Jumat, 1 Mei 2026
Beranda blog Halaman 9201

Tes Covid-19 akan Digenjot Daerah PPKM Level 3 dan 4

0

batampos.co.id – Presiden Joko Widodo meminta semua daerah dengan status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 dan 4 atau dengan jumlah kasus yang tinggi untuk meningkatkan tes dan juga pelacakan kontak erat atau tracing. Ia juga meminta agar angka kematian di wilayah dengan angka kematian yang tinggi untuk bisa ditekan.

Kementerian Kesehatan menginstruksikan kepada Kepala Dinas Kesehatan baik Provinsi maupun Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia agar meningkatkan testing dan tracing di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Nomor : H.K.02.02/II/1918 /2021 tentang Percepatan Pemeriksaan dan Pelacakan Dalam Masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang ditetapkan pada tanggal 23 Juli 2021. Tujuannya untuk menemukan kasus-kasus di lapangan yang belum terjangkau tes

’’Surat edaran ini dimaksudkan untuk percepatan penanggulangan pandemi pada masa PPKM melalui penguatan pilar deteksi dengan pelaksanaan peningkatan jumlah pemeriksaan dan pelacakan kontak,” kata Plt Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Maxi Rein Rondonuwu dalam keterangan tertulis, Senin (26/7).

Pihaknya menjelaskan langkah ini merupakan bagian dari percepatan penemuan kasus terkonfirmasi maupun kontak erat kasus positif Covid-19, sehingga bisa dilakukan penanganan sedini mungkin dengan harapan dapat menekan terjadinya kasus perburukan maupun kematian. Penguatan testing dan tracing ini, akan diutamakan bagi wilayah-wilayah dengan mobilitas masyarakat dan tingkat

“Sehingga dengan mengetahui kasus lebih cepat, maka bisa segera dilakukan tindakan-tindakan untuk mengurangi laju penularan virus,” tuturnya.

Dalam aturan tersebut merinci bahwa daerah yang masuk kategori PPKM level 3 dan 4 diperbolehkan menggunakan hasil pemeriksaan test Rapid Antigen (RDT-Ag) sebagai diagnosa untuk pelacakan kontak erat maupun suspek, dan bisa juga dipakai sebagai data dukung dalam pengajuan klaim Covid-19. Penggunaan RDT Antigen diutamakan bagi daerah yang alat diagnosisnya terbatas, sehingga hasilnya bisa diketahui lebih cepat dan tes dapat dilakukan secara masif sehingga dapat mempercepat tracing.

Seseorang yang teridentifikasi sebagai kontak erat baik yang bergejala maupun tidak bergejala, diwajibkan mengikuti pemeriksaan entry dan exit test. Apabila pemeriksaan RDT-Ag di hari pertama hasilnya negatif, dilanjutkan dengan test swab PCR pada hari kelima (exit test). Bagi daerah yang tidak ada fasilitas lab PCR, pelaksanaan exit test bisa menggunakan RDT-Ag.

Di samping penguatan testing, Kementerian Kesehatan juga akan memperketat penanganan kontak erat. Seluruh kontak erat dari kasus terkonfirmasi harus di karantina sampai hasil tes menyatakan negatif agar tidak menjadi sumber penularan di tengah masyarakat.

’’Untuk meningkatkan pelacakan kontak, seluruh orang yang tinggal serumah dan bekerja di ruangan yang sama dianggap kontak erat serta wajib dilakukan pemeriksaan (entri tes) dan karantina,” kata Maxi.

Selain mengidentifkasi seluruh orang yang memiliki riwayat interaksi langsung dengan kasus positif, pelacakan kontak erat juga akan diidentifikasi dari orang-orang yang satu perjalanan, satu kegiatan keagamaan/sosial (seperti takziah, pengajian, kebaktian, pernikahan), dan riwayat makan bersama.

