Selasa, 26 Mei 2026
Beranda blog Halaman 10173

Kemendikbud Siapkan Kemudahan Paket Data untuk Pembelajaran Jarak Jauh

0

batampos.co.id – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim mengatakan bahwa pihaknya tengah membenahi permasalahan infrastruktur dalam penerapan pembelajaran jarak jauh (PJJ). Salah satunya terkait paket data.

Nadiem mengatakan, saat ini tengah bernegosiasi dengan salah satu provider telekomunikasi untuk memberikan kemudahan paket data. Pasalnya, dibandingkan jaringan, masyarakat mayoritas kesulitan terkait hal paket data.

“Kita akan dorong terus untuk membantu dalam segi paket data dan kita juga sedang berdiskusi dengan operator telekomunikasi untuk membantu PJJ. Saya nggak bisa berjanji apapun, tapi itu yang kita perjuangkan,” terang Nadiem dalam Webinar, Rabu (12/8).

Untuk teknologi sendiri merupakan alat bantu saja. Menurut Nadiem, pembukaan sekolah merupakan langkah tepat dengan menimbang dampak terhadap pendidikan, ekonomi, dan kesehatan.

“Pemanfaatan teknologi adalah alat bantu untuk manusia bisa lebih baik lagi dalam melakukan sesuatu, teknologi hanya meningkatkan kapabilitas dari guru dan kepala sekolah untuk mengikuti apa yang harus dilakukan (diajarkan) kepada anak-anak,” tambah dia.

Selain itu, alasan pembukaan sekolah di zona kuning adalah edukasi secara personal diperlukan oleh para peserta didik. Apalagi bagi anak-anak kecil yang membutuhkan pembelajaran dari orang dewasa atau guru yang memberikan pelajaran.

“Banyak riset mengatakan bahwa interaksi itu membangun koneksi dalam otak anak, itu bisa memunculkan emosional anak yang merupakan kunci untuk pembelajaran lebih lanjut, seperti saya bisa lebih baik lagi, saya akan lebih banyak belajar. Itu di barat mindset-nya seperti itu,” imbuh Nadiem.(jpg)

9,1 Juta Pelaku UMKM Dapat Rp 2,4 Juta Pertengahan Bulan Ini

0

batampos.co.id – Pemerintah memastikan bantuan produktif bagi pelaku usaha mikro cair pertengahan bulan ini. Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menyampaikan, pada tahap pertama, sebanyak 9,1 juta pelaku usaha mikro akan menerima stimulus senilai Rp 2,4 juta per bulan.

“Jadi, ini kami sudah siapkan pertengahan Agustus ini juga sudah bisa kami kick off,” katanya dilansir dari Antara, Rabu (12/8).

Teten melihat, pandemi Covid-19 memberikan dampak serius kepada UMKM dari sisi pembiayaan, produksi, distribusi, hingga dari sisi permintaan pasar. Atas dasar itu, pemerintah dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) tahap awal sudah fokus pada persoalan pembiayaan bagi UMKM.

Khususnya bagi mereka yang sudah bankable dengan program restrukturisasi kredit, subsidi bunga, dan subsidi pajak. “Hari ini kami ratas dan sudah disetujui yaitu program bantuan produktif usaha mikro,” kata Teten.

Target bantuan produktif ini sebanyak 12 juta pelaku usaha mikro. Namun, pada tahap pertama bantuan produktif akan diberikan kepada 9,1 juta pelaku usaha mikro. “Total anggaran Rp 22 triliun,” katanya.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati, kemarin menyampaikan, pemerintah akan melakukan cleansing data terlebih dahulu. Sehingga bantuan produktif ini betul-betul tepat sasaran, dan tidak ada warga yang mendapat bantuan ganda atau dari berbagai program.

“Kalau datanya belum clean ada pihak yang bisa mendapat 1-2 bantuan pemerintah, ada yang belum sama sekali mendapatkan,” katanya, Selasa (11/8).

Sri Mulyani menambahkan, saat ini pemerintah sangat berhati-hati agar penyaluran bantuan tidak salah sasaran. Sebab, setiap penyaluran bantuan nantinya harus dipertanggungjawabkan melalui audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

“Pemerintah akan melakukan beberapa cleansing data tersebut seakurat mungkin karena pada akhirnya dana ini akan diaudit seperti di BPK,” jelasnya.

