Kamis, 28 Mei 2026
Beranda blog Halaman 9756

DPRD Batam Minta Guru Honorer Prioritas PPPK

0

batampos.co.id – Pemko Batam mengusulkan penambahan
2.000 guru saat pembukaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), tahun ini.

Diharapkan, tenaga guru honorer yang ada saat ini, diprioritaskan saat dibukanya peluang tersebut.

”Ketika berbicara keberpihakan, tentu kami juga sangat menginginkan agar guru honorer yang selama ini mengabdi sekian lama, menjadi bagian prioritas yang diterima di PPPK,” kata Anggota Komisi IV DPRD Kota Batam, Aman, seperti yang diberitakan Harian Batam Pos.

Ia mengatakan, kekurangan 2.000 guru di Batam merupakan hasil penghitungan yang dilakukan Dinas Pendidikan (Disdik) Batam.

Kantor DPRD Kota Batam. Anggota DPRD Kota Batam meminta agar guru honorer diprioritaskan menjadi PPPK. Foto: Cecep Mulyana/batampos.co.id

Itu dilakukan dengan perbandingan jumlah siswa dan komposisi guru yang dibutuhkan agar kegiatan proses belajar mengajar dapat berjalan dengan baik.

”Ketika ada peluang untuk mengusulkan, pemerintah daerah pasti mengusulkan formasinya. Dan formasi yang diusulkan itu nanti akan di setujui oleh pemerintah pusat dalam hal ini Kemendikbud,” katanya.

Mengenai berapa yang akan disetujui oleh pemerintah pusat, Dinas Pendidikan Kota Batam yang nantinya akan merilisnya.

Sementara peluang untuk jadi PNS, tentu untuk sebagian honorer yang sudah mengabdi puluhan tahun, peluangnya menipis.

Pasalnya, untuk diangkat menjadi PNS, minimal berumur 35 tahun dan proses penerimaannya murni dari hasil seleksi.

Tidak seperti sebelumnya yang memprioritaskan yang sudah lama mengabdi.

”Tapi sekarang tidak ada lagi. Kecuali aturan tentang Undang-undang ASN itu diubah pemerintah pusat, baru bisa dilakukan,” bebernya.(jpg)

Krisis Lahan Makam Seitemiang Butuh Solusi Cepat

0

batampos.co.id – Pengelola tempat permakaman umum (TPU) Seitemiang, mengusulkan lokasi rawa-rawa sebagai area permakaman baru.

Lokasi rawa-rawa ini tak jauh dari lokasi permakaman pasien Covid-19 di TPU Seitemiang yang luasnya sekitar lima hektare.

Usulan ini merupakan solusi cepat untuk mengatasi menipisnya lahan makam di area tersebut.

Bahkan, usulan ini juga sudah disampaikan oleh Yayasan Khairul Ummah, pengelola permakaman muslim TPU Seitemiang, ke Pemerintah Kota Batam dan Badan Pengusahaan (BP) Batam.

”Ini solusi jangka panjang. Kalau memang setuju, sebaiknya secepatnya diputuskan biar segera dipersiapkan lahan itu. Karena rawa-rawa, jadi butuh proses lagi agar bisa digunakan,” ujar Sekretaris Yayasan Khairul Ummah, Jailani, Jumat (22/1/2021) seperti yang diberitakan Harian Batam Pos.

Usulan lokasi rawa-rawa sebagai lahan pengganti TPU selanjutnya ini, sambung dia, memang tidak ada pilihan lain.

Sebab, hanya itu lahan yang tersedia di sekitar TPU Seitemiang.

”Kalau tak di situ, ya harus cari lokasi lain lagi di tempat yang berbeda,” ujar Jailani.

Ilustrasi TPU Sei Temiang. Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

Dijelaskan Jailani, TPU Seitemiang saat ini sudah dalam kondisi kritis lahan.

Kritis yang maksud adalah, ketersediaan lahan kosong untuk permakaman baru yang kian menipis.

Padahal, jumlah orang yang dimakamkan terus bertambah.
Seluruh area TPU yang ada, sambung Jailani, sudah terisi
dengan puluhan ribu makam.

Yang kini tersisa, tinggal lahan secuil di belakang kantor Yayasan Khairul Ummah.

Lahan yang tersedia ini, diperkirakan hanya bertahan untuk sebulan ke depan.

Solusi jangka pendek yang dipersiapkan saat ini adalah memanfaatkan lahan penghijauan yang berada di median pembatas dengan Jalan Ahmad Dahlan dan lokasi permakaman yang luasnya sekitar 9.000 meter persegi.

