Kamis, 21 Mei 2026
Beranda blog Halaman 9765

Polri Selidiki Dugaan Penimbunan Kedelai

0

batampos.co.id – Meroketnya harga kedelai mendapatkan perhatian khusus dari Badan Reserse Kriminal Polri.

Kabareskrim Polri, Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo, mengatakan, pihaknya telah turun tangan untuk menyelidiki dugaan penimbunan kedelai.

Hal ini untuk mengantisipasi terjadinya permainan harga oleh spekulan hingga mengakibatkan kelangkaan kedelai.

Penyelidikan dilakukan oleh tim Satgas Pangan Polri di sejumlah wilayah di Indonesia. Tim dipimpin lagsung oleh Direktur Tindak Pidana Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri, Brigjen Helmy Santika, selaku Kasatgas Pangan.

“Satgas juga telah menginstruksikan satgas kewilayahan di tiap Polda untuk melakukan pengecekan harga, ketersediaan kedelai serta sentra-sentra pengolahan khususnya UMKM yang memproduksi tempe dan tahu,” kata Listyo dalam keterangan tertulis, Selasa (5/1/2021).

Ilustrasi tempe. Foto: vemale.com

Pada awal tahun 2021, harga kedelai mengalami kenaikan drastis dari Rp 7 ribu per kilogram menjadi Rp 9 ribu. Kenaikan itu dinilai membebani para pengusaha terutama pengusaha kecil seperti perajin tempe dan tahu.

Akibat kenaikan ini, sejumlah perajin tahu dan tempe mogok produksi selama tiga hari. Pasokan tahu dan tempe menghilang di pasaran selama 1-3 Januari.

Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan mengklaim telah menurunkan tim untuk mencari sumber masalah mogok produksi oleh produsen tahu dan tempe. Pemerintah menjamin pasokan kedelai akan segera stabil.

Sementara itu, Kasatgas Pangan Polri Brigjen Helmy Santika menambahkan, Polri telah memiliki data dan analisa ketersediaan serta kebutuhan kedelai secara nasional.

“Kami telah koordinasi dengan Kementrian Perdagangan, Kementerian Pertanian dan sejumlah pihak lain untuk menelusuri dugaan adanya penimbunan dan permainan harga kedelai yang melonjak sejak beberapa hari lalu,” tambahnya.

Menurut Helmy, perkembangan global di masa pandemi Covid-19 turut memengaruhi harga kedelai di pasar dunia.

“Berdasarkan data FAO, pada Desember 2020 ada kenaikan harga kedelai di pasar global sebesar 6 persen dari harga awal 435 US dolar menjadi 461 US dolar per-ton,” jelasnya.(jpg)

Begini Alur Proses Verifikasi dan Registrasi Penerima Vaksin Covid-19

0

batampos.co.id – Indonesia siap melakukan vaksinasi Covid-19 dengan vaksin Sinovac asal Tiongkok. Periode pertama ditargetkan berlangsung pada Januari-April 2021 bagi para tenaga kesehatan. Bagi para penerima vaksin yang merupakan tenaga kesehatan mendaftar lewat aplikasi Peduli Lindungi.

Juru Bicara Vaksin Covid-19 Untuk Kementerian Kesehatan dr. Siti Nadia mengatakan, beberapa waktu yang lalu SMS notifikasi terkait penerima vaksin Covid-19 telah dikirimkan dan SMS tersebut terintegrasi dengan aplikasi Peduli Lindungi. Menurutnya program ini merupakan langkah awal dari pemerintah Indonesia untuk pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Indonesia.

“Perlu kami tegaskan bahwa keamanan data penerima vaksin dijamin oleh pemerintah dan pengelolaannya berdasarkan peraturan dan perundang-undangan sesuai dengan keputusan Menteri Kominfo nomor 253 tahun 2020,” jelasnya dalam konferensi pers virtual, Senin (4/1).

