Rabu, 6 Mei 2026
Beranda blog Halaman 9689

Warga Batam! Tiga Jenis Bansos akan Cair Bulan Ini

0

batampos.co.id – Pemerintah dalam hal ini Kementerian Sosial (Kemensos) menyampaikan, pada Januari 2021, akan ada tiga jenis bantuan sosial (bansos) yang siap didistribusikan. Ketiga Bansos tersebut yakni Kartu Sembako/Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Program Keluarga Harapan (PKH), dan Bansos Tunai (BST).

Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini mengatakan, pihaknya telah menginstruksikan jajarannya untuk bekerja dan tidak libur sesuai dengan intruksi Presiden RI Joko Widodo (Jokowi). Risma ingin memastikan agar ketiga bansos dapat disalurkan serentak ke seluruh Indonesia.

“Sesuai dengan instruksi, pekan pertama Januari bantuan ini sudah bisa diberikan kepada penerima manfaat (KPM),” ujarnya dalam keterangan tertulis, seperti dikutip Jumat (1/1).

Risma menjelaskan, pihaknya telah berkoordinasi secara intensif untuk finalisasi data KPM dengan Pemerintah Daerah (Pemda). Ia meminta agar data dari Pemda segera tuntas untuk dikirimkan ke pusat. Sebab, data penerima bansos harus kembali ke pemerintah pusat pada 1 Januari 2021.

Risma memaparkan, penyaluran bansos dimaksudkan agar aktivitas ekonomi masyarakat kembali berputar. Sehingga akan berpengaruh besar kepada perekonomian nasional.

“Misalkan bansos sembako itu rata-rata 1 bulannya senilai Rp 3,76 triliun. Kalau dibagi 514 kabupaten atau kota, kurang lebih ada sekitar Rp 60 miliaran di daerah. Jadi, membantu perekonomian di daerah supaya tidak turun,” ungkapnya.

Selain itu, pihaknya mengaku siap bekerja sama dengan PT Pos Indonesia untuk menyalurkan bansos ke daerah. Pihaknya menargetkan bansos sudah diterima oleh masyarakat mulai 4 Januari 2021. Namun, lanjutnya, untuk kawasan terluar, terpencil, dan tertinggal (3T) seperti sebagian Papua, mungkin mekanismenya berbeda.

Adapum program Kartu Sembako/BPNT akan menjangkau 18,8 juta KPM dengan indeks Rp 200 ribu perbulan per KPM selama 2021. Bansos Tunai (BST) 2021 menjangkau 10 juta KPM di seluruh Indonesia, termasuk Jabodetabek. Penyalurnya adalah PT Pos Indonesia dengan indeks bantuan Rp 300 ribu per KPM selama 4 bulan yaitu Januari, Februari, Maret, dan April.

Berikutnya adalah bansos PKH 2021, dengan target 10 juta penerima manfaat dan penyalurnya adalah Bank Himbara. Penerima manfaat harus memenuhi komponen diantaranya ibu hamil, anak usia dini, anak sekolah, penyandang disabilitas, atau lanjut usia. Bantuan tersebut akan diberikan setiap 3 bulan sekali. Tahap pertama Januari, tahap kedua April, tahap ketiga Juli, dan tahap keempat Oktober 2021.(*/jpg)

Arus Balik Mulai Ramai, Masuk Batam Cukup dengan Rapid Test

0

batampos.co.id – Arus balik libur Natal dan Tahun Baru 2021 mulai terjadi. Dibanding daerah lain, untuk masuk ke Batam pendatang lebih leluasa karena tidak memberlakukan tes swab antigen atau PCR yang lebih akurat. Setiap orang yang masuk ke Batam cukup menunjukkan hasil rapid test antibody, yang akurasi sangat rendah.

General Manager Bandara Hang Nadim, Benny Syahroni, menyebutkan bahwa arus kedatangan penumpang meningkat. Pada H+1 (1/1) penumpang datang hanya 2.275, tapi di H+2 (2/1) penumpang datang mencapai 4.642 orang.

