Kamis, 30 April 2026
Beranda blog Halaman 11547

INACA Minta Maskapai Lakukan Efisiensi

0
foto: batampos.co.id / Cecep Mulyana

batampos.co.id – Tarif pesawat yang melambung belakangan ini, satu per satu akan turun harga. Targetnya 20 persen hingga 60 persen dari harga semula. Menurut Aso­siasi Maskapai Nasional In­donesia atau Indonesia National Air Carrier Association (INACA), mereka telah mulai menurunkan harga untuk beberapa rute penerbangan per Jumat (11/1/2019) lalu.

Namun, berdasarkan pantauan Batam Pos di beberapa aplikasi pembelian tiket online, harga tiket Batam-Jakarta untuk keberangkatan pekan depan dan dua pekan ke depan masih belum mengalami perubahan.

Di Traveloka, misalnya, harga tiket untuk keberangkatan 23 dan 30 Januari paling murah adalah Rp 1.033.000. Jurusan Batam-Surabaya paling rendah Rp 1.133.000. Harga untuk dua jurusan tersebut masih jauh di atas harga yang berlaku sebelumnya di luar peak season.

Menurut Ketua Umum INACA, Ari Askhara, penurunan harga sudah dilakukan pada beberapa rute, di antaranya Jakarta-Surabaya, Jakarta-Yogyakarta, dan Jakarta- Denpasar.

”Akan dilanjutkan dengan rute penerbangan domestik lainnya,” katanya.

Menurut Ari, kenaikan tersebut sebenarnya wajar. Selain itu, tidak melebihi tarif batas atas. Kenaikan terjadi karena high season yang dihitung sampai hari ini. Kenaikan masih tidak melebihi tarif batas atas menurut Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 14 Tahun 2016.

Dia mengatakan, penurunan harga berkisar 20 persen hingga 60 persen dari harga saat  high season seperti saat angkutan Natal dan Tahun Bari kemarin.

Maskapai boleh memilih kisaran berapa harga tiketnya diturunkan.

Ada beberapa hal yang dipertimbangkan maskapai dalam penurunan ini. Termasuk harga avtur dan biaya bandara. Selain itu ramai tidaknya rute tersebut.

Selain itu, dia juga berjanji agar 10 persen hingga 30 persen kursi dikhususkan berbiaya lebih murah. Menurutnya, jumlah tersebut dialokasikan untuk masyarakat yang daya belinya menengah ke bawah.

”Seluruh anggota INACA dan seluruh jajaran terkait pemangku kepentingan layanan penerbangan nasional telah melaksanakan pembahasan intensif terkait penurunan biaya pendukung,” katanya.

Ari menegaskan, minggu depan akan melakukan pembicaraan dengan PT Angkasa Pura I, PT Angkasa Pura II, AirNav, dan Pertamina. Hal tersebut, menurutnya, agar selaras antara biaya pendukung layanan bandar udara dan navigasi dengan mekanisme pasar dan daya beli masyarakat.

Lebih lanjut Ari juga mengatakan agar maskapai harus melakukan penghematan. Hal itu dikarenakan laba bersih yang diterima diprediksi akan semakin menipis. ”Laba bersih maskapai di dunia ini kecil. Sekitar dua persen saja,” ungkapnya.

Dia berharap penurunan tarif tiket penerbangan tersebut dapat memberikan akses masyarakat terhadap layanan transportasi udara.

”INACA memastikan penurunan tarif tiket penerbangan tersebut sesuai dengan koridor regulasi dan aturan tata kelola industri penerbangan nasional. Selain itu, tetap mengutamakan keselamatan penerbangan dengan tetap meningkatkan pengawasan atas safety dan maintenance seluruh pesawat,” ucapnya.

Direktur Citilink, Juliandra Nurtjahyo, saat ditemui pada acara yang sama menuturkan bahwa pihaknya sudah mulai menurunkan harga sejak Jumat lalu. Dia mengakui bahwa tidak semua rute turun.

”Sejak Jumat sudah turun pada beberapa rute dan jam tertentu,” ungkapnya.

Citilink yang mendeklarasikan diri sebagai maskapai low-cost carier (LCC), Juliandra menegasakan bahwa tetap akan berpihak pada masyarakat. Dia berjanji 30 persen kursinya akan berharga paling murah.

Sementara itu, Direktur Niaga Garuda Indonesia, Pikri Ilham Kurniansyah, berharap agar efisiensi maskapai bisa dilakukan dari banyak hal. Misalnya saja holding atau waktu tunggu untuk landing maupun take off dikurangi.

