Senin, 11 Mei 2026
Beranda blog Halaman 9192

Mantan Kadishub Batam Belum Lakukan Banding

0

batampso.co.id – Tujuh hari setelah dinyatakan bersalah dan divonis 4 tahun penjara, mantan Kadishub Batam Rustam Efendi belum melakukan upaya hukum apapun.

Saat sidang putusan lalu, Rustam dinyatakan pikir-pikir atas vonis majelis hakim Pengadilan Tipikor Tanjungpinang.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Batam, Yan Elhas Zeboa sudah mengkonfirmasi terkait putusan Rustam ke Pengadilan.

Namun hingga Senin (23/8/2021) sore, belum ada pemberitahuan upaya hukum atau apapun terkait putusan dari para terdakwa Rustam dan Heriyanto.

”Kami sudah konfirmasi, namun belum ada pemberitahuan atas tanggapan terdakwa terhadap putusan,” terang jaksa yang akrab disapa Yan ini.

Menurut dia, status putusan bisa incrah atau memiliki kekuatan tetap jika dalam tujuh hari setelah putusan tidak ada tanggapan dari terdakwa.

Tapi hal itu harus dipastikan langsung ke terdakwa atau Pengadilan.

”Untuk informasi pasti, besok kami konfirmasi ulang,” tegas Yan.

Diketahui, Mantan Kepala Dinas Perhubungan Kota Batam, Rustam Efendi dinyatakan bersalah dan divonis 4 tahun penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Tanjungpinang.

Meski hukuman lebih ringan 6 bulan dari tuntutan Jaksa Penuntut, Ketua PGRI Batam ini ternyata masih pikir-pikir.

Vonis hukuman terhadap Rustam dibacakan oleh majelis hakim yang dipimpin Eduart MP Sihaloho didampingi Yon Efri dan Jonni Gultom di Pengadilan Tipikor Tanjungpinang, Senin (16/8/2021).

Selain Rustam, majelis hakim juga memutus bersalah mantan
Kasi Pengujian Kendaraan Bermotor Dinas Perhubungan Kota Batam, Heriyanto.

Pria berusia 40 tahunan itu mendapat hukuman yang sama dengan Rustam.

Dalam amar putusan dijelaskan Rustam dan Heriyanto telah terbukti bersalah melakukan tindak pidana turut serta selaku Pegawai Negeri atau Penyelenggara Negara yang dengan maksud menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum, atau dengan menyalahgunakan kekuasaannnya memaksa seseorang memberikan sesuatu, membayar, atau menerima pembayaran dengan potongan, atau untuk mengerjakan sesuatu bagi dirinya sendiri, dalam hal perbarengan beberapa perbuatan yang harus dipandang sebagai perbuatan yang berdiri sendiri sehingga merupakan beberapa kejahatan sebagaimana dakwaan pertama primair Penuntut Umum, yakni melanggar Pasal 12 huruf e U RI No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dan ditambah dengan UU RI No 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas UU No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 Ayat (1) Ke-1 KUHP Jo Pasal 65 Ayat (1) KUHP sebagaimana dakwaan pertama Penuntut Umum.

”Hal memberatkan terdakwa merupakan aparatur sipil negara (ASN) yang harusnya memberi contoh baik kepada masyarakat. Hal meringankan terdakwa bersikap sopan,” terang Eduart.

Karena ketentuan pasal telah terbukti, sudah seharusnya kedua terdakwa dihukum sesuai dengan perbuataanya.

Hukuman terhadap Rustam dan Heriyanto dimaksud bukan sebagai azas balas dendam, namun lebih kepada memberi efek jera.

”Mengadili, menjatuhkan hukuman terhadap terdakwa Rustam Effendi dan Hariyanto dengan pidana penjara selama 4 tahun,”
kata Eduart.

Selain pidana penjara, kedua terdakwa juga dihukum membayar denda sebesar Rp 200 juta subsider 2 bulan kurungan penjara.

