Rabu, 29 April 2026
Beranda blog Halaman 11572

Korsel tak Pakai Kantong Plastik Lagi

0

batampos.co.id – Mulai pada hari pertama pada 2019 ini, Pemerintah Korea Selatan (Korsel) melarang pengunaan kantong plastik sekali pakai di supermarket dan pengecer lainnya secara nasional. Ini menurut laporan kantor berita Yonhap via Channel News Asia, pada Senin (31/12).

Larangan itu berlaku mulai 1 Januari 2019, sebagai bagian dari undang-undang yang direvisi yang mempromosikan daur ulang dan konservasi. Sekitar 11 ribu supermarket dan 2.000 outlet diminta untuk menawarkan kepada pelanggannya wadah yang dapat didaur ulang seperti tas belanja kain atau kantong kertas.

Wadah plastik masih akan digunakan untuk barang basah seperti daging dan ikan. Undang-undang yang direvisi juga melarang sekitar 18 ribu toko roti di seluruh negeri untuk membagikan kantong plastik sekali pakai secara gratis. Pengecer yang melanggar larangan itu bisa menghadapi denda hingga 3 juta won (USD 2.680).

Menurut Yonhap, kementerian lingkungan berencana untuk mendorong toko-toko yang terkena dampak untuk mematuhi larangan tersebut hingga Maret 2019. Kementerian lingkungan juga berupaya mengurangi penggunaan tas pakaian plastik di toko-toko binatu.

Langkah Korea Selatan untuk melarang penggunaan kantong plastik sekali pakai adalah yang terbaru dari serangkaian inisiatif internasional untuk mengurangi limbah plastik.

Awal bulan ini, Pulau Bali memberlakukan larangan penggunaan plastik sekali pakai seperti tas belanja, styrofoam, dan sedotan. Kebijakan baru bertujuan untuk pengurangan 70 persen dalam plastik laut Bali pada 2019.

Pada bulan September, Malaysia mengumumkan bahwa mereka bertujuan untuk menghapus plastik sekali pakai pada tahun 2030. Malaysia juga bermaksud untuk memperkenalkan biaya untuk kantong plastik.

Perusahaan Raksasa furnitur Swedia IKEA juga akan berhenti menjual produk plastik sekali pakai seperti sedotan, gelas, dan tas freezer sebelum 1 Januari 2020.

Di Singapura, Yakult mengumumkan bahwa mereka tidak lagi menyediakan sedotan dengan minuman susu probiotik berbudaya. Perusahaan lain yang telah bertindak untuk membuang sedotan plastik termasuk KFC, Starbucks, Burger King dan Resorts World Sentosa. (ina/JPC)

Ada Musik Jazz Melayu di Batam

0

batampos.co.id – Mengawali tahun 2019, denyut nadi Kota Batam langsung berdetak cepat. Agenda kegiatan telah siap menyambut tahun baru.

Salah satunya pertunjukan Musik Jazz Melayu.

Dendang jazz melayu ini akan digelar di Hotel ibis Styles batam pada Sabtu 16 Februari 2019 mendatang.

Akan dihadirkan komponis senios Asia dan musisi dari negeri jiran (tetangga, red) Malaysia. Tentu saja akan diramaikan musisi tanah air.

Tiketnya bervariasi dari Rp 1 juta hingga Rp 5 juta.

Pergelaran musik ini sempena penggalangan dana untuk pembangunan Ponpes Al-pancory Nahdlatul Wathan dan Ponpes Terpadu Naurut Taubah. Keduanya di Batam. (ptt)

BP Batam Terbitkan 25 Hak Pengelolaan Lahan di 2018

0
ilustrasi

batampos.co.id – Proses penerbitan Hak Pengelolaan Lahan (HPL) terus berjalan. Sepanjang 2018 lalu Kementerian Agraria Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (BPN) menerbitkan 25 sertifikat HPL atas nama Badan Pengusahaan (BP) Batam.

