Senin, 18 Mei 2026
Beranda blog Halaman 9184

Eks Bupati Kukar Disebut Suap Penyidik KPK Rp 5,1 Miliar

0

batampos.co,id – Mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) asal Polri Stepanus Robin Pattuju (SRP) juga turut didakwa menerima uang senilai Rp 5.197.800.000 dari mantan Bupati Kutai Kartanegara, Rita Widyasari. Pemberian uang itu untuk mengurus pengembalian aset-aset yang disita KPK terkait perkara dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Stepanus Robin Pattuju didakwa bersama-sama dengan Maskur Husain dalam menjalankan praktik dugaan suap terkait penanganan perkara.

“Stepanus Robin Pattuju bersama Maskur Husain datang ke Lapas Kelas IIA Tangerang menemui Rita Widyasari dan menyampaikan dirinya merupakan penyidik KPK dengan memperlihatkan kartu Identitas penyidik KPK, serta memperkenalkan Maskur Husain sebagai pengacara,” kata Jaksa KPK Lie Putra Setiawan saat membacakan surat dakwaan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin (13/9).

Dalam pertemuan itu, Robin dan Maskur meyakinkan Rita Widyasari bahwa mereka bisa mengurus pengembalian aset-aset yang disita KPK, terkait TPPU dan peninjauan kembali (PK) yang diajukan Rita, dengan imbalan sejumlah Rp 10.000.000.000 dan apabila pengembalian aset berhasil, Maskur Husain meminta bagian 50 persen dari total nilai aset.

Bahkan, Maskur Husain menyampaikan bahwa lawyer fee sejumlah Rp10.000.000.000 tersebut, lebih murah daripada yang biasanya dia minta, dimana hal tersebut bisa karena ada terdakwa yang sebagai penyidik KPK bisa menekan para hakim PK. Akhirnya Rita Widyasari setuju memberikan kuasa kepada Maskur Husain.

“Bahwa setelah itu, Rita Widyasari menghubungi Azis Syamsuddin guna menginformasikan komunikasi dirinya dengan Robin dan Maskur,” papar Jaksa Lie.

Lantas pada 20 November 2020, Rita Widyasari melalui Usman Effendi mentransfer uang sejumlah Rp 3.000.000.000 ke rekening atas nama Maskur Husain sebagai pembayaran lawyer fee oleh Rita Widyasari, menindaklanjuti perjanjian

Usman Effendi dengan Rita Widyasari tanggal 16 November 2020 yang menyebutkan pinjaman uang akan diganti dua kali lipat oleh Rita Widyasari dengan jaminan satu sertifikat tanah atas nama Dayang Kartini seluas 140m persegi di Jalan Suryalaya III Nomor 42C Bandung.

“Selain itu, Rita Widyasari juga menyerahkan dokumen atas aset kepada Robin dan Maskur Husain,” ungkap Jaksa Lie.

Dokumen dan aset itu berupa satu unit Apartemen Sudirman Park Tower A Lt.43 Unit C di Jakarta Pusat dan sebidang tanah beserta rumah yang terletak di Jalan Batununggal Elok I Nomor 34, Bandung.

Kemudian pada 27 November 2020, Rita Widyasari menandatangani surat kuasa kepada Maskur Husain terkait permohonan PK dan mencabut kuasa kepada penasihat hukum sebelumnya. Sejak Januari-April 2021, Rita Widyasari kemudian memberikan uang kepada Robin melalui transfer nama Adelia Safitri dengan jumlah keseluruhan Rp 60.500.000.

“Bahwa selain itu Maskur Husain juga menerima uang sejumlah SGD 200.000 atau senilai Rp2.137.300.000,00 untuk mengurus perkara Rita Widyasari,” cetus Jaksa Lie.

Penerimaan tersebut bukan hanya dari Rita Widyasari, tetapi juga dari berbagai pihak yakni, Wali Kota nonaktif, Muhammad Syahrial sejumlah Rp 1.695.000.000. Kemudian, senilai Rp 3.099.887.000 dan USD 36.000 dari Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin dan Ketua PP Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG), Aliza Gunado.

Selain itu, Robin juga turut menerima uang dari Wali Kota Cimahi Ajay Muhammad Priatna senilai Rp 507.390.000. Kemudian dari Direktur PT Tenjo Jaya Usman Effendi sebesar Rp 525.000.000. Total penenerimaan uang senilai Rp 11.025.077.000 dan USD 36.000.

