Selasa, 28 April 2026
Beranda blog Halaman 10268

MUI Perbolehkan Salat Idul Fitri Berjamaah, Tapi Ada Syaratnya

0

batampos.co.id – Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah mengeluarkan Fatwa MUI Nomor 28 Tahun 2020 tentang Panduan Kaifiat Takbir dan Salat Idul Fitri saat Pandemi Covid-19. Dalam Fatwa itu, MUI membolehkan pelaksanaan salat Idul Fitri secara berjamaah baik di masjid maupun di lapangan.

“Kawasan sudah terkendali pada saat 1 Syawal nanti. Apa indikatornya? salah satu indikasinya ditandai angka penularan sudah menunjukkan kecenderungan menurun dan ada public policy terkait dengan pelonggaran aktivitas sosial yang memungkinkan terjadinya kerumunan,” kata Sekretaris Komisi Fatwa MUI, Asrorun Niam Sholeh di Graha BNPB, Jakarta, Senin (18/5).

Hal itu dapat diketahui berdasarkan otoritas keilmuan pada bidang epidemiologi dan otoritas pada bidang kesehatan masyarakat yang amanah, kompeten dan kredibel.

Kondisi kedua, kata Niam, berada di kawasan terkendali atau kawasan yang bebas Covid-19 dan diyakini tidak terdapat pada larangan. Hal ini mungkin terjadi kawasan pedesaan yang terisolasi atau kepulauan yang memang jarang keluar masuknya masyarakat dari luar.

“Perumahan terbatas yang homogen, yang tidak ada penyebaran Covid-19, serta tidak ada korban dan tidak ada orang lalu-lalang keluar masuk yang diduga menjadi carrier,” ujar Niam.

Sementara itu, salat Idul Fitri harus dilaksanakan di rumah, terutama bagi masyarakat yang berada di kawasan penyebaran Covid-19 yang belum terkendali. Menurutnya, pelaksanaan salat Idul Fitri di luar rumah maupun di dalam rumah harus menerapkan protokol kesehatan.

“Hal ini untuk mencegah terjadinya potensi penularan antara lain dengan memperpendek bacaan salat dan juga pelaksanaan khotbah,” ucap Niam.

Terkait pelaksanaan salat Idul Fitri di rumah, kata Niam, tata caranya bisa dilakukan secara berjamaah atau dilakukan dengan sendiri. Jika dilakukan dengan berjamaah, minimal jumlahnya empat, satu imam dan tiga makmum.

“Setelah itu ada salah satu di antaranya menjadi khotib, tetapi jika jumlah jamaah kurang dari empat, atau jika di dalam pelaksanaan jamaah di rumah tidak ada orang yang memiliki kompetensi atau keberanian berkhotbah, maka salat idul fitri dilakukan tanpa melakukan khotbah,” ungkap Niam.

Untuk yang melaksanakan salat Idul Fitri sendiri, maka bacaannya tidak perlu dikeraskan dan tidak perlu ada khotbah.

“Maka kami mengimbau kepada segenap umat Islam pemerintah dan juga masyarakat untuk mengumandangkan takbir, tahmid dan juga tahlil saat malam Idul Fitri. Sebagai tanda kesuburan kita kepada Allah, sekaligus doa yang kita panjatkan agar Covid-19 diangkat oleh Allah subhanahu wa ta’ala,” pungkasnya.(jpg)

Kisah Anak Penjual Jalangkote Yang Jadi Korban Bully Delapan Pemuda

0

batampos.co.id – Kasus bullying perundungan kembali menimpa anak di bawah umur. Kali ini terjadi di Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan (Sulsel). Korban yang berinisial RZ, 12, itu selain menjadi sasaran perundungan juga dianiaya pelaku. Parahnya pelaku berjumlah delapan orang.

Beruntung sehari berselang, para pelaku berhasil diringkus dan ditetapkan sebagai tersangka.

“Pelaku selain mem-bully, juga menganiaya korban,” ujar Kapolres Pangkep AKBP Ibrahim Aji sebagaiman dilaporkan Fajar (Jawa Pos Group), Senin (18/5).