Benny memprediksi jumlah ini akan terus bertambah, mengingat tingginya animo masyarakat Batam saat arus mudik Natal dan Tahun Baru, beberapa waktu lalu.

“Prediksi kami, puncak arus balik di H+3 dan H+4. Jumlah penumpang bisa mencapai 5 ribuan orang, ” ucapnya. (*/jpg)

Sekolah Dimulai, Ada Yang Belajar Tatap Muka, Ada Yang Tetap PJJ

0

batampos.co.id – Semester genap tahun akademik 2020–2021 telah dimulai. Untuk jenjang pendidikan dasar, kegiatan belajar-mengajar resmi dimulai hari ini (4/1). Tapi, sejumlah daerah sudah memutuskan tidak akan membuka sekolah tatap muka.

Di antaranya, Pemprov DKI Jakarta, Sumatera Utara, Bengkulu, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, Pemkot Depok, Pemkot Surabaya, hingga Pemkab Sidoarjo.

Sementara itu, pemerintah daerah yang memutuskan membuka sekolah tatap muka pada Januari 2021, antara lain, Pemkot Samarinda, Pemkab Gunung Kidul, Pemkot Solok, Pemkab Padang Lawas Utara (Paluta), Pemkot Bandung, dan Provinsi Jawa Barat.

Sekjen Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) Heru Purnomo mengatakan, pihaknya mengapresiasi kepala-kepala daerah yang memutuskan untuk menunda membuka sekolah pada Januari 2021 karena pandemi belum bisa dikendalikan. Dengan begitu, kebijakan pembukaan sekolah berpotensi menjadi klaster baru, apalagi kasus Covid-19 di sejumlah daerah masih tinggi.

”Ini berbanding lurus dengan hasil pemantauan jaringan guru-guru FSGI terkait minimnya kesiapan sekolah tatap muka,” ujarnya kemarin (3/1).

Terlebih, hasil uji coba buka sekolah juga menunjukkan bahwa warga sekolah masih sangat sulit menerapkan 3M. Dari hasil survei Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) dan FSGI tentang persepsi kebijakan buka sekolah tahun 2021 yang melibatkan 6.513 guru dan 64.448 siswa, sebagian besar ternyata sudah ngebet sekolah tatap muka. Tercatat 49 persen guru mendukung buka sekolah tatap muka dan 78,17 persen siswa setuju buka sekolah tatap muka.

Komisioner KPAI Retno Listyarti mengungkapkan, survei untuk siswa dilaksanakan pada 11–18 Desember 2020 dengan melibatkan pelajar dari 34 provinsi yang sebagian besar berada di Jawa. Partisipan terbesar merupakan siswa SD sebanyak 25.476 anak (40,18 persen) dan siswa SMP 28.132 anak (46 persen). Sisanya, siswa SMA, SMK, dan SLB.(jpg)

JUSTLOOK, Merek Alas Kaki Terbaik Buatan Perajin Lokal

0

batampos.co.id – PT. Jalle Niaga Global (JNG) , produsen alas kaki lokal asal Kota Batam ini, meluncurkan alas kaki merek lokal baru “Justlook”, sebagai karya asli anak bangsa yang patut dibanggakan.

“Di saat pandemi ini, kami justru melihat peluang untuk membuat produk fashion lokal, dengan menggunakan tenaga pengrajin-pengrajin lokal yang terkena efek dari pandemi ini, tujuannya untuk membantu para pengrajin yg kehilangan pekerjaan,” jelas Kepala Cabang JNG Jakarta, Teddy Wijaya, Senin (4/1/21).

“Walaupun belum signifikan efeknya, tetapi kami berharap ke depannya bisa memberdayakan lebih banyak pengrajin lokal,” ujarnya lagi.

Produk Justlook. Foto: Istimewa

Menurutnya, perajin yang tergabung dalam produksi Justlook memiliki keahlian yang terampil dan mumpuni.