Robin didakwa melanggar Pasal 11 jo. Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 dan Pasal 65 ayat (1) KUHP.(jpg)

Kepala BP Batam Sampaikan Hal Ini Kepada BURT DPR RI

0

batampos.co.id – Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Muhammad Rudi, menerima kunjungan kerja Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI dalam rangka pengawasan terhadap Journey Companionship (Joumpa) Airport VIP Service and Lounge kepada Anggota DPR RI, Minggu (12/9/2021).

Ketua Tim/Wakil Ketua BURT DPR RI, H. A. Bakri bersama 16 anggota lainnya diterima di VVIP Lounge Bandar Udara Hang Nadim Batam.

Bakri mengatakan, pengawasan pelayanan Joumpa tersebut dilakukan sesuai dengan peraturan dan kesepakatan yang berlaku.

“Kerja sama ini sudah terjalin cukup lama antara Joumpa dengan seluruh anggota DPR RI di seluruh Indonesia, termasuk Batam di Provinsi Kepri ini,” ujar Bakri.

Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Muhammad Rudi, menerima kunjungan kerja Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI dalam rangka pengawasan terhadap Journey Companionship (Joumpa) Airport VIP Service and Lounge kepada Anggota DPR RI. Foto: BP Batam untuk batampos.co.id

Selain itu, Bakri juga menyambut baik pengembangan infrastruktur di Batam yang telah diinisiasi oleh Kepala BP Batam, Muhammad Rudi.

“Kebijakan pemerintah pusat secara penuh memang belum memberikan dampak optimal bagi daerah,” katanya.

“Sehingga kami sepakat, Batam ini akan didorong dan diperlakukan lebih istimewa dari segala aspek dan kami persilahkan untuk BP Batam beraudiensi bersama DPR RI untuk membantu pembangunan Batam,” kata Bakri lagi.

Menanggapi hal tersebut, Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, sepakat pelayanan Joumpa di Batam harus terus ditingkatkan, sejalan dengan rencana pembangunan infrastruktur termasuk peraturan dan kebijakan yang berlaku di Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam.

“Kalau Batam dibangun sebagai daerah Free Trade Zone (FTZ), tentu secara utuh kita ingin status tersebut secara utuh diberlakukan. Pemerintah sudah sangat bagus sekali, tapi memang karena lintas antar Kementerian dan Lembaga, prosesnya memang tidak mudah,” kata Muhammad Rudi.

Melalui pertemuan ini, Muhammad Rudi menitipkan hal tersebut dan berharap DPR RI agar mampu membantu percepatan pembangunan infrastruktur dan peningkatan daya saing Kawasan Batam.

Turut hadir dalam kegiatan, Anggota Bidang Pengusahaan BP Batam, Syahril Japarin; GM PT. Gapura Angkasa Batam, Bombong Widiatmoko; Direktur Badan Usaha Bandar Udara Hang Nadim BP Batam, Amran; GM Unit Usaha Logistik dan Aerocity BP Batam, Benny Syahroni; GM Unit Usaha Bandar Udara Hang Nadim, Bambang Soepriono; Kepala Biro Umum BP Batam, Budi Susilo; Kepala Biro Humas, Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait; Direktur Badan Usaha Sistem Pengelolaan Air Minum, Memet E. Rachmat dan Kepala Kantor Perwakilan BP Batam Jakarta, Purnomo Andiantono.(*)

Menkes Akui Indonesia Kebobolan di Jalur Laut, Masuk Batam Diperketat

0

batampos.co.id – Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengakui bahwa pemerintah kebobolan saat Covid-19 varian Delta masuk ke Indonesia. Hal itu mengakibatkan tingginya angka kasus penularan.

Budi Gunadi mengatakan, Covid-19 varian Delta masuk ke Indonesia lewat pintu masuk di jalur laut. Sehingga pemerintah mengaku kecolongan akibat lemahnya pengawasan di pintu masuk tersebut.

“Kemarin kita agak kebobolan karena kita lupa menjaga dari sisi lautnya banyak kapal-kapal pengangkut barang dari India krunya saat mendarat diizinkan turun. Sehingga menular,” ujar Budi dalam rapat kerja dengan Komisi IX DPR, Senin (13/9).