Sebagai informasi, total bantuan yang dianggarkan untuk bantuan ini mencapai Rp 28,8 triliun. Selain itu, pemerintah juga akan memberikan pinjaman sebesar Rp 2 juta dengan tenor 12 bulan dan suku bunga pinjaman 0 persen untuk usaha mikro, kecil, dan menengah.(*/antara)

Sudah 2 Dokter Meninggal Akibat Covid-19 di Kepri

0

batampos.co.id – Di Kepulauan Riau (Kepri) ada lagi satu dokter meninggal dunia akibat Covid-19. Dr. H. M. Syamsu Rizal dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Natuna dinyatakan meninggal akibat positif Covid-19 pada 8 Agustus lalu.

“Betul, positif Covid-19,” kata Ketua IDI wilayah Kepri Dr Rusdani MKKK, Rabu (12/8).

Sejauh ini sudah 2 dokter di Kepulauan Riau meninggal dunia akibat Covid-19. Almarhum dr. Syamsu Rizal diyakini menular bukan dari pasien. Sebab dia tidak melayani praktik.

“Sepertinya tidak (menular dari pasien) karena yang bersangkutan tidak praktik. Almarhum bertugas di struktural,” jelasnya.

Sebelumnya secara daring, Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) Dr. Daeng M Faqih menjelaskan ada berbagai alasan mengapa dokter rentan tertular Covid-19. Awalnya memang saat Covid-19 baru dinyatakan resmi di tanah air, para tenaga medis kekurangan APD. Namun itu semua sudah teratasi saat ini.

Alasan kedua, semula pengetahuan seputar pasien tanpa gejala belum teridentifikasi secara baik. Banyaknya OTG membuat para tenaga medis tertular.

Alasan ketiga, ternyata virus Korona juga bisa menular jika APD yang dicopot atau diganti tidak steril. Lalu tangan terpercik sisa-sisa droplet atau virus kemudian lengah.

Solusinya, IDI meminta petugas kesehatan agar tak bekerja melampaui beban kerja yang terlalu tinggi. Jangan sampai kelelahan. Jika terlalu lelah, maka kewaspadaan bisa berkurang terutama saat melepas APD. (*/jpg)

Baru 2 Hari Pembukaan Sekolah, Muncul 6 Klaster Covid-19

0

batampos.co.id – Pada Jumat (7/8) pekan lalu, melalui revisi Surat Keputusan Bersama (SKB) Empat Menteri, sekolah yang berada di zona hijau dan kuning diperbolehkan melaksanakan kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka.

Namun, baru pelaksanaan beberapa hari saja, telah ada klaster baru yang bermunculan. Berdasarkan catatan @LaporCOVID19, ada 6 klaster penyebaran Covid-19 di sekolah.

“Saat KBM tatap muka dimulai, bermunculan klaster-klaster baru penularan Covid dari Sekolah dari berbagai daerah. Konsekuensi serius dari kebijakan @Kemdikbud_RI !! Apa tindakanmu Kak @Nadiem_Makarim ?,” tulis @LaporCOVID19 di Twitter yang dikutip, Rabu (12/8).

Adapun catatan 6 klaster baru di sekolah adalah sebagai berikut, klaster Sekolah Tulungagung, klaster Sekolah Kalimantan Barat (Kalbar), klaster Sekolah Tegal, klaster Sekolah Sumedang, klaster Sekolah Pati, klaster Sekolah Balikpapan.

Sebelumnya, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim mengatakan, jika suatu kondisi wilayah yang berada di zona hijau Covid-19 makin memburuk akibat pelaksanaan pembelajaran tatap muka, maka kegiatan tersebut akan dihentikan.

“Zona yang sudah hijau jika kondisinya memburuk setelah dibuka pembelajaran tatap muka maka pembelajaran tatap muka harus segera dihentikan dan prosesnya kembali lagi ke awal,” ujar dia dalam keterangan resmi, Jumat (7/8). (*/jpg)

Babinsa Koramil 02/Tarempa Jalin Kedekatan dengan Masyarakat

0

batampos.co.id – Babinsa Koramil 02/Tarempa Kodim 0318/ Natuna, menjalin hubungan silahturahmi bersama warga binaan di Desa Kiabu, Kecamatan Siantan Selatan, Kabupaten Kepulauan Anambas. Kegiatan kunjungan ke rumah warga itu untuk menciptakan hubungan baik dan kedekatan emosional.