“Sudah keluar semua sertifikatnya dari kementerian,” kata Deputi III BP Batam Dwianto Eko Winaryo, Selasa (1/1).

Percepatan penerbitan HPL memang sudah direncanakan dari 2017. Tujuannya adalah untuk memaksimalkan penggunaan lahan di Batam.

BP Batam telah menandatangani nota kerja sama dengan Kementerian ATR/BPN saat itu. Selain mempercepat penerbitan HPL, juga meningkatkan fasilitas pelayanan terpadu satu pintu serta sinkronisasi data pertanahan antara BP Batam dan BPN. Dorongan kerja sama lahir karena banyaknya lahan yang tidak dimanfaatkan di Batam. Dan juga untuk menghindari tumpang tindih lahan.

Dulu, BP Batam mengalokasikan lahan terlebih dahulu dan mengurus HPL-nya belakangan. Tujuannya adalah untuk mempercepat proses pembangunan.

Tapi dalam perjalannnya, prosesnya tidak berjalan dengan baik karena kadangkala lahan lebih cepat dialokasikan, tapi HPL tak kunjung turun. Hal tersebut yang membuat ketidakpastian hukum di Batam. Sehingga kerja sama percepatan penerbitan HPL dianggap dapat menyelesaikan masalah ini.

Belum diketahui, berapa luas lahan yang mendapatkan HPL pada tahun 2018. Tapi hingga 2017 lalu, lahan yang sudah bersertifikat HPL mencapai 20.166,40 hektare dan dalam proses pengurusan HPL mencapai 3.437,55 hektare.

Tahun 2017, Kementerian ATR/BPN menerbitkan 18 sertifikat HPL dengan luas lahan mencapai 143,05 hektare. Sedangkan 2016, 43 HPL terbit dengan luas lahan 379,03 hektare. Sedangkan pada 2015 ada 24 HPL terbit dengan luas lahan 508,79 hektare.
Dwi mengatakan prosesnya akan terus berjalan dan dalam waktu dekat, Direktur Jenderal (Dirjen) Pengadaan Tanah Kementerian ATR/BPN akan berkunjung ke Batam untuk membahas langkah percepatan penerbitan HPL. (leo)

Ramah di Kantong, Liburan di Pantai Lebih Diminati

0

batampos.co.id – Warga banyak menghabiskan hari libur Tahun Baru di pantai, karena dianggap lebih ramah dengan kantong. Seperti terlihat di Pantai Tanjungpinggir, Sekupang maupun di sejumlah pantai di kawasan Rempang dan Galang, Selasa (1/1/2019).

Pengunjung pantai terlihat sejak pagi hari. Beralaskan tikar dan bekal makanan dari rumah, pengunjung menikmati hari pertama di 2019 ini. Niken, warga Sagulung, menuturkan liburan kali ini ia habiskan dengan mengunjungi Pantai Tanjungpinggir.

Menurutnya menikmati pantai bisa menjadi hiburan tersendiri setelah aktivitas yang cukup padat di 2018 kemarin.

”Memang dari rumah lumayan jauh. Tapi saya lebih pilih di sini (Pantai Tanjungpinggir, red) karena di Jembatan Barelang sudah sering,” sebut perempuan berjilbab ini.

Wisata pantai menurut perempuan kelahiran 1997 ini sangat terjangkau dan murah. Untuk menikmati pantai ia bersama ketiga temannya hanya cukup membayar tiket masuk.

”Masing-masing bayar Rp 10 ribu saja dan kami sudah bisa seharian berada di pantai,” tuturnya.

Pantai juga menjadi lokasi favorit dia bersama teman-temannya. Selain berenang, menyantap makanan di pantai merupakan momen yang paling dinikmati.

”Pasti rebutan makannya dan pada nambah,” imbuhnya.

Untuk makanan sendiri, ia menyiapkan bersama-sama sahabatnya. Ia menceritakan agenda liburan termasuk dadakan karena kalau direncanakan bisa gagal total.

