batampos.co.id – Kasus penularan virus Korona di Indonesia terus bertambah. Pada periode 27 Maret 2020 pukul 12.00 WIB hingga 28 Maret 2020 pukul 12.00 WIB, penambahan kasus positif mencapai 109 orang.
“Kasus positif bertambah sebanyak 109 kasus. Sehingga total jadi 1.155 kasus. Pasien yang sembuh dan diizinkan pulang bertambah 13 orang, total menjadi 59 orang,” kata Juru Bicara Pemerintah Untuk COVID-19 Achmad Yurianto kepada wartawan, Sabtu (28/3).
Sementara itu, untuk kasus kematian pada periode tersebut bertambah 15 orang. Maka jika diakumulasikan, total kematian pasien COVID-19 menjadi 102 orang.
Yuri menilai, berdasarkan data tersebut menandakan penularan virus masih terjadi. kontak jarak dekat antar warga masih sering. Bahkan kebiasaan mencucui tangan dengan sabun dan air mengalir belum maksimal.
Oleh karena itu, pemerintah berharap masyarakat bisa menjaga jarak fisik dengan orang-orang sekitar. Baik itu saat di kantor, di luar ruangan, bahkan di dalam rumah.
“Kita harus kerja bersama, ini masalah kita bersama, butuh peran aktif semuanya. mudah-mudahan kita bisa menghadapi situasi yang sulit ini bersama-sama,” tandasnya.(jpc)
batampos.co.id – Gunung Merapi di perbatasan Provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Jogjakarta pada Minggu (29/3), dini hari kembali meletus dengan tinggi kolom mencapai 1.500 meter di atas puncak.
Akun Twitter Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) yang dipantau di Jogjakarta seperti dilansir dari Antara menyebutkan, letusan Gunung Merapi yang terekam di seismogram pada pukul 00.15 WIB itu memiliki durasi 150 detik dengan amplitudo 40 mm. ”Teramati tinggi kolom erupsi 1.500 meter,” sebut BPPTKG.
Disebutkan pula bahwa arah angin saat terjadi letusan ke barat. Pada Sabtu (28/3) pagi, gunung berapi aktif itu juga mengalami erupsi pada pukul 05.21 WIB dengan tinggi kolom 2.000 meter. Lalu pada Sabtu (28/3), pukul 19.25 WIB kembali meletus dengan ketinggian kolom sekitar 3.000 meter dari puncak.
Gunung itu juga mengalami erupsi dua kali pada Jumat (27/3). Erupsi pertama terjadi pada pukul 10.46 WIB dengan tinggi kolom 5.000 meter dan disusul erupsi berikutnya pada pukul 21.46 WIB dengan tinggi kolom 1.000 meter.
Hingga saat ini, BPPTKG mempertahankan status Gunung Merapi pada level II atau waspada, sedangkan untuk sementara tidak merekomendasikan kegiatan pendakian, kecuali untuk kepentingan penyelidikan serta penelitian yang berkaitan dengan mitigasi bencana.
Masyarakat juga diimbau tidak melakukan aktivitas dalam radius tiga kilometer dari puncak Gunung Merapi. ”Tetap tenang nggih warga Merapi. Tetap waspada namun jangan panik. Tingkat aktivitas waspada (level II). Jarak bahaya dalam radius tiga kilometer dari puncak Merapi. Di luar radius tersebut masyarakat dapat beraktivitas seperti biasa,” tulis akun resmi BPPTKG.(antara)
batampos.co.id – Jumlah pasien yang positif terjangkit virus corona di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) bertambah. Kini pasien Covid-19 menjadi enam orang, setelah satu warga Tanjungpinang dinyatakan positif.
Berdasarkan data yang dikeluarkan Dinas Kesehatan Provinsi Kepri, Sabtu (28/3/2020), saat ini jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Provinsi Kepri berjumlah 78 orang.
Sementara jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) menjadi 1.579 orang dan 124 orang dinyatakan negatif atau steril dari virus corona.
Dari 1.579 OPD, jumlah terbesar berada di Kota Batam yang mencapai 859 orang. Kemudian jumlah OPD terbanyak lainnya terdapat di Kabupaten karimun yaitu 508 orang.
Serta di Tanjungpinang yang mencapai 111 orang.(*)
batampos.co.id – PT Adhya Tirta Batam (ATB) akan melakukan pekerjaan pemasangan Plat Steel pompa Intake WTP Tanjungpiayu, Sabtu (28/3/2020) mulai pukul 16.00 WIB sampai dengan 19.00 WIB.
