Rabu, 13 Mei 2026
Beranda blog Halaman 11058

BP Batam Goda Calon Investor pada Ajang China International Fair for Investment and Trade

0

Badan Pengusahaan (BP) Batam berupaya menggaet investor dalam ajang China International Fair for Investment and Trade (Pameran Internasional China untuk Investasi dan Perdagangan/CIFIT) 2019 yang digelar di Xiamen International Conference and Exhibition Centre, Xiamen, China pada 8 – 11 September 2019.

Kegiatan tahunan ini dikunjungi oleh lebih dari 100.000 pengunjung dan peserta pameran yang berasal dari institusi pemerintahan, agen promosi investasi asosiasi bisnis dan prusahaan multinasional yang berasal dari 100 negara.

Keikutsertaan BP Batam dalam kegiatan CIFIT 2019 ini merupakan kegiatan bersama yang dipimpin oleh Kementerian Perindustrian. Delegasi Indonesia, dalam ajang ini, selain BP Batam, juga mengikutsertakan beberapa kawasan industri yang tersebar di seluruh Indonesia.

Anggota 3/Deputi Bidang Pengusahaan Sarana Usaha, Dwiyanto Eko Winaryo, di hadapan para investor memaparkan tentang potensi, peluang dan kemudahan investasi yang ditawarkan di Batam sehingga diharapkan mampu menarik investor asal Tingkok untuk berinvestasi di Batam, khususnya di Bidang Kelautan, Pertanian dan Eco/Toyyiban City.

Ia juga memaparkan tentang SEZ Batam dan kesiapan Batam dalam Industri 4.0.

Sementara itu, Wakil Gubernur Provinsi Fujian, Guo Ningning, dalam sambutannya menyampaikan pentingnya konektivitas yang terintegrasi antara kedua negara, China – Indonesia. Ia juga berharap hubungan kerjasama antara Indonesia dan RRT, dalam hal ini Provinsi Fujian, lebih erat ke depannya terutama di bidang logistik, keuangan dan investasi.

Deputi Bidang Pengusahaan Sarana Usaha, Dwiyanto Eko Winaryo, di hadapan para investor memaparkan tentang potensi, peluang dan kemudahan investasi yang ditawarkan di Batam

Duta Besar RI untuk China dan Mongolia, Djauhari Oratmangun, mengatakan kerjasama RI dan Fujian di bidang investasi dan perdagangan harus lebih ditingkatkan.

“China akan menjadi negara dengan perekonomian terbesar di dunia, dan Indonesia akan, jadi ke-6 di dunia,” katanya.

“Tidak ada pilihan lain selain merekatkan kerjasama yang lebih dari kedua negara,” tambah dia.

Djauhari Oratmangun juga menegaskan pernyataan Wakil Gubernur Fujian, bahwa kerjasama Provinsi Fujian di bidang investasi dan perdagangan sangatlah baik.

“Fujian juga merupakan daerah maritim, sama dengan Indonesia,” katanya.

CIFIT saat ini merupakan acara promosi investasi internasional China yang bertujuan memfasilitasi investasi bilateral. Ini juga merupakan acara investasi global terbesar yang menampilkan pameran investasi dan perdagangan, Forum Investasi Internasional (IIF), serangkaian seminar tentang isu-isu investasi panas, dan symposium proyek investasi. (yhp/rilis)

“Magic” Strategi Branding

0

Bukan yang terkuat atau paling cerdas yang akan bertahan hidup, tetapi mereka yang paling bisa mengelola perubahan. (Charles Darwin)

Apa yang pertama kali muncul dalam pikiran Anda ketika mendengar Rolex? Jawabannya tak akan jauh-jauh dari mahal, eksklusif, mewah.

Bicara Rolex sudah bukan sekedar bicara eksistensi, melainkan kelas. Eksklusifitas. Prestige. Sesuatu yang luar biasa. Citra itu otomatis timbul ketika merek satu ini diucapkan.

Bahkan sekarang Rolex bukan lagi sekedar jam tangan. Tapi sudah dijadikan instrumen investasi. Orang yakin, ketika mereka beli Rolex, harganya tak akan jatuh. Malah makin mahal. Makin tua, makin langka, harga jam tangan ini semakin selangit.