Sehingga kualitas produknya bisa bersaing dengan merek dari luar negeri.

“Perajin kita profesional dan sudah punya pengalaman, produk yang dibuat juga tidak kalah keren dibanding brand dari luar. Banyak artis dan influencer yang sudah mulai menggunakan brand karya anak bangsa ini,” papar Teddy.

Selain kualitas yang terjamin, Teddy menyatakan, produk Justlook juga menawarkan harga yang terjangkau.

“Kami mulai dengan produk sepatu wanita, seperti heels, wedges, dan kaos kaki. Ke depan kami akan hadirkan semakin banyak produk fashion baru lainnya, dengan yang sangat terjangkau,” imbuhnya.

Teddy menambahkan, produk Justlook mengutamakan konsep fashion yang simpel, casual, dan nyaman, dengan menawarkan desain yang sesuai permintaan pasar.

Untuk bahan, alas kaki Justlook menggunakan bahan pilihan terbaik di kelasnya.

“Kami akan terus mendengar kebutuhan dari masyarakat, sehingga ke depannya bisa terus membuat produk yang dibutuhkan oleh masyarakat,” tuturnya.

“Untuk pemasaran kami memasarkan secara online melalui sosial media dan platform marketplace terkenal di Indonesia. Kami memilih memasarkan secara online, karena zaman sekarang semua orang lebih memilih belanja secara online dan kami melihat potensi berkembang di marketing online semakin besar di masa mendatang,” pungkas Teddy.(*)

Pasien Covid-19 di Batam Masih Bertambah, Segini Jumlahnya…

0

batampso.co.id – Jumlah pasien Covid-19 di Kota Batam pada Minggu (3/1/2021) kembali bertambah 37 orang.

Dilansir dari website lawancorona.batam.go.id diketahui dari jumlah tersebut 14 orang di antaranya bergejala dan 23 orang tanpa gejala.

Dengan adnaya penambahan tersebut saat ini total pasien Covid-19 di Kota Batam mencapai 5.048 orang.

Terdiri dari 2.381 wanita dan 2.667 pria. Selain itu pada hari yang sama terdapat pasien yang dinyatakan sembuh sebanyak 14 orang.

Sehingga saat ini jumlah pasien Covid-19 yang dinyatakan smebuh sebanyak 4.469 orang.

Jumlah pasien Covid-19 di Kota Batam hingga Minggu (3/1/2021).

Terdiri dari 2.149 wanita dan 2.320 pria. Sedankan pasien yang masih dalam perawatan sebanyak 447 orang dan meninggal dunia 132 orang.

Ketua Bidang Kesehatan Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam, Didi Kusmarjadi, mengatakan, dari hasil penyelidikan epidemiologi yang terus dilakukan terhadap seluruh cluster dapat disimpulkan sementara bahwa saat ini ternyata terlihat kembali adanya kenaikan jumlah kasus baru.

Hal itu kata dia, sehubungan adanya penurunan tingkat kedisplinan masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan diberbagai aktifitas sehari-hari.

Sehingga hal ini nantinya memungkinkan terjadi pertumbuhan kembali kasus Covid-19 yang berkaitan dengan berbagai cluster tersebut ataupun kasus baru yang terjadi baik dari transmisi lokal maupun import.

“Kami ingatkan dan imbau kembali guna kemaslahatan bersama masyarakat Kota Batam agar tetap mengikuti anjuran pemerintah. Seperti menjaga jarak, senantiasa mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir,” ujarnya.

Kemudian tetap di rumah saja dan jika terpaksa harus keluar rumah gunakan masker serta selalu menjaga kesehatan dengan makan makanan seimbang dan berolahraga secara teratur dan istirahat yang cukup.(*/esa)

Vaksin Covid-19 Sudah Didistribusikan ke Daerah

0

batampos.co.id – Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan optimistis bahwa selama 15 bulan akan sukses melakukan vaksinasi untuk 181,5 juta orang. Sejak Minggu (3/1), vaksin sudah didistribusikan melalui PT Bio Farma kepada dinas kesehatan dan fasilitas layanan kesehatan (fasyankes) di daerah.

