Kamis, 16 April 2026
Beranda blog Halaman 10756

Global Wakaf dan PMI Dea Malela Angkat Ekonomi Umat Lewat Ritel Wakaf

0

Penyelesaian masalah kemiskinan tidak cukup hanya dengan bantuan sekali terima. Sistem penuntasan kemiskinan itu menjadi perhatian Global Wakaf-ACT, sebagaimana disampaikan Presiden Global Wakaf Insan Nurrohman dalam Grand Opening Ritel Wakaf Pesantren Modern Internasional (PMI) Dea Malela, Lenagguar, Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Insan mengatakan, Global Wakaf menyadari bahwa cara memutus rantai kemiskinan bukan sekadar memberi bantuan “sekali datang dan pergi”. Menurut Insan, harus ada program yang lebih serius dan sistemik untuk membantu masyarakat keluar dari lilitan kemiskinan.

“Kita harus memberi sedekah kerja yang sifatnya berkelanjutan, bukan hanya memberi bantuan pangan di hari itu,” jelas Insan. Ia menjelaskan, sedekah kerja yang dimaksud adalah lapangan pekerjaan. Insan berharap, kehadiran Ritel Wakaf menjadi salah satu lapangan pekerjaan dan penggerak ekonomi masyarakat di sekitar pesantren.

“Sedekah kerja memberikan lapangan pekerjaan untuk masyarakat prasejahtera. Hal ini memberikan harapan untuk masa depan mereka. ACT bersama Global Wakaf membantu menyediakan lahan usaha. Semoga dengan kerja sama bersama Global Wakaf di bidang wakaf produktif ini, perlahan-lahan dapat membangkitkan ekonomi umat,” katanya.

Senada dengan ungkapan Direktur Global Wakaf Syahru Ariansyah, Ritel Wakaf menjadi solusi sistemik permasalahan ekonomi umat. Rian mengatakan, Ritel Wakaf mengambil peran menyelamatkan warung-warung tradisional.

Lebih jauh, Rian menjelaskan, Ritel Wakaf bukan sekadar tempat jual beli kebutuhan sehari-hari, namun juga memiliki grand desain pemberdayaan ekonomi umat. “Melalui pesantren Dea Malela yang akan melanjutkan sistem pemberdayaan ekonomi bagi masyarakat, kita berlomba-lomba dalam kebaikan, fastabiqul khairat,” kata Rian.

Bermula dari Ritel Wakaf di PMI Dea Malela, pemberdayaan ekonomi umat bisa digerakan oleh para santri. “Sistem ini akan dilanjutkan oleh para santri. Adik-adik kita harus jadi leader. Grand desain untuk memberdayakan ekonomi umat,” lanjut Rian.

Ritel Wakaf Dea Malela menjadi Ritel Wakaf pertama di Sumbawa. Berbeda dari ritel kelontong modern lainnya, modal utama Ritel Wakaf adalah wakaf tunai dari para wakif. Ritel Wakaf merupakan manajemen aset wakaf melalui wakaf tunai.

Rian mengatakan, selama ini masyarakat hanya mengenal wakaf tanah, madrasah, dan makam. Ritel wakaf ini merupakan pengelolaan aset tanah wakaf dengan wakaf tunai sehingga menjadi produk wakaf produktif.

“Maka kita harus mengucapkan terima kasih kepada wakif yang berkontribusi ,” kata Rian.

Rian mengatakan, manajemen Ritel Wakaf harus dikelola dengan baik. Ke depan, Retail Wakaf menjadi pengayom warung-warung tradisional. “Harus sabar, harus telaten, sekarang kami, nanti dilanjutkan para santri. Yang kami bicarakan sistem. Inilah kenapa wakaf produktif dilahirkan Islam,” yakin Rian.

Ritel Wakaf dan Warung Wakaf, kata Rian, bukan hanya mengejar profit, tetapi juga mencari besar manfaat yang dihasilkan, seperti banyaknya tenaga kerja dan produk-produk yang dimobilisasi.

“Kalau progran ini baik, banyak lagi program yang bisa kita lakukan, seperti beasiswa di pesantren Dea Malela, beasiswa untuk warga sekitar, program kesehatan dan banyak hal. Kami ingin sekali wakaf produktif ini berfungsi sebagai solusi,” pungkas Rian.

