Selasa, 28 April 2026
Beranda blog Halaman 9894

1.575 Warga Batam Terkonfirmasi Positif Covid-19

0

batampos.co.id – Pasien Covid-19 di Kota Batam bertambah 27 orang pada Senin (28/9/2020).

Dari rilis yang dikeluarkan Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam, diketahui dari 27 orang tersebut 13 di antaranya bergejala, 8 orang tanpa gejala dan 6 orang kontak erat dengan pasien Covid-19.

Selain itu pada hari yang sama juga dirilis sebanyak 28 orang pasien Covid-19 dinyatakan sembuh.

Dengan adanya penambahan tersebut saat ini total jumlah pasien Covid-19 di Kota Batam sebanyak 1.575 orang.

Dengan rincian 1.002 sembuh, 47 orang meninggal dunia, 523 orang dalam perawatan dan 3 orang dalam persiapan evakuasi ke rumah sakit.

Jumlah pasien Covid-19 hingga Senin (28/9/2020).

Ketua Bidang Kesehatan Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam, Didi Kusmarjadi, mengatakan, dari hasil penyelidikan epidemiologi yang terus dilakukan oleh Tim Surveilans Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Batam terhadap seluruh cluster, dapat disimpulkan sementara bahwa saat ternyata terlihat kembali adanya kenaikan jumlah kasus baru.

Hal itu lanjutnya sehubungan adanya penurunan tingkat kedisplinan masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan diberbagai aktifitas sehari-hari.

Sehingga hal ini nantinya memungkinkan terjadi pertumbuhan kembali kasus Covid-19 yang berkaitan dengan berbagai cluster tersebut ataupun kasus baru yang terjadi baik dari transmisi lokal maupun import.

“Kami ingatkan dan imbau kembali guna kemaslahatan bersama masyarakat Kota Batam agar tetap mengikuti anjuran Pemerintah,” jelasnya.

Seperti menjaga jarak, senantiasa mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir. Tetap di rumah saja dan jika terpaksa harus keluar rumah gunakan masker.

Serta selalu menjaga kesehatan dengan makan makanan seimbang dan berolahraga secara teratur dan istirahat yang cukup.(*/esa)

Perwako Protokol Kesehatan Harus Tetap Diberlakukan

0

batampos.co.id – Pemerintah Kota (Pemko) Batam telah mengeluarkan Peraturan Wali Kota (Perwako) Nomor 49 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 di Kota Batam.

Dalam Perwako tersebut berisi sanksi denda ke masyarakat yang abai dalam menerapkan protokol kesehatan. Hal itu dapat dilihat dengan mulai banyaknya aktivitas di luar rumah dan sejumlah warga yang tidak tertib menggunakan masker.

Namun, upaya pencegahan dan pengendalian Covid-19 dalam bentuk Perwako itu pelaksanaannya ditunda oleh Wali Kota Batam, Muhammad Rudi. Dengan alasan tidak ingin memberatkan masyarakat.

Anggota Komisi I DPRD Kota Batam, Utusan Sarumaha, mengatakan, sejak awal dirinya berharap adanya Peraturan Daerah (Perda) agar lebih efektif dalam penerapan sanksi bagi pelanggar protokol kesehatan di Kota Batam. Sebab, kekuatan dari Perda tersebut lebih mengikat dibandingkan Perwako.

Tim Gabungan mendata warga Batuampar yang terjaring razia melanggar protokol kesehatan pencegahan Covid-19, Kamis (24/9). (istimewa)

”Cuma masalahnya saat ini Pjs (Penjabat Sementara Wali Kota Batam, Syamsul Bahrum, red) hanya punya kewenangan terbatas dalam hal penerbitan Perkada (Peraturan Kepala Daerah). Intinya, kita segera mendorong agar Perda Covid segera dibahas dan ditetapkan menjadi Perda, yang mengatur sanksi, pembinaan dan hal-hal lain terkait dengan pencegahan dan penanganan Covid-19,” ujarnya, kemarin.