AKBP Ibrahim Aji menyebut, pelaku utama bernama Firdaus, 26, dan tujuh orang lainnya tersangka yang ikut turut serta. Mereka disangkakan pasal 80 UU perlindungan anak dengan ancaman hukuman tiga tahun enam bulan.

“Pasal yang dikenakan yaitu terkait pasal perlindungan terhadap anak dengan ancaman hukuman tiga tahun enam bulan,” kata Ibrahim Aji.

Aksi bullying yang dilakukan Firdaus bersama tujuh orang rekannya terhadap RZ di Pangkep, Sulawesi Selatan (Sulsel), Sabtu (16/5). (Medsos via Fajar)

Dari pengakuan Firdaus kepada penyidik, perundungan itu bermula ketika dia dan rekan-rekannya mengajak RZ bercanda. Ketika itu RZ kebetulan yang berjualan jalangkote sedang melintas dari para pelaku. Lantas para pelaku mengajak bercanda. Saat itu RZ berjualan jalangkote dengan mengayuh sepeda.

Dari percandaan itu berujung pada bullying dan menganiaya korban. RZ sempat didorong hingga terjatuh dari sepeda. Begitu juga dengan dagangannya. Tindakan para pelaku sempat viral di media sosial dan menuai kecaman dari warganet.

Korban adalah seorang siswa SD 4 Tala, Kelurahan Talaka, Kecamatan Ma’rang. Berjualan jalangkote dilakukan demi membantu orang tua yang tinggal di Kecamatan Ma’rang, Kabupaten Pangkep.

Musakkir, ayah korban, mengatakan bahwa anaknya di samping sekolah juga diminta berjualan jalangkote. Sebab penghasilan Musakkir, sebagai tukang bentor tidak mencukupi.

Atas kejadian yang menimpa anaknya itu, Musakkir berharap pelaku dapat diproses secara hukum yang berlaku. Dia tidak ingin lagi kasus serupa menimpa anak-anak di Tanah Air. “Sudah memaafkan, tapi proses di polisi harus tetap berjalan,” tuturnya.

Insiden bullying yang dialami RZ menuai simpati dari tokoh Sulsel. Di antaranya Ketua PGRI Irman “None” Yasin Limpo. Dia mengutuk perbuatan tersangka.

“Saya mengutuk sekeras-kerasnya tindakan bullying terhadap seorang penjual jalangkote ini. Kasihan sekali ini anak,” ujar Irman.

Sebagai bentuk simpatinya, Irman “None” Yasin Limpo memberi bantuan kepada RZ yakni berupa beasiswa. Bantuan None itu diterima langsung oleh Musakkir.(jpg)

Satu Keluarga di Batam Positif Covid-19

0

batampos.co.id – Kasus positif terkonfirmasi Covid-19 di Batam melonjak. Kemarin, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Batam mengumumkan 11 kasus baru.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Batam Muhammad Rudi mengatakan, tambahan kasus ini merupakan hasil tracing closes contact yang terus berlangsung dari klaster terkonfirmasi positif nomor 32 (WN India) dan nomor 35 (kasus DD Bengkong) yang telah meninggal dunia, serta kasus nomor 49 (mahasiswa usia 18 tahun) yang saat ini masih dalam perawatan di ruang isolasi rumah sakit swasta di Batam.

“Terdiri atas tiga perempuan dan delapan orang Laki-laki,” ujar Rudi, kemarin.

Rudi merinci, kasus pertama, lelaki berinisial LM berusia 39 tahun (kasus 55). Dua warga Kampung Seraya yang bekerja sebagai petugas kebersihan di salah satu rumah sakit swasta di Lubukbaja dan teman kasus nomor 32.

“Sewaktu temannya tersebut dirawat di rumah sakit tempatnya bekerja yang bersangkutan sering membantu melakukan aktivitas sehari-hari almarhum, kasus 32,” terang Rudi.

Kedua, laki-laki berinisial H berusia 45 tahun (kasus 56). Buruh angkut barang yang juga warga Kampung Seraya ini teman satu pekerjaan dengan nomor 46 yang saat ini masih dalam perawatan isolasi di RSKI Covid-19 Galang.

