Kamis, 30 April 2026
Beranda blog Halaman 9902

Terkini, 6 Kecamatan di Batam Zona Merah, 1 Merah Muda, 2 Kuning, dan 3 Hijau 

0

batampos.co.id – Saat ini jumlah kecamatan di Kota Batam yang masuk dalam zona merah penyebaran Covid-19 sudah berkurang.

Jika sebelumnya ada delapan saat ini hanya enam kecamatan saja yang masuk dalam zona merah, yaitu:

1. Batam Kota
2. Sei Beduk
3. Lubuk Baja
4. Batu Aji
5. Sagulung
6. Sekupang

Sementara itu saat ini ada satu kecamatan yang masuk zona merah muda yaitu, Bengkong.

Peta penyebaran Covid-19 di Kota Batam hingga Minggu (27/9/2020).

Kemudian dua zona kuning yakni:

1. Nongsa
2. Batu Ampar

Serta tiga kecamatan di Batam yang hingga saat ini tidak memiliki kasus Covid-19 atau zona hijau, yaitu:

1. Bulang
2. Galang
3. Belakang Padang

Hingga Minggu (27/9/2020), jumlah pasien Covid-19 di Kota Batan mencapai 1.548.

Dengan rincian 974 orang sembuh, 47 meninggal dunia, 525 dalam perawatan dam 2 odang dalam persiapan evakuasi ke rumah sakit.(*/esa)

Pemuda Lajang Nikahi Nenek Berusia 62 Tahun, Langsung Punya 12 Cucu

0

batampos.co.id – Seorang pemuda lajang di Buntok, Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah, bernama Rizky, 26, jatuh cinta dengan seorang nenek yang sudah berusia 62 tahun bernama Armina. Perasaan cinta itu berujung pernikahan.

”Saya merasa senang dan bahagia setelah menikah,” kata Rizky seperti dilansir dari Antara di Buntok, Minggu (27/9).

Pernikahan antara Rizky dengan Armina itu dilaksanakan di Buntok Jumat (25/9). Pernikahan dua sejoli yang terpaut usia 36 tahun itupun langsung menjadi viral di media sosial.

”Karena saya memang cinta dari dalam hati kepada Armina,” kata Rizky di rumah istrinya di Jalan Kartini Gang Kartini 1 Buntok.

Rizky, warga Kelurahan Bambulung, Kecamatan Pematang Karau, Kabupaten Barito Timur, itu menyampaikan bahwa dirinya memang sejak lama mengenal dan mengagumi sosok Armina melalui video yang dibagikan orang di media sosial saat berjoget maupun bernyanyi untuk meramaikan di sejumlah acara perkawinan.

Dia mengaku, pernah melihat Armina secara langsung saat berjalan bersama temannya menuju ke Kelurahan Jelapat dan ketika itu temannya menunjukkan sososk Armina. ”Saya langsung bilang kepada teman, saya kenal karena sering melihat videonya. Setelah itu saya meminta nomor telepon Armina,” ucap Rizky yang bekerja sebagai buruh bangunan, bengkel dan kadang jadi sopir itu.

Rizky kemudian menghubungi Armina, dan akhirnya bisa bertemu. Setelah tiga hari kemudian langsung menikahinya. Rizky berkomitmen akan tetap mempertahankan pernikahannya. Dia berharap pernikahannya itu langgeng. Rizki juga tidak mempermasalahkan walaupun dalam perjalanan pernikahannya ini tidak dikaruniai anak.

Rizky dan Armina saat menikah di Buntok pada Jumat (25/9). (Arsip Pribadi/Antara)

Sementara Armina mengaku bahwa Rizki merupakan suaminya yang ke-20. Dia menceritakan pertemuan dengan suaminya itu awalnya mendapat telepon dari nomor yang tak dikenal pada malam hari sekitar pukul 01.00 WIB.

”Pada saat itu saya marah dan bilang jangan menelpon kalau tak kenal dengan orang yang terkenal dan penting di Buntok ini. Mungkin kamu ini mabuk ya, dan kemudian telepon dimatikan,” kata Armina yang berprofesi sebagai tukang urut (pijat), lulur maupun timung pengantin tersebut.

Singkat cerita lanjut Armina, Rizky menelpon untuk menanyakan keberadaan untuk bisa bertemu dan berkenalan.