”Spontan aja. Semalam pada ngajakin ke sini. Jadi, masaknya juga tugas sama mereka. Ada yang bawa minum, makanan dan pi­ring, serta peralatan lainnya. Liburan seru sih di pantai,” ujar perempuan semester akhir di salah satu kampus di Batam ini.

Pengelola Pantai Tanjungpinggir, Dody mengatakan lonjakan pengunjung pantai sudah berlangsung pasca libur Natal beberapa waktu lalu. Awal tahun ini jumlah pengunjung mencapai 500 orang lebih.

”Alhamdulillah, lumayan ramai yang datang. Cuaca juga cukup bersahabat mulai dari pagi tadi (kemarin, red),” sebutnya.

Pengunjung hanya dikenakan tiket masuk Rp 10 ribu per orang. Jika pengunjung ingin mengunjungi taman di dekat pantai, pengunjung cukup membayar Rp 5 ribu lagi.

”Jadi, kalau mereka gak mau mandi (berenang, red), bisa menikmati taman di samping pantai. Ada wahana bagus juga yang kami sediakan bisa buat foto-foto juga,” ujarnya.

Untuk keamanan, pihaknya tetap menyiagakan penjaga pantai, karena jumlah pengun-jung yang juga membeludak jadi membutuhkan pengawasan yang cukup ketat.

”Selain TNI/Polri, kami juga siaga dan mengawasi betul aktivitas pengunjung. Jarak aman berenang tetap dipasang meskipun cuaca cukup baik hari ini,” lanjut Dody.

Bagi pengunjung yang ingin bersantai bersama keluarga namun tidak membawa tikar, pengelola juga menyiapkan penyewaan tikar.

”Cukup bayar Rp 20 ribu saja. Jadi, tetap bisa nyantai sambil menikmati makanan,” sebutnya.

Banyak pengunjung yang rombongan berlibur kemarin. Seperti bersama keluarga, sahabat hingga rekan kerja yang menggelar acara liburan bersama.

”Ada gathering juga. Jadi lumayan lah hari ini (kemarin, red),” ucapnya.

Beberapa pengunjung pantai juga menikmati malam pergantian tahun di pantai. Mereka mendirikan tenda sendiri dan menghabiskan malam pergantian tahun di pinggir pantai sambil bakar-bakar ikan dan ayam.

”Dari semalam memang sudah ada juga yang di sini. Kalau hari ini (kemarin, red) lebih kepada nuansa keluarga,” tutupnya.

Sementara itu, libur Tahun Baru 2019, sebagian warga Batam juga menyerbu sejumlah tempat wisata di kawasan Barelang, Selasa (1/1). Pantauan di lapangan, ribuan wisatawan lokal maupun mancanegara memadati dua lokasi yang menjadi ikon Kota Batam, yakni Jembatan I Barelang dan Pantai Dendang Melayu.

Arus lalu lintas menuju tempat tersebut juga dipadati kendaraan roda dua, roda empat maupun bus wisatawan. Bahkan Jalan R Soeprapto dari arah Batuaji menuju Simpang Tembesi macet. Itu karena warga Batuaji, Sekupang dan Sagulung yang hendak berkunjung ke lokasi wisata. Sementara di Jalan Trans Barelang dari arah Mako Brimob menuju Simpang Tembesi dipadati kendaraan yang baru saja pulang dari tempat wisata.

Sejumlah wisatawan yang ditemui Batam Pos mengaku sengaja menghabiskan waktu liburnya untuk berkunjung ke tempat wisata yang ada di Batam. Maria Hutagalung misalnya. Ia sengaja menyeberang dari Singapura ke Batam untuk liburan Tahun Baru.

”Saya tinggal di sana (Singapura, red), cuman keluarga banyak di Batam. Jadi, saya liburannya ke sini saja,” ujar Maria.

Perempuan 34 tahun ini memboyong serta keluarganya untuk berkumpul dan menikmati masa liburan.

”Momen liburan ini saya dan keluarga bisa quality time,” jelasnya.