Head of Corporate Secretary ATB Maria Y Jacobus, mengatakan, hal itu dilakukan untuk meningkatkan kuantitas, kualitas dan kontinuitas pelayanan suplai air.
“Pengerjaan tersebut berpotensi suplai air mengalir kecil di Batamindo, Tanjungpiayu, Sei Daun dan sekitarnya,” katanya, Sabtu (28/3/2020).
Intake IPA Tanjungpiayu telah turun lebih dari 3 meter akibat menyusutnya level air di waduk Duriangkang. ATB akan mengikuti instruksi BP Batam untuk tetap mengabstraksi air baku melalui intake tersebut, dengan konsekuensi potensi resiko kandasnya pompa di IPA tersebut. Foto: ATB untuk batampos.co.id
Maria mengatakan, ATB mengupayakan meminimalisir potensi gangguan suplai air selama pekerjaan berlangsung.
“Gangguan suplai air tersebut tidak bisa kami hindari karena bersifat emergency,” jelasnya.
Kata Maria, pemasangan tersebut dilakukan agar lumpur tidak tersedot masuk ke pompa intake dikarenakan kondisi level air baku yang terus menyusut dari permukaan bangunan pelimpah (spillway) dan dapat berdampak pada kualitas suplai air ke pelanggan.
ATB lanjutnya, harus segera melakukan langkah antisipatif ini guna memperpanjang operasi WTP Tanjungpiayu yang diprediksi hanya mampu bertahan sekitar 15 hari ke depan.
Dengan catatan, kata Maria, apabila intensitas curah hujan masih tidak mencukupi bagi Waduk Duriangkang untuk mencapai batas aman produksi.
“Gunakan air seperlunya sebagai langkah antisipasi saat terjadi gangguan suplai. Mohon maaf atas ketidaknyamanannya,” ujar Maria.
Informasi lebih lanjut, silahkan menghubungi Call Center ATB (0778) 467111, inbox Fanpages Facebook ATB Batam, Instagram @atb.batam, Twitter @atbbatam atau webchat di www.atbbatam.com.(*)
batampos.co.id – Work From Home (WFH) merupakan istilah yang kini banyak digunakan oleh para pekerja kantoran, semenjak pandemi Covid-19 (Corona Virus) yang melanda di Indonesia.
Pemerintah juga telah menghimbau pelaksanaan WFH untuk menjaga keselamatan bersama agar tidak semakin bertambahnya korban dari virus COVID-19.
Dalam pelaksanaan aktifitas bekerja dari rumah, kecepatan jaringan internet yang anda gunakan di rumah tentunya menjadi kebutuhan yang penting.
Maka dari itu, GASNET melalui Produk Gasplay memberikan layanan Free Upgrade Bandwidth Internet untuk semua pelanggan Gasplay dengan kecepatan up to 50 Mbps selama 30 hari.
Mochamad Sudharyanto, Kepala Regional Office PGASCOM Batam, menyebutkan, hadirnya program ini juga guna mendukung program pemerintah pusat.
“GASNET telah melayani kebutuhan internet di sektor retail. Dengan adanya program ini, kita harapkan komunikasi seperti di pemerintahan maupun perkantoran tidak mengalami kendala karena leletnya internet,” tuturnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (28/3/2020).
Namun demikian, ia juga mengingatkan hadirnya program ini hanya berlaku bagi seluruh pelanggan retail atau pelanggan pribadi agar tetap produktif dalam menjalankan aktifitas selama WFH ini berlangsung.
“Untuk Batam saat ini sudah ada pelanggan aktif yang tersebar di Batuaji dan Batam Center,” lanjutnya.
Dengan program ini secara layanan, Gasnet menggaransi bahwa rasio traffic internet dijaga agar tidak terlalu besar pembagiannya, sehingga pelanggan dapat menikmati experience yang berbeda ketika berselancar, terutama pada jam-jam yang sibuk.
“Kita targetkan mulai berjalan pada 30 Maret mendatang. Tapi trial sudah on sejak kemarin malam,” tutupnya.(*)
batampos.co.id – Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga mengeluarkan surat edaran tentang penundaan ujian nasional dan memperpanjang kegiatan belajar di rumah mulai Selasa (31/3/2020) sampai dengan Senin (13/4/2020) mendatang.
Menanggapi hal itu, salah seorang wali murid SD di Kabupaten Kepulauan Anambas, Iren, mengatakan, sistem pembelajaran online dinilainya tidak maksimal.
Ia mengatakan bukan tidak mendukung langkah pemerintah untuk mencengah penuluaran virus corona.