Hukuman itu lebih ringan dari tuntutan JPU yakni 4 tahun dan 6 bulan, serta denda Rp 200 juta subsider 6 bulan.

”Kami minta waktu berpikir-pikir tujuh hari untuk melakukan upaya hukum lain,” kata JPU Yan Elhas Zeboea usai persidangan.(jpg)

Pekerja Migran Indonesia yang Jalani Karantina di Batam Kembali Membludak

0

batampos.co.id – Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang menjalani karantina di Rusunawa Pemko dan BP Batam di Tanjunguncang kembali membeludak.

Jumlahnya mencapai 816 orang pada Senin (23/8/2021). Para PMI ini jadi perhatian serius bagi petugas medis dan gugus tugas yang menanganinya.

Aktivitas PMI diperhatikan secara ketat agar tidak berkeliaran keluar lokasi karantina. Para PMI juga harus menjalani dua kali pemeriksaan swab demi mencegah masuknya varian terbaru Covid-19 ke Tanah Air.

”Hasil swab pertama sudah keluar dan lima orang terkonfirmasi positif. Mereka sudah dievakuasi ke Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) Pulau Galang. Yang lainnya masih menunggu swab kedua,” kata dr Anggitha, petugas medis yang menangani kesehatan para PMI di rusunawa, kemarin.

Anggitha menyampaikan, jika hasil swab kedua juga negatif, maka para PMI ini diperkenankan untuk kembali ke daerah asal masing-masing.

Untuk diketahui, selama sepekan terakhir ini gelombang pemulangan PMI dari Malaysia dan Singapura cukup banyak.

Ada yang dipulangkan melalui KBRI, juga ada yang pulang sendiri. Sebelum kembali ke kampung halaman mereka harus menjalani proses karantina selama delapan hingga 14 hari di rusunawa.(jpg)

Batam Menuju Zona Hijau

0

batampos.co.id – Tren positif penurunan kasus Covid-19 yang
terjadi dalam beberapa hari terakhir menjadi faktor Batam segera turun dari level 3 ke level lebih rendah.

Bahkan, menurut Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, berdasarkan data perkembangan kasus saat ini kondisi Kota Batam sudah menuju zona hijau.

”Kalau level 3 kan zona oranye. Nah, kalau turun terus, artinya Batam siap menuju zona hijau. Ini analisa saya berdasarkan angka kasus beberapa hari ini,” kata Rudi, usai menghadiri Rapat Paripurna di Kantor DPRD Batam, Senin (23/8/2021).

Rudi menjelaskan, penurunan level ini akan berdampak terhadap aktivitas masyarakat di Kota Batam.

Perlahan, berbagai pengetatan mulai dilonggarkan, meskipun tetap dengan penerapan aturan protokol kesehatan (protkes) yang ketat.

Untuk itu, ia mengingatkan masyarakat untuk tidak melepas masker dan tetap menerapkan protkes.

Karena, jika Batam sudah berada di zona hijau, harapannya ekonomi Batam akan membaik.

”Untuk sampai ke zona hijau, banyak hal yang harus dilakukan. Ingat, mempertahankan jauh lebih sulit. Jadi, kalau semua kembali lalai dan kendor, maka status bisa naik lagi dan pengetatan terpaksa kembali diterapkan. Nanti yang rugi semua pihak,” jelasnya.

Rudi yang juga Ketua Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Batam ini, mengungkapkan, saat ini tingkat Bed Occupancy Rate (BOR) sudah berada di angka 10 persen.

Hal itu menunjukkan bahwa jumlah pasien yang dirawat semakin berkurang dan ruang perawatan makin lowong.

”ICU (intensive care unit) di rumah sakit sisa 30 persen lagi, begitu juga dengan ruang perawatan, termasuk OTG (orang tanpa gejala) yang dirawat di Asrama Haji. Semua menunjukkan hasil yang bagus. Dengan hasil ini saya berharap Batam segera kelu-
ar dari zona oranye ini,” ujarnya.

