Sabtu, 25 April 2026
Beranda blog Halaman 10063

APBN Diduga Masuk ke Rekening Pribadi, KPK Koordinasi dengan BPK

0

batampos.co.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bakal berkoordinasi dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait adanya dugaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang diduga masuk ke rekening pribadi. Berdasarkan temuan BPK, diduga terdapat aliran dana pengelolaan kas dari APBN melalui rekening pribadi di lima kementerian/lembaga.

“Dari laporan tersebut, itu kita melakukan koordinasi dengan pihak terutama BPK terkait laporan hasil pemeriksaan keuangan pemerintah apakah itu pemerintah pusat atau lembaga, sejauh ada laporan BPK ke KPK itu kita tindak lanjuti,” kata Ketua KPK Firli Bahuri di Gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis (23/7).

Jenderal polisi bintang tiga ini menuturkan, sinergi antara aparat penegak hukum (APH) dan lembaga terkait merupakan hal terpenting untuk memperbaiki tata kelola keuangan negara. “Agar betul-betul setiap rupiah uang negara bisa kita pertanggungjawabkan, dan melakukan perbaikan tata kelola keuangan negara,” ujar Firli.

Firli berujar, sumber informasi mengenai identifikasi adanya tindak pidana Korupsi bisa dari dua hal. Pertama, laporanmasyarakat, kedua dari hasil laporan lembaga seperti PPATK dan BPK. “Ini sumber infomrasi yang kita dapatkan,” cetus Firli.

Sebelumnya, Ketua BPK Agung Firman Sampurna menyatakan, ada lima institusi kementerian/lembaga yang diduga menggunakan rekening pribadi atas pengelolaan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).

Lima institusi tersebut yakni, Kementerian Pertahanan (Kemenhan), Kementerian Agama (Kemenag), Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), serta Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten).

“Hasil pemeriksaan menunjukkan terdapat penggunaan rekening pribadi pada lima kementerian/lembaga untuk pengelolaan dana yang bersumber dari APBN sebesar Rp 71,78 miliar. Temuan yang kita temukan di situ adalah Kementerian Pertahanan, Kementerian Agama, Badan Pengawas Pemilu, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), dan Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten),” tandas Agung dalam konfrensi pers secara virtual, Selasa (21/7).(jpg)

Hanya 27 Jiwa, Ini Strategi Singapura Minimalkan Kematian Covid-19

0

batampos.co.id – Singapura hanya mencatat 27 kematian akibat Covid-19. Angka itu sangat rendah dibanding negara tetangganya seperti Filipina, Malaysia, dan bahkan Indonesia. Kasus terbanyak di negara itu adalah berasal dari kelompok pekerja migran yang tinggal di asrama.

Sejauh ini sekitar 247 ribu pekerja migran yang tinggal di asrama telah pulih atau bebas dari Covid-19. Kasus baru setiap hari memang terus ada. Lalu bagaimana Singapura bisa meminimalkan kematian?

“Karena ketika infeksi mulai melonjak di asrama pada April, fokusnya adalah memastikan pekerja yang paling berisiko diisolasi terlebih dahulu,” kata Pakar Penyakit Menular, Profesor Dale Fisher seperti dilansir dari The Straits Times, Kamis (23/7).

“Ini termasuk pasien usia lebih tua dan mereka yang memiliki kondisi medis lainnya,” imbuhnya.

Strategi dalam merawat para pekerja migran adalah terobosan baru. Sehingga membantu Singapura menjaga angka kematian tetap rendah meski kepadatan hidup di asrama cukup tinggi.

“Kematian rendah benar-benar mengejutkan. Dunia bertanya ‘Bagaimana Singapura melakukan itu?” paparnya. “Singapura menempatkan prioritas yang lebih kuat untuk mencegah kematian daripada menularkan,” jelas Prof Fisher yang juga ketua komite pengarah Wabah Global dan Peringatan Jaringan Respons Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Sampai Kamis (23/7), ada 341 kasus Covid-19 baru yang dikonfirmasi di antara pekerja migran yang tinggal di asrama. Jumlah kasus baru telah berkisar antara 100 dan 200 sehari sejak akhir bulan lalu, tetapi meningkat menjadi 306 kasus baru pada 13 Juli.
Ada lebih dari 300 kasus baru dalam sehari di asrama sejak Selasa (21/7) ketika jumlah total kasus sehari mencapai 399 kasus.