Kasus ketiga, laki-laki berinisial S berusia 55 tahun (kasus 57). Lagi-lagi warga Kampung Seraya yang bekerja sebagai petugas kamar pemulasaran jenazah di salah satu rumah sakit swasta di Lubukbaja, juga merupakan teman nomor 32. Sewaktu temannya tersebut dirawat di rumah sakit tempatnya bekerja, yang bersangkutan juga sering membantu melakukan aktivitas sehari-hari almarhum.

Keempat, laki–laki berinisial B, usia 43 tahun (kasus 58), warga Kelurahan Taman Baloi, Batam Kota. B merupakan ayah kandung dari kasus terkonfirmasi positif nomor 49 (mahasiswa usia 18 tahun, red) yang saat ini masih dalam perawatan ruang isolasi salah satu rumah sakit swasta di Baloi, Lubukbaja.

Kelima, kasus 59 Batam merupakan pelajar lelaki berinisial KMB berusia 13 tahun, adik kandung dari nomor 49. Keenam, ED berusia 44 tahun, merupakan kasus baru Covid-19 nomor 60 ibu kandung nomor 49. Ketujuh, kasus nomor 61 berusia 7 tahun berinisial CMB. Yang bersangkutan merupakan adik kandung nomor 49.

Kedelapan, kasus nomor 62 merupakan sekuriti berusia 21 tahun. Pria berinisal IK ini merupakan warga Kampung Seraya, Batuampar. Sebelumnya pernah melaksanakan salat Tarawih di Masjid A-I. Beberapa jemaah pernah contact dengan nomor 32.

Kesembilan, seorang perempuan berinisial SYK berusia 20 tahun warga Kampung Seraya, merupakan kasus baru nomor 63. SYK merupakan tante (adik ibu) dari nomor 62 yang tinggal serumah.

Kesepuluh, Z, kasus nomor 64 Batam, remaja lelaki berusia 15 tahun, warga Bengkong Sadai. Dia merupakan tetangga DD yang merupakan kasus Covid-19 nomor 35. Kesebelas, WSC, kasus 65 adalah lelaki berusia 22 tahun, warga Bengkong Sadai. WSC merupakan tetangga almarhum DD. Dia takziah tahlilan di rumah almarhum dan contact dengan anaknya yang merupakan kasus nomor 38.(iza/eja)

Pemerintah Perpanjang Listrik Gratis dan Diskon Tiga Bulan

0

batampos.co.id – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyampaikan, pemerintah akan memperpanjang program listrik gratis bagi pelanggan 450 VA dan diskon tagihan listrik 50 persen bagi pelanggan 900 VA subsidi. Awalnya, keringanan ini diberikan selama tiga bulan, yakni untuk April, Mei, dan Juni.

Namun, pemerintah memperpanjang program menjadi enam bulan, hingga September. Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menjelaskan, dukungan ekonomi dari pemerintah ini diharapkan dapat membantu daya beli masyarakat di tengah pandemi Covid-19.

“Diperpanjang sampai September,” ujarnya dalam video conference, Senin (18/5).

Seperti diketahui, pemerintah menggratiskan tagihan listrik kepada 2,4 juta pelanggan golongan rumah tangga 450 VA, selama tiga bulan, mulai April. Selain itu, pemerintah memberikan diskon 50 persen tagihan listrik kepada 7,2 juta pelanggan golongan rumah tangga 900 VA subsidi, dengan periode sama.

Lantaran diperpanjang hingga September, anggaran yang dikeluarkan pemerintah untuk subsidi listrik tersebut pun bertambah Rp 6,9 triliun menjadi Rp 61,69 triliun. Di samping memperpanjang program diskon dan gratis tagihan listrik, pemerintah juga memperpanjang program bantuan lain, salah satunya Bantuan Langsung Tunai (BLT) Desa.

Sri Mulyani menuturkan, sepanjang April-Juni, ada 11 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang menerima BLT Desa ini. Nominalnya Rp 600 ribu per bulan.