”Kita minta AirNav untuk tidak terlalu lama melakukan holding,” ucapnya. Menurut Pikri, dengan berputar-putar pesawat di udara atau me­nunggu lama di taxiway akan membuang banyak bahan bakar.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menjelaskan bahwa maskapai sebelumnya telah melakukan perang tarif dengan memberikan harga murah. Kenaikan harga tiket pesawat menurut Budi tidak melebihi batas atas, sehingga belum dilakukan penertiban. (lyn/JPG)

Komitmen Orbitkan Talenta Batam, batampos.co.id MoU dengan Batam Acting Class

0
Dirut batampos.co.id yang juga Direktur Batam Pos Guntur Marchista Sunan (kiri) bersama Ketua Batam Acting Class Hidayat Sunardi, menunjukkan MoU yang sudah ditandatangani.
F. Febby Anggieta Pratiwi/Batam Pos

batampos.co.id – Batam memiliki banyak talenta di dunia seni peran. Bakat-bakat generasi muda kota ini dianggap mampu bersaing dengan talenta dari ibu kota, Jakarta.
Sebagai bentuk dukungan dalam mengangkat potensi artis lokal, PT Batam Multimedia Korporindo selaku operator Jaringan Media Online Terbesar di Kepri, batampos.co.id menjalin kerja sama dengan Yayasan Batam Acting yang mengelola Batam Acting Class.

Prosesi penandatanganan memorandum of understanding (MoU) itu, digelar di Kantor Batam Pos, Senin (14/1). Hadir Direktur Utama batampos.co.id, Guntur Marchista Sunan dan Ketua Batam Acting Class Hidayat Sunardi.

“batampos.co.id memiliki banyak jaringan media online. Salah satunya Batam Pos Channel. Kami berdua sepakat untuk membesarkan Batam Pos Channel tersebut,” kata Guntur yang juga Direktur Harian Pagi Batam Pos itu.

Sebagai informasi, batampos.co.id merupakan media online dengan jaringan terbesar di Kepri yang meliputi Pro Pinang, Pro Karimun, Mata Lensa Batam, Batam Pos Channel, Batam Pos Store, Koran Digital Batam Pos, dan Iklan Batam Pos.

“Nantinya, talenta-talenta Batam Acting Class akan menampilkan bakatnya dalam berakting di Batam Pos Channel. Bentuknya macam-macam. Bisa cerita pendek, atau produk audi visual lainnya,” ujar Guntur.

Sementara, Hidayat atau yang karib disapa Dayat menambahkan, pihaknya sangat mengapresiasi batampos.co.id yang turut andil dalam mengangkat potensi anak-anak muda Batam. “Sehingga, talent kami memiliki wadah untuk berkreasi dalam mengembangkan bakatnya,” ucap Dayat.

Dia mengakui, Batam punya potensi besar untuk melahirkan artis-artis berbakat di dunia perfilman. Bahkan, beberapa film Indonesia yang shooting di Batam, banyak memberdayakan anak-anak lokal.

“Biasanya, kalau teman-teman produser ke Batam, minta saya siapkan talent. Makanya, kami membuka Batam Acting Class,” tutupnya.

Diketahui, MoU ini memiliki durasi satu tahun dengan opsi perpanjangan. batampos.co.id yang merupakan anak perusahaan Batam Pos tercatat melakukan ekspansi besar-besaran di jagat dunia maya. Salah satunya dengan membangun jaringan media online. (nji)

Berburu Pernak-Pernik Imlek

0
foto: batampos.co.id / cecep mulyana

batampos.co.id – Perayaan Imlek 2019 yang jatuh pada 5 Februari mendatang sudah mulai tampak di Kota Batam. Pasalnya sejumlah pusat perbelanjaan seperti mall mulai menjual pernak-pernik ala tahun baru Imlek tersebut.

Seperti yang terlihat di Mall Nagoya Hill Batam, pernak-pernik Imlek seperti lampion, patung, angpau dan lain sebagainya mulai diburu warga etnis Tionghoa. Liliana, seorang warga Tiban mengaku sengaja jauh-jauh hari berburu pernak-pernik untuk persiapan Imlek.

“Mau ganti asesoris Imlek yang baru untuk di rumah,” katanya, Minggu (13/1/2019).

Selain asesoris, Liliana juga berburu angpao yang akan ia bagikan kepada sanak saudara dan keluarganya.

“Angpao itu wajib kami bagikan untuk keluarga dan saudara. Itu bentuk kesejahteraan dan naisb baik,” katanya.