Juru Bicara Vaksin Covid-19 Kemenkes, Siti Nadia Tarmidzi, kemarin menyatakan bahwa dengan sumber daya manusia (SDM) dan fasilitas yang ada, maka pelaksanaan vaksinasi bisa berjalan selama 15 bulan.

Apalagi sudah ada penandatanganan penyediaan vaksin yang dilakukan oleh AstraZenica yang dilakukan oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi. ”Kami punya faskes yang cukup,” katanya.

Nadia menguraikan, di daerah ada 13 ribu puskesmas, 2.500 rumah sakit, dan 49 kantor kesehatan pelabuhan (KKP) yang akan menjadi fasyankes untuk melayani vaksinasi. Selain itu sudah ada 30 ribu vaksinator yang siap memberikan vaksin.

Di setiap fasilitas kesehatan, sudah disiapkan tempat penyimpanan vaksin. Vaksin tak bisa diletakkan di sembarang tempat. Sebab suhunya harus berkisar pada 2 hingga 8 derajat Celcius.

Indonesia sekarang memiliki 3 juta dosis vaksin. Itu terdiri dari vaksin Covid-19 tahap dua dari Sinovac sebanyak 1,8 juta dosis. Produk itu berbentuk kemasan vial dosis tunggal yang telah tiba di Indonesia pada Kamis (31/12) lalu. Sebelumnya, sudah datang vaksin dengan produsen yang sama sebanyak 1,2 juta dosis.

Saat ini seluruh vaksin tersebut, disimpan di tempat penyimpanan khusus di fasilitas penyimpanan Bio Farma dengan suhu yang tetap terjaga antara 2- 8 derajat celcius. Selain itu, serangkaian pengujian mutu yang dilakukan oleh Bio Farma sendiri dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Meski sudah merasa siap, pemerintah masih menunggu izin penggunaan darurat atau emergency use authorization (EUA) BPOM. Hingga berita ini ditulis, belum ada pernyataan dari BPOM yang menyatakan perizinan EUA tersebut. Karena pentingnya proses vaksinasi, maka pemerintah mengikuti saran dari ITAGI, WHO, dan para ahli.

Pada tahap pertama ini, vaksin akan diberikan kepada tenaga kesehatan dan petugas publik. “Kita sangat berharap dengan adanya vaksin, maka tenaga kesehatan, khususnya, dapat segera pulang dan bertemu dengan keluarga mereka,” tambahnya.

Dilibatkannya tenaga kesehatan dan petugas publik pada gelombang pertama menurutnya merupakan bentuk apresiasi atas dedikasinya selama ini.

Sementara itu dalam kesempatan yang sama, Juru Bicara Vaksin Covid-19 PT Bio Farma, Bambang Herianto, menuturkan bahwa sejak kemarin distribusi vaksin sudah dilakukan.

”Ini (vaksinasi, red) bukan program pertama kali dilaksanakan di Indonesia,” tuturnya. Dia menyatakan bahwa vaksin yang diterima masyarakat terjamin kualitasnya.

Belakangan muncul informasi label vaksin Covid-19. Bambang menegaskan bahwa kemasan tersebut dipergunakan untuk keperluan uji klinik.

Lalu yang diberikan ke masyarakat nantinya berbeda. Selain itu banyak informasi yang salah yang diterima masyarakat.

Perbedaan yang dimaksud adalah, untuk uji klinik menggunakan kemasan pre-filled syringe (PFS). Artinya, kemasan dan jarum suntik berada dalam satu kemasan. Sedangkan vaksin yang akan digunakan untuk program vaksinasi pemerintah dikemas dalam bentuk vial single dose dan tidak akan ada penandaan only for clinical trial. Ini karena telah memperoleh izin penggunaan.

