Jumat, 24 April 2026
Beranda blog Halaman 10753

Batam Bermimpi Jadi Ajang F1 dan GP di Nongsa

0

batampos.co.id – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menetapkan tiga kawasan di Batam di dalam Rencana Induk Pengembangan Pariwisata Nasional (Ripparnas).

“Ketiganya yakni Belakangpadang, Nongsa, dan Pulau Abang,” kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam, Ardiwinata, Rabu (20/11).

Ditanya perihal kekhasan ma­sing-masing kawasan, Ardiwinata menyebutkan akan dikembangkan lagi dalam Rencana Induk Pengembangan Wisata Daerah (Riparda).

“Sekarang kan sedang susun RTRW (rencana tata ruang dan wilayah) dan RDTR (rencana detail tata ruang), akan ke sana semua dan bicara kekhasan masing-masing nanti, semua akan beriringan,” imbuh dia.

Namun demikian, ia mengungkapkan sejatinya Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, ingin zonasi pariwisata ada di setiap kecamatan. Dengan menonjolkan kekhasan masing-masing kecamatan diharapkan pariwisata berkembang di setiap wilayah.

ilustrasi
REUTERS/Beawiharta

“Ke depan kami juga harus pikirkan ada night market di Batam ini,” imbuhnya.

Selain pengembangan zona pariwisata, yang juga tengah dipikirkan untuk 20 tahun ke depan adalah tersedianya satu ruang terbuka yang luas, selain Engku Putri, yang digunakan untuk konser bertaraf internasional.

“Mulai dipikirkan juga event internasional seperti F1 dan GP di Nongsa sangat memung­kinkan, sarana pendukung seperti hotel sudah mulai bermunculan. Juga perlu ada satu zonasi untuk event games, seperti untuk digelar PON, Sea Games dan lain-lain,” katanya.

Seperti diketahui, Pulau Abang di Galang terkenal dengan destinasi wisata bahari yang menawarkan wisata menyelam snorkeling, dan pantai-pantai berpasir putih di beberapa pulau kosong.

Sementara Belakangpadang memiliki potensi wisata tradisional dan historis. Lalu Nongsa, menawarkan pantai dengan berbagai karakter pemandangan yang berbeda. (iza)

BMKG: Hujan di Batam Hingga Akhir Tahun

0

batampos.co.id – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Klas I Hang Nadim Batam memperkirakan hujan akan terus menguyur Kota Batam hingga akhir tahun.

Kepala Seksi Data dan Informasi (Kasi Datin) BMKG Hang Nadim Batam, Suratman, mengatakan, seminggu ke depan Kota Batam masih akan diguyur hujan.

“Bahkan sampai Desember hingga Januari kondisinya berlangsung sama seperti ini (hujan),” katanya kepada batampos.co.id, Rabu (20/11/2019).

Ia menjelaskan, itensitas hujan di Kota Batam masih tinggi hingga awal tahun 2020.

“Dari data sebelumnya di bulan September kemarin sudah memasuki fase banyak hujan,” katanya lagi.

Forcester BMKG Klas I Hang Nadim Batam melihat perubahan cuaca di layar komputernya. BMKG memprediksi hujan di Kota Batam akan terjadi hingga akhir tahun. Foto: Dhiyanto/batampos.co.id

Selain itu kata dia, puncaknya hujan diprakirakan dimulai dari Desember dan Januari.

“Intensitas hujan akan berkurang diperkirakan pada bulan Februari,” jelasnya.

Menurutnya puncak hujan di Provinsi Kepri kerap terjadi dua kali dalam satu tahun, yaitu di Mei dan Desember.

Sementara untuk gelombang di beberapa wilayah di Provinsi Kepri saat ini masih normal yaitu di kisaran 1,5 meter.

“Tapi saat ini gelombang tinggi terjadi di Natuna dan Anambas, mencapai tiga meter,” paparnya.

Disperindag Tarik Tabung Gas Dari Pengecer, Di Sini Lokasinya

0

batampos.co.id – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam menarik tabung gas 3 kilogram dari pengecer di kawasan Kecamatan Batam Kota.

Kepala Disperindag Kota Batam Gustian Riau, mengatakan, keluhan masyarakat terkait alur distribusi yang tidak langsung ke masyarakat terbukti.