Jika dalam proses pelacakan ditemukan kasus terkonfirmasi positif Covid-19, maka pasien dengan gejala ringan dan tidak bergejala akan langsung diisolasi di tempat isolasi terpusat yang telah disediakan. Sementara, pasien gejala sedang dan berat akan dibawa ke fasyankes untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. (*/jpg)

Di Batam, Layanan SIM Keliling Tetap Buka

0

batampso.co.id – Kasat Lantas Polresta Barelang, Kompol Krisna Ramadhani, mengatakan, selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4, pihaknya tetap membuka seluruh pelayanan Surat Izin Mengemudi (SIM).

Untuk memudahkan masyarakat, pihaknya kembali mengoperasikan SIM keliling.

“Simling (SIM keliling) tetap ada, sama di Mal Pelayanan Publik. Jadi, masyarakat tetap bisa melakukan perpanjangan,” ujar Krisna, Minggu (25/7/2021).

Selama PPKM, pihaknya membatasi jumlah pemohon agar tidak terjadi penumpukan.

Selain itu, ia menerapkan protokol kesehatan dengan memberi jarak, mewajibkan penggunaan masker.

“Di lokasi juga wajib pengecekan suhu. Jadi, semuanya sesuai protkes,” tegasnya.

Selain pelayanan SIM, pihaknya tetap menjalankan vaksinasi keliling. Namun, untuk saat ini, kegiatan difokuskan di Polresta Barelang dan Temenggung.

“Vaksin keliling masih jalan. Tapi untuk sementara fokus di
Mapolresta sama Temenggung saja,” ungkapnya.

Krisna menjelaskan, di kegiatan vaksin keliling dalam sehari, pihaknya bisa memvaksin 400 warga.

Dengan sasaran pekerja industri dan warga perumahan.

“Vaksinasi ini gratis. Diharapkan dapat mempermudah masyarakat mendapatkan vaksinasi Covid-19,” tutupnya.(jpg)

Pelayaran Antarprovinsi di Pelabuhan Domestik Sekupang Masih Ditutup

0

batampos.co.id – Pelabuhan Domestik Sekupang (PDS) belum melayani pelayaran antarprovinsi.

Hal ini disebabkan masih sepinya penumpang serta pemberlakuan sertifikat vaksin dan surat keterangan PCR 2 X 24 jam.

“Untuk penumpang dan kapal masih belum normal,” ujar Kepala PDS Sohirnadi, Minggu (25/7/2021).

Disebutnya, sampai saat kemarin, sejumlah kapal belum beroperasi. Kondisi ini sudah berlaku sejak pemberlakuan PPKM darurat, beberapa waktu lalu.

Salah satu alasan utama ialah penurunan jumlah penumpang dan kewajiban sertifikat vaksin dan surat keterangan PCR.

Aktivitas Pelabuhan Domestik Sekupang hingga saat ini masih sangat sepi. Foto: Dhiyanto/batampos.co.id

Disebutnya, banyak kapal yang menghentikan pelayaran lantaran jumlah penumpang tidak sebanding dengan biaya yang dikeluarkan.

Terlebih lagi dengan adanya persyaratan sertifikat vaksin dan surat keterangan PCR, banyak kapal penumpang yang menunda pelayaran.

“Masih menggunakan persyaratan yang berlaku. Di satu sisi penumpang di pelabuhan juga masih sepi,” tambah Sohirnadi.

Adapun pelayaran untuk rute luar provinsi seperti Dumai dan Kuala Tungkal masih dihentikan sementara operator kapal.

“Yang masih jalan hanya tujuan Batam-Tanjungbalai Karimun, dan Batam-Tanjungbatu,” ujarnya.

Humas agen kapal Dumai Grup, Asmadi, membenarkan bahwa sampai kemarin pihaknya belum membuka kembali pelayaran antarprovinsi dengan tujuan Repan, Tanjung Samak, Sei Tohor, Selat Panjang, Tanjung Buton, Bengkalis dan Dumai.