Pengasuh Pondok Pesantren PMI Dea Malela Muhammad Sirajuddin Syamsuddin atau Din Syamsuddin mengatakan, kemunculan ritel usaha yang diluncurkan lembaga-lembaga filantropi Islam menjadi harapan bagi kebangkitan ekonomi umat.

“Kita patut bersyukur dan gerakan lembaga filantropi umat islam di skala global, seperti Global Wakaf dan ACT yang bergerak di bidang pendidikan, sekolah, kesehatan,” ungkap Din.

Sebelumnya, ACT dan PMI Dea Malela juga telah beberapa kali kerja sama. Antara lain pembangunan fasilitas sekolah pada Agustus lalu juga prrogram beasiswa.

“ACT datang mengantarkan kedermawanannya. Makan untuk santri luar negeri yang per bulannya Rp 1,5 juta telah dijamin ACT,” jelas Din. Selain beasiswa itu, pada momen Iduladha tahun lalu, ACT melalui Global Qurban juga mengirimkan tujuh ekor sapi untuk PMI Dea Malela.

“Sudah banyak bantuan kerja sama yang sangat signifikan, termasuk Ritel Wakaf yang merupakan jawaban dari permasalahan umat. Umat Islam harus memiliki sendiri. Banyak uji coba. Kami menyambut baik Ritel Wakaf dari global wakaf dari Global Wakaf-ACT yang ternyata sudah memiliki ratusan ritel di Indonesia, termasuk NTB,” pungkas Din. [*]

Pilgub Kepri Berpotensi Diikuti 3 Pasang Calon

0

batampos.co.id – Pengamat politik, Bismar Arianto, memprediksi Pilgub Kepri 2019 akan diikuti tiga pasangan kandidat.

“Kalau dilihat dari perkembangan sekarang, ada tiga tokoh yang menjabat sebagai pimpinan parpol, yang potensial bertarung pada pilkada,” ujar Bismar di Tanjungpinang, Senin (4/11/2019).

Tiga politikus yang memimpin partai dan dinilai cukup berpengaruh di Kepri yakni

  • Ketua DPD PDIP Kepri Soerya Respationo,
  • Ketua DPD Partai Golkar Kepri Ansar Ahmad,
  • Sekretaris Partai NasDem Kepri Muhammad Rudi.

Soerya Respationo sudah memastikan akan berpasangan dengan Isdianto yang saat ini menjabat sebagai Pelaksana Tugas Gubernur Kepri. PKB dalam sejumlah kesempatan menyatakan berkoalisi dengan PDIP untuk menyokong pasangan ini.

“PDIP sebagai pemenang Pemilu 2019 di Kepri harus berkoalisi. Koalisi dengan PKB sudah memenuhi persyaratan,” kata Bismar, yang juga mantan Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Maritim Raja Ali Haji Tanjungpinang itu.

Sementara Ketua DPD Partai Golkar Kepri Ansar Ahmad yang baru sekitar sebulan menjabat sebagai anggota DPR, dalam sepekan terakhir mendaftar sebagai calon gubernur dan wakil gubernur di Sekretariat Partai Golkar, Partai NasDem, dan Partai Gerindra.
Hal serupa juga dilakukan Wali Kota Batam Muhammad Rudi. Rudi mendaftar di Sekretariat Partai NasDem, Gerindra, dan Golkar.

“Apakah Ansar berpasangan dengan Rudi atau tidak? Kita belum mengetahuinya. Tetapi sikap politik para politisi itu perlahan-lahan sudah mulai mengerucut membentuk peta politik pilkada,” ucapnya.

Pertanyaan lain pun muncul ketika Rudi dianggap sebagai politikus yang memiliki nilai tawar yang tinggi karena memimpin Batam, yang jumlah pemilihnya lebih dari 50 persen di Kepri.

“Apakah Rudi mau jadi wakil dengan posisi tawar yang tinggi itu?” tuturnya.

