Jumat, 1 Mei 2026
Beranda blog Halaman 10271

New Normal Dimulai 15 Juni 2020, Dinas Pariwisata Kota Batam Lakukan Ini

0

batampos.co.id – Pemko Batam akan menerapkan Pembatasan Aktivitas Masyarakat (PAM) yang akan dijalankan hari ini (27/5/2020) hingga Minggu (14/6/2020) mendatang dan pada 15 Juni 2020 mendatang Provisni Kepri atau Kota Batam akan menjadi percontohan New Normal.

Hal ini mendapatkan respon positif dari Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Kadisbudpar) Kota Batam, Ardiwinata.

Ia berharap, kebijakan tersebut dapat kembali mendongkrak semua sektor pariwisata di Kota Batam.

“Kita segera mengumpulkan asosiasi dan pengusaha di bidang pariwisata terkait rencana Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, melonggarkan semua aktivitas di Batam,” katanya, Rabu (27/5/2020).

Ardi menjelaskan, sektor pariwisata seperti hotel, resort, restoran, tempat hiburan, destinasi wisata dan sebagainya akan kembali dibuka.

Hal ini kata dia, sebagai upaya menggesa agar sektor pariwisata kembali pulih, namun harus memenuhi syarat protokol kesehatan.

Wisatawan asal Singapura berfoto bersama dengan latar belakang landmark Welcome To Batam. Foto: Dalil Harahap/batampos.co.id

“Kita sama-sama berjuang agar sektor pariwisata ini kembali bangkit,” ujarnya.

Ia mengatakan, sektor pariwisata merupakan sektor utama yang terdampak akibat wabah Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

“Tak hanya pengusaha saja yang terdampak, bahkan hingga para pekerja pariwisata. Sudah banyak yang mengeluh, banyak pekerja juga terdampak,” kata dia.

Ia berharap, dengan mulai beroperasi kembali sektor pariwisata, akan diiringi kembali bangkitnya perekonomian Kota Batam.

Hal itu, kata dia, merupakan tekad Wali Kota Batam yang tak ingin kondisi terpuruk ini terus berlanjut.

“Sektor pariwisata harus bangkit lagi. Apalagi negara tetangga; Singapura dan Malaysia di awal Juni sudah melakukan pelonggaran,” ujarnya.

Ia optimistis, dengan adanya pelonggaran di negara tetangga, dunia pariwisata Batam akan kembali bergairah dan normal.

“Kita sudah minta kesanggupan (mematuhi protokol kesehatan, red) semua asosiasi dan pengusaha pariwisata terkait hal ini. Semua harus sanggup menjalankan protokol kesehatan saat dibuka nanti,” katanya.

Sebelumnya, Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, ingin semua sektor di Batam kembali normal.

Namun, dalam menjalankan semua aktivitas itu nanti, dengan tatanan hidup kenormalan baru atau akrab disebut New Normal.

“Kita buka semua aktivitas di kota ini, tapi dengan tetap pakai masker, jaga jarak dan disiplin mencucing tangan. Itu kehidupan normal baru kita,” pesan Rudi.(*/esa)

Dinas Tenaga Kerja Datangi Puluhan Perusahaan di Batam, Penyebabnya…..

0

batampos.co.id – Dinas Tenaga Kerja Kota Batam mendatangi puluhan perusahaan di lima kawasan guna mensosialisasikan tatanan baru atau new normal di perusahaan.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Batam, Rudi Syakyakirti, mengatakan, pihaknya bahkan sudah membentuk lima tim untuk melakukan sosialisasi.

“Tim ini disebar ke lima lokasi industri di Batam. Antara lain Tanjunguncang, Mukakuning, Batam Centre, Kabil, dan Batuampar. Rencananya tim turun sampai 29 Mei nanti,” katanya, Rabu (27/5/2020).

Ia menjelaskan, setiap manajemen perusahaan akan diminta untuk menandatangani surat pernyataan terkait upaya pencegahan penularan corona virus disease (Covid-19).

Di antaranya penyediaan sarana cuci tangan atau hand danitizer. Kemudian memberi jarak antar karyawan selama di perusahaan.

Ilustrasi pekerja di Kota Batam. Foto: Dalil Harahap/batampos.co.id

Selain itu, manajemen juga diminta terus mengawasi dan mengingatkan pekerjanya untuk selalu menggunakan masker.