Di SP Plaza, Sagulung sejumlah pemilik toko beretnis Tionghoa juga terlihat mulai menjual asesoris Imlek. Seperti A Ling yang sudah seminggu belakangan ini menjual asesoris Imlek. Beragam asesoris seperti lampion, lilin, angpao dan beragam asesoris lain yang bertemakan Imlek terpajang di depan tokonya. Harga yang ditawarkan A Ling bervariasi.

“Tergantung barangnya apa. Kalau semacam angpao, lilin dan dupa lumayan murah,” katanya.

Dia mengatakan meski sudah jauh-jauh hari menjual, namun untuk pembeli masih sepi.

“Biasa awa-awalnya sepi, karena tanggalnya masih jauh,” jelasnya.

Baru, seminggu menjelang Imlek, pembeli akan tampak ramai. Dan barang yang ia jual tersebut langsung laku dan habis terjual. ” Barang-barang ini saya ambil dari Jakarta dan Surabaya,” tutupnya. (une)

5 Pejabat Teras Pemko Batam Berganti Posisi

0
Wakil Walikota Batam melantik 5 pejabat eselon 2 Pemko Batam.
foto: batampos.co.id / cecep mulyana

batampos.co.id – Pemko Batam, Senin (14/1/2019) merotasi beberapa pejabat.

  • Gustian Riau dilantik sebagai Kepala Disperdag
  • Frimansyah dilantik sebagai Kepala BPM PTSP
  • Ardiwinata dilantik sebagai Kadis Parawisata
  • Samudin dilantik sebagai Kadis Perpustakaan
  • Zarefiadi dilantik sebagai Asisten Administrasi Umum

Mereka dilantik oleh Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad.

“Mutasi, dan rotasi lazim di Pemko. Hal ini untuk memenuhi kebutuhan organisasi. Tidak ada niat menghukum atau sebagainya,” ucap Amsakar. (ptt)

Rebutan Lahan Galangan Kapal, Dua Kelompok Massa Berkumpul

0

batampos.co.id – Konsentrasi aparat kepolisian Batuaji kembali tertuju pada salah satu perusahaan galangan kapal di Tanjunguncang, Senin (14/1/2019) pagi.

Aa dua kubu massa berkumpul memperebutkan lahan galangan kapal.

Polisi tak ingin kecolongan sehingga pergerakan kedua kubu itu diawasi untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

“Terkait masalah lama (perebutan perusahaan). Kami harus siaga sebagai antisipasi hal-hal yang tidak diinginkan terutama gangguan kamtibnas,” ujar Kapolsek Batuaji Kompol Syafruddin Dalimunthe di lokasi perusahaan.

Antisipasi polisi ini membuahkan hasil sebab gejolak kedua kubu berhasil diredam. Kedua bela pihak disarankan untuk menyelesaikan persoalan tersebut melalui jalur hukum yang sah untuk menentukan siapa pemilik perusahaan yang sah.

“Sudah sering ini. Seharusnya secepatnya diselesaikan. Tak bagus juga berlarut-larut seperti ini,” ujar Dalimumthe. (eja)

 

Dua F-16 TNI AU Paksa Turun Pesawat Ethiopian Cargo ke Batam

0

batampos.co.id – Dua pesawat F-16 milik TNI melakukan tindakan forced down terhadap pesawar Ethiopian Cargo asal Ethiopia, Senin (14/1/2019) pukul 09.32.

Pesawat tempur dari Skuadron F16 di Lanud Roesmin Nurjadin ini memaksa turun pesawat berisikan 6 kru itu, karena telah melalukan pelanggaran wilayah udara.

Pesawat ini ini rute terbangnya dari Adis Abab, Ethiopia menuju Hongkong.

Terkait adanya pesawat jenis kargo asal Ethiopia ini dibenarkan oleh Direktur Badan Usaha Bandar Udara Hang Nadim, Suwarso.

“Iya ada,” katanya.

Saat ini pesawat tersebut sedang berada di apron depan VIP Bandara Hang Nadim. Ke enam kru beserta pesawatnya sedang didalam pengawasan pihak TNI AU. (ska)

Normalisasi Drainase Jadi Proyek Prioritas di Sagulung

0

batampos.co.id – Normalisasi drainase masih berlanjut di wilayah kecamatan Sagulung. Proyek sepanjang tahun 2018 lalu belum seluruhnya mengatasi persoalan drainase baik yang induk ataupun dalam lingkungan pemukiman.