Lahan yang sedang dalam proses pematangan ini, nantinya dibagi dua dengan pengelola permakaman umat Buddha dan Hindu.

”Yang dipersiapkan sekarang ini kita (Yayasan Khairul Umma) dapat sekitar 4.000 meter persegi. Itu artinya, hanya bisa bertahan dua sampai tiga bulan saja. Selanjutnya, mau dikemanakan kalau tak dipersiapkan dari sekarang,” kata Jailani.

Jailani berharap, Pemko dan BP Batam segera memutuskan
lahan pengganti TPU tersebut sehingga bisa segera dipersiapkan.

Sebelumnya, Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengatakan, masih tersedia lahan untuk area permakaman di TPU Seitemiang, Sekupang.

Hanya saja, areanya tak luas dan tak bisa menampung banyak jenazah untuk dimakamkan.

”Lahan masih ada. Namun, memang ada kekhawatiran karena jumlahnya sudah menipis,” ujar Amsakar, belum lama ini.

Menurut informasi, ada sekitar 4.500 meter lahan permakaman Buddha yang akan dihibahkan untuk digunakan sebagai solusi ketersediaan lahan.

”Tidak mungkin kita membiarkan masyarakat kesulitan untuk persoalan lahan permakaman,” terangnya.

Ke depan, sambung dia, pemerintah daerah akan mengambil alih pengelolaan lahan permakaman yang tersebar di seluruh kecamatan.

Berdasarkan data terbaru, saat ini ada 15 titik lahan permakaman di Batam.

”Kalau misalnya penuh di satu lahan permakaman, masih ada 14 titik lagi yang bisa dipakai. Jadi tidak usah khawatir, itu adalah urusan pemerintah juga,” ungkapnya.

Hal senada dikatakan Wali Kota Batam, Muhammad Rudi. Ia menyebut, saat ini baik BP Batam maupun Pemko Batam, tengah mempersiapkan proses pengambilalihan pengelolaan permakaman.

Ke depan, biaya pemakaman yang saat ini ditanggung masyarakat, akan menjadi kewajiban pemerintah daerah.

”Sekarang Rp 600 ribu biayanya mulai dari upah yang menggali, papan, serta nisan yang dari kayu itu atau yang standar. Nanti pemerintah yang bayar, kalau serah terima sudah terealisasi,” sebutnya.

Selain itu, yang menjadi persoalan saat ini adalah pekerja yang bertugas di lahan permakaman.

Tentu, pemerintah harus memikirkan nasib mereka, jangan sampai terjadi persoalan di belakang nanti.

”Untuk gaji mereka tentu harus kita pikirkan juga, jangan sampai ada masalah,” tutupnya.(jpg)

Arus Lalu Lintas Angkutan Udara di Bandara Hang Nadim Menurun

0

batampos.co.id – Arus lalu lintas angkutan udara Bandara Internasional Hang Nadim mengalami penurunan pada tahun 2020 lalu disebabkan pandemi Covid-19.

GM BUBU Hang Nadim Batam, Benny Syahroni, mengatakan, tercatat 12.013 pesawat datang dan 12.005 pesawat berangkat, serta 731 penerbangan lokal (pesawat kecil) sepanjang tahun 2020.

“Jumlah ini terhitung kecil jika dibandingkan secara yoy dengan total penurunan sebesar -32,43%,” jelasnya, Sabtu (23/1/2021).

Benny mengatakan, pada tahun 2020 jumlah penumpang yang berangkat sebanyak 1.118.729 dan penumpang yang datang tercatat 1.163.685 orang.

Serta sebanyak 186.016 penumpang transit di Bandara Hang Nadim.

Suasana Bandara Internasional Hang Nadim. Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

Total akumulasi penumpang di Bandara Hang Nadim sepanjang Januari sampai dengan Desember 2020 mencapai 2,4 juta penumpang, dengan total prosentase penurunan -45,58%.

“Untuk kegiatan bongkar muat bagasi, tercatat sebanyak 4,9 juta kg bongkar dan 8,3 juta kg muat, dengan total akumulasi 13,3 juta kg. Total penurunan -42,90%,” ujar Benny.

Sedangkan aktivitas kegiatan bongkar muat barang, sebanyak 14,1 juta kg bongkar, 15,4 juta kg muat, dan 221.589 barang transit.

Akumulasi kegiatan barang di Bandara Hang Nadim tercatat 29,8 juta kg dengan total penurunan -31,81%.

Benny menuturkan, penurunan jumlah penumpang dan kargo di Bandara Hang Nadim terjadi karena pandemi melanda Indonesia.

