co.id – Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Ansar Ahmad, terus mencari cara agar pasokan vaksin terjaga untuk Kepri.

Dengan begitu, vaksinasi tidak terputus dan lebih cepat mencapai target sasaran, sebelum 2021 berakhir.

Terbaru, komunikasi dengan Yayasan Temasek atau Temasek Foundation, Singapura, membuahkan hasil.

Dalam waktu dekat, Temasek akan memberikan bantuan 100 ribu vial vaksin jenis Sinopharm untuk Kepri.

Menurut Ansar, bantuan tersebut akan segera tiba di Provinsi
Kepri.

“Kita berterima kasih pada Yayasan Temasek turut bahu membahu membantu melawan penyebaran Covid-19 di Provinsi Kepri. Mereka kembali memberikan bantuan dalam bentuk vaksin Sinopharm,” ujar Ansar, Kamis (9/9/2021) lalu di Tanjungpinang.

Pihaknya sudah membahas bersama Kementerian Kesehatan dan masih menunggu pengiriman vaksin tersebut dari Tiongkok.

Dengan bantuan tersebut, Pemprov Kepri bisa terus menggesa capaian vaksinasi di kabupaten/kota.

Sehingga, penyebaran Covid-19 melalui vaksinasi dapat dilakukan
secara masif.

“Mudah-mudahan dengan adanya bantuan ini, capaian vaksinasi lebih tinggi. Karena semakin banyak masyarakat yang divaksin, tentu semakin bagus,” ujarnya.

Ansar juga mengatakan bahwa Provinsi Kepri masuk dalam daerah yang capaian vaksinasinya tertinggi ketiga di Indonesia setelah Jakarta dan Bali.

”Untuk vaksin dosis I, capaiannya sudah 77,23 persen atau sebanyak 1.060.709 orang. Sedangkan dosis 2 sudah 39,04 persen atau 536.154 orang,” sebutnya.

Sementara untuk kelompok usia 12-17 tahun dosis 1 capaiannya sudah 74,13 persen atau 153.933 orang.

Sedangkan dosis 2 sudah 28,64 persen atau 59.475 orang dari target sasaran.

“Selain kita menunggu kiriman dari Temasek, pemerintah pusat juga rutin mengirimkan vaksin. Karena ketersediaan vaksin harus terus kita jaga, sehingga masyarakat tidak kesulitan untuk mendapatkan pelayanan vaksinasi,” jelasnya.

Ditegaskannya, vaksinasi Covid-19 adalah salah satu upaya kongkret yang dilakukan Pemerintah Provinsi Kepri untuk menjaga ketahanan masyarakat.

Bahkan, vaksinasi bisa menjadi benteng melawan pandemi Covid-19. Atas dasar itu, ia memberikan apresasi kepada semua pihak yang sudah terlibat dalam menggesa proses vaksinasi di Provinsi Kepri.

Vaksinasi ini menunjukan bahwa pemerintah hadir di tengah-tengah masyarakat.

“Tujuan dari program ini adalah untuk memperkuat ketahanan diri, sehingga bisa menjadi benteng dalam melawan penyebaran pandemi Covid-19 di Provinsi Kepri. Vaksinasi memang tidak menjamin seseorang tidak akan terjangkit virus Covid-19, akan
tetapi dengan vaksin, efek yang dialami akan jauh lebih ringan,” pungkasnya.(jpg)

Presiden: Tak Akan Hilang, Covid-19 hanya Berubah Jadi Endemi

0

batampos.co.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan bahwa Covid-19 di Indonesia tidak akan hilang dalam waktu dekat.

Covid-19 yang saat ini berstatus pandemi bakal berubah menjadi endemi.

”Maka dari itu, masyarakat harus siap hidup berdampingan dengan virus itu,” katanya di Yogyakarta, Jumat (10/9/2021).

Jokowi menjelaskan, saat ini akan dimulai transisi dari pandemi Covid-19 ke endemi.

Dia mengatakan, bangsa Indonesia harus mulai menyiapkan transisi itu. Masyarakat perlu mulai belajar hidup bersama Covid-19.

Di tengah kondisi kasus Covid-19 yang berangsur-angsur membaik, Jokowi juga mengingatkan masyarakat agar tidak euforia berlebihan.

Bahkan sampai mengabaikan protokol kesehatan. Khususnya kedisipli-nan menggunakan masker.

