Minggu, 24 Mei 2026
Beranda blog Halaman 10176

Haji 2020 Gratis, Pelayanannya Kelas Sultan

0

Aktivitas keseharian Muhammad Wahyu dipantau lewat jam tangan begitu dia dinyatakan lolos sebagai calon jamaah haji. Untuk mengusir jenuh akibat ketatnya pengawasan, panitia menyediakan Rolex sebagai hadiah cerdas cermat kehajian.

DARI balik layar ponselnya saja terlihat jelas betapa semringahnya wajah Muhammad Wahyu. Berkali-kali guru di Sekolah Indonesia di Riyadh, Arab Saudi, itu mengucap syukur.

”Siapa yang tidak bahagia jadi satu dari seribu orang saja yang bisa berhaji tahun ini,” kata dia kepada Jawa Pos(grup Batampos Online) yang mewawancarainya melalui panggilan video.

Keinginan untuk berhaji itu sebenarnya sudah demikian besar begitu dia mendarat di Riyadh sebulan sebelum musim haji 2019.

Namun, waktu itu kesempatannya untuk bisa berhaji tidak kesampaian. Sebab, untuk bisa mendapatkan surat izin berhaji, ekspatriat wajib memiliki iqamah atau sejenis KTP untuk warga negara asing. ’’Untuk mendapatkan iqamah butuh waktu dua bulan,’’ katanya.

Apalagi, pada waktu itu perwakilan Indonesia di Arab Saudi sedang berfokus dalam penyelenggaraan haji 2019. Akhirnya dia harus memendam keinginan untuk berhaji.

Sebab, kartu iqamah-nya baru selesai setelah musim haji 2019 selesai. Keinginan itu akhirnya baru terwujud di tahun ini. Dia menjadi satu di antara 13 warga negara Indonesia yang bisa menunaikan rukun Islam kelima tersebut di masa pandemi Covid-19.

Suami Nisaiyatul Luthfia itu lolos dari ribuan pendaftar haji di sistem milik Saudi. Wahyu menceritakan, proses pendaftaran dilakukan secara online.

Dia tidak tahu pasti berapa banyak jumlah pendaftar. Tapi, kabar yang dia terima, semula Saudi mengumumkan kuotanya tidak lebih dari 10 ribu jamaah.

Bapak Azkayra Afsheen dan Suhaila Haseena itu menuturkan, proses pendaftaran berlangsung selama lima hari. Pendaftar haji harus melaporkan riwayat penyakit yang pernah diderita apa saja. Kemudian, ada ketentuan lain seperti belum pernah berhaji sebelumnya. Dan, usia dibatasi maksimal 65 tahun.

Pendaftar, kata Wahyu, tidak akan bisa berbohong. Sebab, dalam proses berikutnya mereka harus melakukan kontrol atau cek kesehatan di rumah sakit.

Nama Wahyu akhirnya masuk ke daftar pendaftar haji yang dinyatakan lolos. Pada 17 Juli lalu dia menjalani tes swab dan dinyatakan negatif Covid-19.

Setelah itu, panitia haji memberikan sejenis jam tangan untuk memantau pergerakan calon jamaah haji. Jam tangan tersebut tersambung dengan sebuah aplikasi di HP.

Setelah menerima perangkat jam tangan itu, dia diwajibkan menjalani karantina mandiri. Tidak boleh keluar rumah. Jika keluar rumah, terdeteksi melalui jam tangan itu. Kalau ketahuan, kepesertaannya sebagai jamaah haji 2020 dicoret.

Berangkatlah Wahyu pada 25 Juli atau 4 Zulhijah dari Riyadh menuju Jeddah dengan menggunakan pesawat. Penerbangan khusus jamaah haji 2020.

Seluruh proses haji, mulai berangkat dari Riyadh sampai pulang kembali ke ibu kota Arab Saudi itu, gratis. Dan, Wahyu mengaku merasakan pengalaman pelayanan supermewah. Pelayanan layaknya seorang sultan.

