Sabtu, 4 April 2026
Beranda blog Halaman 10287

Corona Renggut Nyawa 25 Dokter di Indonesia

0

batampos.co.id – Covid-19 di Indonesia sudah merenggut nyawa para pejuang kesehatan. Para tenaga medis baik dokter maupun perawat yang berada di garda terdepan harus kehilangan nyawa. Data para dokter dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) sedikitnya sudah ada sekitar 25 dokter yang wafat.

Umumnya, mereka bukanlah dokter yang langsung menangani pasien Covid-19 di ruang isolasi. Tapi para dokter pelayanan (front liners) yang membuka praktik pribadi atau melayani pasien umum.

Misalnya ada Dokter Spesialis THT, Dokter Spesialis Ortopedi, Dokter Gigi, dan dokter umum. Mereka tentu tak langsung menangani pasien Covid-19 di ruang isolasi tapi bertemu pasien secara tak sengaja di ruang praktik mereka yang ternyata sudah tertular Covid-19. Baik tanpa gejala maupun dengan gejala tapi tak disadari.

Kondisi ini dinilai oleh Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Prof. Dr. dr. H. Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, MMB sebagai situasi yang terlambat. Sesama rekan sejawat, ia melihat, Indonesia terlambat mengantisipasi virus ini saat sudah masuk ke tanah air.

“Memang Indonesia termasuk terlambat. Saya juga enggak mau salahkan para dokter. Kalau kami dan saya pribadi sejak awal muncul kasus itu di Wuhan, Tiongkok, sudah menggelar berbagai seminar edukasi sejak Januari dan sudah mengantisipasi praktik dengan segala Alat Pelindung Diri (APD) dasar. Tapi kan memang banyak pasien saat ini yang tanpa gejala atau Orang Tanpa Gejala (OTG)” kata dr. Ari kepada JawaPos.com, baru-baru ini.

Kenapa bisa dikatakan terlambat? dr. Ari mengungkapkan, sejak Januari-Februari, Covid-19 selalu diumumkan hasilnya negatif di Indonesia. Karena itu, Sense of crisis dan awareness akan Covid-19 itu kurang. Padahal bisa saja virus itu sudah masuk namun belum terdeteksi.

“Baru mulai ngeh saat Presiden umumkan pasien 1 dan 2 itu yang di Depok saat awal-awal Maret. Jadi memang terlambat,” tambahnya.

Sehingga para dokter yang berpraktik, kata dia, kemungkinan sudah banyak bertemu secara tak sengaja dengan pasien tanpa gejala. Barulah setelah ada beberapa dokter yang sakit dengan gejala virus korona dan dirawat sebagai Pasien Dalam Pengawasan (PDP) membuat rekan sejawat sadar bahwa Covid-19 sudah ada dekat.

Jumlah Dokter Meninggal di Indonesia Lebih Tinggi dari Tiongkok?

Menurut dr. Ari, data itu memang belum ada perbandingannya. Hanya saja kondisi Indonesia mirip dengan Italia yang menghadapi krisis dengan angka kematian lebih tinggi dibanding Tiongkok, Korea Selatan, dan Singapura.

“Memang belum ada ya data perbandingan. Tapi kalau dilihat dari Korea Selatan, itu baru ada 1 dokter meninggal saja katanya pemerintahnya merasa bersalah sekali. Apalagi kita di Indonesia. Kondisinya kalau kita mirip dengan Italia lah,” katanya.

Sejumlah dokter yang sudah wafat sejak pandemi Covid-19 ini masuk ke Indonesia adalah Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa dr. Laurentius P Sp.KJ, Dokter Spesialis Paru dr. Ucok Martin, Sp.P, Dokter Spesialis Saraf dr. Hadio Ali, Sp.S, Dokter Spesialis THT dr. Adi Mitsa Putra, Sp.THT, Dokter Spesialis Bedah dr. Djoko Sudodjoko, Sp.B, Satgas Tim Penanggulangan Covid-19 dr. Toni Daniel Silltonga,Guru Besar Epidemologi Universitas Indonesia Prof. dr. Bambang Sutrisna MHSc, dr. H. Efrizal Syamsuddin, MM, Guru Besar Farmakologi FK Universitas Gajah Mada Prof. Iwan Dwiprahasto, dr. Exsenveny Lalopua. M.Kes, dr. Bartholomeus BSK Wibowo, dr. Ratih Purwarini, dr. Jeanne PMR Winaktu. Sp.BS.