“Memang masih ada beberapa transmisi yang terjadi,” sebut Prof Fisher.

Kombinasi tes isolasi, serologi dan reaksi rantai polimerase digunakan untuk menghilangkan kasus di asrama. Sebanyak 891 asrama, termasuk yang dibangun khusus dan tempat sementara, telah disemprot disinfektan.

Sementara itu, Menteri Pembangunan Nasional Lawrence Wong mengatakan banyak dari kasus Covid-19 yang meninggal adalah infeksi pasien usia yang lebih tua atau dengan penyakit komorbid.(jpg)

Mau Menyewa Rusun BP Batam Saat New Normal, Ini Syaratnya…

0

batampos.co.id – Pengelola Rumah Susun (rusun) Badan Pengusahaan BP Batam menerapkan protokol kesehatan ketat bagi para calon penghuni ataupun yang hendak menginap.

Hal ini dilakukan agar Rusun tersebut terhindar dari penyebaran Covid-19.

Manager Komersial Badan Usaha Fasilitas dan Lingkungan Usaha hunian, Gedung dan Agribisnis dan Taman BP Batam, Soetarno Dwi Karaya, mengatakan, calon penyewa wajib melengkapi beberapa persyaratan yang telah ditentukan pemerintah.

“Masyarakat yang ingin menyewa di rusun BP Batam wajib membawa surat keterangan sehat yang telah dilampirkan hasil rapid tes/PCR negatif (Covid-19,red) resmi dengan kurun waktu paling lama 7 hari sebelum kedatangan di rusun,” ujarnya, Jumat (16/4/2020).

Tidak hanya itu, calon penghuni juga diharuskan untuk mengisi semua formulir yang disediakan dan wajib mentaati prosedur kesehatan.

Seperti mencuci tangan di tempat yang telah disediakan atau menggunakan hand sanitizer.

Badan Usaha Fasilitas dan Lingkungan BP Batam melaksanakan Gotong Royong pada Rabu (15/7/2020) pagi di kawasan Rumah Susun BP Batam Unit Sekupang. Kegiatan ini dilakukan untuk mennyambut penghuni baru di rusun tersebut. Foto: BP Batam untuk batampos.co.id

“Calon penyewa juga harus menjaga jarak antar orang 1 hingga 2 meter dan menjaga jarak pada antrean,” jelasnya.

Selain itu calon penyewa juga harus menggunakan masker ketika datang ke rusun. Perlu diketahui Rusun milik BP Batam juga bisa disewa dengan sistem harian tarifnya hanya Rp 100 ribu/hari.

Badan Usaha Fasilitas dan Lingkungan Badan Pengusahaan (BP) Batam juga melaksanakan Gotong Royong di kawasan Rumah Susun BP Batam Unit Sekupang untuk menyambut penghuni baru.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh General Manager Hunian, Gedung, Agribisnis dan Taman, Herawan dan diikuti oleh para pengelola rumah susun, pegawai agribisnis dan taman, serta tenaga medis dari Rumah Sakit BP Batam.

“Gotong-royong ini dilakukan untuk bersiap menyambut calon penghuni rumah susun pasca pandemi Covid-19,” ujarnya.

Rusun milik BP Batam di Sekupang. Foto: Dokumentasi batampos.co.id

Ia menjelaskan, selama gelombang pandemi berlangsung, pengelolaan rusun sempat terhenti untuk meminimalisir penyebaran virus.

Namun setelah pemerintah memperkenankan kegiatan operasional dalam skema era kebiasaan baru, pengelolaan rusun dijalankan kembali. Tentunya dengan mengikuti protokol kesehatan.

Kata dia, dari 190 kamar yang tersedia, 140 di antaranya telah terisi oleh penghuni di Rumah Susun BP Batam Unit Sekupang.