’’Jika dibandingkan dengan haji seperti ini di Indonesia, tarifnya sudah ratusan juta rupiah,’’ katanya, lantas tersenyum.

Setiba di Jeddah, seluruh jamaah diangkut dengan bus menuju Makkah. Mereka ditempatkan di Hotel Four Points. Sebuah hotel bintang lima yang dioperasikan Sheraton di kawasan Aziziyah.

Pria kelahiran Pontianak, Kalimantan Barat, 23 Mei 1992, itu menuturkan bahwa fasilitas yang diterima di hotel mewah itu komplet. Satu kamar berisi satu orang. Perlengkapan untuk menjalani ibadah haji sudah disiapkan. Misalnya, kain ihram dan payung.

Makan diantar petugas ke kamar masing-masing. Secara berkala mereka juga menjalani pemeriksaan kesehatan. Petugas medis datang ke setiap kamar.

Dia menegaskan, jamaah tidak boleh keluar kamar. ’’Kalau ketahuan keluar kamar, didiskualifikasi,’’ katanya. Proses karantina itu berlangsung pada 4 Zulhijah sampai 8 Zulhijah. Pagi buta menjelang subuh, sekitar pukul 03.00 waktu setempat pada 8 Zulhijah itu, seluruh jamaah diangkut dengan menggunakan bus untuk menjalani miqat atau mengawali niat berhaji di Qarnul Manazil.

Umumnya orang yang mengambil miqat turun dari bus. Kemudian, mandi besar, lalu menggunakan baju ihram. Setelah itu, salat sunah di masjid, baru menuju Masjidilharam.

Namun, karena kali ini haji di tengah kondisi pandemi, Wahyu mengatakan, sejak keluar hotel, mereka sudah mandi wajib dan mengenakan baju ihram. ’’Kami di miqat tidak turun bus. Hanya memelankan kecepatannya,’’ katanya.

Di dalam bus seluruh jamaah memasang niat berhaji sambil memanjatkan doa. Setelah itu, bus secara beriringan berjalan rapi dan dikawal mobil polisi melaju ke Masjidilharam.

Jamaah yang dibagi tiap kelompok berisi 20 orang itu kemudian menjalani tawaf qudum. Seperti banyak beredar di media sosial, pelaksanaan tawaf berjalan sangat tertib.

Setelah di Arafah, jamaah bergerak menuju Muzdalifah untuk menjalani mabit. Saat di Muzdalifah sempat turun hujan. ’’Jamaah yang tidak tertampung di dalam masjid sempat merasakan kehujanan. Tetapi sebentar,’’ katanya.

Untuk makan, petugas mengantar sampai ke dalam masjid. Jamaah menjalani iktikaf di Muzdalifah sampai pelaksanaan salat Subuh.

Sehabis salat Subuh, jamaah ke Mina untuk melempar jumrah aqabah di tanggal 10 Zulhijah atau bertepatan dengan Idul Adha. Dari tiga lantai jamarat atau tempat melontar jumrah, hanya satu lantai yang digunakan. Jamaah diatur memanjang saat melaksanakan lempar jumrah.

Setelah selesai lempar jumrah aqabah, jamaah menuju ke Masjiidlharam untuk tawaf ifadah. Lalu, kembali ke Mina Towers untuk tahalul dan menanggalkan baju ihram.

Dengan proses rangkaian ibadah haji yang cukup ketat itu, panitia memiliki sejumlah cara untuk mengusir kebosanan. Di antaranya adalah menjalankan program semacam cerdas cermat tentang ibadah haji. Ada juga lomba tilawah. Perlombaan itu dilakukan secara online melalui ponsel jamaah masing-masing.

Hadiah lomba itu lumayan. Yakni, jam tangan Rolex. ’’Ada dua jamaah WNI yang mendapatkan jam tangan Rolex,’’ jelasnya.

Sepuluh hari setiba di rumah dari haji, kesehatannya tetap dipantau. Wahyu juga harus menjalani karantina mandiri di rumah.