Babinsa Koramil 02/Tarempa Kodim 0318/ Natuna, Serda Alex mengatakan, akrab bercerita dengan warga desa binaan itu penting. Agar tercipta saling komunikasi dan banyak hal guna mengantisipasi dan meminimalisir setiap kejadian di masyarakat.

Sementara itu, Dandim 0318/Natuna, Letkol ARM Asep Ridwan, mengatakan bahwa Babinsa adalah ujung tombak TNI AD yang dapat menciptakan kondusifitas wilayah dalam melaksanakan pembinaan teritorial di wilayah masing-masing.

“Karena itu tentunya Babinsa tidak bisa laksanakan tugas sendiri tapi harus bersama dengan masyarakat,” kata Letkol ARM, Asep Ridwan, Rabu (12/8/2020).

Lanjut dia lagi, diharapkan Babinsa bisa memanfaatkan potensi wilayah dengan membentuk jaring teritorial sebagai mitra kerja di lapangan, bersifat formal dan non formal untuk mempermudah dalam mendukung tugas-tugas Babinsa.

“Kegiatan ini merupakan kebijakan dari Pangdam I/BB Mayjend TNI, Irwansyah, disampaikan secara lisan kepada Danrem 033/WP Brigjend Hartono,” tuturnya.

Kegiatan teritorial adalah salah satu program kewilayaan yang harus dilakukan dan ditingkatkan guna mendukung keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.(Fai)

Progres Pembangunan IPAL di Bengkong Sadai

0
Infografis aliibenk/batampos.co.id

Badan Pengusahaan (BP) Batam menggunakan teknologi bakteri untuk mengolah limbah domestik yang dialirkan dari rumah-rumah warga ke pusat Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di Bengkong Sadai, Kota Batam.

Manajer Pengelolaan Lingkungan Badan Usaha Fasilitas dan Lingkungan BP Batam, Iyus Rusmana, mengatakan, luas lahan IPAL di Bengkong Sadai mencapai 7 hektar.

Saat ini kata dia, selain terdapat kantor administrasi di lokasi tersebut juga terdapat bangunan Food Change Reactor (FCR).

FCR lanjutnya, merupakan inti dari pengolahan limbah domestik dengan menggunakan teknologi bakteri yang disimpan dalam rumah bakteri dengan kedalaman sekitar 5,5 meter.(esa/adv)

BP Batam Serahkan 48.889 Paket Sembako untuk Warga Sagulung

0

batampos.co.id – Badan Pengusahaan (BP) Batam menyerahkan 48.889 paket sembako untuk warga Sagulung, Kota Batam.

Penyerahan dilakukan oleh Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Muhammad Rudi, didampingi Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan BP Batam, Wahjoe Triwidijo Koentjoro, Rabu (12/8/2020).

Paket tersebut akan didistribusikan ke 6 kelurahan. Yaitu Kelurahan Tembesi, Sungai Binti, Sungai Lekop, Sagulung Kota, Sungai Langkai dan Sungai Pelunggut.

Paket Sembako tersebut berisikan beras 10 kg, mi instan 10 bungkus, minyak goreng 2 liter, krimer kental manis 2 kaleng, ikan dalam kaleng 425 gram, teh celup, sirup, dan biskuit.

Kecamatan Sagulung merupakan lokasi ke-9 dalam pendisitribusian bantuan sembako, dan masih akan ada pendsitribusian di 3 Kecamatan nantinya yaitu Batam Kota, Sei Beduk, dan Batu Aji.

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian BP Batam kepada masyarakat akibat adanya pandemi Covid-19.

Ia berharap bantuan sembako ini bermanfaat bagi warga terdampak Covid-19 di Kecamatan Sagulung.

“Kita ingin melakukan yang terbaik, untuk itu Badan Pengusahaan Batam hadir di tengah masyarakat untuk membantu masyarakat yang terdampak Covid-19. Kita juga berharap ke depan perekonomian dapat pulih kembali dan dapat investasi di Kota Batam akan meningkat, maka dari itu Kota Batam harus aman terkendali,” kata Muhammad Rudi.