Hal yang sama juga diungkapkan Rahma, warga Batam yang berkunjung ke lokasi tersebut. Sama seperti ribuan pengunjung lain, Rahma mengaku Jembatan Barelang merupakan lokasi favorit warga Batam untuk menghabiskan masa liburan, sehingga hari libur akhir pekan atau cuti bersama. Ia juga menyem-patkan diri untuk menikmati ikon Batam tersebut.

”Fasilitasnya juga sudah lumayan bagus. Tempat parkir luas, karcis masuk murah,” tuturnya.

Sementara Abdullah, salah seorang pengelola Dendang Melayu mengaku sejak siang kemarin, sudah belasan ribu wisatawan berkunjung dan menikmati panorama wilayah itu. Bus wisatawan dan kendaraan pribadi silih berganti memasuki area wisata. ”Alhamdulillah ramai. Malah lebih ramai tahun ini dibandingkan tahun 2018 lalu,” ungkapnya.

Taman Kebun Jambu Marina Juga Ramai

Taman Kebun Jambu Marina ramai dikunjungi warga sepanjang hari libur. Warga antusias untuk mengahabiskan masa liburan di kebun jambu tersebut, ada berburu buah jambu ada juga yang hunting foto di sekitar kebun agro wisata itu, kemarin.

Pengelola Kebun Jambu Agrowisata Marina Nurhasanah menuturkan, sejak hari Minggu sudah ramai pengunjung mulai dari keluarga, anak-anak muda, hingga wisatawan asing. Terhitung ada sekitar ribuan pengunjung hingga Senin (31/12). Jumlah pengunjung dipastikan Nurhasanah akan bertambah sebab masa liburan masih panjang.

”Mulai ramai sejak hari Minggu, pagi hingga sore terus berdatangan,” terangnya

Ditambah lagi wisatawan asing yang sehari bisa mencapai 70 sampai 100 orang per rombongan. Pengunjung yang ingin menghabiskan masa liburan di Kebun Jambu itu, kata Nurhasanah, ingin sekedar berfoto-foto dan berburu jambu.

”Pilihan liburan awal tahun yang higienis dan juga memberikan pengetahuan buah jambu,” ujarnya.

Fasilitas yang diberikan juga beraneka ragam yaitu archery (panahan), hidroponik, kolam pancing, kuliner, dan playground (taman bermain). Untuk tarif tiket dikenakkan Rp 15 ribu per orang, dan untuk jambu petiknya Rp 25 ribu per kilogram. Total omset yang didapat sejak hari libur hingga kemarin yakni Rp 12 juta.

Tidak hanya itu, Kebun Jambu Marina juga memberikan edukasi kepada anak-anak sekolah, khususnya yang masih duduk di sekolah dasar untuk bisa mempraktikkan cara mencangkok jambu, jenis jambu nya beragam mulai dari jambu madu atau air, jambu kristal.

”Biasanya guru dari pihak sekolah berlibur sembari mengedukasi muridnya,” jelasnya.

Pantauan di lapangan kemarin, jumlah pengunjung semakin ramai. Kebun Jambu Marina mulai beroperasi dari pagi pukul 07.30 WIB hingga sore 18.00 WIB. Danilla, seorang pengunjung yang datang bersama teman wanitanya mengaku tidak menyesal sekalipun harus membayar karcis masuk sebesar Rp 30 ribu. Dikarenakan fasilitas dan pemandangan yang ditawarkan dalam kebun agrowisata itu cukup memuaskan.

”Ada taman untuk foto-foto, rumah pohon, kolam dan juga ratusan pohon jambu. Ini sangat menyenangkan,” ujar Danila.

Kebun Jambu Agrowisata Marina dalam waktu dekat akan merelokasi tempatnya yang akan berpindah dekat pintu masuk Marina City dari arah Tanjungriau, Sekupang. Rencananya akan menambahkan wahana kuda delman, namun saat ini masih proses perizinan dari karantina, dan nantinya juga ada wahana outbound untuk anak-anak.(yui/une/cr1)

Hari Ini, Peserta Pemilu Setor Laporan Penerimaan Sumbangan Dana Kampanye ke KPU

0
ilustrasi

batampos.co.id – Hari ini peserta pemilu menyerahkan laporan penerimaan sumbangan dana kampanye (LPSDK) ke KPU.