Bisa berhaji tahun ini memang menjadi momentum langka. Banyak WNI di Arab Saudi yang mendaftar, tetapi tidak lolos. Misalnya, yang dilakukan Konsul Haji KJRI Jeddah Endang Jumali. Dia mengatakan sudah mendaftar online, tetapi dinyatakan tidak lolos.

Seluruh pendaftar dari keluarga besar KJRI Jeddah tidak lolos. Hanya ada satu istri staf lokal KJRI Jeddah yang berhasil.

Endang mengatakan akan menulis buku tentang cerita jamaah haji WNI musim 2020. Dia juga bersyukur proses haji tahun ini berjalan lancar meski di tengah pandemi.(*/c10/ttg/jpg)

Diberikan Insentif, Kader Posyandu Bilang Begini Kepada Wali Kota Batam

0

batampos.co.id – Pemko Batam mendapat apresiasi dari kader posyandu dan kader kelurahan siaga wilayah Kecamatan Seibeduk.

Perwakilan Kader Posyandu Seibeduk, Syarifah, selain fokus dalam pembangunan infrastruktur, Pemko Batam kata dia sangat perhatian dengan para kader posyandu dan kelurahan siaga.

Kata dia, di kecamatan Seibeduk ada 295 kader yang mendapatkan insentif.

“Selain peduli kader, perhatian juga diberikan kepada imam masjid, mubalig, RT/RW juga para pendeta dan lainnya. Kami khaturkan terimakasih,” katanya, Jumat (7/8/2020).

Ia berharap, para kader posyandu dan kelurahan siaga selalu kompak dalam melakukan pelayanan sesuai dengan tugas yang diberikan.

“Kiranya bapak walikota sehat selalu. Jangan bosan untuk berbuat untuk daerah ini pak. Walau kami kader belum sempurna, kami siap membantu pemerintah,” ucapnya.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, mengakui kader posyandu dan kader kelurahan siaga sangat berperan besar bagi pembangunan Kota Batam.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi (kemeja putih) berfoto bersama dengan para kader posyandu dan kelurahan siaga wilayah Kecamatan Seibeduk. Foto: Media Center Pemko Batam

Menurutnya, cita-cita SDM Batam yang tangguh dapat tercapai berkat peranan penting kader.

“Kader banyak jasa bagi anak-anak Batam. Ibu-ibu sekalian, saya titip, jaga anak-anak kita. Mereka masa depan daerah dan bangsa ini,” tuturnya.

Menjaga dalam hal ini kata dia, salah satunya agar terhindar dari paparan Covid-19 yang belum usai.

Selain diminta menerapkan protokol kesehatan, para kader diharapkan menjadi salah satu ujung tombak agar mensosialisasikan kepada masyarakat umum perihal sosialisasi tersebut.

“Empat poin utama, yakni rutin teratur pakai masker, jaga jarak dengan orang lain, jaga kesehatan diri dan lingkungan serta yang tak kalah penting rajinlah berolahraga supaya imun kita kuat,” ajak Rudi.

Ia menyebutkan, pemerintah berkewajiban menyampaikan upaya pencegahan Covid-19. Harapan agar dapat dilaksanakan oleh semua lapisan masyarakat sehingga Batam bebas dari Covid-19.

“Mari sama-sama menjaga diri dan orang lain. Dengan demikian kita turut ikut menjaga bangsa ini,” pungkasnya.

Total kader se-Kota Batam mencapai 3.635 kader. Dengan rincian, 3.507 kader posyandu dan 128 kader kelurahan siaga.(*/esa)

Ditjen Dikti Sediakan Paket Kuota Murah Bagi Mahasiswa

0

batampos.co.id – Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) bersama Indosat Ooredoo menjalin kerja sama terkait penyediaan paket telekomunikasi terjangkau. Ini untuk mendukung kegiatan pembelajaran mahasiswa pada masa pandemi Covid-19.

Direktur Jenderal Dikti Nizam menjelaskan, penyediaan koneksi internet sangat penting untuk mendukung pelaksanaan pembelajaran daring. Apalagi di tengah krisis akibat pandemi seperti ini, tanpa adanya bantuan layanan konektivitas internet, pembelajaran daring tidak akan terselenggara dengan baik.