Meski demikian, ia setuju bahwa pembentukan Perda itu tentunya akan memakan waktu yang panjang. Sementara, saat ini perlu adanya ketegasan yang harus dijalankan dalam menumbuhkan disiplin di tengah masyarakat. Sehingga mau tidak mau, Perwako nomor 49 itu harus segera dijalankan sambil adanya Perda.

”Iya, Perwako juga bisa salah satu opsi untuk mengatasi kekosongan hukum. Kalau Perwako sudah ada, mestinya dijalankan saja,” katanya.

Ia menambahkan, meski Pjs mempunyai kewenangan terbatas, tentunya plt juga bisa menjalankan Perwako tersebut. Sebab, Perwako tersebut sudah disahkan sebelum dirinya menjabat sebagai plt dan hanya tinggal menjalankan saja.

”Benar, Perwako itu dijalankan saja agar lebih maksimal dalam menekan laju pertumbuhan Covid di Kota Batam dengan kesadaran masyarakat tetap diharapkan,” imbuhnya. (*/jpg)

Pjs Gubernur Kepri Sambangi Kota Batam

0

batampos.co.id – Pejabat sementara (Pjs) Wali Kota Batam, Syamsul Bahrun, menyambut kunjungan perdana Pjs Gubernur Kepri, Bahtiar, di Pelabuhan Telagapunggur, Senin (28/9/2020).

Kunjungan tersebut juga ditandai prosesi tepung tawar oleh Syamsul kepada pejabat dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia tersebut.

“Kami siap membantu bapak dalam menjalankan tugas. Membantu Pjs Gubernur Kepri sekaligus Kemendagri,” kata Syamsul sesaat sebelum Prosesi Tepung Tawar.

Ia berharap koordinasi antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri dan Pemerintah Kota (Pemko) Batam dapat berjalan dengan lancar.

Pejabat sementara (Pjs) Wali Kota Batam, Syamsul Bahrun, menyambut kunjungan perdana Pjs Gubernur Kepri, Bahtiar, di Pelabuhan Telagapunggur, Senin (28/9/2020). Foto: Media Center Pemko Batam untuk batampos.co.id

“Untuk itu atas nama Pemko Batam kami menepungtawarkan bapak, semoga kunjungan bapak ke Batam dan kehadiran bapak di Kepri dilindungi Allah SWT,” harap dia.

Turut menyambut Pjs Gubernur Kepri Bahtiar, yakni Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam Jefridin Hamid.

Juga sejumlah pejabat dan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemko Batam di antaranya Assisten Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Pebrialin Razak, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam Ardiwinata juga Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Azril Apriansyah.

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menunjuk Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri Bahtiar sebagai Pjs Gubernur Kepri. Penunjukan ini berdasarkan Keputusan Mendagri Nomor 121.21-2911 Tahun 2020 tentang Penunjukan Penjabat Sementara Gubernur Provinsi Kepri.(*/esa)

3.856 Orang Sembuh dari Covid-19, Lebih Banyak dari Pasien Positif

0

batampos.co.id – Dalam 2 hari terakhir, kasus baru Covid-19 harian cenderung berkurang di bawah 4 ribu kasus. Bahkan hari ini, Senin (28/9), angka kesembuhan melebihi kasus positif. Yakni 3.856 orang dinyatakan sembuh. Sedangkan kasus positif harian bertambah 3.509 orang.

Data dari Covid19.go.id, Senin (28/9), total pasien sembuh di tanah air sejauh ini sudah sebanyak 206.870 orang. Paling banyak kasus sembuh harian terdapat di DKI Jakarta yakni 1.328 orang. Sedangkan pasien berstatus suspek masih terdapat 131.361 orang.

Sedangkan, sebaran kasus positif harian paling banyak masih terjadi di DKI Jakarta sebanyak 898 kasus. Jawa Barat 489 kasus. Jawa Tengah 304 kasus. Jawa Timur 284 kasus. Riau 254 kasus. Kini total sudah 278.722 orang terkonfirmasi positif Covid-19 total di tanah air.