Sementara mantan Gubernur Kepri Ismeth Abdulllah juga mendaftar di Partai Golkar dan Gerindra. Gerakan Ismeth menjelang pilkada cukup masif.

Sayangnya, sampai sekarang belum diketahui apakah ada partai yang mau mengusung Ismeth Abdullah pada pilkada. Jika tidak ada, maka pilihan satu-satunya adalah mencalonkan diri melalui jalur perseorangan.

“Ismeth atau kandidat lainnya harus mendapatkan dukungan 120 ribu pemilih jika ingin maju sebagai calon perseorangan pilkada,” katanya. (*/ant)

 

ATB Gelar Lomba Foto Instagram Hari Pahlawan

0

PT. Adhya Tirta Batam (ATB) turut memeriahkan peringatan Hari Pahlawan melalui lomba foto Instagram sejak Senin (4/11) hingga Senin (11/11) mendatang. Yang unik dari lomba foto kali ini adalah, peserta harus menyertakan pantun andalannya pada keterangan foto.

“Kami mencoba membumikan budaya pantun melalui kegiatan ini,” ujar Head of Corporate Secretary ATB, Maria Jacobus, Selasa (5/11).

Tema lomba foto ATB Hari Pahlawan ini adalah “Tunjukan Semangatmu”. Tema adalah refleksi terhadap penghormatan warga Batam kepada semangat para pahlawan yang telah berjuang memperjuangan kemerdekaan Indonesia.

“Kita mencoba membangkitkan kembali semangat juang para Pahlawan kita di era milenial ini. Agar kita tidak lupa, bagaimana susahnya dulu Indonesia memperjuangkan kemerdekaan ini. Semangat ini tidak boleh padam,” jelasnya.

Lomba foto Instagram ini terbuka untuk seluruh warga Batam. Peserta dapat mengunggah foto menarik yang sesuai dengan tema lomba ke Instagram. Periode pengambilan dan pengunggahan Foto antara Senin (4/11) hingga Senin (11/11) mendatang.

Selain foto yang menarik, peserta juga wajib membuat caption foto berupa pantun yang menarik. Tentu saja, harus caption harus mengungkapkan ekspresi semangat di Hari Pahlawan ini. Caption yang berupa pantun ini sekaligus jadi upaya ATB meningkatkan literasi budaya lokal kepada warga Batam.

“Batam adalah negeri Melayu yang lekat dengan Pantun. Budaya ini harus terus dilestarikan sebagai identitas Batam,” imbuhnya.

Yang tak kalah penting, foto harus ditautkan ke Instagram ATB, @atb.batam dan 5 orang teman. Jangan lupa, sertakan hartag #ATBHariPahlawan dan #ATBTakterganti di keterangan foto. Peserta juga harus memposting ulang poster event ini di story mereka.

ATB akan memilih 5 foto dan caption menarik sebagai pemenangnya. Pengumuman akan dilakukan pada Kamis (14/11) mendatang. Untuk info lebih lanjut, silahkan kunjungi bit.ly/LombaATBHAriPahlawan.

Semakin banyak foto yang diunggah, semakin tinggi kesempatan memenangkan lomba ini. Jadi, jangan ragu untuk foto dan bagikan semangatmu di hari Pahlawan. (Corporate Secretary)

Desa Harus Punya Produk Unggulan

0

batampos.co.id – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Pemkab Natuna, Anrizal Zen, mengatakan pembangunan di Natuna harus merata hingga ke tingkat desa. Untuk meningkat ekonomi masyarakat desa perlumenggali potensi sebagai produk unggulan.

“Pembangunan ekonomi desa dapat dimulai dari potensi produk unggulan setiap desa,” katanya, Senin (4/11/2019).

Untuk menggali potensi tersebut, diperlukan inovasi masyarakat dan perangkat pemerintah desa. Mereka harus lebih jeli melihat peluang dan kosentrasi pada pengem-bangan dalam satu produk unggulan.

“Target pemerintah untuk meningkatkan ekonomi desa diharapkan lebih cepat tercapai. Jadi, desa juga harus prioritas dalam penganggaran,” ujarnya.