Untuk termin kedua, atau masa perpanjangan Juli-Agustus-September, nominalnya sebesar Rp 300 ribu per bulan. “April sampai Juni, besaran bantuan yang diberikan adalah Rp 600 ribu per bulan. Sedangkan periode Juli hingga Desember sebesar Rp 300 ribu per bulan,” kata Sri Mulyani.(jpg)

Melihat Tim Medis RSBP Batam ‘Bergumul’ Dengan Pasien Covid-19 (Bagian-4)

0

Coronavirus Disease (Covid)-19 menjadi momok yang sangat menakutkan bagi masyarakat di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Tim medis yang diminta untuk menangani para pasien Covid-19 dituntut memberikan pelayanan kesehatan yang prima. Meski rasa was-was dan takut terpapar virus mematikan itu terus menghantui.

Messa Haris-Batam

Ada hal yang tidak bisa dilupakan para tim medis RSBP Batam dengan para pasien Covid-19 yang mereka tangani.

Karena tidak dapat melihat wajah para medis, pasien-pasien Covid-19 di RSBP Batam membuat group WhatsApp.

Koordinator Perawat RSBP Batam yang menangani pasien Covid-19, Norma, mengatakan, awal mula dibentuknya group WhatsApp tersebut dikarenakan keinginan pasien untuk melihat secara langsung para perawat yang melayani mereka.

“Kita melayani pasien Covid-19 ini di ruangan yang pernah digunakan untuk menangani virus SARS dan MERS,” jelasnya.

Ruangan tersebut lanjutnya dibangun oleh WHO. Ia menceritakan, pengalaman menangani pasien SARS dan MERS berbeda dengan Covid-19. Terutama dari proses penularan yang cukup cepat.

“Awalnya kami takut tapi setelah dibekali bagaimana penularannya, cara menggunakan dan melepaskan APD level 3 serta rutin mencuci tangan kita menjadi semangat,” jelasnya.

Ia menjelaskan rata-rata pasien Covid-19 dan pasien dalam pengawasan (PDP) kerap merasa bosan ketika harus menjalani perawatan dalam waktu lama.

Tim medis lanjutnya harus menyampaikan dengan baik kepada pasien kenapa dia sampai diisolasi.

“Mereka sempat menyampaikan bosan karena sudah dua minggu dirawat tidak pulang-pulang. Kita menjelaskan karena hasil PCR itu lama keluarnya,” jelasnya.

Hasil PCR lanjutnya baru bisa diketahui 4 hingga 5 hari. Itupun kata dia untuk wilayah Jakarta saja. Sementara di daerah waktu yang dibutuhkan untuk mengetahui hasil PCR bisa jauh lebih lama.

Pasien kasus nomor 09 dan nomor 16 dinyatakan sembuh dari Covid-19 setelah mendapatkan perawatan intensif di RSBP Batam. Keduanya diketahui berprofesi sebagai dokter di Puskesmas Batuaji. Foto: BP Batam untuk batampos.co.id.

“Karena ii (Covid-19,red) sudah ada di seluruh Indonesia. Jadi untuk menenangkan pasien-pasien kita, kita membuat mereka bergembira,” paparnya.

Caranya dengan menanyakan kegiatan mereka sehari-hari.

Menurutnya pasien Covid-19 yang tanpa gelaja, memang kerap merasaakn dirinya tidak sakit. Sehingga dapat melakukan karantina mandiri di rumah.

“Mereka memang merasa tidak sakit. Jadi kita harus melakukan edukasi bahwa mereka tidak bisa melakukan isolasi mandiri. Kita sampaikan kepada mereka salah satu cara pencegahannya adalah harus dilakukan rawat inap dan diawasi dokter dan tim medis,” ujarnya.

Selain itu para pasien diajak untuk berolahraga setiap pagi di dalam ruangannya masing-masing.

Biasanya tim medis lanjutnya memandu mereka melalui CCtv. Para pasien kata dia juga dapat menyampaikan keluhan atau lainnya melalui telepon yang tersedia di dalam ruang perawatan.

Selain itu agar pasien nyaman, pihak rumah sakit juga menyediakan jaringan internet gratis. Sehingga dapat menjadi salah satu sarana hiburan bagi para pasien.

