Jumat, 1 Mei 2026
Beranda blog Halaman 9970

RS Masih Penuh Pasien, Pemerintah Telah Klaim Kendalikan Covid-19

0

batampos.co.id – Pemerintah mengklaim sudah berhasil mengendalikan Covid-19 di tanah air. Padahal jika melihat data kasus baru, jumlahnya rata-rata 3 ribu kasus per hari. Belum lagi angka pasien meninggal akibat Covid-19, Indonesia menjadi yang tertinggi di Asia Tenggara dari sisi jumlah atau fatality rate. Kini sidah 8.025 jiwa meninggal akibat Covid-19.

Menanggapi klaim pemerintah tersebut, Juru Bicara KawalCOVID19, Miki Salman mengatakan semestinya yang menjadi patokan keberhasilan mengendalikan wabah Covid-19 bukan angka kesembuhan. Tapi, bagaimana melihat kondisi di lapangan, apakah kapasitas rumah sakit cukup, apakah semua orang yang butuh perawatan bisa mendapatkan pelayanan. “Di banyak tempat sudah mulai kesulitan mencari RS rujukan,” sebut Miki.

Menurutnya, pemerintah ingin tampil baik. Sifatnya tak mau disalahkan. Angka kasus jelas-jelas tak terkendali dibanding negara mana pun.

“Masih bilang cukup terkendali walau data mengatakan lain tapi secara epidemiologis, mungkin bukan wajar’ atau tidak, tapi tidak benar. Indikator yang lebih penting daripada angka kesembuhan,” ungkapnya.

“Benar (memang) aneh, tapi enggak heran (soal klaim pemerintah). Memang yang ada begitu tapi keanehan itu sudah wajar di negara ini, jadi kami enggak heran,” tegas Miki Salman.

Sebelumnya, Plt Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Abdul Kadir mengatakan dalam Simposium Nasional Dies Natalis 64 Universitas Hasanuddin yang disiarkan langsung akun YouTube FKM UNHAS, Selasa (1/9) bahwa Indonesia sudah berhasil mengendalikan Covid-19. Hal itu dilihat dari sisi kesembuhan pasien yang terus bertambah.

“Kita sudah berhasil mengendalikan Covid-19 terlihat dari angka kasus kesembuhan yang terus bertambah. Yang terpenting bagaimana melakukan tatanan kehidupan baru dengan protokol kesehatan. Yakni memakai masker, mencuci tangan, dan physical distancing. Itu yang penting, enggak perlu lagi lockdown atau PSBB. Kalau begitu apa yang terjadi? Ekonomi kita tak bergerak, negara akan resesi. Terjadi konflik sosial di mana-mana,” katanya.

Di satu, sis kondisi di lapangan saat ini, rumah sakit sudah semakin penuh. ICU tak cukup lagi menampung pasien. “ICU kami sudah penuh,” kata Juru Bicara RS Persahabatan dr. Erlina Burhan baru-baru ini.(jpg)

Pengumuman Prakerja Gelombang 6, Ada Pelatihan Barista

0

batampos.co.id – Para pendaftar yang lolos mendapat fasilitas Kartu Prakerja gelombang 6 dari pemerintah sudah diumumkan pada Kamis (3/9). Sama seperti gelombang sebelumnya, gelombang 6 Kartu Prakerja memberikan kesempatan pada sekitar 800 ribu orang untuk meningkatkan kapasitas supaya bisa bersaing di dunia kerja dan usaha.

Terkait hal itu, Bencoolen Coffee saat ini telah mematok target bisa mewujudkan adanya barista di setiap desa di Indonesia. Barista atau orang yang piawai meracik kopi telah menjadi profesi yang sangat menjanjikan menyusul naiknya minat masyarakat terhadap kopi kekinian.

Target barista di setiap desa juga selaras dengan rencana pemerintah Provinsi Bengkulu yang menargetkan ‘Satu Warung Kopi Satu Desa’. Melalui target ini, diharapkan Bencoolen Coffee bisa ikut mengangkat perekonomian masyarakat dalam membuka usaha kopi.

Untuk mengelola sebuah warung kopi tentu saja dibutuhkan tenaga barista yang andal. Sebab bakal berdampak pada pemasukan. Pentingnya peran seorang barista juga telah mendorong Bencoolen Coffee membuka kelas pelatihan barista. Pada gelombang 2 Kartu Prakerja, kelas pelatihan barista Bencoolen Coffee diikuti ribuan peserta yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia, mulai dari Aceh sampai Ambon.

