Satuan penangulangan tero Rider khusus 136 Tuah Sakti menyelamatkan sandera pada simulasi latihan pemantapan pasukan Raider 136 Tuah Daktidi gardu PLN Tiban Housing Sekupang, Sabtu (17/11). F Cecep Mulyana/Batam Pos
batampos.co.id – Delapan orang bersenjata laras panjang mendadak menyergap beberapa penjaga kantor pembangkit listrik PLN Batam di kawasan Mata Kucing Sekupang, Sabtu (17/11) sekitar pukul 02.00 WIB dini hari.
Kedelapan orang yang merupakan kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB) ini menyandera 10 penjaga gardu pembangkit listrik PLN Batam dan menguasai dan melumpuhkan fasilitas objek vital seluruh intalasi kelistrikan PLN Batam untuk penerangan wilayah Sekupang dan sekitarnya selama beberapa jam.
Mendapati adanya info salah satu fasilitas objek vital di kawasan Sekupang dibajak dan berusaha dikuasai oleh delapan orang yang mengaku KKSB, pasukan dari Batalyon Rider khusus 136 Tuah Sakti dikerahkan untuk membebaskan fasilitas objek vital PLN Batam dari penguasaan sekelompok orang bersenjata laras panjang.
Beberapa pasukan turun langsung menggunakan kendaraan taktis beserta perlengkapan khusus dan persenjataan lengkap ke tempat kejadian. Menggunakan kemampuan senyapnya, pasukan Batalyon Rider Khusus 136 Tuah Sakti ini langsung mengatur strategi dan meluncur ke atas mendekat ke dalam kantor, tempat disanderanya para penjaga gardu pembangkit listrik.
Sempat terjadi kontak dan baku tembak perlawanan dari KKSB karena penyergapan mendadak. Beruntung dalam penyergapan senyap kali ini, tak ada satupun terjadi korban jiwa meninggal dunia.
Sementara para penyandera mengalami luka karena perlawanannya baku tembak dengan pasukan. Beberapa penyandera yang terluka langsung dilarikan untuk mendapatkan perawatan. Sedangkan penjaga yang sempat disandera beberapa jam langsung diamankan ke lokasi yang aman.
Penyanderaan di atas merupakan skenari dari upaya pasukan Batalyon Rider Khusus 136 Tuah Sakti dalam latihan pemantabannya dalam membebaskan sandera dari penguasaan KKSB.
“Batalyon ini berada di bawah jajaran Korem 033 Wira Pratama Kepri. Latihan ini kami gelar bertujuan untuk mematangkan pasukan dalam menjaga keutuhan bangsa dan negara serta pemerintahan yang sah dari segala gangguan keamanan,” ujar Komandan Korem 033 WP, Brigjen Gabriel Lema.
Implementasi latihan pemantaban ini, lanjutnya, merupakan akumulasi dari latihan selama setahun. (gas)
batampos.co.id – Stasiun Meteorologi Hang Nadim Batam memperkirakan sepanjang November hingga Desember, curah dan intensitas hujan di Batam cukup tinggi. Kejadian ini merupakan fenomena rutin tiap tahunnya. “Dalam setahun itu ada dua periode curah hujan tertinggi di Batam, Mei (dan Juni) serta November hingga Desember,” kata Kasi Datin Stamet Hang Nadim, Suratman, Sabtu (17/11).
Ia mengatakan fenomena ini sudah lama terjadi di Batam khususnya dan Kepri umumnya. “Kepri itu tidak ada musim kemarau atau hujan. Hujan bisa terjadi sepanjang tahun, namun ada bulan-bulan curah hujannya lebih tinggi dibandingkan bulan lainnya,” ungkapnya.
Namun, kata Suratman curah hujan yang cukup tinggi ini tidak menyebabkan gelombang tinggi. Ia mengatakan untuk wilayah Batam, Bintan, Karimun dan Lingga gelombang masih dalam batas normal. Gelombang cukup tinggi terjadi di Natuna dan Anambas.
“Kalau musim utara, baru terjadi gelombang tinggi. Musim utara itu terjadi di Januari dan Februari,” ujarnya.