Anrizal menambahkan, 2020 mendatang diharapkan setiap desa di Natuna memunculkan produk unggulan yang dapat direalisasi. Karena dalam program pemerintah saat ini, anggaran desa lebih diprioritaskan pada pemba­ngunan ekonomi desa.

“Program desa juga diharapkan dapat dikawal agar tidak melenceng dan disalahgunakan. Pengelolaan anggaran desa juga sudah diamanatkan untuk pembangunan dari pinggiran sesuai program Presiden,” tegasnya.

Dikatakannya, pemerintah melalui Dinas Kesehatan menyarankan pemerintah desa menyinkronkan program dengan Dinas Kesehatan, seperti program pengentasan kekerdilan atau stunting sejak dini.

Berupa pemberian vitamin A untuk siswa. Namun, untuk remaja tidak sekolah perlu diprogramkan melalui dana desa serta memperhatikan tingkat kesehatan. (arn)

Pak Bupati Klaim Natuna Tidak Tertinggal Lagi

0

batampos.co.id – Bupati Natuna Abdul Hamid Rizal mengatakan, Natuna yang berada di perbatasan beberapa negera tetangga seperti Malaysia, Vietnam, Thailand, dan Kamboja, tidak lagi sebagai daerah tertinggal. Ini dikarenakan Natuna memiliki potensi melimpah di berbagai bidang, didukung dengan pertumbuhan ekonomi rata-rata 5,8 persen per tahun.

”Kenaikan ekonomi ini tentunya melebihi pencapaian kenaikan ekonomi secara nasional,” ujarnya dalam seminar mahasiswa Natuna di Tanjungpinang, Sabtu (2/11) lalu.

Bahkan Hamid mengatakan, banyak fasilitas umum yang telah tersedia di Natuna, mulai dari pembangunan infrastruktur seperti jalan, sarana transportasi darat, laut, dan udara.

Pelabuhan barang Penagi, Natuna masih menjadi primadona bagi pedagang untuk membawa barang dagangan dari Jakarta atau daerah lainnya di Kepri. Foto: Aulia Rahman/batampos.co.id

Serta telekomunikasi hingga masalah pendidikan dan kesehatan, dinilai sudah cukup memadai jika dibandingkan dengan daerah lain yang masuk ke dalam wilayah tertinggal, terluar, dan terdepan.

Natuna sudah mendapat perhatian serius pemerintah pusat, melalui berbagai lembaga dan kementerian. Semuanya gotong royong bangun Natuna dengan lima pilar percepatan pembangunan, yakni migas, kelautan perikanan, pertahanan keamanan, pariwisata dan lingkungan hidup.

”Atas perhatian pemerintah kepada Natuna, tentu status Natuna sudah dikategorikan daerah terluar dan terdepan. Tidak lagi menyandang status daerah tertinggal. Tapi Natuna masih membutuhkan sumber daya manusia berdaya saing untuk mendukung pembangunan,” sebutnya. (arn)

4 Cagub dan 5 Cawako Daftar ke NasDem

0

batampos.co.id – Sebanyak empat bakal calon gubernur (cagub) Kepri dan lima bakal calon wali kota Batam resmi mendaftar melalui DPW Partai NasDem. Sebagian bakal calon sudah mengembalikan formulir pendaftaran, sementara sisanya berencana mengembalikan formulir pada hari terakhir pendaftaran, yakni Rabu (6/11/2019) mendatang.

Ketua tim penjaringan DPW Partai NasDem, Wan El Kenz, mengatakan keempat bakal calon gubernur yang mendaftar ke NasDem itu antara lain mantan bupati Bintan Huzrin Hood, ketua Kadin Kepri Ah­mad Makruf Maulana, anggota DPR RI Ansar Ahmad, dan Wali Kota Batam Muhammad Rudi. Huzrin, Makruf, dan Ansar sudah mengembalikan formulir pendaftaran.

“Sedangkan Pak Muhammad Rudi direncanakan menyerahankan berkasnya pada Rabu (6/11) nanti,” ungkap Wan, Senin (4/11/2019).

Tak hanya bakal calon gubernur, DPW NasDem Kepri juga telah menerima pengembalian formulir pendaftaran bakal calon wakil gubenrur Kepri. Yakni mantan Wali Kota Padang Fauzi Bahar, Berto Izaak Doko, Apri Sujadi, dan Marlin Agustina.