”Saya bilang datang saja. Tak berapa lama kemudian, Rizky pun datang dan sejak itu Rizky selalu mengikuti serta selalu mendampingi saya saat bekerja. Karena lengket dan terus lebih baik kita menikah saja dan Rizki pun langsung menyetujuinya,” ungkap Armina yang mengaku sebelum menikah dengan Rizky menyandang status janda selama kurang lebih satu tahun itu.

Menurut Armina, pernikahannya dengan Rizky disetujui anak dan cucunya. Selain itu, dia menambahkan, Rizky merupakan lelaki hitam manis, baik hati dan selalu perhatian.

”Karena sama-sama mau, setelah itu kita berdua langsung ke penghulu untuk menikah,” ucap Armina yang sudah memiliki 4 anak dan 12 cucu dari perkawinan dengan suaminya yang kedua.(jpg)

Hari Pertama Kampanye Pilkada, Langgar Protokol Kesehatan

0

batampos.co.id – Dugaan terjadinya pelanggaran protokol kesehatan di masa kampanye terbukti. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) mencatat setidaknya ada delapan pelanggaran pada hari pertama kampanye Sabtu (26/9).

Anggota Bawaslu Mochammad Afifuddin menyatakan, pada hari pertama terdapat 59 kabupaten/kota yang pasangan calon kepala daerahnya melakukan kampanye.

Dari jumlah itu, jajaran Bawaslu di daerah menemukan pelanggaran dalam sejumlah kegiatan kampanye. ’’Terdapat delapan kegiatan yang dilakukan tim kampanye pasangan calon yang melanggar ketentuan penerapan protokol kesehatan,’’ ujarnya kepada Jawa Pos (grup Batampos Online), Minggu (27/9).

Misalnya, di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Sungai Penuh, Bandung, Purbalingga, Mojokerto, Dompu, dan Kaimana. Bentuk pelanggarannya beragam. Mulai tidak menjaga jarak, mengadakan pertemuan tatap muka lebih dari 50 orang, hingga melanggar protokol kesehatan seperti penggunaan masker.

’’Di Mojokerto, misalnya, ditemukan peserta kampanye tidak menerapkan jaga jarak,’’ imbuhnya. Terkait dengan hal itu, Bawaslu langsung memberikan sanksi teguran di lapangan untuk menertibkan diri sebagaimana diatur dalam PKPU 13/2020.

Bukan hanya soal protokol kesehatan, Bawaslu juga menemukan 20 kasus paslon berkampanye tanpa memiliki surat tanda terima pemberitahuan (STTP). ’’Bawaslu juga menurunkan alat peraga yang melanggar sebanyak 82.198 alat peraga di 46 daerah,’’ bebernya.

Anggota Dewan Pembina Perludem Titi Anggraini mengatakan, konsistensi dalam menerapkan protokol kesehatan bukan hal mudah. Dalam tahap penetapan dan pengundian nomor urut paslon, hal itu mungkin bisa dilakukan. Namun, tantangan sebenarnya justru ada saat kampanye. ’’Konsistensi dan komitmen kepatuhan peserta pemilihan dan para pihak baru akan terlihat dan teruji saat kampanye sudah berjalan,’’ ujarnya.

Titi menambahkan, masih dibolehkannya pertemuan tatap muka terbatas dimaklumi mengingat banyak warga yang belum bisa dijangkau model kampanye daring. Namun, konsekuensinya, kepatuhan protokol kesehatan secara penuh harus terus dipantau secara konsisten.

Komisioner KPU I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi mengakui bahwa konsistensi menjadi pekerjaan rumah yang berat. Namun, dia menegaskan, hal itu harus terus ditekankan. Salah satu upayanya adalah memperkuat koordinasi.

Raka menyatakan, komunikasi dengan paslon dan para stakeholder terkait harus terus berkesinambungan. Selain itu, kata Raka, KPU sudah merencanakan evaluasi pelaksanaan kampanye setiap satu pekan. Dalam evaluasi tersebut, semua laporan maupun rekomendasi perbaikan yang disampaikan Bawaslu bisa dibahas dan diperbaiki. ’’Kami juga akan meminta laporan harian masing-masing daerah pelaksanaannya,’’ imbuhnya.(jpg)

Kapasitas IPAL Mengelola Air Limbah

0

batampos.co.id – Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang dibangun Badan Pengusahaan (BP) Batam bersama perusahaan asal Korea Selatan, Hansol, dapat mengolah air limbah menjadi air baku 230 liter/detik.