“Urat nadi pembelajaran daring adalah konektivitas internet. Pembelajaran dalam jaringan tidak akan mungkin terselenggara tanpa adanya koneksi internet,” jelas Nizam dalam keterangan resminya, Jumat (7/8).

Berdasarkan hasil survei yang dilakukan oleh Ditjen Dikti pada semester lalu, hambatan utama pelaksanaan pembelajaran daring adalah masalah koneksi internet. Masalah koneksi internet ini menurut Nizam dapat dijabarkan dalam tiga aspek yakni jangkauan layanan internet, stabilitas jaringan, serta biaya yang masih belum ramah dengan kantong mahasiswa.

Penggunaan berbagai aplikasi pembelajaran daring secara sinkronus membutuhkan kuota internet atau paket data yang sangat besar. Implikasinya biaya untuk pembelian kuota atau paket data akan cukup mahal dan membebani mahasiswa.

Untuk itu, Nizam mengapresiasi langkah dan kepedulian Indosat menyediakan kuota internet murah untuk mahasiswa. Langkah ini menurut Nizam dapat membantu mahasiswa dalam pelaksanaan pembelajaran daring pada masa pandemi ini.

“Apresiasi tinggi untuk upaya dan kepedulian Indosat dalam membantu meringankan beban mahasiswa dengan menyediakan layanan paket data/kuota internet yang murah dan ramah di kantong mahasiswa,” ujar dia.

Pada kesempatan yang sama, Chief Business Officer (CBO) Indosat Ooredoo, Bayu Hanantasena mengungkapkan bahwa percepatan digitalisasi di berbagai sektor termasuk pendidikan menjadi menjadi perhatian khusus Indosat saat ini. Tidak hanya terbatas pada penyediaan layanan internet dan paket data saja namun juga bagaimana membangun ekosistem pembelajaran daring yang efektif.

“Indosat mencoba menghadirkan solusi terbaik untuk mendukung terselenggaranya pembelajaran daring di perguruan tinggi,” pungkas dia.(jpg)

Detik-detik Pegawai BUMN Dibunuh Kekasihnya

0

batampos.co.id – Seorang karyawan BUMN, AO, ditemukan tewas di lantai 21 kamar nomor 2119 Apartemen Margonda Residence V, Depok, Jawa Barat pada 4 Agustus 2020 sekitar pukul 20.15 WIB. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus membeberkan detik-detik pembunuhan wanita berumur 36 tersebut.

Kasus ini bermula dari kekesalan pelaku FM, 37, yang tak terima kekasihnya itu kerap bermain hati dengan pria lain. “Akhirnya tersangka FM merencanakan untuk memberi pelajaran keras kepada korban AO,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus kepada wartawan, Jumat (7/8).

Pada Selasa (4/8), pelaku menghubungi korban untuk menemuinya. Keduanya pun sepakat bertemu di Stasiun Depok Baru pukul 13.00 WIB. Ternyata, saat melakukan pertemuan itu, pelaku sudah membawa palu karet dan lakban bening.

“Tersangka menjemput korban di Stasiun Depok Baru, kemudian dari Stasiun Depok Baru tersangka berboncengan dengan korban menggunakan sepeda motor milik korban menuju ke Mares (Margonda Residence) V,” jelas Yusri.

Berdasarkan pengakuan pelaku, pertemuan ini untuk melepas rindu, sekaligus menyelesaikan masalah asmara mereka. Namun, perbincangan panjang antar keduanya menemui jalan buntu. Korban tetap tak menghiraukan nasihat pelaku.

“Ketika tersangka menasihati, korban ngeyel sambil berbaring tengkurap di kasur sehingga membuat tersangka merasa emosi yang akhirnya mengambil palu karet dan dipukulkan di kepala korban,” imbuhnya.