Selain itu, DPW NasDem juga telah menerima pengembalian fomulir pendaftaran bakal calon wali kota Batam. Yakni wakil wali kota Batam Amsakar Achmad, Jadi Rajagukguk, Asnah, Yuhendri, dan Wakil Ketua DPRD Kota Batam, Iman Setiawan.

Sedangkan untuk bakal calon wakil wali kota Batam, ada nama Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kepri, Candra Ibrahim, M. Icsan, Harris Lambey, Johannes Tarigan, Budi Sudarmawan, dan Marlin Agustina.

Untuk bakal calon Bupati Karimun ada nama Aunur Rafiq dan Anwar Hasyim. Kemudian untuk bakal calon Bupati Lingga ada Riki Syolihin dan M. Nizar. Sementara bakal calon wakil bupati Lingga yang mendaftar lewat NasDem ada Erwan Bachrani.

Usai pengembalian fomulir, tahapan selanjutnya adalah para pendaftar akan melewati uji survei politik. Wan menyebutkan, ada delapan lem­baga survei yang akan me­nilai. Para calon yang memiliki popularitas tinggi dalam survei akan diusung untuk menjadi calon gubernur, wakil gubernur, bakal calon wali kota, wakil wali kota, bakal calon bupati dan wakil bupati.

“Lembaga survei ini akan mulai kerja pada 7 sampai 25 November. Lalu 27 November ke-8 lembaga survei akan menyerahkan laporan ke kami dan kami bawa ke DPP Partai NasDem untuk pleno,” paparnya.

Wan menambahkan, ada beberapa parameter ini dalam lembaga survei ini. Yakni disukai masyarakat, dan seperti apa basis di masyarakat.

“Kami tidak mau membeli kucing dalam karung. Mereka yang dipilih harus yang terbaik. Untuk kader dan nonkader punya kesempatan yang sama,” pungkasnya. (rng)

Lingga Raih Penghargaan dari Kementerian Keuangan

0

batampos.co.id – Pemerintah Kabupaten Lingga kembali memperoleh penghargaan dari Kementerian Keuangan terhadap pengelolaan keuangan daerah yang baik pada 2018 lalu. Piagam penghargaan ini langsung diberikan oleh Kakanwil Dirjen Perbendaharaan Kepri, Teguh Dwi Nugroho, beserta rombongan saat mengunjungi Kantor Bupati Lingga, Daik, beberapa waktu lalu.

Wakil Bupati Lingga, M Nizar, yang menyambut sekaligus menerima piagam penghargaan, mengucapkan terima kasih.

“Kami juga merasa bangga karena dapat memperoleh predikat WTP dua kali dalam pemerintahan saat ini,” katanya.

Nizar juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh OPD yang ada di Kabupaten Lingga, karena telah bekerja keras dan baik dalam meng-olah keuangan daerah. Sehingga Pemkab Lingga kembali menerima predikat WTP. Hal ini juga tidak lepas dari kekompakan serta kerja sama yang baik antarlintas OPD.

Wakil Bupati Lingga M Nizar (dua kanan) menerima piagam penghargaan dari Kementerian Keuangan, beberapa waktu lalu.

Atas capaian tersebut, di tahun pertama WTP, Pemkab Lingga memperoleh tambahan dana dari pemerintah pusat sebesar Rp 14 miliar.

Untuk itu, Nizar juga berharap kucuran dana dari pemerintah pusat ditambah, seiring meningkatnya penge-lolaan keuangan dan laporan keuangan yang baik.

“Tentunya kebijakan tersebut akan menjadi motivasi kepada Pemkab Lingga untuk terus memperbaiki sistem keuangan di daerah,” katanya.

Sementara Kakanwil Dirjen Perbendaharaan Kepri, Teguh Dwi Nugroho, menyampaikan bahwa WTP bukan menjadi tujuan akhir bagi setiap pemerintahan, namun hendaknya memiliki korelasi positif terhadap kinerja daerah.

Laporan keuangan yang telah disusun baik, hendaklah menjadi feedback untuk ke depan yang lebih baik lagi.