“Password wifinya kita kasih buat lekas sembuh,” jelasnya.

Ia menjelaskan guna menjalin komunikasi dengan para pasien Covid-19 dibentuklah group WA.

Group WA ini kata dia merupakan inisiatif para pasien dan tim medis.
“WA group ini dibuat karena mereka (pasien,red) ingin mengenal dan melihat wajah kami,” jelasnya.

Para pasein lanjutnya kerap berkomunikasi dengan menggunakan video call.

“Pernah ada yang video call dan memberitahukan jika infusnya sudah mau habis. Tapi setelah dilihat melalui video call ternyata infusnya masih 250cc lagi dan dia bilang video call hanya ingin melihat wajah saya,” katanya sembari tersenyum.

Karena lanjutnya setiap melayani pasien tim medis menggunakan baju azmat dan google. Sehingga membuat penasaran para pasien.

“Jadi itu (group WA,red) terbit karena keinginan pasien untuk melihat wajah kami,” paparnya.

Setelah seluruh pasien dinyatakan sembuh, group tersebut rencananya akan dibubarkan.

Namun para pasien kata dia menolak. Para pasien lanjutnya meminta agar group WA tersebut tetap eksis dan ingin berkumpul bersama setelah pandemi Covid-19 selesai.

“Sekarang mereka hanya telepon saja. Namanya group WA nya Keluarga Cemara,” tuturnya.

Hati-hati! Pertambahan Kasus Covid-19 di Indonesia Belum Bisa Dikendalikan

0

batampos.co.id – Angka pertambahan kasus positif Covid-19 di Indonesia belum menunjukkan tanda-tanda melandai. Setiap hari sejak Mei 2020, pertambahan angka harian Covid-19 selalu lebih dari 400-an kasus. Daerah yang terdampak juga terus menyebar setiap hari hingga 389 kabupaten kota terdampak.

Juru Bicara Pemerintah Untuk Covid-19 Achmad Yurianto selalu menyebut bahwa penularan masih terjadi. Virus korona dan Orang Tanpa Gejala (OTG) masih banyak berada di sekitar kita. Sehingga dia mengakui bahwa kasus baru Covid-19 belum bisa dikendalikan.

“Kita akan lebih berhati-hati manakala kita berada di luar rumah. Kita memang belum sepenuhnya dapat mengendalikan Covid-19. Maka jangan ambil risiko untuk tertular Covid-19,” tukasnya dalam konferensi pers, Senin (18/5).

Yurianto menilai gaya hidup masyarakat kini sudah banyak berubah. Masyarakat mulai menyadari pentingnya pola hidup bersih sehat. Sudah biasakan diri untuk mencuci tangan dengan sabun. Apabila terpaksa keluar rumah wajib memakai masker.

“Ini norma yang sama-sama kita yakini dan sudah memahami ini untuk memutuskan mata rantai penularan Covid-19. Semangat ini kebiasaan ini mestinya bisa kita galakkan, kita jadikan darah daging menghadapi situasi pandemi global ini,” ujarnya.

Yurianto mengajak norma kehidupan yang baru ini harus menjadi budaya baru. Sebab Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sudah mengumumkan bahwa virus ini tak akan pernah musnah dari muka bumi dengan cepat.

“Ini jadi penting karena WHO mengatakan virus ini tak akan bisa hilang dalam waktu singkat. Dan tak bisa lagi dimaknai sebagai persoalan lokal, ini jadi permasalahan dunia. Keberadaan ini harus jadi paradigma yang baru untuk kita. Dan jangan dimaknai kita harus menyerah dengan situasi ini. Kita harushl spunya komitmen untuk berdampingan dengan situasi ini,” tandasnya.(jpg)

BP Batam Berikan Bingkisan Ramadan ke Pegawai Outsourcing dan Tenaga Cleaning Service

0

batampos.co.id – Bulan suci Ramadan 1441 H/2020 M memang hanya tinggal menghitung hari, namun tidak menyurutkan niat Badan Pengusahaan Batam untuk terus berbagi kepada sesama.