“Sebenarnya untuk masker dan hand sanitizer sudah jalan. Tapi perlu diingatkan kembali saja. Sekarang itu yang mau kita tekankan lagi adalah tentang physical distancing-nya,” kata dia.

Upaya menjaga jarak antar individu atau physical distancing lanjutnya, tidak hanya di saat karyawan sedang bekerja. Tapi sampai ke pengaturan tempat duduk di kantin.

“Dan yang terpenting itu pengaturan jam pergantian shift. Bagaimana supaya tidak terjadi penumpukan pekerja di satu titik saat pergantian shift ini,” ujarnya.

Rudi mengatakan, protokol kesehatan selama pandemi Covid-19 ini sebenarnya sudah berjalan di perusahaan-perusahaan Batam.

Namun karena sudah berlangsung lama, menurutnya perlu untuk diingatkan kembali, agar tidak mengendur pelaksanaannya.

“Kita turun untuk mengingatkan kembali, bagi yang belum melaksanakan kita imbau secara persuasif. Sekaligus meminta penanggung jawab kegiatan di perusahaannya untuk menandatangani surat pernyataan,” jelasnya.(*/esa)

New Normal, Kawasan Wisata Lagoi Segera Dibuka

0

batampos.co.id – Kepri ditetapkan sebagai salah satu daerah percontohan new normal. Menyusul kebijakan tersebut, Kawasan Wisata Lagoi di Bintan akan segera dibuka kembali.

“Kami sudah mengusulkan Lagoi. Kami meminta Lagoi dibuka karena daerah eksklusif,” kata Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepri, Buralimar, dilansir dari Antara, Rabu (27/5).

Diketahui, pemerintah pusat menetapkan Kepri, Bali, dan Yogyakarta sebagai daerah percontohan kebijakan new normal. Nah, menurut Buralimar, daerah pariwisata yang paling siap adalah Lagoi. Selain itu, Kabupaten Bintan juga menjadi zona hijau Covid-19. Sebab Bintan relatif aman dari penyebaran Covid-19 karena jumlah pasien yang sedikit.

Namun kapan pembukaan Lagoi secara resmi, Buralimar mengatakan masih menunggu kepastian dari pemerintah pusat. Setelah Lagoi, lanjutnya, Pemprov Kepri akan mengajukan pembukaan Batam View resort di Nongsa, Batam.(antara)

Masih Pandemi, Guru Usul Tahun Pelajaran Baru Diundur

0

batampos.co.id – Rencana membuka sekolah dan memulai tahun pelajaran baru di tengah pandemi Covid-19 menuai kekhawatiran dari para guru. Aktivitas di sekolah justru ditakutkan bisa menimbulkan masalah baru.

”Banyak guru yang khawatir jika sekolah kembali dibuka malah jadi tempat persebaran,” tutur Sekretaris Jenderal Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) Heru Purnomo.

Menurut dia, pemerintah harus mempertimbangkan secara matang sebelum memutuskan untuk memulai kegiatan belajar siswa di sekolah. Untuk daerah-daerah yang tidak ada kasus, jauh dari episentrum, dan tidak ada persebaran Covid-19 atau berstatus hijau, pembelajaran tatap muka bisa dilaksanakan. Namun, itu tidak berlaku di daerah dengan status persebaran Covid-19 berwarna merah. ”Sekolah-sekolah yang ada di wilayah tersebut tentunya tidak berani berspekulasi,” ujarnya.

Senada, Ketua Ikatan Guru Indonesia (IGI) M. Ramli menyatakan bahwa wacana membuka sekolah saat pandemi terlalu berani. Sebab, akan sulit mengontrol siswa, terutama siswa SD, untuk dapat mematuhi protokol kesehatan sepenuhnya. ”Di dalam kelas mungkin saja dibuat sesuai protokol kesehatan, tapi di luar kelas bagaimana?” ujarnya.

Kemendikbud, papar dia, harus mengakui bahwa Indonesia belum siap menghadapi pembelajaran dalam kondisi pandemi Covid-19. Karena itu, dia mengusulkan tahun pelajaran baru diundur hingga Januari tahun depan. Dengan begitu, persiapannya jelas. Terutama untuk peningkatan kompetensi guru yang keteteran. ”Kalau sekolah tidak dibuka, untuk apa tahun pelajaran baru dijalankan?” ungkapnya.