Korban sempat melakukan perlawanan. Namun, kalah. Pelaku akhirnya melayangkan palu berkali-kali ke arah korban. Agar aksinya tidak diketahui, pelaku langsung melakban mulut AO, dan mengikat tangan dan kakinya dengan tali sepatu.

“Tersangka lalu mengambil HP dan cincin yang ada di tas korban serta kunci kontak sepeda motor, lalu pergi keluar kamar dan ke parkiran untuk mengambil sepeda motor milik korban,” ungkap Yusri.

Sebelumnya, karyawan BUMN, AO, 36, ditemukan tewas di lantai 21 kamar nomor 2119 Apartemen Margonda Residence V, Depok, Jawa Barat pada 4 Agustus 2020 sekitar pukul 20.15 WIB. Dia diduga korban pembunuhan karena jasadnya penuh dengan luka.

“Dari hasil identifikasi terdapat luka benda tumpul, diperkirakan merupakan korban pembunuhan,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus saat dikonfirmasi, Kamis (6/8).

Yusri menjelaskan, jenazah ditemukan setelah pemilik kamar mendobrak apartemen tersebut setelah tidak ada respons dari penyewa berinisial FM, 37. Seharusnya FM sudah meninggalkan apartemen pukul 18.23 WIB.(jpg)

Paket Sembako Tahap Keempat Disalurkan untuk Warga Nongsa, Segini Jumlahnya… 

0

batampos.co.id – Paket sembako tahap keempat untuk masyarakat Kecamatan Nongsa mulai dibagikan Pemko Batam dan Badan Pengusahaan (BP) Batam.

Bantuan 23.832 paket sembako tersebut diharapkan bisa mengurangi beban masyarakat karena dampak corona virus disease (Covid-19).

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, mengatakan, pandemi Covid-19 yang terjadi saat ini memberikan dampak hampir di semua sektor.

Akibatnya ekonomi mengalami perlambatan, termasuk juga ekonomi masyarakat Kota Batam yang hampir semua merasakannya.

“Karena itu pemerintah memutuskan untuk memberikan sembako secara gratis kepada masyarakat. Tahap satu dan dua dari Pemko, tahap tiga dari Pemprov Kepri dan kali ini tahap empat dari BP Batam,” ujarnya, Jumat (7/8/2020).

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi (tengah) berfoto bersama setelah membagikan paket sembako secara simbolis kepada warga di Kecamatan Nongsa. Foto: Media Center Pemko Batam

Pada kesempatan itu, Rudi juga kembali mengingatkan agar masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan.

Menggunakan masker kata dia wajib dilakukan saat ke luar rumah. Kemudian menjaga jarak dan mencuci tangan dengan menggunakan air mengalir.

Pasalnya kata dia, saat ini banyak masyarakat sudah banyak yang tak mematuhi protokol kesehatan.

Dijelaskannya, Covid-19 belum hilang di Batam dan masih terjadi penambahan kasus positif Covid-19.

Kemudian kata dia, vaksin hingga saat ini belum ada. Karena itu pihaknya meminta masyarakat agar terus waspada dan proteksi diri masing-masing untuk kebaikan bersama.

“Tadi saya sarapan di salah satu tempat makan di Batam Center. Saya perhatikan tak ada lagi yang jaga jarak. Kursi sudah dekat-dekat seperti tidak ada apa-apa,” jelasnya.

“Saya minta masyarakat bisa mengingatkan diri sendiri dan keluarga untuk terus melaksanakan protokol kesehatan,” tegasnya.

Perwakilan warga, Nasrudin Siregar, mengucapkan terimakasih kepada Pemko dan BP Batam yang memberikan perhatian kepada masyarakat.

Bantuan sembako selama ini diakuinya sangat membantu masyarakat khususnya warga Nongsa.