“Kalau penumpang hanya belasan, tak tutup operasional kapal. Ditambah lagi imbas dari PPKM darurat ini,” ungkap Asmadi.

Ia menyebutkan banyak penumpang yang mengeluhkan banyaknya persyaratan perjalanan yang harus dilengkapi saat akan berlayar.

“Kami belum tahu mau buka kapan. Masih menunggu kondisi normal,” bebernya.(jpg)

Pemda Mulai Cairkan APBD untuk Bansos

0

batampos.co.id – Penyaluran bantuan sosial (bansos) dan jaring pengaman sosial yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) mulai terlihat realisasinya. Ini sesuai dengan perintah Presiden Jokowi yang ditindaklanjuti dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian kepada seluruh kepala daerah untuk mempercepat penyalurannya.

Kini beberapa daerah sudah menjalankan arahan sesuai dengan Instruksi Mendagri (Inmendagri) Nomor 15 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Darurat Corona Virus Disease 2019 di Wilayah Jawa dan Bali atau PPKM Darurat. Pemerintah Provinsi Jawa Barat misalnya telah menegaskan untuk mempercepat penyerapan Anggaran APBD Tahun 2021 untuk penanganan Covid-19 Rp 1,1 triliun.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Jabar Nanin Hayani Adam melaporkan, per Jumat (23/7) kemarin, realisasi anggaran penanganan Covid-19 sudah mencapai 17,58 persen atau Rp 204,5 miliar sudah termasuk untuk insentif tenaga kesehatan yang dianggarkan Rp 57,7 miliar.

“Anggaran untuk insentif tenaga kesehatan sebesar Rp 57,7 miliar, sudah direalisasikan sebesar Rp 33,5 miliar atau sekitar 58,15 persen,” kata Nanin dalam keterangannya, Senin (26/7).

Ia menjelaskan, total anggaran tersebut sebagian didapatkan dari pergeseran anggaran dengan menambah Belanja Tidak Terduga (BTT) sebesar Rp 400 miliar pada 12 Juli 2021. Dari jumlah tersebut, sekitar Rp 144 miliar berasal dari penghentian sementara proyek strategis.

Sementara Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung Ema Sumarna mengungkapkan, untuk kota Bandung sendiri diketahui Penyaluran bansos senilai 500 Ribu kepada warga Kota Bandung yang terdampak PPKM darurat disebut hampir mencapai 70 persen dari target sasaran sekitar 60 ribu keluarga penerima manfaat (KPM).

“Kalau ini murni APBD bukan dana pusat atau provinsi, yang didistribusikan dana APBD tahun anggaran 2021. Kami sudah alokasikan Rp30 miliar,” tuturnya.

Sebelumnya diketahui Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian meminta seluruh kepala daerah untuk memanfaatkan kapasitas keuangan pemerintah daerah (pemda) yang sudah ada untuk penanganan Covid-19, tanpa harus menunggu dari pemerintah pusat. Tito mengatakan beban pandemi Covid-19 yang sedang dialami seluruh daerah di Indonesia dapat ditanggung bersama antara pemerintah pusat dan daerah.(jpg)

Pasar Induk Jodoh Dibongkar, Ini Penampakannya…

0

batampos.co.id -Tim Terpadu Kota Batam melakukan pembongkaran Pasar Induk Jodoh, Senin (26/7/2021).

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Batam, Gustian Riau, mengatakan, usai pembongkaran bangunan Pasar Induk akan dibangun kembali dengan konsep yang lebih modern.

“Nanti di lokasi yang sama akan dibangun Pasar Induk dengan bangunan lima lantai,” ujarnya.

Ia menyampaikan, Pasar Induk Jodoh akan menjadi sentra perdagangan sembako di Kota Batam dan akan dilengkapi berbagai fasilitas, termasuk masjid yang akan di tempatkan di lantai paling atas.