“Pemerintah daerah juga hendaknya meningkatkan kualitas sistem informasi pemerintah daerah, terutama terkait keuangan,” kata Teguh. (wsa)

Hal yang Harus CPNS Ketahui !

0

batampos.co.id – Panitia seleksi penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) terus berupaya memberi kemudahan bagi para pelamar. Khusus bagi pelamar yang tahun lalu mendaftar dan lolos nilai ambang batas untuk tes seleksi kompetensi da­sar (SKD), bisa langsung ikut tes seleksi kompetensi bidang (SKB) tanpa ikut tes SKD.

Berdasarkan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PermenPANRB) Nomor 23 Tahun 2019, peserta kategori P1/TL berpeluang menggunakan nilai terbaik SKD 2018 dan SKD 2019 untuk mengikuti SKB. Asalkan, peserta memasukkan data dan memilih formasi yang sama seperti saat seleksi CPNS tahun 2018.

“Artinya, boleh memilih untuk mengikuti atau tidak mengikuti SKD Tahun 2019 pada sistem SSCASN,” kata Deputi Bidang Sistem Informasi Kepegawaian Badan Kepegawaian Negara (BKN), Suharmen, di kantornya, Senin (4/11).

Yang dimaksud pelamar P1/TL adalah peserta tes CPNS Tahun 2018 yang memenuhi nilai ambang batas SKD, namun dinyatakan tidak lulus sampai dengan tahap akhir. Pihaknya sudah memiliki data peserta tersebut yang tersimpan dalam sisten SSCASN BKN. Data tersebut mencakup jenis formasi yang dilamar, kualifikasi pendidikan, nilai SKD 2018, status masuk atau gagal pada formasi yang dilamar, dan status lolos atau tidak sampai dengan tahap akhir tahun lalu.

PESERTA melihat hasil tes SKB CPNS Pemko Batam di Kantor Bersama Pemko Batam, Jumat (7/12/2018), lalu. (Adiansyah/Batam Pos)

Suherman menuturkan, secara sistem, nilai SKD 2018 sah digunakan pelamar jika nilai di atas ambang batas. Kemudian, kualifikasi pendidikan harus sama dengan tahun 2018.

“Juga, menggunakan nomor induk kependudukan (NIK) yang sama dengan yang digunakan saat pendaftaran tes CPNS 2018 dokumen yang diunggah di SSCASN,” jelasnya.

BKN juga memberikan pilihan kepada pelamar untuk mengikuti atau tidak SKD 2019. Bagi pelamar yang memilih ikut tes SKD, kalau kemudian tidak hadir dinyatakan gugur.

“Nah, kalau hadir dan nilai SKD 2019 memenuhi ambang batas, maka nilai terbaik antara SKD 2018 dan 2019 yang digunakan,” terang Suherman. Tapi, jika ternyata tidak memenuhi, maka nilai SKD 2018 yang digunakan.

Sementara itu, Deputi Bidang Sumber Daya Manusia (SDM) Aparatur Kemen PAN-RB, Setiawan Wangsaatmaja, me­nuturkan pemerintah memberikan kesempatan kepada peserta tes CPNS protes, bertanya maupun menyatakan ketidakpuasan terhadap hasil seleksi administrasi. Masa sanggahan diberikan selama tiga hari, yakni mulai dari 16 sampai 19 Desember mendatang. Nantinya, keputusan apakah sanggahan tersebut diterima atau ditolak akan diumumkan pada 26 Desember.

“Kami ingin meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam proses penerimaan CPNS. BKN akan membuka pos pengaduannya online maupun hotline dari BKN. Dan administrasi itu yang menyeleksi instansi tujuan pelamar,” tutur Setiawan. (han)

Begini Cara Polisi Mengungkap Kronologi Mobil Terbang di Harbour Bay

0

batampos.co.id – Satuan Lantas Polresta Barelang bersama Subdit Gakkum Ditlantas Polda Kepri melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) kecelakaan lalu lintas (laka lantas) di kawasan Harbourbay, Senin (4/11/2019).