Lonjakan arus penumpang terjadi hanya pada menjelang dan setelah perayaan Natal 2020 dan Tahun Baru (Nataru) 2021.

Pihaknya telah meyiapkan pos pemeriksaan Swab Antibodi/Antigen serta posko operasional lainnya yang terdiri dari berbagai unsur di bandara, guna mendukung pelayanan dan memperketat protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

“Untuk pemeriksaan swab rapid antigen, kami imbau kepada para calon penumpang untuk datang lebih awal ke bandara 2 atau 3 jam sebelum berangkat, agar tidak terburu-buru dan nyaman saat berangkat,” jelasnya.(*/esa)

Menparekraf: Batik Batam Sangat Nyaman Dipakai

0

batampos.co.id – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahudin Uno menyempatkan diri mengunjungi Dekranasda, disela kunjungan kerjanya di Kota Batam.

Sandiaga datang mengenakan batik asli Batam dengan motif sirih junjung, warna biru muda. Kedatangan disambut Ketua Dekranasda Kota Batam, Marlin Agustina Rudi dan Wali Kota Batam, Muhammad Rudi.

“Batik Batam sangat nyaman dipakai dan sangat layak kita kemas sebagai batik unggulan,” kata Sandiaga, Jumat (22/1/2021).

Pihaknya yakin dengan produk yang dihasilkan pengrajin lokal, Batik Batam bisa masuk pasar ekspor. Kemenparekraf katanya akan mendukung penuh pengembangan Batik Batam tersebut.

Pada kesempatan itu, Sandiaga juga memberikan apresiasi atas peran dan komitmen Dekranasda Kota Batam yang selama ini mengakomodir serta melakukan pembinaan terhadap pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

Menparekraf Sandiaga Salahudin Uno (batik biru) melihat batik Batam di kantor Dekranasda Kota Batam. Foto: Pemko Batam untuk batampso.co.id

“Kemenparekraf tengah menyiapkan program beli kreatif lokal. Mudah-mudahan program ini juga bisa menjadi tempat untuk pengembangan Batik Batam,” katanya.

Ketua Dekranasda Kota Batam, Marlin Agustina Rudi, mengatakan, saat ini di Kota Batam ada sekitar 20 pengrajin Batik Batam. Kemudian ada 16 hasil karya yang sudah memiliki hak intelektual.

Marlin juga menyampaikan Dekranasda memiliki banyak binaan pelaku UMKM dan juga pelaku ekonomi kreatif di Batam. Tak hanya Batik Batam saja tapi juga ada pengrajin tenun, songket dan lainnya.

“Salah satu lokasiya ada di Pulau Ngenang, Nongsa,” katanya.

Saat ini di pulau tersebut, pihaknya juga melakukan pembinaan kepada penduduk setempat untuk membuat home stay.

Sehingga para wisatawan yang datang nantinya bisa menginap di home stay yang dikelola langsung oleh masyarakat.

“Kita harap Kemenparekraf bisa terus mendukung kami. Karena salah satu kendala kami adalah keterbatasan pendanaan dan promosi,” katanya.(*/esa)

5 Pekerjaan Warga Batam yang Paling Banyak Terkonfirmasi Positif Covid-19

0

batampos.co.id – Hingga Kamis (21/1/2021) jumlah pasien Covid-19 di Kota Batam mencapai 5.467 orang dan dari jumlah tersebut 4.694 orang dinyatakan sembuh.

Dilansir dari website lawancorona.batam.go.id diketahui warga Batam yang paling banyak terkonfirmasi Covid-19 mayoritas bekerja sebagai karyawan swasta dengan jumlah mencapai 3.084 orang.

Berikut lima pekerjaan warga Kota Batam yang paling banyak terkonfirmasi positif Covid-19:

1. Karyawan Swasta 3.084 orang
2. Ibu Ruamh Tangga 519 orang
3. Wiraswasta 416 orang
4. Pelajar 301 orang
5. Tenaga Kesehatan 240 orang

jumlah pasien Covid-19 di Kota Batam hingga Kamis (21/1/2021).

Ketua Bidang Kesehatan Gugus Tugas Covid-19, Didi Kusmarjadi, mengatakan,
dari hasil penyelidikan epidemiologi yang terus dilakukan dapat disimpulkan sementara bahwa saat ini ternyata terlihat kembali adanya kenaikan jumlah kasus baru.

Kata dia hal itu sehubungan adanya penurunan tingkat kedisplinan
masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan diberbagai aktifitas sehari-hari.