Oleh sebab itu, mantan Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mengaku pemerintah tidak ingin lagi kecolongan dengan varian baru Covid-19 tersebut. Karena itu pintu-pintu masuk di Indonesia diperketat.

“Kita sudah lihat masuknya varian baru. Kalau ini tidak terjaga dengan baik di awal maka akan bisa sangat cepat menguasai landscape varian-varian yang ada,” katanya. “Dari laut banyak yang harus kita perbaiki khususnya di Batam,” tambahnya.

Budi menuturkan, upaya penjagaan di pintu-pintu masuk Indonesia salah satunya adalah dengan pemerintah menerapkan karantina bagi orang yang datang dari luar negeri.

“Oleh karena itu penting bagi kita untuk menjaga border kita. Perbatasan kita pintu-pintu masuk kita, memperketat namanya entry dan exit test dan termasuk mendisplinkan proses karantina,” pungkasnya.(jpg)

Batam Siapkan Anggaran Rp 3,4 Triliun untuk 2022

0

batampos.co.id – Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, menyampaikan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) 2022. Nilainya cukup fantastis, mencapai Rp 3,4 triliun atau tepatnya Rp 3.453.989.367.124.

”Secara keseluruhan semua kami targetkan naik di tahun mendatang,” ujar Rudi, Minggu (12/9).

Ia menjelaskan, berbagai sumber pendapatan diharapkan bisa mengalami peningkatan. Saat ini, semua sektor tengah berupaya kembali ke level tertinggi. untuk itu, target ini diharapkan bisa tercapai dengan pemulihan ekonomi yang tengah dijalankan.

”Banyak target untuk tahun depan. Besar harapan kami kondisi tahun depan lebih baik dari saat ini. Sehingga target dan rencana pembangunan bisa berjalan. Kami berharap pandemi usai, sehingga pemulihan ekonomi bisa cepat berlangsung,” ujarnya.

Rudi mengatakan, pihaknya berterima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Badan Anggaran DPRD Kota Batam yang telah bekerja keras dalam pembahasan Kebijakan umum Anggaran dan Rancangan Prioritas dan Plafon Anggaran sementara Tahun Anggaran 2022, sehingga dapat disepakati pada 13 Agustus 2021 yang menjadi dasar penyusunan Rancangan Peraturan Daerah tentang APBD Kota Batam Tahun Anggaran 2022.

”APBD 2022 mengalami peningkatan sebesar Rp 485.415. 309.055 atau naik 16 persen dibandingkan APBD Kota Batam Tahun Anggaran 2021 sebesar Rp 2.968.574. 058.069,” kata Rudi.

Sedangkan Pendapatan Tahun Anggaran 2022 ditargetkan sebesar Rp 3,3 triliun (Rp 3.369.292.544.044), mengalami kenaikan sebesar Rp 508.429.319.642 atau naik 18 persen dibandingkan pendapatan pada APBD Kota Batam Tahun Anggaran 2021 sebesar
Rp 2.860.863.224.402.

Adapun rencana penerimaan pendapatan APBD Kota Batam Tahun Anggaran 2022 berasal dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang ditargetkan Rp 1,6 triliun (Rp 1.618.052.879.903), mengalami peningkatan Rp 185.413.194.710 atau naik 13 persen dibandingkan PAD 2021 sebesar Rp 1.432.639.685.193.

”Untuk Penerimaan Pendapatan Transfer Kota Batam Tahun Anggaran 2022 direncanakan sebesar Rp 1.615.967.984.141, mengalami kenaikan sebesar Rp 296. 760.644.932 atau naik 22 per sen dibandingkan 2021 sebesar Rp 1.319. 207.339.209,” sebutnya.

Kemudian, lain-lain Pendapatan Daerah Yang Sah dianggarkan sebesar Rp 135.271.680.000, mengalami kenaikan sebesar Rp 26.255.480.000 atau turun 24 persen dibandingkan dengan APBD Tahun Anggaran 2021.

