Kamis, 21 Mei 2026
Beranda blog Halaman 10685

RUU Ketahanan Keluarga: Istri Wajib Urus Rumah Tangga

0

batampos.co.id – Ketua Solidaritas Perempuan Dinda Nuur Annisaa Yura, mengkritisi tentang salah satu pasal ‎di Rancangan Undang-Undang (RUU) Ketahanan Keluarga, yang mewajibkan istri untuk mengurusi rumah tangga.

Menurut Dinda, DPR tidak sepatutnya mengatur peran istri. Apalagi RUU tersebut sudah sangat mendiskriminasi peran perempuan dalam hal berkeluarga.

“Jadi ini salah kaprah atau kesalahan berpikir DPR dalam memahami yang harus diatur dan tidak harus diatur‎,” ujar Dinda, Rabu (19/2).

Oleh sebab itu Dinda menyebut DPR tidak semestinya mengatur rumah tangga. Karena ini adalah ranah privat. Misalnya di RUU tersebut mewajibkan istri mengurusi rumah tangga.

“Karena ini pernikahan adalah dua orang pasangan ‎yang membangun komitmen dalam hal pengurusan rumah tangga, dan DPR tidak perlu mengaturnya,” tegasnya.

Jadi Dinda menilai tidak tepat muncul RUU Ketahanan Keluarga yang isinya mengatur sang istri. Sehingga Dinda menyarankan supaya DPR mengurusi hal-hal yang dianggap lebih krusial ketimbang mengurusi hal-hal privat dalam keluarga.

“Sehingga sangat tidak tepat ketika muncul RUU Ketahanan Keluarga yang isinya mengatur hal privat. Padahal seharusnya masalah (rumah tangga,Red) itu bisa diatur oleh pasangan itu sendiri,” ungkapnya.

“Karena kalau bicara soal kedaulatan, dalam hal ini pernikahan adalah hak sepenuhnya warga negara. Karena itu adalah privat,” tambahnya.

Adapun RUU Ketahanan Keluarga masuk ke Prolegnas prioritas 2020 ini merupakan usulan dari lima anggota DPR yakni Ledia Hanifa dan Netty Prasetiyani dari PKS, Sodik Mudjahid dari Gerindra, Ali Taher dari PAN dan Endang Maria dari Golkar.

Dalam RUU tersebut pun mengatur tentang kewajian istri terhadap rumah tangganya. Seperti kewajiban perempuan untuk mengurusi rumah tangga.

Kewajiban istri itu tertuang dalam Pasal 25 Ayat (3). Berdasarkan RUU itu, ada tiga kewajiban istri

Tiga kewajiban istri dalam RUU Ketahanan Keluarga adalah sebagai berikut:

a. wajib mengatur urusan rumah tangga sebaik-baiknya.

b. menjaga keutuhan keluarga.

c. memperlakukan suami dan anak secara baik, serta memenuhi hak-hak suami dan anak sesuai norma agama, etika sosial, dan ketentuan peraturan perundang-undangan.
(jpg)

Sebut Agama Musuh Pancasila, DPR Tuding Kepala BPIP Bikin Gaduh

0

batampos.co.id – Rapat kerja yang digelar Komisi II DPR seolah menjadi forum untuk ”mengadili” Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Yudian Wahyudi, Selasa (18/2). Mantan rektor UIN Sunan Kalijaga, Jogjakarta, itu dikritik habisan-habisan soal pernyataan kontroversialnya yang menyebut agama sebagai musuh Pancasila.

Anggota Komisi II Sodik Mudjahid menuding Yudian sengaja mempertentangkan agama dengan Pancasila. Padahal, kata dia, penyusun Pancasila adalah tokoh-tokoh bangsa yang taat beragama. ”Sehingga mungkin muncul sila pertama Pancasila tentang ketuhanan. Jadi, berhenti bikin gaduh,” kata politikus Gerindra itu.

Agung Widyantoro, anggota komisi II lainnya, meminta kepala BPIP lebih banyak bekerja daripada berbicara. Dia mengatakan, pernyataan yang menyebut agama sebagai musuh Pancasila sudah menimbulkan gaduh di tengah publik. Kondisi itu dinilai akan menjauhkan BPIP dengan masyarakat. ”Kita ingin membumikan Pancasila, tapi tindakan kita keliru. Masyarakat justru bisa menjadi anti-Pancasila,’’ tegas Agung.