Tahun lalu, salah satu Jam Rolex Daytona termahal di dunia yang dijuluki ‘Unicorn’ terjual di balai lelang Phillips, Geneva, dengan harga fantastis.

Anda tahu berapa harganya?

Laku USD 5,9 juta, atau Rp 82 miliar dalam kurs Rp 14 ribu. Anda bisa bangun pabrik Roti skala besar dengan uang segitu.

Kalau Anda awam, mungkin Anda akan heran dan bertanya-tanya. Kok mahal amat sih? Apa istimewanya? Cuma jam tangan loh.

Tapi untuk penggemar Rolex, brand yang satu ini tak lagi dipandang karena fungsinya saja. Melainkan manfaat emosional, ekspresi diri, dan sosial. Rolex telah jadi brand yang sangat kuat dan mapan. Hingga punya ikatan hubungan emosional dengan pelanggannya.

Bagaimana Rolex membangun citra itu?

Tentu tidak mudah. Usaha ratusan tahun. Terus menerus dan tak putus. Secara berkesinambungan, Rolex membangun eksistensi brandingnya sesuai dengan visi perusahaan. Sebagai perusahaan jam tangan yang anggun, elegan, eksklusif, berkelas, mahal, dan presisi.

Upaya branding itu tetap dilakukan. Bahkan ketika Rolex sudah terkenal seperti sekarang. Tapi tidak sembarangan. Rolex meletakan brandingnya di tempat-tempat yang tepat. Hanya yang mendukung citranya sebagai jam yang eksklusif dan berkelas.

Anda tak mungkin menemukan iklan Rolex di tempat yang tidak elegan. Atau di event-event sembarangan. Tidak mungkin.

Rolex menjaga brandingnya dengan memberikan sponsor kepada kegiatan dan perusahaan yang bonafit. Turnamen Tenis Wimbledon, misalnya. Kemitraan antara Rolex dan olahraga tenis terjalin sejak tahun 1978, saat Rolex menjadi Pencatat Waktu Resmi di The Championships, Wimbledon.

Dua merek dagang ini berkolaborasi saling mendukung. Eksistensi Rolex semakin kokoh dengan mendukung Turnamen Wimbledon. Sementara posisi Turnamen Wimbledon semakin prestisius dengan dukungan Rolex di dalamnya.

Baik Rolex dan Turnamen Wimbledon sadar betul, bahwa merek adalah aset yang harus terus menerus dipelihara. Walaupun keduanya sudah punya nama, sudah terkenal, tapi upaya mempertahankan eksistensinya tak pernah kendor.

Didukung dengan strategi branding yang tepat, keduanya tetap eksis ditengah persaingan yang kian tajam. Rolex tak tergeser sedikitpun karena kehadiran Jam Pintar yang semakin canggih. Sementara Turnamen Wimbledon masih tetap jadi acuan, walaupun ratusan turnamen tenis dunia dibuat setiap tahunnya.

Jika perusahaan sekelas Rolex dan event sekelas Turnamen Wimbledon tetap melakukan branding untuk menjaga eksistensi, lalu bagaimana dengan Anda?

Harusnya kita sadar bahwa proses branding secara berkesinambungan adalah kebutuhan. Apalagi menghadapi bisnis yang semakin hari semakin berat. Persaingan kian tajam. Lengah sedikit saja, akan tergeser dari panggung. Diganti oleh yang lebih kuat.

Perusahaan sekelas ATB sekalipun tetap melakukan hal yang sama. Branding terus menerus untuk menjaga eksistensinya. Sama dengan Rolex, strategi branding yang kami pilih adalah yang mendukung visi dan misi perusahaan.

Kami ingin jadi role model perusahaan air bersih di Indonesia.

Kok pede betul?

Kami pede karena memang telah terbukti berhasil. Saat ini ATB telah menjadi acuan perusahaan air bersih di Indonesia.

Eksistensi ATB sebagai perusahaan air bersih terbaik di Indonesia itu semakin kokoh dengan strategi branding yang tepat.

Gimana caranya?

Ngiklan di media? Tak cukup. Ngiklan tak akan efektif Kalau tak didukung strategi lain.
Lebih dari itu, seluruh insan ATB harus menjadi Brand Ambasador perusahaan ini. Termasuk saya sebagai Presiden Direktur. Jangan pikir saya cuma ongkang-ongkang kaki terima beres.