Apabila hanya mengandalkan kelas jarak jauh atau pembelajaran dari TVRI dan RRI, menurut Ramli, akan sangat kurang. Konten pembelajaran tersebut jauh dari kurikulum.

Ramli memaparkan, di lapangan, guru-guru yang tergabung dalam IGI sudah bekerja keras membantu guru lain berkembang dalam sistem pembelajaran jarak jauh. Tapi, pemerintah kurang mendukung. Sebab, pedoman pembelajaran jarak jauh belum mengutamakan belajar dalam format guru mengajar siswa dan siswa diajar gurunya.

Sejauh ini Kemendikbud masih mengarahkan ke berbagai portal dan media lain yang jelas memutus komunikasi antara siswa dan guru. Padahal, papar Ramli, belajar daring bisa optimal dengan syarat guru memiliki skill yang cukup, ketersediaan kuota internet, dan alat pendukung. Pihaknya menyanggupi dapat membantu meningkatkan mutu guru dalam waktu enam bulan asal mendapat kepercayaan penuh.

Ketua Komisi X DPR Syaiful Huda mengatakan, wacana pembukaan sekolah perlu dipertimbangkan dengan matang. Menurut dia, pembukaan sekolah di masa pandemi merupakan sebuah pertaruhan besar. Apalagi, hingga saat ini laju penularan virus korona di tanah air belum menunjukkan tanda-tanda penurunan.

Bahkan, kurva kasus positif Covid-19 di sejumlah daerah malah menunjukkan peningkatan tajam. ”Sehingga jika dipaksakan membuka sekolah di wilayah-wilayah tersebut, potensi penularannya di kalangan peserta belajar-mengajar akan sangat besar,” tuturnya.(jpg)

Empat Bulan, Ada 92 Aduan Dugaan Pelanggaran Etik Pimpinan dan Pegawai KPK

0

batampos.co.id – Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (Dewas KPK) menyampaikan kinerjanya selama kuartal pertama 2020 atau empat bulan setelah dilantik pada akhir Desember 2019 lalu. Selama empat bulan bekerja, Dewas KPK telah menerima dan menindaklanjuti sekitar 92 laporan masyarakat terkait dugaan pelanggaran etik oleh pimpinan dan pegawai KPK.

“Dalam rangka penerimaan laporan masyarakat terkait adanya dugaan pelanggaran kode etik oleh pimpinan dan pegawai KPK, dan pengawasan atas pelaksanaan tugas dan wewenang KPK, Dewan Pengawas KPK telah menerima dan menindaklanjuti sebanyak 92 surat pengaduan,” kata Ketua Dewas KPK, Tumpak Hatorangan Panggabean dalam keterangannya, Selasa (26/5).

Tumpak mengapresiasi partisipasi masyarakat dalam membantu Dewas mengawasi kinerja KPK. Kendati demikian, Tumpak tak membeberkan secara rinci pengaduan dugaan pelanggaran etik yang telah diterima dan ditindaklanjuti Dewas.

“Dalam hal ini kami berterima kasih kepada partisipasi masyarakat yang terus membantu kami dalam melakukan pengawasan terhadap tugas dan kewenangan KPK,” ucap Tumpak.

Terkait pengawasan atas tugas dan kewenangan KPK, Dewan Pengawas telah melakukan Rapat Koordinasi Pengawasan (Rakorwas) Triwulan I dengan Pimpinan KPK pada tanggal 27 April 2020 yang meliputi 18 (delapan belas) isu/permasalahan. Secara garis besar, 18 permasalahan itu terdiri dari empat bidang.

Soal bidang penindakan, Dewas menganjurkan KPK untuk mempercepat penanganan perkara sejak penyelidikan, penyidikan, penuntutan dan eksekusi dalam upaya optimalisasi asset recovery serta kepastian hukum. Sementara di bidang Pengawas Internal dan Pengaduan Masyarakat dalam rangka penguatan fungsi Pengawasan Internal serta harmonisasi pelaksanaan tugas pengawasan oleh Dewas dan Pengawasan Internal (PI).

Selanjutnya pada Bidang Pencegahan, dalam rangka optimalisasi fungsi pencegahan khususnya dalam upaya pengamanan aset kementerian/lembaga dan/atau Pemda. Terakhir bidang Kesekjenan dalam rangka pembenahan manajemen SDM KPK.