Manajer Pengelolaan Lingkungan Badan Usaha Fasilitas dan Lingkungan BP Batam, Iyus Rusmana, mengatakan, IPAL merupakan solusi untuk ketersediaan air bersih di Kota Batam.

IPAL lanjutnya dipusatkan di Bengkong Sadai yang dapat menghasilkan air baku baru untuk Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau.

“Limbah domestik yang diolah di IPAL memiliki mutu baku yang baik bagi lingkungan dan dapat digunakan kembali sebagai air baku,” jelasnya, Senin(28/9/2020).

Ia menjelaskan, IPAL mampu menghasilkan air baku 230 liter per detik. Sehingga dapat membantu mengatasi krisis air baku.

Infografis aliibenk/batampos.co.id

Kata dia, IPAL dapat menjaga kualitas air baku waduk dari limbah domestik dan mengurangi menjamurnya eceng gondok.

Serta akan mendukung pelayanan dan keandalan sistem pengelolaan air minum (SPAM) di Kota Batam.

“Mekanismenya, air limbah domestik dari rumah-rumah warga akan dialirkan dengan menggunakan pipa dan sebelum diteruskan ke IPAL di Bengkong Sadai, sampah dan sedimen limbah domestik akan dipisahkan di lima stasiun pompa,” paparnya.

Ia melanjutkan, setelah masuk ke IPAL, limbah domestik akan diolah dengan menggunakan teknologi bakteri.

“Bakteri-bakteri ini kita disimpan di dalam rumah bakteri dengan kedalaman sekitar 5,5 meter,” tuturnya.

Iyus menjelaskan, limbah domestik yang telah dimakan oleh bakteri akan kembali diolah sedimentasinya yaitu berupa lumpur dan diolah menjadi pupuk siap pakai dengan jumlah 18 meter kubik/hari.

“IPAL memiliki luas lahan 7 hektar yang dapat menghasilkan air baku baru 230 liter per detik,” tuturnya.(esa/adv)

Snack Seaweed yang Enak dari Korea Selatan hingga Mendunia

0

batampos.co.id – Kementerian Kelautan dan Perikanan di Korea Selatan sedang menyusun rencana untuk mempercepat pengembangan industri rumput laut (seaweed).

Inisiatif untuk mengembangkan industri rumput laut Korea sebagai industri makanan berbasis ekspor senilai 12,8 Triliun Rupiah (1 Triliun Won) pada tahun 2024, ini akan dilaksanakan terutama oleh pengoperasian K·FISH secara global.

K·FISH adalah merek nasional ekspor perikanan Korea di bawah Kementerian Kelautan dan Perikanan Korea Selatan. K·FISH menetapkan standar baru untuk produk akuatik; memenuhi peraturan dan kriteria evaluasi pemerintah Korea Selatan yang ketat dalam hal kualitas. Hanya produk laut yang memenuhi pedoman-pedoman ini yang diizinkan untuk menggunakan nama K·FISH.

Rumput laut yang bisa dimakan disebut laver atau gimLaver Korea menyumbang setengah dari pasar rumput laut laver di dunia. Pada tahun 2017, ekspor rumput laut kering Korea melonjak sejumlah 50,3% dan momentum ini berlanjut: pada tahun 2019, Korea menghasilkan 25 miliar lembar rumput laut, 40% di antaranya diekspor.

Rumput laut dihasilkan dari alga. Ada tiga kondisi yang harus sepadan dan seimbang yaitu “alga, suhu air, dan garam”. Selain itu, juga perlu sinar matahari yang mencukupi.

Foto: Istimewa untuk batampos.co.id

Bagi orang asing, seaweed dikenal sebagai rumput dari laut. Dengan meningkatnya perjalanan dan juga pengaruh dari budaya Korea, saat ini rumput laut sangat diminati dan diterima secara luas oleh orang-orang di seluruh dunia.

Lebih lanjut, karena manfaat kesehatan yang diperoleh dari rumput laut itu sendiri, saat ini banyak orang yang menerima rumput laut sebagai bagian dari makanan mereka.