”Ini penting saya sampaikan. Agar kita tidak euforia yang
berlebihan. Senang-senang yang berlebihan,” tuturnya.

Terpisah, Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi, memastikan bahwa Covid-19 varian Mu belum ditemukan di Indonesia.

Pemerintah terus berupaya mengantisipasi persebaran varian baru SARS-CoV-2 itu. Caranya, memperketat pemeriksaan bagi para pelaku perjalanan luar negeri yang datang ke Indonesia.

Di pintu masuk, lanjut dia, wajib dilakukan pemeriksaan PCR pada hari pertama kedatangan.

Jika hasilnya negatif, pelaku perjalanan akan dikarantina delapan hari. Namun, pada hari ketujuh, mereka wajib PCR kembali.

”Kalau negatif, baru dinyatakan selesai karantina,” katanya.

Namun, apabila hasil PCR positif Covid-19, pelaku wajib melakukan isolasi terpusat ataupun perawatan di fasilitas pelayanan kesehatan seperti rumah sakit.

Kemudian, bagi yang sejak awal terkonfirmasi positif, akan dilakukan pemeriksaan genome sequencing.

Hal itu diperlukan guna memastikan jenis varian SARS-CoV-2 yang menginfeksi. Pemeriksaan tersebut bisa dilakukan lebih
cepat, yakni 4–5 hari.

”Ini juga menjadi salah satu upaya antisipasi masuk, termasuk varian Mu,” paparnya.

Selain itu, penanganan lebih ketat diberlakukan kepada pelancong dari Kolombia, Ekuador, dan negara lain yang sudah mengumumkan adanya varian Mu.(jpg)

Di Batam, Pengamanan Lokasi Karantina Diperketat

0

batampos.co.id – Pengamanan dan pengawasan di lokasi karantina Pekerjaan Migran Indonesia (PMI) Rusunawa BP dan Pemko Batam di Tanjunguncang diperketat.

Itu karena PMI yang terkonfirmasi positif cukup banyak dalam beberapa hari terakhir ini.

Petugas medis yang menangani kesehatan para PMI di rusunawa, dr Anggota, menyebutkan ada 47 orang PMI yang terkonfirmasi dalam dua hari terakhir.

”Kemarin (Kamis 9/9, red) ada 33 orang, hari ini (kemarin 10/9, red) yang hasil dari swab pertama ada 14 orang positif,” sebutnya.

PMI yang terkonfirmasi positif ini sudah dievakuasi ke RSKI Galang untuk penanganan lebih lanjut.

Sementara jumlah PMI yang masih ditampung di rusunawa hingga siang kemarin ada 585 orang.

”Untuk jumlah positif ini memang agak banyak, tapi secara persentase (dari total seluruh PMI yang ada) masih sedikit. Kita tetap waspada agar tidak menyebar keluar. Mereka semua kita awasi secara serius bersama petugas keamanan gabungan yang
ada,” kata dr Anggitha.(jpg)

Di Batam, Tingkat Hunian Hotel Masih Rendah

0

batampos.co.id – Kasus penyebaran Covid-19 di Batam yang terus menunjukkan grafik penurunan menjadi angin segar bagi pelaku pariwisata, khususnya sektor perhotelan dan restoran.

Mereka berharap Batam segera sampai pada tahap zero Covid-19 atau paling tidak sudah sangat terkendali, supaya sektor pariwisata bisa cepat pulih.

”Saat ini, hampir semua hotel dan restoran memang sudah buka, namun hunian masih ren dah, sehingga pendapatan hotel masih di bawah rata-rata,” ujar Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Batam, Muhammad Mansyur, Jumat (10/9/2021).

Mansyur mengatakan, PHRI mendukung apapun upaya pemerintah untuk menimalisir penyebaran virus ini. Salah satunya melalui vaksinasi.

”Saat vaksinasi bisa tercapai 100 persen, pemerintah bisa segera mengambil langkah untuk pemulihan ekonomi, termasuk sektor pariwisata,” ujarnya.

Soal pengetatan jalur masuk ke Kepri atau sebaliknya, terutama Batam yang masih harus mengantongi surat keterangan bebas Covid-19 berdasarkan hasil tes swab PCR, menurut Mansyur, hal itu wajar.

Ia menilai, kebijakan itu diambil sebagai langkah untuk meminimalisir penyebaran Covid-19 yang sangat cepat.

Apalagi level Batam baru turun dari level 4 ke 3, sehingga memang masih harus ada pengetatan.