Tiga hari ke depan, menurut perkiraan Stamet Hang Nadim hujan dengan intensitas lebat akan mengguyur Kota Batam. Hal ini disebabkan adanya belokan angin di sekitar wilayah Kepulauan Riau. Sehingga menyebabkan penumpukan massa udara yang cukup mendukung untuk awan-awan konvektif.
“Secara umum kondisi cuaca esok hari diprakirakan hujan dengan intensitas ringan hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang. Kondisi ini masih cukup kondusif untuk aktivitas transportasi darat, laut maupun udara,” ungkapnya. (ska)
Gubernur Kepri, Nurdin Basirun tengah menutup Skandavent 2018 SMKN 2 Batam. foto: Humas SMKN 2 untuk Batam Pos
batampos.co.id – Malam puncak lomba Skandavent 2018 yang dihelat SMKN 2 Batam berlangsung seru dan meriah. Sebanyak 1.000 tiket terjual pada pergelaran event tahunan SMKN 2 Batam, yang digelar di Gedung Sumatera Expo, Batam Center, Sabtu (17/11/2018) itu.
Malam puncak Skandavent 2018 diiisi dengan beberapa kegiatan, seperti band musik SMKN 2, penampilan hindig dance crew, solo vocal, tari persembahan, tari kreasi, atraksi silat dan teather. Acara kian meriah lagi dengan hadirnya youtuber Aiwkila dan DJ Robby Valeno.
Kepala Sekolah SMKN 2 Batam Nursya’bani melalui Humas SMKN 2 Batam, Herlina Dwi Kurni menyebutkan, Skadavent adalah ajang lomba seluruh jurusan di SMKN 2 yang dilaksanakan sejak 2017. Pada tahun 2018 ini Skadavent lebih meriah karena pesertanya bukan hanya dari SMKN 2, tetapi juga dari sekolah lain seperti SMA, SMK hingga SMP yng ada di Kota Batam.
Puncak acara Skadavent tahun ini dihadiri oleh Gubernur Kepri, Nurdin Basirun, Kadisdik Kepri, Kadisperindag Kepri, perwakilan dunia usaha dan industri, komite sekolah, pengawas sekolah, orang tua siswa, dewan guru dan panitia Organisasi Sekolah Intra Sekolah (Osis).
Piala lomba Skandavent 2018 diserahkan langsung oleh Gubernur Kepri. Ada lima siswa yang berhasil menjawab prtanyaan gubernur dan masing-masing dihadiahi sepeda. Gubernur Kepri, Nurdin berpesan agar para siswa adalah generasi penerus yang harus berhasil nantinya.
“Hindari narkoba dan harus mampu bersaing,” kata Nurdin.
Menurutnya, kegiatan ini merupakan inovasi yang baik. Semangat para siswa yang tidak diragukan lagi dalam menjadi kebanggaan bangsa. “Dengan melihat semangat ini, saya yakin ke depan siswa siswi kita dapat mampu menghadapi era revolusi industri,” tambah Nurdin.
Usai memberi kata sambutannya sekaligus penutupan acara yang ditutup dengan lagu Mars SMK N 2 Batam yang di dalamnya memuat syair siap bekerja di dunia usaha dan siap mandiri berwirausaha dan sekaligus membuka lapangan kerja. Lagu mars ini diciptakan oleh Herlina.
Ia menambahkan, SMKN 2 Batam merupakan 1 dari 219 SMK se-Indonesia yang akan mendapat bantuan revitalisasi. Bantuan revitalisasi ini merupakan yang ketiga sejak tahun 2017. Menurut Herlina sebagai SMK pariwisata, pihaknya sangat mendukung kegiatan positif, dimana melalui kegiatan ini siswa dapat berkreasi dan dilatih untuk bertanggung jawab.
“Melalui revitalisasi SMKN 2 Batam akan terus berinovasi dan menggali minat bakat siswa. Hal ini juga sekaligus melatih jiwa kewirausahaan untuk mempersiapkan lulusan yang siap bekerja, siap berwirausaha serta siap membuka lapangan pekerjaan sendiri,” jelas Herlina. (rng)
batampos.co.id – Pernah dengar info viral tentang adanya anggur berformalin beredar di Batam?!
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam Didi Kusumarjadi menegaskan bahwa kabar tersebut hoax.