Personel Satpol PP dan Ditpam membantun warga yang menetap di kawasan Pasasr Induk Jodoh. Foto: Dhiyanto/batampos.co.id

Ruslan (51) salah satu warga sekitar mengatakan, dirinya tidak bisa menolak kebijakan pemerintah.

Karena lanjutnya pada tahun 2019 lalu sudah diberikan iperingatkan untuk mengosongkan area Pasar Induk.

“Sebelumnya kami sudah dapat peringatan dengan penggusuran ini pak. Tapi bagaimana lagi kami pun tak punya tempat tinggal juga dan terpaksa harus tinggal di sini untuk sementara waktu”, jelasnya.

Pantauan batampos.co.id hingga saat ini penggusuran masih berlangsung. Namun arus lalu lintas di sekitar lokasi terlihat lancar.

Ratusan personel tim terpadu terlihat masih melakukan pengamanan dan membantu warga yang tinggal di dalam pasar untuk mengeluarkan barang-barang milik mereka.(nto)

Jadwal Penerbangan di Bandara Hang Nadim Saat PPKM Level 4

0

batampos.co.id – Pemerintah pusat memperpanjang pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 di sejumlah daerah, termasuk Batam.

Berbagai syarat khusus diterapkan bagi mereka yang masuk ke
daerah yang masuk dalam kategori PPKM level 4.

Intensitas penerbangan terus menurun sejak penerapan PPKM darurat hingga ke level 4.

Dari data didapat Batam Pos, awal penerapan PPKM darurat ada 17 penerbangan direncanakan setiap hari.

Lalu penerapan awal PPKM level 4 turun menjadi 10 penerbangan sehari.

“Kini, diperpanjang PPKM level 4 hanya ada delapan penerbangan saja seharinya,” kata GM Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Benny Syahroni, Minggu (25/7/2021).

Maskapai penerbangan Batik Air melaju di landasan Bandara Internasional Hang Nadim. Selama PPKM Level 4 hanya ada 8 penerbangan dalam sehari di  penerbangan di Bandara Internsional Hang Nadim Foto: BP Batam untuk batampos.co.id

Penerbangan yang dilayani selama perpanjangan PPKM level 4, yakni:

  • Garuda Indonesia satu penerbangan dari Batam ke Jakarta setiap pukul 17.40 WIB.
  • Batik Air dari Batam ke Jakarta setiap hari pukul 07.30 WIB.
  • Citilink dari Batam ke Palembang pukul 07.00 WIB.
  • Citilink Batam ke Jakarta berangkat pukul 08.15 WIB.
  • Citilink Batam ke Pekanbaru berangkat pukul 10.00 WIB.
  • Citilink Batam ke Medan berangkat pukul 14.35 WIB.
  • Citilink Batam ke Surabaya berangkat setiap pukul 15.15 WIB
  • Citilink Batam ke Padang berangkat pukul 15.55 WIB.

“Citilink yang paling banyak  dan masih intens melakukan penerbangan,” katanya.

Selama PPKM level 4, jumlah penumpang yang lalu lalang di Hang Nadim jauh menurun.

Tercatat 22 Juli sebanyak 670 orang datang dan 764 orang
datang ke Hang Nadim. 23 Juli sebanyak 761 orang datang
dan 1.072 orang berangkat dan di 24 Juli sebanyak 665 orang datang dan 1.070 orang berangkat.

Walaupun turun drastis, Benny memahami bahwa aturan ini, demi kesehatan masyarakat.  Agar penyebaran Covid-19 tidak masif dan dapat dikendalikan.

“Satu sisi kami berharap banyak penumpang, tapi tetap saja kesehatan nomor satu. Saya harap masyarakat dapat mematuhi aturan yang telah ditetapkan, sehingga pandemi ini segera berlalu,” ucapnya.

Sejauh ini untuk menuju Pulau Jawa dan Bali masih merujuk ke
SE 15, dan masuk ke Batam juga merujuk ke surat edaran yang
sama.