Semuanya diperiksa dari 32.189 spesimen harian. Kini totalnya sudah 3,2 juta spesimen diperiksa di tanah air.

Sementara itu, angka kematian bertambah 87 jiwa. Paling banyak kasus kematian harian bertambah di Jawa Timur yakni 20 jiwa. Kini sudah 10.473 jiwa meninggal akibat Covid-19.

Persebaran Covid-19 semakin luas terdampak di kabupaten kota di tanah air. Sudah 497 kabupaten kota terdampak Covid-19. Ada 9 provinsi di bawah 10 kasus. Dan ada 5 provinsi mencatat nol kasus. (jpg)

Polres Kepulauan Anambas Patroli ke Pulau-Pulau

0

batampos.co.id – Polres Kepulauan Anambas melaksanakan patroli ke pulau- pulau yang berada di Kepulauan Anambas, guna menciptakan kestabilan situasi yang kondusif menjelang pilkada serentak pada 9 Desember 2020 mendatang.

“Selain memberikan himbauan kepada masyarakat untuk menjaga situasi Kamtibmas aman dan kondusif serta dalam pelaksanaan pilkada di tengah pandemi covid-19,” sebut Kapolres Kepulauan Anambas, AKBP Cakhyo Dipo Alam, Senin (28/9/2020)

Kegiatan patroli rutin ke pulau- pulau itu telah dilaksanakan sebelum memasuki tahapan penetapan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur serta bupati dan wakil bupati pada pilkada serentak 2020.

Lanjut dia lagi mengutarakan patroli itu dipimpin oleh Kasat Binmas Polres Kepulauan Anambas, AKP Fauzi Izran bersama 12 orang Personel.

“Dengan kegiatan yang dilakukan menyambangi dan memberikan himbauan kepada masyarakat, selama pelaksanaan kegiatan tahapan kampanye pilkada 2020,” tuturnya.

Kapolres Kepulauan Anambas, menegaskan hal itu agar tidak terjadi pelanggaran-pelanggaran Pilkada. Salah satunya tidak terjadinya money politic, provokasi dan hal lainnya yang dapat mengganggu kondusifitas wilayah pada Pilkada Serentak 2020 ini.

Kegiatan patroli tersebut dilaksanakan di Desa Langir Kecamatan Palmatak bersama Kepala Desa Langir yang diwakili oleh Sekdes Langir, Santri, Ketua PPS, Amiati dan Panwasdes, Zulkifli. (Fai)

Acara Kepri Bersepeda akan Lintasi Tiga Pulau di Batam

0

batampos.co.id – Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Kepri menggelar acara Kepri Bersepeda melintasi tiga pulau yang ada di Kota Batam. Acara akan digelar 8 November 2020 mendatang.

Ketua DPD HPI Kepri, Abdi Simatupang, mengatakan tiga pulau yang akan menjadi rute gowes kali ini adalah Pulau Tanjungkubu, Pulau Bulang Kebam, dan Pulau Bulang Lintang. Peserta nanti akan berangkat dari Pelabuhan Sagulung dan akan melintasi trek sepanjang kurang lebih 23 kilometer.

”Nanti peserta menyeberang dulu ke Pulau Tanjungkubu, kurang lebih sepuluh menit,” kata Abdi, Minggu (27/9).

Bersepeda ini merupakan budaya baru dalam memperkenalkan dan mengeksplorasi objek-objek wisata di Kepri dan Batam khususnya. Tiga pulau ini diharapkan bisa menjadi salah satu destinasi baru kepada pecinta sepeda.

”Holiday back to nature. Sebab selama gowes, peserta bisa menikmati suasana alam yang menyegarkan dan tentu juga rutenya,” ujarnya.

Pelaksanaan digelar tetap dengan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Karena, untuk saat ini acara akan diikuti peserta lokal terlebih dahulu. Jika nanti kondisi sudah membaik dan tak ada Covid-19, diharapkan bisa mengundang peserta dari Malaysia dan Singapura.