Sesuai aturan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berdasarkan level tertuang dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 22 Tahun 2021 dan Inmendagri Nomor 23 Tahun 2021.

Beberapa kebijakan untuk daerah yang menerapkan level 2 di antaranya, pekerjaan non esensial 50 persen WFO (Work From Office) jika sudah divaksin.

Selanjutnya, pekerjaan esensial beroperasi 100 persen dengan dibagi menjadi dua sif dengan protkes ketat.

Toko atau pasar kebutuhan sehari-hari bisa buka dengan kapasitas 75 persen dan tutup pukul 21.00 WIB.

Kemudahan, pasar rakyat selain kebutuhan sehari-hari bisa buka dengan kapasitas 75 persen dan tutup pukul 21.00 WIB.

Pusat perbelanjaan seperti mal dan plaza bisa buka dengan kapasitas 50 persen dan tutup pukul 20.00 WIB.

Pedagang kaki lima (PKL), barbershop, dan sejenisnya bisa buka sampai pukul 20.00 WIB.

Lalu, warung makan, PKL, lapak jajanan di ruang terbuka boleh beroperasi dengan kapasitas 50 persen dan buka hingga pukul 20.00 WIB.

Sementara pengunjung yang makan di tempat diberi batas waktu maksimal 30 menit. Selanjutnya, restoran di ruang tertutup bisa buka dengan kapasitas 50 persen.

Untuk kegiatan belajar mengajar 50 persen daring (dalam jaringan/online) dan 50 persen tatap muka.

Selanjutnya, tempat ibadah dibuka dengan kapasitas 50 persen dan protkes ketat.

Sementara itu, data tim Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Batam pada Senin (23/8), jumlah kasus konfirmasi positif sebanyak 24 kasus.

Dari jumlah tersebut 16 bergejala dan delapan tanpa gejala. Sisanya jumlah terkonfirmasi kontak sembilan orang.

Sedangkan pasien sembuh mencapai 48 orang dan meninggal dua orang. Tingkat kasus aktif hingga saat ini 1,392 persen.(jpg)

7 Ribu Remaja di Batam Divaksin Setiap Hari

0

batampos.co.id – Ribuan pelajar berusia 12 hingga 17 tahun ramai-ramai mengantre vaksinasi Covid-19 khusus remaja yang diselenggarakan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kepri dan Batam di Restoran Puas Hati, Batam Center, Senin (23/8/2021).

Pantauan Batam Pos, meski cuaca tengah mendung, tidak menurunkan minat para pelajar yang rata-rata didampingi guru dan orangtuanya tersebut untuk mengikuti vaksinasi.

Setelah dipanggil, maka harus mengantre lagi untuk melakukan screening kesehatan. Setelah lolos, maka akan langsung naik ke lantai dua untuk menerima suntikan vaksinasi.

”Kami menggelar vaksinasi remaja untuk dosis pertama. Untuk remaja, sesuai dengan peraturan pemerintah, maka digunakan vaksin Sinovac, karena lebih aman untuk remaja,” kata dr Calvin Martin, salah satu tenaga kesehatan di kegiatan tersebut.

Calvin mengatakan, pihaknya menargetkan 7 ribu remaja divaksinasi per hari.

”Target kami itu 7 ribu peserta vaksin, yang sudah mengikuti kegiatan ini sejak mendaftar di link pendaftaran yang kami sebarkan beberapa hari yang lalu,” ungkapnya.

Hingga Senin siang, jumlah peserta yang sudah menjalani vaksinasi sudah mencapai 3.145 peserta.

Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Batam, Rafki Rasyid, mengatakan, kegiatan vaksinasi remaja menargetkan 50 ribu remaja tervaksinasi.

”Kegiatan ini dilaksanakan tiap Sabtu dan Minggu. Tapi karena kemarin bertepatan dengan kegiatan keagamaan, makanya digeser ke hari ini (kemarin),” ujar Rafki.