“Selain itu juga ada surat edaran dari Gubernur Kepri. Masuk ke Kepri atau Batam wajib memperlihatkan sertifikat vaksin dan dokumen negatif PCR 2×24 jam,” pungkasnya.(jpg)

Kemendagri Terbitkan Tiga Intruksi Perpanjangan PPKM, Resto Boleh Dine-in

0

batampos.co.id – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menerbitkan tiga Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) yaitu, Inmendagri 24/2021, Inmendagri 25/2021 dan Inmendagri 26/2021. Hal ini menyusul kebijakan perpanjangan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 4 pada 26 Juli-2 Agustus 2021.

Inmendagri Nomor 24 Tahun 2021 tentang PPKM level 4 dan level 3 di wilayah Jawa dan Bali. Sementara itu, Inmendagri Nomor 25 Tahun 2021 tenyang PPKM level 4 di wilayah Sumatera, Kalimantan Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku dan Papua.

Kemudian, Inmendagri Nomor 26 Tahun 2021 tentang PPKM level 3, level 2 dan level 1 serta mengoptimalkan Posko Penanganan Corona Virus Diseases 2019 di Tingkat Desa dan Kelurahan untuk Pengendalian Penyebaran Corona Virus Diseases 2019.

“Menindaklanjuti arahan Presiden Republik Indonesia agar melaksanakan PPKM Level 4 dan Level 3 di wilayah Jawa dan Bali sesuai dengan kriteria level situasi pandemi berdasarkan assesmen dan untuk melengkapi pelaksanaan Instruksi Menteri Dalam Negeri mengenai Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Level 3, Level 2 dan Level 1 serta mengoptimalkan Posko Penanganan Covid-19 di Tingkat Desa dan Kelurahan untuk Pengendalian Penyebaran Covid-19,” sebagaimana tertuang dalam Inmendagri, Senin (26/7).

Perpanjangan PPKM level 4 di wilayah Jawa dan Bali telah diputuskan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Minggu (25/7) malam. Jokowi mengklaim, kasus Covid-19 di Indonesia mengalami tren penurunan dan kondisi pandemi membaik selama 23 hari penerapan PPKM.

“Kebijakan pembatasan kegiatan masyarakat yang dilakukan selama 23 hari terakhir, kita tahu saat ini sudah terjadi trend perbaikan dalam pengendalian pandemi Covid-19,” ujar Jokowi dalam konferensi daring, Minggu (25/7).

Tren penanganan Covid-19 ini mengalami penurunan di Pulau Jawa, tetapi Jokowi tidak merinci provinsi mana yang mengalami penurunan. “Laju penambahan kasus, BOR (bed occupancy rate) dan positivity rate mulai menunjukkan tren penurunan seperti yang terjadi di beberapa provinsi di Jawa,” ucap Jokowi.

Oleh karena itu, Pemerintah melakukan pelonggaran pada kebijakan pembatasan kegiatan masyarakat kali ini. Usaha kecil diperbolehkan untuk buka pada penerapan kebijakan PPKM level 4. Bahkan restoran diizinkan untuk bisa makan ditempat dengan menerapkan protokol kesehatan.

“Rumah makan, pedagang kaki lima, lapak jajanan dan sejenisnya yang memiliki tempat usaha di ruang terbuka diizinkan buka dengan protokol kesehatan yang ketat sampai pukul 20.00 dan maksimum waktu makan untuk setiap pengunjung 20 menit,” ungkap Jokowi.

Selain itu, pasar rakyat yang menjual kebutuhan sehari-hari seperti sembako, diperbolehkan untuk buka seperti pada biasanya. Tetapi harus mematuhi protokol kesehatan yang ketat.

“Pasar rakyat yang menjual selain kebutuhan pokok sehari-hari, bisa buka dengan kapasitas maksimum 50 persen sampai dengan pukul 15.00, di mana pengaturan lebih lanjut dilakukan oleh pemerintah daerah,” ujar Jokowi.