Badan Pengusahaan Batam, melalui Badan Koordinasi Dakwah Islam (BKDI), memberikan bingkisan Ramadhan yang berisikan paket bahan makanan pokok kepada sebanyak 880 pegawai outsourcing dan para tenaga cleaning service yang bekerja di BP Batam.

Adapun pegawai yang menerima Bingkisan Ramadan tersebut antara lain, outsourcing di lingkungan Direktorat Pengamanan Aset, di Direktorat Pengelolaan Lahan, di Rumah Sakit BP Batam, di Asrama Haji, di Biro Umum, tenaga cleaning service di Rumah Sakit BP Batam, dan di Gedung Bida BP Batam.

Penyerahan bingkisan diserahkan langsung oleh para Deputi BP Batam, yaitu Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan Wahjoe Triwidijo, Anggota Bidang Pengelolaan Kawasan dan Investasi Sudirman Saad, dan Anggota Bidang Pengusahaan Syahril Japarin, pada Senin siang (18/5/2020) bertempat di Gedung Bida BP Batam.

Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan Wahjoe Triwidijo, BP Batam memberikan bingkisan Ramadan kepada salah seorang tenaga kerja outsourcing di lingkungan BP Batam. Paket bahan makanan pokok kepada sebanyak 880 pegawai outsourcing dan para tenaga cleaning service yang bekerja di BP Batam. Foto: BP Batam untuk batampos.co.id

Ketua Panitia Kegiatan Ramadan 1441 H/2020 M BP Batam, Dendi Gustinandar mengatakan, penyerahan Bingkisan Ramadan ini adalah salah satu dari beberapa kegiatan Ramadhan 1441 H di lingkungan BP Batam, di mana bingkisan tersebut berasal dari pengumpulan dana infaq, sadaqah, dan kas keuangan BKDI BP Batam.

“Selain bantuan kepada pegawai, selama Bulan Ramadhan ini, kami juga menyerahkan Bingkisan Ramadhan kepada para guru di TK BKDI Batam, imam dan marbot di 19 masjid, serta santunan berupa uang tunai dan paket berbuka puasa untuk 16 panti asuhan,” kata Dendi.

Meski Bulan Ramadan kali ini mengalami keterbatasan karena pendemi Corona Virus Disease 2019, Dendi mengaku sangat mengapresiasi partisipasi seluruh pegawai BP Batam untuk menyukseskan rangkaian kegiatan Ramadan 1441 H/2020 M.

“Kami hanya bisa mendoakan, semoga Hamba Allah yang telah berkenan untuk menyisihkan rezekinya mendapatkan balasan pahala berlipat ganda dan diberkahi oleh Allah SWT,” harap Dendi.(*)

Buka Rekening Bank Mandiri Bisa #dirumahaja

0

batampos.co.id – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. terus meningkatkan dan mengembangkan kualitas layanan perbankan di tengah kampanye pembatasan aktivitas sosial akibat pandemi corona.

Berkaitan hal tersebut manajemen telah mengembangkan layanan pembukaan rekening secara daring (online) agar dapat meningkatkan akses masyarakat pada perbankan dan mendukung program keuangan inklusif.

Area Head Bank Mandiri Area Batam/Kepulauan Riau, Wisnu Jatmiko menyampaikan bahwa secara nasional, layanan Online Onboarding tersebut, Bank Mandiri telah mendapatkan lebih dari 20.000 nasabah baru, sedangkan di wilayah Kepulauan Riau sudah mendapatkan sekitar 615 nasabah atau 3,07 persen secara bankwide sejak awal kampanye #dirumahaja yang dicanangkan oleh pemerintah.

Pegawai Bank Mandiri memperlihatkan layanan pembukaan rekening secara daring (online) agar dapat meningkatkan akses masyarakat pada perbankan dan mendukung program keuangan inklusif. Foto: Bank Mandiri untuk batampos.co.id

Layanan ini menjadi inovasi terbaru Bank Mandiri untuk memudahkan proses pembuatan rekening tabungan dengan memanfaatkan web pembukaan rekening online, tanpa harus ke kantor cabang Bank Mandiri terdekat dan tanpa harus download dari aplikasi.