“Terimakasih banyak Pak Wali, semoga bapak sehat selalu dan terus bisa bekerja untuk kesejahteraan masyarakat,” katanya.(*/esa)

Gubernur Isdianto Dua Kali Tes Swab, Hasilnya Tetap Positif

0

batampos.co.id – Sejak terpapar Covid-19 pada Kamis (30/7) lalu, saat ini kondisi Gubernur Kepri, Isdianto dalam keadaan sehat dan stabil, walaupun hasil pemeriksaan dua kali swab metode Polymerase Chain Reaction (PCR) menunjukkan hasil positif.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kepri, Tjetjep Yudiana menjelaskan gubernur selalu melakukan aktivitas olahraga setiap pagi dan sore.

”Termasuk pekerjaan juga lancar, menandatangani berkas,” kata Tjetjep, Kamis (6/8). Saat ini, lanjut Tjetjep, Isdianto tidak lagi mengeluhkan gejala apapun. Hal itu diketahui dari pemeriksaan oleh perawat dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raja Ahmad Tabib (RAT).

”Dilakukan pemeriksaan fisik dan pemeriksaan lebih lanjut,” ujarnya.

Kemudian untuk pemeriksaan swab metode PCR, Tjetjep menyebutkan Isdianto sudah dilakukan pemeriksaan sebanyak dua kali namun hasil pemeriksaan masih positif. ”Sudah dua kali diambil swab hasilnya masih positif,” sebutnya.(*/raw/jpg)

Disbudpar Kota Batam Lakukan Ini untuk Mencegah Penularan Covid-19

0

batampos.co.id – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam terus melakukan pengawasan terhadap pelaku usaha restoran pada era new normal untuk tetap menerapkan protokol kesehatan.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam, Ardiwinata, mengatakan, di tatanan kehidupan baru (new normal) semua usaha diawasi oleh Pemko Batam.

“Usaha sektor pariwisata yang kita awasi yaitu restoran, hotel, tempat hiburan dan sebagainya,” jelasnya, Jumat (7/8/2020).

Kata dia, Disbudpar memiliki tim pengawasan dan masing-masing tim bergerak sesuai bidangnya.

Restoran yang dibina kali ini lanjutnya, seperti Mie Tarempa KBC, Batam Centre.

“Restoran diimbau agar disiplin menerapkan protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah untuk mencegah penularan Covid-19 di Kota Batam,” ujarnya.

Pegawai Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam memberikan pengarah kepada pelaku usaha restoran untuk menerapkan protokol kesehatan selam new normal. Foto: Disbudpar untuk batampos.co.id

Ardi menyebutkan, protokol kesehatan untuk pelaku restoran diantaranya wajib memakai masker bagi karyawan dan tamu, tempat usaha menyediakan hand sanitizer, tempat cuci tangan dengan air mengalir, menjaga jarak antrian serta adanya tanda x pada kursi dan di lantai jalur antrian menuju kasir.

“Terus kapasitas orang pada satu ruangan tertutup tergantung pada ukuran luas ruangan dan menyesuaiakan dengan standar jaga jarak satu meter,” jelasnya.

Pelaku restoran lanjutnya, juga diminta utnuk membuat tabir plastik transparan pada meja kasir.

Melakukan penyemprotan disinfektan tempat usaha minimal satu kali dalam seminggu.

Kemudian menjaga kebersihan seluruh lingkungan setiap hari, seluruh karyawan menggunakan sarung tangan selama melaksanakan kegiatan usaha dan memperhatikan kebersihan bahan baku makanan, minuman dapur dan alat saji.

“Pemerintah mengajak masyarakat untuk sama-sama menjaga,” pintanya.

Pemilik Mie Tarempa KBC, Very, mengucapkan terima kasih atas kunjungan tim Disbudpar.

Ia menyanggupi akan melaksanakan protokol kesehatan yang sudah ditetapkan.

Sebelumnya, restoran yang baru diresmikan pada 12 Juli 2020 itu sudah menjaga jarak antar meja, mewajib pengunjung dan karyawan menggunakan masker serta menggunakan tabir plastik di meja kasir.

“Kami siap melaksanakan protokol kesehatan yang ada, dan lebih disiplin lagi,” ucapnya.(*/esa)

Sah, PKS Usung Rudi-Amsakar di Pilkada Batam

0

batampos.co.id – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memutuskan untuk mengusung Rudi-Amsakar pada Pilkada Kota Batam.