Rumput laut mengandung banyak vitamin, serta yodium yang bisa meningkatkan kesehatan tiroid. Rumput laut juga sangat rendah kalori, menjadikannya pilihan yang baik untuk menikmati camilan tanpa terlalu khawatir tentang diet Anda.

“Di Korea, dengan nasi sebagai makanan pokok, kami makan rumput laut sebagai lauk saat makan. Di pasar global lainnya, rumput laut lebih dikenal dengan makanan ringan,” kata Lee Dong Jun – direktur pengelola K·FISH Malaysia dengan antusias.

Foto: Istimewa untuk batampos.co.id

Rumput laut yang serbaguna bisa dibuat menjadi berbagai produk yang berbeda, yang salah satunya disebut Seaweed Snack 김스낵 (dibaca: gim-snek). Ini adalah pilihan camilan yang populer di Korea, dan memasuki pasar berbagai negara di seluruh dunia secara perlahan.

Ada berbagai jenis camilan rumput laut, yang mungkin berupa kombinasi rumput laut dan daging ikan, atau rumput laut dan bahan-bahan seperti kelapa, biji-bijian, ikan teri, dll. Ada aneka ragam makanan ringan rumput laut Korea yang belum bisa ditemukan di negara lainnya.

Di Indonesia, beberapa merek makanan ringan rumput laut Korea tersedia di beberapa pasar Korea atau pasar lokal. Salah satu perusahaan tersebut, yaitu Mu Gung Hwa Supermarket, khusus menghadirkan berbagai produk camilan rumput laut.

Meskipun ada sebagian yang tersedia secara online, namun sebagian besar camilan rumput laut tersedia di seluruh toko jaringan supermarket Mu Gung Hwa. Namun, makanan ringan rumput laut yang tersedia di berbagai gerai mungkin bervariasi; Anda dapat mengunjungi gerai yang berbeda untuk mengetahui apa saja produk yang tersedia disana. Anda juga dapat menemukan snack seaweed di e-commerce Shopee Indonesia.

Foto: Istimewa untuk batampos.co.id

Banyak merek makanan ringan rumput laut regional juga menggunakan rumput laut kering Korea sebagai bahan bakunya. Produsen camilan rumput laut lokal di Indonesia yang tertarik untuk berkolaborasi dengan K·FISH dapat menghubungi Mr. Lee Dong Jun dan tim K·FISH di Malaysia.

Sebagai inisiatif pemerintah Korea Selatan, menghubungkan komunitas bisnis Indonesia, Malaysia, Singapura, dengan produsen dan mitra yang disetujui di Korea, merupakan salah satu tujuan dari pendirian Pusat Dukungan Dagang K·FISH di Kuala Lumpur, Malaysia. K·FISH bisa membantu kolaborasi dan kerjasama bisnis pihak terkait, serta menemukan lebih banyak peluang bisnis.

Saat ini K·FISH memiliki kantor di berbagai ibu kota dan wilayah secara global. Di kawasan ASEAN, pusat K·FISH ada di Kuala Lumpur, Bangkok, dan Ho Chi Minh memegang peran utama dalam memfasilitasi temu bisnis dan perdagangan makanan laut Korea Selatan.

K·FISH juga akan berpartisipasi dalam pameran makanan lokal untuk mempromosikan produk makanan laut lebih lanjut dari Korea.

Foto: Istimewa untuk batampos.co.id

Tahun lalu, K·FISH berpartisipasi dalam SIAL Interfood Jakarta 2019, yang diselenggarakan di JIExpo, dengan harapan dapat mempromosikan produk makanan laut Korea yang berkualitas kepada masyarakat Indonesia.

Jika Anda tertarik untuk mengimpor camilan rumput laut (seaweed) atau bahkan produk SEAFOOD lainnya dari Korea Selatan ke Indonesia, silakan hubungi Kantor Perwakilan Pusat Dukungan Dagang Makanan Laut Korea di Malaysia, yang bertempat di Kuala Lumpur, Malaysia.