Tabungan Now merupakan produk yang dibuka melalui platform Online Onboarding dan dapat diakses kapanpun dan dimanapun setiap hari dengan layanan video call dari jam 08.00 sampai dengan jam 21.00 dengan mengakses https://join.bankmandiri.co.id melalui ponsel atau menggunakan scan QR code pada website Bank Mandiri.

Inovasi ini sangat memudahkan masyarakat di Batam dan Kepri, karena akan menghilangkan hambatan jarak dan ruang dalam mendapatkan akses layanan keuangan, selain itu Bank Mandiri terus berekspansi dengan memanfaatkan perkembangan teknologi digital, ditengah keterbatasan akses masyarakat untuk keluar rumah sehingga proses pembuatan rekening pun jadi mudah dan siap dinikmati nasabah melalui ponsel masing-masing.

Wisnu menambahkan produk Tabungan Now juga dilengkapi berbagai fitur diantaranya, transaksi menggunakan kartu debit VISA/GPN, loyalty Fiestapoin, layanan e-statement dan salah satu layanan e-channel perorangan yakni Mandiri Online yang merupakan aplikasi untuk berbagai kemudahan transaksi seperti bayar air/ATB, PLN, Pembelian Pulsa, Transfer ke Bank Lain, Top Up e-wallet (Linkaja, gopay, ovo, dan dana).

Sebagai informasi, saat ini jumlah nasabah Bank Mandiri di wilayah Kepulauan Riau sekitar 350.000 nasabah dan distribusi e-channel Bank Mandiri terdapat 315 ATM yakni mesin tarik dan setor tunai, 3.500 mesin EDC yang tersebar di beberapa merchant serta hampir sekitar 1.000 agen branchless banking.

Karena keterbatasan masyarakat dalam menjalankan transaksi keuangan di tengah pandemi corona, Bank Mandiri tetap menargetkan pertumbuhan jumlah rekening bisa naik sebesar 7 persen di tahun 2020 ini.

“Sebagai lembaga keuangan yang memiliki new culture “memenuhi kebutuhan pelanggan”, Bank Mandiri terus mengembangkan layanan teknologi yang berbasis digital dan layanan service 24 jam melalui call centre 14000,” tutup Wisnu.(rng)

Inez Cosmetic Sumbang Hand Sanitizer ke Pemko

0

batampos.co.id – Inez Comestic cabang Batam memberi bantuan 500 botol hand sanitizer ke Pemko Batam, Senin (18/5/2020).

Bantuan itu merupakan bentuk kepedulian Inez Cosmetic
dalam usaha memutus mata rantai pandemi covid-19.

SPV Promosi Inez Cosmetic Batam, Nova, mengatakan pihaknya merasa turut andil untuk memutus mata rantai covid-19 yang sangat meresahkan masyarakat.

“Ini bantuan pertama kami, memang tak banyak. Namun diharapkan dapat memberi manfaat besar bagi yang membutuhkan,” ujar Nova usai menyerahkan bantuan ke Pemko
Batam.

Inez Comestic cabang Batam memberi bantuan 500 botol hand sanitizer ke Pemko Batam, Senin (18/5/2020). Foto: Istimewa

Menurut dia, nantinya Pemko Batamlah yang akan menyerahkan bantuan ke pihak yang membutuhkan.

Seperti tenaga medis atau warga. Bantuan memang sedikit terlambat karena pengiriman dari pusat yang sedikit terkendala.

“Semoga bantuan itu dapat direalisasikan kepada yang benar-bnar butuh seperti rumah sakit, meski sedikit terlambat,” terang Nova

Tenaga Ahli Pemko Batam, Yusfa Hendri, mengapresiasi bantuan dari Inez Cosmetic.

Apalagi covid-19 hampir mempengaruhi semua orang, sehingga untuk memerangi pandemi ini butuh kerjasama semua pihak.