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi (kanan) memberikan paket sembako secara simbolis kepada salah seorang warga Sagulung. Foto: BP Batam untuk batampso.co.id

Perwakilan RT/RW Kecamatan Sagulung, menyampaikan ungkapan rasa sukur dan terima kasihnya kepada BP Batam yang telah memberikan paket sembako pada tahap 4 ini, semoga ke depannya BP Batam dapat terus memperhatikan masyarakat dan investasi di Kota Batam.

Dalam kesempatan tersebut juga, perwakilan RT/RW di Kecamatan Sagulung, meminta kepada BP Batam agar dapat menyediakan lahan untuk dijadikan sarana belajar mengajar bagi masyarakat di sekitar Kecamatan Sagulung terutama Sekolah Menengah Pertama.

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, mengimbau dalam proses pembagiannya agar tetap memperhatikan protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah, selalu menggunakan masker, jaga jarak antara satu dan lainnya, rajin mencuci tangan, serta menjaga kebersihan diri dan lingkungan.

Turut hadir dalam kegiatan, Camat Sagulung, Reza Khadafi, Muspika Kecamatan Sagulung, para Lurah se-Kecamatan Sagulung, pejabat tingkat 2 di lingkungan BP Batam, serta tokoh masyarakat di lingkungan Kecamatan Sagulung.(*)

1.771 Keluarga Penerima Manfaat di Sekupang Terima BPNT

0

batampos.co.id – Sebanyak 1.771 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kecamatan Sekupang, Kota Batam, mendapatkan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengatakan,  BPNT adalah salah satu bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat.

“Selain bentuk perhatian langsung kepada masyarakat karena dampak ekonomi, program sosial ini diberikan pemerintah sebagai merupakan timulus agar keluarga prasejahtera dapat terbebas dari garis kemiskinan,” katanya, Rabu (12/8/2020).

“Saya dengar langsung ada keinginan itu dari bapak ibu. Saya katakan kami pemerintah merasa bangga. Lebih bangga lagi ketika benar grafik kemiskinan kita turun. Caranya ikuti arahan dari pendamping,” ujar dia lagi.

Menurut dia, pemerintah memahami dampak Covid-19 cukup terasa bagi masyarakat. Karena itu, Pemko Batam memberikan bantuan untuk masyarakat dengan menyalurkan dua tahap paket sembako gratis.

Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, (duduk kemeja putih) melihat proses pengambilan Bantuan Pangan Non Tunai oleh KPM. Foto: Media Center Pemko Batam

Kemudian Pemerintah Provinsi Kepri satu tahap dan kini yang sedang berjalan yaitu bantuan tahap ke empat dari BP Batam.

“Nah, yang dapat di bantuan yang BPNT ini tidak dapat bantuan yang kemarin, begitupun sebaliknya. Ini untuk menghindari double bantuan, sehingga masyarakat terbantu secara merata,” papar dia.

Sekretaris Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (Dinsos PM), Leo Putra, mengatakan, dengan membawa Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) yang didalamnya telah disalurkan bantuan, KPM dapat menyambangi e-Warung dan membeli bahan pangan.

Di antaranya berupa beras 10 kilogram, kacang hijau 1 kilogram, telur 1 papan, dan jeruk. Bahan pangan tersebut mewakili kriteria yang ada dalam ketentuan seperti karbohidrat, protein nabati, protein hewani, dan vitamin.

“Se-Kota Batam ini ada 112 agen yang ikut melaksanakan program ini,” imbuhnya.

Perwakilan KPM, Marlina Sianipar, menyampaikan terima kasih kepada pemerintah pusat maupun daerah karena terus memperhatikan masyarakat.

“Kami semua punya keinginan keluar dari kemiskinan. Pendamping terus membimbing kami, dari mengelola keuangan bahkan perihal kesehatan,” ucapnya.(*/esa)

Kasus Positif Covid-19 Bertambah 1.942 Orang

0

batampos.co.id – Kasus baru positif Covid-19 harian bertambah 1.942 orang. Kini sudah 130.718 orang dinyatakan terinfeksi Covid-19 di tanah air. DKI Jakarta menjadi penyumbang kasus harian terbanyak pada Rabu (12/8), yakni sebanyak 529 kasus baru dalam sehari.