“Selain Rakorwas, Dewan Pengawas juga telah melakukan Rapat Evaluasi Kinerja Pimpinan KPK Triwulan I pada 27 April siang dan 5 Mei 2020 dengan fokus melakukan evaluasi terhadap capaian kinerja pimpinan selama 3 bulan pertama 2020,” ujarnya.

Menurut Tumpak, setelah dilakukannya evaluasi kuartal pertama, pihaknya akan melihat tindak lanjut pimpinan KPK dalam menjalankan rencana kerja dari evaluasi tersebut. Evaluasi berikutnya akan dilakukan Dewas pada akhir kuartal kedua.

“Dewan Pengawas akan terus melakukan tugas dan wewenangnya secara transparan, profesional, dan akuntabel. Hal ini dilakukan supaya masyarakat bisa ikut berpartisipasi mengawasi dan mengawal kerja KPK, sehingga masyarakat diharapkan akan terus mendukung kerja-kerja pemberantasan korupsi demi Indonesia yang bersih dari korupsi,” pungkasnya.(jpg)

Penerapan New Normal di Batam Dimulai dari ASN

0

batampos.co.id – Kota Batam mulai uji coba menerapkan tatanan hidup normal baru atau new normal Selasa (26/5). Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, mengatakan penerapan new normal dimulai dari Aparatur Sipil Negara (ASN). Dalam bekerja, semua ASN ini bertugas mengedukasi warga agar tetap patuh protokol kesehatan.

“Hari ini saya sengaja menginstruksikan semua ASN masuk untuk menjalankan tugas berat ini,” kata Rudi saat mimpin rapat bersama ASN di panggung utama Dataran Engku Putri Batam, Selasa (26/5).

Rudi melanjutkan, dengan jumlah ASN yang banyak, mereka dapat ditugaskan di semua kecamatan se-Kota Batam. Ia memaparkan, untuk memulai tugas ini, harus mulai dari masing-masing ASN untuk menerapkan new normal tersebut.

“Secara umum, sudah saya sampaikan ke ASN terkait tatanan hidup normal baru ini. ASN Tetap pakai masker serta menjaga jaga jarak,” ujarnya.

Kehidupan baru ini pula harus ditularkan ke warga Batam agar saat semua aktivitas di Batam dibuka, warga tetap menerapkan protokol kesehatan ini. “Kita sama-sama mengedukasi warga agar tetap patuh imbauan kita,” kata dia.

Di kesempatan itu, Rudi menekankan ada tiga hal yang perlu diterapkan di tengah masyarakat. Pertama, wajib memakai masker hal ini didasari aturan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sehingga perlu disampaikan agar warga tetap mamatuhi ini.

“Kemudian yang kedua, jaga jarak termasuk di rumah ibadah. Hari ini saya kumpulkan semua ulama dan imam masjid terkait ini,” ujarnya.

Bahkan, untuk tempat ibadah ini, pihaknya akan membuka dalam waktu dekat ini. Sementata pusat keramaian lain seperti pelabuhan, mal dan sebagainya dibuka pada tanggal 15 Juni nanti.

“Dan yang ketiga, semua ASN harus mengedukasi warga menerapkan pola hidup bersih dan rajin berolahraga,” ujarnya.

Langkah-langkah ini, kata Rudi, sebagai upaya persiapan pelonggaran 15 Juni nanti. Alasannya, agar seluruh kegiatan baik sosial dan ekonomi bahkan keagamaan di Batam bisa mulai berjalan kembali, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

“Semua sudah mengeluh ke kami, bagaimana mau bayar air, bagaimana bayar listrik, semua sudah terdampak, jadi kita bertekad nanti kita buka semua aktivitas di Batam,” kata Rudi.

Dengan begitu, di sisa waktu hingga 14 Juni nanti, semua akan bertugas bagaimana Batam bersih dari Covid-19. “Yang sakit jadi sembuh, yang sehat makin bugar,” kata dia.(*/uma)

Pasien Nomor 96 Covid-19 di Batam Meninggal Dunia

0

batampos.co.id – Kasus pasien Covid-19 di Batam masih terus bertambah. Bahkan satu orang lagi meninggal dunia. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam Didi Kusmarjadi mengungkapkan, pasien positif Covid-19 yang meninggal seorang laki-laki berinisial HA berusia 43 tahun. Dia dinyatakan sebagai kasus 96.