Terbaru adalah Dr. dr. Lukman Shebubakar, Sp.OT(K), Ph.D dari RS Premier Bintaro. Sebelumnya juga ada dari rumah sakit yang sama adalah Dokter Spesialis Saraf dr. Hadio Ali, Sp.S. Dan juga perawat dari rumah sakit yang sama yakni Setia Ariwibowo.(jpg)

Kemampuan Tanpa Integritas Tiada Berguna

0

Tak ada harta pusaka yang sama berharganya dengan kejujuran. (Mohammad Hatta)

HTC pernah ditikam dari dalam. Oleh tiga orang eksekutifnya. Wakil Presiden Desain Produk Thomas Chien, Direktur Penelitian dan Pengembangan Wu Chien-Hung, dan Manajer Senior Urusan Desain Dan Inovasi Justin Huang.

Ketiganya membocorkan rahasia penting perusahaan. Sebuah teknologi yang tengah dikembangkan HTC. Tampilan antar muka Sense 6.0 untuk ponsel pintar Android.

Teknologi yang seharusnya menjadi keunggulan saat produk diluncurkan. Karena akan menjadi pukulan bagi para pesaingnya.
Tapi mengapa mereka tega? Ternyata alasannya sederhana.

Mereka diiming-imingi USD 1,1 juta dari perusahaan pesaing.
Tidak hanya HTC. Perusahaan sebesar Samsung-pun juga pernah tertimpa kesialan, saat purwarupa Produk Galaxy Note 9 bocor ke publik sebelum ponsel pintar tersebut dirilis.

Mirisnya, informasi ini bocor karena unggahan iklan Samsung sendiri. Video iklan yang diunggah di kanal Youtube Samsung Selandia Baru ini sukses membuat media-media dunia tahu berbagai rincian produk terbaru Samsung Galaxy Note 9. Inilah yang disebut sebagai supply chain leaks.

Selain kedua perusahaan di atas, masih banyak contoh kasus kebocoran rahasia perusahaan yang terjadi.

Bahkan lebih mirisnya, kebocoran tersebut biasanya terjadi atas kontribusi orang dalam. Mereka menjual perusahaannya, demi sejumlah uang atau bahkan iming–iming jabatan.

Namun yang aneh, kita hampir tidak pernah mendengar kebocoran kerahasiaan di Apple Corporation. Kenapa ya?

Apple Corporation ternyata punya rahasianya sendiri. Perusahaan ini membangun berbagai macam sistem untuk meminimalisir kemungkinan tersebut.

Salah satunya adalah sistem I-track yang bisa digunakan untuk mengawasi semua produk prototype, laboratorium, termasuk karyawan.

Dengan semua sistem tersebut, karyawan Apple Corp. akan kesulitan untuk membawa produk itu keluar. Apalagi membocorkan. Mereka bisa kena sanksi tegas.

Selain dipecat, juga terancam berurusan dengan hukum. Kehilangan pekerjaan, bayar denda, dipenjara. Bukan kombinasi resiko yang mau diambil oleh kebanyakan orang.

Namun yang lebih penting dari sistem pengawasan, karyawan Apple Corp. juga memiliki loyalitas dan tanggungjawab yang tinggi terhadap perusahaan. Karyawan Apple Corp, merasa bangga terhadap produk yang mereka hasilkan.

Membuat mereka tak punya itikad untuk menjual rahasianya ke luar perusahaan.

Inilah kunci penting yang dimiliki Apple.corp. Sumber daya manusia yang berintegritas tinggi.

Loyal, Jujur dan ber-Etika. Tanpa integritas, kemampuan sedasyat apapun tiada guna. Sebaliknya malah bisa menimbulkan masalah yang lebih besar.

Kita tahu semua perusahaan tentu punya sistem pengawasannya sendiri. Mungkin beberapa punya sistem yang sangat ketat seperti Apple.corp.

Tapi tanpa integritas, orang cenderung hanya sekedar menjalankan tugas karena merasa sudah dibayar.

Tidak lebih. Kadang malah akan mencari kesempatan dalam kesempitan untuk kepentingan dirinya sendiri. Seperti yang dilakukan oleh karyawan HTC diatas.

Inilah masalah mendasar yang banyak terjadi di berbagai perusahaan.

Bahkan bisa terjadi pada sebuah negara. Sehingga adalah wajar bila kita sering melihat perusahaan hanya menjadi ladang bagi sekelompok orang. Dan bisa membuat tumbang perusahaan tersebut.

Sebagai perusahaan mapan yang telah menjadi Centre of Excelent, ATB juga berhadapan dengan ancaman Integritas. Bentuknya bisa macam-macam.