Anggota komisi II lainnya, Sukamto, mempertanyakan motif pernyataan Yudian tersebut. ”Karena Anda profesor, sadar atau tidak ngomong begitu? Jika secara sadar Anda menyatakan itu, komisi II bisa mendesak presiden untuk mencopot Anda sebagai kepala BPIP,’’ tegas politikus PKB itu.

Tak ketinggalan, anggota Fraksi PDIP Johan Budi menilai pernyataan yang menyebut agama sebagai musuh Pancasila adalah salah kaprah. Pernyataan tersebut, papar dia, membuat penganut semua agama merasa tersinggung. ’’Musuh Pancasila itu ya korupsi. Bukan agama,” tuturnya.

Johan pun meminta Yudian untuk fokus dalam tugasnya sebagai kepala BPIP. Bukan mengumbar sensasi. Menurut dia, pernyataan yang keluar dari pejabat publik pasti menjadi konsumsi publik. Apalagi jika statemen tersebut menimbulkan polemik. ”Bapak lebih fokus pada tugas sebagai kepala BPIP saja. Tugasnya adalah memberikan laporan kepada presiden karena mandatnya begitu,’’ tegas Johan.

Menanggapi ”kemarahan” para wakil rakyat itu, Yudian pun berupaya menjelaskan maksud pernyataannya. Menurut dia, statemen tersebut tidak bermaksud menimbulkan polemik. Dia mengaku tidak mempersoalkan agama. Namun, dia menyoroti perilaku umat beragama yang berlebihan sehingga bisa menimbulkan pertentangan dengan Pancasila. Salah satunya, munculnya ekstremisme. ”Dalam konteks itulah pernyataan saya,” kata Yudian.(mar/c7/fat)

Pemerintah Masih Pikir-Pikir Pulangkan Anak WNI Eks ISIS

0

batampos.co.id – Pemerintah masih mempertimbangkan kebijakan memulangkan anak-anak WNI eks ISIS yang usianya masih di bawah 10 tahun. Ihwal adanya hal ini dikatakan Wakil Presiden RI, KH Ma’ruf Amin.

“Soal kepulangan anak WNI eks ISIS masih dipertimbangkan,” ujar Ma’ruf seusai mengisi kuliah umum dengan tema “Penangkalan Faham Radikalisme” di Universitas Mataram (Unram) di Kota Mataram, NTB, Rabu (19/2).

Nantinya, sebelum membuat sebuah keputusan apakah memulangkan atau tidak, tentu pemerintah perlu pertimbangan. Ini untuk mengantisipasi, jangan sampai ketika anak tersebut besar, mempunyai memori yang dikhawatirkan masih memiliki pengaruh terhadap faham radikal dan terorisme.

“Makanya masih dipertimbangkan, jangan sampai dari sisi manusianya mempunyai memori yang dikhawatirkan sampai besarnya masih memberi pengaruh terhadap faham radikal dan terorisme,” imbuhnya.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyatakan, pemerintah sudah memutuskan untuk tidak memulangkan Warga Negara Indonesia (WNI) yang terlibat jaringan terorisme di luar negeri, termasuk jaringan ISIS.

Mahfud menjelaskan, keputusan tersebut karena pemerintah ingin memberi rasa aman kepada 267 juta rakyat Indonesia di Tanah Air dari ancaman tindak terorisme.

Berdasarkan data yang dikemukakan Mahfud, terdapat 689 WNI yang merupakan teroris lintas batas atau foreign terrorist fighter/FTF.

“Karena kalau teroris FTF ini pulang itu bisa menjadi virus baru yang membuat rakyat 267 juta itu merasa tidak aman,” kata Mahfud.

Mahfud menyebutkan, setidaknya sekitar 689 teroris lintas batas asal Indonesia berada di sejumlah negara. Pemerintah masih mendata latar belakang dan peran para teroris tersebut.

Teroris tersebut, ucap Mahfud, di antaranya berada di Suriah, Turki, dan Afghanistan.

“Pemerintah juga akan menghimpun data yang lebih valid tentang jumlah dan identitas orang-orang yang dianggap terlibat teror, bergabung dengan ISIS,” ujar dia.

Namun, kata Mahfud, jika terdapat anak-anak dengan usia di bawah 10 tahun yang termasuk teroris lintas batas itu, pemerintah akan mempertimbangkan untuk memulangkannya.