“Pernah dalam satu sesi pelatihan ada 120 peserta yang mengikuti via zoom. Paling sedikit dalam sekali sesi pelatihan prakerja diikuti oleh 70 peserta. Saya melihat antusiasme yang sangat bagus,” kata Ade Hilman Susanto, Mentor Barista Bencoolen Coffee.

Dalam pelatihan barista, para peserta akan diajarkan pelatihan dasar menyeduh kopi secara manual, meracik kopi dengan alat V60 dan mocca pot hingga merawat peralatan menyeduh kopi supaya awet. Diajarkan pula membuat produk minuman kopi kekinian seperti membuat es Kopasus Keren.

Salah satu peserta pelatihan barista Bencoolen Coffee, Nur Hakim, menceritakan awalnya dia hanya menyajikan kopi sachet atau siap saji kepada rekan-rekan dan bosnya. Namun setelah mengikuti pelatihan barista Bencoolen Coffee, dirinya bisa menyajikan kopi kekinian hingga mendapat julukan ‘Starbuckhakim’.

Pelatihan barista Bencoolen Coffee terasa berbeda dengan pelatihan kedai kopi kekinian lainnya. Mereka yang sudah piawai biasanya akan tergoda untuk memiliki usaha kopi sendiri. Bagi Bencoolen Coffee, mimpi tersebut bukan mustahil diwujudkan. Sebab Bencoolen Coffee memiliki skema usaha kedai kopi dengan modal mulai Rp 2 juta.

Kedai kopi itu nantinya akan semakin keren dengan sentuhan digital seperti pembayaran dengan QRIS atau kode QR dan bisa menjadi tempat PPOB (pembelian pulsa dan listrik). Dengan begitu, usaha kedai kopi di setiap desa bisa punya sumber pemasukan tambahan. Tak hanya itu, Bencoolen Coffee juga mengembangkan sales online sehingga di saat kosong, barista bisa berjualan produk-produk kopi kemasan secara online dengan konsep dropship reseller.(jpg)

800 Warga Batam Positif Covid-19

0

batampos.co.id – Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam kembali mengumumkan penambahan jumlah warga Kota Batam yang terkonfirmasi positif Covid-19 pada Minggu (6/9/2020).

Ketua Bidang Kesehatan Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam, Didi Kusmarjadi, melalui pernyataan tertulisnya menyebutkan, pada Minggu (6/9/2020), ditemukan 28 orang warga Batam yang terkonfirmasi positif Covid-19.

“Data ini merupakan hasil pemeriksaan swab oleh Tim Analis Laboratorium BTKL PP dan Analis Laboratorium RSKI Covid-19 Galang berdasarkan hasil temuan kasus baru dan hasil tracing,” ujarnya.

“Dengan ini kami sampaikan uraian jumlah orang yang terpapar dari temuan kasus baru sebanyak 28 orang Warga Kota Batam,” katanya lagi.

Dari jumlah tersebut 8 orang di antaranya laki-laki dan 20 orang perempuan.

Total jumlah pasien Covid-19 di Kota Batam hingga Minggu (6/9/2020)

Ia menyebutkan, dari hasil penyelidikan epidemiologi yang terus dilakukan oleh Tim Surveilans Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Batam terhadap seluruh cluster, dapat disimpulkan sementara bahwa saat ternyata terlihat kembali adanya kenaikan jumlah kasus baru.

Hal itu lanjutnya sehubungan adanya penurunan tingkat kedisplinan masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan diberbagai aktifitas sehari-hari.

Sehingga kata dia, hal ini nantinya memungkinkan terjadi pertumbuhan kembali kasus Covid-19 yang berkaitan dengan berbagai cluster tersebut ataupun kasus baru yang terjadi baik dari transmisi lokal maupun import.

“Kami ingatkan dan imbau kembali guna kemaslahatan bersama masyarakat Kota Batam agar tetap mengikuti anjuran pemerintah, menjaga jarak, senantiasa mencuci tangan
dengan sabun dan air mengalir,” tuturnya.

Kemudian tetap di rumah saja dan jika terpaksa harus keluar rumah gunakan masker serta selalu menjaga kesehatan dengan makan makanan seimbang dan berolahraga secara teratur dan istirahat yang cukup.

Dengan adanya penambahan tersebut saat ini total jumlah warga Kota Batam yang terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 800 orang.