Pertama perolehan data pribadi termasuk data kependudukan dilakukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Kedua, data pribadi dilengkapi dengan sistem keamanan sebagaimana diamanatkan oleh ketentuan peraturan perundang-undangan. Ketiga, data pribadi tidak dapat digunakan untuk keperluan selain penanganan Covid -19.

“Rencana vaksinasi yang mudah-mudahan dapat kita laksanakan dalam kurun waktu 15 bulan ke depan dengan sasaran sebanyak 181,5 juta jiwa merupakan momentum yang penting dan membawa harapan baru dalam perjalanan panjang kita berupaya mengakhiri pandemi Covid-19,” tuturnya.

Lalu, bagaimana alurnya?

Pertama, sasaran penerima vaksinasi akan menerima notifikasi atau pemberitahuan melalui SMS blast dengan ID pengirim peduli Covid-19.

Kedua, penerima vaksin akan melakukan verifikasi. Ketiga, selanjutnya penerima vaksin akan melakukan registrasi ulang untuk status kesehatan dan memilih tempat serta jadwal vaksinasi. Untuk daerah dengan kendala jaringan maka proses verifikasi dan registrasi akan dilakukan oleh Satgas penanganan Covid-19 di kecamatan.

Registrasi ini sangat penting karena sebagai upaya verifikasi dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan yang akan ditanyakan oleh sistem untuk mengkonfirmasi domisili serta skrining sederhana terhadap penyakit penyerta yang diderita.

Keempat, verifikasi bagi peserta yang tidak melakukan registrasi ulang akan dilakukan oleh Satgas penanganan covid 19 di kecamatan.(jpg)

Guru PNS dan Guru PPPK Bakal Dapatkan Hak yang Sama

0

batampos.co.id – Kabar tidak adanya penerimaan guru (Pegawai Negeri Sipil) PNS pada 2021 menjadi pembicaraan hangat. Sebagai gantinya, peemerintah akan merekrut guru dengan skema Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Bima Haria Wibisana menjelaskan bahwa guru berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) akan mendapatkan hak yang sama dengan mereka yang kapasitasnya sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Ilustrasi guru mengajar kelas daring (Dok/JawaPos.com)

“Jadi satu juta orang ini termasuk di dalamnya adalah tenaga honorer. PPPK ini akan memperoleh hak yang sama dengan ASN, hak pendapatan gaji dan tunjangan sama besarnya dengan yang diterima PNS sesuai dengan level dan kelompok jabatan yang sama,” terang dia dalam telekonferensi pers, Selasa (5/1).

“PPPK juga mendapatkan perlindungan jaminan hari tua, jaminan kesehatan, jaminan kecelakaan kerja hingga bantuan hukum seperti yang diperoleh PNS,” sambung dia.

Adapun, PNS dan PPPK ini memiliki kedudukan tugas dan tanggung jawab yang setara dalam memberikan pelayanan publik yang baik kepada masyarakat. Di mana untuk pembagian skema kerjanya, PNS ini lebih difokuskan untuk pembuatan keputusan atau kebijakan melalui posisi manajerial.

Sementara itu, untuk PPPK ini berfokus pada peningkatan kualitas pelayanan publik dan mendorong terjadinya percepatan peningkatan profesionalisme serta kinerja instansi pemerintah.

“Yang akan direkrut harus mampu mencapai peningkatan kualitas layanan tersebut,” ucapnya.

Kata Bima, PPPK ini bukan tenaga kontrak yang biasa ditemui dalam setiap jenis pekerjaan. Status tersebut lebih dikhususkan untuk tenaga profesional di jabatan-jabatan tertentu.

“PPPK ini bukanlah tenaga kontrak biasa, dia adalah aparatur sipil negara yang memiliki profesionalisme merujuk pada sistem manajemen ASN,” terang dia.

Terakhir, dia menjelaskan bahwa skema seperti ini banyak dilakukan oleh para negara maju untuk mengisi kekosongan jabatan yang dibutuhkan pemerintah.