Rafki mengatakan, vaksinasi pelajar ini bertujuan agar pembelajaran tatap muka bisa segera dilaksanakan.

”Tentu akan lebih cepat bila semua pelajar telah tervaksinasi,” jelasnya.

”Bedanya kita dengan penyelenggara lain yang menggelar sekali, maka kami tanggung jawab hingga vaksinasi dosis kedua nanti. Karena menggunakan Sinovac, maka vaksinasi berikutnya 28 hari lagi,” jelasnya.

Salah seorang pelajar, Putri Aulia, mengakui mengikuti kegiatan vaksinasi ini karena merupakan persyaratan untuk bisa mendaftar ke SMK.

”Vaksinasi merupakan syarat mendaftar masuk sekolah SMK,” ujar pelajar SMP ini.

Ia mendapatkan informasi bahwa ada kegiatan vaksinasi Apindo dari gurunya.

”Karena katanya vaksinasinya aman, tertib dan mematuhi protokol kesehatan,” imbuhnya.(jpg)

Wali Kota Batam Bersiap Rombak Pejabat Skala Besar

0

batampos.co.id – Jajaran pejabat di lingkungan Pemko Batam akan segera berubah dalam waktu dekat ini. Pasalnya, perombakan pejabat tinggal menghitung hari.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, mengatakan, pihaknya akan melakukan perombakan skala besar bulan September mendatang.

Perombakan ini bertujuan untuk memaksimalkan kinerja Pemko Batam ke depan.

”Lagi persiapan. Karena banyak yang akan saya ubah, karena saya butuh yang bisa kerja dan mendukung program pemerintah, baik terkait kesejahteraan masyarakat hingga pembangunan kota ke arah yang lebih baik dari sekarang ini,” kata dia, Senin (23/8/2021).

Ia menilai, untuk beberapa kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang masih dijabat Plt tidak bisa berjalan maksimal dan harus segera definitif.

Untuk itu, pihaknya akan membuka lelang jabatan atau open bidding untuk mengisi jabatan eselon dua tersebut.

Ia menyebutkan, dua jabatan yang pasti dibuka adalah Sekretaris DPRD Batam dan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Batam.

Selain itu, pihaknya juga masih menyusun dan melihat perkembangan terkait pergeseran di OPD lainnya.

”Untuk eselon dua, itu yang sudah pasti. Kalau ada pergeseran, itu dimaksudkan untuk mendukung program kerja. Termasuk pejabat yang dipromosikan nantinya,” terangnya.

Rudi memastikan, mereka yang lolos seleksi nanti adalah yang terbaik, dan siap bekerja sesuai aturan yang sudah ada.

Persoalan hukum yang sekarang menjerat beberapa pejabat, diharapkan bisa menjadi pelajaran bagi ASN yang akan menduduki jabatan yang sudah diamanahkan.

”Kalau bisa jangan ada lagi yang tersandung kasus. Karena saya sudah sering ingatkan permasalahan ini,” imbuhnya.

Disinggung mengenai kinerja OPD, Rudi mengungkapkan, semua harus sesuai dengan kebutuhan Kota Batam.

Mereka yang sudah diberi jabatan harusnya bisa bekerja maksimal. Hal ini karena Batam memiliki beragam persoalan, dan kinerja untuk publik harus jadi prioritas.

”Sudah ada porsi masing-masing. Saya cari yang bisa kerja, kalau tidak ya siap-siap digeser, karena ada banyak target di depan yang harus dicapai. Saat ini kita, juga masih bertarung melawan pandemi Covid-19. Ke depan, pemulihan ekonomi menjadi hal utama yang harus dilakukan, dan itu butuh kerja keras untuk mencapainya,” jelasnya.(jpg)

Pendapatan Trans Batam Turun, Sehari Cuma Dapat Segini

0

batampos.co.id – Pendapatan dari bus Trans Batam turun drastis sejak pandemi Covid-19. Tercatat, pendapatan hingga akhir Juli 2021 baru mencapai Rp 2,6 miliar.