Dalam laman Covid19.go.id, Rabu (12/8), setelah DKI Jakarta, disusul Provinsi Jawa Timur 303 kasus. Jawa Tengah 179 kasus. Kemudian Jawa Barat 109 kasus, dan Sumatera Utara 109 kasus.

Spesimen harian yang diperiksa yakni sebanyak 26.248 spesimen melalui metode PCR dan Tes Cepat Molekuler (TCM). Sejauh ini Indonesia sudah menguji lebih dari 1 juta tes swab spesimen.

Angka pasien sembuh harian bertambah 2.088 orang. Kasus sembuh harian terbanyak terdapat di Provinsi DKI Jakarta yakni sebanyak 819 orang. Kini sudah 85.798 orang dinyatakan sembuh dari Covid-19.

Angka kasus kematian bertambah 79 jiwa. Paling tinggi kasus kematian harian terjadi di Provinsi Jawa Tengah yakni sebanyak 20 jiwa. Sudah 5.903 orang di Indonesia meninggal akibat Covid-19.

Sudah 481 kabupaten kota terdampak Covid-19. Pasien suspek yang masih dipantau kondisinya dan belum keluar hasil spesimennya yakni sebanyak 86.619 orang. Ada 10 provinsi yang melaporkan kasus di bawah 10 orang. Dan hanya 2 provinsi yang melaporkan nol kasus.(jpg)

Ini Riwayat Kasus Baru Covid-19 di Batam, Termasuk Ajudan Wali Kota

0

batampos.co.id – Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Batam kembali merilis kasus terkonfirmasi positif Covid-19 Kota Batam, Selasa, 11 Agustus 2020. Dari hasil pemeriksaan swab oleh Tim analis BTKLPP Batam berdasarkan hasil temuan kasus baru dan hasil tracing di Kota Batam ada tambahn tujuh kasus.

“Terkonfirmasi positif Covid-19 pada kasus ini adalah tujuh orang warga Kota Batam yang terdiri dari empat orang laki-laki dan tiga orang perempuan,” kata Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Batam, Muhammad Rudi, dalam rilisnya.

Berikut ini riwayat perjalanan penyakit dari pasien terkonfirmasi tersebut:

1. Seorang perempuan berinisial Ny N, usia 40 tahun. Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) yang beralamat di kawasan perumahan Putra Jaya, Kelurahan Tanjung Uncang, Kecamatan Batuaji. Ia merupakan kasus baru Covid-19 Nomor 362 Kota Batam. Yang bersangkutan post partum dan pada tanggal 6 Agustus 2020 datang berobat ke RS Graha Hermine Batam dengan keluhan Batuk dan pilek sejak tiga hari sebelumnya disertai kejang pada saat baru tiba di rumah sakit.

Sesuai dengan keluhan dan kondisinya tersebut dokter kemudian melakukan pemeriksaan secara intensif dengan melakukan pemeriksaan RDT yang hasilnya Non Reaktif dan dilanjutkan Rontgen Thorax dengan kesan Pneumonia. Namun kesadaran yang bersangkutan terlihat semakin menurun.

Untuk penanganan lebih lanjut yang bersangkutan ditempatkan di ruang perawatan ICU isolasi. Guna memperkuat penegakkan diagnosa lebih lanjut kepada yang bersangkutan kemudian dilakukan pengambilan swab tenggorokan yang hasilnya diterima dan diketahui Selasa (11/8) terkonfirmasi Positif.

Perlu diketahui bahwa selama dalam perawatan intensif diruang ICU isolasi rumah sakit tersebut kondisi yang bersangkutan terus semakin memburuk dan akhirnya pada tanggal 9 Agustus 2020 dinyatakan meninggal dunia.

2. Seorang laki-laki berinisial Tn PN, usia 37,5 tahun. Seorang Wiraswasta yang beralamat di kawasan perumahan RICCI Tahap I, Kelurahan Tanjung Riau, Kecamatan Sekupang Kota. Ia merupakan kasus baru Covid-19 Nomor 363 Kota Batam. Yang bersangkutan pada tanggal 5 Agustus 2020 datang memeriksakan diri ke Puskesmas Sekupang guna melakukan pemeriksaan RDT secara mandiri untuk memenuhi persyaratan perjalanan keluar daerah dengan hasil Reaktif.