Didi menjelaskan, pada 22 Mei, HA datang berobat ke IGD salah satu rumah sakit swasta di Batam Center dengan keluhan sesak napas, batuk berdahak, dan demam selama tiga hari. Sebelumnya disertai BAB mencret dan nyeri dada kanan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan pihak rumah sakit, HA didiagnosa Sepsis ec Bronkopneumonia, DD. TB Paru+B20. Dia dite- tapkan PDP Covid-19. Kemudian dilalukan pemeriksaan RDT dengan hasil nonreaktif, namun hasil uji swab positif.

“Kondisinya sebelum swab keluar semakin memburuk. Tim medis rumah telah berbuat maksimal. Pada pukul 13.40 WIB (kemarin, red) dinyatakan meninggal dunia dan dimakamkan dengan protokol Covid-19,” ujar Didi, Selasa (26/5).

Data perkembangan kasus Covid-19 di Batam hingga 26 Mei terkonfirmasi positif sebanyak 96 kasus. Dengan rincian 35 sembuh, sembilan meninggal, dan 52 orang dalam perawatan. “Yang masih dirawat salah satunya dalam kondisi lemah yakni pasien kasus 76. Sedangkan 47 lainnya dalam kondisi stabil,” ujar Juru Bicara Gugas Penanganan Covid-19 Kota Batam, Azril Apriansyah.(*/jpg)

Penerapan New Normal di 4 Provinsi dan 25 Kota/Kabupaten, Ratusan Ribu Personel Dikerahkan

0

batampos.co.id – Ratusan ribu aparat keamanan akan dikerahkan untuk menyiapkan strategi pengamanan new normal selama pandemi Covid-19. Presiden Joko Widodo pun telah meninjau kesiapa penerapan new normal di Stasiun MRT Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Selasa (26/5).

“Anggota TNI-Polri yang akan dilibatkan kurang lebih 340.000. Karena kita harus mengamankan 1.800 titik,” kata Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Selasa (26/5).

Hadi menuturkan, ratusan ribu personel gabungan itu akan dikerahkan untuk mengamankan empat provinsi dan 25 kabupaten/kota yang sudah diputuskan untuk menerapkan new normal. Keempat provinsi yang dimaksud yakni, DKI Jakarta, Jawa Barat, Sumatera Barat dan Gorontalo. Terdapat 1.800 objek yang akan dijaga di empat provinsi tersebut.

Adapun 25 kabupaten/kota yakni Pekanbaru, Dumai, Kabupaten Kampar, Kabupaten Pelalawan, Kabupaten Siak, Kabupaten Bengkalis, Palembang, Kota Prabumulih, Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, Kabupaten Tangerang, Kota Tegal, Surabaya, Malang, dan Kota Batu. Berikut, Kabupaten Sidoharjo, Kabupaten Gresik, Kabupaten Malang, Kota Palangkaraya, Kota Tarakan, Banjarmasin, Kota Banjar Baru, Kabupaten Banjar, Kabupaten Barito Kuala, dan Kabupaten Buol.

“Pelaksanaan pendisiplinan dilaksanakan bertahap seperti di tempat lalu lintas masyarakat, stasiun dan (tempat perbelanjaan),” beber Hadi.

Hadi mengharapkan, meski nantinya prekonomian berangsur normal. Namun, masyarakat tetap diimbau untuk dapat disiplin menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

“Pertama seluruh masyarakat kita awasi supaya tetap memakai masker, kedua dalam berkegiatan harus jaga jarak aman, kemudian kita sediakan tempat mencuci tangan atau hand sanitizer,” tukas Hadi.(jpg)

Guru Pesantren Cabuli Santri selama 4 Tahun

0

batampos.co.id – Tindakan asusila dialami seorang santri yang diduga dilakukan seorang guru berinisial EP, 36, yang mengajar di sebuah pesantren di Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Tindakan pencabulan itu sudah berlangsung selama empat tahun.

Kapolresta Bandung Kombes Hendra Kurniawan mengatakan, aksi tersebut telah dilakukan EP selama 4 tahun, mulai 2016 hingga awal 2020. Sejak awal aksi asusila itu dilakukan, seorang korbannya tersebut masih berusia 14 tahun.

”Awalnya korban diminta untuk berfoto dengan tidak menggunakan hijab, kemudian di sekolah itu ada aturan kalau tidak menggunakan hijab akan ada tindakan. Karena takut kemudian diancam lagi, akhirnya korban dipaksa foto tanpa busana,” kata Hendra seperti dilansir dari Antara di Polresta Bandung pada Selasa (26/5).