Yang paling mudah dan sering dilakukan mungkin dengan pembajakan karyawan, kebocoran informasi atau malah suap dan korupsi.

Masalah ini bukan menyangkut masalah skill. Tetapi masalah mental dan akhlak. Membuat karyawan jadi pintar itu mudah.

Tapi membuat karyawan memiliki integritas, dimana karyawan dituntut untuk jujur, loyal dan beretika itu sangat sulit.
Godaan bisa datang dari berbagai arah.

Godaan karena pingin jadi orang yang mapan karena merasa sudah kerja di perusahaan besar mendorong orang untuk melakukan korupsi.

Mereka merasa malu kalau dinilai sebagai karyawan kelas bawah. Atau malah kalah bersaing dengan tetangganya.

Godaan karena jabatan. Sehingga mereka merasa perlu untuk mencari muka dengan membocorkan informasi pada pihak yang tidak berhak asal dibarter dengan jabatan baru.

Terutama jika mereka bisa menjual rahasia bisnis ATB bagaimana bisa menjadi perusahaan yang sangat efisien mengelola air bersih di Batam.

Atau malah jualan tentang kelemahan atau kekurangan ATB yang seharusnya jadi rahasia perusahaan.

Mengapa rahasia keunggulan atau kelemahan jadi penting?
Dalam bisnis, kita selalu memiliki pesaing.

Pesaing akan sulit mengalahkan kita kalau mereka tidak tahu dimana keunggulan dan kelemahan lawan.

Itulah sebabnya kebocoran rahasia bisa menjadi masalah yang serius.

Lalu bagaimana cara ATB menanggulangi potensi ancaman ini?
Apakah kami menaikkan gaji karyawan dan berharap integritas mereka terhadap ATB tetap terjaga?

Ternyata menaikan gaji bukan solusi. Integritas tidak identik dengan tingginya gaji. Integritas adalah bagian dari sebuah Loyalitas, Kejujuran dan Etika.

Ketika karyawan tidak jujur, tidak loyal dan tidak menjujung etika, maka gaji setinggi apapun tak akan bisa membuatnya puas.

Dia akan terus mencari cara untuk melakukan kecurangan dan mengorbankan integritasnya.

ATB menerapkan nilai–nilai inti perusahaan, yaitu Kerja Keras, Handal, Menghargai, Peduli dan Jujur. Sehingga, seharusnya dengan menerapkan semua nilai inti, terutama Aspek Kejujuran, Karyawan ATB akan memiliki Integritas yang baik.

Namun apakah itu cukup?

Kami juga memproteksinya dengan sistem. Karena itu, ATB merasa perlu mengaplikasikan standar ISO 27001. Standar Internasional dalam menerapkan sistem manajemen keamanan informasi. Information Security Management Systems (ISMS).

Kenapa?

Dengan proteksi ini, siapapun yang coba-coba melanggar, akan mendapat konsekuensi yang berat. Tidak hanya dipecat, tapi juga akan berurusan dengan hukum.

Hukuman badan dan denda menanti bagi semua yang melakukan pelanggaran.

Selain Semua karyawan juga diminta menanda tangani pakta integritas. Yang terus diperbaharui setiap tahun.

Tapi apakah semua itu bisa menjadi jaminan karyawan akan memiliki integritas? Tetap tidak ada jaminan.

Rendahnya integritas ini memang telah menjadi masalah laten yang sulit sekali diselesaikan. Indonesia tidak kekurangan orang yang cerdas.

Namun, kita kita masih kekurangan orang yang memiliki integritas.

Apakah sedemikian sulit untuk memiliki integritas bagi bangsa sendiri?

Mari kita pikirkan. Salam Kopi Benny.(*)

Bandara Hang Nadim Terus Lakukan Pengcekan Suhu Tubuh 

0

batampos.co.id – Mengantisipasi penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19) di Batam, Bandar Udara Internasional Hang Nadim bersama Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Batam terus melakukan pengecekan suhu tubuh semua calon penumpang dan para penumpang yang tiba di Bandara Hang Nadim.

Manajer Operasional Bandara Hang Nadim, Harlas Buana, menjelaskan, pengecekan suhu tubuh di pintu keberangkatan dilakukan secara manual oleh Petugas Aviation Security (Avsec) Bandara dengan menggunakan thermal gun.

“Hal itu (pengukuran suhu tubuh dilakukan juga di pintu kedatangan,” jelasnya, Minggu (5/4/2020).