Ia menjelaskan, kegiatan gotong royong dilakukan sebagai upaya BP Batam dalam memulai pelayanan jasa, berupa penyediaan rumah susun kepada masyarakat Batam.

“Kami siap menerima calon penghuni rusun, tentunya dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan,” tutup Herawan.(esa/adv)

8.010 UMKM di Batam Terdampak Covid-19, Diusulkan Dapat Dana Intensif

0

batampos.co.id – Pemerintah Kota (Pemko) Batam mendapatkan dana insentif daerah (DID) karena dinilai berhasil menangani Covid-19. Dana sebesar Rp 14,9 miliar ini akan difokuskan pada perbaikan sektor ekonomi daerah. Termasuk, membantu sektor Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang terdampak pandemi.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (DKUM) Batam, Suleman Nababan mengatakan, akan segera menyusun program yang pas untuk membantu pelaku usaha yang terdampak Covid-19 ini. Sebelumnya, petugas dari DKUM Batam sudah mendata total pelaku usaha yang terdampak di 12 kecamatan yang ada.

”Kemarin itu sudah ada datanya, 8.010 pelaku usaha mikro yang terdampak dari pandemi Covid-19 ini,” kata Suleman, usai menghadiri rapat di Kantor Wali Kota Batam, Kamis (23/7).

Ia menyebutkan, beberapa usaha yang terdampak di antaranya, pelaku usaha makanan dan minuman di rumah, kuliner dan lainnya. Dampak yang
ditimbulkan dari pandemi ini yakni omzetnya menurun, asetnya dijual, pengurangan karyawan, bahkan ada yang sampai menutup usahanya.

Mantan Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan ini mengungkapkan, dari data yang ada tersebut, pihaknya akan mencoba mencari solusi apa yang bisa diberikan sebagai stimulan kepada pelaku usaha ini.

Menurutnya, informasi yang didapatkan dari pelaku usaha, bentuk bantuan yang sangat diharapkan saat ini adalah bantuan berupa modal untuk mendongkrak usahanya kembali. ”Ini yang lagi kami carikan solusinya. Kira-kira program apa yang bisa kita berikan untuk membantu pelaku usaha ini,” ujarnya.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Batam, Gustian Riau mengatakan, pasar tradisional juga mendapatkan bantuan dari DID yang diterima pemerintah Batam. ”Lagi saya data dulu. Tadi barusan selesai rapat, dan akan segera ditindaklanjuti. Kalau bisa Senin sudah selesai apa program yang bisa bermanfaat untuk pasar tradisional dari bantuan tersebut,” tutupnya. (*/jpg)

Isdianto akan Dilantik Jadi Gubernur Definitif Kepri

0

batampos.co.id – Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Kepri, Isdianto akan dilantik menjadi Gubernur Definitif Kepri menggantikan Nurdin Basirun yang tersandung dalam kasus suap izin pemanfataan ruang laut. Pelantikan Isdianto sudah dijadwalkan Istana Negara pada pekan depan.

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kementerian Dalam Negeri, Bahtiar membenarkan adanya rencana pelantikan tersebut. “Benar infonya pada 27 Juli 2020 pelantikan, saya pastikan lagi kapan jadwal resminya ke Dirjen Otonomi Daerah (Otda) apakah ada perubahan atau tidak,” ujar Bahtiar lewat pesan singkat, Kamis (23/7/2020).

Terpisah, Kepala Bagian (Kabag) Protokol Pemprov Kepri Aludin Andi juga mendapatkan selentingan informasi pelantikan tersebut. Namun demikian, pihaknya belum mendapatkan surat resmi dari Istana Negara sebagai undangan pelantikan tersebut yang ditujukan ke Plt Gubernur Kepri.

“Jika memang pelantikan 27 Juli 2020, mungkin pemberitahuan resminya besok. Karena masih hari kerja, karena hari ini masih belum ada kita terima,” ujar Aludin Andi.