Ketua Tim Pemenangan Pemilu Daerah (TPPD) Kota Batam, Syaifudin Fauzi, mengatakan, melalui rekomendasi yang diusulkan DPD, DPW PKS Kepri memutuskan untuk mengusung kembali Rudi-Amsakar di Pilkada Kota Batam.

“Hal ini diputuskan dalam rapat pleno daring bersama pengurus DPP PKS yang dipimpin Presiden PKS, Muhammad Shohibul Iman, Kamis malam (6/7/2020),” ujarnya melalui pernyataan tertulis yang diterima batampos.co.id, Jumat (7/8/2020).

Sebelumnya, kata dia, TPPD PKS Batam dan TPPW DPW PKS Kepri telah merekomendasikan tiga pasangan calon kepala Daerah Kota Batam.

Yaitu pasangan Rudi-Amsakar, Haris Lambey–Bakhtiar dan Ahmad Hijazi–Surya Makmur Nasution pada Pilkada Batam 9 Desember 2020 mendatang.

“Dan tadi malam DPP PKS melalui rapat pleno antara Wilda dan TPPP memutuskan untuk kembali mengusung pasangan Rudi-Amsakar,” ujarnya.

Ketua Tim Pemenangan Pemilu Daerah (TPPD) Kota Batam, Syaifudin Fauzi. Foto: Istimewa untuk batampos.co.id

Menurutnya, ada tiga pertimbangan yang mendasari pengambilan keputusan tersebut. Yaitu hasil survei, kepastian dukungan parpol selain PKS dan pemaparan visi dan misi paslon.

“Untuk Pilkada Batam kami mengusung Rudi-Amsakar atau RAMAH jilid 2, karena dilihat dari hasil survei tingkat kepuasan masyarakat baik,” jelasnya.

“Nah kita mengikuti selera masyarakat yang ingin RAMAH memimpin kembali Kota Batam untuk periode berikutnya, Selain itu ada kepastian dukungan partai lain plus visi misi perubahan yang ditawarkannya,” katanya

Keputusan ini, menurutnya merupakan keputusan yang dilalui melalui proses yang cukup panjang.

Dikatakannya sebelum menyampaikan rekomendasi ke DPP, pihaknya telah berkomunikasi dengan para tokoh masyarakat, pimpinan parpol dan para calon kepala daerah yang berencana maju dalam Pilwako Kota Batam.

Sementara itu terkait SK, pihaknya akan segera menyerahkannya kepada pasangan RAMAH dalam waktu dekat.

“Seperti Pilkada tahun sebelumnya kita berkoalisi dengan partai yang berbeda di tiap levelnya dan tidak masalah, karena memang masyarakat juga sangat tergantung dengan figur yang kita usung,” jelasnya.

“Dan kami sebagai pengurus juga kader daerah akan patuh dan mendukung apapun yang telah diputuskan oleh pimpinan pusat,” tutupnya.(*/esa)

Kabar Baik, Hasil Swab 245 Masyarakat Kepri Negatif

0

batampos.co.id – Sekda Provinsi Kepri TS Arif Fadillah terus bersyukur setelah mendapat laporan baik tentang sample swab. Ratusan sampel dari Tanjungpinang dan Batam yang diterimanya terkonfirmasi negatif. Mereka di antaranya tokoh masyarakat, dan pegawai di lingkungan Pemprov Kepri.

“Alhamdulillah, pendataan semakin rapi. Hari ini ada 245 masyarakat Kepri yang sampel swabnya negatif. Kita harap hasil selanjutnya semuanya negatif,” kata Arif Fadillah, di Kantor Gubernur Dompak, Tanjungpinang, Kamis (6/8).

Arif mendapat mendapat pemeriksaan RT-PCR oleh BTKL PP Kelas I Batam terhadap sampel swab yang diambil dari tanggal 30 Juli hingga 1 Agustus 2020. Hasil ke-245 pemeriksaan itu negatif.