Dengan rincian 429 orang dinyatakan sembuh, 34 orang meninggal dunia dan 337 orang masih dalam perawatan.(*/esa)

BP Batam Kerjakan Tiga Proyek Jalan Diakhir Tahun Plus Trek untuk Pesepeda

0

batampos.co.id – Badan Pengusahaan (BP) Batam akan melanjutkan pembangunan dan peningkatan sejumlah
ruas jalan pada tahun ini.

Tiga lokasi yang menggunakan anggaran lebih dari Rp 20 miliar, diperkirakan akan mulai dikerjakan November mendatang.

”Pertama, pembangunan jalur kedua dan peningkatan Jalan Hang Kesturi. Nilai totalnya Rp 37 miliar. Proyek multiyears. Tapi untuk tahun ini, kita akan serap Rp 17 miliar,” kata Kasubdit Jalan,
Jembatan dan Transportasi Massal Badan Pengusahaan
(BP) Batam, Boy Zasmita, Minggu (6/9/2020) seperti yang dilansir dari Harian Batam Pos.

Berikutnya, peningkatan jalan lengan di Pelabuhan Batu Ampar. Pagu anggarannya mencapai Rp 24 miliar. Proyek ini juga bersifat multiyears.

Selanjutnya, peningkatan jalan dari Bundaran Madani ke arah Bengkong melewati Ocarina.

”Nilainya Rp 20 miliar. Proyeknya juga multiyears. Pembangunan jalannya dari Bundaran Madani sampai ke Ocarina. Mudah-mudahan kami bisa buat trek sepeda pertama di Batam, di jalan itu,” ujarnya.

BP Batam sudah memasukkan dokumen lelang untuk mencari konsultan pengawas ke Unit Layanan Pengadaan (ULP) BP Batam untuk tiga proyek yang disebut sebelumnya tersebut.

”Lelang untuk konsultan pengawas ini lama dari lelang fisik.
Tapi akhir Oktober selesai, sehingga November dan Desember bisa kita serap anggarannya untuk mulai membangun,” tuturnya.

Satu lagi proyek yang masuk perencanaan yakni pelebaran jalan di sekitar kawasan-kawasan industri Tanjunguncang.

Nilainya sekitar Rp 9 miliar. Saat ini, BP Batam masih mengerjakan proyek peningkatan jalan di Kawasan Indus-
tri Britoil Sekupang. Progresnya sudah rampung 60 persen.

”Dan sekarang kami juga mengerjakan tahap kedua Kawasan Industri Tunas di Batam Center. Proyek yang telah selesai yakni di Seraya Atas,” imbuhnya.

Adapun, tujuan dari proyek pembangunan dan peningkatan jalan ini bermacam-macam, tapi yang utamanya untuk mengejar peningkatan investasi.

”Selain itu, kami benahi supaya tidak banjir lagi seperti di Pelabuhan Batu Ampar,” pungkasnya.

Beberapa waktu lalu, Kepala BP Batam, Muhammad Rudi,
mengatakan meski banyak anggaran tersedot untuk penanganan Covid-19, namun pembangunan tak boleh berhenti.

Selain menggandeng pihak swasta lewat Corporate Social Responsibility (CSR) untuk membangun taman, BP Batam juga diikutsertakan untuk membangun beberapa ruas jalan.

”Kita tetap berupaya agar pembangunan di Batam tidak berhenti,” katanya.(jpg)

Polresta Barelang Kerahkan Tim Pemburu Begal di Tiga Titik Ini

0

batampos.co.id – Polresta Barelang akan mengerahkan puluhan personel dan kendaraan patroli di kawasan Sei Temiang dan Marina, Sekupang, setiap malam.

Kasat Sabhara Polresta Barelang, Kompol Firdaus, menyatakan, hal ini dilakukan untuk mengantisipasi aksi begal yang kembali marak di kawasan tersebut.

”Itu salah satu rute (Sei Temiang dan Marina) yang menjadi atensi kita. Nanti kegiatan ini setiap malam bersama
Polsek Sekupang,” ujar Firdaus, Minggu (6/9/2020) seperti yang dilansir dari Harian Batam Pos.

Firdaus menjelaskan, selain personel Sat Sabhara, tim pemburu begal ini juga terdiri dari personel Satlantas, Satreskrim, serta Sat Intel.

Untuk kendaraan patroli yang dikerahkan, yakni tiga unit patroli Sat Sabhara, tiga unit patroli Satlantas, patroli Polsek
Sekupang, dan 12 unit Batara Biru.