Sesuai dengan hasil pemeriksaannya tersebut yang bersangkutan diedukasi untuk melaksanakan isolasi secara mandiri di rumahnya, dan kemudian pada tanggal 6 Agustus 2020 bertempat di RSUD Embung Fatimah Batam dilakukan pemeriksaan swab tenggorokan pertama dan dilanjutkan kembali pada keesokan harinya untuk pemeriksaan swab tenggorokan kedua yang hasilnya diterima dan diketahui kemarin terkonfirmasi Positif.

Saat ini kondisi yang bersangkutan dalam keadaan stabil dan tidak merasakan adanya gangguan kesehatan yang berarti. Ia telah dievakuasi untuk ditempatkan di ruang perawatan isolasi/karantina pada rumah sakit rujukan RSKI Covid-19 Galang Kota Batam.

3. Seorang laki-laki berinisial Tn HW, usia 19 tahun. Ia mahasiswa yang beralamat kost di kawasan perumahan Kurnia Djaya Alam, Kelurahan Belian, Kecamatan Batam. Merupakan kasus baru Covid-19 Nomor 364 Kota Batam. Yang bersangkutan pada tanggal 5 Agustus 2020 datang memeriksakan diri ke Puskesmas Botania, sesuai rujukan dari RS Bunda Halimah sehubungan dengan hasil pemeriksaan RDT yang diperolehnya “IgG,IgM Reaktif” yang disertai dengan keluhan sedikit demam dan batuk.

Mencermati hasil pemeriksaannya tersebut oleh Tim Medis Puskesmas Botania kembali melakukan pemeriksaan RDT yang hasilnya kembali diperoleh kesimpulan “IgG,IgM Reaktif” dan selanjutnya yang bersangkutan diedukasi untuk melaksanakan isolasi secara mandiri di rumahnya.
Sehubungan hasil pemeriksaan RDT tersebut maka pada tanggal 6 Agustus 2020 bertempat di RSUD Embung Fatimah Batam dilakukan pemeriksaan swab tenggorokan pertama. Pada keesokan harinya bertempat di RS Awal Bros Batam dilakukan pemeriksaan swab tenggorokan kedua yang hasilnya diterima dan diketahui pada hari ini terkonfirmasi Positif.

Saat ini kondisi yang bersangkutan dalam keadaan stabil dan tidak merasakan adanya gangguan kesehatan yang berarti. Ia juga telah dievakuasi untuk ditempatkan di ruang perawatan isolasi/karantina pada rumah sakit rujukan RSKI Covid-19 Galang Kota Batam.

4. Seorang perempuan berinisial Ny SH, usia 29,6 tahun. Seorang ASN tenaga kesehatan yang beralamat di kawasan perumahan Bukit Jodoh, Sei Panas, Kelurahan Sei Panas, Kecamatan Batam Kota. Ia merupakan kasus baru Covid-19 Nomor 365 Kota Batam. Yang bersangkutan diketahui pada
tanggal 3 Agustus 2020 baru tiba dari Jakarta dan pada keesokan harinya tanggal 4 Agustus 2020 melakukan pemeriksaan RDT di Puskesmas Sei Panas dengan hasil yang diperoleh Reaktif.

Sesuai dengan hasil pemeriksaannya tersebut kemudian yang bersangkutan melaksanakan isolasi secara mandiri di rumahnya. Kemudian pada tanggal 6 Agustus 2020 bertempat di RSUD Embung Fatimah Batam dilakukan pemeriksaan swab tenggorokan yang hasilnya diterima dan diketahui pada hari Selasa (11/08) terkonfirmasi Positif.

Saat ini kondisi yang bersangkutan dalam keadaan stabil dan tidak merasakan adanya gangguan kesehatan yang berarti. Ia telah dievakuasi untuk ditempatkan di ruang perawatan isolasi/karantina pada rumah sakit rujukan Covid-19 RSUD Embung Fatimah Kota Batam

5. Seorang laki-laki berinisial Tn BK usia 27 tahun. Seorang ASN Pemko Batam, yang beralamat di kawasan perumahan KPR Sekawan Batam Centre Kelurahan Belian Kecamatan Batam Kota Kota Batam, merupakan kasus baru Covid-19 Nomor 366 Kota Batam. Yang bersangkutan bertugas di bagian Protokol Pemerintah Kota Batam.