Dinkes Batam sudah melakukan pemeriksaan terhadap anggur yang diperdagangkan. Dari dua sampel anggur yang didapat dari pedagang di kawasan Kecamatan Batu Aji dan Batam Centre, tidak ditemukan adanya zat formalin.
“Ketika ada kabar soal itu (anggur berformalin), kami langsung turun ambil sampel. Kami langsung lakukan pemeriksaan. Hasilnya negatif formalin. Cuma ada kandungan nitrat 0,1. Cukup dicuci saja sudah hilang dan bisa dikonsumsi,” kata Didi di Batam, Sabtu (17/11/2018).
Didi sangat menyayangkan adanya kabar anggur berformalin yang meresahkan masyarakat. Terlebih kabar tersebut tentu berpengaruh terhadap pendapatan pedagang.
Respons cepat yang dilakukan Dinkes, secara tidak langsung mengupayakan agar imbas kabar yang beredar tidak sampai mengganggu masyarakat. Masyarakat diimbau agar tidak takut mengonsumsi buah anggur yang dijual.
Karena memang terbukti melalui uji laboratorium tidak mengandung zat berbahaya bagi tubuh.
“Kami pastikan aman. Masyarakat tidak perlu takut. Semoga tidak ada lagi kabar yang meresahkan,” harap Didi.
ki-Ka: Firman, Direktur PT Arung Laut Nusantara, kontraktor terpilih untuk pembangunan proyek The Nove Residences ; Nicholas (tertutup bapak Firman), perwakilan konsumen The Nove Residences ; Rik, perwakilan konsumen The Nove Residences; Steven; Lukita D Tuwo, Kepala BP Batam ; Sanjaya; Margiman ; Ghatot, Project Manager The Nove
batampos.co.id – Kepala BP Batam, Lukita D Tuwo berseloroh, “tadi saya melihat ganbar unit yang ditawarkan ternyata yang saya sukai sudah laku.”
Lukita memuji perkembangan Nuvasa Bay, yang pada hari itu, Sabtu (17/11/2018) melakukan ground breaking pembangunan The Nove Residence, sebuah proyek perumahan yang ditaja oleh Sinarmas Land.
Lukita menyambut baik proyek ini sebab ikut menstimuli pembangunan Kota Batam.
Steven Japari, Head of Sinarmas Land menuturkan, klaster the Nove memiliki luas tanah 220 hektare. Tahap awal mereka akan mengembangkan 5 hektare.
Selanjutnya bila semua sudah terbangun Sinarmas Land akan menjadikan kawasan ini sebagai kota mandiri dimana didalamnya tersedia semua fasiitas. Dari hunian, Rumah sakit sekolah, bisnis dan tentu saja padang golf.
Padang golf yang dimiliki Sinarmas Land di Batam merupakan padang golf tertua dan terluas diberi nama Palm Spring.
Hunian yang dibangun tidak hanya landed house tetapi juga apartemen. Sebelumnya Sinarmas sukses menjual tower yang diberi nama Kaina. Bersamaan dengan groundbreaking The Nove Sinarmas Land memperkenalkan satu lagi tower, Kalani.
Kedua tower ini ditawarkan dengan pemandangan Singapura.
Batam memiliki beberapa pelabuhan internasional yang menghubungkan Batam Singapura. Tak jauh dari lokasi The Nove ada pelabuhan internasional Nongsa Pura.
“Dari semua pelabuhan yang ada jarak tempuh Nongsa Pura ke Singapura ialah yang paling dekat dan cepat, hanya butuh tempo 30 menit,” ujar Steven.
Tak heran jika Sinarmas Land membidik pekerja Singapura atau kaum ekspatriat Singapura untuk tinggal di Batam meski bekerja di Singapura.
Kepala BP Batam pun menyambut baik.
Dari sisi pemerintah, BP Batam akan ikut membantu “menjual” properti di Batam kepada orang asing dengan memberikan kemudahan izin kepemilikan.
“Kami sudah berunding dengan REI Batam untuk sama-sama mendorong pusat akan memberikan kemudahan,” tegas Lukita yang pada kesempatan itu mengenakan kemeja batik lengan pajang dipadukan jins hitam.
Ganjalan yang dimaksud Lukita ialah persyaratan yang agak susah dimiliki orang asing seperti KITAS, juga NPWP.
“Dibanding Johor mereka memberikan tawaran bagi orang asing untuk lebih mudah memiliki rumah,” terang Lukita.