Kata dia, tabung gas 3 kilogram yang ditarik dari pengecer-pengecer dikumpulkan ke gedung Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Metrologi Legal Kota Batam.

“Di Batam Kota dulu (penarikan tabung gas 3 kilogram,red), selanjutnya daerah lain,” jelasnya, Rabu (20/11/2019).

Kata dia, dengan cara tersebut pihaknya akan menelurusi dari mana pengecer mendapat tabung gas 3 kilogram.

Setelah itu, pihaknya akan melakukan pemeriksaan terhadap pangkalan.

Karyawan agen elpiji 3 kg menyusun tabung saat pengiriman gas ke pangkalan di Bengkong, beberapa waktu lalu. Disperindag Kota Batam menarik tabung gas yang dijual pengecer. Foto: Cecep Mulyana/batampos.co.id

Kata dia, gas yang dijual di pengecer adalah bukti kuat serta membantah pangkalan yang mengaku tidak mendistribusikan gas ke pengecer.

Pangkalan yang terbukti bersalah akan ditutup. Tidak hanya itu, agen hingga Pertamina juga turut diperiksa.

“Bukan tidak mungkin kami akan rombak pangkalan-pangkalan dengan yang baru, agen akan kami evaluasi. Pertamina, seharusnya peduli terkait ini,” imbuh dia.

Kegiatan menarik gas dari pengecer terbilang penindakan baru  di Batam.

Penindakan itu kata dia, untuk memberikan efek jera kepada penjual yang telah dipercaya pemerintah untuk menjual gas subsidi namun disalahgunakan.

“Kami kasihan pada yang jual, tapi kami lebih kasihan sama masyarakat yang punya hak dan membutuhkan gas itu, tapi malah enggak dapat,” terangnya.

Dalam kegiatan ini, petugas menguak harga pada pengecer sangat mahal dibanding harga yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

“Satu tabung harga sebenarnya Rp 18 ribu, tapi yang kami temui tadi ada yang sampai Rp 27 ribu pertabung,” ucapnya.

Ia menyampaikan, di Batam ada 1.866 pangkalan. Penertiban dilakukan hanya beberapa titik seperti di Taman Raya dan Legenda Malaka Batam Kota.(iza)

Helmy Kembalikan Formulir Pendaftaran, Lihat Visi Misinya Untuk Kota Batam

0

batampos.co.id – Politisi senior Demokrat, Helmy Hemilton, mengembalikan formulir pendaftaran bakal calon wali kota batam ke DPC Demokrat Kota Batam.

Helmy mengakatan, ia terus melakukan komunikasi politik dengan semua partai.

Salah satunya Gerindra. Ia juga telah mengembalikan formulir pendaftaran ke partai besutan Prabowo Subianto tersebut.

“Nanti saya akan komunikasi dengan partai lainnya, seperti PKS, PAN dan partai lainnya,” kata Helmy, Rabu (20/11/2019).

Helmy menjelaskan, ia memiliki visi untuk mewujudkan Kota Batam sebagai Smart City.

Caranya dengan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia yang beradab, berkompeten dan berdaya saing tinggi.

Helmy Hemilton (empat dari kiri) saat mengembalikan formulir bakal calon wali kota Batam ke DPC Partai Demokrat. Foto: Iman Wachyudi/batampos.co.id

“Misi saya ada lima,” ucap Helmy.

Kelima misinya tersebut yaitu menciptakan sistem pemerintahan yang baik dan berintegritas, mempersiapkan sarana pendidikan untuk menunjang pembangunan SDM yang berkualitas.

Menjamin pelayanan kesehatan yang layak bagi warga Batam. Menciptakan kawasan pariwisata yang berbasis alam dan budaya sebagai salah satu etalase serta gerbang pariwisata.

Serta menciptakan sistem investasi yang sehat dan infrastruktur yang memadai sehingga mampu menarik investor ke Batam.

“Insha Allah saya akan menggandeng putra daerah untuk maju di Pilwako Batam dan kami akan bangun Batam secara bersama-sama,” ujarnya.

Ketua Penjaringan DPC Demokrat Batam, Sumali, menyatakan, berkas yang diberikan Helmy saat mengembalikan formulir pendaftaran dinyatakan lengkap.

Kata dia, sejak dibukanya pendaftaran calon wali kota dan wakil wali kota Batam, ada 11 kandidat yang mendaftar.

Sementara yang mengembalikan baru lima orang termasuk calon wakil wali kota Batam.