Hanya saja ada anak didik yang kesulitan menangkap pelajaran yang diberikan guru secara daring.
Selain itu kata dia, siswa sedikit kesulitan menyelesaikan tugas yang diberikan tenaga pendidik.
“Tugas yang diberikan guru setiap hari, tetapi tidak dijelaskan tugas yang diberikan itu seperti apa, kewalahan anak jadinya,” keluhanya, Sabtu (28/3/2020)
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahlahraga Kabupaten Kepulauan Anambas, Nurman, mengatakan, hal tersebut dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran Virus Corona Deseas-19 (Covid-19) di Kabupaten Kepulauan Anambas.
Ilustrasi siswa Sekolah Dasar (SD). Foto: Cecep Mulayana/batampos.co.id
“Kita juga mengacu ke seluruh Disdik Provinsi dan Kabupate/Kota lain di Kepri,” terangnya kepada batampos.co.id, Jumat (27/3/2020)
Berikut 6 poin dalam surat edaran tersebut:
1. Kegiatan belajar mengajar pada Satuan Pendidikan PAUD/TK, SD dan SMP (peserta didik, pendidik dan tenaga kependidikan) mulai tanggal 31 Maret 2020 sampai dengan 13 April 2020, untuk meniadakan sementara kegiatan tatap muka di kelas dan melakukan kegiatan belajar di rumah secara daring/online atau offline (dengan tugas mandiri untuk siswa) melalui platform e-learning masing-masing satuan pendidikan dan akan ditinjau kembali sesuai dengan situasi dan kondisi yang ada.
2. Ujian Nasional (UN) tahun 2020 dibatalkan, termasuk Ujian Sekolah (US) tahun 2020 bagi SD dan SMP.
3. Pelaksanaan ujian sekolah untuk kelulusan dan ujiian akhir semester untuk kenaikan kelas dalam bentuk tes yang mengumpulkan siswa tidak diperbolehkan, mekanisme pelaksanaan akan diatur oleh Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kepulauan Anambas dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.
4. Dana Bantuan Operasional Sekolah atau Bantuan Operasional Pendidikan dapat digunakan untuk membiayai keperluan dalam proses pencegahan pandemi Covid-19.
5. Satuan Pendidikan yang ada diharapkan dapat membentuk Tin Gugus Tugas Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) satuan Pendidikan.
6. Selama masa kegiatan belajar tatap muka dikelas dialihkan ke belajar dirumah, tetap berlaku aturan disiplin bagi PNS dan PTT untuk tidak meninggalkan daerah terkecuali dengan alasan mendesak.(fai)
batampos.co.id – Cegah penyebaran Corona Virus Deseas (Covid-19), Pelabuhan Sri Siantan, Tarempa, Kabupaten Kepulauan Anambas mensiagakan kotak sterilisasi Covid-19.
Kepala Dinas Perhubungan dan Lingkungan Hidup Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) Ekodesi, melalui Kepala Bidang Perhubungan Darat, Nurullah, mengatakan, setiap penumpang kapal fery yang turun maupun naik di pelabuhan akan melewati dan masuk ke dalam kotak tersebut.
Box sterilisasi yang disiagakan di Pelabuhan Sri Siantan, Tarempa, Kabupaten Kepulauan Anambas. Foto: Faidillah/batampos.co.id
“Seluruh penumpang akan di semprot cairan disinfektan dan keluar melalui pintu satunya lagi,” ujarnya, Sabtu (28/3/2020).
Ia menjelaskan, Pelabuhan Sri Siantan melayani kapal fery rute Tarempa-Letung dan sebaliknya.
Box sterilisasi ini, lanjutnya sudah mulai digunakan sejak Kamis (26/3/2020) lalu.(fai).
batampso.co.id – Jajaran Polsek Lubukbaja mengamankan dua pelaku jambret, A dan Kh. Kedua pelaku ini nekad menjambret wisatawan asing di Komplek Sri Usaha atau tepatnya di depan Hotel Lovina Inn, Nagoya .
Kapolsek Lubukbaja, Kompol Arya Tesa Brahmana, mengatakan, penangkapan pelaku berdasarkan laporan korban yang merupakan pasangan suami istri.
Saat itu, korban tengah berjalan menuju BCS Mall.
“Ketika jalan itu, tas bule yang perempuan ditarik pelaku. Kemudian kita lakukan penyelidikan dan mengamankan pelaku di kawasan Bukit Senyum,” kata Arya, Jumat (27/3/2020).
Ilustrasi
Arya menjelaskan dalam aksinya, Ari bertugas sebagai joki, sedangkan Khairul bertugas mengambil barang berharga atau merampas tas milik korban.