Selain bersepeda, event ini juga akan diramaikan dengan lucky draw hingga menikmati kuliner khas atau seafood.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Batam, Ardiwinata, mengatakan event ini diharapkan menjadi penggerak pariwisata, terutama dari kalangan pecinta gowes. ”Meskipun tengah pandemi, HPI mencoba menghadirkan destinasi baru dengan acara Kepri Bersepeda ini,” ujarnya.

Saat ini, Batam tengah berusaha mendongkrak kunjungan wisatawan lokal. ”Apa pun itu yang mendukung pariwisata pasti akan didukung oleh pemerintah,” imbuhnya.

Kepala Dinas Pariwisata Kepri, Buralimar, berpesan kepada peserta untuk mematuhi protokol kesehatan. ”Acara ini bagus untuk mendongkrak pariwisata. Bersepeda akan menjadi objek baru,” tambah Buralimar.(*/jpg)

Ratusan Pasien Covid-19 Sembuh, Umumnya Pasien Asimptomatik

0

batampos.co.id – Kasus baru Covid-19 di Kota Batam masih terus bertambah, meski sudah berada di angka puluhan setelah menyentuh angka ratusan per hari, pekan lalu. Sementara angka kesembuhan juga terus bergerak naik. Dalam tiga hari terakhir, pasien sembuh mencapai 216 orang, sementara positif bertambah 84 orang.

Kepala Bidang Kesehatan, Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batam, dr Didi Kusmarjadi, SPOg mengatakan, umumnya pasien sembuh adalah pasien tanpa gejala (asimptomatik).

”Penanganannya berbeda. Kalau yang OTG (asimptomatik) biasanya lebih cepat pulih. Rata-rata pasien positif Covid-19 tidak menunjukkan gejala,” kata dia, Minggu (27/9).

Didi menjelaskan, 216 pasien sembuh dan 84 positif itu akumulasi 3 hari terakhir pekan lalu. Mulai Kamis (24/9) hingga Sabtu (26/9). Pada Kamis ada 21 orang positif dan 70 sembuh. Jumat, ada 13 positif dan 38 sembuh. Sabtu, 50 positif dan 108 sembuh.

Adapun Minggu (27/9), ada 34 orang positif dan sembuh 33 orang, sehingga total pasien sembuh kini 974 orang. Sementara total kasus Covid-19 mencapai 1.548, 47 diantaranya meninggal, dan 525 orang masig menjalani perawatan.

Ia menjelaskan, saat ini beberapa rumah sakit rujukan masih penuh oleh pasien Covid-19. Namun, perlahan kondisi mulai berubah, karena setiap hari jumlah pasien yang sembuh juga terus bertambah. Dengan sembuhnya 216 pasien dalam tiga hari itu, ditambah yang sembuh 33 orang pada Minggu, pasien yang di rusun bisa dirujuk untuk mendapatkan perawatan di rumah sakit rujukan.

”Kalau penuh kita titipkan dulu di rusun. Setelah ada yang pulang, baru pasien akan kami pindahkan ke rumah sakit,” ujarnya. (*/jpg)

Pemko Batam Perpanjang Pemberian Insentif Pajak untuk Hotel, Restoran dan Hiburan

0

batampos.co.id – Pemko Batam kembali memperpanjang pemberian Insentif kepada sejumlah sektor pajak daerah yang terdampak Covid-19.

Pemberian insentif tahap kedua ini dituangkan dalam Keputusan Wali Kota Batam Nomor KPTS.368/HK/IX/2020 tentang Pemberian Pembebasan Sanksi Administratif Tahap Kedua Berupa Penghapusan Denda dan Bunga Pajak Daerah.

Kepala BP2RD Kota Batam, Raja Azmansyah, mengatakan, keputusan tersebut ditandatangani langsung oleh Wali Kota Batam, Muhammad Rudi sebelum cuti.