“Setelah kami terima semuanya berkas sampai tanggal 22 November ini baru kami laporkan ke DPD hingga ke DPP Demokrat Batam,” ucapnya.

Ia berharap nantinya yang dipilih DPP adalah kader internal. Sehingga dapat mewakili Demokrat pada kontestasi Pilwako Batam 2020.

“Selama penjaringan tidak ada kriteria khusus, tapi kami berharap dari kader internal nanti yang bisa mewakili,” jelasnya.

“Kita sudah terbukti dua kali Pilkada sebagai partai pemenang,” ucapnya.(iwa)

Ketua dan Komisioner KPU Batam Dipecat

0

batampos.co.id – Sidang Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI terkait dugaan pelanggaran kode etik dan perilaku sebagai penyelenggara pemilu oleh komisioner KPU Batam memutuskan memberhentikan Ketua dan seluruh komisioner KPU Batam.

Mereka yaitu Syahrul Huda selaku Ketua KPU Batam beserta empat komisioner lainnya Zaki Setiawan, Sudarmadi, Muhammad Sidik dan Mulyadi.

Terkait kabar pemecatan semua komisioner KPU Batam, salah satu komisioner KPU Batam, Zaki Setiawan membenarkan adanya kabar tersebut.

Ilustrasi. Foto: Dokumentasi Jawa Pos

“Hasil persidangan juga kami pantau juga tadi, itu putusannya final dan mengikat,” ujarnya, Rabu (20/11/2019).

“Kami tetap hormati keputusan itu apapun hasilnya,” kata dialagi.

Meski begitu Zaki mengaku belum dapat salinan putusan. Ia mengetahui hal tersebut berdasarkan informasi dari beberapa rekan-rekannya.

Sementara itu, salah satu anggota DKPP Provinsi Kepri, Rosnawati menegaskan, pihaknya belum mendapat salinan putusan hasil sidang DKPP RI

“Yang berhak memutuskan hanyalah DKPP. Sehingga isu yang berkembang semua komisioner KPU Batam diberhentikan, masih perlu mempertanyakan sumber informasinya,” ujarnya.(gas)

Pemanfaatan Gas Bumi Melalui Gaslink

0

Petugas Gagas Energi Indonesia yang merupakan anak usaha dari Perusahaan Gas Negara (PGN) melakukan pengecekan Cradle dan PRS Gaslink di Kla Wash Laundry di Bengkong, Batam-Kepulauan Riau , Senin (18/11).

Gaslink ini bisa menjadi solusi pemanfaatan gas bumi untuk lokasi yang belum ada jaringan pipa gas bumi dan juga berdampak cukup signifikan pada sektor komersial dalam mendorong pertumbuhan perekonomian. Foto: Cecep Mulyana/batampos.co.id

Lahir Bersamaan, Akeila dan Aisya Rayakan Milad Bareng di SDIT Tunas Cendekia

0

batampos.co.id – Jelang pulang sekolah, suasana di kelas IIb SDIT Tunas Cendekia mendadak heboh, Rabu (20/11). Pasalnya, dua siswi sekolah tersebut, Akeila Lanoverian Guntur Sunan dan Lutfia Nurul Aisya sama-sama merayakan ulang tahun.

Akeila Lanoverian Guntur Sunan (kanan) dan Lutfia Nurul Aisya didampingi orang tua saat memotong kue. (Iman Wachyudi/batampos.co.id)

Akeila lahir di Bontang, Kalimantan Timur (Kaltim) pada 20 November 2011, sementara Aisya lahir di Batam juga pada tanggal, bulan, dan tahun yang sama. Meski berlangsung sederhana, acara tersebut berlangsung meriah. Ustaz dan ustazah juga hadir.

Acara makin heboh lantaran tim batampos.co.id photography & multimedia juga hadir untuk mengabadikan momen bahagia tersebut. Acara tersebut didokumentasikan di YouTube Batam Pos Channel, kanal photography Mata Lensa, serta seluruh media sosial (medsos) batampos.co.id.

Acara tersebut diakhiri dengan bagi-bagi kue, serta pemberian bingkisan berupa snack yang dikemas Siti House, serta menu ayam dari Waiki Chicken, kepada siswa-siswi kelas IIb. (gga)

Menteri Kesehatan Berencana Jadikan Kerokan Sebagai Wisata Kebugaran

0

batampos.co.id – Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto berencana menjadi kerokan sebagai wisata kebugaran di Indoensia.