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini lantas menjelaskan secara rinci terkait usaha kecil yang diperbolehkan untuk buka pada penerapan kebijakan PPKM level 4.

“Pedagang kaki lima, toko kelontong, agen atau atlet voucher, pangkas rambut, laundry, pedagang asongan, bengkel kecil, cucian kendaraan dan usaha-usaha kecil lain yang sejenis diizinkan buka dengan protokol kesehatan yang ketat sampai dengan pukul 21.00,” ujar Jokowi

Meski demikian, Jokowi tetap mengimbau agar masyatakat tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes). Terlebih varian delta yang cepat terjadi penularan.

“Tren perbaikan ini tetap harus selalu waspada menghadapi varian data yang sangat menular pertimbangan aspek kesehatan harus dihitung secara cermat,” tegas Jokowi menandaskan.(jpg)

Angka Kesembuhan Pasien Covid-19 Meningkat di Kepri

0

batampos.co.id – Juru Bicara (Jubir) Penanganan Covid-19 Provinsi Kepri, Tjetjep Yudiana mengatakan tingkat Keterpakaian Tempat Tidur atau bed occupancy rate (BOR) rumah sakit di Provinsi Kepri terus menunjuk grafik yang menurun. Menurutnya, salah satu faktor yang mempengaruhi angka tersebut adalah kesembuhan pasien Covid-19 yang menunjukan peningkatan belakangan ini.

“Jika kita hitung harian, maka tingkat keperpakaian tempat tidur di Provinsi Kepri rata-rata 73,24 persen per 24 Juli 2021. Bahkan angka di rumah sakit di kabupaten/kota di bawah 80 persen,” ujar Tjetejp Yudiana, Minggu (25/7) di Tanjungpinang.

Mantan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kepri tersebut menjelaskan, pada 24 Juli 2021 total konfirmasi positif Covid-19 se-Provinsi Kepri adalah 40.809 orang dengan adanya penambahan 692 kasus yang tersebar di tujuh kabupaten/kota.

Adapun kasus aktif yang pada hari yang sama sebanyak 6.810. Sedangkan kasus yang dinyatakan sembuh bertambahan 658 kasus, sehingga merevisi jumlah pasien sembuh menjadi 33.010.

“Sementara itu kasus kematian pada hari yang sama bertambah 15 kasus. Sehingga merubah angka kematian disebabkan Covid-19 menjadi 989 orang,” jelas Tjetjep Yudiana.

Sementara itu, Legislator Komisi IV DPRD Provinsi Kepri, Wahyu Wahyudin mengatakan, ketertarikan masyarakat untuk mendapatkan pelayanan vaksinasi Covid-19 di Provinsi Kepri terus menunjukan grafik yang menanjak belakangan ini.

Namun hal itu tidak didukung dengan pelayanan yang prima dari Satgas Penanganan Covid-19. Karena masih terjadi kegaduhan-kegaduhan di tengah-tengah masyarakat.

“Kami mendorong Pemprov Kepri supaya membuka pos pengadaan terkait vaksinasi ada di mana, kemudian keluhan bagi masyarakat yang sudah divaksin. Namun sampai saat ini, masih terjadi kegaduhan, karena tidak jelasnya informasi tentang vaksinasi, kosongnya vaksin, dan persoalan lainnya dikeluhkan masyarakat,” ujar Wahyu Wahyudin, kemarin.(*/jpg)

 

Arab Saudi Terima Jamaah Umrah Mulai 10 Agustus

0

batampos.co.id – Pemerintah Arab Saudi baru saja sukses menyelenggarakan haji musim 2021 di tengah pandemi Covid-19. Seperti biasanya, setelah musim haji selesai, Saudi kembali membuka pintu untuk penyelenggaraan ibadah umrah. Rencananya akses ibadah umrah dibuka kembali 10 Agustus 2021.