Bambang juga mengklarifikasi hoax terkait artikel vero cell yang beredar di masyarakat. Dia menegaskan bahwa Vaksin Covid-19 buatan Sinovac tidak mengandung vero cell atau sel vero. Sebab sel vero hanya digunakan sebagai media kultur untuk media kembang dan tumbuh virus yang digunakan sebagai bahan baku vaksin. (lyn/jpg)

Dinginnya, Segini Suhu Udara di Batam Sekarang…

0

batampos.co.id – Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau dalam beberpaa hari terakhir terus diguyur hujan dan membuat suhu udara menjadi lebih sejuk.

Prakirawan BMKG Klas I Hang Nadim Batam, Fitri Annisa, mengatakan, kondisi cuaca Kota Batam pada Senin (4/1/2021) diprakirakan berawan dan berpeluang hujan dengan intensitas ringan hingga sedang.

“Hujan diprakirakan turun pada pagi, siang, dan dini hari,” ujarnya.

Awan hitam menyelimuti area Dam Duriangkang. Dalam beberapa hari terakhir kota Batam diguyur hujan dan berdampak pada suhu udara yang cukup dingin. Foto: Messa Haris/batampos.co.id

Sementara itu untuk suhu udara di Kota Batam diprakirakan berada pada 30 derajat celcius pada siang hari dan 24 derajat celcius pada malam hari.

Padahal biasanya suhu udara di Kota Batam antara 32 hingga 34 derajat celcius pada siang hari dan 25 hingga 30 derajat celcius pada malam hari.

Sedangkan kecepatan angin mencapai 30 kilometer/jam dan kelembaban udara diprakirakan antara 70 hingga 95 persen.

“Adanya daerah shearline (belokan angin) serta tingkat kelembaban udara lapisan atas yang relatif tinggi cukup mendukung pertumbuhan awan-awan hujan di wilayah Kepulauan Riau dan sekitarnya,” paparnya.(esa)

UN Ditiadakan, Skema PPDB Harus Diatur Ulang

0

batampos.co.id – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) pada 2019 lalu menghapus Ujian Nasional (UN). Kemudian, menggantinya dengan Asesmen Nasional (AN) yang akan dilakukan pada Maret 2021.

Hal ini pun menjadi persoalan untuk penerimaan siswa baru nantinya. Meskipun Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) di masa pandemi hanya mensyaratkan nilai rapor, namun sebelumnya yang menjadi salah satu syarat mendaftar adalah UN.

Kata Deputi Bidang Koordinasi Pendidikan dan Agama, Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) Agus Sartono, pelaksanaan PPDB harus diatur ulang skemanya.

“Tidak kalah penting, di Juni nanti menyangkut dengan penerimaan siswa baru, dengan ditiadakannya UN, saya kira Kemendikbud harus sudah mulai mensosialisasikan juga Kemenag ini bagaimana dasar penerimaan siswa baru,” terang dia dalam siaran YouTube Pendidikan VOX Point seperti yang dikutip, Senin (4/1).

Jika dilihat, permasalahan ini memang sederhana, namun apabila langkah Kemendikbud terlalu lambat untuk membuat skema baru PPDB, hal tersebut akan membuat bingung warga pendidikan.

Malahan akan membuat kegaduhan seperti PPDB 2020. Di mana salah satu jalur yang menjadi persoalan, yakni zonasi, apabila kuota penuh, yang akan diperhitungkan adalah umur tertua ke termuda.

“Saya kira ini isu yang kelihatannya sederhana, tapi harus kita antisipasi betul karena kalau tidak, ini akan akan menimbulkan kegaduhan dipublik,” tutur dia.(jpg)

Lapor Pak Wali Kota, Pantai Nongsa Kotor Lagi

0

batampos.co.id – Wilayah Batam sedang dilanda musim angin utara, dimana tiupan angin berembus kencang dari utara ke selatan.