Kecelakaan itu bermula dari mobil Nissan Juke BP 1916 AM yang dikendarai FP yang menyeruduk wanita paruh baya, Aju, 50, saat sedang lari pagi.

Olah TKP dengan menggunakan Traffic Accident Analysis (TAA). Dari alat tersebut nantinya diketahui proses sebelum kecelakaan lalu lintas, sesaat dan sesudah kejadian kecelakaan dalam bentuk gambar animasi.

”Alat ini mengukur kecepatan dan nanti kita akan mengetahui dari alat ini, sebab apa yang terjadi dari kecelakaan tersebut,” ujar Kasat Lantas Polresta Barelang, AKP Muchlis Nadjar, di lokasi kejadian.

Ia mengungkapkan, hingga saat ini pihaknya masih menyelidiki dan meminta keterangan dari pengendara mobil berinisial FP, setelah terjadinya kecelakaan.

Dari pemeriksaan urine FP, diketahui bahwa pengemudi saat itu tidak dalam pengaruh alkohol maupun obat terlarang.

”Kita sudah cek di pihak kesehatan, cek urine dan hasilnya negatif,” kata dia.

Tim Traffic Accident Analysis Polda Kepri dan Polresta Barelang melakukan olah TKP kecelakaan mobil yang menabrak orang joging di kawasan Harbourbay, Batuampar, Senin (4/11/2019). Foto: Cecep Mulyana/batampos.co.id

“Ini karena terlalu pagi dan pengemudi orangnya selalu kagetan. Jadi pada saat kendaraan jalan, dia kaget melihat ibu-ibu yang joging pagi, bukannya dia mengerem tapi lepas kontrol akhirnya menginjak gas,” jelasnya.

Baca Juga: Ditabrak saat Jogging, Wanita Paruh Baya Kritis

Dipaparkan Muchlis, sehari sebelum kejadian, FP bersama dengan teman-temannya sedang kumpul di Harbourbay.

Kemudian, karena banyak teman pada saat itu, FP bersama pemilik mobil berinsial LS, diajak gabung ke mobil temannya yang lain.

Sementara, mobil Nisaan Juke tersebut ditinggalkan di kawasan Harbourbay.

”Jadi gabung sama temannya yang lain dan pergi ke rumah di Sukajadi,” paparnya.

“Di sana mereka buat arisan. Setelah itu paginya, pengendara dan temannya pemilik mobil datang pagi ke Harbourbay untuk mengambil mobil,” jelasnya.

Keduanya kta dia, menuju Harbour Bay dengan menggunakan taksi online. Namun, karena LS mengantuk, LS meminta FP untuk mengendarai kendaraannya. Dari hasil pemeriksaan FP diketahui tidak memiliki SIM.

”Kalau untuk kondisi korban, bernama Aju usia 50 tahun saat ini ada di Malaysia dalam proses perawatan,” jelasnya.

“Sementara dokter masih melakukan pemeriksaan dan operasi karena benturannya cukup keras,” imbuhnya lagi.

Kejadian laka lantas ini viral di media sosial setelah rekaman CCTv detik-detik terjadinya laka lantas itu tersebar luas.

Dalam video CCTv tersebut terlihat korban sedang lari kecil di dalam kawasan Harbourbay.

Saat lari itu, tiba-tiba satu unit mobil Nisaan Juke Hitam menghantam median jalan dan menabrak korban.

Usai menghantam korban, mobil tersebut masih melaju dan baru berhenti setelah menabrak sebuah pohon di tepi jalan dan mengalami rusak pada bagian depan.

Setelah itu, terlihat dua wanita keluar dari dalam mobil dan menghampiri korban yang sudah tergeletak di jalan.

Korban kemudian dibawa oleh warga di sekitar lokasi kejadian dengan menggunakan mobil.(gie)

Arah Kebijakan Lahan BP Batam Berubah

0

batampos.co.id – Pergantian pucuk pimpinan di Badan Pengusahaan (BP) Batam membuat arah kebijakan BP soal lahan berubah. BP Batam tak lagi fokus pada pencabutan izin alokasi lahan tidur, melainkan lebih berkonsentrasi memangkas birokrasi perizinan lahan guna mempercepat proses investasi.