Tim Kampanye Nasional Koalisi Indonesia Kerja (TKN KIK) Joko Widodo-Ma’ruf Amin menyatakan siap mela-porkan dananya. Berdasar penghitungan sementara, sumbangan yang masuk sekitar Rp 50 miliar.

Bendahara TKN KIK Wahyu Sakti Trenggono mengatakan, laporan dana kampanye masih disusun. Namun, dia memastikan hari ini rekap sudah rampung. Dengan begitu, laporan bisa diserahkan ke KPU. Rencananya, hari ini pukul 13.00 TKN menyerahkan langsung laporan tersebut.

Menurut Wahyu, belum ada sumbangan dari paslon, baik Jokowi maupun Ma’ruf. Selain itu, belum ada sumbangan dari korporasi. Jika ada penerimaan dari perusahaan, tentu pihaknya melaporkannya ke KPU. Sampai sekarang belum ada sumbangan dari pengusaha di luar TKN.

Sementara itu, KPU sudah menyusun jadwal penyerahan LPSDK untuk hari ini. Setiap partai maupun paslon diberi slot waktu berbeda-beda. Harapannya, pelayanan terhadap tiap-tiap peserta pemilu bisa lebih maksimal karena jadwalnya tidak bertumpuk.

”Untuk partai politik, penyerahan LPSDK kami bagi menjadi empat kelompok,’’ terang Komisioner KPU Ilham Saputra. Kelompok 1 berisi PPP, Partai Berkarya, Gerindra, dan Hanura. Kemudian, kelompok 2 berisi PKPI, Perindo, PKB, dan PAN. Di kelompok 3, ada PDIP, Partai Garuda, Nasdem, dan PBB. Dalam kelompok 4, terdapat Partai Golkar, PKS, Demokrat, dan PSI.

Tiap-tiap partai dalam kelompok diberi jam pelaporan yang berbeda-beda. Meski, tetap ada beberapa yang jadwalnya bersamaan. Paslon presiden-wakil presiden juga diberi jam kedatangan berbeda.

’’Untuk tim kampanye 01 jadwalnya pukul 13.00, sementara tim kampanye 02 pukul 11.00,’’ lanjut mantan wakil ketua Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh tersebut. (lum/byu/c7/fim)

Catat Ya, Batam Muslim Fest akan Hadir Akhir Januari Ini

0

batampos.co.id – Batam Muslim Fest 2019 segera digelar pada akhir Januari 2019, tepatnya 25 sampai dengan 27 januari 2019.

Lokasinya, di daratan Engku Putri, Batam Center.

Aneka acara dihelat di sana.

Ada fashion show, yang berisi tutorial dan peragaan busana.

Ada juga loh bazar syariah.

Untuk yang gemar melukis ada lomba mural dan kaligrafi yang dikemas dalam Muslim Art Festival.

Untuk anak-anak ada lomba menggambar dan mewarnai.

Nah, yang asyik nih ada festival nasyid dan marawis.

Yang mau ikutan lomba dan pengen banget tahu informasi tentang perhelatan ini sila kontek kakak Weni (0823 9032 4441) atau kak nunik (0856 66 24 11)

Acara semakin afdol dengan kehadiran ustadz Syamsyuddin Nur dan Ustadz Gede hadi Ropsyadi. Keduanya akan bikin adem hati kalian dengan tauziah yang mencerahkan. (ptt)

Penari Tinggi

0

PARA penari tampil memukau dalam acara Festival Tahun Baru di Bangkok, Thailand, Senin (31/12/2018) lalu.

Selain menampilkan atraksi budaya, perayaan malam pergantian tahun di Bangkok juga dimeriahkan dengan pesta kembang api.