“Hampir semua negara maju yang juga membagi ASN-nya menjadi 2, civil servants (PNS) dan government worker (PPPK),” tutupnya.(jpg)

3.210 Jiwa Terdampak Banjir dan Longsor

0

batampos.co.id – Sebanyak 3.210 jiwa di Tanjungpinang terdampak akibat bencana banjir dan longsor yang terjadi pada Sabtu (2/1) kemarin, saat ini sudah ditampung di tempat pengungsian.

Kepala BPBD Kota Tanjungpinang, Dedy Syufri Yusja mengatakan sebanyak 3.210 jiwa dari perumahan yang terdampak akibat banjir dan longsor dari tiga kecamatan di Tanjungpinang. Saat ini tersedia 14 titik pengungsian di Tanjungpinang untuk menampung warga tersebut.

”Hampir semua kecamatan, Kecuali Tanjungpinang Kota, hanya terjadi keretakan jalan dekat Kafe Manabu,” katanya.

Petugas mengevakusi warga yang terdampak banjir di Tanjungpinang, Sabtu (2/1). (ist)

Dedy menjelaskan untuk kawasan paling parah akibat banjir adalah di Batu 13 dan sudah dilakukan pembersihan, sedangkan untuk longsor yaitu Jalan Cendrawasih Pembakaran Mayat Batu IX terdapat 10 rumah, namun hanya rumah yang terbilang parah.

”Hari ini kita sudah mulai lakukan pembersihan pasca bencana, penyediaan air bersih dan bantuan juga sudah disalurkan seperti selimut dan pakaian sedangkan untuk pangan ditangani oleh Dinsos,” ujarnya.

Hingga saat ini, Kata Dedy pihaknya belum mendata jumlah kerugian dan rumah yang terdampak banjir sedangkan untuk longsor di Tanjungpinang terjadi di 20 titik.

Menurutnya penyebab banjir itu selain pasang air laut yaitu kondisi perumahan yang dibangun di daerah resapan air yang ditimbun dan dijadikan perumahan, jika sudah memiliki izin yang jelas pihak developer seharusnya menimbun lokasi itu lebih tinggi agar lebih aman saat banjir.

Penyebab lainnya adalah kondisi sungai yang dangkal dan drainase yang kecil sehingga tidak mampu menampung debit air dan pasang.

”Perumahan pada daerah timbunan ini kita khawatirkan terjadi keretakan pada pondasi rumah,” ungkapnya.

Untuk sementara karena cuaca belum stabil, BPBD sudah menyampaikan kepada pihak lurah untuk disampaikan kepada warga agar berhati-hati saat hujan lebat, walaupun berdasarkan informasi dari BMKG curah hujan tertinggi terjadi pada Minggu (3/1) kemarin.

”Kita sudah sediakan tujuh posko untuk memantau kondisi warga yang sedang mengungsi,” tambahnya.

Tidak Ada Korban Jiwa

Sementara itu, terkait informasi yang beredar bahwa atas bencana banjir dan longsor di Tanjungpinang yang menimbulkan banyak korban jiwa, Dedy Syufri Yusja membantah bahwa berita tersebut tidak benar.

”Hingga hari ini, detik ini di Tanjungpinang belum ada korban jiwa,” kata Dedy, Senin (4/1).

Dikatakan Dedy seperti foto yang beredar banyak korban jiwa, ada mobil terjatuh yang menimbulkan korban, bahkan buaya itu tidak terjadi di Tanjungpinang. ”Semua itu tidak benar, informasinya mobil jatuh itu terjadi di Malaysia,” ujarnya

Dedy meminta kepada masyarakat agar tidak mudah percaya pada informasi yang belum jelas kebenarannya, serta diimbau agar tidak menyebar foto-foto atau informasi dengan sumber tidak jelas baik di media sosial ataupun aplikasi whatsapp.

”Itu berbahaya bisa membuat masyarakat ketakutan, kami imbau jangan menyebar informasi tidak benar,” imbaunya.