Apa yang saya lakukan?

Saya aktif dalam berbagai organisasi skala nasional. Salah satunya di Persatuan Perusahaan Air Minum Indonesia (Perpamsi). Saat ini saya menduduki jabatan sebagai Wakil Ketuanya.

Saya pun kerap jadi narasumber. Bukan di sembarangan event. Saya jadi narasumber dalam event berkelas yang merefleksikan kelas ATB sebagai perusahaan air bersih terbaik di Indonesia.

Misalnya, SCADA World Summit. Event ini adalah perhelatan internasional yang bergengsi. Tempat berkumpulnya pakar industri dalam konferensi akbar terkait desain sistem, rekayasa, pemeliharaan dan manajemen keamanan SCADA (Supervisory Control and Data Acquisition).

Anda tahu? Saya menjadi satu-satunya orang Indonesia yang diundang sebagai pembicara di event tersebut.

Saya datang. Bukan karena honornya besar. Tapi lebih dari itu, kehadiran saya sebagai pembicara di sana akan memperkuat eksistensi ATB sebagai perusahaan pengelolaan air bersih terbaik di Indonesia yang unggul di bidang teknologi informasi.

Apa lagi?

Saya pernah diundang sebagai pembicara di Manila Waterlink Forum. Jadi panelis mewakili Indonesia di Singapore International Water Week. Jadi narasumber di event Internasional INDOWATER 2017. Dan masih banyak lagi.

Semuanya selalu menceritakan profesionalitas ATB. Terutama karena manajemen yang profesional dengan dukungan teknologi. ATB diakui karena memang terbukti sebagai perusahaan yang efisien, berkualitas, dan profesional.

ATB juga menjadi salah satu kontributor, bahkan narasumber utama untuk produk Centre Of Excellence dari produk Customer Care. Produk Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat bekerja sama dengan Japan International Cooperation Agency (JICA).

Yang nantinya menjadi blueprint buat panduan PDAM lain.
Strategi branding lainnya juga kami lakukan melalui keikutsertaan ATB dalam setiap kompetisi. Tentu kompetisi yang bereputasi. Seperti Indonesia Contact Centre Association (ICCA). SNI Award. Top BUMD. Penghargaan Sistem Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3).

Tak sekedar berhasil. Tapi di atas ekspektasi, ATB selalu berhasil membukukan prestasi terbaik.

ATB mendapat platinum award sebagai The Best Contact Center Indonesia 2017, yang diselenggarakan oleh ICCA. ATB bisa mengungguli perusahaan sekelas Pertamina, Angkasa Pura II, dan Telkom.

Pada kesempatan lain, ATB berhasil mendapatkan Platinum Award pada ajang SNI Award tahun 2018. Penghargaan ini diserahkan oleh Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto.
ATB berhasil memenuhi semua kriteria penilaian dan mengungguli puluhan perusahaan besar nasional seperti Pertamina Lubricants, Aneka Tambang (Antam) termasuk Pupuk Sriwijaya (Pusri).

Sekali lagi, eksistensi ATB sebagai perusahaan yang profesional semakin kuat melekat.
Profesionalisme ATB jadi eksis dengan branding yang tepat. Tak hanya di Batam, ATB juga meletakkan brandingnya di Indonesia. Bahkan tanpa disadari, perusahaan ini sudah dikenal di kelas regional.

Cukup sampai disitu?

Kami tidak lengah. Ketenaran tidak identik dengan sebuah keabadian. Perlu upaya berkesinambungan untuk menjaga sebuah eksistensi.

Anda bisa lihat banyak yang gugur karena lalai melakukan branding terus menerus. Ada yang swasata. Ada yang BUMN. Bukan karena produknya tak bagus. Tapi karena tak mampu mempertahankan eksistensi.

Ada produk pasta gigi Prodent. Lahir bersamaan dengan Pepsodent. Bahkan sempat bersaing ketat. Tapi sekarang kita tak pernah lagi mendengar nama Prodent.

Kenapa? Gagal menjaga branding.

Ada deterjen Dino. Seangkatan dengan Rinso. Rinso eksis sampai sekarang. Tapi Dino tak lagi ada. Apakah karena produknya jelek? Tidak. Tapi lagi-lagi. Jatuh karena gagal menjaga branding.