Sinarmas Lad serius menjual setap unit yang mereka miliki. Kali ini mereka membangun show unit.
“Kami bangun show unit ini agar calon konsumen bisa melihat langsung seperti apa rumah yang akan mereka miliki kelak,” jelas Margiman, Strategic Development Division Head Sinarmas Land.
Di show unit yang dibangun di tepi pantai ini calon konsumen bisa membayangkan seperti rumah mereka kelak. Pengembang telah mengisi rumah contoh itu dengan berbagai properti yang diperlukan. Ruang tamu, ruang tidur juga dapur.
Mengakhiri sambutannya Lukita berpesan, “Jangan tunda lagi, beli. Sebab harganya lebih murah dibanding Singapura maupun Malaysia.”
Tepuk tangan pun bergema.
Acara ground breaking berjalan lancar dibawah langit yang teduh. Jumat malam Batam diguyur hujan, Sabtu pagi, Batam cerah dan sejuk. (ptt)
Staf Khusus Wapres RI bidang Umum Alwi Halmu membuka acara Rakornas dan Saresehan kemaritiman Asosiasi Pemerintah Daerah Kepulauan dan Pesisisr Seluruh Indonesia ( Aspeksindo) di Hotel Nagoya Plaza, Sabtu (17/11). F Cecep Mulyana/Batam Pos
batampos.co.id – Sarasehan dan rakornas nasional kemaritiman yang digelar oleh Asosiasi Pemerintah Daerah Kepulauan dan Pesisir Seluruh Indonesia (ASPEKSINDO) di Batam melahirkan nama baru sebagai pengurus teras. Adalah Wali Kota Batam, M Rudi yang terpilih menjabat sebagai sekjen ASPEKSINDO periode 2019-2024.
Pelantikan M Rudi yang digelar di ballroom Hotel Nagoya Plaza Lubukbaja Batam pada hari Sabtu (17/11), dipimpin oleh Alwi Hamu selaku ketua dewan pakar yang juga staf khusus Wakil Presiden RI. Selanjutnya M Rudi akan dikukuhkan oleh Presiden Jokowi di istana negara.
Selain pelantikan Sekjen ASPEKSINDO, sarasehan kemaritiman nasional yang digelar, juga melahirkan sejumlah rekomendas terkait program kerja untuk memajukan ekonomi kerakyatan. Hal tersebut diperkuat dengan deklarasi kerja sama ASPEKSINDO dengan perbankan pelat merah yakni BNI.
Kerja sama kedua pihak ditandai penandatanganan nota kesepahaman (MoU). Pihak ASPEKSINDO diwakili oleh ketua umumnya, Muh Basli Ali. Sedangkan pihak BNI oleh Direktur Hubungan Kelembagaan BNI, Adi Sulistiowaty yang diwakili Iwan Ariawan selaku Vice President BNI.
Sebagai Ketua Dewan Pakar ASPEKSINDO, Alwi Hamu menyambut baik kerja sama ini. Begitu pula dengan pihak BNI dan jajaran anggota ASPKESINDO.
“Ini merupakan hal yang menggembirakan yang nantinya akan mampu memajukan ekonomi kerakyatan,” tutur Alwi Hamu saat penandatanganan Mou kedua pihak.
Diketahui, kerja sama ASPEKSINDO dan BNI sendiri bertujuan untuk memajukan ekonomi kerakyatan dengan menciptakan 250 ribu pengusaha di desa setiap tahunnya. Sejatinya kerja sama ASPEKSINDO dan BNI tersebut untuk mengembangkan pembinaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Sehingga BUMDes dapat berjalan secara maksimal.
Dari program ini nantinya diharapkan muncul ratusan ribut pengusaha di desa yang akan memaksimalkan potensi desanya masing-masing.
ASPEKSINDO dan BNI bertekad membangun daerah pedalaman dengan menghadirkan program berkualitas dan berkelanjutan.
Seperti diberitakan sebelumnya, ada dua program utama yang digarap, yakni BUMDes Smart dan Smart Village. BUMDes Smart merupakan anak usaha dari BUMDes. Sedangkan Smart Village merupakan program yang akan mengubah desa tertinggal menjadi desa yang modern dan terjangkau teknologi.