Dedy mengaku banyak berita hoaks yang beredar saat itu, ia juga mendengar informasi itu dari temannya yang berada di Riau, Pekan Baru bahwa di Tanjungpinang sudah sangat parah bahkan terlihat seperti lautan. ”Informasi itu saya bantah, itu tidak benar,” tegasnya.(*/jpg)

PDAM Rugi Karena Efektifitas Penagihan Rendah, ATB Punya Solusinya

0

batampos.co.id – Sekitar 146 PDAM di Indonesia dinyatakan kurang sehat hingga sakit. Selain disebabkan aspek teknis, indikator lainnya adalah karena rendahnya efektifitas penagihan rekening air di PDAM tersebut.

Menurut Buku Kinerja BUMD Penyelenggara SPAM tahun 2019 yang dikeluarkan oleh Kementerian PUPR, ada 102 PDAM yang dinyatakan Kurang Sehat, sementara 54 PDAM dinyatakan Sakit. Penilaian dilakukan terhadap 308 PDAM di seluruh Indonesia.

Sebenarnya secara keseluruhan, rata-rata efektifitas penagihan PDAM di Indonesia membaik.

Dari sekitar 93,28 persen di tahun 2018, menjadi 93,67 persen di tahunh 2019. Hal ini disebabkan karena meningkatnya penerimaan dari rekening air sebesar 11,13% pada tahun 2019.

Namun bila diteliti lebih dalam, ternyata efektifitas penagihan di PDAM yang kurang sehat dan yang sakit masih jauh dari harapan.

Laporan yang sama mengatakan, bahwa efektifitas penagihan di PDAM yang kurang sehat hanya 85,53 persen. Sementara di PDAM yang sakit, efektifitas penagihannya hanya 70,1 persen.

Petugas pelayanan ATB di kantor Sukajadi saat melayani pelanggan beberapa waktu lalu. Foto: ATB untuk batampos.co.id

Angka efisiensi penagihan tersebut terbilang buruk. Apalagi karena angka kehilangan air di PDAM masih sangat tinggi.

Rata-rata tingkat kehilangan air di PDAM yang sakit dapat mencapai 56,62 persen. Artinya, hanya sekitar 43,38 persen air yang diproduksi yang sampai kepada pelanggan.

Dari asumsi tersebut, maka PDAM yang sakit hanya mampu menagihkan sekitar sekitar 30 persen dari total air yang diproduksinya setiap bulan. Sementara 70 persen lainnya tidak masuk ke kantong PDAM.

“Jadi wajar bila PDAM rugi. Karena dia produksi 100 persen, tapi yang bisa ditagih hanya 30 persen. Sisanya terbuang, atau tidak bisa ditagih,” ujar Head of Corporate Secretary ATB, MAria Jacobus.

Namun solusi terhadap momok menakutkan tersebut telah hadir melalui tangan PT Adhya Tirta Batam (ATB).

Perusahaan air bersih nomor satu di Indonesia ini telah menghadirkan SPARTA Smart Solution, teknologi canggih yang bisa digunakan PDAM untuk mengatasi masalahnya tersebut.

SPARTA Smart Solution yang merupakan teknologi terintegrasi tersebut mampu menghadirkan solusi terhadap penanganan permasalahan secara holistik. Teknologi ini terdiri dari beberapa modul, dan dapat digunakan oleh PDAM sesuai dengan kebutuhan.

“Masalah efektifitas penagihan dan kehilangan air pasti bisa diselesaikan dengan cepat dan mudah,” ujar Maria.

Untuk mempersiapkan rencana pengembangan tersebut, ATB memiliki tim Business Development (BD). Tim tersebut siap bergerak untuk membantu.

Tim ini diisi oleh para profesional yang telah berpengalaman di bidangnya masing-masing. Sehingga, PDAM dapat dibimbing keluar dari masalahnya selama ini.