Perkembangan informasi tersebut disampaikan Kabid Umrah Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (AMPHURI) Zaky Zakaria Anshary, Minggu (25/7). “Dalam surat edaran Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi, diumumkan kalau jamaah internasional sudah bisa masuk ke saudi tanggal 1 Muharram atau sekitar 10 Agustus,’’ katanya.

Meski Saudi sudah membuka pintu untuk umrah, namun masih ada jamaah dari sejumlah negara yang dilarang masuk ke Tanah Suci. Salah satunya jamaah umrah dari Indonesia. Selain itu terdapat delapan negara lainnya, India, Pakistan, Mesir, Turki, Argentina, Brazil, Afrika Selatan, dan Lebanon.

Alasannya, kasus Covid-19 di Indonesia masih tinggi. Zaky Zakaria Anshary tidak mengetahui kapan pasti banned untuk Indonesia dicabut. Menurutnya, tergantung perkembangan pandemi di Indonesia. Dan, kondisi vaksinasi Covid-19 di Indonesia maupun di Saudi.

Zaky mengatakan, ketika lebih dari 70 persen masyarakat Indonesia sudah divaksin, otomatis pandemi Covid-19 di negeri ini semakin membaik. “Bisa saja mereka bisa menerima jamaah umrah dari Indonesia, dengan catatan yang sudah divaksin. Kita berdoa saja,” tuturnya.

Sebagai pelaku usaha travel, Zaky berharap pandemi Covid-19 segera berakhir. Sehingga dapat memberangkatkan jamaah umrah maupun haji khusus ke Saudi.

Dia menceritakan salah satu muassasah terbesar di Saudi menyampaikan, dibukanya akses umrah untuk warga Indonesia nantinya lebih banyak bergantung kondisi pandemi di Indonesia sendiri. Kemudian juga terkait dengan regulasi pemerintah Indonesia dalam menanggulangi pandemi Covid-19.

Misalnya sekarang pemerintah Indonesia menerapkan PPKM Level 4, Level 3, dan aneka jenis PPKM lainnya, turut menjadi pantauan otoritas di Saudi. Dia menegaskan sampai saat ini Saudi masih melarang Indonesia masuk ke Saudi. “Kalau nanti kondisi Indonesia sudah tidak PPKM bisa saja kerajaan Arab Saudi membolehkan umrah untuk warga Indonesia,” pungkasnya.

Seperti diketahui kegiatan penyelenggaraan umrah di Indonesia praktis berhenti lebih dari setahun. Saudi sempat membuka akses pengiriman jamaah umrah dari Indonesia di pengujung 2020 lalu. Tetapi, pada awal 2021 kembali dihentikan. Sampai akhirnya Saudi menetapkan Indonesia dalam daftar negara di-banned.(jpg)

Wali Kota Batam Sampaikan Hal Ini Jika Pengusaha Tak Sanggup Membiayai Isoman Pekerja

0

batampos.co.id – Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, menawarkan Asrama Haji Batam sebagai tempat isolasi mandiri (isoman) bagi pekerja industri.

Solusi ini merespons keluhan dari Apindo Batam, Kadin Kepri, dan pengusaha lainnya yang keberatan menanggung biaya akomodasi pekerjanya yang akan diisolasi terpusat karena dianggap membebani perusahaan.

”Kami punya Asrama Haji. Perusahaan yang tak sanggup (biaya isoman pekerjanya) bisa mengisolasi pekerjanya di tempat terpusat yang kami punya itu,” ujar Rudi usai memimpin rapat di Kantor Wali Kota Batam, Minggu (25/7/2021).

Rudi menjelaskan, perihal kesanggupan untuk mengurus pekerja yang isoman diutarakan perwakilan HKI dalam rapat saat pembahasan perpanjangan PPKM level 4, pekan lalu.

Dalam rapat tersebut dikatakan bahwa pekerja yang isoman tetap masuk kerja dan produktif. Hal ini guna menunjang jalannya produksi di perusahaan.