Ide untuk mempopulerkan kerokan disampaikan Menkes dalam acara peluncuran Health Tourism di Hotel Kempinski, Jakarta, Selasa (19/11/2019).

Setidaknya, kata dia ada empat klaster yang akan didorong pengembangannya. Yakni, wisata medis, wisata kebugaran dan jamu, wisata olahraga yang mendukung kesehatan, serta wisata ilmiah kesehatan.

Menurut Terawan, wisata kebugaran dan jamu harus terus dimasyarakatkan. Sebab, wisata itu bakal menjadi pembeda Indonesia dengan negara lain.

Selain itu, wisata tersebut memiliki prospek kesehatan, budaya, dan ekonomi yang tinggi.

’’Kita punya industri jamu dan kebugaran hebat-hebat, tapi gak pernah dimunculkan. Banyak contohnya. Purwaceng, mau apa? Mak erot,’’ ujarnya.

Dia menekankan, harus ada ide-ide segar dalam pengembangan wisata kebugaran. Menciptakan inovasi baru yang tak dimiliki negara lain. Kalau pun sudah ada, wajib lebih hebat.

’’Kasih hal yang menggelitik. Jadi keingintahuan mereka besar,’’ ungkap mantan kepala Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto tersebut.

Ilustrasi. Jawa Pos

’’Kalau yang lain jual bekam, kita jual kerokan,’’ tegasnya lagi.

Kerokan, kata dia, tak bisa disepelekan. Bisnis itu bisa sangat menjanjikan. Dia menggambarkan, dengan memiliki 10 bed saja dengan waktu pelayanan sekitar 20 menit, layanan tersebut akan laris manis. Belum lagi setelah itu disambung minum jamu atau pijat.

’’Tapi, kadang kita malu karena rasanya tidak elite,’’ ungkapnya.

Padahal, bagi orang asing, kerokan sangat menarik.

’’Apalagi kalau gambarnya macem-macem,’’ imbuh Terawan disambut gelak tawa undangan.

Dia bahkan sudah menyiapkan nama keren agar kerokan dilirik turis mancanegara. Namanya: pembuatan tato sehat.

Disinggung soal dampak negatif kerokan, alumnus Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada itu menanggapi dengan santai.

Dia menduga, mereka yang beranggapan demikian belum membaca literatur tentang kerokan.

Wisata kebugaran dan jamu ini rencananya diluncurkan di tiga destinasi wisata. Yakni, wilayah Joglosemar (Jogjakarta, Solo, dan Semarang), Bali, serta Jakarta.

Sementara itu, ada kabar tak mengenakkan yang beredar. Media wisata asal Amerika Serikat, Fodor’s Travel, meluncurkan daftar destinasi wisata yang perlu dipertimbangkan untuk tidak dikunjungi tahun depan (no list).

Dalam daftar tersebut, ada dua destinasi wisata andalan Indonesia yang masuk. Yakni, Bali dan Pulau Komodo.

Fodor menyebutkan alasannya. Bali disebut telah menderita efek pariwisata masal. Sampai akhirnya, pemerintah harus menarik pajak turis untuk membantu memerangi efek negatif lingkungan. Terlebih sampah plastik.(mia/c5/oni/jpg)

Polresta Barelang Pantau Pendistribusian BBM Bersubsidi

0

batampos.co.id – Polresta Barelang memantau pendistribusian Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Batam.

Kapolresta Barelang AKBP Prasetyo Rachmat Purboyo, mengatakan, pemantauan tersebut dilakukan terkait banyaknya keluhan masyarakat mengenai kelangkaan BBM bersubsidi.

“Dari informasi awal yang kita dapat untuk bahan bakar bersubsidi, dalam rangka untuk diversi ke bahan bakar yang non subsidi memang sedikit dikurangi untuk distribusinya ke beberapa SPBU,” ujarnya.

Meski adanya pengurangan pendistribusian tersebut, Prasetyo menegaskan pihaknya tetap akan mengawasi pendistribusian solar di sejumlah SPBU yang berada di Kota Batam.