Dulu kita juga kenal maskapai Merpati. Milik Pemerintah. Kurang apa? Harusnya segala sumber daya dan dukungan pemerintah mampu membuat mereka bertahan. Tapi kenapa sekarang hilang?

Apa yang saya sebutkan itu hanya sebagian kecil dari daftar panjang perusahaan yang gagal menjaga branding. Anda bisa tambahkan daftarnya.

Apa yang sebenarnya terjadi pada mereka? Apakah mereka tak sadar pentingnya menjaga eksistensi? Atau mereka tidak tahu bagaimana caranya? Mari kita pikirkan. Salam Kopi Benny. (*)

 

Ir Benny Andrianto, MM
Presiden Direktur PT ATB

Ada 16 Proyek Properti Vertikal di Batam

0

batampos.co.id – Asosiasi pengembang meminta peran pemerintah untuk lebih aktif dalam menciptakan kondisi perizinan yang pro investasi. Saat ini, ada 16 proyek properti berupa pemukiman vertikal yang tengah berjalan di Batam dan butuh keikusertaan pemerintah dalm mempermudah perizinan.

“Dalam lima tahun ini, di Batam luar biasa banyak pembangunan tower. Kita siap hadapi perubahan ini karena Batam sudah bergerak ke arah metropolitan,” kata Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Real Estata Indonesia (REI) Batam, Achyar Arfan, Sabtu (7/9).

Dalam memberikan perizinan untuk pemukiman vertikal, tentu saja surveinya berbeda dari rumah tapak.

“Misalnya beri izin untuk rumah tapak itu memiliki review berbeda dengan izin pemukiman vertikal. Belum lagi surveynya butuh keahlian tinggi. baru kemudian review mengenai keamanan dan pengamanan kebarakaran,” ungkapnya.

Ilustrasi apartemen mewah (Dok. Jawa Pos)

Percepatan perizinan itu sangat penting agar pembangunan proyek properti segera terealisasi dan pembiayaannya bisa segera dibiayai oleh perbankan. “Bank itu bisa membiayai kalau proses penjualan sudah 60 persen,” paparnya.

Achyar mengatakan memang masih banyak dokumen yang tertahan di BP Batam, seperti PL, surat keputusan (skep) dan surat perjanjian (spj) yang belum selesai.

“Termasuk juga perizinan hilir seperti fatwa. Karena kalau fatwa keluar, maka kami sudah siap investasi. Kalau tak ada fatwa, tak dapat IMB, maka kami tak bisa investasi,” ucapnya.

Sedangkan Direktur Promosi dan Humas BP Batam, Dendi Gustinandar mengatakan akan menampung segala keluhan maupun masukan dari pengembang. “BP akan selalu siap menerima masukan dan keluhan. Problem kali ini akan disampaikan langsung ke pihak terkait,” jelasnya. (leo)

Inilah Nama-Nama Finalis Bintang Radio RRI Batam

0

batampos.co.id – Audisi Bintang Radio RRI Batam berakhir, Minggu (8/11). Bertempat di Mal Botania (MB 2), 155 peserta unjuk kebolehan olah vokalnya.

Sebanyak 18 peserta berhasil maju ke babak grand final yang akan digelar, Rabu (11/9) di lantai 2 MB 2. Mereka akan memperebutkan tiket menuju kontes Bintang Radio RRI tingkat nasional.

Acara tersebut diselenggarakan RRI Batam, didukung oleh Harian Pagi Batam Pos, jaringan media online terbesar di Kepri batampos.co.id, serta Alfatron.

Dalam acara Bintang Radio RRI Batam, baik peserta maupun penonton berkesempatan mendapatkan hadiah menarik. Caranya dengan menggunting potongan koran Batam Pos.

Kupon dapat dikirim ke kantor Batam Pos di Gedung Graha Pena lantai 2 Batam Center, atau pada saat acara berlangsung. Nantinya, kupon akan diundi pada saat grand final, Rabu (11/9) mendatang.

Berbagai hadiah menarik sudah menanti. Mulai dari barang elektronik, voucher hotel, voucher nonton bioskop, kaos cantik, dan masih banyak lagi.

Berikut nama-nama finalis Bintang Radio RRI Batam 2019.