Ilustrasi. Seorang petugas keamanan grand i hotel mengecek suhu tubuh tamu yang akan menginap di hotel tersebut. Foto: grands i hotel untuk batampos.co.id

”Pengetatan jalur masuk itu pasti sudah ada pertimbangannya. Jangan sampai timbul kenaikan lagi setelah turun. Kalau dapatkan benar-benar turun dan virus ini selesai,” ungkap Mansyur.

Di sisi lain, ia mengakui adanya pemberlakuan level situasi Covid-19 membuat pendapatan hotel turun. Agar bisa tetap beroperasi, pihak hotel mengurangi hari kerja para karyawannya.

Efeknya, gaji karyawan yang dibayarkan pun berkurang karena tidak masuk penuh.

”Ya kondisinya masih sepi, hotel tetap beroperasi,” ujarnya.

Meski sepi, sektor pariwisata harus melihat peluang lain untuk tetap bisa beroperasi.

Apalagi Batam tak hanya sebagai kota pariwisata, namun juga sektor lainnya seperti industri.

”Pastinya punya strategi, karena kunjungan Batam tak hanya bergantung pada turis saja, namun juga ada hubungan kerja,” jelas Mansyur.

Pencapaian vaksinasi untuk Batam yang sudah menembus 80 persen dari target sasaran, tentunya tak lepas dari peran serta seluruh pihak dan masyarakat.

”Tapi, meski sudah vaksin, kita semua mesti tetap patuhi protokol kesehatan. Sebab yang sudah vaksin saja bisa terjangkit, makanya harus tetap waspada,” terangnya.

Terkait vaksinasi, Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kepri dan Batam masih membuka vaksinasi AstraZeneca yang dijadwalkan berlangsung Minggu (12/9/2021).

”Ini karena masih banyak permintaan akan AstraZeneca dosis kedua, maka Apindo buka kembali pendaftaran untuk dosis kedua. Minggu nanti mulai pukul 12.30 WIB,” kata Ketua Apindo Batam, Rafki Rasyid, kemarin.

Rafki menambahkan, vaksinasi ini juga untuk menghabiskan stok vaksin AstraZeneca yang masih ada.

”Sekitar 3.500 dosis lagi rencananya mau kita habiskan Minggu siang, setelah vaksin kedua Sinovac. Kebetulan yang mendaftar vaksin kedua Sinovac juga tidak banyak, sehingga kita buka untuk pendaftaran vaksin kedua AstraZeneca,” tuturnya.

Hingga saat ini, Apindo telah memberikan vaksinasi kepada sekitar 182 ribu warga Batam.

”Target Apindo mau mencapai 200 ribu orang sampai akhir September ini. Kemungkinan setelah ini program vaksinasi di Apindo tidak berlanjut, karena target minimal 70 persen di Kepri sudah terlewati,” ucapnya.

”Dengan begitu, kami berharap Batam akan lebih cepat mencapai target vaksinasi sehingga penyebaran virus Covid-19 bisa lebih cepat dikendalikan,” sambungnya.

Lambat laun, lanjut Rafki, perekonomian Batam dan Kepri akan lebih cepat bangkit, sehingga investor dan wisatawan lebih percaya untuk datang ke Kepri.(jpg)

PMI Kota Batam Mulai Stok Darah, Ini Golongan Darah yang Tersedia

0

batampos.co.id – Kantor Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Batam mulai menyetok persediaan darah.

Kepala Unit Transfusi Darah PMI Kota Batam, Dokter Novia, mengatakan, hampir seluruh golongan darah sudah tersedia di PMI kota Batam.

Namun lanjutnya stok yang dimiliki masih sangat terbatas.

“Golongan jenis darah yang tersedia saat dari masyarakat umum dan pendonor tetap. Tapi jumlahnya masih sedikit dan belum bisa memenuhi permintaan darah,” ujarnya, Jumat (10/9/2021).

Dengan ketersediaan stok darah yang terbatas, pihaknya juga belum dapat memenuhi permintaan dari luar. Dengan kata lain pihaknya hanya dapat memenuhi untuk kebutuhan rumah sakit saja.

Ilustrasi. Donor darah. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

Apabila ada pasien yang kekurangan darah, pihaknya akan meminta keluarga pasien untuk melakukan donor darah.

“Kita tetap meminta donor keluarga, itu mau gak mau,” paparnya.