Antrean kendaraan di SPBU. Polresta Barelang melakukan pemantaun di SPBU di Kota Batam untuk meminimalisir penyelewengan BBM bersubsidi. Foto: Dalil Harahap/ batampos.co.id

“Kita melaksanakan giat pengamanan di SPBU sehingga tidak terjadi tindak pidana lain, apakah karena antri atau perkelahian,” tuturnya.

Ia menegaskan, pihaknya akan terus memantau pendistribusian BBM bersubsidi di sejumlah SPBU di Kota Batam.

Jika nantinya terdapat pihak yang menggunakan BBM bersubsidi untuk kepentingan lain, pihaknya akan melakukan tindakan tegas sesuai dengan peraturan yang berlaku.

“Kita terus mengawasi distribusinya sehingga tidak terjadi penyelewengan terhadap distribusi yang harusnya ada di SPBU oleh kelompok orang tertentu digunakan untuk penggunaan kendaraan yang diizinkan di SPBU,” tuturnya.(gie)

Siswa SLB Serap Informasi Edukasi bersama ATB

0

Sebagai perusahaan pelayanan air bersih di Batam, PT Adhya Tirta Batam (ATB) tidak hanya fokus pada orientasi keuntungan semata. ATB memiliki bentuk tanggung jawab memberikan program edukasi terhadap siswa-siswa sekolah.

Beragam sekolah tertarik untuk berkunjung ke area Instalasi Pengolahan Air (IPA) yang dikelola ATB. Bahkan ATB jadi rujukan favorit dan masuk dalam kalender tujuan edukasi sejumlah sekolah di Batam. Tidak hanya sekolah reguler namun Sekolah Luar Biasa (SLB) cukup antusias dan bersemangat mengikuti program edukasi.

“Kami ingin memperkenalkan ke anak-anak bagaimana proses pengolahan air bersih yang dilakukan ATB sehingga air bisa dinikmati dirumah,” ujar Kepala Sekolah SLB Putera Kami Batam Hefrina, saat membawa 80 anak didiknya di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Mukakuning, Selasa (19/11/2019)

Meski anak-anak berkebutuhan khusus, kunjungan edukasi berjalan lancar tanpa hambatan. Anak-anak bahkan menikmati field trip edukasi bersama ATB. Informasi yang diberikan jadi wawasan bagi setiap siswa.

“Pengetahuan dan wawasan harus kami berikan karena setiap anak juga memiliki kemampuan menyerap informasi sesuai dengan keterampilan dan kemampuan berfikir mereka. Kami sangat senang bisa berkunjung ke ATB, baik orang tua ataupun pihak ATB juga mendukung kami selama berkunjung,” tambah Hefrina


Siswa SLB Putra Kami Batam Centre saat melakukan kunjungan edukasi ke ATB di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Mukakuning.

Program edukasi yang digelar ATB lebih memperkenalkan pentingnya hemat air bersih, mengingat sumber air di Kota Batam sangat terbatas. Air bersih yang digunakan sehari hari berasal dari curah hujan yang ditampung di dalam waduk/dam buatan.

“Ada yang tau air bersih di Batam berasal dari mana,” ujar Panji tim Edukasi ATB memberikan pengantar kepada siswa SLB.

Lebih dari itu, anak-anak juga diberikan informasi bagaimana ATB mengolah air baku hingga menjadi air bersih. Tidak hanya sebatas informasi secara tertulis, namun setiap sekolah yang berkunjung diajak langsung melihat proses produksi di lapangan.

Secara bergantian siswa sekolah mendapat penjelasan proses produksi yang dilakukan ATB, siswa terlihat bersemangat melihat proses produksi air bersih yang ada di IPA Mukakuning. Setiap siswa didampingi sejumlah Guru bersama tim teknis bagian produksi di lapangan.

“Daerah sedimentasi ini salah satu bagian dari proses produksi air setelah air baku diambil dari waduk/dam melalui aerator,” jelas Nana Juana, tim Produksi IPA Mukakuning

Program edukasi ATB diharapkan bisa menjadi wadah bagi siswa sekolah guna mendapatkan wawasan seputar air bersih maupun seputar ATB sebagai pengelola air bersih. Pembekalan wawasan sejak usia dini dalam menjaga sumber air dan lebih utama menanamkan budaya hemat air.

“Jadi kita di rumah harus lebih berhemat dalam menggunakan air ya, baik untuk mandi mencuci dan lainnya. Karena sumber air kita di Batam sangat terbatas,” tambah Panji (*)