Sembilan finalis putra Bintang Radio RRI Batam 2019. (gun/batampos.co.id)

Kategori Pria
1. Valdo Tasane
2. Satrio Frans Manurung
3. Fransisco Sitorus
4. Tito Andrian
5. Pebby Erik Sandi
6. Ari Chandra
7. Juna Siregar
8. Nuzul Khair
9. Muhammad Faras

Sembilan finalis Bintang Radio RRI Batam kategori putri. (gun/batampos.co.id)

Kategori Wanita
1. Grace Dea
2. Jessie Joy
3. Anggun Wahyuni
4. Heni Oktaviana
5. Febe Rheza
6. Soraya Andini
7. Andriyanti Rudmana
8. Michelle Tan Dirgantara
9. Felani Anggela R Hemetang

(gun)

Tesangka Narkoba Berhasil Dibekuk

0

batampos.co.id –Dikatakan di rumah tersangka ditemukan satu paket besar dan dua paket kecil narkotika jenis sabu-sabu dibungkus dalam plastik bening. Selain itu juga dutemukan barang bukti (BB) dua buah tas sandang, satu buah kaca pirex yang berisikan sisa narkoba jenis sabu sabu, uang tunai sebesar Rp.4.834.000, enam buah mancis gas. tiga buah ATM (anjungan tunai mandiri) BNI, satu buah alat hisab sabu- sabu ( bong), tiga buah handphone .

Sistem Penagihan Piutang BP Jadi Rujukan

0

batampos.co.id – Sekretariat Jenderal dan Badan Keahlian Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI memuju kinerja Badan Pengusahaan (BP) Batam dalam mengelola pendapatan negara bukan pajak (PNBP) terkait piutang.

Kepala Bagian Perencanaan Sekretariat Jenderal dan Badan Keahlian DPR RI, Dewi Pusporini mengatakan pihaknya menginginkan kerja sama lebih lanjut dengan BP Batam.

“Karena kami ingin agar ada perbaikan pada sistem penerimaan kami di Sekretariat Jenderal dan Badan Keahlian,” katanya Sabtu (7/9/2019).

Dalam bidang keuangan dan perencanaan ini, Dewi mengaku lebih difokuskan pada pengelolaan yang digunakan serta saran dan masukan monitoring dan evaluasi kinerja yang lebih kepada proses seperti penggunaan aplikasi.

Sejumlah warga sedang melakukan pengurusan dokumen perizinan di Mal Pelayanan Publik BP Batam.
F Cecep Mulyana/Batam Pos

Kepala Biro Keuangan BP Batam, Siswanto mengatakan sumber PBNP BP Batam itu berasal dari pengelolaan lahan, pelabuhan laut, bandar udara, pengelolaan air dan limbah, rumah sakit dan kantor pusat.

“Dengan pengelolaan keuangan BP Batam yang sistematis mulai dari Perencanaan, Penganggaran, Pelaksanaan Anggaran, Penatausahaan, Pelaporan, Monitoring dan Evaluasi, Perumusan Kebijakan guna meraih good and clean government sehingga dalam Laporan Keuangan BP Batam sudah tiga kali meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI,” kata Siswanto.

“Mekanisme penanggulangan piutang yang bermasalah adalah dengan menerbitkan surat peringatan atas piutang yang belum dibayar, pengenaan denda terhadap faktur yang terlambat dibayarkan, melakukan tindakan penyerahan Piutang di atas 2 tahun kepada KPKNL,” jelas Siswanto lagi. (leo)

Persaingan Kerja di Batam semakin Ketat

0

batampos.co.id – Jumlah pencari kerja di Batam cukup tinggi. Setiap harinya hampir ribuan pencari kerja (pencaker) mendatangi lokasi lowongan kerja di Multi Purpose Hall (MPH) Batamindo, Mukakuning. Namun lowongan kerja terbatas.

Informasi yang didapat Batam Pos di lapangan, perusahaan membatasi usia calon pekerja, yakni yang diterima minimal umur 18 tahun dan maksimal umur 23 tahun.Namun, sebagian pencaker, rata-rata sudah di atas umur 23 tahun.

“Jika ada lowongan, saya langsung lihat persyaratan umurnya. Jika masih di terima 24 tahun, saya masih ada harapan,” ucap Rini, 24, mantan karyawan Patlite, Sabtu (7/9).