Alwi Hamu pada sarasehan kemaritiman kemarin juga memaparkan hasil pertemuan sarasehan ASPEKSINDO yang di Manado pada saat itu mengadirkan para profesor, para ahli kelautan dan perikanan yang memberikan beberapa rekomendasi.
“Karena itu untuk implementasi daripada rekomendasi tersebut, kami mengharapkan nanti agar Aspeksindo ini jadi pelaksana, penyelenggara daripada apa yang menjadi cita-cita kita,” terang Alwi.
Dari rembug nasional kebangsaan dan optimalisasi maritim ke penempatan ekonomi rakyat tersebut, lanjutnya, menghasilkan beberapa kesimpulan, negara maritim Indonesia tidak hanya mencakup dimensi ekonomi, tapi juga hankam, lingkungan, iptek, budaya dan kelembagaan.
Dimensi ekonomi sendiri mencakup empat kelompok kebijakan dan program pembangunan, revitalisasi sektor-sektor ekonomi maritim yang selama ini sudah berjalan eksisting maritim, ekonomi sektor seperti perikanan tangkap, perikanan budidaya, pertambangan dan energi, pariwisata bahari, transportasi laut, serta industri dan jasa maritim.
“Keberadaan aspek ini, belum menemukan bentuk-bentuk atau bangunan yang tepat untuk dijadikan sebagai potensi untuk membangun negara, namun baru sampai pada tataran pertumbuhan yang memenuhi standarisasi kebutuhan lokal, sehingga membutuhkan bangunan yang berstruktur dari berbagai aktivitas. Tingkat pencurian ikan yang luar biasa, terkonsentrasi penting dilakukan dengan melibatkan bidang maritim,” ujarnya.
Masih kata Alwi Hamu, selama ini ada sekitar 23 undang-undang yang terintegrasi, namun tidak terstruktur dengan baik, utamanya dalam hal penjabaran pengelolaan sektor maritim.
“Di Indonesia ada ribuan jenis ikan serta ratusan jenis terumbu karang, dibutuhkan adanya revitalisasi cluster pertumbuhan ekonomi maritim, pengembangan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi maritim hendaknya berbasis industri yang inovatif dan ramah lingkungan di kawasan-kawasan pesisir, di sepanjang laut kepulauan Indonesia. Pulau-pulau kecil dan wilayah perbatasan, untuk meningkatkan peran Indonesia sebagai bangsa produsen dan pemasok produk,” kata Alwi.
Untuk transportasi laut, lanjutnya, adanya transportasi dan produktivitas antarpulau melalui laut, bisa tersambung di laut diantara pulau-pulaunya. Laut untuk mempersatukan daerah dan kawasan Indonesia.
Luas lautan Indonesia berdasarkan data dari PBB adalah 5, 8 juta km persegi dan belasan ribu pulau-pulau dan potensinya mencapai 8 triliun per tahun. Potensi perikanan di laut Indonesia menurut FAO yang terbesar di dunia dengan potensi mencapai 6,2 juta ton pertahun. Sumbangan sektor perikanan terhadap pendapatan negara, atau produk domestik bruto, hanya Rp 140 triliun pertahun atau hanya 2,8 persen. Kontribusi pajak dari sektor kelautan hanya lebih kecil dari 0,02 persen.
“Apa yang harus kita lakukan? Tentunya peran dari ASPEKSINDO ini penting sekali karena hanya dengan kebersamaan bisa dicapai sesuatu hasil yang maksimal. Bagaimana para pemerintah daerah di wilayah kepulauan dan pesisir, bagaimana memanfaatkan kekayaan maritim ini untuk mensejahterakan masyarakat,” tegas mantan wartawan sejak tahun 1963 ini.
Hal itulah tantangan dari ASPEKSINDO, bagaimana untuk membangun negeri. Karena jumlah Rp 80 triliun hasil penelitian enam tahun lalu. sekarang menjadi Rp 8 ribu triliun hanya sepersekian dari APBN.
“Kalau maritim dimaksimalkan, negara akan kaya dan tak perlu berutang. Inilah yang harus didorong oleh pemerintah, yakni sinergitas antara kabupaten/kota, provinsi untuk mendapat hasil tersebut. Hanya dengan kebersamaan, kita bisa maju dan bangkit,” terang Alwi Hamu mengakhiri. (gas)
batampos.co.id – Apa acara Anda akhir pekan ini? Kalau belum ada agenda silakan arahkan pandangan ke Nuvasa Bay, Nongsa.