Seperti diketahui, Isdianto saat ini masih resmi menyandang status Wakil Gubernur (Wagub) Kepri. Ia ditunjuk sebagai Plt Gubernur Kepri sejak bulan Juli 2019 lalu, yakni setelah ditangkapnya Gubernur Kepri waktu itu, Nurdin Basirun. Karena terlibat dalam kasus suap izin pemanfaatan ruang laut. (*/jpg)

KPAI Minta Pemerintah Gratiskan Internet untuk Pembelajaran Jarak Jauh

0

batampos.co.id – Memperingati Hari Anak Nasional yang bertepatan kemearin, Kamis (23/7), Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) memberikan catatan penting dalam pendidikan Indonesia. Salah satunya adalah mengenai pembelajaran jarak jauh (PJJ), di mana yang diperbolehkan hanya yang berada di zona hijau.

Komisioner KPAI Bidang Pendidikan Retno Listyarti pun menyebut, keputusan tersebut sangat dilematis, karena kalau membuka sekolah tatap muka akan membahayakan kesehatan dan keselamatan anak-anak.

Di sisi lain pemerintah juga belum melakukan evaluasi dan perbaikan untuk PJJ fase kedua. Padahal, data menunjukkan anak-anak tertekan selama PJJ fase 1.

“KPAI mendorong ada perbaikan dalam PJJ fase kedua agar anak-anak dapat menjalani PJJ dengan kondisi bahagia. Karena 79,9 persen siswa menyatakan tidak senang belajar dari rumah karena 76,8 persen gurunya tidak melakukan interaksi selama PJJ, kecuali memberikan tugas-tugas saja,” ungkapnya melalui keterangan resmi, Kamis (23/7).

PJJ pada fase 1 pun dianggap tidak berjalan efektif, terjadi bias kelas sosial ekonomi, bias perkotaan dan pedesaan serta bias Jawa dan luar jawa. Selain itu, ada juga masalah jaringan dan ketidak mampuan keluarga peserta didik membeli kuota internet.

“Oleh karena itu, KPAI merekomendasi agar pemerintah mengratiskan internet untuk PJJ fase 2 selama 6 bulan kedepan,” jelas dia.

Kemudian, pihaknya juga mendorong ada perbaikan dalam PJJ fase kedua agar anak-anak dapat menjalani PJJ dengan kondisi bahagia.

“Jika PJJ diperpanjang, namun tanpa perbaikan dan dukungan internet negara, maka hal ini akan berpotensi meningkatkan stress pada anak yang berdampak pada masalah psikologi anak-anak,” ungkap dia.(jpg)

Penyebar Video Penggal Jokowi Divonis Bebas

0

batampos.co.id – Mahkamah Agung (MA) menolak permohonan kasasi jaksa penuntut umum (JPU) terhadap Ina Yuniarti, wanita yang memviralkan video seorang laki-laki yang melontarkan ancaman akan ‘memenggal kepala’ Presiden Joko Widodo (Jokowi). Alhasil, Ina tetap dibebaskan dari segala ancaman hukum.

Sebab, putusan tingkat pertama pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Ina dinyatakan bebas dari segala tuntutan hukum. Hakim pun memerintahkan agar mengembalikan kedudukan serta harkat dan martabatnya.

“Setelah saya cek, infonya benar alias A1 bahwa permohonan kasasi dari Jaksa di tolak oleh MA, pada tanggal 10 Juni 2020,” kata Humas PN Jakarta Pusat, Bambang Nurcahyo dikonfirmasi, Kamis (23/7).

Kasasi itu diputus oleh Majelis Kasasi MA yang dipimpin oleh Hakim Agung Sofyan Sitompul dengan Hakim Anggota Gazalba Saleh dan Desnayeti M. Penolakan kasasi Jaksa, lanjut Bambang, sudah diberikan kepada Jaksa dan penasihat hukum terdakwa.

“Pemberitahuan penolakan permohonan kasasi Jaksa sudah diberitahukan kepada penasehat hukum Terdakwa tersebut dan juga JPU,” jelas Bambang.