Plt Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam, Pebrialin, mengatakan, dibandingkan tahun 2019, pendapatan Kota Batam dari Trans Batam turun lebih dari 50 persen.

Dimana, pada 2019, pendapatan dari Trans Batam mencapai Rp 9,8 miliar, kemudian di tahun 2020 pendapatan turun jadi Rp 4,8 miliar.

Jika dirata-rata sebelum pandemi, pendapatan dari trans Batam bisa lebih dari Rp 15 juta per hari.

Namun, sejak pandemi, pendapatan rata-rata di bawah Rp 10 juta per hari.

”Antara tahun 2019 dan 2020 itu turun Rp 5 miliar, lebih dari 50 persen. Untuk tahun ini hingga juli tercatat baru Rp 2,6 miliar,” terang Pebrialin.

Dikatakan Pebrialin, turunnya pendapatan dari Trans Batam dipastikan tak mengurangi pelayanan terhadap masyarakat.

Sebab, anggaran biaya operasional trans Batam sudah ditanggung pemerintah, dalam hal ini Pemko Batam.

”Jadi, pelayanan tetap maksimal, pendapatan menurun tak ada pengaruh pada pelayanan. Kami tetap maksimalkan,” jelas Pebrialin.

Selama pandemi, terutama selama masa PPKM, pihaknya memang membatasi jumlah penumpang hingga 50 persen.

Selama di perjalanan, para penumpang wajib menerapkan protkes dengan memakai masker, menjaga jarak dan memakai hand sanitizer yang memang sudah disediakan.

”Demi kesehatan bersama, kapasitas penumpang memang dikurangi. Apalagi selama PPKM. Rata-rata, kapasitas penumpang maksimal 50 persen,” ujarnya.

Menurut dia, dari 80 unit bus Trans Batam, sekitar 12 unit kurang layak dipakai, sedangkan sisanya masih terawat.

Namun, saat pandemi ini hanya 50 unit yang beroperasional.

”Memang unit yang beroperasional dikurangi, hanya 50 unit saja. Namun, untuk jalur masih tetap ada,” imbuhnya.

Masih kata Pebrialin, tak hanya bus Trans Batam, operasional angkutan umum milik swasta dan perorangan juga mengalami penurunan omzet.(jpg)

Warga Batam, Pelayanan Paspor Kembali Dibuka

0

batampos.co.id – Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam kembali membuka pelayanan paspor yang sempat terhenti akibat pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat
di Kota Batam, beberapa waktu lalu.

Pelayanan pembuatan maupun perpanjangan paspor itu kembali dibuka mulai, Senin (23/8/2021).

Kepala Bidang (Kabid) Informasi dan Komunikasi Keimigrasian, Tessa Harumdila, mengatakan, masyarakat bisa mendapatkan pelayananan paspor di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam, Unit Layanan Paspor Harbour Bay dan Unit Layanan Paspor
Mall Botania 2.

Informasi mengenai pembukaan layanan paspor itu juga telah diumumkan melalui media sosial Imigrasi Batam dan website resmi Imigrasi Batam.

Ilustrasi. Dokumentasi batampos.co.id

”Untuk layanan sudah mulai dibuka kembali. Bagi yang akan mengurus paspor baru maupun perpanjangan, bisa mendatangi tempat pelayanan kami,” ujar Tessa, Senin (23/8/2021).

Ia melanjutkan, untuk pelayanan paspor di Mal Botania 2, masyarakat bisa mendaftarkan antrean melalui WhatsApp dengan nomor +6281285831393 dengan format, NAMA#NIK KTP# ALAMAT# JUMLAH PENDAFTAR#.

Pendaftaran antrean paspor dibuka mulai pukul 07.30 sampai dengan kuota 20 permohonan per hari terpenuhi.