Petugas Avsec Bandara Hang Nadim Batam memeriksa suhu tubuh penumpang di pintu keberangkatan. Foto: BP Batam untuk batampos.co.id

Menurutnya, apabila ditemukan penumpang yang suhu tubuhnya melebihi 38 derajat celcius atau dengan suhu tubuh yang tinggi, pihaknya akan melakukan evaluasi di sebuah ruangan khusus di Bandara.

“Kita juga akan berkoordinasi dengan KKP dan Rumah Sakit Rujukan Penanganan Covid-19 di Batam,” jelasnya.

Pihaknya juga telah menyediakan fasilitas penunjang kesehatan lainnya.

Seperti hand sanitizer dan tempat cuci tangan di depan pintu masuk keberangkatan.

“Kami mengimbau semua para calon penumpang wajib mencuci tangan sebelum masuk ke gedung bandara dan menggunakan masker,” kata Harlas Buana.

“Kami berpesan kepada para penumpang agar tidak panik dan selalu mengikuti instruksi petugas Bandara untuk pemeriksaan suhu tubuh dan melewati thermal detector sebagai langkah pencegahan penyebaran Covid-19 di Batam,” kata ujarnya lagi.(nto)

RSBP Batam Dapat Bantuan Dari Berbagai Pihak

0

batampos.co.id – Bantuan untuk tenaga medis di RS Badan Pengusahaan (BP) Batam terus berdatangan dan lebih dari 24 organisasi profesi, perkumpulan, dan Gerakan Masyarakat Lawan Corona yang memberikan donasi di RS tersebut.

Bantuan atau donasi masyarakat itu sebagai bentuk kepedulian dan apresiasi warga terhadap kinerja tenaga medis dalam penanganan pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Batam.

Manager Pemasaran dan Pengembangan Usaha RSBP Batam, Okta Riza, bantuan tersebut menjadi motivasi dan dorongan moril kepada para dokter dan tenaga medis.

“Bantuan yang kami terima sangat beragam, mulai dari Alat Pelindung Diri (APD), hand sanitizer, disinfektan, dan multivitamin,” katanya, sabtu (4/4/2020).

Direktur RSBP Batam, Sigit Riyarto (kemeja krim) berfoto dengan pemberi bantuan APD dan lainnya. Foto: BP Batam untuk batampos.co.id

Ia menjelaskan, APD yang didonasikan terbilang lengkap. Terdiri dari baju hazmat, sarung tangan latex, masker bedah, masker N95, google, dan face shield.

Tidak hanya itu, bantuan makanan dan minuman juga turut diberikan kepada RSBP Batam.

Di antaranya dari Gerakan Cepat Mahasiswa Kedokteran Batam mendonasikan nasi kotak beserta susu, Nestle Pure Life Indonesia mendonasikan air mineral sebanyak 50 kotak dan Farmasi Institut Kesehatan Mitra Bunda bekerja sama dengan Prodi Gizi Institut Kesehatan Mitra Bunda mendonasikan susu dan jamu.

Sementara relawan Buddha Tzu Chi Batam yang memberikan bantuan masker operasi, masker N95, dan google.

“Bantuan juga ada dari Alfamart Care, International Business Association (IBA), dan Kawan Lama Batam (KALAM) turut mendonasikan alat medis dan makanan kepada tenaga kesehatan di RSBP Batam,” jelasnya.

Sejumlah kelompok masyarakat juga memberikan ucapan terima kasih dan penyemangat bagi para tenaga medis dalam penanganan COVID-19 di RSBP Batam dalam bentuk papan ucapan karangan bunga yang dipasang berjajar di salah satu sudut halaman RSBP Batam.

Ia menjelaskan, diterimanya bersama Kasi Pengembangan Usaha RSBP Batam, Johan, selaku penanggung jawab kegiatan.

“Seluruh bantuan ini akan diberikan kepada Tim Covid-19 yang terdiri dari tenaga medis, yakni dokter dan perawat, hingga petugas cleaning service dan security,” kata Okta Riza.

Menurut data Dinas Kesehatan Kota Batam per tanggal 2 April 2020 pukul 12.00 WIB, diketahui jumlah Orang Dalam Pengawasan (ODP) yang ditangani RSBP Batam sebanyak 131 orang, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 17 orang, dan pasien positif 1 orang.(nto)

Tidak Ada Alasan Membebaskan Napi Koruptor Karena Pandemi Covid-19

0

batampos.co.id – Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron menjadi sasaran kritik gara-gara pernyataan yang terkesan menyetujui usul pembebasan napi koruptor karena pandemi Covid-19. Kemarin (4/4) dia menegaskan bahwa komisi antirasuah menolak usul yang dilontarkan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkum HAM) Yasonna H. Laoly itu.