Dari tangan pelaku, polisi mengamankan satu unit motor Honda CBR BP 3505 IF yang digunakan pelaku untuk menjambret.
“Kami masih lakukan pengembangan. Namun, pengakuan pelaku baru sekali melakukan (penjambretan),” kata Arya.
Sementara itu dari pengakuan Ari, aksi nekatnya tersebut
dilakukan karena desakan ekonomi. Ia mengaku sulit mencari pekerjaan.
”Kemarin kerja di galangan dan sudah lama nganggur,” kata pria 30 tahun ini.
Hal senada disampaikan Khairul. Ia mengatakan pertama kali melakukan jambret dan tergiur ajakan rekannya, Ari.
”Saya diajak. Dia (Ari) bawa motor, saya ngambil,” katanya.
Akibat perbuatannya, pelaku dijerat pasal 363 ayat 1 tentang
pencurian dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.(ocu)
batampos.co.id – Mewabahnya virus corona (covid-19) tidak hanya berefek kepada dunia usaha, tapi juga pernikahan.
Pasalnya saat ini jumlah pendaftaran pernikahan di Kementerian Agama Kota Batam mengalami penurunan hingga 50 persen.
Kepala Seksi Bimas Islam Kementerian Agama Kota Batam, Dirham, mengatakan, biasanya, setiap bulan lebih dari 500 pasangan mendaftarkan pernikahan di 12 Kantor Urusan Agama (KUA) di Batam.
“Tapi sejak pandemi virus corona, jumlah pendaftaran
berkurang drastis,” katanya, Jumat (27/3/2020).
Tidak hanya itu, ketentuan menikah juga diatur ketat. Seperti larangan membawa rombongan saat akad nikah KUA.
“Protokol itu antara lain, menikah di KUA tidak boleh lebih dari 10 orang. Mereka yang boleh masuk, yakni pasangan pengantin,
petugas KUA, saksi, dan wali nikah. Jadi tidak boleh ramai,”
ujarnya.
Dirham menjelaskan, masyarakat juga merespon Surat Edaran Wali Kota Batam maupun Kementerian Agama untuk mengurangi kegiatan yang mengumpulkan orang banyak.
Ilustrasi. Buku Nikah. Foto: JawaPos.
Meski begitu, KUA tetap wajib melayani pendaftaran pernikahan dan mengutamakan layanan bagi mereka yang sudah terjadwal sebelumnya.
”Karena ini menyangkut kebutuhan umat, jadi harus dipenuhi. Namun ada beberapa protokol yang harus dipenuhi,” ujar Dirham.
Meskipun di tengah kondisi saat ini, petugas KUA tetap menjalankan tugasnya. Mereka juga khawatir akan penularan virus ini, namun tetap mengutamakan kebutuhan masyarakat yang ingin menikah.
”Mereka juga ketakutan dan minta kerja dari rumah. Namun sulit. Untuk itu, kami meminta pasangan harus patuhi protokol tersebut,” ucapnya.
Bagi yang akan mendaftar menikah, kata Dirham, tetap diterima. Namun tidak sedikit juga pasangan yang menunda pernikahan mereka karena kondisi saat ini.
”Itu tergantung pasangannya. Yang jelas untuk resepsi karena adanya keramaian itu disarankan tidak ada. Untuk pernikahan kami tetap layani,” terangnya.
Setiap tahun, sebanyak 6 ribu pasangan tercatat mendaftarkan pernikahan mereka.
Apapun kondisinya, pernikahan merupakan hal positif dan sakral. Untuk itu, tidak ada alasan untuk tidak mendapatkan pelayanan dari KUA.
”Semoga wabah Covid-19 ini cepat berlalu, sehingga semuanya bisa kembali normal, termasuk pelayanan pernikahan ini,” tutup Dirham.(yui)
batampos.co.id – Bukan hanya hotel, ratusan pengusaha hiburan di Batam yang tergabung dalam Asosiasi Jasa Hiburan (Ajahib) Kota Batam, juga memilih menutup usaha mereka
hingga pandemi Covid-19 tuntas di Kota Batam.
Penutupan ini dilakukan atas imbauan Pemerintah Kota (Pemko) Batam yang melarang adanya keramaian.
“Tempat hiburan di bawah kita (Ajahib, red) seperti karoke dan sejenisnya sudah tutup. Saya kira sudah 90 lebih tutup. Ditambah sama yang kecil-kecil sudah 100 lebih,” ujar Ketua Ajahib Kota Batam, Gembira Ginting, Jumat (27/3/2020).