“Saya datang untuk percepat investasi, bukan untuk selesaikan soal lahan. BP tak bo­leh terjebak soal itu. BP ha­rus ambil posisi dalam mem­percepat investasi,” kata Deputi III BP Batam Bidang Pengelolaan Kawasan dan Investasi, Sudirman Saad, di Gedung BP Batam, Senin (4/11/2019).

Sudirman menjelaskan, pemangkasan perizinan lahan akan dilakukan dengan mengurangi jumlah perizinan. Perizinan dirampingkan dari sebelas izin jadi dua saja.

Dua perizinan itu yakni perjanjian pemanfaatan lahan (PPL) dan surat keputusan pengalokasian lahan (SKPL). Selebihnya nanti akan dimuat dalam perjanjian pengalokasian lahan (PPL).

Dalam PPL tersebut juga akan dimuat perjanjian mengenai tenggat waktu untuk batas waktu mengurus Hak Guna Bangunan (HGB).

BP Batam memasangkan papan pemberitahuan bahwa lahan tersebut sedang dievaluasi. Foto: dalil harahap/ batampos.co.id

“PPL-nya nanti dikasih tenggat waktu enam bulan atau satu tahun untuk urus HGB. Di luar dari itu, ada sanksi administrasi seperti Penetapan Lahan (PL) di-cut,” tegasnya.

Ia menegaskan, tak boleh lagi ada alokasi lahan yang sudah disetujui, namun pembangunan menunggu kenaikan harga. Semacam spekulasi. Tak boleh ada pengalokasian lagi, kemudian disimpan untuk menunggu harga naik.

“Tak ada lagi ruang untuk spekulasi,” paparnya.

Jika rencana ini disetujui oleh Kepala BP dan pimpinan lainnya, maka sebagai tambahan dalam PPL nanti ada beberapa hal yang sebelumnya disyaratkan tidak akan lagi menjadi syarat.

“Misalnya ketika mau naikkan haknya harus ada rekomendasi. Itu tak perlu dimasukkan. Nanti di PPL diberi kewajiban untuk melapor saja. Tak perlu lagi antre, kita akan pangkas,” jelasnya.

Sebelumnya, ada banyak rangkaian perizinan yang harus dipenuhi sebelum mendapat HGB. Adapun persyaratannya antara lain salinan berita acara penetapan pemenang lelang lahan, surat pemberitahuan, faktur tagihan UWT alokasi lahan, faktur tagihan terkait lainnya, salinan surat keputusan (Skep), perjanjian pengalokasian lahan (PPL), dan gambar penetapan lokasi (PL).

Adapun izin lainnya yakni izin mendirikan bangunan (IMB), surat rekomendasi dari BP Batam ke Badan Pertanahan Nasional (BPN), fatwa planologi, dan izin lingkungan masih memerlukan klarifikasi lebih lanjut.

Percepatan investasi memang menjadi misi utama BP Batam saat ini. Makanya lahan yang sudah dialokasikan harus sudah dibangun dalam empat hingga satu tahun ke depan.

“Misal dalam empat bulan harus ada realisasi investasi. Itu yang kita prioritaskan, karena target investasi itu bisa Rp 5 hingga Rp 6 triliun. Itulah tugas BP Batam,” ungkapnya.

Sudirman mengatakan, bagi investor yang beritikad serius membangun lahannya, maka BP akan mendorong pembangunan infrastruktur. Kalau ada kelambatan administrasi, maka akan percepat. Kalau butuh dukungan keamanan, BP Batam akan memberi perlindungan.

“Itu prioritas utama, kami tidak mau urai kusut-kusut dulu lah biar berjalan natural,” jelasnya.

Untuk pembatalan pengalokasian lahan, Sudirman menyebut itu menjadi prioritas kedua. Pihaknya masih perlu memperbarui sejumlah data mengenai lahan. Ia mengaku tidak percaya kepada data yang lama, karena tidak membaginya secara tepat berdasarkan persoalan lahan yang terjadi di Batam.

“Saya belum percaya betul data yang lama. Karena tak mengkategorikan lahan yang menyimpang disebabkan peruntukan tata ruang yang tidak sesuai,” paparnya. (leo)