Ia juga mengimbau agar masyarakat tetap menodonorkan darahnya.

“Kita selalu mengajak masyarakat untuk mendonorkan darahnya tak lain supaya kesehatan selalu terjaga, karena donor darah itu menyehatkan,” pungkasnya.

Berikut beberapa golongan stok darah yang tersedia di kantor PMI Kota Batam:

  • Golonga darah A ada 30 kantong
  • Golongan darah B ada 22 kantong
  • Golongan darah O ada 18 kantong
  • Golongan darah AB ada 5 kantong.(nto)

Dinas Kependudukan Kota Batam Data Dokumen Korban Kebakaran

0

batampos.co.id – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disduk) Kota Batam mendata seluruh korban kebakaran yang terjadi di area permukiman dekat Perumahan Baloi Mas, yang terjadi pada Rabu (8/9/2021) malam lalu.

Pendataan ini bertujuan untuk pembuatan dokumen kependudukan milik korban.

Kepala Disdukcapil Batam, Heryanto, mengatakan, korban kebakaran yang kehilangan dokumen kependudukan mulai dari e-KTP, KK, dan akta lahir, bisa melaporkan kepada petugas yang datang ke lokasi.

”Senin petugas datang, nanti korban kebakaran bisa langsung daftarkan diri dan dokumen apa yang memerlukan pembaruan akibat kebakaran tersebut,” ujarnya, Jumat (10/9/2021).

Pihaknya juga memberikan pilihan bagi korban supaya melaporkan diri ke Disduk Batam yang berada di Sekupang.

Untuk pencetakan ulang dokumen kependudukan milik para korban, dapat diselesaikan dalam kurun waktu 1×24 jam.

Namun, hal ini dapat dilaksanakan apabila korban sudah terdaftar di Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) Disduk Batam.

Bagi korban yang belum terdaftar, maka diminta untuk melampirkan dokumen pendukung seperti surat keterangan domisili dari RT/RW, atau ijazah.

”Kalau ada fotokopi juga silahkan dibawa atau nanti menunggu Senin, langsung dilaporkan ke petugas yang datang ke lokasi. Intinya, karena ini musibah, maka bagi para korban tidak akan diberatkan,” terangnya.

Sekretaris Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (Dinsos-PM) Batam, Leo Putra, mengatakan, untuk bantuan kepada korban sesuai dengan aturan hanya untuk konsumsi.

Mengenai relokasi atau terkait bangunan, pihaknya tidak sampai ke sana. Saat ini, korban sudah ada yang memilih pindah ke rumah saudara mereka.

Bagi yang tidak memiliki saudara, di lokasi sudah disiapkan tenda darurat.

”Kami tidak ada relokasi korban, jadi itu mungkin tergantung mereka terkait tempat tinggal,” imbuhnya.

Sebelumnya, sekitar 60 KK harus kehilangan rumah dan barang berharga mereka akibat kebakaran di rumah liar (ruli) Baloi Mas Indah RT 04/RW 09, Lubukbaja.

Kejadian ini menghanguskan 26 unit rumah, dan mengakibatkan 60 KK kehilangan tempat tinggal.(jpg)

Wali Kota Batam Ancam Ganti Pejabat

0

batampos.co.id – Kinerja pejabat di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Batam tengah disorot.

Terlebih, dalam waktu dekat ini, Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, mengatakan bakal mengganti pejabat yang kinerjanya tak maksimal atau tak sesuai ekspektasi.

Tolok ukur pejabat yang akan diganti maupun dipertahankan, berkaitan erat dengan prestasi dan capaian kinerja beberapa kepala organisasi perangkat daerah (OPD).

Bahkan, kasak-kusuk yang beredar, ada pejabat yang dinilai banyak mendapat kritikan dan berpotensi digeser.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, mengatakan, akan mengevaluasi kinerja dan capaian target OPD yang ada di lingkungan Pemko Batam dalam waktu dekat ini.

”Evaluasi pasti ada. Karena OPD kan ada target dan kinerja untuk menjalankan rencana pemerintah. Kalau memang tidak bisa sejalan dengan pemerintah, akan diganti saja, karena kami
cari yang mau kerja,” kata Rudi usai menghadiri Rapat Paripurna di kantor DPRD Batam, Jumat (10/9/2021).

Ia menjelaskan, saat ini pihaknya masih menunggu hasil assessment dua pejabat eselon dua yang sudah dilelang.