“Tim BD bersama SPARTA Smart Solution dapat dimanfaatkan untuk menyelesaikan masalah PDAM di Indonesia,” tuturnya.(*)

Gubernur Isdianto Terima Vaksin Covid-19 Untuk Kepri

0

batampos.co.id – Provinsi Kepri menerima Vaksin Covid-19 hari ini. Gubernur Kepulauan Riau Isdianto pun menyambut kedatangan 13.000 pcs Vaksin Covid-19 yang dibawa menggunakan Pesawat Lion Air di VIP Bandara Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang, Selasa (5/1).

Seteleh penjemputan, Isdianto memastikan vaksin merk Sinovac tersebut telah tiba dengan selamat dan aman. Selanjutnya vaksin ini akan diantar dan disimpan di tempat penyimpanan vaksin di Jalan Kesehatan, Tanjungpinang.

“Kita telah saksikan sendiri vaksin telah datang, langsung dikawal oleh sejumlah personel gabungan TNI dan Polri dari penjemputan, pengantaran hingga penjagaan bahkan sampai pendistribusian ke Kabupaten/Kota,” jelasnya.

Gubernur Kepri Isdianto menyambut kedatangan 13.000 pcs Vaksin Covid-19 di ruang VIP Bandara Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang, Selasa (05/01). (foto:humaspemprov)

Isdianto menjelaskan, bahwa vaksin merupakan instrumen penting dalam menghentikan laju pertumbuhan covid-19. Oleh karenanya dengan jumlahnya yang sangat terbatas maka pemerintah saat ini sangat serius dalam pengamanan vaksin.

“khusus pengamanan untuk vaksin ini dilakukan sangat ketat dilakukan oleh aparat gabungan TNI/Polri dengan persenjataan lengkap. Hal ini dilakukan untuk memastikan barang yang sangat luar biasa berharga ini (vaksin Covid-19), tidak ada gangguan dalam proses perjalanan penyimpanan hingga proses vaksinansi nantinya,” ucapnya.

Untuk vaksinasi atau penyuntikan vaksin, Isdianto memastikan akan dilakukan setelah izin rekomendasi penggunaan darurat disetujui oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

“Setelah izin BPOM keluar baru kita lakukan penyuntikan vaksin berdasarkan arahan dan petunjuk dari Kementerian Kesehatan,” jelasnya.

Adapun sebelum vaksin tiba, tampak personil gabungan TNI/Polri berjaga-jaga untuk menjaga kelancaran pengangkutannya. Vaksin yang dibawa oleh pesawat Lion Air akhirnya tiba di Bandara Raja Haji Fisabillah Tanjungpinang pukul 10.50 WIB, langsung dimasukan kedalam 2 buah mobil box.

Tampak ikut menjemput Danlanud Tanjungpinang Kolonel Pnb Andi Wijanarko, Sekretaris Daerah H.TS. Arif Fadillah, Asisten Pemerintahan dan Kesra Juramadi Esram, Kepala Badan Kesbangpol Lamidi, Kepala Dinas PMD dan Catatan Sipil Sardison, Kepala Dinas Kesehatan M. Bisri serta Juru Bicara Tim Satgas Covid Tjetjep Yudiana.

Selanjutnya dibawa ke tempat penyimpanan di Jalan Kesehatan dengan dikawal ketat oleh personil TNI/Polri menggunakan mobil dan motor patroli serta kendaraan taktis baracuda.(*)

Pemerintah Buka Kemungkinan Tetap Rekrut Guru PNS Tahun Ini

0

batampos.co.id – Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana menuturkan saat ini pemerintah sedang berfokus untuk melakukan rekrutmen 1 juta guru berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) pada tahun 2021.

Hal itu dilakukan karena pihaknya mengidentifikasi banyaknya kekurangan guru yang terjadi secara nasional. Oleh karenanya, untuk mengatasi permasalahan itu, dibukalah rekrutmen 1 juta guru PPPK.