“Kami memberi apresiasi kepada semua pihak yang
memberi bantuan dalam memerangi covid-19, dalam
hal ini dibantu oleh Inez Cosmetic juga,” ujar Yusfa.(she)

TJK Power Berbagi, Sebar 600 Paket Sembako, 600 Box Masker, 60 Jeriken Handsanitizer

0

batampos.co.id – PT TJK Power sebagai perusahaan penyedia tenaga listrik swasta berbahan batu bara di Batam, membagikan paket sembako, masker dan handsanitizer ke masyarakat yang berada di Kampung Punggur Dalam, Sei Kasam, Teluk Nipah dan Pulau Kasam, Senin (18/5).

Penyerahan bantuan ini bentuk kepedulian serta dukungan terhadap masyarakat atas dampak Covid 19. Selain itu, TJK Power juga berusaha mencegah penyebaran Covid 19 dengan memberikan bantuan Handsanitizer dan masker ke masyarakat.

“Bantuan yang kami berikan berupa 60 jeriken Handsanitizer, 600 box masker dan 600 paket sembako senilai Rp 60juta yang ditujukan ke 600 kepala keluarga di empat kampung disekitar PLTU Tanjungkasam,” kata Direktur Pengembangan Bisnis dan Usaha PT TJK Power, Ahmad Baihaqi Basyarah, Senin (18/5/2020).

Ia mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk tanggung jawab sosial PT TJK Power, sebagai perusahaan pembangkit listrik yang sudah beroperasi sejak tahun 2012 di Pulau Batam dalam membantu masyarakat menghadapi pandemi Covid-19.

PT TJK Power sebagai perusahaan penyedia tenaga listrik swasta berbahan batu bara di Batam, membagikan paket sembako, masker dan handsanitizer ke masyarakat yang berada di Kampung Punggur Dalam, Sei Kasam, Teluk Nipah dan Pulau Kasam, Senin (18/5/2020). Foto: Fiska Juanda/batampos.co.id

“Kami mengharapkan situasi ini dapat cepat kembali normal dan kami dapat terus berkontribusi terhadap masyarakat Batam,” ucapnya.

Komitmen TJK Power dalam melawan wabah Covid-19, kata Baihaqi ditunjukkan melalui penerapan program pendeteksian, pencegahan, respon dan antisipasi penularan infeksi Virus Corona di lingkungan internal Perusahaan.

Langkah ini merupakan bentuk inisiatif manajemen PT TJK Power, dalam mendukung himbauan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dalam pencegahan penyebaran virus Covid-19 di lingkungan kerja dan sekitarnya.

“Adapun langkah-langkah antisipasi yang telah dilakukan oleh TJK Power antara lain memberikan edukasi kepada seluruh karyawan melalui rapat bulanan. Dan memberikan buku panduan pencegahan penularan covid-19 di Kawasan PLTU Tanjung Kasam,” ungkapnya.

Selain itu juga meningkatkan sarana dan prasarana kebersihan area PLTU Tanjung Kasam. Seluruh karyawan di area PLTU Tanjung Kasam diwajibkan menggunakan masker sesuai dengan surat himbauan Walikota Batam mengenai penggunaan masker di lingkungan kerja dan di luar lingkungan kerja.

PT TJK Power juga menyediakan ruang tamu khusus untuk menerima tamu dan rekan bisnis.

Ruangan tersebut dibersihkan dan disemprot cairan desinfektan sebelum dan sesudah pertemuan berlangsung. PT TJK Power memastikan bahwa lingkungan kerja di PLTU.

“Tanjung Kasam siap menghadapi wabah covid-19. Pencegahan dan penanganan wabah covid-19 di area PLTU Tanjung Kasam sudah sesuai dengan anjuran World Health Organization Indonesia.” ucap Baihaqi.

Sekilas tentang PT TJK Power PT TJK Power merupakan sebuah perusahaan penyedia tenaga listrik swasta berbahan bakar batu bara berkapasitas 2×65 MW yang berada di Tanjung Kasam, Batam.

Dibangun di areal seluas 32 hektar pada kawasan pantai, PLTU ini juga mempunyai dermaga sendiri untuk menampung pasokan batubaranya.

Saat ini, PLTU yang mulai beroperasi sejak tahun 2012 tersebut mempunyai peran yang cukup signifikan dalam menyuplai kebutuhan listrik untuk masyarakat Batam dan sekitarnya.(ska)