”Nanti ada personel yang berpakaian sipil untuk memantau di lokasi. Intinya kita ingin seluruh wilayah Batam aman,” katanya.

Firdaus menegaskan kepada seluruh personelnya untuk menindak tegas tongkrongan anak-anak yang berada di kawasan tersebut.

”Kalau ditemukan akan langsung kita tindak. Kita periksa barang
bawaan dan kelengkapan surat motornya. Kalau ditemukan mengarah kejahatan, langsung diproses,” tegasnya.

Ilustrasi personel kepolisian melakukan patroli di kawasan-kawasan rawan di Kota Batam.  Foto: Cecep Mulyana /batampos.co.id

Hal senada disampaikan Kapolsek Sekupang, AKP Yudi Arvian. Ia mengatakan, untuk mengantisipasi aksi begal di Sei Temiang dan Marina, pihaknya mengerahkan patroli khusus di lokasi tersebut.

”Nanti akan ada personel berpakaian biasa untuk memantau
lokasi,” ujar Yudi.

Sayangnya, meski polisi menyatakan menurunkan pemburu begal, nyatanya aksi kejahatan jalanan di kawasan itu masih saja terjadi.

Kelompok remaja bermotor yang membekali diri dengan senjata tajam, kembali meneror warga yang melintas di Jalan Marina City.

Mereka berkeliaran di malam hari dan menyasar pengendara sepeda motor yang melintas sendirian.

Beberapa waktu lalu, seorang kurir sudah jadi korban begal. Ponsel dan uang Rp 5 juta dibawa kabur para pelaku setelah korban ditabrak dan ditodong senjata tajam.

Kejadian serupa hampir terjadi pada Sabtu (5/9/2020) malam
lalu. Kala itu, Safri, warga Marina yang pulang dari Tanjung
Riau, sempat diadang kelompok remaja bermotor di dekat gerbang Marina City dari arah Tanjung Riau.

Pelaku ada empat orang dengan dua sepeda motor. Mereka mencoba menghentikan laju sepeda motor Safri dengan cara berteriak dan mengancam pakai senjata tajam.

Namun, Safri mampu lolos dari kejaran mereka.

”Bahaya anak-anak itu, mereka bawa parang. Saya sudah dipepet sama mereka tapi untung motor saya lebih ngebut dari mereka,” ujar Safri, Minggu (6/9/2020).

Budi, pedagang kaki lima yang biasa berjualan di sekitar kawasan Marina City mengakui, aktivitas remaja bersepeda motor itu meresahkan.

”Kadang datang minta dagangan. Habis itu tak mau bayar,” katanya.(jpg)

8.025 Orang Meninggal Akibat Covid-19 di Indonesia

0

batampos.co.id – Sudah 8.025 orang meninggal dunia di tanah air akibat terinfeksi virus Korona. Terbaru, Minggu (6/9), ada tambahan 85 jiwa yang meninggal dalam sehari. Jika dibandingkan dengan negara tetangga, seperti Malaysia, Singapura, Filipina, Thailand, dan berbagai negara Asia Tenggara lainnya, Indonesia ‘juara’ dalam kasus kematian.

Kelompok yang paling rentan meninggal karena Covid-19 adalah mereka yang lansia dan menderita penyakit sebelumnya atau komorbid. Mirisnya lagi, jumlah kasus di Indonesia terus bertambah dengan ruang ICU semakin kritis dan lokasi pemakaman semakin penuh.

Juru Bicara KawalCOVID19 Miki Salman mengatakan, Fatality Rate Indonesia yang tertinggi di Asia Tenggara. Dan saingan terdekat Indonesia untuk fatality rate yaitu Filipina sesuai sumber Organisasu Kesehatan Dunia (WHO).

“Berdasarkan angka resmi saja Filipina yakni 3,688/227.403 (kasus positif), Indonesia yakni 7,750/184,268 (kasus positif) per 3 September,” katanya baru-baru ini.

Angka CFR atau Case Fatality Rate untuk Filipina yakni 1,62 dan Indonesia 4,2. Itupun adalah angka kematian yang tercatat atau terkonfirmasi positif Covid-19.

“Absolut jelas paling tinggi, dan itu baru ‘kasus kematian terkonfirmasi’,” katanya.

Dan Miki menjelaskan angka sesungguhnya di lapangan bisa lebih tinggi. Menurut perkiraan bisa 3-4 kali lipat.