Camat Sagulung Reza Khadafi mengatakan, masih ada beberapa titik drainase induk atau perumahan yang bermasalah. Itu akan dikerjakan tahun ini sebab masih menjadi prioritas usulan musrembang tahun sebelumnya. “Yang besar (drainase induk) akan dikerjakan Dinas Bina Marga. Dalam lingkungan dari dana PIK (percepat infrastruktur kelurahan. Ada puluhan titik juga,” ujarnya.

Untuk proyek tahun 2018 lalu sebut Reza sudah cukup maksimal. Meskipun belum semua mengatasi persoalan drainase di wilayah kerjanya, namun Reza tetap apresiasi sebab semua proyek tersebut rampung dikerjakan sesuai dengan yang diinginkan. “Yang sudah dikerjakan cukup banyak dan alhamdulilah semuanya beres. Kalau tak rampung tentu sudah kami pertanyakan,” katanya.

Seperti yang diketahui beberapa tahun terakhir ini wilayah kecamatan Sagulung kerap berhadapan dengan masalah banjir. Banjir terjadi karena sistem drainase banyak yang bermasalah. Ada yang rusak dan tertutup sampah, ada juga yang sengaja ditutup atau dipersempit oleh aktifitas proyek lainnya. (eja)

Truk Tanah Tanpa Penutup Akan Ditilang

0

batampos.co.id – Keberadaan truk pengangkut tanah yang tanpa penutup sudah sangat meresahkan pengendara yang melintas di jalan R Suprapto dan Brigjen Katamso, Batuaji. Pasalnya, tanah yang tumpah dari truk tersebut menyebabkan jalan yang berdebu ketika panas dan licin ketika diguyur hujan.

Akibatnya, tidak sedikit pengguna jalan Brigjen Katamso, Tanjunguncang yang mengeluhkan kondisi ini dan meminta kepada aparat kepolisian melakukan penertiban terhadap truk pengangkut tanah tersebut.

Wakil Kasat Lantas Polresta Barelang AKP Kartijo berjanji akan menindak lanjuti keluhan dari pengguna jalan tersebut.

“Nanti kita suruh anggota untuk melakukan pengecekan di lapangan. Unit Lantas kita ada di Polsek maupun Unit Lantas Polres yang di Simpang Basecamp, mereka yang nanti kita suruh untuk lakukan pengecekan,” ujarnya.

Jika memang ditemukan, Kartijo memerintahkan anggotanya untuk melakukan penilangan terhadap truk tanah yang tidak menutup muatan mereka dan menyurati perusahaan yang mempunyai truk tanah tersebut.

“Kita pasti akan melakukan penindakan jika kita temui di lapangan. Untuk saat ini, kita minta anggota kita untuk mengecek dulu, karena kita belum tahu jalan yang dilaluinya,” imbuhnya.

Sebelumnya, aktifitas truk proyek yang dikeluhkan itu diakui warga pengguna jalan berlangsung sepanjang hari. Aktifitas mereka sepertinya tak diatur sehingga bebas kapan dan di mana saja. Mulai dari pagi hingga sore hari kerap menyebabkan kemacetan sebab kendaraan proyek tersebut bergerak pelan dan menumpahkan material tanah di sepanjang jalan.

Pengendara lain harus ekstra hati-hati sebab harus berhadapan dengan debuh yang bertebaran di sepanjang jalan. Warga kembali mempertanyakan pengawasan instansi pemerintah terkait yang memberikan izin operasi kendaraan proyek tersebut.

“Katanya kendaraan proyek ada jalur khusus atau (aktfitas) di malam hari, tapi di sini sepertinya tak ada aturan. Bebas saja truk-truk ini bahkan muatan tanah yang tumpah dibiarkan begitu saja,” ujar salah seorang pengguna jalan, Fadli. (egi)

Perbanyak Atraksi Wisata demi Tarik Turis

0

batampos.co.id – Kepala Dinas Pariwisata Kepri, Buralimar mengatakan tahun 2019 akan terjadi peningkatan kunjungan wisman ke Kepri, khususnya Batam yang berdekatan dengan negara tetangga. Penyebabnya adalah beragam atraksi wisata yang ditawarkan.

“Wisata tersebut mulai dari wisata belanja, kuliner hingga budaya,” kata Buralimar, Sabtu (12/1/2019)

Untuk semakin menarik minat wisatawan asing, Kepri sudah mempersiapkan ratusan even yang merupakan kerjasama antara pemerintah, industri dan asosiasi.

“Yang baru kami catat dan terdaftar 46 event. 1 di antaranya Bintan Triatlon masuk top 10 event dan 5 masuk top 100 event Wonderful indonesia,” jelasnya.