Kuota Pengurusan Paspor di Batam Ditambah

0
ilustrasi

batampos.co.id – Tingginya minat masyarakat Batam me-ngurus paspor di Mal Pelaya-nan Publik (MPP) akan ditanggapi dengan penambahan kuota pengurusan paspor.

Kepala Dinas Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kota Batam Gustian Riau mengatakan sudah membahas rencana ini bersama Kepala Imigrasi Kelas I Batam Lucky Agung Binarto.

”Kita sudah bahas untuk menambah kuota di tahun 2019 ini. Yang tadinya 20 kita minta jadi 30 per hari,” kata Gustian, Selasa (1/1/2019).

Diakuinya, MPP sudah membuat sistem integrasi perihal penanganan antrean masyarakat. Begitu masyarakat yang ingin membuat paspor mengklik, secara otomatis nomor antrean akan keluar.

”Begitu diklik, nomor antrean keluar, sekaligus syaratnya apa dan nomor berapa dia,” terangnya.

Diakuinya, untuk memudahkan layanan pengurusan paspor kepada masyarakat, Imigrasi di MPP membuka pendaftaran langsung.

Ternyata yang terjadi di lapangan, masyarakat Kota Batam tak mengikuti antrean sesuai prosedur. Sebab, masih ada yang mengambil nomor antrean sejak malam hari sambil menunggu di depan gedung.

”Ini yang kita sesalkan, seharusnya MPP buka pukul 07.30 WIB, di situlah mulai mendaftar. Kalau sekarang masih ada yang mengambil nomor pendaftaran sejak malam hari,” se-salnya.

Akibatnya, ada masyarakat yang cekcok. Namun, Gustian mengakui, hal itu karena mere-ka sudah mengantre sejak malam harinya.

”Kalau antre dari malam itu tak sah namanya. Saya sudah dua kali menyelesaikan masalah itu,” katanya. (rng)

Gerbang Pelabuhan Punggur Dibangun, Barang Kargo Pindah ke Pelabuhan Bintang 99

0
foto: batampos.co.id / putut ariyotejo

batampos.co.id – Penataan beberapa pelabuhan di Batam menjadi fokus Badan Pengusahaan (BP) Batam pada tahun 2019 ini. Di antaranya mengembangkan Pelabuhan Domestik Punggur.

Setelah memberikan lahan untuk parkir, kini BP akan mengeraskan area tersebut ditambah lagi dengan memasang gerbang.

”Gerbang itu untuk penataan keluar masuk kendaraan. Selama ini, kami belum pungut retribusi, baru pass masuk saja,” kata Kepala Bidang Komersil Kantor Pelabuhan BP Batam Johan Effendy, Senin (31/12) di Kantor Pelabuhan BP Batam.

Selain itu, kendaraan yang parkir inap juga belum dikenakan sewa sama sekali. Kendala yang mengurangi kenyamanan adalah banyaknya taksi yang parkir untuk menunggu penumpang di pelabuhan.

”Nanti akan ditata karena maksimal hanya 27 unit taksi yang boleh stand by menunggu penumpang. Selama ini susah mengontrolnya, maka-nya dengan gerbang akan mudah kontrolnya,” ucapnya.

Kemudian, ada sejumlah hambatan, yakni eskalator dan kloset yang rusak selama masa mudik Natal.

”Eskalator rusak karena terindikasi penumpang bawa beban yang berlebihan. Makanya kami akan buat beban berat masuk lewat lift saja. Kami juga akan menata area komersialnya,” katanya.

Sedangkan Pelabuhan Batu-ampar khusus menampung kontainer saja, karena barang kargo dipindahkan ke Pelabuhan Bintang 99 Persada di sebelah timur Pelabuhan Batuampar.

Lokasi Bintang 99

Pelabuhan Bintang 99 Persada sudah ada sejak tahun 2010. Pada tahun 2014, BP sudah ancang-ancang untuk mengembangkan Pelabuhan Batuampar dengan memanfaatkan Pelabuhan Bintang 99 Persada, namun baru bisa terealisasi saat ini.