Pemberian insentif tahap kedua ini diberikan kepada lima jenis pajak. Di antaranya, Pajak Hotel, Restoran, Hiburan, Pajak Penerangan Jalan tenaga listrik yang dihasilkan sendiri dan Pajak Parkir.

Pemberian Pembebasan sanksi adminstratif ini diberikan kepada seluruh wajib pajak dimaksud dengan ketentuan membayar pokok periode tahun 2014 sampai 2020 dan berlaku sejak 21 September sampai dengan 31 Desember 2020.

“Aturan pembebasan itu ditandatangani Pak Wali Kota sebelum cuti,” kata Raja, Senin (28/9/2020).

Guna memberikan kemudahan bagi masyarakat atau wajib pajak untuk membayar Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2), Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Kota Batam membuka layanan di perumahan. Foto: Media Center Pemko Batam

Selain itu Pemko Batam melalui Peraturan Wali Kota Batam (Perwako) Nomor 53 Tahun 2020 juga memberikan penundaan pembayaran pajak daerah Kota Batam tahap kedua.

Penundaan ini juga diberikan untuk lima sektor jenis pajak di atas. Penundaan pembayaran ini berlaku untuk masa pajak Agustus 2020 sampai dengan masa pajak Oktober 2020.

Sebagai contoh, untuk masa pajak Agustus 2020 yang jatuh tempo 20 September 2020 ditunda jatuh temponya menjadi 20 Oktober 2020.

Untuk masa pajak September 2020 yang jatuh tempo 20 Oktober 2020 ditunda jatuh temponya menjadi 20 November 2020.

“Kemudian, untuk masa pajak Oktober 2020 yang jatuh tempo 20 November 2020 ditunda jatuh temponya menjadi 20 Desember 2020,” katanya.

Seperti diketahui, sebelum pemberian sanksi administratif dan penundaan pembayaran tahap kedua ini, Pemko Batam telah memberikan insentif yang sama dan telah jatuh tempo pada 30 Juni 2020 lalu.

Untuk Pajak Bumi dan Bangunan Perkotaan dan Pedesaan (PBB-P2), pemberian insentif penghapusan bunga atau denda administrasi akan jatuh tempo pada 30 September 2020. Inipun telah dilakukan perpanjangan jatuh tempo sebanyak dua kali.

Pertama pembebasan denda untuk PBB-P2 ini berlaku dari 16 Maret 2020 sampai dengan 30 Juni 2020, kemudian tahap kedua diperpanjang hingga 30 September 2020. Sedangkan untuk pembayaran PBB-P2, jatuh temponya juga diperpanjang menjadi 30 November 2020.

“Diberikannya perpanjangan insentif berupa penghapusan denda administrasi ini, melihat tingginya antusias masyarakat ataupun wajib pajak terhadap kebijakan ini,” katanya.

Terbukti, hingga 30 Agustus 2020 Pemko Batam telah berhasil mengumpulkan secara keseluruhan PAD sebesar 62,65 persen (Rp645.630.947.380) dari target keseluruhan PAD Rp1.030.466.996.128,-

Untuk PBB-P2 saja, sampai Agustus 2020 ini Pemko Batam berhasil mengumpulkan Rp118.015.686.178,- dari target Rp165.526.901.000,- atau sebesar 71,30 persen.(*/esa)

BPOM akan Terbang ke Beijing Cek Kualitas Vaksin Sinovac

0

batampos.co.id – Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi mengatakan, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) akan terbang ke Beijing terkait vaksin Sinovac. Untuk mengecek secara langsung pembuatan dan kualitas dari vaksin Sinovac tersebut. Sehingga tidak sembarangan diberikan kepada masyarakat.

“BPOM akan melakukan on site visit ke fasilitas Sinovac di Beijing untuk melihat secara langsung kualitas dari vaksin tersebut,” ujar Retno usai rapat dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Jakarta, Senin (28/9).