“Dipertimbangkan setiap kasus. Apakah anak itu di sana ada orang tuanya atau tidak,” katanya.(antara)

Harga Gula Pasir Melambung, Impor 200 Ribu Ton Jadi Solusi

0

batampos.co.id – Perum Bulog mengusulkan agar pemerintah mengeluarkan rekomendasi impor gula konsumsi atau gula kristal putih sebanyak 200 ribu ton. BUMN di bidang pangan itu bersedia menjadi pelaksana impor demi stabilisasi harga.

Direktur Operasional dan Pelayanan Publik Perum Bulog Tri Wahyudi Saleh mengatakan, masa panen tebu diperkirakan baru mulai pascalebaran. Sementara berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS), harga rata-rata gula saat ini sudah mencapai Rp 14.600 per kilogram.

“Kami sudah mengusulkan agar kami ditugaskan untuk melaksanakan importasi gula. Kami mengajukan 200 ribu ton. Itu untuk gula konsumsi, bukan raw sugar,” katanya di Kantor Pusat Bulog Jakarta, dilansir dari Antara, Rabu (19/2).

Tri menuturkan, importasi gula perlu dilakukan mempertimbangkan harga yang sudah merangkak naik di pasaran. Apalagi, kebutuhan gula jelang Ramadhan dan Lebaran dipastikan bakal meningkat.

Menurutnya, melihat perkiraan masa panen tebu yang akan jatuh April-Mei, maka waktunya tidak akan sesuai dengan periode peningkatan permintaan. Maka dari itu, kebutuhan konsumen atas gula pasir harus segera diantisipasi melalui impor.

Usulan penugasan impor gula ini juga sudah disampaikan dalam rapat koordinasi terbatas yang digelar di Kemenko Perekonomian pada Senin (17/2). “Banyak pihak yang meminta bahwa Bulog harus memiliki stok. Kami sampaikan itu ke rakor bahwa kami butuh untuk stabilisasi harga,” kata Tri.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian Kasdi Subagyono menjelaskan kebutuhan konsumsi gula kristal putih di Indonesia mencapai 2,8 juta ton. Sementara itu, Indonesia hanya mampu memproduksi 2,2 juta-2,3 juta ton.

Artinya, ada kekurangan kebutuhan sekitar 500-600 ribu ton. Kendati demikian, realisasi impor gula yang sudah disepakati pemerintah hanya sebesar 495 ribu ton.(antara)

Raul Lemos-Krisdayanti Laporkan Penyebar Rumor

0
Raul Lemos-Krisdayanti saat mendatangi dewan pers di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, belum lama ini.
f. instagram Raul Lemos

Raul Lemos dan Krisdayanti mengambil tindaka­n tegas atas tersebarnya berita soal rumor keretakan rumah tangga mereka, keduanya mendatangi Dewan Pers di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat.

Raul dan Krisdayanti mengadukan sejumlah media daring yang menayangkan berita soal rumor rumah tangga mereka. Sebelumnya, mereka membantah dengan tegas kabar perceraian atau masalah rumah tangga keduanya di media sosial masing-masing.

Agus Sudibyo, anggota Dewan Pers, membenarkan bahwa Raul dan istrinya datang untuk membuat pengaduan.

Dihubungi kemarin siang (19/2/2020), Agus mengatakan bahwa ada lima media yang dilaporkan. Namun, pihaknya enggan menyebut nama media itu. Tim Dewan Pers tengah mengkaji laporan Raul dan Krisdayanti. Dewan Pers akan kembali memanggil pelapor beserta media yang dilaporkan. (len/nda)

WNI yang Positif Virus Korona di Singapura Dinyatakan Sembuh

0

batampos.co.id – Setelah menjalani perawatan intensif di ruang isolasi rumah sakit, Warga Negara Indonesia (WNI) yang bekerja sebagai Asisten Rumah Tangga di Singapura dinyatakan sehat. Perempuan berusia 44 tahun itu sebelumnya dinyatakan positif virus korona jenis baru dari Wuhan, Tiongkok.

Padahal, perempuan WNI yang tak mau disebutkan identitasnya itu tak punya riwayat pergi ke Wuhan. Namun, dia tertular oleh majikannya.

“Iya confirm. Sudah sembuh dan sudah keluar dari RS,” kata Pelaksana harian (Plh) Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kemenlu RI, Judha Nugraha, Rabu (19/2).

Namun tidak diketahui apakah WNI tersebut pulang ke rumah majikannya, atau justru kembali ke tanah air. Dia meminta pemerintah Indonesia tidak mengekspos kepada publik.