Meskipun fokus pada PPPK, kata Bima ada kemungkinan pemerintah tetap membuka formasi guru dengan berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS). Hal tersebut tentunya akan dilakukan secara terbatas. “Tidak tertutup kemungkinan bagi pemerintah untuk tetap membuka formasi CPNS untuk guru,” jelasnya melalui telekonferensi pers, Selasa (5/1).

Adapun dilakukan perekrutan secara terbatas ini dikarenakan untuk menjamin keberlangsungan pendidikan. Seperti hanya untuk mengisi kekosongan manajerial saja yang akan diisi oleh guru status PNS. “Kedepan pemerintah tetap akan membuka sesuai dengan kebutuhan dari posisi manajerial yang kosong di sekolah,” jelasnya.

Kemudian, Bima juga memberitahukan bahwa kebutuhan mendesak pengangkatan PPPK dalam jabatan guru ini disebabkan terjadinya kekosongan guru di banyak daerah. “Juga untuk menyelesaikan masalah-masalah yang yang selama ini selalu diangkat oleh pimpinan daerah kepada kami di pusat,” pungkasnya.(jpg)

Abu Bakar Ba’asyir Bebas, Bakal Dikawal Densus 88 saat Keluar Penjara

0

batampos.co.id – Terpidana kasus terorisme Abu Bakar Ba’asyir bebas murni tanpa syarat apapun. Rencananya Ba’asyir akan dikawal Densus 88 saat keluar dari Lapas pada Jumat (8/1) mendatang.

Kakanwil Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Jawa Barat, Imam Suyudi menyebut, Ba’asyir telah menjalani masa hukuman selama 15 tahun, ditambah potongan resmi dari pemerintah pusat. “Semua syarat terpenuhi, karena mereka bebas secara murni,” jelasnya seperti dikutip PojokSatu (Jawa Pos Group), Selasa (5/1).

Dokumentasi Abu Bakar Ba’asyir. (Reno Esnir/Antara)

Ba’asyir total mendapatkan remisi 55 bulan terdiri dari remisi umum, dasarwarsa, remisi khusus, Idul Fitri dan remisi sakit. Ditegaskannya, tidak ada persyaratan khusus.

“Tidak ada, kalau dia pembebasan melalui murni, kalau remisi itu hak, mereka tetap mendapatkan,” ujar Imam.

Ia mengatakan, dalam teknis proses pembebasan yang akan dilakukan pihak Lapas Gunung Sindur, nantinya akan melibatkan pihak lainnya. Sebab, menurutnya, Abu Bakar Ba’asyir merupakan terpidana teroris pengawalan akan tetap berbeda.

“Jadi tetap kami dan saat ini pun sudah dikoordinasikan dengan Densus 88 terkait pembebasan Jumat nanti, iya Densus dilibatkan,” ungkapnya.

Kendati demikian, pihaknya berharap kepada para pendukung Ba’asyir agar tidak melakukan penjemputan. Pihaknya menyarankan agar para pendukung Baasyir menunggu di rumah sehingga tidak membuat kerumunan. “Biarlah pembebasan ini nanti akan diantar sampai rumah beliau dan santri menjemput di tempat beliau,” ujarnya.

Imam juga memastikan, Ba’asyir saat ini dalam kondisi sehat meski dirujuk ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo. “Saat ini beliau sehat dan segar, saya berharap beliau nanti tanggal 8 sehat dan kembali ke keluarga beliau,” tandasnya.(jpg)

Warga Batam, Layanan Dokumen Kependudukan Bisa Diakses Secara Online

0

batampos.co.id – Layanan dokumen kependudukan di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, saat ini dapat diakses secara online melalui https://Disdukcapilbisa.batam.go.id.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Batam, Heryanto Joesoef, mengatakan, masyarakat saat ini tetap mendapatkan layanan maksimal tanpa harus datang langsung ke Kantor Disdukcapil di Sekupang.