Sabtu dan Minggu besok 17 – 18 November 2018 di area sisi pantai Nuvasa Bay menyelenggarakan FAME Carnival 2018 selama 2 hari.
Sesuai dengan namanya, FAME (Food, Art, Music & Entertainment) Carnival ini menggabungkan keseruan musik dari artis lokal dan sekolah-sekolah unggulan di Batam, festival kuliner dan karya artistik.
Margiman, Strategic Development Division Head Sinarmas Land, kepada media, Sabtu (17/11/2018) mengatakan rencananya FAME Carnival merupakan acara tahunan Nuvasa Bay.
“Semoga tahun kedepan semakin banyak komunitas yang bergabung,” ujar Margiman.
Pada kesempatan ini Nuvasa ingin mengangkat potensi yang dimiliki oleh masyarakat mulai dari kuliner hingga keseniannya.
“Kami berharap FAME Carnival bisa menjadi kegiatan yang ditunggu masyarakat Batam dan meningkatkan daya tarik Nongsa sebagai daerah tujuan wisata di Batam,” imbuhnya.
Pada FAME Carnival ini, Nuvasa Bay berkolaborasi dengan berbagai pihak, seperti Food Festival bekerjasama dengan Go Food dengan mengundang puluhan tenant lokal.
Pada bagian musik, selain menampilkan band lokal pilihan, Nuvasa Bay juga mengundang sekolah-sekolah unggulan untuk menampilkan aksi terbaik perwakilan murid mulai dari tingkat terendah hingga tertinggi.
Sentuhan art dapat dinikmati di area show unit The Nove melalui karya fotografer lokal Batam. Beragam hiburan lain seperti street magician, Zumba by The Beach, beach fun games, dan fun photo competition juga sudah disiapkan untuk seluruh pengunjung. (ptt)
batampos.co.id – Para wanita, terutama ibu-ibu harus lebih ekstra waspada saat membawa uang dan benda berharga di saat berkendaraan. Karena kejahatan bisa terjadi kapan saja, bahkan di tempat yang tak terduga.
Seperti dialami Asmirandah, warga Bengkong Indah. Wanita 40 tahun ini kehilangan puluhan gram perhiasaan emas dan uang Rp 5 juta miliknya, Jumat (16/11) sore. ”Habis semua perhiasaan dan uangku. Padahal itu simpananku. Uang Rp 3 juta, emas 30 gram,” ujarnya sembari mengusap air matanya.
Diakui wanita berhijab ini, pencurian yang dialami berawal dari keteledorannya sendiri. Tanpa punya firasat apapun ia membawa perhiasaan emas dan uang simpanannya di dalam dompet. Dompet tersebut ia gantung di cantolan dashboard motornya.
Sebelum peristiwa tersebut ia sempat ke minimarket untuk membeli beberapa keperluan rumah tangga. ”Sudah biasa mengantung dompet di dashboard. Tapi tak tahu kenapa bisa diincar,” cerita Asmirandah.
Usai berbelanja, ia pun singgah sesaat ke rumah saudara yang tak jauh dari minimarket. Karena hanya sebentar, ia pun lupa membawa dompet miliknya yang masih tergantung dashboard motornya. ”Hanya bentar, ngasih pesanan. Tahu-tahu pas balik sudah hilang (uang dan perhiasan emas, red),” tuturnya.
Menurut Asmirandah, kemungkinan dirinya diincar saat berbelanja minimarket. Namun, ia tak merasa akan menjadi korban. ”Mungkin lihat pas saya buka dompet,” katanya lagi. Atas kejadian itu, Asmirandah berencana membuat laporan ke polisi. Apalagi di dalam dompet juga terdapat surat-surat penting lainnya.(she)
Alkohol ternyata memiliki banyak kegunaan untuk persoalan rumah. (Diet Doctor)
batampos.co.id – Alkohol tidak berbahaya jika tidak disalahgunakan. Sehingga sifat alkohol yang anti beku dan pelarut bisa bermanfaat selain untuk luka. Dilansir dari Presscons, Jumat (16/11), berikut enam manfaat yang dapat Anda lakukan dengan alkohol.