Sedangkan untuk pelayanan paspor di Mall Botania 2, dibuka pada hari Senin, Rabu dan Jumat pukul 13.00 sampai pukul 17.00.

”Untuk tahap awal ini, kita hanya membatasi 20 pemohon setiap harinya. Untuk antusias masyarakat dalam pengurusan paspor sudah kembali seperti biasanya,” katanya.

Ia menambahkan, bagi masyarakat yang membutuhkan layanan dari Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam, juga diminta selalu mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

”Jangan lupa menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun, jaga jarak, hindari kerumunan dan mengurangi mobilitas dan interaksi,” imbuhnya.(jpg)

Partai Golkar Terus Berjuang Sukseskan Strategi Pemerintah Tangani Covid-19

0
Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto. (istimewa)

batampos.co.id – Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto memastikan partainya berkomitmen terus berjuang menyukseskan strategi Pemerintah dalam menangani pandemi Covid-19.

“Partai Golkar bekerja terutama meminimalisir dampak kesehatan, sosial dan ekonomi akibat Covid-19,” kata Ketua Umum DPP Golkar Airlangga Hartarto, saat memberikan pidato dalam dialog publik bertajuk “Tantangan Demokrasi Kita di Masa Pandemi” yang diselenggarakan Golkar Institute di Jakarta, Senin (23/8).

Penegasan itu sekaligus bentuk tekad Golkar untuk menjaga sistem demokrasi di negara Indonesia. Salah satu upaya yang dilakukan yakni dengan tetap menjaga kepercayaan masyarakat.

Menurut Airlangga, kondisi pandemi Covid-19 menjadi batu ujian bagi setiap negara demokrasi, termasuk di Indonesia. Merujuk data Freedom House, 25 dari 41 negara demokrasi di dunia mengalami erosi demokrasi.

“Sebagai partai tertua yang menjadi pilar demokrasi di Indonesia, Golkar akan selalu berkomitmen untuk mempertahankan demokrasi di Indonesia,” kata dia.

Upaya-upaya yang telah dilakukan Golkar diyakininya mampu menjaga kepercayaan masyarakat terhadap sistem demokrasi di Indonesia.

Oleh sebab itu, Airlangga meminta seluruh kekuatan politik saling bekerja sama dengan harapan Covid-19 yang berdampak pada sektor kesehatan, ekonomi, sosial, politik, dan lainnya dapat ditangani sesegera mungkin.

“Di saat bersamaan Pemerintah terus mendorong agar kepuasan masyarakat terhadap demokrasi bisa ditentukan oleh performa sosial ekonomi,” ujar dia.

Sebagai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian sekaligus Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN), Airlangga mengatakan Pemerintah juga akan terus berusaha melaksanakan amanah Presiden Joko Widodo semaksimal mungkin.

Hal itu terkait upaya mitigasi dampak kesehatan dan ekonomi yang dijalankan secara seimbang. Caranya, dengan melakukan berbagai kebijakan agar pemulihan ekonomi berjalan seiring dengan penanganan Covid-19.

Pada 2020, Pemerintah menganggarkan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) mendekati Rp700 triliun. Kemudian di 2021 lebih dari Rp700 triliun. Strategi dan kebijakan yang dibuat Pemerintah berdampak positif.

Pada kuartal II di 2021, misalnya, Indonesia berhasil keluar dari resesi dan pertumbuhan ekonomi nasional mencapai 7,07 persen.

Airlangga juga menuturkan Partai Golkar terus mendukung ikhtiar Presiden Jokowi yang mengamanatkan respons cepat penanganan pandemi dengan berbagai skema.

Mulai dari vaksinasi yang menyasar dua hingga 2,5 juta orang per hari, memberlakukan isolasi terpusat di setiap kecamatan, kelurahan hingga desa, termasuk mengakomodasi kebutuhan tenaga kesehatan.(*/)

21 Kawasan di Batam Sudah Zona Hijau, Berikut Daftarnya…

0

batampos.co.id – Zona hijau atau nol kasus di Kota Batam terus bertambah seiring dengan menurunnya jumlah Covid-19.