Sehingga hal ini nantinya memungkinkan terjadi pertumbuhan kembali kasus Covid-19 yang berkaitan dengan berbagai cluster tersebut ataupun kasus baru yang terjadi baik dari transmisi lokal maupun import.

“Kami ingatkan dan imbau kembali guna kemaslahatan bersama masyarakat Kota Batam agar tetap mengikuti anjuran Pemerintah. Seperti menjaga jarak, senantiasa mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir,” ujarnya.

Kemudian tetap di rumah saja dan jika terpaksa harus keluar rumah gunakan masker. Serta selalu menjaga kesehatan dengan makan makanan seimbang dan
berolahraga secara teratur dan istirahat yang cukup.(*/esa)

Dua Remaja Kecamatan Galang Ditangkap Usai Perkosa Pelajar

0

batampos.co.id – Petugas kepolisian menangkap dua dari tujuh pelaku pemerkosaan seorang pelajar berinisial DH yang masih berusia 16 tahun. Peristiwa pemerkosaan itu terjadi di Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara (Sumut).

Kasatreskrim Polresta Deli Serdang Kompol M. Firdaus seperti dilansir dari Antara mengatakan, identitas kedua pelaku yang ditangkap itu berinisial R, 18, dan LAM, 19. Keduanya merupakan warga Kecamatan Galang.

Sedangkan lima pelaku lainnya yang masih dalam pengejaran, yakni M, 24; RR, 23; I, 24; LAT, 22; dan YS, 21.

”Pengungkapan perbuatan pemerkosaan itu berdasar laporan polisi nomor: LP/380/VII/2020/SU/Resta DS, tanggal 27 Juli 2020 atas nama pelapor M,” kata M. Firdaus.

Dia mengatakan, pemerkosaan itu dilakukan tujuh pelaku sebanyak empat kali mulai dari Januari hingga April 2020.

Setelah menerima laporan pengaduan korban, Unit PPA Sat Reskrim Polresta Deli Serdang melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap dua pelaku.

”Kedua pelaku mengakui perbuatannya dan dijerat pasal 81 ayat (2) subsider pasal 82 ayat (1) jo pasal 76D, 76E UU Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perubahan Perppu 01 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara,” terang M. Firdaus. (jpg)

Pasien Covid-19 di Batam Bertambah Lagi, Jumlahnya…

0

batampos.co.id – Pasien Covid-19 di Kota Batam kembali bertambah pada Kamis (21/1/2021) sebnayak 41 orang.

Dilansir dari website lawancorona.batam.go.id, diketahui dari jumlah tersebut 12 orang di antaranya bergejala dan 29 orang tanpa gejala.

Dengan adanya penambahan tersebut saat ini total jumlah pasien Covid-19 di Kota Batam sebanyak 5.467 orang.

Jumlah pasien Covid-19 di Kota Batam hingga Kamis (21/1/2021).

Pada hari yang sama juga terdapat 23 orang pasien yang dinyatakan sembuh. Sehingga saat ini total pasien yang sembuh sebanyak 4.694 orang.

Sedangkan pasien yang masih dalam perawatan sebanyak 632 orang dan meninggal dunia 141 orang.

Perlu diketahui tingkat kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Batam mencapai 85,9 persen, sedangkan kasus aktif 11,4 persen dan meninggal dunia 2,6 orang.

Pasien Covid-19 di Kota Batam didominasi oleh pria sebanyak 2.885 orang. Sedangkan wanita 2.582 orang.(*/esa)

Positif Covid-19 Naik Lagi, Sehari Tambah 13.632 Kasus

0

batampos.co.id – Kasus baru Covid-19 dalam sehari kembali bertambah pada Jumat (22/1) sebanyak 13.632 orang. Jumlah itu melonjak dari hari kemarin, Kamis (21/1) sebanyak 11.703 kasus. Kini total sudah 965.283 orang terinfeksi Covid-19.

Jumlah itu terdeteksi dari 77.942 spesimen yang diuji. Dan ada 51.764 orang yang diperiksa dalam sehari. Total pasien berstatus suspek sebanyak 79.349 orang. Angka positivity rate naik 16,7 persen dari sebelumnya 16,6 persen.

Sebaran kasus positif terdapat di DKI Jakarta sebanyak 3.792 kasus. Jawa Barat 2.441 kasus. Jawa Tengah 1.796 kasus. Jawa Timur 1.056 kasus. Sulawesi Selatan 629 kasus.

Pasien sembuh dalam sehari bertambah 8.357 orang. Paling banyak pasien sembuh terdapat di DKI Jakarta sebanyak 2.169 orang. Sudah 781.147 orang sembuh dari Covid-19.