“Sekali lagi ini merupakan salah satu bagian dari kehati-hatian dalam mempersiapkan vaksin yang akan digunakan di Indonesia,” ‎tambahnya.

Retno menambahkan dari laporan yang ia dapatkan bahwa uji klinis vaksin virus Korona atau Covid-19 berhasil dilakukan. Artinya uji klinis tersebut tidak menimbulkan efek yang berat.

“Kami memperoleh informasi bahwa laporan yang diterima sampai saat ini, uji klinis berjalan dengan lancar dan tidak diperoleh laporan efek yang berat,” katanya.

Selain itu, pemerintah juga terus melakukan pemantauan terhadap kesiapan Biofarma dalam memproduksi vaksin Sinovac tersebut. Nantinya tim akan kembali bertolak ke Bandung, Jawa Barat, untuk melakukan pengecekan.

“Tim ahli Sinovac telah melakukan kunjungan ke Bandung untuk meninjau production site vaksin Biofarma dan sekaligus melakukan observasi pelaksanaan uji klinis fase ketiga yang tengah dilakukan di Bandung dan sekitarnya,” ungkapnya.‎

Lebih lanjut, Retno berujar, pemerintah terus melakukan komunikasi soal vaksin dengan Sinopharm dan G42. Nantinya bila telah sepakat dari komunikasi tersebut. Maka tahap selajutnya adalah melakukan uji klinis.

“Ini sekali lagi merupakan langkah yang diambil oleh otoritas di sini, dalam hal ini BPOM, yang sangat hati-hati untuk memastikan safety, efikasi dan quality dari vaksin tersebut,” pungkasnya.(jpg)

Hidup Itu Murah, yang Mahal Itu Gengsi

0

batampos.co.id – Berinvestasi merupakan hal yang perlu dilakukan untuk mencapai kemerdekaan keuangan dalam kehidupan yang tenteram. Namun, seiring dengan perkembangan zaman yang dinamis dan terus berubah, investasi harus dilakukan dengan tepat.

Investment Strategy Director & Chief Economist Bahana TCW Investment Management Budi Hikmat mengatakan, dibutuhkan pendalaman dan analisis yang mendalam untuk memutuskan akan berinvestasi untuk masa depan. Sebab, kesalahan dalam mengambil keputusan akan berakibat masa depan tidak sesuai ekspektasi. Yang awalnya berharap untung namun karena salah ambil keputusan malah merugi.

Menurutnya perencanaan, pengkajian hingga menentukan keputusan dalam investasi merupakan hal yang sangat penting. Apalagi, untuk milenial atau investor pemula disarankan untuk menghindari saham berbasis komoditas.

Pasalnya, saat ini harga komoditas sangat berbeda dari periode 20 tahun sebelumnya. Bahkan diperkirakan beberapa tahun ke depan harga komoditas masih tidak jelas.

“Jadi jangan tergoda bisa cepat kaya dengan saham (komoditas) sebab kalian dibesarkan saat komoditas booming. Tetapi masa depan berubah di mana yang dibutuhkan itu creative comodity dan produk manufaktur. Maka perlu dipersiapkan skill terbaik apa,” ujarnya dalam diskusi virtual, Sabtu (26/9).

Budi menyebut, dulu perekonomian Indonesia sangat mengandalkan komoditas. Namun ke depannya berbeda.

Dirinya juga menyarankan investor pemula untuk tidak termakan gaya hidup yang saat ini mayoritas glamor dan melupakan kesempatan untuk mulai berinvestasi. “Saya sarankan ke milenial selain belajar investasi saham, ada investasi lain yaitu terkait di talenta,” imbuhnya.

Untuk memulai investasi, baik itu di pasar saham, reksa dana ataupun obligasi (SBN), perlu dilihat kemampuan keuangan. Ia melihat banyak milenial lebih memilih gaya hidup meski dari sisi finansial tidak menopang. “Hidup itu murah, tapi yang mahal itu gengsi kendalikan gaya hidup,” tutupnya.(jpg)