Ghufron menerangkan, KPK memahami bahwa Covid-19 mengancam jiwa napi. Namun, dia menyatakan adanya prasyarat keadilan dalam membebaskan napi kasus korupsi. ”Selama ini, di saat kapasitas lapas yang melebihi 300 persen, masih banyak pemidanaan kepada napi koruptor yang faktanya tidak sesak seperti sel napi umum,” ujarnya.

Ghufron lantas menjelaskan tujuan pemidanaan. Menurut dia, tahapan pembebasan napi tidak boleh dilakukan tanpa seleksi ketercapaian program pembinaan napi selama di dalam lapas. ”Alasan pembebasan kepada para napi tidak kemudian meniadakan prasyarat proses dan tahapan pembinaan napi di lapas,” paparnya.

Ghufron mengatakan, fokus pernyataannya terkait dengan usul pembebasan napi koruptor adalah aspek kemanusiaan dan physical distancing di lapas. Atas dasar itu, jika sel napi korupsi tidak penuh sesak, tidak ada alasan pembebasan sebagaimana usul Yasonna. ”KPK juga memahami keresahan masyarakat bahwa para pelaku korupsi, selain melanggar hukum, juga telah merampas hak-hak masyarakat,” tuturnya.

Sementara itu, Menko Polhukam Mahfud MD menegaskan, hingga saat ini pemerintah tidak berencana merevisi Peraturan Pemerintah (PP) No 99 Tahun 2012 tentang Syarat dan Tata Cara Pelaksanaan Hak Warga Binaan Pemasyarakatan. ”Jadi, tidak ada rencana pembebasan bersyarat napi koruptor, napi terorisme, dan napi bandar narkoba,” kata Mahfud kepada Jawa Pos (grup Batampos Online).

Menurut Mahfud, tidak ada alasan membebaskan napi kasus korupsi di tengah pandemi Covid-19. ”(Napi) tindak pidana korupsi tidak uyuk-uyukan (berdesak-desakan, Red) juga. Tempatnya (sel tahanan) sudah luas, sudah bisa melakukan physical distancing,” paparnya.(jpg)

Publik Setuju Riwayat Perjalanan Pasien Covid-19 Dibuka

0

batampos.co.id – Pemerintah sampai saat ini cenderung tertutup penanganan pasien Covid-19. Padahal publik menyetujui riwayat perjalanan pasien Covid-19 dibuka secara umum. Ini merupakan hasil survei Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) bersama lembaga serta sejumlah perguruan tinggi negeri.

Survei keterbukaan inforamsi pasien positif Covid-19 itu mengambil responden sebanyak 15.101 orang. Mayoritas tersebar di Pulau Jawa dan sisanya di berbagai daerah di luar Jawa. Hasilnya 97 persen responden setuju membuka riwayat perjalanan pasien positif virus corona.

Lebih terperinci lagi, sebanyak 61,2 persen responden setuju nama pasien positif Covid-19 dibuka. Kemudian 65,8 persen responden setuju alamat RT/RW pasien Covid-19 dibuka. Lalu 64 persen responden setuju alamat pasien Covid-19 dibuka untuk umum. Mayoritas responden lebih suka informasi data pasien itu dibuka dalam aplikasi pesan instansi seperti WhatsApp atau LINE.

Peneliti Pusat Penelitian Kependudukan LIPI Rusli Cahyadi menuturkan katerbukaan informasi identitas memiliki dampak positif. Dia mengatakan di Korea Selatan kebijakan membuka informasi riwayat perjalanan dan data pasien Covid-19 berhasil menekan angka penambahan kasus positif baru.

”Dengan mengetahui informasi itu, masyarakat menjadi terlibat dalam langkah antisipasi penyebaran,” katanya kemarin (4/4).

Rusli menuturkan keterbukaan informasi di Korea Selatan itu dapat melibatkan masyarakat mempelajari sendiri riwayat kontaknya masing-masing. Sehingga masyarakat bisa menganalisis resiko paparan dengan pasien yang sudah dinyatakan positif terinfeksi virus corona. Keterbukaan informasi itu juga harus melalui lembaga resmi pemerintah untuk menghindari kesimpang siuran informasi.

Wakil Sekjen Ikatan Ahli Kebencanaan Universitas Indonesia Dicky Peluppesy menuturkan keterbukaan informasi pasien Covid-19 bisa meningkatkan kewaspadaan masyarakat. Namun dia mengakui bahwa keterbukaan informasi pasien corona itu juga memiliki konsekuensi tersendiri.