”Mereka yang menyanggupi. Makanya kami mendukung. Bicara soal isoman ini kan tidak saja soal tempat mereka diisolasi, namun juga hal lainnya. Kalau sekarang mereka tidak sanggup, kami menawarkan Asrama Haji sebagai tempat isolasi terpusat. Saat ini juga sudah banyak pasien yang menjalani pemulihan di sana,”
ungkapnya.

Para tenaga medis saat menangani pasien Covid-19 di Asrama Haji Kota Batam. Foto: BP Batam untuk batampos.co.id

Selain di Asrama Haji, Rudi juga menawarkan kepada perusahaan yang tak sanggup menanggung biaya akomodasi pekerjanya yang positif Covid-19 untuk ditempatkan di Rumah Susun (Rusun) BP dan Pemko Batam di Tanjunguncang yang dijadikan tempat isolasi terpusat.

”Intinya, kemarin pihak HKI (Himpunan Kawasan Industri) yang menawarkan untuk mengurus yang pekerja ini. Makanya kami hanya memikirkan masyarakat biasa,” jelasnya.

“Tapi kalau akhirnya mereka keberatan, kami tawarkan Asrama Haji
dan rusun. Silakan saja kalau mau digunakan untuk pekerja. Niat kami baik, untuk memutus peyebaran virus ini,” jelasnya.

Rudi menambahkan, saat ini Pemko Batam terus melakukan refocusing anggaran untuk biaya operasional pasien isoman yang akan dipindahkan ke Asrama Haji dan rusun.

Kini, pasien tanpa gejala masih dirawat di Asrama Haji. Kapasitas untuk 500 orang dan sudah terisi lebih dari setengahnya.

”Kami masih terus jalan. Rusun juga sudah disiapkan. Pemisahan pasien isoman ini diharapkan bisa menekan penyebaran yang makin meluas tentunya,” ujar Rudi.

Sementara itu, pengusaha kembali meminta, pembicaraan soal isoman terpusat harus dimatangkan dulu sebelum dijalankan.

”Soal isoman terpusat yang biayanya ditanggung perusahaan, kami belum ada diajak bicara. Informasi dari perusahaan yang menjadi anggota Apindo Batam dan juga informasi dari HKI
Kepri, pembicaraan soal ini belum mendapatkan titik temu,” kata Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Batam, Rafki Rasyid, Minggu (25/7), di Batam Center.

Menurut Rafki, kalau bentuknya ajakan untuk perusahaan yang mampu dan mau membantu tidak ada masalah.

Tapi akan jadi masalah jika kebijakan ini kemudian dituangkan dalam bentuk aturan yang harus dijalankan seluruh perusahaan di Batam.

”Kita tahu banyak perusahaan yang tidak mampu bahkan untuk membayar upah karyawannya saja. Apalagi jika kemudian dikenakan kewajiban musti menanggung biaya isoman karyawannya yang terpapar Covid-19,” jelasnya.

”Persoalan berikutnya, yakni ketika diisolasi di tempat yang disiapkan perusahaan,lalu siapa yang bertanggung jawab mengawasi kesehatan si karyawan. Kemudian, siapa yang mengawasi karyawan agar tidak keluar dari tempat isolasi,” tanyanya.

Terpisah, Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Batam, Muhammad Mansur, mengatakan, pihaknya telah rapat bersama HKI Kepri mengenai wacana isoman terpusat di hotel, Sabtu (24/7) lalu.

”Dari segi asosiasi keberatan, tapi serahkan pada properti masing-
masing dari pihak hotel,” jelasnya.

PHRI Batam mempersilakan kepada perusahaan industri untuk menghubungi hotel-hotel, untuk mencari tempat isoman.

”Kalau mau ke hotel-hotel, silakan. Saya minta kontak langsung saja. Intinyakami mendukung isoman terpusat, tapi apakah hotel
mau menerima atau tidak, tergantung ke masing-masing
hotel,” ucapnya.(jpg)