Angka kematian harian bertambah 250 jiwa. Paling banyak pasien meninggal terdapat di Jawa Timur sebanyak 71 jiwa. Sudah 27.453 jiwa meninggal dunia akibat Covid-19.

Sudah 510 kabupaten kota terdampak Covid-19. Ada 1 provinsi di bawah 10 kasus dalam sehari. Dan tak ada satupun provinsi dengan nol kasus harian.(jpg)

Waspada! Begal Payudara Beraksi di Tanjungpinang

0

batampos.co.id – Pelaku begal payudara kembali beraksi di Tanjungpinang. Seorang remaja perempuan berhasil meloloskan diri dari kejaran pelaku yang beraksi di Jalan Ganet, Tanjungpinang Timur, Rabu (20/1) malam.

Dilansir Harian Batam Pos, pelecehan tersebut terjadi sekitar pukul 22.30 WIB. Saat itu korban mengunakan sepeda motor melintas di Jalan Ganet tepatnya di kawasan peternakan ayam.

Korban melintas di kawasan tersebut untuk menjemput orang tuanya pulang kerja. Tiba-tiba seorang laki-laki yang menggunakan motor Vario merah dengan pakaian serba hitam, mengikuti dan menghampiri korban. Orang yang tidak dikenal itu kemudian berusaha melakukan aksi bejatnya.

Mengetahui tindakan pelecehan itu, korban berteriak minta tolong. Korban kemudian langsung memacu sepeda motornya dan sempat terjatuh tidak jauh dari lokasi kejadian. Beruntung korban berhasil selamat dari kejaran pelaku.

Kapolres Tanjungpinang melalui Kasubbag Humas Iptu Suprihadi, mengatakan pihaknya akan menindaklanjuti kejadian tersebut. Kepolisian akan melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kejadian yang meresahkan masyarakat itu. ”Informasi sudah kami terima. Kami akan mengintensifkan patroli malam di kawasan Ganet,” katanya.

Polres Tanjungpinang mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap segala bentuk kejahatan serta aksi kriminal yang meresahkan. ”Masyarakat khususnya perempuan saat berkendara tidak melintas di jalan yang sepi. Jangan lupa berdoa sebelum dan sesudah berkendara demi keamanan dan keselamatan diri,” imbau Supriadi. (*/jpg)

Rencana Pemindahan Ibu Kota Negara Masuk Tahap Finalisasi

0

batampos.co.id – Rencana pemindahan ibu kota negara Indonesia di sebagian wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara dan sebagian Kabupaten Kutai Kartanegara di Provinsi Kalimantan Timur, saat ini sudah memasuki tahap finalisasi. Pernyataan tersebut disampaikan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Suharso Manoarfa saat rapat akhir tahun lalu.

”Rancangan Undang-Undang (RUU) ibu kota baru sudah selesai dan telah masuk antrean program legalisasi nasional jadi prioritas untuk dibahas Dewan Perwakilan Rakyat (DPR),” ujar Wakil Bupati Penajam Paser Utara Hamdam seperti dilansir dari Antara di Penajam.

Rancangan utama (master plan) dan rencana detail ruang ibu kota baru (detail plan) juga telah dirampungkan Kementerian Bappenas. Seluruh persyaratan untuk pemindahan ibu kota negara Indonesia tersebut, menurut Hamdam, tinggal menunggu keputusan politik kepala negara dan penetapan atau pengesahan regulasi dari DPR.

”Badan Otorita untuk mengurus seluruh rencana pemindahan ibu kota negara Indonesia juga telah siap dan tinggal penentuan calon ketua Badan Otorita,” ujar Hamdan.

Kementerian Bappenas, lanjut Hamdam, menyatakan pembangunan ibu kota negara baru di wilayah Provinsi Kalimantan Timur, bisa dilakukan kapan saja, sesuai keputusan politik dari Presiden Joko Widodo.

”Kalau keputusan politik kawasan ibu kota negara baru harus langsung dibangun, Kementerian Bappenas sudah siap melaksanakan. Tentunya ini merupakan kabar baik, karena penyusunan induk pembangunan kawasan ibu kota baru terus berlanjut,” ucap Hamdam.

Masa pandemi Covid-19 saat ini, kata Hamdam, pemerintah pusat tetap serius dengan menyelesaikan dasar-dasar sebagai persiapan pemindahan ibu kota negara Indonesia. Dengan pemindahan ibu kota negara wabup berharap, pembangunan di Kabupaten Penajam Paser Utara, seperti infrastruktur, kesehatan, dan pendidikan akan lebih merata.(antara)