Ia mengaku sangat kewalahan mencari kerja. Sejak putus kontrak kerja dua bulan lalu, dirinya selalu menunggu perusahaan yang menerima karyawan umur 24 tahun.

Puluhan berkas lamaran ia kirim namun tak kunjung ada panggilan.

“Jarang sekali perusahaan datang buka lowongan ke sini, paling yang diambil 20 tahun ke bawah,” ucapnya.

foto: batampos.co.id / azis maulana

Rini mengaku, persaingan kerja saat ini semakin ketat. Apalagi perusahaan sangat selektif merekrut karyawan. Tak hanya skill, perusahaan juga mempertimbangkan dari sisi umur serta fisik seperti tinggi badan.

”Kami pun merasa tak percaya diri. Sebab perusahaan mengutamakan yang usia masih muda. Kalau untuk kemampuan atau skill, kami tak kalah dengan mereka yang muda-muda,” terangnya.

Sementara itu, pencaker lainnya mendapat kabar bursa kerja yang akan ditawarkan Disnaker Batam. Para pencaker ini kurang yakin, sebab kebanyakan pencaker yang ada saat ini hanya untuk level operator, dan tidak banyak perusahaan yang buka lowongan.

”Kondisinya malah berbalik, saat ini yang dibutuhkan level oparator tapi lowongan yang ada tak sebanding dengan jumlah pencaker saat ini. Jadi serba bingung, tak miliki pengalaman kerja bisa dipastikan tak akan dilirik perusahaan. Namun, kalau usai sudah di atas 25 tahun meski memiliki pengalaman kerja juga tak akan dipakai karena perusahaan juga mempertimbangkan menggunakan tenaga yang masih muda,” ujar Andika, mantan teknisi galangan kapal. (azs)

Upaya Dongkrak Kunjungan Turis, Perbanyak Event Standar Internasional

0

batampos.co.id – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Batam menggandeng berbagai pihak untuk menggelar event berstandar internasional guna menggaet wisatawan datang ke Batam.

“Sepanjang tahun ini sudah banyak acara berskala internasional yang diselenggarakan. Dalam waktu dekat ini bajafash,” kata Kepala Disparbud Batam Ardiwinata, Sabtu (7/9/2019).

Keterlibatan pelaku wisata untuk menggelar even berskala internasional ini menarik dan bisa mendongkrak wisman untuk datang ke Batam.

“Pemerintah pasti mendukung acara apapun itu selagi berdampak positif bagi kemajuan dan sekaligus memperkenalkan Kota Batam ke wisman,” ujarnya.

Turis.
foto: batampos.co.id / cecep mulyana

Beberapa acara ke depan yang coba digelar di antaranya pertemuan keluarga Vietnam dunia di Batam. Selan-jutnya, Asian Bodybuilding Championship yang melibatkan 20 negara. Kemudian pertandingan Tenis Meja Dunia.

“Kemudian ada pertemuan Marga Huang. Jadi, ini semakin membuat Batam dikenal dan dipercaya untuk menjadi tuan rumah acara berstandar internasional,” bebernya.

Ardi menambahkan, di akhir tahun nanti juga ada Kesenian Seni Melayu (KSM) yang juga melibatkan peserta dari negara tetangga. Berbagai acara disiapkan untuk meramaikan KSM Desember mendatang.

“Nanti kita akan ramaikan dengan permainan tradisional asli Melayu dan pastinya menarik untuk wisman,” tutupnya. (yui)

AC Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah Belum Terpasang

0

batampos.co.id – Air Conditioner (AC) atau pendingin ruangan di Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah belum ada. Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) Batam akan mengusulkan pembelian AC 2020 mendatang.

”Listrik dan air sudah selesai. Tinggal AC yang belum,” kata Kepala DCKTR Batam Suhar, Sabtu (7/9).

Ia mengatakan masih menghitung kebutuhan pendingin ruangan untuk masjid dua lantai tersebut. Masjid berkapasitas 20 ribu lebih ini akan rampung 30 November mendatang.

”Masih dihitung sama konsultannya. Karena daya tampung banyak kemungkinan AC yang dibutuhkan juga ba-nyak,” jelasnya.

Ia menambahkan, untuk listrik dan air sudah dianggarkan melalui anggaran pendapatan dan belanja daerah perubahan (APBD-P).