“Diperkirakan 3-4 kali lipat berdasarkan data RS Online,” tuturnya.

Sebab sejumlah pasien yang meninggal dunia masih menanti status mereka apakah positif atau tidak. Atau hasil spesimennya belum selesai diperiksa tetapi sudah lebih dulu meninggal dunia.(jpg)

Warga Batam Diimbau untuk Tidak Berlama-lama Saat Berbelanja di Pasar

0

batampos.co.id – Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Batam mensosialisasikan Peraturan Wali Kota Nomor 49 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Covid-19.

Tim Disperindag menyampaikan ke pengunjung dan pedagang pasar untuk patuhi protokol kesehatan.

Pasar yang dikunjungi pertama kali oleh tim adalah Pasar Cipta Puri, Kecamatan Sekupang, Minggu (6/9/2020).

“Kami mengajak pengelola pasar, pedagang dan pembeli yang datang ke pasar agar menerapkan protokol kesehatan,” tutur Kepala Bidang Pasar, Zulkarnain.

Pihaknya meminta agar para agar tidak terlalu lama berada di pasar.

“Segera kembali ke rumah dan mandi jika sudah selesai berbelanja,” ujarnya.

Ia menjelaskan, sosialisasi ini merupakan upaya mengedukasi masyarakat supaya memahami isi perwako tersebut.

Antara lain untuk tetap mematuhi standar protokol kesehatan yaitu menggunakan masker, jaga jarak, dan rajin mencuci tangan.

Saat ini pemerintah masih memberi kelonggaran karena masa sosialisasi.

Tim Disperindag saat melakukan sosialisasi Perwako Nomor 49 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Covid-19. Foto: Media Center Pemko Batam.

Meski begitu warga diminta disiplin dan patuh agar rantai penyebaran covid-19 bisa terputus.

“Sosialisasi ini akan kita lakukan ke seluruh pasar yang berjumlah 45, dalam waktu seminggu ke depan,” ujarnya.

Zulkarnain mengatakan perwako ini penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terkait protokol kesehatan.

Aturan ini akan mulai berlaku pada 9 September mendatang.

“Kalau pengelola pasar disiplin menerapkan protokol kesehatan, tentu masyarakat dan pedagang akan mengikuti. Apalagi, jika ada pedagang yang membandel, tidak mau mengikuti aturan, dikenakan sanksi,” kata dia.

Meski demikian, sanksi tersebut merupakan jalan terakhir apabila protokol kesehatan masih tetap tidak dipatuhi oleh masyarakat.

Zulkarnain berharap agar masyarakat lebih mengerti dan mengikuti anjuran pemerintah untuk mencegah dan memutus mata rantai penyebaran virus Corona.

“Karena ini demi kepentingan sendiri, keluarga, dan kepentingan bersama,” katanya sembari menyerahkan salinan perwako tersebut ke pengelola pasar.(*/esa)

Komisi X DPR Minta RUU Ciptaker Klaster Pendidikan Dicabut

0

batampos.co.id – Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Abdul Fikri Faqih mendesak pencabutan klaster pendidikan dalam Rancangan Undang-Undang Cipta Lapangan Kerja (RUU Ciptaker). Pasalnya, perampingan UU tersebut dianggap telah keluar dari substansi pendidikan.

“Semua substansi terkait pendidikan, termasuk yang merubah UU Sisdiknas, UU Pendidikan Tinggi, UU Guru dan Dosen, dan UU Pendidikan Kedokteran harus dicabut, karena sudah melenceng dari hakikat pendidikan dalam konstitusi kita,” ujarnya, Minggu (6/9).

Bahkan disebut bahwa ada unsur pemaksaan pendidikan yang menjadi lebih liberal di dalam RUU Ciptaker dengan merubah pasal-pasal di dalam UU yang mengurusi pendidikan tersebut.

“Pendidikan adalah hak dasar yang dijamin konstitusi kita, masa depan bangsa ini jangan dipertaruhkan hanya segelintir pasal dalam RUU Ciptaker,” ucapnya.

Dia secara tegas menolak segala bentuk justifikasi atas liberalisasi pendidikan, apalagi dikuatkan dengan perundangan seperti di dalam RUU Ciptaker.

“Bahkan Preambui konstitusi UUD 1945 kita langsung menyebut soal kewajiban pemerintah, salah satunya untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, yaitu dengan menyelenggarakan sistem pendidikan nasional, bukan melepasnya secara komersil,” terangnya.