Dua jabatan yang dilelang yaitu jabatan Kepala Satpol PP dan Staf Ahli yang ditinggalkan Aspawi Nangalie karena menjabat Plt Sekretaris DPRD Batam.

”Usai hasilnya keluar, kami langsung evaluasi, mutasi, rotasi, dan promosi pejabat-pejabat. Tunggu saja soal evaluasi itu,” sebutnya.

Evaluasi ini dinilai penting. Pasalnya, beberapa pejabat yang sebelumnya dipilih Rudi untuk memimpin OPD, beberapa di antaranya dinilai tak berhasil.

Termasuk, yang terjerat kasus hukum seperti mantan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Batam, Rustam Efendi dan mantan Sekretaris DPRD Batam, Asril.

Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengatakan, lelang jabatan masih berlangsung saat ini.

Berdasarkan data dari Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) dari dua jabatan tersebut,
sudah ada pelamar yang mengajukan lamaran untuk dua posisi itu.

”Informasinya masing-masing ada tiga pendaftar. Jadi total sudah ada enam orang yang ikut dalam open bidding (lelang jabatan) ini,” ucapnya.

Ia berharap, pejabat yang terpilih nanti bisa menjalankan tugas sesuai dengan visi dan misi Pemko Batam, demi memajukan Batam ke depan.

Banyak rencana kerja yang harus dilaksanakan, dan dibutuhkan pejabat yang bertanggung jawab dan mau bekerja.(jpg)

Imigrasi Batam Kembali Buka Layanan Paspor di Hari Minggu

0

batampos.co.id – Kantor Imigrasi Kelas 1 Khusus TPI Batam kembali membuka Layanan Paspor di hari Minggu (Pasar Minggu) di September ini.

Layanan Pasar Minggu dilaksanakan pada tanggal 12 dan 26 September di Mall Botania 2 (MB2).

Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Keimigrasian, Tessa Harumdila, mengatakan, program Pasar Minggu ditujukan untuk masyarakat yang tidak bisa mengurus paspor di hari kerja.

”Layanan ini dilaksanakan di Mal Botania 2, tepatnya di lantai 2 mulai pukul 13.00 sampai 19.00,” ujarnya, Jumat (10/9/2021).

Adapun, untuk pelayanan Pasar Minggu itu, Kantor Imigrasi Kelas 1 Khusus TPI Batam membatasi 20 permohonan.

Masyarakat cukup mendaftarkan antrean melalui WhatsApp dengan nomor +6281285831393 dengan format, NAMA#NIK KTP# ALAMAT# JUMLAH PENDAFTAR#.

”Pendaftaran sudah mulai kami buka di hari Sabtu. Mulai pukul 08.00 sampai kuota terpenuhi sebanyak 20 pemohon,” katanya.

Ia melanjutkan, dalam layanan Pasar Minggu yang dilaksanakan pada 29 Agustus lalu, Imigrasi Batam menerima 15 orang pendaftar.

Namun, dari 15 orang tersebut, 10 orang bisa terlayani, 1 orang tidak dapat diproses karena berkas tidak lengkap dan 4 orang lainnya tidak hadir.

”Untuk itu, kami mengimbau kepada masyarakat yang ingin mengurus paspor untuk benar-benar mempersiapkan segala berkas persyaratannya,” tuturnya.

Ia menambahkan, untuk pelayanan paspor di MB2 ini sebenarnya tidak hanya di hari Minggu.

Namun, Imigrasi Batam tetap melayani masyarakat di hari Senin, Rabu dan Jumat. Sementara, untuk pelayanan paspor yang dibuka setiap harinya tetap dilakukan di Kantor Imigrasi Kelas 1 Khusus TPI Batam.

Masyarakat yang ingin mendaftar bisa melalui aplikasi APAPO yang bisa diunduh di AppStore.

Pedagang di Batam Dituntut 1,6 Tahun Penjara, Ini Kasusnya…

0

batampos.co.id – FA, seorang pedagang, disidang di Pengadilan Negeri (PN) Batam karena membeli ponsel curian.

Ia kemudian dituntut satu tahun dan enam bulan penjara. Tuntutan hukuman terhadap Feri dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Mega Tri Astuti dalam sidang yang berlangsung virtual, kemarin.

Dalam surat tuntutan dijelaskan bahwa perbuatan FA terbukti setelah menyimpulkan fakta-fakta persidangan.