Sementara untuk seluruh karyawan dari usaha jasa hiburan, kata dia, saat ini sudah dirumahkan seluruhnya karena penutupan ini.
Untuk gaji karyawan, beberapa perusahaan masih memberikan gaji penuh maupun setengah bulan gaji. Hal itu tergantung dengan kebijakan dari perusahaan dan kesepakatan bersama.
“Kan kita kasihan juga sama anak bini mereka. Jadi kita bedoa sama-sama supaya berakhir virus ini. Dampaknya banyak sekali, kasihan kita semua,” tuturnya.
Meski usaha jasa hiburan di bawah naungan Ajahib telah menutup tempat usahanya,
ia menyayangkan masih banyak usaha hiburan yang di luar naungan Ajahib masih membuka usahanya seperti biasanya.
Ilustrasi. Tim gabungan merazia tempat hiburan malam di Marina, Sekupang, beberapa waktu lalu. Foto Dalil Harahap/Batam Pos
Untuk itu, ia meminta Pemko Batam maupun instansi terkait untuk menindak tegas hiburan yang masih buka.
“Cuma kita-kita tidak bisa menjangkau seperti Sintai di Batuaji. Untuk itu, tidak terjangkau kita juga karena di situ banyak. Kita imbau kepada pemerintah supaya kompak dan bergandengan
tangan untuk menutup itu,” tegasnya.
Ia tidak ingin nantinya ada kecemburuan sosial dari pengusaha yang di bawah naungan Ajahib karena masih ada jasa hiburan yang masih tetap beroperasi.
“Maunya kita semuanya mentaati pemerintah. Itu kita imbau. Sebagai pribadi sebagai ketua hiburan ya tolong ditaati. Karena masih ada kita lihat buka semacam ketangkasan yang besar-besar,” terangnya.
Terpisah, Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Batam, Rudi Sakyakirti, membenarkan sejumlah pelaku usaha memilih menutup hotel dan tempat usahanya untuk sementara waktu.
“Sektor paling banyak terdampak Covid-19 ini memang pariwisata. Wajar jika banyak yang menutup usahanya sementara waktu,” kata Rudi.
Akibatnya, ribuan karyawan terpaksa dirumahkan karena perusahaan terus merugi.
Menurutnya, ada dua metode yang dipilih perusahaan. Pertama, melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK). Kedua, merumahkan karyawan atau cuti tanpa tanggungan.
“Opsi yang paling banyak itu merumahkan karyawan. Sehingga jika nanti kondisi membaik, perusahaan bisa kembali aktif dan karyawan dipanggil untuk kembali bekerja,” terangnya.
Menurutnya, opsi tersebut diambil untuk menghindari PHK. Sebab untuk membayar hak karyawan perusahaan juga tidak memiliki uang yang cukup.
Karena tidak adanya pemasukan beberapa bulan belakangan ini. Namun ada juga perusahaan yang memilih PHK karena merasa sanggup membayar hak karyawan mereka.
“Sesuai dengan edaran Kemenaker terbaru. Jadi pengusaha bisa mengambil kebijakan dan berunding dengan pekerja mereka,” jelasnya.
Serta lanjutnya, kedua belah pihak mencari solusi terbaik, agar tidak ada yang dirugikan.
Kebijakan tersebut diambil agar perusahaan tetap bisa berjalan. Meskipun kondisi saat ini cukup memprihatinkan, terutama usaha perhotelan dan sektor pendukung pariwisata lainnya.
Ia menambahkan, berbagai kebijakan tersebut tidak bisa
dihindarkan, karena saat wabah Covid-19.
Penyumbang wisman terbanyak saat ini berasal dari Singapura dan Malaysia.
Kedua negara tersebut sudah menutup pintu masuk maupun keluar negaranya.
“Jadi tak ada yang masuk. Sedangkan operasional hotel, restoran, serta lainnya tetap berjalan. Jadi perusahaan berpikir menutup sementara usaha mereka adalah solusi terbaik,” ujar Rudi.
Sementara untuk sektor industri, ia menyebutkan hingga saat ini masih berjalan dengan baik.
Pulihnya perusahaan di Tiongkok membuat ketersedian bahan baku bisa teratasi.
“Sejauh ini mereka (pelaku industri, red) belum ada berpikir PHK atau pengurangan karyawan. Mudah-mudahan tetap begitu seterusnya,” harapnya.
Sebelumnya, beberapa restoran yang beroperasi di pusat perbelanjaan juga menutup gerai usaha mereka.
Tidak ada pengunjung dan pembeli yang datang membuat mereka terus merugi.(iza/gie/yui)