”Masih ada orang-orang yang berada dalam kasus pemantauan diperlakukan buruk dan diskriminasi di lingkungannya,” katanya.

Dia menegaskan jika pemerintah Indonesia memutuskan membuka data pasien Covid-19, baik yang sudah positif maupun belum, harus dilakuan dengan baik dan benar. Supaya tidak menimbulkan masalah persoalan lain.

Perlakuan negatif tidak hanya terhadap pasien kasus Covid-19. Terhadap jenazah pasien Covid-19 juga terdapat penolakan di sejumlah daerah. Majelis Ulama Indonesia (MUI) kembali menegaskan supaya masyarakat tidak lagi menolak jenazah pasien Covid-19.

”Menolak jenazah pasien Covid-19 dosanya dobel,” kata Sekretaris Komisi Fatwa MUI Asororun Ni’am Sholeh kemarin.

Dia mengatakan saat ini MUI telah mengeluarkan tiga fatwa terkait wabah Covid-19. Salah satunya adalah fatwa terkait penanganan jenazah pasien Covid-19. Asrorun menegaskan setiap muslim yang jadi korban meninggal akibat Covid-19 adalah sahid fil akhirah.

”(Korban, red) Memiliki kemuliaan. Maka secara khusus saya menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang ditimpa musibah,” katanya. Dia menyebutkan musibah ini adalah ujian dari Allah. (*/wan)

IPAL Bengkong Sadai Rampung 85 Persen

0

batampos.co.id – Pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di Bengkong Sadai terus dikebut meski di tengah gejolak pandemi Covid-19. Manager Pengelolaan Lingkungan BP Batam, Iyus Rusmana menyebut, progres pembangunannya sudah mencapai 85,3 persen hingga akhir Maret.

”Untuk bangunan waste water treatment plant (WWTP) seluas tujuh hektare di Bengkong Sadai, sedang konstruksi akhir dan sudah rampung 93 persen,” ucapnya.

Sedangkan bangunan utama lainnya seperti Food Chain Reactor (FCR) juga sudah hampir rampung. ”FCR ini mengolah air limbah domestik menggunakan bakteri yang tersimpan dalam media sintetis mirip akar pohon dengan kedalaman 5,5 meter,” ucapnya.

Bangunan lain yang sudah mendekati tahap akhir yakni bangunan komposting yang memiliki peralatan komposting. ”Itu untuk menghasilkan kompos siap pakai dengan kapasitas 18 meter kubik per hari,” ungkapnya.

IPAL Bengkong Sadai direncanakan beroperasi pada Januari 2021 dan akan digunakan untuk mendukung sistem penyediaan air baku di Batam. Air limbah yang diolah oleh IPAL ini menjadi air bersih dan akan didistribusikan ke pabrik-pabrik industri di Batam.

Meski pembangunan di IPAL berlangsung lancar, pembangunan jaringan pipanya masih terkendala dan mengganggu kenyamanan warga. Contohnya di Perumahan Legenda Malaka. Bekas kerusakan di jalan Perumahan Legenda Bali akibat penanaman pipa Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) tak kunjung diperbaiki. Jalan yang rusak itu selalu digenangi air kala hujan turun, sehingga mengganggu kenyamanan berlalu lalang di kawasan perumahan tersebut.

”Sudah beberapa bulan, jalan di sini tak kunjung diperbaiki. Padahal dulu janjinya digaransi setelah selesai tanam pipa,” kata warga setempat, Amin Hidayat.

Ia bahkan menyebut, warga perumahan sempat ribut dengan subkontraktor yang bertanggung jawab untuk pekerjaan penanaman pipa IPAL di permukiman tersebut. ”Ini sudah sempat ribut karena pekerjaannya tak tuntas dan yang rugi ya masyarakat di sini,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Manajer Pengelolaan Lingkungan BP Batam, Iyus Rusmana mengatakan, pihaknya akan segera menindaklanjuti keluhan dari warga Legenda Bali.

”Saya akan tindak lanjuti. Sebenarnya itu mungkin bukan seluruhnya akibat penggalian pipa. Kita harus cek foto awal, tapi saya akan follow up,” ucapnya. (leo)

Kasus Corona Melonjak, Warga Singapura Borong Kebutuhan Pokok

0

batampos.co.id – Masyarakat Singapura terkesan panik dengan adanya lonjakan kasus Covid-19. Mereka memborong kebutuhan pokok di supermarket. Kepanikan itu muncul setelah Perdana Menteri (PM) Singapura Lee Hsien Loong mengumumkan penutupan sebagian besar tempat kerja dan sejumlah layanan publik.