“Itu privacy yang bersangkutan, karena tidak mau memberikan datanya ke KBRI. Kami hargai hal tersebut,” tegasnya.

Sebelumnya dikabarkan WNI yang bekerja sebagai Asisten Rumah Tangga itu tertular dari majikannya. WNI tersebut meminta pihak rumah sakit dan pemerintah Singapura untuk tidak membuka identitasnya.

WNI yang diketahui berjenis kelamin perempuan berusia 44 tahun itu tidak memiliki riwayat pergi ke Wuhan, Tiongkok. Begitu pula dengan majikannya. Sang majikan tertular oleh para turis Tiongkok yang datang saat berkunjung ke toko miliknya. Toko tersebut menjual obat-obatan dan alat kesehatan.

Sang majikan yang sudah lebih dulu terjangkit virus korona jenis baru dirawat di rumah sakit. Seluruh biaya rumah sakit ditanggung oleh pemerintah Singapura.(jpg)

Kakek 101 Tahun Dikira 1 Tahun

0

BREXIT membuat Giovanni Palmiero pening. Dia ingin tetap tinggal di Inggris setelah negara tersebut resmi berpisah dari Uni Eropa (UE). Sayangnya, itu tidak mudah.

Identitasnya dipertanyakan. Agar Palmiero lolos seleksi, petugas meminta orangtuanya mengonfirmasi identitasnya. Yang menjadi masalah, Palmiero berusia 101 tahun. Orangtuanya tentu saja sudah tidak ada di dunia.

Kejadian tersebut bermula saat kakek berdarah Italia itu mengajukan diri untuk tetap tinggal di Inggris. Dia datang ke Inggris pada 1966.

Giovanni Palmiero

Petugas membantunya memindai data biometrik paspor Palmiero dengan aplikasi khusus. Masalahnya, aplikasi tersebut didesain untuk membaca dua digit angka saja. Palmiero yang lahir pada 1919 oleh sistem terbaca 2019. Tiga digit usianya tak terbaca. Dia dianggap masih berusia 1 tahun.

Petugas menghubungi Home Office, departemen yang meng-urus imigrasi di Inggris. Data Palmiero tidak ditemukan di sana. Biasanya, data lansia ada di Departemen Pekerjaan dan Pensiunan. Dari sinilah, petugas Home Office akhirnya meminta orangtua Palmiero mengonfirmasi data anaknya.

Permintaan itu tentu saja langsung diurungkan begitu mereka tahu usia Palmiero sebenarnya. Untung saja, pembuktian pernah tinggal di Inggris bisa dilakukan dengan tagihan keperluan rumah tangga atas namanya. Jika orangtua Palmiero betulan datang, petugas pasti bakal lari tunggang-langgang. (*/sha/c20/ayi)

Sri Ora bakal Bali …

0

batampos.co.id – Penolakan masyarakat Batam terhadap angkutan kota (angkot) jenis Bimbar, Anugerah, dan sejenisnya terus meluas, setelah memicu kecelakaan lalu lintas yang menewaskan Sri Wahyuni, karyawan PT Epson Batam, Senin (17/2/2020) lalu.

Selain lebih dari 2.500 orang menandatangani petisi di change.org, spanduk penolakan juga bermunculan. Salah satunya yang paling menyita perhatian publik adalah spanduk di Bukit Daeng, tak jauh dari lokasi kecelakaan.

Spanduk bertuliskan, ”Sri ora bakal bali… Bimbar ambyar” itu, dipasang rekan-rekan Sri, Selasa (18/2/2020) malam.

foto: batampos.co.id / dalil harahap

Selain sebagai penghormatan terhadap Sri, juga mengandung pesan dan desakan kepada Pemerintah Kota (Pemko) Batam dan instansi lain terkait untuk segera meng-hentikan operasional angkot yang tak laik beroperasi di jalan-jalan utama di Batam.

Spanduk ini dipasang di dua tempat berbeda, yakni persis di lokasi Kecelakaan dan di atas bukit dari arah Mukaku-ning. Tidak sedikit pengendara yang menghentikan laju kendaraannya untuk memberikan dukungan agar angkot ugal-ugalan dan tak laik jalan segera ditertibkan.

Dukungan ini disampaikan pengguna jalan dengan membubuhkan tanda tangan pada spanduk tersebut.