Sebelumnya, Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus) memutuskan memvonis bebas Ina Yuniarti dari dakwaan dugaan menyebarkan ujaran kebencian. Ina membuat dan menyebarkan video viral ancaman pemenggalan kepala terhadap Presiden Jokowi.

Majelis Hakim menyatakan, Ina tidak terbukti menyebarkan video yang viral saat berlangsung demonstrasi di depan Gedung Bawaslu pada Mei lalu.

“Mengadili, menyatakan terdakwa Ina Yuniarti tidak terbukti secara sah dan menyakinkan tidak bersalah melakukan tindak pidana sebagaimana dalam dakwaan tunggal melanggar Pasal 27 Ayat 4 KUHP sebagaimana dalam dakwaan penuntut umum,” kata Ketua Majelis Hakim Yuzaida di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin 14 Oktober 2019.

Majelis Hakim juga memerintahkan agar Ina dikeluarkan dari tahanan, sejak putusan ini dibacakan. Majelis Hakim juga meminta jaksa memulihkan hak-hak terdakwa dalam kemampuan, kedudukan, harkat dan martabatnya.

“Majelis berkesimpulan tidak ada fakta di persidangan terdakwa melakukan perbuatan terkait unsur pemerasan atau ancaman yang bersifat materiil,” tandas Hakim Yuzaida.(jpg)

Selamat, Media Center Pemko Batam Terbaik 3 Nasional

0

batampos.co.id – Media Center Pemko Batam kembali mengukir prestasi di tingkat nasional, portal yang dikelola Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) itu meraih juara 3 kontribusi aktif dalam pemberitaan kategori kabupaten/kota.

Kepala Dinas Kominfo Batam, Azril Apriansyah, mengatakan, penghargaan tersebut diumumkan seiring webinar bertajuk “Media Center Sebagai Humas Pemerintah”.

“Syukur alhamdulilah. Prestasi ini tercapai berkat kerjasama semua kru Media Center Batam,” ucap Azril.

Azril mengungkapkan, tidak hanya sekali, MC Batam membuktikan diri menjadi salah satu yang terbaik setiap tahun.

Di antaranya, tiga tahun berturut-turut mendapat juara 2 yakni pada 2014 hingga 2016.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, saat memberikan arahan kepada Kepala Dinas Kominfo Batam, Azril Apriansyah (kanan). Foto: Istimewa untuk batampos.co.id

Lalu pada 2017 memantaskan diri meraih juara pertama. Namun pada 2018 meraih harapan 1, kemudian di 2019 kembali meraih peringkat 3.

Ia berharap MC Batam tetap menorehkan prestasi ke depan. Menurut dia, kerjasama tim merupakan salah satu modal utama untuk tetap menjadi yang terbaik.

“Tetap semangat dan tingkatkan kerjasama tim,” harap dia.

Kemenkomnfo RI, melalui Direktorat Jenderal IKP setiap tahun memberikan apresiasi kepada MC di daerah baik provinsi, kabupaten, kota yang aktif dalam mengirimkan berita maupun foto.

Berita atau foto yang layak akan ditampilkan di situs resmi Dirjen IKP: www.infopublik.id.

Adapun kriteria penilaian meliputi, aspek kontribusi atau sumbangan berita, sepanjang tahun berjalan. Kemudian, aspek orisinalitas atau keaslian berita yang dikirim ke portal www.infopublik.id.

Terakhir komunikasi dan koordinasi yang intensif dengan media Info Publik.

Pada kesempatan itu Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik (Dirjen IKP) Kemenkominfo RI, Prof Dr Widodo Muktiyo hadir sebagai Keynote Speaker dalam webinar tersebut. Sementara Redaktur Pelaksana Infopublik.id Ahmed Kurnia dan Redpel Indonesia.go.id Elvira IS menjadi narasumber.(*/esa)

Ini Alasan Kawasan Nongsa Menjadi Percontohan Normal Baru Pariwisata di Kota Batam

0

batampos.co.id – Kawasan Nongsa ditetapkan sebagai percontohan normal baru kawasan pariwisata di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam, Ardiwinata, mengatakan, dipilihnya Nongsa karena kawasannya memiliki banyak objek wisata yang menarik.