Sehubungan adanya kegiatan screening kesehatan rutin yang dilakukan secara berkala bagi seluruh petugas yang bertugas di lingkungan Bagian Protokol tersebut maka yang bersangkutan pada tanggal 30 Juli 2020 datang memeriksakan diri ke Puskesmas Baloi Permai untuk melakukan pemeriksaan RDT yang hasilnya diperoleh pada saat itu dengan kesimpulan “IgG,IgM Reaktif”. Selanjutnya diedukasi untuk melaksanakan isolasi secara mandiri di rumahnya.

Mengingat pemeriksaan RDT dengan hasil reaktif tersebut guna memperkuat konfirmasi lanjutan atas hasil screening maka kepada yang bersangkutan ditindaklanjuti dengan pemeriksaan swab tenggorokan yang dilakukan pada tanggal 6 Agustus 2020 bertempat di RSUD Embung Fatimah Batam yang hasilnya diterima dan diketahui kemarin terkonfirmasi Positif.

Saat ini kondisi yang bersangkutan dalam keadaan stabil dan tidak merasakan adanya gangguan kesehatan yang berarti. Hingga kemarin dalam persiapan untuk dievakuasi guna menjalani perawatan isolasi/karantina pada rumah sakit rujukan RSKI Covid-19 Galang Kota Batam.

6. Seorang perempuan berinisial Ny RWG usia 27 tahun. Seorang Ibu Rumah Tangga yang beralamat di kawasan perumahan Bukit Tiban Selaros, Kelurahan Tiban Indah, Kecamatan Sekupang, merupakan kasus baru Covid-19 Nomor 367 Kota Batam. Yang bersangkutan merupakan ibu kandung dari terkonfirmasi positif Nomor 312 yang sudah dinyatakan sembuh.

Sehubungan penyelidikan Epidemiologi (PE) Contact Tracing terhadap closes contact/kontak erat dari Terkonfirmasi anaknya tersebut maka kepada yang bersangkutan dilakukan pemeriksaan RDT dengan hasil “igG,IgmNon Reaktif”. Namun mengingat yang bersangkutan selama ini diketahui terus mendampingi anaknya pada saat dalam perawatan di ruang isolasi maka pada tanggal 6 Agustus 2020 bertempat di RS St. Elisabeth Lubuk Baja Batam dilakukanlah pemeriksaan swab tenggorokan yang hasilnya diterima dan diketahui terkonfirmasi Positif.

Saat ini yang bersangkutan telah ditempatkan pada ruang perawatan isolasi/karantina pada RS St. Elisabeth Lubukbja. Sejauh ini kondisinya dalam keadaan relatif stabil serta sedikit merasakan adanya keluhan demam, batuk pilek dan sesak nafas disertai nyeri bagian perut bawah bekas operasi SC yang sudah dalam pantauan dan penangan tim medis rumah sakit.

7. Seorang Laki-laki berinisial Tn S, usia 36 tahun. Pegawai swasta yang beralamat di kawasan perumahan Puri Malaka, Kelurahan Tiban Baru, Kecamatan Sekupang, merupakan kasus baru Covid-19 Nomor 368 Kota Batam. Yang bersangkutan pada tanggal 7 Agustus 2020 datang berobat ke UGD RS St. Elisabeth Lubuk Baja Batam dengan keluhan demam, batuk dan pilek disertai hidung tersumbat sejak tiga hari sebelumnya.

Sesuai dengan keluhannya tersebut dokter melakukan pemeriksaan secara intensif dengan melakukan pemeriksaan RDT yang hasilnya diperoleh “IgG,IgMNon Reaktif”, dan dilanjutkan dengan pemeriksaan Rontgen Thorax yang hasilnya menyimpulkan Pneumonia Ringan. Berdasarkan hasil pemeriksaan tersebut dokter merekomendasikan yang bersangkutan cukup menjalani rawat jalan dan diedukasi agar melaksanakan isolasi mandiri di rumahnya.

Namun demikian selanjutnya dilakukan tindakan pemeriksaan swab tenggorokan yang hasilnya diterima dan diketahui terkonfirmasi Positif. Saat ini kondisi yang bersangkutan dalam keadaan stabil dan tidak merasakan adanya gangguan kesehatan yang berarti. Ia telah dievakuasi untuk ditempatkan di ruang perawatan isolasi/karantina pada rumah sakit rujukan RSKI Covid-19 Galang Kota Batam.(*/uma)