Setelah memiliki foto korban tanpa busana, pelaku EP mengancam akan menyebarluaskan di media sosial. Ancaman itu, kata Hendra, dijadikan modus pelaku agar bisa melakukan tindakan asusila atau pencabulan kepada korban.

”Kondisi ini dimanfaatkan pelaku untuk berhubungan badan dengan cara mengancam. Ini sudah berlangsung sampai dengan kurang lebih empat tahun dari korban berumur 14 sampai 17 tahun,” kata Hendra.

Sejauh ini, kata Hendra, polisi baru menemukan satu korban dari tindakan asusila yang dilakukan EP. Namun, tidak menutup kemungkinan ada korban lainnya dari kasus asusila tersebut. ”Saat ini sedang kami dalami di komputer atau pun di laptop barang bukti, apakah ada korban lain atau tidak. Karena ada indikasi foto-foto lain, apakah ada hubungan atau tidak masih kita dalami,” terang Hendra.

Menurut Hendra, saat ini kondisi korban masih mengalami trauma. Pasalnya, korban baru melaporkan kasus tersebut baru-baru ini padahal peristiwa itu sejak empat tahun lalu. ”Kami juga memberikan bantuan atau bimbingan konseling, agar kondisinya bisa sembuh kembali,” kata Hendra.

Sementara itu, EP mengaku sudah berkeluarga dan memiliki dua orang anak. Dia melakukan tindakan asusila tersebut karena khilaf. ”Iya khilaf, saya sudah punya anak perempuan dan laki-laki,” ucap EP.

Polisi tetap menjerat EP dengan pasal 81 ayat 3 dan atau pasal 82 UU Nomor 17 Tahun 2017 tentang persetubuhan dilakukan oleh tenaga pendidik, juncto pasal 64 KUHP. ”Kita lakukan pemberatan tambah sepertiga perbuatan yang berulang, kemudian karena pengajar kita lakukan pemberatan, jadi minimal ancaman pidana lima tahun dan maksimal 15 tahun atau lebih,” tutur Hendra.(antara)

8 Tips Menjaga Kesehatan Pasca Lebaran di Masa Pandemi Covid-19

0

batampos.co.id – Merayakan hari raya Idul Fitri selalu identik dengan bermacam hidangan makanan, baik makanan berat maupun makanan ringan. Namun apabila dikonsumsi secara berlebihan dan tidak menerapkan perilaku hidup sehat, maka dapat mempengaruhi dan memicu berbagai penyakit.

Maka dari itu, menjaga kesehatan dengan memperhatikan pola makan sehat sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Ketua Perhimpunan Sarjana dan Profesional Kesehatan Masyarakat Indonesia (Persakmi) Provinsi Kepulauan Riau, Andi Kurniawan, menyampaikan berdasarkan teori HL Blum, satu dari 4 faktor yang mempengaruhi derajat kesehatan masyarakat adalah perilaku.

“Karena dengan perubahan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) ke arah yang lebih baik dan konsisten, merupakan strategi mendasar dalam upaya pencegahan dan pengendalian penyakit baik menular maupun tidak menular,” sebutnya saat dikonfirmasi wartawan Batam Pos Online, Rabu (27/5).

Persakmi Provinsi Kepulauan Riau juga menyampaikan 8 tips menjaga kesehatan pasca Lebaran di masa pandemi Covid -19.

Berikut ini tipsnya yaitu:

1. Cuci tangan pakai sabun di air mengalir atau menggunakan hand sanitizer.

2. Tetap mengunakan masker ketika bekerja dan beraktivitas di luar rumah.

3. Cek kesehatan secara berkala sesuai protokol kesehatan Covid-19 di fasilitas kesehatan.

4. Enyahkan asap rokok dan zat adiktif lainnya.

5. Rajin olah raga minimal 30 menit dalam sehari.

6. Diet seimbang dan teratur (atur porsi makanan dalam 1 piring makan: 2/3 bagian makanan pokok, 2/3 bagian sayuran, 1/3 bagian lauk pauk dan 1/3 bagian buah-buahan).

7. Istirahat cukup dan teratur, minimal 7-8 Jam sehari.

8. Kelola stress dan perkuat ibadah. (fai)