Ia melanjutkan, untuk belanja daerah semua urusan wajib sudah sesuai ketentuan seperti urusan pendidikan dialokasikan 25 persen, urusan kesehatan 12 persen, anggaran infrastruktur pelayanan publik dari total Dana Transfer Umum setelah dikurangi belanja bagi hasil dialokasikan sebesar 42 persen. Anggaran peningkatan kapasitas SDM dialokasikan sebesar 0,18 persen, Anggaran Penguatan APIP dialokasikan sebesar 0,77 persen.

”Penjelasan secara rinci mengenai rencana penerimaan pendapatan, rencana belanja dan pembiayaan daerah Kota Batam Tahun Anggaran 2022 dapat dilihat dalam buku Rancangan Peraturan Daerah Kota Batam tentang Rancangan APBD Kota Batam Tahun Anggaran 2022 dan buku Nota Keuangan Tahun Anggaran 2022,” kata Rudi. (*/jpg)

Pemko Batam dan Pemprov Kepri Beri Bantuan untuk Korban Kebaran

0

batampos.co.id – Wali Kota Batam, Muhammad Rudi meninanju dan membantu korban kebakaran di RT04/RW09, Baloi Mas Indah, Senin (13/9/2021).

Kebakaran yang terjadi pada Rabu (8/9/2021) lalu menghanguskan 22 rumah. Akibat peristiwa tersebut 44 Kepala Keluarga (KK) dan 123 jiwa kehilangan tempat tinggal.

“Kita (Pemko Batam,red) tengah mencari solusi untuk mencarikan tempat tinggal baru bagi korban,” ujarnya.

Saat kejadian, ia langsung memperintahkan Dinas Sosial (Dinsos) Kota Batam dan Camat Lubuk Baja untuk melakukan pendataan para korban.

Ia juga meminta jajarannya untuk segera mengecek legalitas lahan saat ini.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, memberikan bantuan secara simbolis kepada korban kebakaran di Baloi Mas, Kota Batam. Foto: Pemko Batam untuk batampos.co.id

“Mudah-mudahan segera ada solusi. Saat ini memang saya sedang menata untuk saudara-suadara kita yang tinggal di tempat-tempat tidak resmi,” ujarnya.

Kata dia, apabila lahan yang selama ini ditempati warga belum ada yang memiliki atau belum dialokasikan oleh Badan Pengusahaan (BP) Batam, pihaknya dapat langsung mengalokasikan untuk warga.

Tetapi jika ternyata sudah dialokasikan kepada pihak lain, pihaknya akan kesulitan untuk memberikan legalitas kepada warga di lokasi tersebut.

Solusi yang memungkinkan adalah dengan memindahkan ke lokasi lain.

“Setelah dari sini nanti akan langsung saya cek peta lokasinya ini. Kalau ternyata sudah punya orang dan bapak ibu tetap minta di sini, tentu ini akan sulit,” katanya.

Rudi mengatakan, pihaknya ingin nantinya warga tidak lagi was-was takut untuk digusur jika tinggal di tempat resmi atau lahan yang memang dimiliki warga.

Karena itu pihaknya terus berupaya menyelesaikan masalah-masalah yang sudah lama terjadi di Batam.

“Beberapa seperti di Bengkong dan Batuaji sudah kita selesaikan,” katanya.

Wakil Gubernur Kepri, Marlin Agustina, mengatakan, pihaknya sendiri beberapa kali sudah mengunjungi langsung masyarakat yang menjadi korban kebakaran.

Pemprov Kepri juga memberikan bantuan berupa peralatan masak, kelengkapan bayi dan lainnya yang dibutuhkan.

Marlin berharap bantuan yang diberikan Pemko Batam dan Pemprov Kepri dapat meringankan beban masyarakat.

Ia juga mengimbau agar warga tetap menjalankan protokol kesehatan.

“Kepada ibu-ibu juga harus lebih hati-hati, kalau ke luar rumah jangan lupa kompor dimatikan,” kata Marlin.

Ketua RW09, Avismadi, menyampaikan terima  kasih kepada Pemko Batam, Pemprov Kepri serta semua pihak yang telah membantu.

Ia menjelaskan, bantuan yang diterima warga berupa kebutuhan pokok. Seperti beras, telur, indomie dan bahan makan lainnya. Kemudian juga pakaian serta kelengkapan untuk bayi.