K·FISH juga aktif menghadiri pameran di Indonesia, dengan harapan dapat mempromosikan produk Makanan Laut Korea dan mendukung perusahaan Indonesia dalam berbisnis dengan Korea Selatan. Anda dapat menghubungi Kantor Perwakilan tersebut melalui [email protected] untuk detail lebih lanjut, atau kunjungi situs web mereka www.kfishtrade.com untuk melihat produk.(*)

Tak Cuti sebagai Kepala BP Batam, Rudi Diminta Profesional

0

batampos.co.id – Wakil Ketua Komisi I DPRD Provinsi Kepri, Taba Iskandar, angkat bicara tentang tidak cutinya Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Muhammad Rudi yang ikut dalam kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Batam.

Menurutnya, jabatan ex officio tersebut adalah jabatan melekat. “Keputusan tentang dijadikannya wali kota Batam sebagai ex officio Kepala BP Batam diatur Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 62 Tahun 2019 tentang perubahan kedua PP Nomor 46 Tahun 2007 tentang Kawasan Pelabuhan Bebas dan Perdagangan Bebas Batam,” ujar Taba Iskandar, Minggu (27/9) di Tanjungpinang.

Pria yang pernah menjadi Anggota Tim Teknis BP Batam tersebut menegaskan, di dalam PP Nomor 62 tersebut, ada beberapa pasal tentang kondisi tertentu. Menurut politisi Partai Golkar tersebut, ikutnya wali kota Batam tersebut adalah masuk dalam ketegori berhalangan. Karena sibuk dalam melakukan kampanye.

Dijelaskannya, dalam hal wali kota Batam tidak memenuhi syarat tersebut, tugas dan wewenang kepala Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam dilaksanakan oleh wakil kepala Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam. Pelaksanaan tugas dan wewenang Kepala BP Kawasan Batam sebagaimana dimaksud tersebut mengacu pada pedoman penanganan benturan kepentingan antara tugas dan wewenang sebagai kepala Badan Pengusahaan Kawasan Batam dan sebagai wali kota Batam.

“Keikutsertaan pada kontestasi politik seperti Pilkada tentu rawan terjadinya benturan kepentingan. Maka dari itu, karena jabatan tersebut melekat sebagai ex officio, tentu wajib cuti dan tugasnya diserahkan kepada wakil kepala BP Batam,” tegas Taba Iskandar.

Sebelumnya, Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, mengatakan, sebelumnya ia telah mengajukan cuti sebagai kepala BP Batam karena akan mengikuti Pilkada. Namun, aturan KPU RI tidak mengatur terkait hal itu. ”Tetap diperbolehkan bertugas, jadi tidak ada masalah” ujar Rudi.

Sementara itu, Ketua KPU Kota Batam, Herigen, menyampaikan, pihaknya telah menerima balasan dari KPU RI mengenai pengajuan cuti kepala BP Batam. Setelah ditelaah di pusat, BP Batam tidak termasuk Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) maupun Badan Usaha Milik Negara (BUMN). “Tetapi BP Batam merupakan Badan Layanan Umum,” kata dia. (*/jpg)

Bank Dunia Sebut 92 Persen Negara Bisa Resesi, Termasuk Indonesia

0

batampos.co.id – Resesi tidak terelakkan. Bank Dunia alias World Bank menyatakan bahwa 92 persen negara di dunia akan jatuh ke jurang resesi. Salah satunya Indonesia.

“Untuk 2020, Bank Dunia sudah menghitung. Lebih dari 92 negara akan krisis, negatif pertumbuhannya,” ujar Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Febrio Kacaribu Jumat (25/9). Penyebab kondisi itu tentu saja pandemi Covid-19.

“Jadi, di antara itu semua, Indonesia termasuk relatif mild. Mungkin too early kalau Indonesia relatif efektif menangani dampak Covid-19 terhadap perekonomian,” tutur Febrio.

Menurut dia, fakta bahwa Indonesia merupakan salah satu negara dengan populasi terpadat di dunia juga menjadi faktor penting terjadinya resesi. Proyeksi Bank Dunia itu membuat pemerintah tak tinggal diam.

Sejak beberapa waktu lalu, pemerintah memang telah mengantisipasi terjadinya krisis. Dana Rp 695,2 triliun dialokasikan untuk program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Menurut Bank Dunia, program perlindungan sosial RI selama pandemi berjalan efektif. Itu terbukti dari bantuan yang berhasil menjangkau sekitar 90 persen dari total 40 persen kelompok masyarakat miskin Indonesia.

“Progres perlinsos (perlindungan sosial) kita luar biasa. Dari Rp 103 triliun, lebih dari 58 persen (realisasi anggarannya) tercapai,” terang Febrio.