Selanjutnya, kewajiban pemerintah juga tertulis dalam Pasal 31 UUD 1945. Di mana disebutkan bahwa pemerintah harus mengusahakan dan menyelenggarakan satu sistem pendidikan nasional, yang meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta akhlak mulia dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa yang diatur dengan undang-undang.

“Sementara UUD 1945 Pasal 31 ayat 5 menyebutkan, pemerintah memajukan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan menunjang tinggi nilai-nilai agama dan persatuan bangsa untuk kemajuan peradaban serta kesejahteraan umat manusia,” tegasnya. (*/jpg)

Wali Kota Batam Resmikan Sanggar Budaya Forum Kerukunan Keluarga Selayar

0

batampos.co.id – Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, meresmikan sanggar budaya Forum Kerukunan Keluarga Selayar (FKKS) di Kampung Tengah, Nongsa, Minggu (6/9/2020).

Ia berharap, sanggar tersebut dapat menjaga dan melestarikan budaya.

“Adat tak boleh hilang, harus terus dijaga dan dilestarikan,” ujar Rudi.

Bahkan, pihaknya akan mengubah Gedung Beringin di Sekupang menjadi gedung adat yang nantinya akan menjadi pusat kegiatan adat dan sebagainya.

“Kalau urusan adat, budaya, nanti gedung itu (beringin,red) jadi pusatnya. Ini semata-mata kita lakukan agar semua adat dan budaya yang ada di Batam tidak hilang ditelan kemajuan zaman,” ujarnya.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, melihat koleksi yang ada di sanggar budaya Forum Kerukunan Keluarga Selayar (FKKS) di Kampung Tengah, Nongsa. Foto: Media Center Pemko Batam untuk batampos.co.id

Di tengah kemajuan Batam saat ini, ia selalu berpesan kepada semua pihak untuk tidak melupakan adat dan budaya asli.

Di tengah warga Batam berasal dari Selayar tersebut, Rudi pun menyampaikan kaitan budaya Melayu dan Bugis.

Ia mengaku perlu dikenang para pendahulu agar anak cucu nanti tidak melupakan sejarah yang ada.

“Sekarang sanggar sudah diresmikan, nanti akan dibangun juga Rumah Adat Selayar yang berukuran 20×15 meter,” ujarnya.

Selain itu, Rudi juga berpesan kepada FKKS agar selalu mendukung upaya pemerintah dalam membangun Kota Batam.

Ia berpesan agar menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak ini untuk menjaga Batam kondusif.

“Saya titip untuk Ketua FKKS, jaga warga kita, semoga Batam tetap aman terkendali,” katanya.(*/esa)

Ada 3.444 Kasus Baru Covid-19, Jakarta Sumbang Sepertiganya

0

batampos.co.id – Setelah 2 hari sempat landai di angka 800-an kasus baru dalam sehari, DKI Jakarta kembali menjadi episentrum kasus Covid-19 dalam sehari. Pada Minggu (6/9), angka Covid-19 di Jakarta bertambah 1.176 kasus baru. Angka itu sepertiga dari kasus nasional yang bertambah 3.444 kasus baru.

Jumlah spesimen harian yang diperiksa yakni 27.979 spesimen. Sehingga, dilansir dari laman Covid19.go.id, Minggu (6/9), total sudah 194.109 orang di Indonesia terinfeksi Covid-19. Sedangkan, pasien berstatus suspek sebanyak 89.701 orang.

Selain Jakarta, kasus Covid-19 tertinggi kedua terjadi di provinsi Jawa Timur 303 kasus. Sumatera Barat 244 kasus. Jawa Tengah 233 kasus. Dan Sulawesi Selatan 209 kasus.

Sementara itu, pasien sembuh bertambah 2.174 pasien dalam sehari. Angka kesembuhan paling banyak terdapat di DKI Jakarta sebanyak 801 orang. Sudah 138.575 orang sembuh dari Covid-19.

Sedangkan, pasien meninggal bertambah 85 jiwa. Angka kematian terbanyak terdapat di provinsi Jawa Timur sebanyak 30 jiwa. Sudah 8.025 orang meninggal dunia karena Covid-19.

Hingga saat ini, sudah 489 kabupaten kota terdampak Covid-19. Ada 10 provinsi melaporkan kasus di bawah 10 kasus. Dan hanya 6 provinsi dengan nol kasus.(jpg)