”Tidak banyak karena hanya untuk bayar saja. Tahun depan dilanjutkan kelengkapan fasilitas masjid ini,” imbuhnya.

foto: batampos.co.id / dalil harahap

Menurutnya, masjid baru akan bisa digunakan tahun depan. Mengingat masih banyaknya pengerjaan yang harus dilengkapi.

Untuk persiapan acara 20 September sudah selesai. Pihaknya juga sudah mengecek kesiapan infrastruktur lainnya seperti menara pandang se-tinggi sembilan meter.

Pihaknya terus memantau kelanjutan pengerjaan proyek hingga berakhirnya kontrak kerja pembangunan masjid. Selain persiapan itu, saat ini seleksi untuk petugas masjid juga sudah berjalan.

”Sudah berjalan juga. Jadi, seiring masjid selesai semua-nya juga dipersiapkan,” lanjutnya.

Wali Kota Batam Muhammad Rudi mengatakan, masjid ini menjadi salah satu ikon kota Batam. Ia sangat berharap keberadaan masjid bisa menjadi daya tarik bagi wisman, khususnya untuk wisata religi di Batam.

”Tahun ini rampung kalau untuk gedung. Berikutnya akan dilanjutkan tahun depan,” ucapnya. (yui)

Letkol Ahmad Daud Harahap Jabat Dandim Batam

0

batampos.co.id – Letkol infanteri Ahmad Daud Harahap kini resmi memegang tongkat komando sebagai Komandan Kodim 0316 Batam menggantikan Letkol Infanteri Romel Jangga Wardhana yang dipercaya sebagai Wasren Danjen Kopassus. Sertijab atau pergantian pimpinan di Kodim Batam digelar di lapangan Makodim Batam, Sabtu (7/9) pagi.

Perwira TNI AD kelahiran Padang Sidempuan ini sebelumnya bertugas di Natuna sebagai Komandan Batalyon Komposit I Gardapati Natuna yang pertama. Sertijab dipimpin langsung Komandan Korem 033 Wira Pratama Brigjen TNI Gabriel Lema.

Tak hanya sertijab Komandan Kodim Batam. Di tempat yang sama juga digelar sertijab Komandan Kodim Bintan dari sebelumnya Letkol I Gusti Bagus Putu Wijangsa ke Letkol I Gusti Ketut Artasuyasa. Begitu juga Komandan Kodim Tanjungbalai Karimun dari sebelumnya Letkol Rizal Analdie diserahterimakan ke Letkol Denny.

”Kepada pejabat yang lama, saya ucapkan terima kasih atas dedikasinya yang telah dilakukan selama ini di daerah kerjanya. Untuk pejabat yang baru, tantangan tugas ke depan sudah menunggu. Jangan lupa koordinasi dan sinergi, kunci sukses dalam bertugas nantinya,” tegas Brigjen Gabriel Lema.

Ia juga menegaskan, keberadaan Kodim sendiri harus bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, diharapkan juga mampu membawa perubahan positif di jajaran Korem 033 Wira Pratama Kepri.

”Segera pahami apa yang menjadi tugas pokok tanggung jawab sebagai Komandan Kodim. Niatkan dalam memimpin secara tulus dan dan bekerja keras mengabdi ke masyarakat,” terang Gabriel.

Sementara Letkol Romel Jangga Wardhana yang merupakan Komandan Kodim Batam yang lama mengaku banyak kenangan dan dina-mika selama ia bertugas di Kodim Batam.

”Banyak pelajaran yang saya dapat atas bimbingan dan arahan dari Komandan Korem 033 Wira Pratama Kep-ri, hingga saya bisa bertugas dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Dandim 0316/Batam Letkol Inf Ahmad Daud Harahap menegaskan bahwa setelah serah terima jabatan, langkah ke depannya yang akan dilakukan adalah melanjutkan apa yang telah telah dicapai oleh Komandan Kodim Batam sebelumnya.
”Intinya saya siap mendukung tugas pokok TNI, khususnya tugas teritorial di Kodim Batam, yakni menga-mankan wilayah teritorial Batam. Kalau masyarakat aman, otomatis akan berpe-ngaruh kepada kemajuan di sektor ekonomi,” ujarnya. (gas)

Play sound