Dia menambahkan, sejumlah indikator mulai menunjukkan perbaikan ekonomi Indonesia. Berbagai sektor usaha pun bergeliat kembali. Hal itu tecermin dari Purchasing Managers Index (PMI) Manufaktur Indonesia dan penjualan ritel yang lebih baik jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Ekonom Danareksa Moekti Prasetiani Soejachmoen menyatakan bahwa resesi yang tak terhindarkan itu bisa diatasi. Caranya, meningkatkan konsumsi rumah tangga (RT).

Menurut dia, konsumsi rumah tangga adalah tulang punggung ekonomi RI. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, porsi konsumsi RT mencapai 57,8 persen dari PDB.

Namun, Moekti memaklumi jika masyarakat kini cenderung menahan konsumsi. Bahkan, itu akan menjadi lebih ketat saat resesi terjadi. Meski begitu, sebaiknya masyarakat tetap melakukan aktivitas konsumsi. Asalkan dengan perhitungan yang bijak.

Moekti menjelaskan, survei Danareksa menunjukkan bahwa pengeluaran masyarakat selama pandemi lebih terfokus pada kebutuhan primer. Di antaranya, bahan pokok, listrik, produk multivitamin, dan paket data. Hal itu bisa dimaklumi. Pola konsumsi masyarakat tentu berubah pada masa pandemi.

Selain itu, bujet untuk makan di luar, pelesir, atau pembelian makanan ringan dikurangi. Hal itu dipicu pendapatan masyarakat yang juga berkurang. “Dengan masyarakat yang mulai mengurangi konsumsi, sebenarnya itu akan memperparah resesi itu sendiri,” ucapnya.

Karena itu, Moekti mengapresiasi program bansos yang digulirkan pemerintah. Menurut dia, program tersebut harus diperkuat. Sebab, berdasar survei, bansos mampu menurunkan beban pengeluaran rumah tangga.

Persentase rumah tangga miskin dengan pengeluaran lebih dari Rp 1 juta meningkat sejak realisasi bansos lancar.(jpg)

Nonton Film G30S Tidak Dilarang

0

batampos.co.id – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyatakan, Pemerintah tidak melarang maupun mewajibkan masyarakat untuk menonton film gerakan pemberontakan PKI pada 30 September 1965 atau G30S. Karya film lainnya yang dibuat era Presiden kedua RI Soeharto ini pun tak dilarang jika stasiun televisi menyiarkannya.

“Pemerintah tidak melarang atau pun mewajibkan untuk nonton film G30 S PKI tersebut. Kalau pakai istilah hukum Islam mubah. Silakan saja,” kata Mahfud dalam keterangannya, Minggu (27/9).

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) ini tak mempermasalahkan, jika stasiun televisi (TV) swasta maupun milik pemerintah memutar kembali cuplikan sejarah yang digarap di zaman Presiden Soeharto. Namun, hal ini dikembalikan ke masing-masing stasiun TV.

“Untuk TV-TV (termasuk TVRI) mau tayang atau tidak, juga tergantung kontraknya dengan pemegang hak siar, sesuai pertimbangan rating dan iklannya sendiri-sendiri,” ujar Mahfud.

Mahfud menyebut, tak perlu memperdebatkan pemutaran film G30S. Menurutnya, tidak usah menunggu harus bulan September untuk menonton film tersebut, karena bisa ditonton setiap saat melalui Youtube.

“Tidak ada yang melarang nonton atau menayangkan di TV. Mau nonton di Youtube juga bisa kapan saja, tak usah nunggu bulan September. Semalam saya nonton lagi di Youtube. Dulu Menteri Penerangan Yunus Yosfiyah juga tak melarang, tapi tidak juga mewajibkan,” tandasnya.(jpg)

Produksi Obat Covid-19 Dikebut untuk Tingkatkan Angka Kesembuhan

0

batampos.co.id – Upaya untuk meningkatkan angka kesembuhan pasien Covid-19 terus dilakukan. Kali ini, Menko Maritim dan Investasi (Menko Marves) Luhut B. Pandjaitan meminta agar produsen farmasi nasional mempercepat produksi obat Covid-19. Salah satunya adalah obat Remdesivir.