Kebijakan tersebut untuk menghentikan penyebaran Coronavirus di negeri Temasek tersebut. Dalam pengumuman itu Lee Hsien Loong menyebut pasien Covid-19 lebih dari 1.000 kasus dengan 5 jumlah kematian.

Dilansir AsiaOne, warga Singapura yang kehabisan persediaan kebutuhan pokok mulai antre di sejumlah toko. Mereka menyetok kebutuhan untuk beberapa minggu ke depan. Tidak hanya kebutuhan pokok, mereka pun membeli mainan, elektronik, dan barang-barang lainnya.

Di mal yang belum tutup, antrean panjang dapat dilihat di luar outlet Toys ‘R’ Us, Popular and Challenger, dan sejumlah toko buku. Para orang tua bersiap untuk membeli buku-buku, mainan, bahkan laptop untuk mempersiapkan anak-anak belajar di rumah. Sebab, pemerintah Singapura menerapkan kebijakan tetap di rumah pada Rabu (8/4). Pengunjung Universal Studios Singapura pun ramai memakai masker.

Decathlon, salah satu pedagang toko alat olahraga mengatakan, penjualannya meningkat 43 persen dalam dua hari terakhir. Sejumlah barang yang diburu konsumen di antaranya dumb-bells, tikar yoga, dan toning band. Memborong kebutuhan olahraga itu supaya warga bisa olahraga di rumah.

Selasa (7/4) depan, restoran dan pusat jajanan di Singapura mulai menerapkan larangan makan di tempat. Mereka hanya melayani pembelian untuk dibawa pulang atau taka away.

William Lee, salah seorang warga yang makan di Clementi Market and Food Centre mengatakan, kini merasakan kurang nyaman saat terus berada di dalam rumah. Tetapi dia berusaha memahami situasi ini.

Seperti dilaporkan The Sunday Times, antrean panjang juga terlihat di supermarket. Beberapa pasar basah juga penuh sesak. Tidak semua pengunjung pasar yang mematuhi aturan dengan menjaga jarak aman.

Contohnya yang terjadi di Pasar Ghim Moh dan Pasar Bulat Tampines. Di sana terlihat ramai dan antrean pembeli. Pedagang daging begitu sibut melayani permitaan daging potong segar.

Normah Nonis, penjual sayur-sayuran di Pasar Geylang Bahru menuturkan, kebijakan menjaga jarak sulit dilakukan di pasar basah. “Kami memberi tanda di tanah, tetapi sulit untuk memastikan bahwa orang-orang melakukannya,” kata pria 53 tahun itu.

Badan Lingkungan Nasional Singapura memulai uji coba di pasar Taman Serangoon untuk membatasi jumlah pembeli yang diizinkan dalam satu waktu. Tujuannya untuk menghindari kerumunan di pasar.

Pihak berwenang telah mengimbau warga Singapura agar tidak meninggalkan rumah jika tidak ada keperluan mendesak di luar.

Dilansir Channel News Asia, Menteri Pembangunan Nasional Lawrence Wong sebelumnya sudah menegaskan bahwa harus ada langkah serius menangani kenaikan kurva kasus covid-19. “Mengingat tren yang sangat mengkhawatirkan dalam penyebaran Covi-19, Singapura membuat langkah preemptive,” kata Wong.(jpg)

Obat dan Produk Kesehatan Catatkan Infasi di Batam

0

batampos.co.id – Kota Batam mengalami deflasi pada Maret 2020. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) yang dirilis pada 3 April 2020, Kota Batam mengalami deflasi sebesar 0,39 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 103,51 pada bulan lalu.

Kepala BPS Batam, Rahayuddin mengatakan, deflasi terjadi karena penurunan IHK dari 103,51 di bulan Februari 2020 menjadi 103,11 di Maret 2020. Sedangkan Inflasi tahun ke tahun (Maret 2020 terhadap Maret 2019) sebesar 1,06 persen.

“Kota Tanjungpinang sebagai salah satu dari kota IHK di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) juga mengalami deflasi sebesar 0,40 persen, sehingga IHK Provinsi Kepulauan Riau (Kota Batam dan Kota Tanjungpinang) menunjukkan deflasi sebesar 0,40 persen,” jelas Rahayuddin.

Dilihat dari kelompoknya, deflasi yang terjadi di bulan ini disebabkan oleh turunnya indeks empat kelompok. Yaitu, kelompok transportasi mengalami penurunan sebesar 3,26 persen, kelompok makanan, minuman dan tembakau turun sebesar 0,49 persen, kelompok pakaian dan alas kaki turun 0,06 persen dan kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga turun sebesar 0,01persen.