”Ini rasa dukacita kami terhadap Sri dan juga rasa kesal ke (angkot) Bimbar dan Anugerah. Kami dukung desakan masyarakat supaya angkot yang tak lain jalan diberhentikan karena memang membahayakan nyawa banyak orang. Sudah tak laik semua itu. Harus dihentikan,” ujar Andra, pengendara sepeda motor di lokasi kejadian.

Sepanjang sore kemarin, banyak pengendara yang berhenti dan membubuhkan tanda tangan pada spanduk tersebut. Mereka semua sepakat agar angkot ugal-ugalan, diberhentikan operasionalnya. Arus lalu lintas sempat macet karena banyak-nya pengendara yang berhenti menyampaikan dukungan tersebut. (eja)

 

Pemko Batam Siapkan Lajur untuk Angkutan Umum, Begini Skemanya…

0

batampos.co.id – Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, berencana akan membangun ruas jalan di Kota Batam lebih lebar dari saat ini.

Hal itu dilakukan guna memngantisipasi kecelakaan lalu lintas. Rudi berencana akan membangun lima lajur ruas jalan dan salah satunya khusus untuk angkutan umum.

“Saya akan bangun pertama dimulai dari Kecamatan Lubukbaja, Batuampar dan Batam Kota,” katanya, Rabu (19/2/2020).

Ia menjelaskan, pembangunan lima lajur jalan agar pembagian kendaraan lebih jelas.

Ilustrasi Angkutan Umum di Simpang Dam. Foto: Dokumentasi batampos.co.id

Nantinya akan ada ruas jalan khsusu roda empat kecuali bus, kemudian lajur kelima baru untuk bus tunggal atau bus umum.

“Jadi tidak boleh untuk yang lain, kalau yang terjadi bus-bus baru ini kan banyak masuk, kemudian kalau sudah banyak masuk bus baru otomatis bimbar akan ditinggalkan orang”, ujarnya.

Ia menyampaikan, kebanyakan masyarakat Batam masih menggunakan angkutan umum bus bimbar. Dengan alasan murah serta semua trayek bisa dilewati.

“Dia semua trayek mau kemana saja pastinya diantar, jalan rusak pun mau ngantar,” katanya.(nto)

Kantong Kresek dan Minuman Ringan Bakal Kena Cukai

0

batampos.co.id – Tiga jenis tarif cukai baru siap diajukan Kementerian Keuangan kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI. Diantaranya, cukai kantong plastik, cukai minuman bergula, dan cukai emisi kendaraan.

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkapkan, selain mengurangi konsumsi masyarakat dalam penyelamatan lingkungan, pemberlakuan tiga jenis tarif cukai tersebut berpotensi menambah pundi-pundi penerimaan negara hingga Rp 23,5 triliun.

Sri Mulyani menjabarkan, pertama, potensi pemerimaan negara dari penerapan dari cukai kantong plastik sekitar Rp 1,6 triliun dengan perhitungan usulan tarif cukai kantong plastik sebesar Rp 30 ribu per kilogram atau Rp 200 per lembar menjadi Rp 450 per lembar.

“Saat ini, konsumsi kantong plastik atau kresek Indonesia mencapai 107 juta kilo. Dengan usulan tarif cukai Rp 30 ribu per kg, maka konsumsi kantong plastik ditargetkan turun jadi 53 ribu kg,” ujarnya di gedung DPR RI Jakarta, Rabu (19/2).

Kedua, Sri Mulyani juga akan menerapkan cukai minuman ringan dengan usulan tarif cukai dikisaran Rp 1.500 – Rp 2.500 per liter untuk minuman teh kemasan hingga minuman bersoda.

Sebab, saat ini, minuman jenis minuman ringan yang diproduksi sekitar 747 juta liter hingga 2.191 juta liter. Dengan jumlah produksi ini, maka potensi penerimaan negaranya mencapai Rp 6,25 triliun.

“Kami sebetulnya siapkan barang kena cukai yang lain. Banyak negara yang melakukan pengenaan cukai untuk barang yang membahayakan. Salah satunya minuman yang mengandung pemanis,” tuturnya.

Terakhir yaitu cukai emisi COs (karbon) pada kendaraan bermotor. Dengan usulan ini, potensi penerimaan negaranya mencapai Rp 15,7 triliun. Asumsi potensi penerimaan cukai ini sekurang-kurangnya sama dengan nilai Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM). Pajak tersebut saat ini telah diterapkan untuk kendaraan dengan CC yang lebih besar.

“Tidak hanya kesehatan tapi juga sustainabilitas lingkungan,” tutupnya.(jpg)