“Harus diupayakan untuk segera produksi dalam negeri. Kita cari bahan-bahannya itu nanti, jadi jangan ada hambatan,” ujarnya dalam keterangannya, Senin (28/9).

Senada dengan Luhut, Menteri Kesehatan Terawan yang mengatakan bahwa dia setuju untuk mendukung semua riset yang dilakukan untuk memproduksi Remdesivir dalam negeri. Pihaknya akan mem-back-up untuk kebutuhan obat apapun.

“Pasti akan kami dukung karena kami tinggal ajukan dan adakan bersama dengan BUMN dan bersama dengan BPOM kami akan koordinasi supaya segala sesuatu tepat sasaran, tepat waktu dan kita tidak membuat kebijakan yang justru kita tidak bisa menyelamatkan (pasien Covid) seperti apa yang Bapak (Menko Luhut) sampaikan,” ucapnya.

Sementara, Direktur Utama Bio Farma Honesti mengatakan pihaknya telah mengurus izin untuk memproduksi Remdesivir. Pihaknya telah melakukan uji klinis skala pilot untuk produksi Remdesivir dalam negeri.

“Ada dua cara yang kami lakukan, yakni kita mengadakan kerja sama dengan India. Sementara kita akan melakukan uji klinis nanti kerja sama dengan BUMN. Kedua, Disamping izin impor, kami juga sedang riset untuk produksi dalam negeri,” ucapnya.

Luhut meminta agar demi kepentingan nasional, Bio Farma segera mengambil langkah yang cepat dan tepat agar bahan baku untuk produksi nasional dapat segera dilakukan. “Strateginya untuk kepentingan emergency dan kepentingan nasional. kita harus cepat dan jangan terlalu kaku karena ini untuk kemanusiaan,” imbuhnya.

Ketua Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny K. Lukito merespon, pihaknya telah memproses izin uji klinis untuk Remdesivir. “Terkait bahan baku dari Tiongkok, kami sudah mencatat dan akan cari jalan yang terbaik dengan tetap menjaga aspek keamanan dan mutu,” tutupnya.(jpg)

600 Karyawan Swasta di Batam Terkonfirmasi Positif Covid-19

0

batampos.co.id – Jumlah pasien Covid-19 di Kota Batam hingga Minggu (27/9/2020) sebanyak 1.548 orang dan dari jumlah tersebut lebih dari separuhnya berprofesi sebagai karyawan swasta.

Berdasarkan data yang dirilis Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam, saat ini sudah 600 karyawan swasta di Kota Batam yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Temuan paling banyak terjadi pada minggu kedua dan ketiga September. Karyawan swasta yang terkonfirmasi positif Covid-19 paling banyak terdapat di dua kawasan industri yang berada di Muka Kuning.

Berikut 5 daftar pekerjaan warga Kota Batam yang paling banyak terkonfimrasi positif Covid-19:

1. Karyawan swasta 600 orang
2. Ibu Rumah Tangga 175 orang
3. Tenaga Kesehatan 148 orang
4. Wiraswasta 131 orang
5. Pelajar 115 orang

Daftar warga Kota Batam yang terkonfirmasi positif Covid-19 berdasarkan pekerjaan.

Ketua Bidang Kesehatan Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam, Didi Kusmarjadi, menjelaskan, dari hasil penyelidikan epidemiologi
terhadap seluruh cluster dapat disimpulkan sementara bahwa saat ini ternyata terlihat kembali adanya kenaikan jumlah kasus baru.

Hal ini kata dia, sehubungan adanya penurunan tingkat kedisplinan masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan diberbagai aktifitas sehari-hari.

Sehingga hal itu nantinya memungkinkan terjadi pertumbuhan kembali kasus Covid-19 yang berkaitan dengan berbagai cluster tersebut ataupun kasus baru yang terjadi baik dari transmisi lokal maupun import.

“Kami ingatkan dan imbau kembali guna kemaslahatan bersama masyarakat Kota Batam agar tetap mengikuti anjuran pemerintah,” ujarnya.

Seperti menjaga jarak, senantiasa mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir.

Kemudian tetap di rumah saja dan jika terpaksa harus keluar rumah gunakan masker. Serta selalu menjaga kesehatan dengan makan makanan seimbang dan berolahraga secara teratur dan istirahat yang cukup.(*/esa)