Rahayuddin menambahkan, pada bulan ini, kelompok kesehatan IHK Kota Batam tercatat mengalami inflasi sebesar 0,26 persen. Dari em- pat subkelompok yang menyusun kelompok kesehatan, tercatat hanya satu subkelompok yang mengalami inflasi.

Yaitu, subkelompok obat-obatan dan produk kesehatan naik sebesar 0,64 persen. Sedangkan subkelompok jasa rawat jalan, subkelompok jasa rawat inap, dan subkelompok jasa kesehatan lainnya, tidak mengalami perubahan indeks harga.

Sebaliknya, terdapat empat kelompok yang mengalami kenaikan yaitu kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya naik sebesar 2,17 persen, kelompok kesehatan naik sebesar 0,26 persen, kelompok penyediaan makanan dan minuman atau restoran naik sebesar 0,2 persen, dan kelompok rekreasi, dan olahraga, mengalami kenaikan sebesar 0,08 persen. “Sedangkan tiga kelompok lainnya tidak mengalami perubahan indeks harga,” katanya.

Dari 24 kota IHK di Sumatera, tercatat 14 kota mengalami deflasi dan 10 kota mengalami inflasi. Deflasi tertinggi terjadi di Kota Sibolga sebesar 0,79 persen dan deflasi terendah terjadi di Kota Bengkulu dan Padang sebesar 0,02 persen. Inflasi tertinggi terjadi di Kota Lhokseumawe sebesar 0,64 persen dan inflasi terendah terjadi di Kota Pekanbaru sebesar 0,01 persen. Kota Tanjungpinang dan Kota Batam menduduki peringkat ke-5 dan ke-6 dari 14 kota yang mengalami deflasi di Sumatera.

Selanjutnya, bila dilihat dari 90 kota IHK, tercatat 47 kota mengalami deflasi dan 43 kota mengalami inflasi. Deflasi tertinggi terjadi di Kabupaten Timika sebesar 1,91 persen dan deflasi terendah terjadi di Kota Tangerang sebesar 0,01 persen. Sedangkan inflasi tertinggi terjadi di Kota Lhokseumawe sebesar 0,64 persen dan inflasi terendah di Pekanbatu, Surakarta, dan Surabaya sebesar 0,01 persen.

“Tanjungpinang dan Batam dari 47 kota yang mengalami deflasi se-Indonesia menduduki peringkat ke 18 dan ke 19,” tutup Rahayuddin. (rng)

Kabar Baik, 29 Pasien Positif Korona Sembuh

0

batampos.co.id – Sebanyak 29 pasien positif terinfeksi virus korona atau Covid-19 yang menjalani perawatan di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, dinyatakan sembuh. Kini masih tersisa 225 orang yang masih menjalani perawatan di ruang isolasi.

Selain itu, pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 15 orang juga dinyatakan negatif. Kini tersisa 175 orang PDP yang masih menjalani perawatan di RS Darurat Wisma Atlet.

“Pasien positif korona dan PDP berkurang karena setelah hasil pemeriksaan dinyatakan negatif. Sehingga dimasukkan dalam status ODP,” kata Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I Laksamana Madya Yudo Margono dalam keterangannya, Minggu (5/4).

Yudo menyampaikan, kini RS Darurat Wisma Atlet merawat 517 pasien di ruang isolasi. Jumlah pasien yang dirawat berkurang dua orang, satu orang harus pulang dan satu orang lagi menjalani isolasi mandiri.

“Dari 517 orang pasien di ruang isolasi, 324 berjenis kelamin laki-laki dan 193 wanita,” ucap Yudo.

Terpisah, berbagai elemen masyarakat maupun Perusahaan memberikan bantuan kemanusian kepada pasien, tim medis maupun relawan yang menangani pasien Covid -19 di RSD Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat. Kepedulian masyarakat merupakan bentuk dukungan guna menyemangati tim medis maupun relawan yang berjuang melawan pandemi Covid-19.

Wapangkogasgabpad RSD Wisma Atlet Brigjen TNI, M. Saleh Mustafa menyampaikan, bantuan itu berupa berbagai alat pelindung diri (APD), diantaranya masker, sarung tangan, kaca mata pelindung, madu, hingga makanan siap saji.

“Terima kasih masyarakat dan donatur yang telah memberikan bantuan kepada Kogasgapad penanganan covid 19 di RSD Wisma Atlet,” tukas Saleh.(jpg)