“Kemudian, untuk uang tunai terkumpul total Rp79,9 juta. Bantuan yang terkumpul sudah kami distribusikan untuk warga. Kami ucapkan ribuan terimakasih atas segela bentuk bantuan yang diberikan kepada kami,” ujarnya.(esa)

Ribuan Orang Terdeteksi Positif Covid-19 Saat Mau Masuk Mal

0

batampos.co.id – Pemerintah menyatakan bahwa ada ribuan orang positif Covid-19 yang terdeteksi melalui aplikasi PeduliLindungi ketika hendak masuk ke pusat perbelanjaan. Orang-orang tersebut mendapatkan notifikasi warna hitam pada saat memindai QR Code di pintu masuk mal.

Berdasarkan ketentuan, notifikasi warna hitam adalah kategori yang dilarang masuk ke area pusat perbelanjaan. Dengan ditolaknya ribuan orang dengan notifikasi warna hitam tersebut maka semakin menegaskan bahwa mal selalu memberlakukan dan menerapkan protokol kesehatan secara ketat, disiplin, dan konsisten.

Berkaca dari hal tersebut, Ketua Asosiasi Persatuan Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Alphonzus Widjaja mengatakan bahwa orang-orang yang terpapar Covid – 19 ini harus mendapat perhatian khusus dari pemerintah karena mereka seharusnya melakukan isolasi di tempat khusus.

“Pemerintah harus memastikan bahwa mereka tidak bebas berkeliaran di tempat-tempat umum sehingga tidak merepotkan dan tidak membahayakan masyarakat umum lainnya,” ujarnya dalam keterangannya kepada JawaPos.com, Senin (13/9).

Menurutnya, pusat perbelanjaan telah terbukti memiliki kemampuan untuk menolak dan mencegah orang-orang yang terpapar Covid-19 Hal serupa semestinya juga diterapkan ditempat lain agar tidak terjadi penularan Covid-19.

“Bagaimana dengan tempat tempat umum lainnya yang belum dan tidak memiliki kemampuan serta sarana atat prasarana untuk mendeteksi, menolak dan mencegah ribuan orang positif Covid – 19 memasuki fasilitasnya?” ungkapnya.

Alphonzus menekankan, pusat perbelanjaan memberlakukan dua lapis protokol Covid-19. Saat ini di mal diberlakukan protokol tambahan yaitu Protokol Wajib Vaksinasi yang penerapan pemeriksaannya dilakukan melalui aplikasi PeduliLindungi.

Protokol Wajib Vaksinasi tidak meniadakan dan tidak mengurangi serta tidak menggantikan protokol kesehatan yang sudah diberlakukan sejak awal terjadinya pandemi yaitu seperti keharusan menggunakan masker, jaga jarak, mencuci tangan dan lain sebagainya.

Dari peraturan berlapis itu, Alphonzus berharap, anak dibawah 12 tahun pekan ini sudah tidak dibatasi lagi dikarenakan saat ini mal relatif sudah jauh lebih aman.

“Semua orang yang berada di mal sudah divaksinasi sehubungan dengan adanya pemberlakuan protokol tambahan,” pungkasnya.(jpg)

Singapura Tetap Coba Hidup Bersama Covid-19 Meski Penularan Meningkat

0

batampos.co.id – Pemerintah Singapura sedang mencoba untuk hidup dengan Covid-19 dan melihat tidak perlu memperketat pembatasan untuk mengatasi lonjakan kasus. Namun, akan menunda lebih banyak langkah pembukaan kembali sambil memantau peningkatan kasus yang parah.

Infeksi harian baru Singapura telah meningkat tajam baru-baru ini. “Peningkatan infeksi harian yang cepat dan eksponensial yang kita alami sekarang ini adalah apa yang harus dilalui oleh setiap negara yang ingin hidup dengan Covid-19 di beberapa titik,” kata Menteri Kesehatan Singapura Ong Ye Kung.

Untuk mendukung sistem perawatan kesehatan, Singapura akan membiarkan lebih banyak pasien yang divaksin pulih di rumah dan akan memulai program suntikan penguat (booster) vaksin untuk kelompok rentan.

Pihak berwenang juga telah memutuskan untuk mengurangi karantina dari 14 hari menjadi 10 hari untuk kontak dekat dengan orang yang terinfeksi.