Hingga Senin (23/8/2021), ada 21 zona hijau di Kota Batam yakni:

1. Kampung Seraya
2. Sungai Jodoh
3. Batu Lengong
4. Bulang Lintang
5. Pantai Gelam
6. Pulau Buluh
7. Setokok
8. Temoyong
9. Kasu
10. Pecong
11. Pulau Terong
12. Ngenang
13. Tanjung Pinggir
14. Galang Baru
15. Karas
16. Pulau Abang
17. Sembulang
18. Sijantung
19. Air Raja
20. Rempang Cate
21. Subang Mas

Kasus Covid-19 di Kota Batam berdsarkan kelurahan. Saat ini ada 21 kelurahan di Batam yang sudah zona hijau. Foto: Tangkapan layar website lawancorona.batam.go.id

Pada hari yang sama ada penambahan kasus Covid-19 sebanyak 24 orang.

Berdasarkan data tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam, dari jumlah tersebut diketahui 16 orang terkonfirmasi bergejala, 8 tanpa gejala dan 9 kontak erat dengan pasien sebelumnya.

Dengan penambahan tersebut saat ini total pasien Covid-19 di Batam mencapai 25.280 orang.

Sementara itu pasien yang dinyatakan sembuh sebanyak 24.139 atau bertambah 48 orang pada Senin (23/8/2021).

Sedangkan pasien Covid-19 yang meninggal dunia sebanyak 789 orang atau bertambah dua orang.

Pasien yang sedang dalam perawatan saat ini 352 orang. Dengan rincian 163 wanita dan 189 pria.(*/esa)

Bripka Zulhamsyah: Cukup Bayar Rp 1.000, Boleh Ambil Apa Saja yang Ada di Mobil Saya Ini

0

batampos.co.id – Inovasi inspiratif dilakukan Bripka Zulhamsyah, 35. Personel Polsek Kepolisian Kawasan Pelabuhan (KKP) Tanjungpinang ini, menyulap mobil Jeep kesayangannya, menjadi warung kelontong sembako khusus untuk warga yang membutuhkan.

Zulhamsyah mengatakan, kegiatan warung keliling yang menyediakan berbagai kebutuhan dapur ini, bertujuan untuk membantu warga yang terdampak pandemi Covid-19.

Selain itu, diharapkan aksi tersebut dapat memotivasi
masyarakat lainnya untuk saling berbagi dan saling menolong.

”Cukup bayar Rp 1.000. Boleh ambil apa saja yang ada di mobil saya ini,” jelasnya, Minggu (22/8/2021).

Bripka Zulhamsyah melayani warga yang membeli sembako warung Keliling di Tanjungpinang. Foto: Dokumentasi Pribadi untuk Batam Pos

Pasar berjalan tersebut, berkeliling setiap akhir pekan. Mobil berisi sembako dan kebutuhan lainnya menyasar masyarakat kurang mampu di pelosok Tanjungpinang dan Bintan.

Sebagian sembako dan kebutuhan dapur lainnya, kata Zulhamsyah, merupakan titipan warga untuk dibagikan kepada warga lainnya yang membutuhkan.

”Warga yang tak punya uang, boleh ambil sembako. Cukup bayar pakai doa saja,” kata polisi kelahiran Tanjungpinang ini.

Aksi solidaritas ini, lanjut Zulhamsyah, tidak menggangu tugasnya sebagai Ps. Panit Intelijen dan Keamanan (Intekam) Polsek KKP Tanjungpinang.

”Kegiatan ini mendapat dukungan dari pimpinan saya yakni Kapolda Kepri dan Kapolres Tanjungpinang,” tambahnya.

Sebelumnya Zulhamsyah juga menggelar Razia Perut Lapar Keliling dan membuka Warung Makan Gratis selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Tanjungpinang.(jpg)