Mulai dari keterangan saksi hingga terdakwa. Dimana, perbuataan FA berawal saat Ru menawarkan menjual tiga ponsel kepadanya pada Mei lalu.

Ru beralasan butuh uang cepat sehingga menjual keseluruhan
ponsel itu seharga Rp 2,6 juta. Tertarik harga murah, FA pun membelinya.

Terdakwa mengaku tidak tahu bahwa ponsel itu adalah barang curian.

”Terdakwa menjual ponsel melalui forum jual beli yang ada di Facebook. Saat itu, salah satu korban melihat ponsel miliknya,” ujar Mega.

Karena unsur perbuataan atas pasal penadahan yakni 480 telah terbukti, maka sudah seharusnya terdakwa dihukum sesuai undang-undang yang berlaku.

Hal yang meringankan, perbuataan terdakwa tidak mengetahui itu barang curian dan menyesali.

”Menuntut terdakwa dengan satu tahun dan 6 bulan dikurangi selama terdakwa ditahan,” tegas Mega.

Mendengar tuntutan itu, Feri langsung meminta keringanan kepada majelis hakim.

Ia menyesali perbuataannya dan berjanji tak akan mengulangi.

”Saya juga tulang punggung keluarga, ada anak istri yang harus saya beri nafkah,” ujar FA memohon keringanan kepada majelis hakim.

Usai mendengar pembelaan terdakwa, sidang ditunda hingga minggu depan dengan agenda putusan.

Sementara itu, Rudi yang didakwa dengan pasal 363 tentang pencurian dengan pemberatan dituntut 2 tahun
penjara.

Warga Batam, Waspada Angin Kencang Mendadak

0

batampos.co.id – Angin kencang melanda wilayah Batam, Jumat (10/9) subuh. Akibatnya, beberapa pohon dan papan reklame tumbang di beberapa tepi jalan di Batam.

Selain itu, angin ribut juga menyebabkan kerusakan beberapa rumah warga. Stasiun Meteorologi (Stamet) Hang Nadim Batam mencatat, saat itu terjadi angin ribut (gusty) dengan kecepatan 32 knot atau sekitar 59 kilometer per jam.

Prakirawan Stasiun Meteorologi Hang Nadim Batam, Fauzan Lathif, mengatakan, bahwa gusty adalah angin kencang berdurasi singkat yang kecepatannya naik mendadak mencapai 15 knot atau lebih dari kecepatan angin rata-rata.

Ia mengatakan, awalnya angin berhembus rata-rata 18 knot. Namun, secara tiba-tiba ada peningkatan kecepatan angin menjadi 32 knot.

”Angin kencang secara mendadak ini tidak berlangsung lama, hanya beberapa menit saja,” kata Fauzan, Jumat (10/9/2021).

Walaupun hanya berlangsung dalam hitungan menit, Fauzan menyebut angin ini cukup berbahaya dan merusak.

Penyebabnya, kecepatan yang terbilang cukup tinggi dinilai dapat membahayakan masyarakat karena dapat merusak rumah maupun menumbangkan pohon dan lainnya.

”Walaupun tidak sampai 5 menit, tapi dampaknya cukup berbahaya,” katanya.

Ia mengatakan, hingga kini belum dapat memperkirakan secara pasti kapan gusty akan muncul.

Namun, sehari sebelum terjadinya gusty maupun angin puting beliung, biasanya suhu terasa panas dan terik dari sore hingga malam.

Kemudian, di pagi hari cerah hingga pukul 10.00. Setelah itu, akan terlihat awan comulonimbus.

”Apabila ada hal semacam itu, maka akan ada potensi terjadinya gusty atau angin puting beliung. Masyarakat bisa menandai, gusty maupun angin puting beliung selalu ditandai pembentukan awan comulonimbus,” tuturnya.

Potensi hujan dan terbentuknya awan comulonimbus diperkirakan terjadi pada 12 dan 13 September ini. Fauzan memprediksi, potensi gusty juga bisa terjadi pada tanggal tersebut.

”Kemungkinan hujan, lalu ada angin kencang,” ucapnya.

Terkait cuaca di Batam dalam beberapa hari ke depan, Fauzan memprakirakan bakal terjadi hujan.

Namun, hujan yang turun memiliki intensitas yang rendah dan tidak berlangsung lama.

”Hujannya merata, tapi kecil saja dan gampang tersapu,” pungkasnya.(jpg)