”Pelabuhan itu konsesinya 30 tahun, jadi aset dan rekla-masi punya mereka. Artinya, pelabuhan tersebut jadi sub terminal Batuampar. Ini merupakan bagian dari penataan Batuampar agar bisa direvitalisasi dengan baik,” jelasnya.

Selama ini, kargo dan kontainer diantar ke Batuampar. Penumpukan ribuan ton dari keduanya menimbulkan kemacetan karena banyaknya truk yang menjemputnya. Sehingga membuat kesan berantakan sangat mengakar di Pelabuhan Batuampar.

”Dalam setahun ada 600 hingga 700 ribu ton kargo di Batuampar yang terdiri dari barang  konsumsi masyarakat. Sedangkan kontainer bisa mencapai 520 ribu TEUs. Untuk pengembangan pelabuhan, keduanya tidak boleh bercampur, karena ketika ramai nanti jadi macet,” ucapnya.

Dulunya, pelabuhan kargo baru ini digunakan Bintang 99 Persada sebagai pelabuhan umum, yakni kegiatan kargo dan penumpang bisa dilakukan. Namun akan ditata lagi.

Untuk jalan masuk ada di dekat Pantai Stres, namun BP akan merobohkan gudang tua milik Persero untuk membuat jalan baru menuju pelabuhan tersebut.

Untuk anggaran awal, BP akan menggunakan tambahan dana dari pemerintah pusat sebesar Rp 340 miliar dan Rp 100 miliar akan digunakan untuk pengembangan pelabuhan di Batam.

”Tinggal menambah alat bongkar muat yang tepat se-perti crane, resteker, toploader agar bisa segera beroperasi. Kami akan kerjakan secara bertahap, target tahun depan bisa selesai,” katanya.(leo)

Pembangunan Pasar Melayu Serumpun Rampung, Seleksi Pedagang Dijamin Transparan

0

batampos.co.id – Pasar yang dibangun Kementerian Perdagangan (Kemendag) di Buana Garden, Seibeduk, pembangunannya sudah rampung. Kepala Bidang Pasar Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam Zulkarnain mengatakan awal Januari ini akan membentuk tim seleksi pedagang.

”Setelah dapat pedagangnya, kita akan undi untuk menempati lapak yang ada,” ujarnya, Selasa (1/1).

Di pasar yang diberi nama Pasar Melayu Serumpun ini, terdapat 198 lapak. Satu pedagang yang telah diseleksi hanya boleh menempati satu lapak.

”Pedagang nanti ada dari eks PKL-PKL juga. Ini sejalan dengan program penataan PKL oleh Pak Wali (Wali Kota Batam Muhammad Rudi, red),” ucap dia.

Ia menjamin, seleksi pedagang akan dilakukan secara transparan dengan melibatkan kelurahan dan kecamatan setempat. Pasar hanya diperuntukkan bagi pedagang.

”Kami ingin clean and clear. Tidak ada titip menitip,” tegas dia.

Seleksi akan diperketat dengan perjanjian. Jika pedagang tak kunjung menempati lapaknya paling tidak tiga hari setelah diperbolehkan berjualan, akan ditarik dan diberikan ke pedagang lain. Ia memastikan, pihaknya akan terus mengawasi jika ada kegiatan jual beli lapak. Bahkan pihaknya akan melakukan tindakan.

”Segera akan ditindak, Pak Wali ingin benar-benar pedagang yang masuk,” tambah dia.

Ia mengungkapkan, pedagang nanti hanya akan dikenakan biaya retribusi harian. Untuk meja Rp 5 ribu perhari, sementara kios Rp 7.500 perhari. Selain itu, tidak ada biaya lain, seperti biaya awal untuk menempati lapak tertentu yang dipungut pemerintah.

”Enggak ada bayar-bayar yang lain, kewajiban pedagang hanya retribusi. Bahkan, sebelum resmi dihibahkan Kemendag ke Pemko Batam, pedagang kami kasih free,” terangnya. (iza)