Indikator utama dalam menentukan langkah pembukaan kembali adalah jumlah pasien di unit perawatan intensif (ICU) selama 2-4 minggu ke depan menurut Lawrence Wong, Menteri Keuangan dan Ketua Bersama Gugus Tugas Covid-19

Saat ini ada tujuh pasien ICU dan 300 tempat tidur yang tersedia, yang dapat ditingkatkan menjadi 1.000 tempat tidur. Jika jumlahnya tetap dapat dikelola, otoritas akan melanjutkan rencana pembukaan kembali.

“Jumlah ICU kami masih rendah sekarang, tetapi kami tidak boleh berpuas diri,” kata Wong.

“Penyakit parah biasanya datang dua minggu atau lebih setelah seseorang tertular virus,” kata Wong. Dia menambahkan mungkin sembrono untuk membuka kembali pembatasan secara penuh sekarang.

Singapura juga mencatat lebih banyak anak terinfeksi, tetapi tidak ada yang sakit parah menurut Kenneth Mak, Direktur Layanan Medis. (antara)

Layanan Pengurusan Paspor Hari Minggu Sangat Diminati

0

batampos.co.id – Pengurusan Paspor menggunakan layanan Pasar Minggu yang digagas Imigrasi TPI Batam di Mall Botania 2 (MB2), Batam Kota, ternyata mendapat respons luar biasa masyarakat. Hal itu terbukti dari terpenuhinya kuota permohonan paspor pada Minggu (12/9).

Salah seorang petugas pelayanan, Arif, mengatakan bahwa kuota permohonan paspor Hari Minggu dilaksanakan pada hari Sabtu melalui aplikasi WhatsApp. Bahkan, banyak yang belum mendapat kuota dan diminta mendaftar untuk kuota berikutnya.

”Kuota memang dibatasi, hanya 20 orang. Jadi memang harus cepat mendaftar,” terangnya.

Menurutnya, pelayanan paspor Pasar Minggu dilaksanakan 2 kali sebulan. Sedangkan di hari biasa, permohonan paspor dilaksanakan pada hari Senin, Rabu dan Jumat.

”Untuk hari Minggu jam operasional mulai pukul 13.00 WIB sampai 19.00 WIB,” ungkapnya.

Di ruang pelayanan Imigrasi di MB2, pemohon nantinya akan melakukan sesi pengecekan berkas, wawancara dan foto. ”Paspor biasanya selesai 3 hari kerja usai pembayaran di bank,” tegasnya.

Salah seorang warga yang mengurus paspor, Ngaliman, mengaku cukup terbantu dengan layanan paspor Hari Minggu. Sebab, pada hari biasa, ia disibukan dengan rutinitas pekerjaan. ”Jelas sangat terbantu, ini datang perpanjangan paspor anak,” jelasnya.

Dikatakannya, hari itu ia menggurus paspor anaknya yang telah habis masa berlaku. Perpanjangan paspor dilakukan untuk persiapan jika nanti dirinya dan keluarga hendak keluar negeri.

”Untuk sekarang belum, tapi untuk persiapan saja. Kebetulan paspor anak saya sudah habis masa berlakunya,” tegas Ngaliman.

Hal senada dikatakan Nurima yang juga menemani saudaranya untuk memperpanjang paspor. Menurutnya, permohonan paspor di MB2 lebih praktis dibandingkan harus ke kantor. Apalagi, ia memang tak bisa mengurus paspor pada hari kerja.

”Ke sini mempemperpanjang masa berlaku paspor, untuk persiapan saja meski belum mau keluar negeri,” terangnya.

Beberapa waktu lalu, Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Keimigrasian, Tessa Harumdila, mengatakan, program pengurusan Paspor Minggu ditujukan untuk masyarakat yang tidak bisa mengurus paspor di hari kerja.

”Layanan ini dilaksanakan di Mal Botania 2, tepatnya di lantai 2 mulai pukul 13.00 sampai 19.00,” ujarnya, Jumat 10/9).

Adapun, untuk pelayanan Pasar Minggu itu, Kantor Imigrasi Kelas 1 Khusus TPI Batam membatasi 20 permohonan. Masyarakat cukup mendaftarkan antrean melalui WhatsApp dengan nomor +6281285831393 dengan format, NAMA#NIK KTP# ALAMAT#JUMLAH PENDAFTAR#.