Akibatnya, di sepanjang bibir pantai di wilayah Nongsa, banyak kotoran berupa sampah dan rumput laut mati yang ikut menepi usai terbawa arus.

Selain kotoran, bibir pantai yang sebagian jadi kawasan resort tersebut, juga dicemari limbah minyak (sludge oil), Minggu (3/1/2021).

Limbah minyak tersebut diduga berasal dari pembuangan limbah kapal-kapal yang melakukan tank cleaning di tengah laut dan terbawa arus hingga ke bibir pantai.

Kondisi yang rutin terjadi saban tahun ini, sangat menganggu.
Terutama, bagi masyarakat yang hendak menghabiskan waktu
di pinggir pantai.

Ilustrasi. Limbah minyak bekas di bibir pantai di kawasan Nongsa. Foto: Dokumentasi batampos.co.id

Aang, warga Batam Center yang berkunjung ke pantai Nongsa, cukup risih melihat pemandangan tersebut.

Sebab, pantai yang biasanya bersih, terlihat sangat kotor.

“Hampit sepanjang laut banyak rumput laut mati. Ada limbah minyaknya juga,” kata Aang kepada Batam Pos, seperti yang diberitakan Harian Batam Pos.

Hal senada dikatakan Koordinator Operasional Pantai Palm Springs, Doddy. Kondisi pantai terlihat mulai kotor sejak beberapa hari lalu.

Kotornya pantai tak hanya karena lumpur laut, namun juga limbah minyak.

“Pantai jadi kotor dan menganggu, terutama untuk tamu kami,” kata Doddy.

Menurut dia, jika kondisi pantai kotor hanya karena rumput laut, pihaknya bisa dengan mudah menanganinya. Namun, jika karena limbah minyak, hal itu cukup sulit ditangani.

“Kami sudah menghubungi Dinas Lingkungan Hidup (DLH),
semoga besok cepat ditangani,” imbuh Doddy.

Dikatakan Doddy, kondisi pantai yang dicemari limbah minyak sudah cukup lama tak terjadi.

“Dulu memang pernah ada, tapi sudah lama. Sekarang ada lagi, “ terangnya.(jpg)

Belum Ada Petunjuk Buat SIM Gratis di Provinsi Kepri

0

batampos.co.id – Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo mengeluarkan kebijakan pembuatan maupun perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM), bisa dilakukan secara gratis.

Hal ini tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 76 Tahun 2020 tentang Jenis dan Tarif Atas Jenis Penerimaan Bukan Pajak (PNBP) yang Berlaku Pada Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).

Direktur Lalu Lintas Polda Kepri, Kombes Mujiono, mengatakan pihaknya belum menerapkan pembuatan maupun perpanjangan SIM gratis.

”Untuk penerapan di Kepri, kita masih menunggu petunjuk dari Kakorlantas (Kepala Korps Lalu Lintas) Polri,” ujar Mujiyono, Minggu (3/1/2020) seperti yang diberitakan Harian Batam Pos.

Ilustrasi uji praktek SIM. Foto: JawaPos.com

Dalam PP tersebut dijelaskan, golongan masyarakat yang mendapatkan biaya gratis pembuatan SIM di antaranya yang tidak mampu.

Kemudian, penyelenggara kegiatan sosial, kegiatan keagamaan, kegiatan kenegaraan, dan pertimbangan karena keadaan di luar kemampuan wajib bayar atau kondisi kahar, mahasiswa atau pelajar, serta usaha mikro kecil, dan menengah.

”PP itu masih baru ditandatangani, jadi kita tunggu dulu petunjuknya,” tegas Mujiyono.

Mujiyono menambahkan jika Kakorlantas Polri sudah memberikan petunjuk, nantinya pihaknya akan melakukan sosialisasi ke masyarakat.

Seperti, apa saja syarat dan langkah pembuatan SIM gratis tersebut.

”Nanti akan kita sampaikan,” tutupnya.(jpg)