Arif yakin pendataan semakin cepat karena saat ini pengecekan sampel juga dilakukan di RSKI Galang. Sehingga, Arif berharap hasil sampel swab bisa diketahui semua secepatnya. “Terima kasih kepada BTLKPP Batam dan RSKI Galang yang membantu mempercepat pemeriksaan sampel swab,” kata Arif.

Sejak 30 Juli hingga awal Agustus ratusan sampel masyarakat Kepri diambil terkait walpri Gubernur Kepri, DPS yabg terkonfirmasi positif covid19. Beberapa masyarakat yang diambil sampelnya secata pribadi memang sudah mendapat informasi. Namun dengan hasil yang terdapat rapi, Arif mengatakan hal ini mempermudah koordinasi dan memberikan informasi.

Dalam data 245 nama itu, sejumlah nama tokoh masyarakat juga dilaporkan. Demikian juga nama beberapa pejabat eselon dua serta sejumlah pegawai. Saat ini Arif yang juga Ketua Harian Gugus Tugas terus berkoordinasi dengan BTKLPP Batam dan RSKI Sekupang.

Pada kesempatan itu, Arif mengajan masyarakat untuk terus disiplin dengan protokol kesehatan. Seperti tetap menggunakan masker, menjaga jarak dan rajin mencuci tangan dengan sabun.

Arif pun menambahkan saat ini memang masih ada pegawai yang kerja di rumah dan di kantor. Meski begitu, pelayanan kepada masyarakat harus tetap yang utama.

Hasil swab negatif 245 masyarakat Kepri ini menjadi kabar gembira buat Arif setelah kemarin mendapat infomasi warga Kepri di Jakarta. Saat itu, 50 masyarakat Kepri di Jakarta sudah mendapat hasil swab, yang semua hasilnya negatif.(*/uma)

Lamaran Ditolak, Oknum Dosen Bunuh Perawat yang Masih Kerabat

0

batampo0s.co.id – Intan Mulyatin, 25, seorang perawat dibunuh oknum dosen berinisial AS, 31. Aksi pembunuhan itu diduga gara-gara lamaran pelaku ditolak orang tua korban.

Intan Mulyatin dan pelaku masih ada hubungan keluarga. Pelaku AS melamar Intan. Namun orang tua Intan menolak. Kabarnya, lamaran AS ditolak lantaran Intan sudah memiliki kekasih. Bahkan, Intan dan kekasihnya itu akan menikah dua bulan lagi.

AS yang lamarannya ditolak merasa sakit hati. Ia menghadang Intan saat pulang mengantar orangtuanya berjualan di pasar Ama Hami Kota Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Rabu (5/8) sekitar pukul 8.30 Wita. Pelaku mencegat korban di Jalan Dana Traha Gunung Raja Kelurahan Dara, Kecamatan Rasanae Barat, Kota Bima.

Pelaku dan korban sempat cekcok mulut. Pelaku yang sakit hati dengan korban akhirnya menusuk perawat cantik itu hingga tewas. “Tersangka ini sakit hati karena lamarannya ditolak orang tuanya,” terang Kapolres Bima Kota, AKBP Haryo Tejo Wicaksono seperti dikutip PojokSatu.id (Jawa Pos Group), Kamis (6/8).

Haryo Tejo mengatakan, korban pernah kuliah di salah satu perguruan tinggi kesehatan di Makassar, Sulawesi Selatan. Haryo menambahkan, pelaku sebelumnya membuntuti korban dari Pasar Ama Hami dan saat melintas di Jalan Dana Traha, tersangka kemudian mencegatnya.

Usai membunuh korban, pelaku sempat melarikan diri, kemudian menyerahkan diri ke polisi. Dari tangan pelaku polisi menyita barang bukti berupa parang yang digunakan untuk membunuh korban. Polisi juga mengamankan pakaian yang dipakainya saat kejadian.

Pelaku yang merupakan dosen perguruan tinggi swasta di Kota Bima itu dijerat dengan pasal 338 KUHP dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.(jpg)