”Pendaftaran sudah mulai kami buka di hari Sabtu. Mulai pukul 08.00 sampai kuota terpenuhi sebanyak 20 pemohon,” katanya. (*/jpg)

Pengusaha Mal Berharap Anak-Anak Sudah Boleh Masuk Mal

0

batampos.co.id – Perpanjangan PPKM berlevel berakhir hari ini dan diharapkan ada pelonggaran terkait kebijakan pemerintah agar roda perekonomian dapat kembali berputar. Salah satunya, para pengusaha berharap agar anak-anak diperbolehkan kembali masuk ke pusat perbelanjaan.

“Pusat Perbelanjaan berharap agar usia kurang dari 12 tahun dapat diperbolehkan untuk masuk ke Pusat Perbelanjaan dan waktu makan di tempat (dine – in),” kata Ketua Asosiasi Persatuan Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Alphonzus Widjaja, Senin (13/9).

Alphonzus berharap, anak dibawah 12 tahun pekan ini sudah tidak dibatasi lagi dikarenakan saat ini mal relatif sudah jauh lebih aman dan sehat karena adanya pengawasan yang ketat melalui skrining masuk melalui aplikasi Peduli Lindungi.

“Semua orang yang berada di Pusat Perbelanjaan sudah di vaksinasi sehubungan dengan adanya pemberlakuan protokol tambahan yaitu protokol Wajib Vaksinasi,” tuturnya.

Alphonzus menyebut, jika anak-anak diperbolehkan kembali memasuki pusat perbelanjaan maka akan terjadi peningkatan jumlah pengunjung dan akam berpengaruh terhadap daya beli.

“Jika usia kurang dari 12 tahun diperbolehkan untuk masuk ke Pusat Perbelanjaan maka diperkirakan akan ada tambahan peningkatan tingkat kunjungan sekitar 20 persen – 30 persen,” pungkasnya. (jpg)

Positivity Rate Covid-19 Turun di Bawah Standar WHO

0

batampos.co.id – Dalam beberapa hari terakhir, tingkat kasus konfirmasi positif Covid-19 (positivity rate) turun hingga mencapai angka 3 persen. Angka itu jauh lebih baik dari standar WHO, yakni 5 persen.

Kemarin (12/9) satgas Covid-19 mencatat, positivity rate harian mencapai 3,05 persen. Sementara itu, dalam interval mingguan, periode 5–11 September 2021, angkanya tercatat 4,23 persen. Artinya, angka kepositifan konsisten berada di bawah 5 persen selama seminggu terakhir.

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengungkapkan, saat ini terjadi tren penurunan kasus di kawasan Afrika, Asia Tenggara, dan Mediterania Timur. Namun, di kawasan Benua Amerika, justru kasus mengalami kenaikan. ”Kita bersyukur Indonesia salah satu negara yang terus mengalami tren penurunan,” ujarnya.

WHO mencatat, kasus Covid-19 secara global telah mencapai 223 juta dan angka kematian melebihi 4,6 juta orang. Jumlah kasus baru relatif stabil dalam satu bulan terakhir.

Beberapa hari terakhir, lanjut Retno, positivity rate nasional berhasil turun di bawah angka 5 persen yang merupakan ambang batas WHO. Padahal, pada Juli lalu, positivity rate hampir mendekati 40 persen.

Menurut WHO, negara-negara dengan tingkat vaksinasi tinggi mengalami pemutusan korelasi antara kenaikan kasus dengan tingkat kematian. Artinya, meski terjadi lonjakan kasus, tapi tidak diikuti dengan kenaikan rawat inap dan kematian. ”Hal ini membuktikan bahwa vaksin bekerja,” jelas Retno.

Meski demikian, dia mengingatkan bahwa masih banyak tantangan yang harus dilalui. Menlu memastikan diplomasi Indonesia terus bergerak agar kebutuhan vaksin nasional dapat terpenuhi.

Jubir Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito mengungkapkan, menurut catatan satgas, Indonesia mengalami penurunan kasus hingga 74 persen dari puncak kasus yang terjadi sebelumnya. Namun, dia mengingatkan kewaspadaan harus selalu dijaga. Mengingat perkembangan virus Covid-19 masih cukup dinamis.

”Virus akan terus bermutasi selama virus masih ada di tengah masyarakat, baik pada skala lokal maupun global,” jelasnya. (jpg)