1. Membersihkan Kacamata
Kesal dengan semua noda pada lensa kacamata baca dan kacamata hitam Anda? Anda dapat membuat semprotan pembersih kacamata yang efektif di rumah dengan menggunakan kain microfiber.
2. Melepas Perban
Jika perban tidak mudah lepas, ambil sebotol alkohol. Basahi ujung perekat perban dengan alkohol dan diamkan selama beberapa detik. Alkohol akan membantu melarutkan perekat, sehingga Anda dapat menarik perban tanpa rasa sakit.
3. Menghapus Tinta
Salah satu dari barang-barang yang bisa dipakai secara berulang adalah wadah plastik dari produk makanan. Agar pemakaian wadah tersebut lebih rapi, Anda bisa menghapus tinta gambar di wadah tersebut dengan menggunakan alkohol. Cukup gunakan kapas dan sedikit alkohol, tinta gambar langsung bisa terhapus.
4. Membunuh Jamur Kaki
Jamur kuku kaki adalah kondisi yang sulit untuk dihindari. Alkohol dapat membantu membunuh jamur dengan cara merendam kaki. Isi ember dengan alkohol dan air, kemudian rendam kaki Anda selama 20-30 menit.
5. Menghilangkan Noda
Jika Anda memiliki tanda lecet atau nodadi lantai dan ditembok, jangan menghabiskan waktu berjam-jam untuk menggosoknya. Ambil saja botol alkohol, lalu gosok perlahan menggunapa lap untuk menghilangkan tanda lecet yang membandel.
6. Bersihkan Minyak
Gunakan alkohol untuk membersihkan penumpukan lemak di atas kompor atau microwave Anda. Basahi saja kain microfiber dengan alkohol dan kuas hingga bersinar. (Inr/JPC)
Inilah Kawasan Sebayur yang akan dipersiapkan sebagai kawasan Industri di Kabupaten Lingga. (WIJAYA SATRIA/BATAM POS)
batampos.co.id – Letak geografis yang strategis dan berdampingan dengan tiga Provinsi sekaligus, Jambi, Riau dan Bangka Belitung, tentunya memiliki nilai jual bagi Kabupaten Lingga. Untuk itu, Pemkab Lingga mulai menggarap dan menawarkan Kawasan Industri Sebayur di Desa Marok Tua, Kecamatan Singkep Barat.
Pengembangan kawasan Industri ini telah dipromosikan Pemerintah Kabupaten Lingga kepada seluruh investor yang akan menanamkan modal di Kabupaten Bunda Tanah Melayu ini. Sekaligus menjawab kebutuhan investasi di luar Batam, Bintan dan Karimun (BBK) dengan lokasi yang nyaman serta jauh dari pemukiman.
“Bagi calon investor yang menginginkan ketenangan dalam berinvestasi, silakan datang ke Lingga. Tahun ini, kami sudah memulai rencana pengembangan kawasan industri Sebayur dengan segala keunggulannya,” ung-kap Bupati Lingga Alias Wello, belum lama ini.
Bupati yang akrab disapa Awe ini menambahkan, pemerintah mulai mendorong kebijakan pengembangan wilayah industri di luar Pulau Jawa. Kebijakan ini menjadi peluang emas bagi Lingga untuk menawarkan keunggulan komparatif kawasan industri.
Selain itu, kondisi alam juga sangat mendukung dengan potensi air bersih yang melimpah, dan lahan yang cukup luas.
Kawasan industri di Sebayur yang diproyeksikan di atas lahan seluas 3 ribu hektar tersebut memiliki prospek cerah untuk berkembang menjadi kawasan industri yang diperhitungkan di wilayah perbatasan Singapura dan Malaysia.
Awe mengatakan, dalam pelaksanaan pembangunan kawasan industri Sebayur nantinya menggunakan peraturan sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 38 Tahun 2015 tentang Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha Dalam Penyediaan Infrastruktur.
”Kami juga telah menyampaikan kepada teman-teman dari Kementerian Keuangan dan Bappenas mengenai bentuk dan mekanisme Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) ini. Soal layanan administrasi perizinan, saya pastikan lebih mudah, cepat dan gratis,” jelas Alias Wello. (wsa)