Serta didukung oleh amenitas yang lengkap, seperti adanya pelabuhan internasional, rumah sakit, hotel dan resort.

“Ada 17 pengelola usaha sektor pariwisata yang tergabung di kawasan Nongsa,” katanya, Jumat (24/7/2020).

Di antaranya:

  1. Tering Bay
  2. Batam View Beach Resort
  3. Nongsa Pura Ferry Terminal
  4. Nongsa Point Marina dan Resort
  5. Nongsa Digital Park
  6. Nuvasa Bay
  7. Pantai Nongsa
  8. Palm Spring
  9. Nongsa Beach
  10. Turi Beach Resort
  11. Nongsa Village
  12. Kebun Raya Batam.
Kadisbudpar Kota Batam, Ardiwinata berfoto bersama dengan par apelaku pariwisata di Kota Batam. Foto: Disbudpar untuk batampos.co.id

Selain pelaku usaha pariwisata, pihaknya juga sudah berkerjasama dengan Rumah Sakit Bhayangkara Kota Batam sebagai rumah sakit rujukan.

“Ada tiga OPD yang terlibat yakni Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam, dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Batam,” ujarnya.

Ardi menyampaikan sebelum wisatawan memasuki kawasan wisata, wisatawan akan melewati check point yang berlokasi di Tering Bay dan Nongsa Point Marina.

“Check point tersebut sudah ditetapkan dan disetujui oleh para pelaku usaha pariwisata,” terangnya.

Bagi tempat yang tidak melewati check point, Ardi meminta untuk melakukan pengecekan terhadap wisatawan secara mandiri.

Sehingga wisatawan baik wisatawan lokal, nusantara, mancanegara yang datang di kawasan tersebut dalam keadaan steril bebas dari berbagai virus.

Kepada para pelaku pariwisata, Ardi mengingatkan agar mematuhi protokol kesehatan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah.

Seperti memakai masker karyawan dan pengunjung, menyediakan dan mengunakan hand sanitizer, meyediakan tempat mencuci tangan di bawah air mengalir.

Kemudian memberikan tanda jaga jarak, dan sebagainya. Gunanya untuk mencegah penularan Covid-19 di Kota Batam khususnya tempat wisata di kawasan Nongsa.

“Jika ada pengunjung yang tidak pakai masker, langsung tegur dengan sopan,” tegasnya.(*/esa)

RSKI Galang Jadi Rujukan Utama Pasien Covid-19

0

batampos.co.id – Penanganan pasien Covid-19 berubah. Jika sebelumnya masih bisa dirujuk ke rumah sakit rujukan di dalam kota, saat ini semua harus dirujuk ke Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) di Pulau Galang. Hal ini bertujuan agar rumah sakit lain bisa lebih fokus menangani pasien umum lainnya.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Batam, Didi Kusmarjadi mengatakan, rujukan penanganan pasien Covid-19 ke RSKI Galang sebenarnya sudah lama dilakukan. Namun masih bertahap. Menurutnya, untuk saat ini masih pasien dengan gejala berat dan sedang atau mereka yang memiliki penyakit penyerta atau penyakit bawaan yang diprioritaskan untuk dikirim ke sana.

”Sudah beberapa waktu lalu semua pasien termasuk yang OTG (orang tanpa gejala) langsung dikirim ke sana. Tujuannya agar penanganan lebih maksimal pastinya. Namun, jika nanti semua pasien bisa dirujuk ke sana, tentu kami sangat mendukung. RSKI awalnya dibangun memang untuk penanganan pasien Covid-19 yang ada di Batam,” kata Didi, Rabu (22/7).

Didi juga mengatakan, saat ini angka pasien positif yang sembuh terus menunjukkan tren yang baik. Karenanya, penanganan pasien di rumah sakit juga terus berkurang. Untuk itu, jumlah pasien yang dirawat juga tidak banyak, sehingga dengan kapasitas rumah sakit yang ada di RSKI cukup untuk menampung. (*/jpg)