“Di laman ini (https://disdukcapilbisa.batam.go.id) semua layanan ditampilkan dan bisa diakses,” ujar Heryanto, Selasa (5/1/2021).

Kata dia, semua layanan bisa didapatkan masyarakat melalui online kecuali untuk perubahan data yang mengharuskan pemohon datang langsung ke kantor.

Ilustrasi e kTP. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

“Selama melalui online ini lebih efisien dan aman. Sejauh ini layanan melalui online berjalan dengan baik,” ujarnya.

Saat ini lanjutnya, ada 24 ribu blangko e-KTP di dinasnya.

“Kita dapat 14 ribu blangko pada Desember lalu. Dan sisa blangko lama ada 10 ribu keping sehingga total 24 ribu,” ujarnya.

Dengan jumlah tersebut, ia menjamin layanan catatan kependudukan hingga Maret akan berjalan lancar.

Ketersediaan blangko ini pun memprioritaskan permohonan yang sudah masuk dan belum sempat dicetak akibat kekurangan blangko belum lama ini.

“Blangko e-KTP sudah didistribusikan ke masing-masing kecamatan yang melalukan pencetakan mandiri. Pendistribusian blangko bertahap, sesuai dengan kebutuhan,” paparnya.(*/esa)

Hari Ini, Provinsi Kepri Terima 13 Ribu Vaksin

0

batampos.co.id – Pemerintah Provinsi Kepri akan menerima 13.000 vaksin Covid-19 dari pemerintah pusat hari ini, Selasa (5/1/2021).

Vaksin tersebut akan diangkut dari Jakarta ke Ibu Kota Provinsi Kepri, Tanjung Pinang, menggunakan pesawat Lion Air.

“Besok (hari ini, red) 13.000 vaksin Covid-19 akan tiba di Kepri melalui Bandara Internasional Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjung Pinang. Kita sudah siapkan lokasi penampungan di Instalasi Farmasi pada Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kepri,” ujar Gubernur Kepri, Isdianto, Selasa (4/1/2021) di Tanjung Pinang, seperti yang diberitakan Harian Batam Pos.

Menurut Gubernur, vaksin tersebut nantinya akan disebar ke kabupaten dan kota di Kepri.

Setibanya di Tanjung Pinang vaksin tersebut akan dibawa langsung ke penampungan atau tempat penyimpanan yang telah disiapkan Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Kepri.

“Kapan vaksin ini akan disebarkan atau dikirim ke kabupaten dan kota lainnya di Kepri, masih akan dibahas lebih lanjut setelah vaksin tersebut tiba. Untuk pelaksanaan vaksinasi sendiri kami akan menunggu intsruksi pusat kapan bisa dilakukan. Yang jelas dari 13 ribu dosis vaksin tersebut diutamakan bagi tenaga kesehatan dulu,” jelas Isdianto.

Dari jumlah data masyarakat Provinsi Kepri yang akan divaksinasi berjumlah 1,4 juta orang.

Perlu diketahui bahwa jenis vaksin Covid-19 tersebut dari Sinovac merupakan buatan Tiongkok.

Ia berharap dengan adanya program vaksinasi ini, Provinsi Kepri segera pulih dari wabah Covid-19.

“Situasi Kepri sedang tidak normal sudah mendekati satu tahun. Tentunya dengan adanya vaksin ini, kondisi Provinsi Kepri segera pulih,” tutup Gubernur.

Sementara itu, Ketua Harian Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Kepri, TS. Arif Fadillah, menambahkan, vaksin tahap pertama ini sebanyak 12 ribu akan diplot untuk tenaga medis.

Sedangkan 1.000 vaksin lainnya diperuntukkan bagi TNI-Polri, dan Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Kita kan mendapatkan jatah sebanyak 1,4 juta vaksin yang akan diterima secara bertahap. Karena tenaga medis adalah garda terdepan, makanya tahap awal ini prioritasnya adalah tenaga medis,” ujar TS. Arif Fadillah, menambahkan.(jpg)