Sejumlah penari membawakan tari zapin pada Festival Pulau Penyengat, Sabtu (22/7/2017) lalu. F.Yusnadi/Batam Pos

Yang lainnya ada, Festival Pulau Penyengat, Festival Bahari Kepri, Batam International Culture Carnival (BICC), Tour de Bintan hingga IronMan 70.3 Bintan.

Serta ada juga even pariwisata lainnya yang masuk Cross Border Event di Kepri, seperti Bajafash, Sail Natuna hingga Festival Layang-layang Internasional. Ia yakin target 4 juta wisman pada 2019 akan tercapai. Pada tahun 2019 saja dengan sejumlah even, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Batam yang biasanya stagnan di angka 1,5 juta kini mulai bergerak keatas sejak November kemarin.

Berdasarkan data yang dihimpun Badan Pusat Statistik (BPS) Kepri, jumlah kunjungan wisman ke Batam hingga November 2018 sudah mencapai angka 1.654.091 wisman.

Kepala Bidang Statistik Distribusi, Rahmad Iswanto mengatakan jumlah ini jauh meningkat dibanding periode yang sama pada tahun 2017, yakni sebesar 1.367.370 wisman.

“Secara kumulatif, jumlah wisman di Kepri mencapai 2.316.143 kunjungan hingga November. Jauh meningkat dibanding periode yang sama di tahun 2017 sebesar 1.873.511 wisman,” ucapnya,
Batam menymbang 71,42 persen jumlah wisman secara keseluruhan. Sumbangan besar ini karena Batam merupakan pintu masuk pertama menuju seluruh tempat wisata yang ada di Kepri.

Sedangkan negara asal wisman terbanyak ke Kepri masih didominasi oleh Singapura, Malaysia dan Tiongkok.

Wisman Singapura ke Kepri hingga November tercatat 1.121.923 orang dari 931.874 pada tahun 2017. Kemudian Malaysia dengan wisman sebanyak 273.373 wisman atau meningkat dari 232.190 pada tahun 2017.

Dan terakhir, wisman asal Tiongkok sebanyak 23.866 wisman atau meningkat pesat dari tahun 2017 yang sebanyak 145.224 wisman. (leo)

Parkir di Kawasan Jembatan Barelang masih Rp 5.000

0

batampos.co.id – Genap sepekan setelah dua penjaga parkir di Jembatan Barelang diamankan oleh Polda Kepri. Pungutan parkir di lokasi wisata ini tetap tidak sesuai ketentuan.

Merujuk pada Peraturan Daerah (Perda) nomor 3 tahun 2018 tentang Penyelenggaraan dan Retribusi Parkir Batam, seyogyanya tarif hanya Rp 1000 untuk motor dan mobil dikenakan tarif Rp 2 ribu.

Akan tetapi di lokasi ini, persis pinggir jalan sebelum jembatan, motor dikenakan Rp 5 ribu dan mobil Rp 10 ribu. Karcis parkir yang diberikan kepada pengunjung bukanlah karcis berlogo Dishub Batam. Pada karcis tertulis, ‘Karcis Parkir Kawasan Wisata Jembatan Barelang Kota Batam tahun 2018-2019’. Karcis ini berlaku sekali parkir dan kehilangan kendaraan bukanlah tanggung jawab pihak yang mengaku pengelola parkir tersebut.

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Parkir Batam Jeksel Alexander Banik menegaskan tidak ada aturan yang mengkhususkan parkir untuk kawasan wisata.

“Belum ada (parkir khusus pariwisata), makanya kami belum berani masuk,” katanya, kemarin.

Untuk itu, ia menerangkan seharusnya penyelenggaraan parkir harus sejalan dengan aturan parkir di Batam.

“Kalau mereka mau pungut parkir, sementara seribu atau dua ribulah,” ucap dia.

Ia menerangkan, berbeda jika lokasi tersebut menerapkan biaya masuk.

“Tiket masuk kan beda dengan parkir,” imbuhnya.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam Ardiwinata mengatakan, sejatinya di lokasi tersebut tidak ada pungutan parkir. Senada dengan yang disampaikan Alexander, Ardi mengatakan jikapun ada pungutan, hanya dikenakan pada pengunjung yang akan masuk kawasan.

“Ini akan masuk ke retribusi daerah,” kata dia.

Namun, ketika Batam Pos ke lokasi wisata tersebut, Sabtu (12/1). Tidak ada pungutan masuk kawasan alias gratis, yang ada hanya pungutan parkir diluar ketentuan, dan tidak berlogo Dishub Batam maupun Pemko Batam. (iza)